WorksheetsSUMATIF AKHIR SEMESTER 1 BIOLOGI KELAS 11
Total questions: 22
Worksheet time: 1hrs 10mins
Seorang atlet lari maraton membutuhkan suplai energi yang konstan dan tinggi pada otot kakinya. Jika dilakukan pengamatan mikroskopis pada sel otot kaki atlet tersebut dan dibandingkan dengan sel kulitnya, prediksi perbedaan organel yang paling signifikan adalah...
Sel otot memiliki lebih banyak Ribosom untuk sintesis protein struktural.
Sel otot memiliki lebih banyak Lisosom untuk memecah kelelahan otot.
Sel otot memiliki lebih banyak Mitokondria untuk produksi ATP yang intensif.
Sel otot memiliki Badan Golgi yang lebih besar untuk sekresi keringat.
Sel kulit memiliki nukleus yang lebih besar dibanding sel otot.
Obat kemoterapi Vincristine bekerja dengan cara menghambat pembentukan mikrotubulus (benang spindel). Jika obat ini diberikan pada sel kanker yang sedang aktif membelah, dampak langsung yang terjadi pada siklus sel adalah...
Sel akan berhenti pada fase Interfase karena DNA gagal bereplikasi.
Sel terhenti pada Profase karena membran inti tidak bisa menghilang.
Sel terhenti pada Metafase karena kromatid gagal ditarik ke kutub berlawanan.
Sitokinesis terjadi lebih cepat menghasilkan sel yang tidak normal.
Sel akan membelah secara Amitosis untuk menghindari efek obat.
Sekelompok siswa melakukan percobaan dengan merendam potongan kentang ke dalam tiga larutan berbeda: (Gelas A) Larutan Gula 30%, (Gelas B) Larutan Gula 5%, dan (Gelas C) Air Suling. Setelah 1 jam, kentang pada Larutan Gula 30% mengalami penyusutan berat yang drastis dan teksturnya lembek. Kesimpulan yang tepat dari data tersebut adalah...
Larutan gula 30% bersifat hipotonis, air masuk ke dalam sel kentang.
Larutan gula 30% bersifat hipertonis, terjadi plasmolisis pada sel kentang.
Larutan gula 30% bersifat isotonis, tidak ada perpindahan zat.
Terjadi difusi gula dari larutan masuk ke dalam sel kentang.
Dinding sel kentang pecah (lisis) akibat tekanan turgor yang tinggi.
Pada siang hari yang terik dengan kelembaban udara rendah, tanaman cenderung menutup stomatanya. Respons fisiologis ini bertujuan untuk...
Meningkatkan laju fotosintesis dengan menahan CO2.
Mengurangi laju transpirasi agar tanaman tidak layu (dehidrasi).
Mempercepat pengangkutan air dari xilem akar ke daun.
Mencegah masuknya oksigen yang berlebihan ke jaringan spons.
Menghentikan proses respirasi seluler pada daun.
Perhatikan grafik pengaruh suhu terhadap kerja enzim!
Jika seorang anak mengalami demam tinggi hingga suhu tubuhnya mencapai 41°C, gangguan pencernaan sering terjadi. Berdasarkan prinsip kerja enzim, hal ini disebabkan oleh...
Enzim pencernaan bekerja terlalu cepat sehingga penyerapan sari makanan tidak maksimal.
Enzim mengalami denaturasi sehingga sisi aktifnya rusak dan tidak dapat mengikat substrat.
Suhu tinggi menyebabkan enzim tidak aktif.
Enzim pencernaan tidak terpengaruh oleh suhu.
Enzim bekerja lebih lambat pada suhu tinggi.
Sianida adalah racun mematikan yang bekerja sebagai inhibitor non-kompetitif pada enzim Sitokrom Oksidase di mitokondria. Mengapa pemberian oksigen berlebih kepada korban keracunan sianida seringkali tidak efektif menyelamatkan nyawa?
Karena sianida bersaing dengan oksigen memperebutkan sisi aktif.
Karena sianida merusak sisi alosterik enzim, mengubah bentuk sisi aktif secara permanen sehingga substrat tidak bisa dikenali.
Karena oksigen justru memperkuat ikatan sianida pada enzim.
Karena sianida menghancurkan mitokondria secara fisik.
Karena inhibitor non-kompetitif hanya bisa dilepas dengan menaikkan suhu.
Dalam percobaan enzim katalase menggunakan hati ayam, tabung reaksi 1 (Hati + H2O2) menghasilkan banyak gelembung. Tabung reaksi 4 (Hati + H2O2 + Air Panas) tidak menghasilkan gelembung. Variabel yang membedakan hasil kedua tabung tersebut membuktikan sifat enzim yaitu...
Spesifik terhadap substrat tertentu.
Bekerja bolak-balik (reversibel).
Merupakan biokatalisator.
Termolabil (rusak oleh panas).
Dipengaruhi oleh pH lingkungan.
Seseorang yang sedang diet karbohidrat (Keto diet) tetap dapat menghasilkan energi untuk aktivitasnya dengan memecah lemak. Asam lemak dari pemecahan tersebut akan masuk ke dalam jalur respirasi aerob setelah diubah menjadi...
Asam Piruvat melalui proses Glikolisis.
Asetil Ko-A melalui proses Beta-Oksidasi.
Asam Sitrat langsung di siklus Krebs.
Gliseraldehid-3-Fosfat (PGAL).
Oksaloasetat.
Roti yang dibuat dengan bantuan ragi (Saccharomyces cerevisiae) dapat mengembang dan bertekstur empuk. Gas yang menyebabkan roti mengembang tersebut berasal dari proses...
Glikolisis yang menghasilkan Asam Piruvat.
Fermentasi alkohol yang melepas CO2 sebagai produk samping.
Respirasi aerob yang menghasilkan Uap Air.
Pembentukan Asam Laktat yang bersifat gas.
Penguapan alkohol akibat pemanggangan.
Perhatikan reaksi kimia berikut: C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + H2O + 36ATP
Pernyataan yang benar mengenai peran oksigen dalam reaksi di atas adalah...
Oksigen berperan memecah glukosa saat Glikolisis.
Oksigen bereaksi dengan karbon membentuk CO2 di Siklus Krebs.
Oksigen bertindak sebagai akseptor elektron terakhir pada Transpor Elektron membentuk H2O.
Oksigen berfungsi sebagai enzim yang mempercepat oksidasi.
Oksigen diperlu untuk mengubah Asam Piruvat menjadi Asetil Ko-A.
Mengapa tubuh manusia akan terasa pegal dan nyeri otot setelah melakukan lari sprint (cepat) jarak pendek dibandingkan lari jogging santai?
Lari sprint menggunakan respirasi aerob yang menghasilkan banyak CO2.
Lari sprint memaksa otot melakukan fermentasi asam laktat karena defisit oksigen.
Lari santai tidak membutuhkan ATP sehingga otot tidak lelah.
Penumpukan alkohol hasil fermentasi pada otot pelari sprint.
Kerusakan mitokondria akibat gerakan terlalu cepat.
Dalam proses bernapas, manusia menghirup oksigen dan menghembuskan gas karbon dioksida (CO2). Secara seluler, gas karbon dioksida yang kita hembuskan tersebut sejatinya merupakan produk sampingan yang dihasilkan pada tahapan...
Glikolisis saat pemecahan glukosa menjadi asam piruvat.
Transpor Elektron saat pembentukan air.
Dekarboksilasi Oksidatif dan Siklus Krebs di matriks mitokondria.
Fermentasi asam laktat saat otot kekurangan oksigen.
Fosforilasi oksidatif di membran dalam mitokondria.
Jika dalam satu siklus Krebs dihasilkan 3 NADH, 1 FADH2, dan 1 ATP. Maka jumlah ATP yang dihasilkan secara tidak langsung melalui Sistem Transpor Elektron dari dua molekul Asetil Ko-A adalah... (Asumsi 1 NADH = 3 ATP, 1 FADH2 = 2 ATP).
11 ATP
12 ATP
22 ATP
24 ATP
34 ATP
Meskipun Lemak dan Karbohidrat sama-sama sumber energi, oksidasi 1 gram lemak menghasilkan energi (ATP) hampir dua kali lipat lebih banyak dibandingkan 1 gram karbohidrat. Alasan biokimia yang mendasari hal tersebut adalah...
Lemak lebih mudah larut dalam air sehingga cepat bereaksi.
Lemak memiliki lebih banyak atom Hidrogen yang akan menyumbang elektron ke rantai transpor elektron.
Lemak langsung masuk ke Siklus Krebs tanpa melalui pemecahan awal.
Karbohidrat membutuhkan energi lebih besar untuk dipecah (energi aktivasi tinggi).
Lemak dicerna oleh enzim lipase yang kerjanya sangat cepat.
Faktor penentu (rate-limiting step) yang menyebabkan respirasi aerob menghasilkan energi jauh lebih besar (36/38 ATP) dibandingkan respirasi anaerob (2 ATP) adalah...
Keberadaan enzim zymase.
Jenis substrat glukosa yang digunakan.
Kemampuan melakukan oksidasi sempurna pada glukosa hingga menjadi CO2 dan H2O di mitokondria.
Suhu tubuh organisme.
Kecepatan glikolisis di sitoplasma.
Perhatikan faktor-faktor berikut. Manakah kondisi yang dapat menghambat atau menurunkan laju reaksi enzim?
Konsentrasi enzim ditingkatkan.
Adanya inhibitor kompetitif.
Perubahan pH yang drastis dari titik optimum.
Suhu dinaikkan dari 0°C ke 30°C.
Adanya ion logam berat (seperti Hg, Pb) sebagai inhibitor non-kompetitif.
Teori Induced Fit dianggap lebih modern dibandingkan Lock and Key. Pernyataan yang mendukung teori Induced Fit adalah...
Sisi aktif enzim bersifat kaku dan statis.
Sisi aktif enzim bersifat fleksibel.
Bentuk sisi aktif enzim akan berubah menyesuaikan bentuk substrat saat berikatan.
Substrat memaksakan diri masuk ke sisi aktif yang tidak pas.
Ikatan enzim-substrat menjadi lebih kuat dan reaktif setelah penyesuaian bentuk.
Berikut adalah peristiwa yang terjadi pada tahap Transpor Elektron:
Terjadi di krista mitokondria.
NADH dan FADH2 melepaskan elektron dan ion hidrogen.
Pembentukan Asam Sitrat.
Oksigen menangkap elektron membentuk H2O.
Menghasilkan CO2 sebagai produk buangan.
Perbandingan antara fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat yang benar adalah...
Fermentasi alkohol menghasilkan CO2, asam laktat tidak.
Fermentasi alkohol dilakukan sel hewan, asam laktat oleh ragi.
Keduanya sama-sama menghasilkan total 2 ATP.
Keduanya diawali dengan tahap Glikolisis.
Penerima elektron terakhir pada fermentasi alkohol adalah oksigen.
Pernyataan yang BENAR mengenai tahapan Siklus Krebs adalah...
Terjadi di sitoplasma.
Membutuhkan Asetil Ko-A sebagai bahan bakar.
Menghasilkan NADH dan FADH2 sebagai sumber elektron.
Merupakan tahapan yang paling banyak menghasilkan ATP secara langsung.
Melepaskan Karbon Dioksida (CO2).
Pasangkanlah Tahapan pada Kolom Kiri dengan Lokasi atau Hasil pada Kolom Kanan.
Pemecahan Glukosa (6C) menjadi 2 Asam Piruvat (3C).
Sitoplasma (Sitosol
Lokasi terjadinya Siklus Krebs dan Dekarboksilasi Oksidatif.
Matriks Mitokondria
Tahap yang menghasilkan ATP terbanyak (Panen Energi).
Transpor Elektron
Produk buangan gas dari Siklus Krebs.
Karbon Dioksida (CO2)
Senyawa berkarbon 2 yang masuk ke Siklus Krebs.
Asetil Ko-A
Siswa melakukan percobaan enzim katalase menggunakan ekstrak hati ayam dan larutan H2O2. Pada perlakuan normal, muncul banyak gelembung gas yang mampu menyalakan bara api, hal ini membuktikan bahwa enzim katalase mengubah racun H2O2 menjadi air dan gas (26) (a) . Namun, saat ekstrak hati dipanaskan hingga mendidih sebelum dicampur, tidak muncul gelembung sama sekali. Hal ini terjadi karena struktur protein enzim mengalami (27) (b) akibat suhu tinggi, sehingga (28) (c) enzim rusak dan tidak dapat mengikat substrat. Selain itu, pada perlakuan penambahan asam dan basa kuat, gelembung juga berkurang drastis, menyimpulkan bahwa enzim katalase bekerja optimum pada pH (29) (d) . Secara umum, fungsi enzim dalam reaksi ini adalah sebagai biokatalisator yang mempercepat reaksi dengan cara menurunkan (30) (e) .
