Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UAS RAB DAN TATA LAKSANA

Total questions: 40

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan “TRIPLE CONSTRAIN” pada suatu proyek?

a)

Tiga batasan utama yaitu waktu, biaya, dan ruang lingkup.

b)

Tiga tahapan pelaksanaan proyek.

c)

Tiga jenis risiko dalam proyek.

d)

Tiga metode pengelolaan proyek.

2.

Tahapan-tahapan dalam suatu proyek adalah:

a)

Perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, penutupan

b)

Perencanaan, pemasaran, penjualan, penutupan

c)

Perencanaan, pengadaan, distribusi, penutupan

d)

Perencanaan, pengembangan, penjualan, penutupan

3.

Pilih pernyataan yang benar mengenai perbedaan antara “PEKERJAAN RUTIN” dan “PROYEK”.

a)

Pekerjaan rutin bersifat berulang dan terstruktur, sedangkan proyek bersifat sementara dan unik.

b)

Pekerjaan rutin memiliki tujuan yang spesifik dan waktu terbatas, sedangkan proyek berlangsung terus-menerus.

c)

Proyek dilakukan setiap hari tanpa perubahan, sedangkan pekerjaan rutin memiliki hasil yang unik.

d)

Pekerjaan rutin selalu memiliki hasil yang berbeda, sedangkan proyek hasilnya selalu sama.

4.

Pilih definisi yang paling tepat untuk “PROYEK KONSTRUKSI”.

a)

Kegiatan pembangunan yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk menghasilkan suatu bangunan atau infrastruktur.

b)

Proses pembelian bahan bangunan untuk keperluan rumah tangga.

c)

Kegiatan belajar mengajar di bidang teknik sipil.

d)

Usaha dagang yang menjual alat-alat konstruksi.

5.

Siapa saja yang termasuk dalam stakeholder proyek konstruksi?

a)

Pemilik proyek, kontraktor, konsultan, pemerintah

b)

Hanya kontraktor dan konsultan

c)

Hanya pemilik proyek dan kontraktor

d)

Hanya pemerintah dan masyarakat sekitar

6.

Pilihlah pihak-pihak yang terlibat pada proyek konstruksi berikut ini:

a)

Pemilik, Konsultan, Kontraktor, Pemasok

b)

Guru, Siswa, Kepala Sekolah, Orang Tua

c)

Dokter, Perawat, Pasien, Apoteker

d)

Petani, Pedagang, Konsumen, Distributor

7.

Perbedaan antara KONSULTAN MK, KONSULTAN DED, dan KONSULTAN SUPERVISI adalah:

a)

KONSULTAN MK menyusun dokumen perencanaan, KONSULTAN DED membuat gambar detail, KONSULTAN SUPERVISI mengawasi pelaksanaan proyek.

b)

KONSULTAN MK mengawasi proyek, KONSULTAN DED menyusun dokumen perencanaan, KONSULTAN SUPERVISI membuat gambar detail.

c)

KONSULTAN MK membuat gambar detail, KONSULTAN DED mengawasi proyek, KONSULTAN SUPERVISI menyusun dokumen perencanaan.

d)

KONSULTAN MK dan KONSULTAN DED sama-sama mengawasi proyek, KONSULTAN SUPERVISI menyusun dokumen perencanaan.

8.

Hubungan kerja antara Konsultan, Kontraktor, dan Pemilik Proyek adalah:

a)

Konsultan merancang, Kontraktor membangun, Pemilik Proyek membiayai dan mengawasi.

b)

Konsultan membiayai, Kontraktor merancang, Pemilik Proyek membangun.

c)

Konsultan membangun, Kontraktor mengawasi, Pemilik Proyek merancang.

d)

Konsultan mengawasi, Kontraktor membiayai, Pemilik Proyek membangun.

9.

Manakah dari berikut ini yang merupakan 6 prinsip dasar pelelangan?

a)

Transparansi, Efisiensi, Kompetisi, Akuntabilitas, Keadilan, Kepastian hukum

b)

Transparansi, Monopoli, Akuntabilitas, Keadilan, Kepastian hukum, Diskriminasi

c)

Efisiensi, Kompetisi, Akuntabilitas, Keadilan, Kepastian hukum, Korupsi

d)

Transparansi, Efisiensi, Kompetisi, Akuntabilitas, Diskriminasi, Kepastian hukum

10.

Siapa saja yang termasuk sebagai "PELAKU PENGADAAN BARANG DAN JASA"?

a)

Penyedia, Panitia/Pejabat Pengadaan, PPK, dan PA/KPA

b)

Guru, Siswa, Kepala Sekolah, dan Orang Tua

c)

Dokter, Pasien, Apoteker, dan Perawat

d)

Petani, Pedagang, Konsumen, dan Distributor

11.

Berikut ini adalah metode pemilihan penyedia barang/pekerjaan konstruksi dan jasa lain, kecuali:

a)

Seleksi Umum

b)

Penunjukan Langsung

c)

Tender Terbuka

d)

Pengadaan Langsung

12.

Berikut ini yang merupakan metode pemilihan penyedia jasa konsultansi adalah:

a)

Seleksi Umum, Seleksi Terbatas, Seleksi Langsung, Penunjukan Langsung

b)

Tender Terbuka, Tender Terbatas, Tender Cepat, Tender Langsung

c)

Lelang Umum, Lelang Terbatas, Lelang Cepat, Lelang Langsung

d)

Pengadaan Barang, Pengadaan Jasa, Pengadaan Konsultansi, Pengadaan Umum

13.

Pilih salah satu metode evaluasi yang digunakan dalam Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Lainnya.

a)

Metode Harga Terendah

b)

Metode Penawaran Tertinggi

c)

Metode Undian

d)

Metode Penunjukan Langsung

14.

Pilih salah satu dari berikut yang merupakan metode evaluasi untuk Pengadaan Jasa Konsultansi.

a)

Evaluasi Kualitas

b)

Evaluasi Harga Terendah

c)

Evaluasi Penawaran Tercepat

d)

Evaluasi Kuantitas

15.

Definisi dari “PENGADAAN” adalah…

a)

Proses memperoleh barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan tertentu.

b)

Proses menjual barang kepada konsumen.

c)

Proses produksi barang di pabrik.

d)

Proses distribusi barang ke pasar.

16.

Definisi barang/jasa adalah...

a)

Segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan manusia baik berupa benda maupun layanan.

b)

Hanya benda yang dapat dilihat dan disentuh.

c)

Jasa adalah barang yang bisa disimpan.

d)

Barang/jasa hanya digunakan untuk hiburan.

17.

Bagan sederhana yang menunjukkan hubungan antara PA/KPA, PPK, Unit Pengadaan (ULP), PPHP, dan Penyedia Jasa adalah:

a)

PA/KPA → PPK → ULP → PPHP → Penyedia Jasa

b)

PPHP → ULP → PA/KPA → PPK → Penyedia Jasa

c)

ULP → PA/KPA → PPHP → PPK → Penyedia Jasa

d)

Penyedia Jasa → PPHP → ULP → PA/KPA → PPK

18.

Pilihlah definisi yang tepat untuk “KONTRAK”.

a)

Suatu perjanjian antara dua pihak atau lebih yang menimbulkan hak dan kewajiban.

b)

Sebuah dokumen yang hanya berisi data pribadi.

c)

Surat izin untuk melakukan perjalanan dinas.

d)

Catatan harian aktivitas seseorang.

19.

Tahapan kontrak terdiri dari beberapa langkah berikut.

a)

Perencanaan, negosiasi, penandatanganan, pelaksanaan

b)

Perencanaan, evaluasi, penutupan, audit

c)

Negosiasi, pelaksanaan, penutupan, revisi

d)

Penandatanganan, audit, revisi, pelaporan

20.

Jenis-jenis kontrak menurut Perpres No. 16/2018 adalah:

a)

Kontrak Lump Sum, Kontrak Harga Satuan, Kontrak Gabungan, Kontrak Payung

b)

Kontrak Jangka Panjang, Kontrak Sewa, Kontrak Kerja, Kontrak Payung

c)

Kontrak Sewa, Kontrak Kerja, Kontrak Gabungan, Kontrak Harga Satuan

d)

Kontrak Lump Sum, Kontrak Jangka Panjang, Kontrak Sewa, Kontrak Kerja

21.

Pilih salah satu jenis kontrak berikut beserta contoh kegiatannya yang tepat.

a)

Kontrak lump sum: pembangunan gedung sekolah.

b)

Kontrak waktu: pembelian alat tulis kantor.

c)

Kontrak harian: pengadaan kendaraan dinas.

d)

Kontrak borongan: penyewaan ruang rapat.

22.

Perbedaan antara kontrak “TAHUN TUNGGAL” dan “TAHUN JAMAK” adalah…

a)

Kontrak tahun tunggal berlaku untuk satu tahun anggaran, sedangkan tahun jamak berlaku untuk lebih dari satu tahun anggaran.

b)

Kontrak tahun tunggal berlaku untuk dua tahun anggaran, sedangkan tahun jamak hanya satu tahun anggaran.

c)

Kontrak tahun tunggal dan tahun jamak berlaku untuk waktu yang sama.

d)

Kontrak tahun jamak hanya digunakan untuk proyek kecil.

23.

Perbedaan bentuk kontrak menurut Keppres No. 54/2010 dan Keppres No. 16/2018 adalah...

a)

Keppres No. 54/2010 membagi kontrak menjadi kontrak lumpsum dan kontrak harga satuan, sedangkan Keppres No. 16/2018 menambah kontrak terintegrasi dan kontrak payung.

b)

Keppres No. 54/2010 hanya mengenal kontrak payung, sedangkan Keppres No. 16/2018 hanya mengenal kontrak lumpsum.

c)

Keppres No. 54/2010 membagi kontrak menjadi kontrak terintegrasi dan kontrak harga satuan, sedangkan Keppres No. 16/2018 hanya mengenal kontrak lumpsum.

d)

Keppres No. 54/2010 dan Keppres No. 16/2018 tidak memiliki perbedaan dalam bentuk kontrak.

24.

Apa yang dimaksud dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam proyek konstruksi?

a)

a. Laporan keuangan setelah proyek selesai

b)

b. Dokumen perkiraan biaya material dan upah sebelum proyek dimulai

c)

c. Daftar merek peralatan yang akan digunakan

d)

d. Rencana anggara pembangunan dan jadwal pelaksanaan proyek

25.

Jika sebuah bangunan memiliki luas 100 m², dan harga satuan pekerjaan pasangan dinding adalah Rp. 150.000/m², maka total biaya untuk dinding adalah...

a)

a. Rp. 10.000.000

b)

b. Rp. 15.000.000

c)

c. Rp. 20.000.000

d)

d. Rp. 25.000.000

26.

Berat besi beton tulangan diameter 10 mm (∅ 10) per meter adalah sekitar:

a)

a. 0,39 kg/m

b)

b. 0,62 kg/m

c)

c. 0,99 kg/m

d)

d. 1,21 kg/m

27.

Sebuah dinding bata merah akan dibuat dengan panjang 10 m, tinggi 3 m, dan tebal 0.1 m. Volume pekerjaan pasangan dinding tersebut adalah...

a)

a. 30 m³

b)

b. 3 m³

c)

c. 300 m³

d)

d. 3 m²

28.

Untuk pekerjaan lantai keramik, satuan volume yang umum digunakan adalah...

a)

a. Meter (m)

b)

b. Meter Persegi (m²)

c)

c. Meter Kubik (m³)

d)

d. Meter Pangkat Tiga (m³)

29.

Untuk pekerjaan pasangan tembok bata, adukan dengan campuran 1 Pc : 2 Ps (Portland Cement : Pasir) umumnya digunakan untuk:

a)

A. Pasangan pondasi batu kali

b)

B. Pasangan dinding luar yang kedap air

c)

C. Plesteran dinding dalam

d)

D. Adukan kedap air (waterproofing) pada struktur

30.

Bagian dari dokumen kontrak yang menjelaskan secara rinci persyaratan mutu material, metode pelaksanaan, dan standar kualitas hasil pekerjaan adalah:

a)

A. Gambar Rencana
 

b)

B. Rencana Anggaran Biaya (RAB)

c)

C. Spesifikasi Teknis

d)

D. Jadwal Pelaksanaan

31.

Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan contoh bahaya di proyek konstruksi?

a)

a. Pekerja jatuh dari ketinggian

b)

b. Material jatuh dari atas

c)

c. Kebisingan mesin konstruksi

d)

d. Pencahayaan ruangan kantor yang kurang baik

32.

Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan saat bekerja di ketinggian adalah...

a)

a. Sarung tangan dan masker

b)

b. Helm dan sepatu keselamatan

c)

c. Harness (safety harness) dan lanyard

d)

d. Jas hujan dan payung

33.

Prosedur untuk mengendalikan risiko dengan menghilangkan bahaya dari sumbernya disebut...

a)

a. Substitusi

b)

b. Eliminasi

c)

c. Rekayasa Teknik (Engineering Control)

d)

d. Rekonstruksi

34.

Dalam konteks Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) di Indonesia, dokumen utama yang wajib disusun oleh Penyedia Jasa dan disetujui oleh Pengguna Jasa sebelum memulai kegiatan fisik di lapangan adalah...

a)

A. Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)

b)

B. Rencana Mutu Proyek (RMP)

c)

C. Rencana K3 Kontrak (RK3K)

d)

D. Dokumen Tender Proyek (DTP)

35.

erdasarkan standar internasional dan praktik terbaik K3, ketinggian minimum yang mewajibkan penggunaan sistem perlindungan jatuh personal (seperti full body harness dan lanyard) di area konstruksi adalah...

a)

A. 1,2 meter (4 kaki)

b)

B. 1,8 meter (6 kaki)

c)

C. 3,0 meter (10 kaki)

d)

D. 5,0 meter (16 kaki)

36.

Saat melakukan pekerjaan penggalian (excavation) di proyek, bahaya paling signifikan dan seringkali fatal yang harus diantisipasi adalah...

a)

A. Sengatan listrik dari kabel bawah tanah

b)

B. Paparan gas beracun

c)

C. Cave-ins (longsoran/runtuhan tanah)

d)

D. Kerusakan alat berat

37.

Dalam identifikasi bahaya dan penilaian risiko K3, "Hazard" (Bahaya) didefinisikan sebagai...

a)

A. Kemungkinan terjadinya cedera atau penyakit akibat suatu aktivitas kerja

b)

B. Sesuatu (kondisi atau tindakan) yang berpotensi menyebabkan cedera, penyakit, atau kerusakan

c)

C. Tingkat keparahan konsekuensi dari suatu insiden

d)

D. Pelanggaran terhadap peraturan K3 yang sudah ditetapkan

38.

Jika seorang pekerja menemukan kondisi tidak aman yang mengancam keselamatan jiwanya di lokasi proyek, tindakan yang direkomendasikan menurut prinsip K3 adalah...

a)

A. Tetap bekerja sambil menunggu instruksi dari atasan

b)

B. Mengabaikan bahaya tersebut jika target waktu sudah mepet

c)

C. Segera menghentikan pekerjaan, menjauhi area berbahaya, dan melapor kepada supervisor atau petugas K3 setempat

d)

D. Mencoba memperbaiki sendiri kondisi tidak aman tersebut

39.

Di area proyek konstruksi yang melibatkan pekerjaan pengelasan (kerja panas) di ketinggian, beberapa potensi bahaya muncul: paparan asap las, risiko jatuh, dan percikan api. APD kombinasi mana yang paling tepat dan wajib digunakan untuk mengatasi ketiga bahaya spesifik tersebut secara simultan?

a)

A. Helm standar, rompi safety, dan sarung tangan katun.

b)

B. Full body harness, respirator dengan filter yang sesuai, dan face shield tahan panas/api.

c)

C. Safety shoes, earplug, dan kacamata pengaman (safety glasses).

d)

D. Helm dengan tali dagu, jaket wearpack biasa, dan masker bedah.

40.

Sebuah proyek pembangunan gedung bertingkat mengalami insiden di mana pekerja jatuh dari perancah setinggi 5 meter. Meskipun pekerja menggunakan full body harness, lanyard yang digunakan ternyata tidak terhubung ke titik angkur yang benar (anchorage point). Berdasarkan regulasi K3, insiden ini tergolong sebagai apa dan apa tindakan paling krusial yang harus dievaluasi?

a)

A. Near miss (hampir celaka); evaluasi prosedur penggunaan APD.

b)

B. Kecelakaan kerja; evaluasi pemilihan jenis lanyard.

c)

C. Kecelakaan kerja; evaluasi kepatuhan terhadap prosedur pemasangan sistem penahan jatuh (fall arrest system).

d)

D. Unsafe condition (kondisi tidak aman); evaluasi kualitas APD.