wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Pendalaman Materi Pedagogik

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa peran penting pendidikan dalam mencetak generasi menurut teks pendahuluan?

a)

Menciptakan pengalaman belajar yang efektif dan bermakna

b)

Mengajarkan hanya teori tanpa praktik

c)

Mengutamakan teknologi tanpa strategi

d)

Mengabaikan kebutuhan peserta didik

2.

Apa tujuan utama dari modul Pendalaman Materi (PM) Pedagogik yang disebutkan dalam teks?

a)

Membantu pendidik memahami konsep dan praktik pedagogik secara komprehensif

b)

Mengajarkan matematika secara mendalam

c)

Melatih keterampilan olahraga

d)

Mengembangkan teknologi terbaru

3.

Kompetensi lulusan mahasiswa PPG diharapkan mampu merancang pembelajaran yang seperti apa?

a)

Terstruktur dan berkesinambungan dengan pendekatan relevan dan kontekstual

b)

Hanya berfokus pada hafalan materi

c)

Mengabaikan teknologi dalam pembelajaran

d)

Tidak memperhatikan kebutuhan abad 21

4.

Salah satu capaian pembelajaran mata kuliah adalah menguasai konsep dan teori pendekatan pembelajaran apa saja?

a)

PBL, PjBL, DBL, TPACK, dan pembelajaran berbasis Deep Learning

b)

Hanya pembelajaran tradisional

c)

Pembelajaran tanpa teori

d)

Pembelajaran berbasis hafalan

5.

Mengapa pemahaman mendalam tentang pedagogik menjadi kebutuhan bagi para pendidik?

a)

Agar dapat menjalankan perannya secara profesional

b)

Supaya bisa mengajar tanpa persiapan

c)

Untuk menghindari penggunaan teknologi

d)

Agar tidak perlu memahami peserta didik

6.

Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis teori pendekatan pembelajaran apa saja menurut Sub CPMK?

a)

PBL, PjBL, DBL, TPACK, dan pembelajaran berbasis DL

b)

Hanya pembelajaran berbasis hafalan

c)

Pembelajaran tanpa analisis

d)

Pembelajaran tradisional saja

7.

Bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan pembelajaran untuk Gen Z dan Gen Alpha menurut capaian pembelajaran?

a)

Dengan pembelajaran berbasis Artificial Intelligence

b)

Dengan metode tradisional saja

c)

Tanpa memperhatikan karakteristik peserta didik

d)

Mengabaikan teknologi dalam pembelajaran

8.

Mahasiswa mampu mengidentifikasi sintak pendekatan pembelajaran apa saja menurut Sub CPMK?

a)

PBL, PjBL, DBL, TPACK, dan pembelajaran berbasis DL

b)

Hanya satu pendekatan saja

c)

Tanpa sintak pembelajaran

d)

Sintak pembelajaran tradisional

9.

Apa yang dimaksud dengan layanan pendidikan inklusif dalam pembelajaran menurut capaian pembelajaran?

a)

Layanan yang memperhatikan keragaman peserta didik

b)

Layanan yang hanya untuk siswa berprestasi

c)

Layanan yang mengabaikan kebutuhan khusus

d)

Layanan yang tidak melibatkan bimbingan konseling

10.

Mahasiswa mampu menerapkan prinsip, azas, dan pendekatan BK dalam membimbing siswa pada proses pembelajaran. Apa arti BK dalam konteks ini?

a)

Bimbingan Konseling

b)

Bahasa Korea

c)

Buku Kesehatan

d)

Bimbingan Kewirausahaan

11.

Apa yang dimaksud dengan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Projek (Problem Based Learning dan Project Based Learning)?

a)

Pendekatan yang menekankan pada penyelesaian masalah nyata dan pembuatan proyek untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.

b)

Pendekatan yang hanya berfokus pada hafalan materi pelajaran.

c)

Pendekatan yang mengutamakan pembelajaran individual tanpa kolaborasi.

d)

Pendekatan yang tidak melibatkan penyelesaian masalah nyata.

12.

Pendekatan Pembelajaran Berbasis Diferensiasi (Differentiation Based Learning) bertujuan untuk:

a)

Menyesuaikan strategi dan metode pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan setiap anak.

b)

Menyamakan semua metode pembelajaran untuk seluruh peserta didik.

c)

Mengabaikan minat dan kebutuhan peserta didik.

d)

Hanya fokus pada hasil akhir tanpa memperhatikan proses belajar.

13.

Jelaskan bagaimana integrasi teknologi dalam pendekatan TPACK dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.

a)

Dengan memadukan konten, pedagogi, dan teknologi, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.

b)

Dengan hanya menggunakan teknologi tanpa memperhatikan konten dan pedagogi.

c)

Dengan mengabaikan teknologi dan hanya fokus pada konten.

d)

Dengan memisahkan antara konten, pedagogi, dan teknologi dalam proses pembelajaran.

14.

Pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran menekankan pada:

a)

Pembelajaran yang penuh perhatian (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful).

b)

Pembelajaran yang hanya berfokus pada hafalan.

c)

Pembelajaran yang tidak memperhatikan kenyamanan peserta didik.

d)

Pembelajaran yang bersifat monoton dan membosankan.

15.

Mengapa strategi layanan bimbingan konseling klinis penting dalam pengembangan profesional guru?

a)

Karena dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang bersifat personal dan suportif.

b)

Karena hanya berfokus pada administrasi sekolah.

c)

Karena tidak berpengaruh pada kualitas pendidikan.

d)

Karena hanya digunakan untuk siswa yang bermasalah.

16.

Bagaimana pendekatan pendidikan layanan anak berkebutuhan khusus (inklusi) dapat membantu peserta didik?

a)

Dengan merancang pembelajaran yang inklusif dan mengakomodasi kebutuhan anak-anak dengan latar belakang dan kondisi yang berbeda.

b)

Dengan memisahkan anak-anak berkebutuhan khusus dari kelas reguler.

c)

Dengan mengabaikan kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus.

d)

Dengan menerapkan metode yang sama untuk semua anak tanpa pengecualian.

17.

Sebutkan dua karakteristik utama peserta didik Gen Z dan Alpha di era digital!

a)

Terbiasa dengan teknologi dan memiliki gaya belajar yang adaptif.

b)

Tidak suka menggunakan teknologi dan cenderung pasif.

c)

Hanya belajar melalui buku cetak.

d)

Tidak memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan.

18.

Apa tujuan utama dari modul "Guru Profesional Era Digital dan Artificial Intelligence (AI)"?

a)

Mengajarkan guru untuk menguasai teknologi saja

b)

Mempersiapkan guru menghadapi tantangan pendidikan anak usia dini dengan pendekatan inovatif dan berbasis perkembangan zaman

c)

Mengajarkan guru untuk menghindari perubahan teknologi

d)

Membatasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran

19.

Apa fungsi dari aktivitas "Pretest" dalam proses pembelajaran modul ini?

a)

Untuk memperdalam pemahaman materi

b)

Untuk mengevaluasi pemahaman peserta terhadap keseluruhan materi

c)

Untuk mengukur pemahaman awal peserta

d)

Untuk memberikan tugas proyek kepada peserta

20.

Manakah dari berikut ini yang merupakan komponen penilaian dalam modul yang bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam mengaplikasikan konsep-konsep yang dipelajari ke dalam praktik nyata di lapangan?

a)

Pretest

b)

Lembar Kerja (LK) yang terdiri dari Tugas Mandiri dan Tugas Terstruktur

c)

Test Akhir Modul

d)

Presentasi video pembelajaran

21.

Bagaimana proses pembelajaran dalam modul ini dilakukan?

a)

Secara tatap muka di kelas

b)

Melalui Learning Management System (LMS) secara daring

c)

Dengan metode ceramah tradisional

d)

Tanpa melibatkan peserta didik

22.

Mengapa guru di era digital dan AI dituntut untuk tidak hanya menguasai pedagogik, tetapi juga beradaptasi dengan perkembangan teknologi?

a)

Agar dapat mendukung proses pembelajaran yang tanggap terhadap perubahan teknologi

b)

Supaya dapat menghindari penggunaan teknologi dalam pendidikan

c)

Agar dapat mengajarkan hanya teori tanpa praktik

d)

Supaya tidak perlu meningkatkan kualitas pendidikan

23.

Jika seorang peserta telah menyelesaikan "Test Akhir Modul", apa yang dievaluasi dari peserta tersebut?

a)

Kemampuan awal peserta terhadap materi

b)

Kemampuan peserta dalam mengaplikasikan materi dalam proyek

c)

Pemahaman peserta terhadap seluruh materi dan kemampuan menerapkan konsep pembelajaran

d)

Hanya kemampuan peserta dalam membaca modul

24.

Apa kepanjangan dari PBL dalam konteks pembelajaran?

a)

Project Based Learning

b)

Problem Based Learning

c)

Practice Based Learning

d)

Performance Based Learning

25.

Salah satu elemen utama dalam peta konsep PBL adalah...

a)

Penilaian (Assessment)

b)

Evaluasi Akhir

c)

Diskusi Kelompok

d)

Ujian Tertulis

26.

Menurut konsep PBL, peserta didik dihadapkan pada masalah sejak awal pembelajaran. Tujuan dari pendekatan ini adalah...

a)

Agar peserta didik menghafal materi pelajaran

b)

Agar peserta didik memperoleh pengetahuan baru dan integrasi pengetahuan

c)

Agar peserta didik mengikuti instruksi guru secara pasif

d)

Agar peserta didik menghindari masalah dalam kehidupan

27.

Pendekatan pembelajaran berbasis masalah (PBL) menekankan pada...

a)

Guru sebagai pusat pembelajaran

b)

Peserta didik sebagai pusat pembelajaran

c)

Buku teks sebagai sumber utama

d)

Ujian sebagai tujuan akhir

28.

Mengapa pembelajaran berbasis masalah dianggap lebih menyenangkan dan relevan bagi peserta didik?

a)

Karena peserta didik hanya mendengarkan penjelasan guru

b)

Karena peserta didik dihadapkan pada masalah yang penting dan relevan

c)

Karena peserta didik tidak perlu berpartisipasi aktif

d)

Karena peserta didik hanya mengerjakan tugas rumah

29.

Bagaimana peran guru dalam pembelajaran berbasis masalah menurut Syamsidik (2018)?

a)

Guru hanya memberikan soal ujian

b)

Guru mengarahkan pembelajar menemukan masalah yang relevan dan aktual

c)

Guru tidak perlu terlibat dalam proses pembelajaran

d)

Guru hanya mengawasi peserta didik

30.

Apa yang dimaksud dengan karakteristik "student-centered" dalam model pembelajaran PBL?

a)

Proses pembelajaran berorientasi pada guru sebagai sumber utama

b)

Proses pembelajaran berorientasi pada siswa sebagai orang belajar

c)

Proses pembelajaran berorientasi pada buku teks

d)

Proses pembelajaran berorientasi pada hasil ujian

31.

Mengapa masalah yang digunakan dalam pembelajaran PBL harus otentik dan sesuai dengan lingkungan peserta didik?

a)

Agar siswa dapat menghafal materi dengan mudah

b)

Agar siswa dapat memahami dan menerapkan masalah dalam kehidupan profesionalnya

c)

Agar guru dapat mengontrol proses pembelajaran

d)

Agar siswa tidak perlu melakukan penelitian

32.

Salah satu karakteristik PBL adalah "new information is acquired through self-directed learning". Apa makna dari karakteristik tersebut?

a)

Siswa hanya menerima informasi dari guru

b)

Siswa mencari dan memahami pengetahuan secara mandiri melalui berbagai sumber

c)

Siswa tidak perlu mencari referensi tambahan

d)

Siswa hanya belajar dari buku teks yang diberikan

33.

Bagaimana peran guru dalam pelaksanaan PBL menurut karakteristik "Teachers act as facilitators"?

a)

Guru bertindak sebagai sumber utama pengetahuan

b)

Guru hanya mengawasi tanpa memberikan arahan

c)

Guru berperan sebagai fasilitator yang memantau dan mendorong aktivitas siswa

d)

Guru menentukan semua tugas dan tujuan kelompok

34.

Mengapa pembelajaran dalam PBL dilakukan dalam kelompok kecil?

a)

Agar siswa dapat bersaing satu sama lain

b)

Agar terjadi interaksi ilmiah dan tukar pikiran secara kolaboratif

c)

Agar guru lebih mudah mengawasi siswa

d)

Agar tugas dapat dibagi secara acak

35.

Jelaskan mengapa ilmu pengetahuan harus melalui proses seperti "logico, hipotetico, dan verifikasi" dalam pembelajaran PBL!

a)

Karena ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang fiktif

b)

Karena proses tersebut memastikan pengetahuan yang objektif dan benar

c)

Karena proses tersebut membuat siswa lebih cepat menghafal

d)

Karena proses tersebut tidak diperlukan dalam pembelajaran

36.

Menurut teori perkembangan kognitif Piaget, apa yang menjadi motivasi utama anak-anak untuk memahami dunia di sekitarnya?

a)

Dorongan untuk mendapatkan nilai tinggi

b)

Keinginan untuk memahami dunia dan membangun representasi tentang lingkungan

c)

Tekanan dari orang tua

d)

Kebutuhan untuk bersaing dengan teman

37.

Teori perkembangan Piaget mencakup beberapa konsep berikut, kecuali:

a)

Skema

b)

Asimilasi

c)

Akomodasi

d)

Motivasi ekstrinsik

38.

Menurut Vygotsky, apa yang menjadi kunci dari aspek sosial pembelajaran?

a)

Pengulangan materi

b)

Konsep dari zona perkembangan proksimal

c)

Penggunaan teknologi

d)

Penilaian akhir semester

39.

Bagaimana cara peserta didik mencapai tingkat pengembangan potensi menurut Vygotsky?

a)

Belajar mandiri tanpa bantuan

b)

Melalui bantuan orang lain yang lebih mampu

c)

Menghafal materi pelajaran

d)

Mengikuti ujian secara rutin

40.

Jelaskan perbedaan antara tingkat perkembangan aktual dan tingkat perkembangan potensial menurut Vygotsky. Berikan contoh situasi pembelajaran yang menggambarkan kedua tingkat tersebut.

a)

Tingkat perkembangan aktual adalah kemampuan yang sudah dimiliki peserta didik, sedangkan tingkat perkembangan potensial adalah kemampuan yang dapat dicapai dengan bantuan orang lain; contohnya, siswa dapat menyelesaikan soal matematika sederhana sendiri (aktual), tetapi dapat menyelesaikan soal yang lebih sulit dengan bantuan guru (potensial).

b)

Tingkat perkembangan aktual adalah kemampuan yang dapat dicapai dengan bantuan orang lain, sedangkan tingkat perkembangan potensial adalah kemampuan yang sudah dimiliki peserta didik; contohnya, siswa dapat menyelesaikan soal matematika sederhana dengan bantuan guru (aktual), tetapi dapat menyelesaikan soal yang lebih sulit sendiri (potensial).

c)

Kedua tingkat tersebut sama saja, tidak ada perbedaan.

d)

Tingkat perkembangan aktual dan potensial hanya berlaku untuk anak usia dini.

41.

Siapakah tokoh yang dikenal dengan teori pembelajaran penemuan (Discovery Learning)?

a)

John Dewey

b)

Jerome Bruner

c)

Jean Piaget

d)

Lev Vygotsky

42.

Menurut Jerome Bruner, apa tujuan utama dari pembelajaran penemuan?

a)

Menciptakan hasil atau penemuan oleh peserta didik

b)

Menghafal informasi sebanyak mungkin

c)

Mengikuti instruksi guru secara pasif

d)

Menyelesaikan tugas tanpa diskusi

43.

Apa yang ditekankan dalam pembelajaran penemuan menurut Bruner?

a)

Penalaran deduktif dan hafalan

b)

Penalaran induktif dan penyelidikan

c)

Pengulangan materi secara terus-menerus

d)

Penggunaan teknologi canggih

44.

Bagaimana peran dialog secara sosial dalam proses pembelajaran menurut Bruner?

a)

Tidak berpengaruh pada pembelajaran

b)

Membantu proses pembelajaran melalui interaksi sosial

c)

Menghambat pemahaman peserta didik

d)

Hanya penting di luar sekolah

45.

Jelaskan tiga proses kognitif dalam pembelajaran menurut Bruner!

a)

Menghafal, menulis, membaca

b)

Informasi, transformasi, evaluasi

c)

Diskusi, presentasi, penilaian

d)

Analisis, sintesis, aplikasi

46.

Mengapa pembelajaran berbasis masalah penting menurut Bruner?

a)

Karena peserta didik dapat menghafal lebih banyak

b)

Karena peserta didik terlibat secara aktif dan membangun pengetahuan sendiri

c)

Karena guru dapat mengontrol seluruh proses

d)

Karena proses pembelajaran menjadi lebih cepat

47.

Bagaimana cara guru dapat mendorong peserta didik untuk mencapai ide dan teori mereka sendiri menurut Bruner?

a)

Memberikan instruksi langsung tanpa diskusi

b)

Mengajukan pertanyaan kepada peserta didik

c)

Memberikan jawaban secara langsung

d)

Melarang peserta didik bertanya

48.

Menurut teori pengajaran John Dewey, apa yang harus dilakukan pendidik untuk mendorong peserta didik dalam pembelajaran?

a)

Memberikan ujian tertulis secara rutin

b)

Melibatkan peserta didik dalam proyek berorientasi masalah

c)

Menghafalkan materi pelajaran

d)

Mengurangi diskusi kelompok

49.

Apa tujuan utama dari pembelajaran menurut John Dewey dan murid-muridnya?

a)

Mencapai nilai tinggi dalam ujian

b)

Memiliki tujuan abstrak dan tujuan pembelajaran yang dapat dicapai dengan baik

c)

Menghafal teori tanpa praktik

d)

Mengikuti instruksi tanpa berpikir kritis

50.

Teori belajar Dewey menekankan bahwa struktur kognitif peserta didik berasal dari:

a)

Buku teks yang digunakan

b)

Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki peserta didik

c)

Instruksi guru secara langsung

d)

Hasil ujian akhir semester

51.

Mengapa pembelajaran berbasis masalah menurut Dewey dianggap bermakna secara pribadi?

a)

Karena berfokus pada hafalan

b)

Karena berhubungan dengan pengalaman dan minat peserta didik

c)

Karena hanya menggunakan metode ceramah

d)

Karena tidak melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran

52.

Sebutkan lima langkah utama dalam pengelolaan Pembelajaran Berbasis Masalah menurut penelitian Marhamah Saleh (2013)!

a)

Orientasi masalah, pengorganisasian peserta didik, penyelidikan, pengembangan hasil kerja, evaluasi dan refleksi

b)

Membaca buku, menulis ringkasan, diskusi, presentasi, ujian

c)

Mendengarkan ceramah, membuat catatan, menghafal, latihan soal, ujian akhir

d)

Observasi, wawancara, analisis data, presentasi, penilaian

53.

Bagaimana PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan kemampuan pedagogis guru profesional dalam pembelajaran Fikih?

a)

Dengan mengurangi interaksi antara guru dan siswa

b)

Dengan mendorong mahasiswa untuk banyak membaca dan mempelajari sebagai bagian dari peningkatan kemampuan

c)

Dengan hanya menggunakan metode hafalan

d)

Dengan membatasi akses informasi kepada mahasiswa

54.

Menurut Fathurrohman (2016), apa yang menjadi fokus utama dalam pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning)?

a)

Guru sebagai pusat pembelajaran

b)

Aktivitas siswa yang menghasilkan hasil bermakna

c)

Hafalan materi pelajaran

d)

Penilaian hanya pada hasil akhir

55.

Salah satu karakteristik pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) adalah...

a)

Pembelajaran berpusat pada guru

b)

Penilaian dilakukan secara otoriter

c)

Pembelajaran mengarahkan pertanyaan dan penyelidikan konstruktivisme

d)

Sumber belajar sangat terbatas

56.

Apa tujuan utama kurikulum pembelajaran Project-Based Learning menurut Zhou (2005)?

a)

Meningkatkan hafalan siswa

b)

Meningkatkan kualitas dalam imajinasi dan kreativitas

c)

Memperbanyak tugas rumah

d)

Mengurangi interaksi sosial

57.

Pada pendekatan Project-Based Learning, peran guru adalah sebagai...

a)

Fasilitator

b)

Penguji utama

c)

Sumber pengetahuan tunggal

d)

Pengawas pasif

58.

Bagaimana penilaian dilakukan dalam pendekatan Project-Based Learning?

a)

Secara otoriter

b)

Secara kolaboratif dan autentik

c)

Hanya berdasarkan ujian akhir

d)

Berdasarkan kehadiran siswa

59.

Jelaskan bagaimana Project-Based Learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Berikan contoh penerapannya dalam pembelajaran.

a)

Dengan memberikan tugas hafalan

b)

Dengan membiarkan siswa bekerja sama menyelesaikan proyek nyata yang menuntut analisis dan solusi kreatif

c)

Dengan mengurangi diskusi kelompok

d)

Dengan membatasi sumber belajar

60.

Apa fokus utama dari pembelajaran berbasis proyek (PjBL)?

a)

Menghafal materi pelajaran

b)

Melibatkan siswa dalam investigasi pemecahan masalah belajar

c)

Mengikuti instruksi guru secara pasif

d)

Menyelesaikan tugas tanpa diskusi

61.

Menurut Gilbahar & Tinmaz (2006), Project-based learning adalah model yang dapat mengorganisir apa?

a)

Ujian akhir semester

b)

Proyek-proyek dalam pembelajaran

c)

Kegiatan ekstrakurikuler

d)

Penilaian harian

62.

Salah satu karakteristik pembelajaran PjBL adalah "The project are central, not peripheral to the curriculum". Apa maksud dari karakteristik ini?

a)

Proyek hanya sebagai tambahan di luar kurikulum

b)

Proyek merupakan inti strategi mengajar dan belajar konsep inti materi melalui proyek

c)

Proyek tidak berhubungan dengan kurikulum

d)

Proyek hanya dilakukan jika ada waktu luang

63.

Bagaimana proyek dalam PjBL biasanya dirancang agar siswa dapat mempelajari konsep-konsep dan prinsip-prinsip inti?

a)

Dengan memberikan jawaban langsung kepada siswa

b)

Dengan menghubungkan aktivitas dan pengetahuan konseptual yang melatari proyek

c)

Dengan menghindari pertanyaan yang sulit

d)

Dengan membatasi topik hanya pada satu mata pelajaran

64.

Dalam pembelajaran PjBL, apa yang harus dilakukan siswa dalam proyek agar terjadi transformasi pengetahuan?

a)

Hanya mengerjakan latihan tanpa penyelidikan

b)

Melakukan penyelidikan konstruktivisme seperti perancangan proses, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah

c)

Menyalin jawaban dari buku

d)

Menghindari diskusi kelompok

65.

Jika aktivitas inti dari proyek tidak merepresentasikan “tingkat kesulitan” bagi siswa, maka proyek PjBL yang dimaksud adalah?

a)

Sebuah latihan biasa

b)

Proyek yang sangat kompleks

c)

Proyek yang tidak perlu dikerjakan

d)

Proyek yang hanya untuk hiburan

66.

DoK Level 1: Apa inti dari proyek dalam Project Based Learning (PjBL)?

a)

Berpusat pada guru dan aturan yang ketat

b)

Berpusat pada siswa, mengutamakan kemandirian dan pilihan

c)

Hanya berupa tugas laboratorium dan booklet pembelajaran

d)

Mengutamakan pembelajaran tradisional

67.

DoK Level 1: Apa yang membedakan proyek dalam PjBL dengan proyek tradisional?

a)

Proyek PjBL selalu bersifat simulatif

b)

Proyek PjBL lebih menekankan keotentikan dan tantangan kehidupan nyata

c)

Proyek PjBL hanya berisi soal pilihan ganda

d)

Proyek PjBL tidak melibatkan penilaian produk

68.

DoK Level 2: Berdasarkan penelitian Hepi Ikmal, dkk (2023), apa langkah-langkah utama dalam model PjBL untuk pelajaran Fikih?

a)

Guru memberi pertanyaan, siswa mengerjakan proyek, penilaian, refleksi

b)

Guru memberikan ceramah, siswa mencatat, ujian akhir

c)

Siswa belajar mandiri tanpa arahan guru

d)

Guru hanya menilai hasil akhir tanpa proses

69.

DoK Level 2: Apa dampak penerapan PjBL menurut penelitian Rofiqoh, dkk (2025) terhadap siswa?

a)

Siswa hanya belajar teori tanpa praktik

b)

Siswa mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari

c)

Siswa tidak berani mengemukakan ide baru

d)

Siswa menjadi pasif dalam kelompok

70.

DoK Level 3: Bagaimana penerapan model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fikih menurut penelitian Dini Enzeli Syaputri Pohan, dkk (2024)?

a)

Dengan memanfaatkan model PjBL, siswa hanya menghafal materi

b)

Model PjBL meningkatkan hasil belajar siswa melalui keterlibatan aktif dan relevansi dengan kehidupan nyata

c)

Model PjBL membuat siswa tidak tertarik belajar Fikih

d)

Model PjBL hanya digunakan untuk pelajaran non-Fikih

71.

Apa yang dimaksud dengan "syntax" dalam komponen utama PBL menurut Joyce & Weil (1982)?

a)

Urutan fase atau langkah-langkah operasional dalam pembelajaran

b)

Sistem sosial yang terjadi antara pengajar dan pembelajar

c)

Prinsip reaksi dalam memahami kondisi psikologis pembelajar

d)

Penilaian akhir dari proses pembelajaran

72.

Mengapa pencapaian sistem sosial dalam pembelajaran model PjBL sangat mungkin tercapai?

a)

Karena interaksi intens antara pengajar dan pembelajar terjadi sejak awal pembelajaran

b)

Karena pembelajar hanya berinteraksi dengan pengajar

c)

Karena pembelajaran dilakukan secara individu

d)

Karena tidak ada diskusi selama proses pembelajaran

73.

Bagaimana prinsip reaksi dalam pembelajaran PBL diterapkan oleh pengajar?

a)

Pengajar harus dapat memahami dan merespon pembelajar sesuai dengan kondisi psikologis, karakter, dan kemampuan akademik

b)

Pengajar hanya memberikan materi tanpa memperhatikan kondisi pembelajar

c)

Pengajar menilai pembelajar hanya dari hasil ujian akhir

d)

Pengajar tidak perlu memperhatikan motivasi pembelajar

74.

Jelaskan bagaimana proses interaksi sosial dalam model PjBL dapat menumbuhkan sikap saling menghargai dan rasa percaya diri pembelajar!

a)

Dengan berinteraksi secara multi arah, melatih kepercayaan diri dalam menyampaikan ide, pendapat, dan pandangannya

b)

Dengan membatasi interaksi hanya pada pengajar

c)

Dengan menghindari diskusi selama pembelajaran

d)

Dengan hanya menonton video tanpa diskusi

75.

Apa yang dimaksud dengan "support system" dalam pembelajaran menurut teks?

a)

Sistem yang hanya berisi modul bahan ajar

b)

Sarana, bahan, alat, atau lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran

c)

Hanya software perancangan basis data

d)

Buku pedoman kerja dosen saja

76.

Keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran PBL disebut juga sebagai?

a)

Problem solve skill

b)

Collaboration skill

c)

Critical thinking skill

d)

Nurturant effects

77.

Menurut Savery (2014), apa tahap pertama dalam sintaks pembelajaran PBL?

a)

Siswa mengembangkan dan mempresentasikan pemecahan masalah

b)

Siswa mencari informasi yang relevan

c)

Siswa dihadapkan dengan masalah autentik, masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari

d)

Siswa mengorganisasikan peserta didik untuk belajar

78.

Pada tahap orientasi dalam sintaks PBL, apa yang dilakukan guru?

a)

Menjelaskan tujuan pembelajaran dan menghubungkan materi dengan kehidupan mahasiswa

b)

Memberikan soal latihan

c)

Menguji hasil belajar siswa

d)

Membagikan modul bahan ajar

79.

Bagaimana guru membantu siswa pada tahap kedua sintaks PBL?

a)

Membantu siswa menentukan dan mengatur tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang diangkat

b)

Memberikan nilai akhir

c)

Menyusun jadwal pelajaran

d)

Membagikan buku pedoman kerja dosen

80.

Jelaskan mengapa tahap orientasi penting dalam sintaks pembelajaran PBL!

a)

Karena tahap ini hanya berisi penjelasan materi

b)

Karena tahap ini membantu siswa memahami tujuan pembelajaran dan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, serta memotivasi siswa untuk terlibat dalam pemecahan masalah

c)

Karena tahap ini digunakan untuk membagikan modul

d)

Karena tahap ini adalah tahap akhir pembelajaran

81.

Pada tahap 3 dalam pembelajaran PBL, apa yang dilakukan guru untuk membimbing siswa?

a)

Membantu siswa merencanakan karya seperti laporan dan video

b)

Mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi dan melaksanakan eksperimen

c)

Membagi siswa menjadi kelompok kecil

d)

Memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran

82.

Apa tujuan pembelajaran dalam implementasi PBL pada mata pelajaran Fikih tentang ketentuan halal dan haramnya makanan dan minuman?

a)

Menghafal ayat-ayat Al Qur’an tentang makanan

b)

Menganalisis ketentuan halal haram makanan dan minuman serta menjelaskan jenis-jenisnya

c)

Membuat video tentang makanan halal

d)

Mengidentifikasi makanan favorit siswa

83.

Langkah pertama dalam pembelajaran PBL pada mata pelajaran Fikih adalah orientasi peserta didik pada masalah. Apa yang dilakukan guru pada tahap ini?

a)

Membagi siswa menjadi kelompok kecil

b)

Menampilkan gambar makanan dan minuman halal dan haram serta mengajukan pertanyaan pemantik

c)

Memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran

d)

Membantu siswa membuat laporan hasil penelitian

84.

Pada tahap 5 pembelajaran PBL, guru melakukan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah. Salah satu kegiatan yang dilakukan guru adalah...

a)

Membantu siswa membuat video karya

b)

Membagi siswa menjadi kelompok kecil

c)

Memberikan informasi/penguatan dan koreksi pada mahasiswa jika diperlukan dalam diskusi

d)

Menampilkan gambar makanan halal dan haram

85.

Mengapa penting bagi siswa untuk mengidentifikasi akibat buruk mengkonsumsi makanan dan minuman haram dalam pembelajaran Fikih?

a)

Agar siswa dapat membuat video tentang makanan haram

b)

Agar siswa dapat memahami sebab-sebab makanan menjadi haram dan dampaknya

c)

Agar siswa dapat membagi kelompok belajar

d)

Agar siswa dapat menghafal ayat Al Qur’an

86.

Apa saja lima unsur dasar dalam model pembelajaran project based learning menurut Joyce & Weil (1982)?

a)

Syntax, social system, principles of reaction, support system, instructional dan nurturant effects

b)

Syntax, social system, principles of reaction, learning outcomes, evaluation

c)

Syntax, social system, principles of reaction, classroom management, assessment

d)

Syntax, social system, principles of reaction, student motivation, instructional design

87.

Jelaskan peran "support system" dalam komponen pembelajaran PjBL!

a)

Sebagai sarana, bahan, alat, atau lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran

b)

Sebagai langkah-langkah operasional pembelajaran

c)

Sebagai norma yang berlaku dalam pembelajaran

d)

Sebagai hasil belajar yang diperoleh langsung dari tujuan yang ditetapkan

88.

Bagaimana guru dapat membantu siswa dalam menghubungkan informasi yang mereka dapatkan dengan pemahaman bermakna selama proses pemecahan masalah?

a)

Dengan memberikan umpan balik dan klarifikasi terhadap presentasi siswa

b)

Dengan memberikan tugas tambahan di luar kelas

c)

Dengan membiarkan siswa bekerja secara mandiri tanpa arahan

d)

Dengan hanya menilai hasil akhir tanpa memperhatikan proses

89.

Apa langkah pertama dalam sintaks pembelajaran Project Based Learning (PjBL)?

a)

Pengenalan Masalah (Pertanyaan)

b)

Mendesain Perencanaan Project

c)

Penyusunan Jadwal Project

d)

Evaluasi dan Refleksi

90.

Pada tahap kedua sintaks pembelajaran PjBL, apa yang dilakukan oleh peserta didik dan pendidik?

a)

Merencanakan proyek secara kolaboratif

b)

Menyusun jadwal aktivitas

c)

Melakukan evaluasi dan refleksi

d)

Menguji hasil presentasi project

91.

Mengapa penting bagi peserta didik untuk menyusun jadwal aktivitas secara kolaboratif dalam pembelajaran PjBL?

a)

Agar peserta didik dapat mengelola waktu dan tidak melenceng dari tujuan proyek

b)

Agar peserta didik dapat menghindari tugas kelompok

c)

Agar pendidik dapat mengerjakan proyek sendiri

d)

Agar jadwal aktivitas tidak perlu disusun

92.

Jelaskan alasan mengapa perencanaan proyek dalam PjBL sebaiknya dilakukan secara kolaboratif antara pendidik dan peserta didik!

a)

Agar peserta didik merasa memiliki atas proyek dan dapat memanfaatkan alat serta bahan untuk menyelesaikan proyek

b)

Agar pendidik dapat mengontrol seluruh proses tanpa melibatkan peserta didik

c)

Agar proyek dapat diselesaikan lebih cepat tanpa diskusi

d)

Agar peserta didik tidak perlu memahami tujuan proyek

93.

Apa tujuan dari tahap monitoring dalam pelaksanaan proyek berbasis PJBL?

a)

Menguji hasil produk yang dihasilkan peserta didik

b)

Melakukan refleksi terhadap aktivitas peserta didik

c)

Memfasilitasi peserta didik pada setiap proses dan mengajarkan kerja kelompok

d)

Menyusun strategi pembelajaran berikutnya

94.

Pada tahap kelima dalam PJBL, apa yang dilakukan terhadap produk yang dihasilkan peserta didik?

a)

Monitoring aktivitas peserta didik

b)

Penilaian dan presentasi produk di depan kelompok lain

c)

Refleksi terhadap pengalaman belajar

d)

Penentuan pertanyaan mendasar

95.

Apa yang menjadi fokus utama pada tahap evaluasi dalam PJBL?

a)

Menguji hasil produk

b)

Melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek

c)

Menyusun strategi pembelajaran berikutnya

d)

Memfasilitasi kerja kelompok

96.

Pada implementasi PJBL dalam mata pelajaran Fikih, apa tujuan pembelajaran yang diharapkan?

a)

Peserta didik mampu menghafal tata cara zakat

b)

Peserta didik mampu merancang, membuat, dan mempresentasikan karya tentang tata cara zakat secara lengkap dan benar

c)

Peserta didik mampu menilai hasil produk zakat

d)

Peserta didik mampu melakukan refleksi terhadap pengalaman zakat

97.

Langkah pertama dalam implementasi PJBL pada mata pelajaran Fikih adalah...

a)

Melakukan refleksi terhadap hasil proyek

b)

Menentukan pertanyaan mendasar tentang tata cara pelaksanaan zakat

c)

Menilai produk yang dihasilkan peserta didik

d)

Memfasilitasi kerja kelompok

98.

Bagaimana proses penilaian produk dilakukan pada tahap kelima PJBL?

a)

Setiap kelompok mempresentasikan produknya di depan kelompok lain secara bergantian

b)

Guru menilai secara individu tanpa presentasi

c)

Penilaian dilakukan hanya oleh guru

d)

Penilaian dilakukan setelah refleksi

99.

Mengapa refleksi penting dalam tahap evaluasi PJBL?

a)

Untuk menguji hasil produk

b)

Untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman selama menyelesaikan proyek

c)

Untuk menentukan pertanyaan mendasar

d)

Untuk memfasilitasi kerja kelompok

100.

Apa yang dimaksud dengan Problem Base Learning (PBL)?

a)

Pendekatan pembelajaran yang menempatkan guru sebagai pusat pembelajaran

b)

Pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran

c)

Pendekatan pembelajaran yang hanya berfokus pada teori

d)

Pendekatan pembelajaran yang tidak melibatkan siswa secara aktif