wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Paratiroid: Hiperplasia Paratiroid Primer

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Sel mana yang terutama bertambah pada hiperplasia paratiroid dan memicu produksi PTH berlebih?

a)

Sel zona glomerulosa

b)

Sel beta pankreas

c)

Sel folikel tiroid

d)

Chief cells paratiroid

2.

Hiperplasia paratiroid sekunder atau tersier terutama terjadi akibat apa?

a)

Stimulasi kronik gangguan metabolisme kalsium-fosfat

b)

Infeksi bakteri sistemik

c)

Trauma langsung pada leher

d)

Peningkatan TSH yang persisten

3.

Etiologi tersering hiperplasia paratiroid sekunder adalah apa?

a)

Hipotiroidisme autoimun

b)

Hepatitis kronik aktif

c)

Hiperplasia adrenal kongenital

d)

Gagal ginjal kronik

4.

Mutasi somatik yang menurunkan sensitivitas reseptor kalsium terhadap Ca2+ sering melibatkan gen apa?

a)

CASR (Calcium-Sensing Receptor)

b)

RET proto-oncogene

c)

HLA-DRB1 alleles

d)

TP53 tumor suppressor

5.

Aktivasi gen mana yang meningkatkan proliferasi sel paratiroid pada hiperplasia primer?

a)

MEN2B gene

b)

GNAS alpha subunit

c)

CCND1 (Cyclin D1)

d)

PAX8 transcription factor

6.

Konsekuensi mutasi CASR terhadap set-point kalsium adalah apa?

a)

Set-point berubah acak, PTH fluktuatif

b)

Set-point kalsium meningkat, kelenjar membaca kalsium rendah

c)

Set-point kalsium menurun, kelenjar membaca kalsium tinggi

d)

Set-point tetap, sekresi PTH berhenti total

7.

Gangguan genetik pada CASR menyebabkan sekresi PTH tetap berlangsung meski apa?

a)

Kadar fosfat sangat rendah

b)

Kadar kalsium sudah normal atau tinggi

c)

pH darah meningkat signifikan

d)

Kadar magnesium menurun tajam

8.

Manakah penyebab utama hipokalsemia kronik yang memicu hiperplasia paratiroid sekunder?

a)

Infeksi akut saluran kemih

b)

Konsumsi kalsium berlebihan harian

c)

Hipertiroidisme dengan peningkatan T3

d)

Penyakit ginjal kronik dengan retensi fosfat

9.

Stimulus hipokalsemia kronik memicu aktivasi reseptor CaSR di paratiroid. Konsekuensi jangka panjangnya adalah...

a)

Proliferasi chief cells menjadi hiperplasia difus

b)

Fibrosis kelenjar menurunkan sensitivitas Ca

c)

Apoptosis sel paratiroid menurunkan PTH

d)

Inaktivasi CaSR menekan sekresi PTH

10.

Komponen sel yang dominan pada mikroskopik hiperplasia paratiroid adalah apa?

a)

Proliferasi chief cells dengan atau tanpa oxyphil cells

b)

Infiltrasi limfosit dengan nekrosis sentral luas

c)

Proliferasi adiposit dengan stroma kaya lemak

d)

Hiperplasia sel C tiroid tanpa perubahan stroma

11.

Adenoma paratiroid paling sering menyebabkan kondisi apa dalam praktik klinis dewasa?

a)

Hiperparatiroidisme karena metastasis tiroid

b)

Hiperkalsemia sekunder karena gagal ginjal kronik

c)

Hiperparatiroidisme primer sekitar delapan puluh persen

d)

Hipoparatiroidisme primer pada banyak kelenjar

12.

Mutasi genetik yang umum pada patogenesis adenoma paratiroid adalah apa?

a)

Aktivasi RAS meningkatkan siklus sel paratiroid

b)

Mutasi cyclin D1 mendorong proliferasi klonal

c)

Amplifikasi TP53 menghambat apoptosis sel

d)

Delesi RET mengaktifkan jalur MAPK

13.

Selain mutasi cyclin D1, mekanisme genetik lain yang berperan pada adenoma paratiroid adalah apa?

a)

Mutasi BRCA1 meningkatkan produksi PTH

b)

Aktivasi MEN2 menyebabkan hiperplasia difus

c)

Aktivasi EGFR menimbulkan hiperkalsemia akut

d)

Inaktivasi MEN1 memicu proliferasi chief cells

14.

Mutasi genetik yang paling sering terkait karsinoma paratiroid adalah apa?

a)

RET aktif mendorong medula tiroid

b)

EGFR overekspresi pada kulit

c)

BCR-ABL memicu leukemia mieloid

d)

CDC73 kehilangan kontrol siklus sel

15.

Fitur mikroskopik kunci untuk menegakkan diagnosis karsinoma paratiroid adalah?

a)

Invasi kapsul dan pembuluh darah jelas

b)

Mitotik tinggi tanpa invasi apapun

c)

Sel hurthle menyebar difus tanpa stroma

d)

Nekrosis luas dengan keratinisasi

16.

Hiperplasia adrenal kongenital umumnya disebabkan oleh mekanisme apa?

a)

Infeksi virus yang menekan sekresi ACTH

b)

Defisiensi vitamin C berat kronik

c)

Defek enzim steroidogenesis bawaan

d)

Paparan toksin yang merusak medula adrenal

17.

Enzim yang paling sering bermutasi pada CAH dan menyebabkan penurunan sintesis kortisol adalah apa?

a)

21-hidroksilase CYP21A2

b)

17α-hidroksilase CYP17A1

c)

11β-hidroksilase CYP11B1

d)

3β-HSD dehidrogenase

18.

Konsekuensi hambatan jalur sintesis kortisol terhadap metabolit prekursor pada CAH adalah apa?

a)

Dialihkan ke jalur aldosteron → hiperaldosteronisme

b)

Terkumpul sebagai kolesterol bebas → hiperkolesterolemia

c)

Dialihkan ke jalur androgen → hiperandrogenisme

d)

Dimetabolisme menjadi katekolamin → hiperkatekolaminemia

19.

Dampak mekanisme umpan balik negatif akibat penurunan kortisol terhadap morfologi adrenal adalah apa?

a)

Hiperplasia zona fasikulata dan retikularis difus

b)

Atrofi zona glomerulosa yang dominan

c)

Nekrosis fokal medula adrenal akut

d)

Fibrosis kronis seluruh korteks adrenal

20.

Temuan mikroskopik khas adenoma korteks adrenal adalah…

a)

Berkapsul dengan atypia minimal dan Ki-67 rendah

b)

Tanpa kapsul dengan nekrosis luas dan Ki-67 tinggi

c)

Sel medula bergranula dengan atypia berat

d)

Invasif vaskular luas dan mitosis sangat tinggi

21.

Sindrom klinis utama akibat adenoma penghasil aldosteron adalah…

a)

Sindrom Conn atau hiperaldosteronisme primer

b)

Sindrom Cushing dengan hiperkortisolisme

c)

Pheochromocytoma dengan krisis hipertensif

d)

Addison dengan insufisiensi adrenal

22.

Proses patogenesis adenoma korteks adrenal terutama berasal dari apa?

a)

Proliferasi monoklonal sel korteks adrenal

b)

Metaplasia stroma medula adrenal

c)

Infeksi kronis pada kapsul adrenal

d)

Autoimunitas terhadap enzim steroidogenesis

23.

Mutasi gen KCNJ5 paling sering berkaitan dengan adenoma yang menghasilkan hormon apa?

a)

Estrogen dengan pelepasan meningkat

b)

Aldosteron dengan sekresi otonom

c)

Kortisol dengan produksi berlebih

d)

Androgen dengan produksi tinggi

24.

Mutasi PRKACA biasanya ditemukan pada adenoma yang menghasilkan?

a)

Aldosteron dari zona glomerulosa

b)

Kortisol dari zona fasciculata

c)

Adrenalin dari medula adrenal

d)

Renin dari aparat juxtaglomerular

25.

Pada adenoma korteks adrenal fungsional, kelenjar adrenal kontralateral sering menunjukkan?

a)

Kalsifikasi distrofik

b)

Atrofi akibat supresi ACTH

c)

Hiperplasia reaktif difus

d)

Nekrosis hemoragik luas

26.

Adenoma yang memproduksi androgen atau estrogen dapat menyebabkan:

a)

Virilisasi pada wanita atau feminisasi pada pria

b)

Anemia hemolitik berat pada semua pasien

c)

Hipercalcemia progresif khas

d)

Bradikardia sinus konsisten

27.

Ciri warna kuning keemasan pada adenoma korteks adrenal terutama berkaitan dengan:

a)

Kandungan lipid sitoplasmik tinggi

b)

Deposisi bilirubin berlebih

c)

Fibrosis kolagen padat

d)

Perdarahan kronik terorganisasi

28.

Organ metastasis yang paling sering dituju oleh karsinoma korteks adrenal adalah?

a)

Kulit, prostat, ovarium

b)

Usus, limpa, tiroid

c)

Otak, ginjal, pankreas

d)

Paru, hati, tulang

29.

Fitur klinis yang sering menyertai karsinoma korteks adrenal adalah produksi hormon. Hormon yang paling sering diproduksi ialah?

a)

Prolaktin dari hipofisis

b)

Epinefrin dari medula adrenal

c)

Kortisol dengan atau tanpa androgen

d)

Aldosteron dominan tunggal

30.

Pada sistem Weiss, berapa jumlah minimal kriteria positif yang menegakkan diagnosis karsinoma adrenal?

a)

≥2 dari 9 kriteria

b)

≥4 dari 9 kriteria

c)

≥5 dari 9 kriteria

d)

≥3 dari 9 kriteria

31.

Manakah yang termasuk kriteria Weiss terkait aktivitas proliferatif?

a)

Mitosis >5/50 HPF

b)

Invasi kapsular

c)

Atypia nuklear berat

d)

Arsitektur difus >1/3 tumor

32.

Pernyataan yang benar mengenai komponen sel jernih pada karsinoma adrenal menurut Weiss adalah:

a)

Tidak ada sel jernih sama sekali

b)

Clear cell 25–50% dari tumor

c)

Clear cell <25% dari tumor

d)

Clear cell >50% dari tumor

33.

Pheochromocytoma paling sering berasal dari sel apa di medula adrenal?

a)

Sel beta pankreas endokrin

b)

Sel ganglion simpatis perifer

c)

Sel zona glomerulosa korteks

d)

Sel kromafin adrenal medula

34.

Henti mendadak terapi steroid jangka panjang dapat menyebabkan krisis adrenal karena:

a)

Aktivasi simpatis kompensatorik kuat

b)

Resistensi reseptor kortisol akut

c)

Peningkatan produksi mineralokortikoid

d)

Supresi aksis HPA berlanjut

35.

Sindrom Waterhouse-Friderichsen berkaitan dengan krisis adrenal melalui mekanisme:

a)

Perdarahan adrenal bilateral masif

b)

Hiperplasia adrenal difus

c)

Infark limpa segmental akut

d)

Trombosis vena renalis unilateral