NEW
Font size
WorksheetsRemed dan Pengayaan
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Indonesia memiliki berbagai jenis bahan makanan dari hasil peternakan dan perikanan. Berdasarkan Tabel di atas, bahan makanan yang merupakan hasil perikanan di tunjukan oleh nomor . . . .
(1), (2) dan (3)
(2), (5) dan (6)
(1), (3) dan (4)
(4), (5) dan (6)
Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi oleh perairan seperti, lautan, sungai, danau serta daerah rawa dengan kondisi seperti ini Indonesia kaya akan hasil perikanan, ikan yang ada di Indonesia beraneka ragam sesuai habitat nya seperti di air asin (laut), air tawar dan air payau berdasarkan hal tersebut manakah ikan di bawah ini yang hidup di air tawar...
Berdasarkan ekologinya, ikan X termasuk ke dalam jenis...
Ikan perairan tawar
Ikan perairan payau
Ikan perairan laut
Ikan tambak
Ikan X dan Y berdasarkan ciri-ciri yang disajikan pada tabel diatas merupakan ikan...
Lele dan bandeng
Kakap dan bawal
Bandeng dan lele
Bawal dan lele
Perhatikan daftar ikan di bawah ini!
(1) Ikan tuna
(2) Ikan bandeng
(3) Ikan lele
(4) Ikan tenggiri
(5) Ikan kembung
Jenis ikan perairan laut berdasarkan daftar di atas, ditunjukkan oleh nomor...
(1), (2) dan (3)
(1), (3) dan (5)
(2), (3) dan (4)
(1), (4) dan (5)
Tabel diatas menjelaskan ciri-ciri ayam daging ayam kampung dan leghorn (ayam negeri)!
Perbedaan ciri-ciri antara ayam kampung dengan ayam leghorn (ayam negeri) berdasarkan Tabel 3 diatas yang tepat ditunjukkan oleh nomor...
1 dan 2
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Shinta dan Amel akan melaksanakan kegiatan praktek hasil peternakan dan perikanan mereka memilih bahan ikan yang akan diolah menjadi ikan bakar, mereka menyiapkan berbagai macam bahan dan peralatan yang akan digunakan, salah satu yang akan dibeli Adalah ikan, bagaimana cara mereka memilih ikan yang segar berdasarkan urutan sebagai berikut...
1. Mata merah
2. Sisik segar
3. Daging kalau di pijat lembek
4. Insang berwarna merah
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 4
Aldi dan Rina sedang mempersiapkan praktek berbahan ikan setelah menyiapkan bahan dan alat yang diperlukan untuk praktek mereka mulai melakukan proses memasak, sebelum diolah agar saat mengolah ikan bau amisnya berkurang, sebaiknya mereka melakukan perendaman ikan menggunakan bahan...
Bawang putih
Bawang merah
Jeruk nipis
Pala
Perhatikan cerita di bawah ini!
"Sari sedang membuat olahan dari daging ayam. Ia menyiapkan ayam dengan dipotong-potong sesuai keinginan, menggiling bumbu-bumbu dan membalutkan bumbu tersebut pada ayam di dalam baskom. Sambil menunggu bumbu meresap, membuat bara dari arang yang akan digunakan untuk membakar ayam. Ayam dibakar di atas bara sampai benar-benar matang." Metode pengolahan yang digunakan Sari adalah...
Memanggang (baking)
Membakar (grilling)
Mengukus (steaming)
Merebus (boiling)
Siapkan alat dan bahan. Bakar arang hingga diperoleh bara api. Letakkan bahan pangan di atas panggangan sambil dikipas-kipas agar bara api tetap terjaga. Pernyataan di atas merupakan langkah-langkah mengolah makanan dengan menggunakan metode...
Frying
Baking
Grilling
Steaming
Tina akan membuat olahan pangan berbahan ikan, ia akan membuat olahan dari ikan dengan metode grilling, di bawah ini gambar mana yang merupakan proses pengolahan dengan teknik grilling...
Metode pengolahan makanan dilaksanakan sesuai dengan jenis makanan yang akan dibuat. Metode pengolahan makanan dengan uap panas dari rebusan air yang ada di bawahnya dan bahan masakan tidak menyentuh air yang menghasilkan uap tersebut disebut...
Boiling
Frying
Steaming
Grilling
"Rita merupakan seorang siswa kelas IX, pada suatu hari ia mendapat tugas membuat masakan dengan bahan dari hasil peternakan atau perikanan. Rita berencana akan membuat bawal goreng dengan sambal bawang." Metode memasak yang akan dipraktikan oleh Rita berdasarkan cerita di atas adalah...
Menggoreng dengan sedikit minyak (pan/shallow frying)
Menggoreng dengan banyak minyak (deep frying)
Membakar (baking)
Mengukus (steaming)
Pengemasan pangan setengah jadi merupakan faktor penting untuk proses penyimpanan ataupun distribusi agar produk awet dan terlindungi. Berikut ini merupakan beberapa ciri pengemasan:
(1) Tahan air dan penguapan.
(2) Tidak mudah retak atau pecah dalam suhu dingin
(3) Kemasan sebaiknya meninggalkan bau dan rasa khas
(4) Mudah digunakan, dapat diberi label dan ditutup (sealing/vacuum)
(5) Kemasan harus mahal agar terkesan mewah
Ciri pengemasan yang baik ditunjukkan oleh nomor....
(1), (2) dan (3)
(1), (3) dan (5)
(1), (2) dan (4)
(1), (4) dan (5)
Perhatikan cerita di bawah ini
“Sari sedang membuat olahan dari daging ayam. Ia menyiapkan ayam dengan dipotong-potong sesuai keinginan, menggiling bumbu-bumbu dan membalutkan bumbu tersebut pada ayam di dalam baskom. Sambil menunggu bumbu meresap, membuat bara dari arang yang akan digunakan untuk membakar ayam. Ayam dibakar di atas bara sampai benar-benar matang.” Sari sedang melakukan tahap pengolahan berupa...
Perencanaan
Pembuatan
Pengemasan
Evaluasi
Perhatikan narasi di bawah ini!
“Andika, Saeful, Ade dan Dinar merupakan teman satu kelompok yang akan membuat video pengolahan bahan makanan dari hasil peternakan atau perikanan. Pada jam pelajaran prakarya mereka berdiskusi untuk menentukan jadwal kerja kelompok dan menentukan menu makanan yang akan dibuat pada saat kerja kelompok esok.”
Berdasarkan narasi di atas, kelompok Andika, Saeful, Ade dan Dina melakukan tahapan pengolahan berupa...
Evaluasi
Pengemasan
Pembuatan
Perencanaan
Perhatikan pernyataan berikut ini!
“Bu Indah adalah seorang pemilik rumah makan di daerah Bandungan. Rumah makan yang ia bangun memiliki konsep klasik dengan daun dan piring bambu sebagai alas hidangannya.” Alat penyajian dan pengemasan yang dilakukan rumah makan Bu Indah merupakan...
Kemasan tradisional
Penyajian tradisional
Penyajian modern
Kemasan modifikasi
Perhatikan tahap pembuatan ayam geprek di bawah ini!
(1) Memotong daging ayam sesuai selera
(2) Menggiling cabai, bawang putih dan garam serta menggeprek ayam yang telah digoreng
(3) Menghaluskan bumbu-bumbu yang diperlukan dan membalutkannya pada ayam sampai meresap
(4) Menggoreng daging ayam berbalut tepung bumbu
(5) Memasukan daging ayam yang sudah berbumbu ke dalam tepung basah dan kering secara berulang
Urutan prosedur pembuatan ayam geprek yang tepat adalah...
(1) - (2) - (3) - (4) - (5)
(5) - (4) - (3) - (2) - (1)
(1) - (3) - (5) - (4) - (2)
(2) - (1) - (3) - (5) - (4)
Hani sedang melakukan kegiatan praktek pengolahan berbahan dasar ikan seperti gambar diatas, teknik pengolahan makanan yang digunakan Hani untuk membuat makanan tersebut adalah...
Menumis
Mengukus
Menggoreng
Merebus
Teknik memasak dengan menggunakan bahan yang dimasak dapat berupa daging, ayam, roti dan lain-lain menggunakan udara panas yang ada di sekelilingnya dan alat yang digunakan adalah microwave atau oven dinamakan dengan teknik...
Grilling
Poaching
Steaming
Baking
(1) Berbentuk silinder kerucut memanjang
(2) Memiliki cangkang keras di sisi luar punggung
(3) Memiliki 10 tangan panjang dan bermangkuk penghisap
(4) Termasuk golongan hewan bertulang belakang
(5) Memiliki tinta sebagai bentuk perlindungan diri
Berdasarkan data di atas, pernyataan yang merupakan ciri cumi-cumi ditunjukkan nomor...
(1), (2) dan (3)
(2), (3) dan (4)
(1), (3) dan (5)
(2), (4) dan (5)
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam Lembar Kerja Praktik (LKP) pengolahan makanan, setelah semua bahan dan alat siap di meja kerja dan praktikan sudah memakai perlengkapan K3, adalah...
Melakukan pencucian dan penyiapan (preparasi) bahan baku utama
Mencatat hasil pengamatan
Membumbui dan mencampur adonan
Memanaskan alat pengolah (misalnya penggorengan atau oven)
Rangga akan membuat olahan berbahan daging, Ia akan membuat rendang dan sudah mempersiapkan alat dan bahan seperti santan dan aneka bumbu, salah satu bahan utamanya adalah daging bagaimana cara Rangga memilih daging sapi segar yang berkualitas baik? di bawah ini Adalah salah satu ciri utama daging sapi segar dan berkualitas baik yang paling mudah
dikenali :
Tekstur keras dan kaku saat ditekan
Warna merah kehitaman atau gelap
Permukaan kering dan memiliki aroma khas daging segar
Banyak cairan merah yang keluar jika ditekan
Anisa akan membuat olahan opor ayam, akan dimasak pada pagi hari, sedangkan ayam sudah dibeli pada sore hari bagaimana Anisa menyimpan potongan daging ayam mentah di dalam kulkas (chiller), wadah penyimpanan yang ideal adalah:
Wadah terbuka tanpa tutup agar daging bernafas
Langsung letakkan di rak chiller tanpa alas
Plastik kresek hitam yang diikat longgar
Wadah kedap udara atau plastic vakum
Cantica akan membuat daging steak, Langkah awal disiapkan alat dan aneka bumbu salah satu Bumbu alami yang paling umum digunakan dalam marinasi daging untuk tujuan mengempukkan daging secara kimiawi adalah...
Ketumbar dan jintan
Kunyit dan jahe
Nanas (bromelin) dan Pepaya (papain)
Garam dan lada hitam
Dea bersama Andi akan mengikuti lomba memasak pangan hasil peternakan berupa daging, salah satu bahan yang disiapkan adalah penggunaan cuka atau air jeruk nipis untuk marinasi daging, bahan tersebut memiliki fungsi utama sebagai...
Pemberi rasa manis pada daging
Agen penetralisir bau amis dan mengawali denaturasi protein
Penambah warna merah alami pada daging
Pelindung dari pertumbuhan jamur dan ragi
Sesudah pelaksanaan praktek para siswa kelas 9 mempersiapkan laporan kerja sebagai bahan evaluasi, bagian utama yang WAJIB ada dalam sistematika penulisan Laporan Hasil Praktik (LHP) pengolahan makanan adalah...
Pendahuluan - Pelaksanaan Praktik (Isi) – Penutup
Pendahuluan - Isi – Lampiran
Latar Belakang - Tujuan – Kesimpulan
Kata Pengantar - Isi - Daftar Pustaka
Di dalam isi laporan praktek ada beberapa bagian uraian, salah satu uraian yang menjelaskan alasan, pentingnya praktik, dan dasar teori singkat mengenai pengolahan dimuat pada sub-bagian Laporan Hasil Praktik LHP yang disebut...
Hasil Pengamatan
Tujuan Praktik
Kesimpulan
Latar Belakang
Laporan Hasil Praktik (LHP) beberapa hal yang perlu diperhatikan salah satunya Informasi yang WAJIB dicantumkan secara rinci dalam bab 'Pelaksanaan Praktik' (Isi) Laporan Hasil Praktik adalah...
Daftar nama anggota kelompok dan pembagian tugas
Alat, bahan, dan langkah kerja pembuatan olahan ayam
Data harga jual produk dan strategi pemasaran
Kritik dan saran untuk guru pembimbing
Harry sedang menyelesaikan tugas membuat laporan praktik, pada bagian akhir dari laporan yang dibuat Harry merupakan bagian kesimpulan, kesimpulan yang baik dalam Laporan Hasil Praktik pengolahan yang dibuat Harry sebaiknya berisi tentang...
Berisi masukan dan saran untuk praktik selanjutnya
Menyajikan data hasil pengamatan secara lengkap
Merupakan pengulangan dari seluruh isi laporan
Menjawab tujuan praktik yang telah ditetapkan di awal
Laporan hasil praktik salah satu bagian yang dijelaskan adalah 'Hasil Pengamatan' pada praktik pembuatan olahan makanan, data yang paling relevan untuk dicantumkan dalam bagian ini adalah...
Total biaya perjalanan ke pasar untuk membeli bahan
Deskripsi rasa, aroma, tekstur, dan penampilan produk olahan ayam
Daftar riwayat hidup anggota kelompok
Jadwal piket kelas selama seminggu
Proses pembuatan laporan harus sesuai aturan penulisan ilmiah seperti gaya bahasa yang paling tepat digunakan dalam penulisan Laporan Hasil Praktik yang bersifat akademis dan formal harus memperhatikan hal-hal seperti...
Singkat, padat, dan subjektif, informatif
Puitis dan banyak menggunakan majas, tanda baca
Lugas, baku, dan menggunakan istilah ilmiah/teknis yang sesuai
Santai dan banyak menggunakan bahasa gaul dan Bahasa kekinian
Saat melakukan praktik pengolahan makanan, beberapa hal penting yang harus diperhatikan adalah alat pelindung diri (APD), APD yang wajib digunakan untuk mencegah kontaminasi dari rambut atau keringat adalah …
Masker
Celemek (apron)
Sarung tangan
Penutup kepala (hair net)
Salah satu tahap penting dalam pengolahan produk daging seperti sosis atau bakso adalah penghalusan daging. Alat yang paling efisien dan umum digunakan dalam skala besar untuk menghaluskan daging adalah...
Mixer (pengaduk adonan)
Meat grinder (penggiling daging)
Blender
Panci presto
Hana akan membuat olahan berbahan daging yaitu pembuatan rolade daging, Setelah selesai melakukan praktik pembuatan rolade, langkah penting yang harus dilakukan sesuai prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan sanitasi adalah...
Menyimpan sisa bahan baku yang tersisa di suhu ruangan untuk digunakan esok hari
Membersihkan semua alat dan area kerja dengan desinfektan, lalu membuang limbah cair ke saluran air
Langsung pulang dan membiarkan asisten laboratorium yang membersihkan area praktik
Mencuci alat, mengeringkannya, menyimpannya di tempat semula, dan membuang limbah pada tempat yang sudah ditentukan
Seorang siswa mendapati lapisan panko (tepung roti kasar) pada Ayam Katsu-nya mudah terlepas saat proses penggorengan. Jika seluruh bahan baku sudah benar, pada tahap manakah dalam LKP siswa tersebut paling mungkin melakukan kesalahan kritis?
Tidak menepuk-nepuk atau menekan daging ayam yang sudah dibalut panko sebelum digoreng
Menggunakan bagian dada ayam (fillet) yang tidak diiris tipis secara merata
Menggunakan suhu minyak yang terlalu rendah (130∘C) untuk menggoreng Ayam Katsu
Terlalu lama merendam ayam dalam bumbu marinasi cair sebelum dibalur tepung terigu
Resep Ayam Katsu membutuhkan teknik deep-frying pada suhu 170∘C selama 6 menit. Jika siswa hanya memiliki minyak goreng yang terbatas dan memilih metode pan-frying (menggoreng dengan sedikit minyak), modifikasi kritis apa yang harus ia lakukan untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan?
Mengiris fillet ayam menjadi lebih tipis (sekitar 0.5 cm) dan membolak-balik katsu lebih sering
Mengganti tepung panko dengan tepung terigu biasa agar lapisan tidak mudah gosong
Memotong daging ayam menjadi ukuran yang lebih tebal agar tidak cepat kering
Menggoreng lebih cepat (sekitar 3 menit) untuk menghindari lapisan luar menjadi gosong
Prinsip Higiene dan Sanitasi dalam LKP sangat ditekankan. Mengapa menggunakan sarung tangan untuk membalur ayam mentah dengan tepung, dan kemudian menggunakan sarung tangan yang sama untuk memotong sayuran pelengkap, dianggap sebagai kesalahan serius meskipun sarung tangan tersebut tidak terlihat kotor?
Karena suhu tangan yang terperangkap dalam sarung tangan dapat mempercepat pembusukan sayuran pelengkap.
Sarung tangan lateks dapat meninggalkan residu kimia yang berbahaya pada permukaan sayuran.
Hal itu dapat menyebabkan kontaminasi silang (cross-contamination) bakteri patogen dari ayam mentah ke sayuran siap santap.
Sisa tepung pada sarung tangan akan membuat sayuran pelengkap menjadi lembek dan tidak segar.
Arini akan membuat omelet, selain telur sebagai bahan utama ia juga menyiapkan peralatan memasak seperti pan dan pengaduknya. Mengapa penting untuk memiliki pengaduk/sendok atau spatula khusus dari bahan kayu atau silikon saat menggunakan panci anti lengket/pan?
Karena lebih murah dan praktis
Agar panci cepat panas
Untuk mencegah goresan pada lapisan anti lengket
Karena lebih mudah dicuci, mudah digunakan
Dua jenis talenan sering digunakan di dapur: satu berbahan plastik dan satu berbahan kayu. Dalam konteks pencegahan kontaminasi silang (cross-contamination), mengapa koki profesional sering merekomendasikan talenan plastik atau talenan kayu yang dirawat khusus untuk memotong daging mentah? Alasan utama dari rekomendasi ini adalah...
Talenan plastik lebih mudah dibersihkan daripada kayu setelah digunakan.
Talenan kayu lebih keras, sehingga pisau tidak cepat tumpul saat memotong daging.
Talenan plastik non-pori atau kayu yang sudah dirawat dapat mengurangi penyerapan cairan dari daging, yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak bakteri.
Daging mentah hanya boleh dipotong menggunakan talenan berwarna merah, yang umumnya terbuat dari plastik.
Pak Budi ingin memulai diet yang bertujuan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), terutama dengan membatasi asupan lemak jenuh dan kolesterol. Ibu Budi menyajikan dua pilihan menu utama:
A. Ayam Goreng Krispi (dengan kulit)
B. Ikan Tongkol Kukus
Berdasarkan tujuan diet Ayah Budi, mengapa Ikan Tongkol Kukus secara gizi merupakan pilihan yang jauh lebih baik daripada Ayam Goreng Krispi (dengan kulit)?
Ikan kukus memiliki protein lebih tinggi daripada ayam goreng dan mengandung Vit B12
Ikan Tongkol kukus bebas kolesterol, sedangkan Ayam mengandung kolesterol
Proses pengukusan pada ikan menghilangkan semua kandungan lemak, sehingga lebih ringan dan aman untuk tubuh
Ikan Tongkol kukus memiliki kadar lemak jenuh dan kolesterol yang jauh lebih rendah, serta mengandung Asam Lemak Tidak Jenuh (Omega-3) yang melindungi jantung, sementara kulit ayam kaya lemak jenuh
Seorang koki sedang membandingkan dua metode memasak: Poaching dan Boiling.
Poaching: Memasak bahan makanan dalam cairan (air/kaldu/susu) yang suhunya dijaga stabil, tepat di bawah titik didih (92hingga 96).
Boiling: Memasak bahan makanan dalam cairan yang mencapai titik didih (100) dengan gelembung yang meletup-letup.Mengapa teknik Poaching lebih cocok digunakan untuk memasak bahan makanan yang lunak dan mudah hancur, seperti telur atau fillet ikan, dibandingkan dengan teknik Boiling?
Poaching memerlukan waktu memasak yang lebih lama, sehingga zat gizi dapat terserap sempurna ke dalam bahan.
Suhu yang lebih rendah pada Poaching menjaga tekstur bahan makanan tetap lembut, mencegah pengerasan, dan meminimalkan hilangnya protein secara drastis, berbeda dengan suhu tinggi pada Boiling.
Boiling membutuhkan penggunaan cairan yang lebih sedikit dibandingkan Poaching, sehingga lebih hemat energi.
Teknik Poaching termasuk dalam kategori memasak panas kering, yang lebih baik dalam mempertahankan warna alami bahan makanan.
Teknik memasak dapat sangat mempengaruhi kandungan lemak pada makanan. Perhatikan dua metode memasak panas kering berikut:
Shallow Frying: Menggoreng bahan makanan dengan minyak yang sedikit, biasanya hanya menutupi dasar wajan.
Roasting: Memanggang bahan makanan (biasanya daging atau unggas utuh) dalam oven atau panggangan terbuka dengan menggunakan sedikit atau tanpa minyak. Untuk mengurangi asupan lemak berlebih pada menu harian, manakah pernyataan berikut yang paling akurat dalam mengevaluasi kedua teknik di atas?
Shallow Frying lebih sehat karena waktu memasaknya lebih singkat daripada Roasting.
Roasting cenderung menghasilkan makanan dengan kandungan lemak lebih rendah karena lemak alami dari bahan (misalnya, lemak ayam atau sapi) akan keluar dan menetes selama proses pemanasan.
Shallow Frying selalu lebih sehat karena menggunakan minyak yang lebih sedikit, meskipun bahan makanan dapat menyerap minyak yang ada
Roasting tidak cocok untuk daging karena membuat teksturnya menjadi kering dan keras.
Seorang ibu sedang merencanakan menu mingguan untuk anaknya yang sedang dalam masa pertumbuhan dan membutuhkan asupan protein hewani tinggi dengan kadar lemak jenuh yang rendah.
Pertanyaan: Berdasarkan kriteria gizi tersebut, bahan pangan hewani (tanpa kulit) manakah yang paling ideal untuk mendominasi menu harian anak tersebut?
Daging sapi (bagian has dalam), karena kandungan zat besinya sangat tinggi.
Daging kambing, karena memiliki serat yang khas dan aroma yang kuat.
Daging ayam (bagian dada), karena memiliki protein yang tinggi dan kadar lemak jenuh paling rendah.
Daging kerbau, karena teksturnya lebih kasar dan rasanya cenderung manis.
Anda adalah seorang pengusaha bakso ikan. Anda menerima kiriman bahan baku ikan laut, namun Anda menemukan ciri-ciri berikut: insang berwarna kusam keabu-abuan, mata cekung, dan lendir pada permukaan kulit berbau asam menyengat.
Pertanyaan: Tindakan terbaik apa yang harus Anda ambil sebagai pengusaha makanan untuk memastikan keamanan dan kualitas produk, serta meminimalkan kerugian?
Segera olah ikan tersebut menjadi bakso, namun gunakan pengawet kimia yang dosisnya lebih tinggi dari biasanya.
Cuci ikan berulang kali dengan air dingin dan tambahkan perasan jeruk nipis yang banyak, lalu olah menjadi bakso untuk menyamarkan bau.
Tolak bahan baku ikan tersebut karena ciri-ciri menunjukkan bahwa ikan sudah busuk dan tidak aman untuk diolah menjadi produk makanan.
Gunakan ikan tersebut untuk produk yang daya jualnya rendah, dan beli lagi bahan baku baru untuk produk utama.
Seorang pembeli di pasar melihat dua jenis ikan yang sama, Ikan A dan Ikan B.
Ikan A: Mata terlihat bening, cembung, dan menonjol. Insang berwarna merah cerah, tertutup lendir jernih. Aroma khas ikan laut yang segar.
Ikan B: Mata sedikit cekung dan keruh. Insang berwarna merah kecoklatan, dengan lendir agak keruh dan berbau sedikit amis menyengat.
Pertanyaan: Jika pembeli ingin memilih ikan dengan kualitas kesegaran terbaik dan berpotensi memiliki kandungan gizi paling optimal, manakah yang seharusnya dipilih dan mengapa?
Ikan A, karena ciri-ciri matanya yang bening dan insangnya yang merah cerah menunjukkan bahwa proses pendinginan setelah penangkapan dilakukan dengan sangat baik.
Ikan B, karena bau amis menyengat adalah tanda bahwa ikan tersebut mengandung banyak Omega-3.
Ikan B, karena mata yang cekung menunjukkan bahwa ikan tersebut sudah berada dalam proses pengolahan yang baik.
Ikan A, karena lendir jernih menunjukkan adanya lapisan pelindung alami yang belum rusak oleh bakteri.
Anda diminta memilih bahan pangan hewani terbaik di pasar untuk acara keluarga. Anda harus memilih satu bahan (ikan, daging sapi, ayam, atau telur) yang memenuhi tiga kriteria penting berikut secara bersamaan:
1. Ciri Fisik Optimal: Menunjukkan kesegaran tertinggi (insang merah, mata cembung, atau elastisitas sempurna).
2. Keamanan Pangan Tinggi: Risiko kontaminasi paling kecil (tidak ada retakan atau kerusakan pada kulit/cangkang).
3. Kualitas Penanganan Terbaik: Tidak ada tanda-tanda telah dibekukan, dicairkan, atau disuntik air. Pertanyaan: Manakah yang paling mencerminkan bahan pangan hewani dengan kualitas terbaik dan teraman berdasarkan ciri-ciri di bawah ini?
Daging sapi dengan warna merah tua kusam dan lemak berwarna kekuningan.
Ikan laut yang baru didaratkan, memiliki kulit berkilau dan sisik utuh, serta tekstur kenyal saat disentuh.
Telur ayam yang cangkangnya bersih dan tebal, namun terapung saat diuji di air.
Ayam potong yang kulitnya mulus berwarna putih pucat dan berlendir banyak.
Seorang pembuat sushi menggunakan talenan plastik berwarna putih untuk mengiris ikan mentah (untuk sushi) dan sayuran matang (untuk garnish). Ia tidak mencuci talenan tersebut secara sempurna setelah mengiris ikan mentah sebelum menggunakannya untuk sayuran matang. Pertanyaan: Masalah utama keamanan pangan apakah yang paling berisiko timbul akibat praktik penggunaan talenan yang dilakukan oleh pembuat sushi tersebut?
Cross-contamination (kontaminasi silang) bakteri dari ikan mentah ke sayuran matang, karena talenan plastik sulit dibersihkan.
Sayuran matang akan terasa amis dan mengganggu rasa sushi yang dibuat.
Permukaan talenan akan cepat rusak dan menyebabkan talenan harus sering diganti.
Ikan mentah akan kehilangan nutrisinya karena bersentuhan dengan sayuran yang sudah dimasak.
Seorang juru masak pemula ingin membuat mayonnaise dari nol, yang memerlukan proses pengadukan kuat dan cepat untuk mencampurkan minyak secara bertahap ke dalam kuning telur hingga membentuk emulsi yang stabil. Ia memiliki tiga alat pengaduk: whisk (pengocok kawat), sendok kayu, dan blender tangan (hand blender). Pertanyaan: Alat manakah yang paling optimal dipilih untuk memastikan keberhasilan emulsi mayonnaise yang stabil, dan mengapa?
Sendok kayu, karena material kayu tidak bereaksi dengan asam dari cuka atau lemon.
Whisk (pengocok kawat), karena mampu memasukkan udara dalam jumlah besar dan menciptakan pusaran kuat untuk menyatukan minyak dan telur secara bertahap.
Blender tangan, karena kecepatan putarannya yang sangat tinggi dapat langsung menyatukan minyak dan telur tanpa perlu waktu lama.
Tidak ada yang cocok, karena mayonnaise harus dibuat menggunakan food processor berkecepatan rendah.
Seorang pedagang di pasar menjual dua jenis daging merah yang terlihat serupa. Daging A: Berwarna merah cerah, dengan serabut lemak yang tampak putih kekuningan. Teksturnya terasa relatif lebih lunak dan mudah dipotong. Daging B: Berwarna merah tua (gelap) cenderung keunguan, dengan serabut lemak yang sedikit. Teksturnya terasa lebih kasar, padat, dan liat. Pertanyaan: Berdasarkan ciri-ciri fisik tersebut, manakah identifikasi yang paling tepat untuk kedua jenis daging tersebut?
Daging A adalah Daging Kerbau; Daging B adalah Daging Sapi.
Daging A adalah Daging Sapi; Daging B adalah Daging Kambing.
Daging A adalah Daging Sapi; Daging B adalah Daging Kerbau.
Daging A adalah Daging Ayam; Daging B adalah Daging Sapi.
