wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kapal Perikanan

Total questions: 79

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di kapal perikanan?

a)

Mencegah risiko kecelakaan kerja, penyakit, peledakan, kebakaran, dan pencemaran lingkungan

b)

Meningkatkan efisiensi kerja tanpa memperhatikan keselamatan

c)

Mengurangi biaya operasional kapal

d)

Mempercepat proses penangkapan ikan

2.

Sebutkan salah satu peraturan yang mengatur tentang keselamatan kerja di segala tempat kerja di Indonesia!

a)

UU No. 1 tahun 1970

b)

UU No. 23 tahun 1992

c)

STCW 1978

d)

ISM Code

3.

Apa fungsi utama dari International Safety Management (ISM) Code dalam pengoperasian kapal?

a)

Sebagai fungsi manajemen dalam melaksanakan pelayaran dan pencegahan pencemaran

b)

Mengatur standar pelatihan bagi para pelaut

c)

Menjelaskan kesehatan para pekerja

d)

Mengatur keselamatan hidup di laut

4.

Bagaimana alat K3 dapat melindungi pekerja di kapal perikanan?

a)

Melindungi diri dari potensi kecelakaan atau kelalaian di tempat kerja

b)

Meningkatkan pendapatan pekerja

c)

Mempercepat proses penangkapan ikan

d)

Mengurangi jumlah pekerja di kapal

5.

Alat perlindungan diri harus dipakai oleh pekerja sesuai dengan kondisi di lingkungan kerjanya karena...

a)

Agar pekerja terlihat lebih profesional

b)

Supaya pekerja tidak perlu mengikuti pelatihan

c)

Karena setiap lingkungan kerja memiliki risiko yang berbeda

d)

Untuk mengurangi biaya perusahaan

6.

Salah satu peraturan yang membahas standar pelatihan bagi para pelaut adalah...

a)

STCW 1978 Amandemen 1995

b)

UU No. 1 tahun 1970

c)

SOLAS 1974

d)

ISM Code

7.

Jika Anda adalah manajer kapal, bagaimana Anda menerapkan ISM Code untuk meningkatkan keselamatan dan mencegah pencemaran?

a)

Dengan membuat prosedur operasional standar dan pelatihan keselamatan bagi awak kapal

b)

Dengan mengurangi jumlah alat keselamatan di kapal

c)

Dengan mempercepat proses bongkar muat barang

d)

Dengan mengabaikan peraturan internasional

8.

Apa kepanjangan dari K3LH dalam konteks keselamatan kerja?

a)

Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup

b)

Keselamatan Kerja dan Lingkungan Harmonis

c)

Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hijau

d)

Kesehatan Kerja dan Lingkungan Harmoni

9.

Salah satu fungsi utama K3LH bagi para awak kapal adalah...

a)

mencegah penyakit yang ada di tempat kerja

b)

meningkatkan keuntungan perusahaan

c)

mempercepat proses produksi tanpa memperhatikan keselamatan

d)

mengurangi jam kerja karyawan

10.

Mengapa tempat kerja yang bersih, sehat, aman, dan nyaman penting menurut K3LH?

a)

Dapat meningkatkan semangat bekerja

b)

Hanya untuk memperindah ruangan

c)

Agar perusahaan terlihat modern

d)

Supaya pekerja tidak perlu bekerja keras

11.

Salah satu tujuan K3LH adalah...

a)

menjamin tempat kerja yang bersih, sehat, aman, dan nyaman

b)

menambah jam kerja karyawan

c)

mengurangi jumlah pekerja

d)

memperbanyak bahan baku produksi

12.

Bagaimana K3LH dapat meningkatkan produktivitas nasional?

a)

Dengan melindungi tenaga kerja saat melakukan pekerjaan

b)

Dengan mengurangi jumlah pekerja

c)

Dengan memperbanyak jam lembur

d)

Dengan mengurangi fasilitas kerja

13.

Salah satu cara perusahaan menerapkan K3LH adalah...

a)

Memasang atribut K3LH di perusahaan atau pabrik

b)

Mengurangi fasilitas keselamatan kerja

c)

Mengabaikan poster keselamatan

d)

Tidak memberikan seragam kerja

14.

Mengapa K3LH penting untuk proses produksi di perusahaan?

a)

Agar produk dilakukan dengan aman dan tidak membahayakan kesehatan para pekerja

b)

Supaya produksi lebih cepat tanpa memperhatikan keselamatan

c)

Untuk mengurangi biaya produksi

d)

Agar pekerja bisa bekerja tanpa aturan

15.

Salah satu karakteristik dari K3LH adalah...

a)

Memberikan fasilitas kerja seperti seragam dan sepatu keselamatan

b)

Mengurangi fasilitas kerja

c)

Tidak memperhatikan keselamatan pekerja

d)

Mengabaikan perlindungan tenaga kerja

16.

Bagaimana K3LH berperan dalam efisiensi penggunaan sumber produksi?

a)

Mencegah pemborosan sumber daya dan sumber-sumber produksi

b)

Memperbanyak penggunaan bahan baku

c)

Mengurangi penggunaan alat keselamatan

d)

Menambah jam kerja tanpa perlindungan

17.

Salah satu tujuan K3LH adalah menjamin keamanan orang lain di tempat kerja. Hal ini berarti...

a)

Memastikan keamanan dan keefisienan penggunaan sumber produksi

b)

Mengabaikan keselamatan orang lain

c)

Hanya fokus pada keuntungan perusahaan

d)

Mengurangi fasilitas kerja

18.

Apa tujuan utama dari penerapan K3LH dalam prosedur dan sistem kerja di perusahaan?

a)

Meningkatkan keuntungan perusahaan

b)

Memberikan petunjuk tentang K3LH agar pekerja memahami dan menerapkannya

c)

Mempercepat proses produksi

d)

Mengurangi jumlah pekerja

19.

Sampah organik adalah sampah yang terbuat dari...

a)

Plastik dan logam

b)

Tumbuhan dan kertas

c)

Kaca dan besi

d)

Minyak dan bahan kimia

20.

Menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970, salah satu syarat penerapan keselamatan kerja adalah...

a)

Memberi jalur evakuasi pekerja saat keadaan darurat

b)

Menambah jam kerja karyawan

c)

Mengurangi jumlah alat pelindung diri

d)

Menghilangkan ventilasi di tempat kerja

21.

Mengapa penting untuk memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik di lingkungan kerja?

a)

Agar sampah lebih cepat menumpuk

b)

Untuk memudahkan proses daur ulang dan menjaga kebersihan

c)

Supaya sampah tidak diangkut keluar

d)

Agar pekerja tidak perlu membersihkan sampah

22.

Salah satu syarat K3LH adalah mencegah dan mengendalikan PAK. Apa yang dimaksud dengan PAK?

a)

Penyakit akibat kerja

b)

Peralatan angkut kerja

c)

Pengawasan alat kerja

d)

Penilaian aktivitas kerja

23.

Bagaimana cara perusahaan memastikan pekerja memahami alat-alat pelindung diri sesuai UU No. 1 tahun 1970?

a)

Dengan memberikan pelatihan dan petunjuk tentang alat pelindung diri

b)

Dengan membatasi akses ke alat pelindung diri

c)

Dengan mengurangi jumlah alat pelindung diri

d)

Dengan melarang penggunaan alat pelindung diri

24.

Sebutkan dua contoh syarat penerapan keselamatan kerja menurut UU No. 1 tahun 1970 yang berkaitan dengan lingkungan kerja!

a)

Menyediakan ventilasi yang cukup dan memelihara kebersihan, kesehatan, serta ketertiban

b)

Menambah jam kerja dan mengurangi alat pelindung diri

c)

Menghilangkan jalur evakuasi dan menutup ventilasi

d)

Mengurangi suhu dan kelembapan di lingkungan kerja

25.

Apa fungsi utama dari helm sebagai alat keselamatan kerja menurut UU No. 1 Tahun 1970?

a)

Pelindung kepala

b)

Pelindung mata

c)

Pelindung telinga

d)

Pelindung pernapasan

26.

Alat pelindung diri yang digunakan untuk melindungi telinga atau mesin adalah?

a)

Face shield

b)

Kaca mata

c)

Head set

d)

Masker

27.

Jika seorang pekerja ingin melindungi wajahnya dari bahaya di tempat kerja, alat pelindung diri apa yang harus digunakan?

a)

Helm

b)

Face shield

c)

Masker

d)

Head set

28.

Kaca mata sebagai alat pelindung diri berfungsi untuk melindungi bagian tubuh yang mana?

a)

Kepala

b)

Telinga

c)

Mata

d)

Mulut

29.

Masker digunakan sebagai pelindung untuk bagian tubuh apa?

a)

Kepala

b)

Wajah

c)

Mata

d)

Pernapasan/mulut

30.

Mengapa penting bagi setiap orang yang memasuki tempat kerja untuk mematuhi petunjuk keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri?

a)

Agar terlihat lebih keren

b)

Untuk memenuhi persyaratan administrasi saja

c)

Untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja

d)

Supaya tidak dimarahi atasan

31.

Dua alat pelindung diri yang digunakan untuk melindungi bagian kepala dan pernapasan adalah...

a)

Helm dan masker

b)

Face shield dan kaca mata

c)

Head set dan kaca mata

d)

Masker dan head set

32.

Apa fungsi utama dari wearpack yang digunakan di kapal?

a)

Pelindung badan

b)

Pelindung kaki

c)

Pelindung jemari

d)

Pelindung kepala

33.

Jas hujan pada kapal digunakan untuk melindungi bagian tubuh dari apa?

a)

Panas

b)

Hujan

c)

Angin

d)

Debu

34.

Sarung tangan pada kapal berfungsi sebagai pelindung bagian tubuh mana?

a)

Kepala

b)

Jemari

c)

Kaki

d)

Mata

35.

Sepatu keselamatan di kapal digunakan untuk melindungi bagian tubuh apa?

a)

Tangan

b)

Kaki

c)

Badan

d)

Kepala

36.

Apa nama alat keselamatan di kapal yang digunakan untuk menolong orang yang jatuh ke laut?

a)

Wearpack

b)

Jas hujan

c)

Lifebuoy

d)

Sepatu

37.

Mengapa lifebuoy ditempatkan di tempat yang paling tinggi di kapal?

a)

Agar mudah diakses oleh banyak orang

b)

Agar tidak terkena air laut

c)

Agar tidak rusak oleh sinar matahari

d)

Agar terlihat indah

38.

Lifebuoy biasanya dilengkapi dengan tali sepanjang berapa meter?

a)

10 meter

b)

15 meter

c)

27,5 meter

d)

50 meter

39.

Pentingnya penggunaan alat pelindung diri seperti wearpack, jas hujan, sarung tangan, dan sepatu di kapal adalah...

a)

Untuk melindungi tubuh dari bahaya dan kecelakaan kerja di kapal

b)

Untuk memperindah penampilan saat bekerja di kapal

c)

Untuk menunjukkan status sosial di kapal

d)

Untuk memudahkan bergerak di kapal

40.

Apa fungsi utama dari baju pelampung (life jackets) di atas kapal sesuai dengan aturan SOLAS?

a)

Melindungi penumpang apabila terjadi kecelakaan

b)

Menambah kecepatan kapal

c)

Menyimpan barang-barang penumpang

d)

Menghangatkan tubuh di musim dingin

41.

Mengapa baju immersion suit sangat direkomendasikan bagi kapal yang sering berlayar di musim dingin?

a)

Agar tubuh pengguna tetap panas saat tercebur ke laut

b)

Agar penumpang dapat berenang lebih cepat

c)

Agar penumpang dapat membawa barang lebih banyak

d)

Agar penumpang mudah dikenali dari kejauhan

42.

Apa yang dimaksud dengan lifeboats (sekoci) menurut penjelasan pada gambar?

a)

Alat penolong yang kapasitasnya sesuai aturan dan dilengkapi perlengkapan survival

b)

Alat untuk mempercepat laju kapal

c)

Tempat penyimpanan makanan di kapal

d)

Alat untuk memancing ikan di laut

43.

Mengapa lifecraft digunakan pada kapal?

a)

Sebagai alat penolong di kapal apabila terjadi bahaya (distress)

b)

Sebagai tempat tidur penumpang

c)

Sebagai alat navigasi kapal

d)

Sebagai tempat penyimpanan barang

44.

Berdasarkan aturan SOLAS 1974, berapa persentase minimum infant life jackets yang harus tersedia di kapal penumpang yang berlayar kurang dari 24 jam?

a)

2,5% dari jumlah penumpang

b)

5% dari jumlah penumpang

c)

10% dari jumlah penumpang

d)

1% dari jumlah penumpang

45.

Jika kapal penumpang berlayar lebih dari 24 jam, berapa jumlah infant life jackets yang harus tersedia?

a)

Harus tersedia untuk semua bayi yang onboard

b)

2,5% dari jumlah penumpang

c)

5% dari jumlah penumpang

d)

10% dari jumlah penumpang

46.

Berapa persentase minimum life jacket untuk anak kecil yang harus tersedia di atas kapal?

a)

10% dari jumlah orang yang onboard

b)

2,5% dari jumlah penumpang

c)

5% dari jumlah penumpang

d)

20% dari jumlah orang yang onboard

47.

Apa yang harus dilakukan jika life jacket untuk orang dewasa memiliki berat lebih dari 140 kg dan lingkar dada lebih dari 1,75 m?

a)

Harus disiapkan aksesoris yang sesuai untuk mengamankan orang tersebut

b)

Tidak perlu menggunakan life jacket

c)

Menggunakan life jacket anak-anak

d)

Mengurangi berat badan sebelum naik kapal

48.

Apa tujuan dari melakukan identifikasi jenis alat-alat K3 di kapal beserta bagian-bagiannya melalui searching dengan kata kunci alat K3 dan fungsinya?

a)

Untuk membiasakan job profile di kapal secara umum

b)

Untuk mengetahui harga alat-alat K3

c)

Untuk mempercepat proses bongkar muat barang

d)

Untuk mengurangi jumlah kru kapal

49.

Apa yang harus dilakukan setiap kelompok MV setelah berdiskusi mengenai jenis dan fungsi alat-alat keselamatan di kapal?

a)

Membuat resume materi yang akan dipresentasikan di depan kelas

b)

Membeli alat-alat keselamatan baru

c)

Mengadakan lomba antar kelompok

d)

Menghubungi kapten kapal

50.

Mengapa penting menggunakan jaket pelampung (life jacket) dengan baik dan benar di kapal?

a)

Agar dapat menyelamatkan kita dari keadaan darurat

b)

Agar terlihat lebih keren di kapal

c)

Supaya tidak terkena sinar matahari langsung

d)

Untuk menghemat bahan bakar kapal

51.

Sertifikasi atau uji kompetensi apa yang berkaitan dengan penggunaan jaket pelampung sesuai prosedur?

a)

Sea survival sertifikasi BNSP

b)

Sertifikasi pengelasan

c)

Sertifikasi tata boga

d)

Sertifikasi komputer

52.

Bagaimana cara siswa dapat menambah bahan ajar mengenai alat keselamatan di kapal menurut teks?

a)

Melakukan searching dengan kata kunci “alat keselamatan di kapal”

b)

Membaca novel tentang pelayaran

c)

Menonton film aksi

d)

Bertanya kepada teman sekelas

53.

Mengapa prosedur penggunaan life jacket juga diatur dalam SOLAS LSA Code?

a)

Agar penggunaan life jacket sesuai standar keselamatan internasional

b)

Agar life jacket lebih murah

c)

Supaya warna life jacket seragam

d)

Untuk mempercepat proses naik kapal

54.

Dua foto siswa mengenakan jaket pelampung (life jacket) dengan benar di lingkungan luar ruangan. Manakah pernyataan yang benar tentang penggunaan jaket pelampung pada foto tersebut?

a)

Siswa mengenakan jaket pelampung dengan benar sesuai prosedur keselamatan.

b)

Jaket pelampung dipakai secara terbalik oleh siswa.

c)

Siswa tidak mengancingkan jaket pelampung dengan benar.

d)

Jaket pelampung yang digunakan terlalu besar untuk siswa.

55.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan saat menggunakan life jacket sesuai SOP?

a)

Kencangkan buckle/pengikat di dada dan pinggang

b)

Masukkan buckle/pengikat life jacket ke tempatnya

c)

Kalungkan life jacket di kepala

d)

Pegang erat life jacket dengan kedua tangan

56.

Apa fungsi peluit yang terdapat pada life jacket?

a)

Untuk memperindah tampilan life jacket

b)

Untuk memberi sinyal manual

c)

Untuk mengencangkan buckle

d)

Untuk mengukur kedalaman air

57.

Langkah kedua dalam penggunaan APAR adalah...

a)

Tekan tuas

b)

Tarik kunci pengaman atau segel

c)

Pegang bagian ujung selang dan arahkan ujung selang ke sumber api

d)

Kibaskan ujung selang pada sumber api

58.

Mengapa penting untuk mengencangkan buckle/pengikat pada life jacket?

a)

Agar life jacket tidak mudah lepas saat digunakan

b)

Agar life jacket terlihat lebih menarik

c)

Agar peluit dapat digunakan

d)

Agar life jacket bisa digunakan sebagai bantal

59.

Jelaskan secara singkat urutan penggunaan APAR untuk memadamkan api!

a)

Tarik kunci pengaman, pegang ujung selang, tekan tuas, kibaskan ujung selang pada api

b)

Tekan tuas, tarik kunci pengaman, kibaskan ujung selang, pegang ujung selang

c)

Kibaskan ujung selang, tekan tuas, pegang ujung selang, tarik kunci pengaman

d)

Pegang ujung selang, tekan tuas, tarik kunci pengaman, kibaskan ujung selang

60.

Apa langkah pertama dalam menggunakan immersion suit di kapal?

a)

Kenakan tudung di atas kepala

b)

Keluarkan jas itu dan baringkan, kenakan jas itu dan letakkan kaki kamu di dalamnya

c)

Kencangkan tali pergelangan kaki nilon

d)

Tarik ritsleting kedap air ke atas

61.

Apa yang harus dilakukan setelah melemparkan liferaft ke air?

a)

Langsung digunakan tanpa pengembangan

b)

Menahan tali sampai liferaft mengembang dan tarik mendekati kapal

c)

Membiarkan liferaft mengapung tanpa dipegang

d)

Mengisi liferaft dengan barang-barang

62.

Pada prosedur peluncuran liferaft, apa yang harus dipastikan sebelum melempar liferaft ke air?

a)

Area peluncuran bebas

b)

Liferaft sudah terisi penuh

c)

Liferaft sudah mengembang

d)

Liferaft sudah diikat ke kapal

63.

Mengapa liferaft tidak boleh dilemparkan dalam keadaan sudah siap digunakan?

a)

Agar liferaft tetap bersih

b)

Agar liferaft tidak rusak

c)

Agar liferaft dapat dikembangkan dan ditarik mendekati kapal

d)

Agar liferaft tetap terlipat

64.

Tahapan pelepasan otomatis liferaft saat kapal tenggelam adalah:

a)

Liferaft harus dilepaskan secara manual

b)

Liferaft tetap berada di kapal

c)

Liferaft langsung mengapung di permukaan air

d)

Liferaft terlepas secara otomatis dan terbuka serta mengambang di permukaan air

65.

Apa yang harus dilakukan jika liferaft dalam keadaan terbalik setelah terbuka di laut?

a)

Tarik dan miringkan ke belakang sesuai arah mata angin

b)

Biarkan liferaft tetap terbalik

c)

Potong tali menggunakan pisau

d)

Langsung naik ke liferaft tanpa memperbaiki

66.

Mengapa sebaiknya tidak langsung terjun ke liferaft dari kapal?

a)

Agar badan tetap dalam keadaan kering

b)

Supaya liferaft tidak terbalik

c)

Untuk menghindari kerusakan liferaft

d)

Agar lebih cepat menjauh dari kapal

67.

Setelah semua kru berada di atas liferaft, apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan?

a)

Potong tali menggunakan pisau dan dayung ke arah yang menjauh dari kapal

b)

Tunggu bantuan tanpa melakukan apa-apa

c)

Kembali ke kapal untuk mengambil barang

d)

Tetap berada di dekat kapal

68.

Jelaskan secara singkat urutan langkah yang harus dilakukan setelah liferaft terbuka di laut menurut tabel 1.3!

a)

Memperbaiki liferaft terbalik, naik ke liferaft, bergerak menjauh dari kapal

b)

Naik ke liferaft, memperbaiki liferaft terbalik, bergerak menjauh dari kapal

c)

Bergerak menjauh dari kapal, memperbaiki liferaft terbalik, naik ke liferaft

d)

Memperbaiki liferaft terbalik, bergerak menjauh dari kapal, naik ke liferaft

69.

Apa tujuan utama memasang jangkar laut dari kantong darurat?

a)

Memberikan stabilitas ekstra dan mengurangi tingkat hanyut

b)

Mempercepat laju rakit di laut

c)

Menambah kapasitas penumpang

d)

Mengurangi kebutuhan makanan di rakit

70.

Apa yang harus dilakukan untuk melindungi kru dari laut dan cuaca di rakit penyelamat?

a)

Menutup akses masuk dan menjaga tubuh tetap hangat dan kering

b)

Membuka semua akses agar udara masuk

c)

Membiarkan kru terkena air laut

d)

Menggunakan kipas angin di rakit

71.

Sebutkan salah satu langkah yang dilakukan dalam kegiatan lanjutan di rakit penyelamat!

a)

Memeriksa kebocoran dan memperbaiki kerusakan

b)

Membuka semua ventilasi tanpa memperhatikan kondisi

c)

Menambah beban rakit dengan barang berat

d)

Mengabaikan kondisi rakit

72.

Menurut prosedur peluncuran sekoci, apa yang harus dilakukan pada tahap persiapan awal?

a)

Melepaskan pin pengaman, kabel charge elektrik, dan menempatkan EPIRB serta SART di sekoci

b)

Membuka ventilasi udara tanpa memperhatikan kondisi

c)

Menambah penumpang sebanyak mungkin

d)

Mengisi sekoci dengan barang-barang berat

73.

Mengapa penting untuk membuka ventilasi udara hanya jika dalam kondisi keadaan udara yang aman saat peluncuran sekoci?

a)

Agar kru tidak terpapar udara berbahaya

b)

Supaya sekoci lebih cepat tenggelam

c)

Untuk mengurangi jumlah penumpang

d)

Agar sekoci lebih berat

74.

Alasan penggunaan sabuk pengaman saat naik ke sekoci adalah...

a)

Agar penumpang tidak bisa bergerak

b)

Untuk menjaga keselamatan penumpang selama peluncuran

c)

Supaya sekoci lebih mudah dikendalikan

d)

Untuk mempercepat proses peluncuran

75.

Apa yang harus dilakukan sebelum menurunkan sekoci ke air menurut prosedur yang benar?

a)

Memeriksa dan memastikan bagian bawah aman

b)

Menyalakan mesin sekoci

c)

Memasang jangkar

d)

Menutup ventilasi udara

76.

Mengapa rem tidak boleh diaktifkan saat sekoci berada di air?

a)

Agar sekoci dapat bergerak bebas

b)

Agar sekoci tetap di tempat

c)

Agar sekoci tidak tenggelam

d)

Agar sekoci mudah ditarik kembali

77.

Langkah apa yang harus dilakukan jika pengait tidak berhasil dilepas secara normal?

a)

Pecahkan kaca, geser tuas ke zona hijau, lepaskan pengait

b)

Nyalakan mesin, buka ventilasi, lepas painter

c)

Tutup ventilasi, pasang jangkar, jalankan EPIRB

d)

Aktifkan rem, buka kran air, lepas pengait

78.

Kapan painter dilepaskan saat proses pelepasan sekoci?

a)

Ketika telah siap

b)

Sebelum menyalakan mesin

c)

Setelah memasang jangkar

d)

Setelah menjalankan EPIRB

79.

Apa tindakan akhir yang harus dilakukan setelah semua korban telah diselamatkan dan sekoci sudah aman?

a)

Pasang jangkar dan jalankan EPIRB serta SART

b)

Aktifkan rem dan tutup ventilasi

c)

Lepaskan pengait dan painter

d)

Pecahkan kaca dan buka kran air