wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

DASAR APHP ASAS25

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Buah pisang ketika disimpan didalam kulkas dapat mengalami kerusakan yang disebut dengan chilling injury. Kerusakan tersebut termasuk jenis kerusakan....

a)

Kimia

b)

Fisika

c)

Mekanis

d)

Biologis

e)

Mikrobiologis

2.

Kacang tanah merupakan hasil komoditas pertanian yang termasuk pada kelompok....

a)

Nabati

b)

Hewani

c)

Perkebunan

d)

Herbal

e)

Rempah-rempah

3.

Perhatikan komoditas hasil pertanian berikut: 1. Kedelai 2. Padi 3. Jagung 4. Sorghum 5. Kacang merah Yang termasuk dalam kelompok serealia adalah....

a)

1,2,3

b)

3,4,5

c)

2,3,4

d)

1,4,5

e)

2,3,5

4.

Buah yang digunakan untuk pembuatan sari buah diantaranya ada nanas, sirsak, jeruk, strowbery, apel, mangga. Diantara komoditas buah tersebut manakah yang tergolong buah klimaterik ....

4 lines
5.

Mengapa penting untuk memahami perbedaan antara buah klimakterik dan nonklimakterik dalam pengelolaan dan pemasaran buah?

a)

Kedua jenis buah tersebut selalu dijual dengan harga yang sama

b)

Ini mempengaruhi bagaimana buah disimpan, dikemas, dan dipasarkan

c)

Perbedaan ini tidak mempengaruhi kualitas buah

d)

Semua buah matang saat dipetik

e)

Semua buah dapat matang setelah dipetik

6.

Saat kegiatan praktik pengolahan bahan pangan, seorang siswa menumpahkan cairan kimia pembersih lantai ke area kerja. Beberapa siswa panik dan mencoba membersihkannya menggunakan kain tanpa alat pelindung diri. Sebagai ketua kelompok, langkah paling tepat yang harus Anda lakukan adalah ….

a)

Meminta teman-teman tetap melanjutkan praktik agar tidak menghambat waktu.

b)

Membiarkan cairan tersebut menguap dengan sendirinya karena tidak terlalu berbahaya.

c)

Menutup area tumpahan dengan kain lap biasa agar tidak mengganggu kegiatan.

d)

Menghentikan kegiatan sementara dan membersihkan cairan menggunakan APD sesuai prosedur.

e)

Memanggil petugas kebersihan tanpa memberitahu guru pembimbing.

7.

Dalam proses pengolahan hasil pertanian, mesin penggiling sering mengeluarkan suara keras dan bergetar kuat. Setelah diperiksa, mur pengikat mesin kendor. Jika Anda sebagai teknisi laboratorium, keputusan terbaik untuk menjaga keselamatan kerja adalah ….

a)

Menjalankan mesin seperti biasa karena masih berfungsi.

b)

Mengencangkan mur tanpa mematikan mesin agar pekerjaan cepat selesai.

c)

Mematikan mesin, melakukan pemeriksaan dan perbaikan sebelum digunakan kembali.

d)

Menunggu instruksi guru tanpa melakukan tindakan apa pun.

e)

Menutup mesin dengan kain agar suara tidak mengganggu.

8.

Dalam laboratorium pengolahan pangan, tersedia beberapa bahan kimia seperti alkohol 70%, klorin, dan pembersih berbasis asam. Saat akan digunakan, Anda menemukan label pada botol klorin pudar dan tidak terbaca. Langkah paling tepat untuk memastikan keselamatan kerja adalah ....

a)

Mengira-ngira isi botol berdasarkan baunya.

b)

Tetap menggunakannya karena warnanya masih sama.

c)

Melaporkan kepada guru pembimbing untuk diberikan label ulang sebelum digunakan.

d)

Membuangnya langsung ke saluran pembuangan air.

e)

Menyimpannya di rak bahan makanan agar tidak hilang.

9.

Sebuah industri kecil pengolahan hasil pertanian membuang limbah cair ke sungai tanpa pengolahan karena biaya pengolahan dianggap mahal. Jika Anda sebagai pengelola, solusi terbaik berdasarkan prinsip K3LH adalah ....

a)

Tetap membuang limbah agar produksi tidak terhenti.

b)

Menyimpan limbah di tangki tanpa pengolahan.

c)

Mengolah limbah secara sederhana sebelum dibuang ke sungai.

d)

Membuang limbah pada malam hari agar tidak diketahui warga.

e)

Mengurangi produksi agar limbah sedikit.

10.

Sebuah laporan kecelakaan kerja menunjukkan banyak pekerja mengalami luka ringan akibat tergelincir di area basah. Berdasarkan laporan tersebut, tindakan preventif paling efektif untuk mencegah kejadian serupa adalah ....

a)

Memasang tanda peringatan lantai licin dan meningkatkan disiplin kebersihan area kerja.

b)

Menyalahkan pekerja yang tidak hati-hati.

c)

Membatasi waktu kerja agar tidak terlalu lama di area tersebut.

d)

Menyediakan sandal biasa bagi pekerja.

e)

Mengganti semua pekerja dengan yang baru.

11.

Sebuah kelompok siswa sedang memproduksi selai nanas di laboratorium. Mereka menggunakan wadah plastik bekas margarin tanpa mencucinya terlebih dahulu. Setelah produk jadi, sebagian selai berjamur dalam waktu dua hari. Berdasarkan prinsip GMP, kesalahan utama yang dilakukan siswa adalah ....

a)

Tidak menggunakan bahan tambahan pengawet

b)

Tidak mencuci wadah sebelum digunakan dalam proses produksi

12.

Sebuah industri kecil pengolahan sari buah menerapkan GMP. Salah satu tindakan rutin yang dilakukan pekerja setiap hari adalah mencatat suhu ruang pendingin bahan baku. Tindakan tersebut dilakukan untuk ....

a)

Mengetahui konsumsi listrik harian

b)

Memenuhi persyaratan administrasi produksi

c)

Menjamin kondisi penyimpanan sesuai standar keamanan pangan

d)

Mengetahui berapa banyak bahan baku yang digunakan

e)

Menghindari kerusakan mesin pendingin

13.

Dalam pengamatan di ruang produksi, seorang petugas menemukan pekerja tidak menggunakan hairnet (penutup kepala). Setelah diberi teguran, pekerja tersebut beralasan rambutnya pendek dan tidak akan jatuh ke produk. Menurut prinsip GMP, langkah terbaik yang harus dilakukan pengawas adalah ....

a)

Membiarkan karena risiko kontaminasi rendah

b)

Menegur secara lisan tanpa tindakan lanjut

c)

Menjelaskan ulang pentingnya personal hygiene dan memberi peringatan tertulis

d)

Mengeluarkan pekerja dari ruang produksi tanpa alasan

e)

Menutup produk agar tidak terkena rambut pekerja

14.

Sebuah UMKM pangan ingin mendapatkan sertifikasi GMP. Salah satu kendala yang mereka hadapi adalah sanitasi lingkungan dan pengendalian hama. Berdasarkan prinsip GMP, langkah sistematis yang harus dilakukan pertama kali adalah ....

a)

Melakukan pelatihan produksi untuk pekerja

b)

Menambahkan bahan pengawet pada produk

c)

Membuat jadwal pembersihan dan inspeksi rutin lingkungan produksi

d)

Mengganti seluruh peralatan dengan yang baru

e)

Membatasi jam kerja karyawan

15.

Dalam audit GMP di sebuah pabrik keripik singkong, ditemukan bahwa catatan produksi tidak lengkap dan beberapa data tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Jika Anda sebagai auditor, langkah perbaikan yang tepat adalah ....

a)

Memberi sanksi tanpa memberikan pembinaan

b)

Memberikan pembinaan dan pelatihan pencatatan kepada petugas

c)

Menghentikan seluruh proses produksi

d)

Mengganti seluruh petugas pencatatan

e)

Membiarkan karena bukan masalah besar

16.

16. Selama kegiatan praktik pembuatan dodol, salah satu siswa menggunakan pengaduk otomatis tanpa memeriksa kondisi kabel. Saat alat dihidupkan, tiba-tiba terdengar suara letupan kecil dan alat berhenti bekerja. Tindakan paling tepat yang seharusnya dilakukan sebelum menggunakan alat tersebut adalah ....

a)

Langsung mencolokkan kabel ke stop kontak karena alat terlihat baik.

b)

Memeriksa kondisi fisik kabel dan memastikan tidak ada bagian yang terkelupas.

c)

Menyalakan alat beberapa kali untuk memastikan bisa berfungsi.

d)

Mengganti kabel tanpa izin guru pembimbing.

e)

Menyemprot kabel dengan air agar bersih sebelum digunakan.

17.

Umbi-umbian merupakan komoditas hasil pertanian sumber....

a)

Karbohidrat

b)

Protein

c)

Lemak

d)

Air

e)

Vitamin

18.

Dalam proses pembuatan manisan pepaya kering, dilakukan tahap perendaman dalam larutan gula. Tujuan utama tahap ini adalah untuk mengeluarkan air dari jaringan buah dan menggantinya dengan gula menggunakan prinsip osmosis. Dari pernyataan tersebut, proses konversi yang terjadi termasuk dalam jenis ....

a)

Konversi fisika melalui pemanasan

b)

Konversi kimia melalui fermentasi

19.

Dalam pembuatan tepung singkong, bahan baku singkong dikeringkan menggunakan oven pada suhu 60°C hingga kadar airnya turun menjadi 12%. Tujuan utama pengeringan ini adalah ....

a)

Menambah rasa manis pada bahan

b)

Mencegah pertumbuhan mikroorganisme dan memperpanjang umur simpan

c)

Mengubah warna bahan agar menarik

d)

Menghilangkan zat gizi penting agar bahan lebih awet

e)

Membuat bahan menjadi lebih berat

20.

Apa yang menjadi bahan baku utama dalam pembuatan tepung terigu?

a)

Garam

b)

Gandum

c)

Gula

d)

Jagung

e)

Padi

21.

Pengecilan ukuran dalam proses pembuatan tepung adalah.......

a)

Pemotongan

b)

Penggilingan

c)

Penyaringan

d)

Pengemasan

e)

Fermentasi

22.

Apa yang dimaksud dengan “proses pengayakan” dalam pembuatan tepung gandum?

a)

Proses mencampur berbagai jenis gandum

b)

Proses memanaskan gandum untuk membunuh bakteri

c)

Proses memisahkan tepung dari biji gandum

d)

Proses fermentasi gandum

e)

Proses memisahkan biji gandum dari endosperma gandum

23.

Dalam produksi roti tawar di salah satu unit praktik sekolah, adonan tidak mengembang sempurna dan tekstur roti menjadi keras. Setelah dianalisis, diketahui bahwa ragi yang digunakan sudah melewati masa kedaluwarsa. Dari kasus tersebut, fungsi utama ragi dalam pembuatan roti adalah ....

a)

Menambah rasa manis pada roti

b)

Menghasilkan gas karbon dioksida yang membuat adonan mengembang

c)

Membuat warna roti lebih menarik

d)

Meningkatkan daya simpan roti

e)

Mengurangi kadar air adonan

24.

Beberapa bahan pangan dianggap mengalami kerusakan bila telah menunjukkan penyimpangan konsistensi kental menjadi encer. Contohnya adalah pembusukan buah dan sayuran dari tekstur keras menjadi lunak meskipun masih dalam keadaan segar, terpisahnya susu segar, penggembungan makanan kaleng, penggumpalan tepung, ketengikan minyak goreng, roti berjamur, beras berkutu, gigitan tikus pada karung makanan dan lain-lain. Berdasarkan contoh di atas yang menyebabkan terjadinya ketengikan minyak termasuk ....

a)

kerusakan mikrobiologi

b)

kerusakan fisik

c)

kerusakan kimia

d)

kerusakan biologi

e)

kerusakan mekanis

25.

Kerusakan disebabkan benturan-benturan antara bahan dengan bahan dan benturan antara bahan dengan alat atau wadah himpitan regangan ataupun gesekan mekanis pada waktu pemanenan penanganan penyimpanan saat pengangkutan disebut ....

a)

kerusakan mikrobiologi

b)

kerusakan fisik

c)

kerusakan kimia

d)

kerusakan biologi

e)

kerusakan mekanis

26.

Pelajaran yang dapat diambil dari kasus penambahan pewarna makanan merah sintetis secara berlebihan pada sirup buah naga adalah ....

a)

Penggunaan bahan tambahan makanan harus sesuai takaran agar tidak merusak rasa dan penampilan makanan.

b)

Semua pewarna sintetis aman digunakan dalam jumlah berapapun.

c)

Warna makanan yang mencolok selalu menandakan rasa yang enak.

d)

Penambahan pewarna makanan tidak mempengaruhi rasa makanan.

27.

Dalam pengolahan daging olahan, natrium nitrit digunakan untuk menjaga warna dan mencegah pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum. Namun, jika digunakan berlebihan, zat ini bisa membentuk senyawa karsinogenik nitrosamin. Dari uraian tersebut, tindakan paling tepat adalah ....

a)

Menghilangkan penggunaan natrium nitrit sama sekali

b)

Menggunakan natrium nitrit dalam batas yang diizinkan sesuai regulasi

c)

Menambahkan bahan pengawet lain bersamaan agar lebih efektif

d)

Mengganti natrium nitrit dengan pewarna sintetis

e)

Mengganti natrium nitrit dengan pewarna sintetis

28.

Sebuah industri kecil ingin membuat minuman ringan dengan warna dan rasa alami tanpa menggunakan bahan sintetis. Berdasarkan prinsip penggunaan BTM, bahan yang paling tepat digunakan adalah ....

a)

Pewarna tartrazin dan pemanis sakarin

b)

Pewarna alami dari ekstrak buah bit dan pemanis madu

c)

Pengawet formalin untuk menambah daya simpan

d)

Perisa buatan rasa jeruk

e)

Perisa buatan rasa jeruk

29.

Dalam pembuatan dodol, salah satu kelompok siswa menambahkan asam sitrat terlalu banyak untuk menambah rasa segar. Akibatnya, dodol menjadi terlalu asam dan teksturnya tidak kenyal. Fungsi utama asam sitrat dalam pengolahan pangan seharusnya adalah ...

a)

Sebagai pengatur keasaman dan penyeimbang rasa

b)

Sebagai bahan pewarna alami

c)

Sebagai bahan pengembang adonan

d)

Sebagai pengawet utama makanan

e)

Sebagai bahan pengental

30.

Dalam kegiatan praktikum pengolahan susu, dilakukan proses pemanasan pada suhu 72°C selama 15 detik, kemudian segera didinginkan. Setelah disimpan selama beberapa hari, susu tetap segar dan tidak basi. Berdasarkan kasus tersebut, proses thermal yang dilakukan adalah ....

a)

Sterilisasi

b)

Pasteurisasi

c)

Evaporasi

d)

Blanching

e)

Pengeringan

31.

Seorang siswa melakukan proses pengalengan jagung manis dengan metode sterilisasi pada suhu 121°C selama 20 menit. Namun, hasil produk menjadi terlalu lembek dan kehilangan rasa manis alaminya. Kemungkinan kesalahan yang terjadi adalah ....

a)

A. Waktu dan suhu sterilisasi terlalu tinggi sehingga menyebabkan overprocessing

b)

B. Suhu sterilisasi terlalu rendah sehingga mikroba masih hidup

c)

C. Proses sterilisasi tidak cukup lama untuk membunuh bakteri

d)

D. Wadah kaleng kurang rapat

e)

E. Jagung yang digunakan kurang segar

32.

Dalam pembuatan selai buah, proses pemanasan dilakukan hingga suhu mencapai 105°C untuk mendapatkan kekentalan yang tepat. Namun, hasil akhir menunjukkan warna selai terlalu gelap. Penyebab yang paling mungkin adalah ....

a)

Terjadi reaksi Maillard akibat pemanasan berlebih

b)

Kadar pektin terlalu rendah

c)

Proses pemanasan terlalu singkat

d)

Penambahan gula terlalu sedikit

e)

Suhu terlalu rendah sehingga air tidak menguap

33.

Sebuah industri kecil ingin memperpanjang umur simpan produk sari buah tanpa mengubah warna dan rasa alami. Berdasarkan prinsip proses thermal, teknologi paling tepat yang dapat diterapkan adalah ....

a)

Sterilisasi pada suhu tinggi

b)

Pasteurisasi suhu rendah waktu lama (LTLT)

c)

Pengeringan alami

34.

Proses blanching sering digunakan sebelum pengeringan sayuran. Jika proses blanching diabaikan, maka akibat yang mungkin terjadi adalah ....

a)

Warna sayuran menjadi lebih cerah

b)

Aktivitas enzim masih tinggi sehingga menyebabkan pencoklatan dan penurunan mutu

c)

Kandungan air menurun drastis

d)

Nilai gizi meningkat

e)

Sayuran menjadi lebih renyah

35.

Seorang siswa melakukan pengolahan ikan asin dengan menaburkan garam ke seluruh permukaan ikan. Namun, setelah beberapa hari ikan menjadi lembek dan berbau busuk. Dari kasus tersebut, kesalahan yang paling mungkin dilakukan adalah ....

a)

Ikan terlalu kering sebelum diberi garam

b)

Jumlah garam terlalu sedikit sehingga mikroba masih bisa tumbuh

c)

Ikan disimpan di tempat yang terlalu dingin

d)

Garam yang digunakan terlalu halus

e)

Proses penggaraman dilakukan terlalu lama

36.

Dalam pembuatan manisan pepaya, buah direndam dalam larutan gula selama beberapa hari. Proses ini bertujuan untuk menarik air keluar dari jaringan buah melalui osmosis sehingga kadar air menurun. Proses pengawetan tersebut termasuk jenis ....

a)

Pengasapan

b)

Fermentasi

c)

Pengeringan

d)

Pengasaman

e)

Penggulaan

37.

Pada pembuatan acar mentimun, salah satu kelompok siswa menggunakan cuka terlalu sedikit. Setelah seminggu, acar berubah warna dan muncul bau tidak sedap. Berdasarkan kasus tersebut, fungsi utama pengasaman dalam pengawetan pangan adalah ....

a)

Menghambat pertumbuhan mikroba atau bakteri pembusuk

b)

Meningkatkan rasa

c)

Memperpanjang umur simpan

d)

Menambah warna

38.

Sebuah kelompok ingin membuat produk fermentasi susu dengan rasa yang lembut dan aroma khas. Berdasarkan prinsip fermentasi, mikroorganisme yang paling tepat digunakan adalah ....

a)

Aspergillus oryzae

b)

Rhizopus oligosporus

c)

Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus

d)

Acetobacter aceti

e)

Saccharomyces cerevisiae

39.

Pada pembuatan tape singkong, hasil akhir yang diperoleh terlalu masam dan berair. Setelah dianalisis, ternyata proses fermentasi berlangsung terlalu lama dan suhu ruangan terlalu tinggi. Penyebab mutu produk menurun adalah karena ....

a)

Aktivitas ragi meningkat menyebabkan pembentukan asam berlebih

b)

Kandungan air singkong terlalu sedikit

c)

Waktu fermentasi terlalu singkat

d)

Suhu rendah memperlambat fermentasi

e)

Tape tidak ditutup rapat

40.

Seorang siswa ingin membuat produk olahan pisang dalam bentuk keripik. Ia telah menentukan bahan baku, alat, dan cara pengolahan. Namun, setelah produk jadi, ternyata tidak diminati konsumen karena rasanya terlalu hambar dan kemasannya tidak menarik. Langkah yang seharusnya dilakukan sebelum produksi untuk menghindari hal tersebut adalah ....

a)

Membuat laporan hasil produksi

b)

Melakukan uji organoleptik dan survei pasar terlebih dahulu

c)

Membeli bahan baku dalam jumlah besar

d)

Mengganti jenis bahan tanpa uji coba

e)

Menjual langsung ke toko tanpa promosi

41.

Suatu kelompok siswa membuat perencanaan produk nugget sayur untuk anak-anak. Mereka memilih bahan alami, rasa enak, dan bentuk menarik. Namun, produk gagal dipasarkan karena harga jual terlalu tinggi. Kesalahan utama dalam perencanaan produk tersebut terletak pada tahap ...

a)

Perancangan produk

b)

Penentuan harga dan analisis biaya

c)

Penentuan bahan baku

d)

Uji cita rasa

e)

Pengemasan produk

42.

Dalam perencanaan produk, salah satu siswa mengabaikan pencatatan rencana anggaran biaya (RAB). Akibatnya, biaya produksi membengkak dan keuntungan tidak tercapai. Kesalahan tersebut termasuk dalam aspek perencanaan ....

a)

Teknis produksi

b)

Manajemen biaya dan keuangan

c)

Distribusi

d)

Pengemasan

e)

Analisis pasar

43.

Petani cabai di daerah Banyuwangi mengeluhkan harga jual cabai yang anjlok karena banyak cabai busuk sebelum sampai ke pasar. Setelah ditelusuri, diketahui cabai dipanen pada saat masih basah karena embun pagi dan langsung dimasukkan ke karung tanpa penyortiran. Dari kasus tersebut, kesalahan utama dalam penanganan pasca panen adalah ....

a)

Memanen cabai saat masih basah karena embun

b)

Menjemur cabai setelah dikemas

c)

Menggunakan keranjang plastik berlubang

d)

Menyimpan cabai pada ruang bersuhu rendah

e)

Melakukan grading berdasarkan ukuran dan warna

44.

Dalam kegiatan pasca panen mangga, seorang siswa melakukan tahap sortasi untuk memisahkan buah berdasarkan ukuran, warna, dan tingkat kematangan. Tujuan utama tahap ini adalah ....

a)

Menghemat biaya transportasi

b)

Mempercepat proses pengemasan

c)

Menyamakan mutu produk sebelum dijual

45.

Dalam pelatihan pasca panen tomat, peserta diminta merancang metode pengemasan agar tomat tidak rusak saat pengiriman jarak jauh. Salah satu ide adalah penggunaan wadah plastik berlubang dengan alas busa lembut. Prinsip penanganan pasca panen yang diterapkan pada kegiatan tersebut adalah ....

a)

Mengendalikan kadar air produk

b)

Menjaga stabilitas suhu

c)

Meningkatkan cita rasa tomat

d)

Mengurangi kerusakan mekanis selama transportasi

e)

Menambah warna menarik pada produk

46.

Seorang siswa mengamati dua produk hasil panen padi: satu dikeringkan dengan sinar matahari, satu lagi menggunakan pengering mekanis. Hasilnya, gabah yang dikeringkan dengan mesin memiliki warna lebih seragam dan kadar air lebih stabil. Dari data tersebut, keunggulan utama pengeringan mekanis dibandingkan pengeringan alami adalah ....

a)

Tidak memerlukan bahan bakar tambahan

b)

Waktu pengeringan lebih lama tetapi alami

c)

Memerlukan lahan yang luas

d)

Dapat dilakukan hanya pada musim kemarau

e)

Hasil lebih konsisten dan tidak tergantung cuaca

47.

Seorang siswa memproduksi keripik singkong dalam skala kecil. Produk dikemas menggunakan plastik tipis tanpa penutup rapat. Setelah disimpan seminggu, keripik menjadi melempem dan rasanya berubah. Dari kasus tersebut, kesalahan utama dalam proses pengemasan adalah ....

a)

A. Pemilihan jenis bahan kemasan yang tidak sesuai sifat produk

b)

B. Desain kemasan yang terlalu sederhana

c)

C. Pencetakan label kemasan yang kurang menarik

d)

D. Penggunaan warna kemasan yang monoton

e)

E. Berat isi kemasan yang tidak seimbang

48.

Dalam perencanaan produk minuman sari buah, siswa menggunakan botol kaca karena ingin mempertahankan aroma dan rasa alami. Namun, botol tersebut sering pecah saat pengiriman jarak jauh. Alternatif bahan kemasan yang paling tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah ....

a)

Kaleng aluminium ringan

b)

Plastik tipis transparan

c)

Kardus biasa

d)

Kantong kertas laminasi

e)

Botol plastik PET yang tebal dan tahan tekanan

49.

Siswa merancang produk sambal kemasan botol kaca kecil untuk dijual secara online. Agar produk lebih menarik dan informatif, label kemasan sebaiknya mencantumkan ....

a)

Nama produk dan warna dominan

b)

Foto produk dan harga jual

c)

Nama produsen tanpa tanggal kedaluwarsa

d)

Warna latar dan bentuk tulisan unik

e)

Nama produk, logo, bahan baku, tanggal kedaluwarsa, dan komposisi

50.

Dalam pelatihan pengemasan produk pangan, siswa diminta menentukan kemasan yang ramah lingkungan. Mereka membandingkan plastik sekali pakai, daun pisang, dan kertas kraft. Kemasan yang paling sesuai dengan prinsip keberlanjutan (sustainable packaging) adalah ....

a)

Plastik sekali pakai karena ringan

b)

Daun pisang karena mudah terurai dan alami

c)

Kertas kraft karena tahan air sepenuhnya

d)

Plastik mika karena terlihat menarik

e)

Aluminium foil karena kuat