WorksheetsREMEDIAL GEO XII PSAS 1 2025/2026
Total questions: 52
Worksheet time: 29mins
Wilayah dalam Geografi diartikan sebagai.....
daerah yang ada di seluruh permukaan bumi
kota yang secara administratif berada di bawah pemerintah provinsi
keseluruhan daerah dalam provinsi yang memiliki keseragaman alam dan budaya
daerah yang memiliki karakteristik tertentu yang berbeda dengan wilayah sekitarnya
daerah yang memiliki karakteristik tertentu yang tidak berbeda dengan wilayah sekitarnya
Surabaya merupakan pusat pertumbuhan wilayah VI. Surabaya dikelilingi kota penyangga seperti Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan. Kota-kota ini termasuk dalam wilayah....
vernakular
formal
fungsional
perseptual
homogen
Gerbangkertosusila adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek yang berpusat di kota mana?
Surabaya
Jakarta
Bandung
Semarang
Berdasarkan deskripsi di atas, faktor yang memengaruhi Gerbangkertosusila menjadi daerah pusat pertumbuhan adalah ....
Kondisi fisiografi
Fasilitas penunjang
Keberuntungan
Sumber daya alam
Sumber daya manusia
Gambar berikut merupakan teori yang dikembangkan oleh Walter Christaller. Teori apakah yang dimaksud?
Teori Tempat Sentral
Teori Konvergensi
Teori Ekonomi Wilayah
Teori Lokasi Industri
Pada gambar model K=3, bentuk heksagonal menunjukkan bahwa...
Semua permukiman memiliki fungsi yang sama
Wilayah terdekat tidak dipengaruhi pusat manapun
Pola pelayanan tidak memiliki hubungan dengan jarak
Setiap heksagon hanya dapat ditempati satu permukiman kecil
Pusat pelayanan membagi wilayah secara efisien berdasarkan arus pemasaran barang
Dalam Teori Tempat Sentral yang dikemukakan Christaller dikenal istilah konsep threshold. Arti dari threshold adalah ....
Jumlah minimal penduduk yang dibutuhkan untuk memperoleh keuntungan maksimal
Mencegah timbulnya kerugian dalam penyediaan komoditas barang dan jasa
Memperpendek jarak tempuh untuk memperoleh komoditas barang dan jasa
Kemudahan suplai komoditas barang dan jasa yang dibutuhkan oleh penduduk
batas uang yang beredar di pasaran
Disajikan peta Wilayah Pembangunan Indonesia (WPI). Berdasarkan peta tersebut, wilayah yang termasuk Pusat Pertumbuhan Utama dan berada dalam Wilayah Pembangunan VII meliputi ....
Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat dan pusatnya di Kendari
Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat dan pusatnya di Makassar
Maluku Utara, Maluku, dan Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, pusatnya di Ternate
Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Maluku dan pusatnya di Manokwari
Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan pusatnya di Kupang
Dampak positif keberadaan jaringan transportasi bagi perkembangan wilayah Banyumas adalah:
Meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah Banyumas.
Menurunkan jumlah penduduk di wilayah Banyumas.
Mengurangi aktivitas perdagangan di wilayah Banyumas.
Membatasi mobilitas masyarakat Banyumas.
Artikel tersebut menunjukkan karakteristik wilayah Kabupaten Banyumas berdasarkan ....
A. kondisi sosial budaya masyarakat
B. pola persebaran penduduk
C. jenis penggunaan lahan
D. jaringan dan ruang
E. pusat pertumbuhan kota
Berdasarkan jenis pusat pelayanannya, gambar diatas dapat diaplikasikan untuk pengembangan ....
Kantor Pemda
Pasar
Terminal
Puskesmas
Kantor pos
Pemerintah berencana membangun kawasan industri baru. Lokasi A adalah dataran rendah subur yang dekat dengan pusat kota dan akses tol. Lokasi B adalah lahan tandus berbukit yang lebih jauh dari kota namun dekat dengan sumber bahan baku tambang. Jika tujuan utama pemerintah adalah meminimalkan dampak sosial negatif dan menjaga ketahanan pangan, manakah evaluasi yang paling tepat?
Lokasi B lebih buruk karena akan menyebabkan kerusakan lingkungan akibat pertambangan. Lokasi A lebih baik karena akan menyerap tenaga kerja dari kota. Lokasi B lebih baik karena membutuhkan tenaga ahli dan lowongan pekerjaan yang heterogen. Lokasi B lebih baik karena tidak mengorbankan lahan pertanian produktif dan menghindari konflik sosial terkait urbanisasi. Pilih jawaban yang paling tepat.
A
B
C
D
E
Sebuah kota menghadapi masalah kemacetan kronis yang terpusat di kawasan pusat bisnis (CBD). Peta menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja tinggal di wilayah pinggiran (suburban) dan menggunakan kendaraan pribadi. Untuk mengatasi masalah ini, kebijakan penataan ruang yang paling inovatif dan berkelanjutan adalah...
Melarang total penggunaan kendaraan pribadi di seluruh wilayah kota
Membangun banyak jalan tol layang di dalam kota
Memperlebar semua ukuran jalan yang mengarah ke CBD
Menerapkan konsep Transit Oriented Development dengan membangun hunian vertikal dan pusat aktivitas baru di sekitar simpul transportasi public di pinggiran
Mengembangkan kebijakan work-from-anywhere dan zonasi mixed-use di wilayah suburban untuk mengurangi kebutuhan perjalanan harian ke CBD
Menurut model Von Thünen, jenis pertanian yang berada paling dekat dengan pasar adalah...
Peternakan ekstensif
Perkebunan kayu bakar
Hortikultura dan sayuran mudah rusak
Pertanian ladang berpindah
Tanaman pangan non-perishable
Menurut teori lokasi industri Alfred Weber (Least Cost Theory), faktor utama penentu pemilihan lokasi industri adalah...
Ketersediaan modal
Kedekatan dengan pasar
Jumlah penduduk wilayah
Keanekaragaman produk industry
Minimnya biaya transportasi dan tenaga kerja
Sebuah daerah menerapkan konsep agropolitan dengan membangun jalan desa, pusat pascapanen, dan gudang penyimpanan. Dampak paling sesuai dengan teori agropolitan adalah...
Harga komoditas pertanian naik tidak terkendali
Distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien dan meningkatkan pendapatan petani
Petani beralih menjadi pedagang nonpertanian
Aktivitas pertanian berkurang karena modernisasi
Komoditas lokal menjadi sulit dipasarkan ke luar daerah
Penataan ruang diselenggarakan dengan menjamin kelestarian dan kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan dengan memperhatikan kepentingan generasi mendatang. Pernyataan tersebut merupakan salah satu asas dalam penyelenggaraan penataan ruang yaitu asaa....
Keterpaduan
Keterbukaan
Akuntabilitas
Keberlanjutan
Kebersamaan
Pada tahun berapa rencana tata ruang tersebut dapat peninjauan kembali?
2030
2032
2035
2040
2041
Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah dan memiliki wewenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, atau hak tradisional yang berlaku. Pengertian desa di atas merupakan pengertian desa menurut...
UU No. 6 Tahun 2014, Bab I, Pasal I
Bintarto
S.D Misra
Paul H. Landis
Gunard Myrdal
Unsur-unsur desa dilihat dari pola keruangannya adalah ....
Penduduk, potensi dan interaksi
Dusun, tata kehidupan dan norma
Daerah, potensi desa, dan penduduk
Daerah, penduduk dan tata kehidupan
Penduduk, potensi desa dan tata kehidupan
Unsur desa yang menghambat kemajuan desa adalah.....
wilayah desa yang terbagi menjadi beberapa dusun
adat-istiadat yang berkaitan dengan klenik
kepadatan penduduk yang tidak sebanding dengan luas lahan
kepala desa yang menjabat berdasarkan pilihan rakyat
matapencaharian penduduk yang nonagraris
Potensi fisik yang sangat berpengaruh bagi kehidupan di desa adalah.....
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (4)
(2), (3), dan (5)
(2), (4), dan (5)
Satu karakteristik penduduk desa ditinjau dari sudut Geografi adalah.....
daya saingnya rendah
daya kreasinya tinggi
mobilitasnya rendah
sangat religious
individualistic
“Tamansari merupakan salah satu desa wisata di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi yang berjarak 20 kilometer dari pusat pemerintahan. Desa tersebut berada di kaki Gunung Ijen dengan mayoritas penduduk asli suku Osing. Sebagai yang berada jalur menuju Kawah Ijen selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemerintah Desa Tamansari berinovasi mengembangkan potensi desa yang ada dikembangkan sebagai desa penunjang pariwisata dan sebagai desa wisata”. Jika demikian, status Desa Tamansari perlu dikembangkan ke arah . . . .
Swadaya
Swadana
Upaya pembangunan desa yang perlu dilakukan agar hasil-hasil bumi pedesaan meningkat nilainya adalah ....
mengoptimalkan eksploitasi sumber daya alam yang ada
menumbuhkan ekonomi kreatif masing-masing desa
perbaikan jalur dan aksesibilitas antardesa dengan pusat kota
kerja sama memaksimalkan ilmu pengetahuan dan teknologi
meningkatkan sumber daya manusia masing-masing desa
Bentuk permukiman desa dari kenampakan pada gambar adalah...
Mengelilingi fasilitas
Memanjang
Memusat
Menyebar
Tunggal
Data kependudukan di Kabupaten Kuningan Tahun 2010: No | Nama Desa | Kepadatan penduduk 1 | Ciniru | 386 jiwa/Km² 2 | Cilimus | 1.426 jiwa/Km² 3 | Jalaksana | 1.250 jiwa/Km² 4 | Karamatmulya | 2.520 jiwa/Km² 5 | Kuningan | 3.410 jiwa/Km² 6 | Lebakwangi | 2.511 jiwa/Km² 7 | Luragung | 993 jiwa/Km² 8 | Pasawahan | 474 jiwa/Km² 9 | Mandirancan | 716 jiwa/Km² Berdasarkan jumlah penduduknya yang termasuk desa besar adalah ....
Ciniru, Pasawahan dan Mandirancan
Luragung, Pasawahan dan Mandirancan
Cilimus, Jalaksana dan Kramatmulya
Kramatmulya, Kuningan dan Lebakwangi
Luragung, Cilimus dan Jalaksana
Jumlah penduduk Desa Geo 2.400 jiwa dengan luas wilayah empat kilometer. Berdasarkan kepadatan penduduknya, Desa Geo termasuk desa dengan kepadatan . . . .
Terkecil
Kecil
Sedang
Besar
Terbesar
Kuningan, dengan batas-batas wilayahnya yaitu sebelah utara berbatasan dengan Desa Cikadu, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Jagara, sebelah barat berbatasan dengan Desa Ciasih, sebelah timur berbatasan dengan ...
Desa Cibinuang
Desa Cikadu
Desa Jagara
Desa Ciasih
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi faktor penghambat pembangunan desa sesuai deskripsi desa Kertawirama di atas adalah ....
Membuka tempat permukiman baru dan memperbaiki jalur transportasi menuju desa tersebut
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa di bidang pariwisata dan membangun jalur transportasi yang memadai
Memperbaiki jalur transportasi dan meningkatkan fasilitas Kesehatan
Membuka tempat permukiman baru dan meningkatkan efektivitas KUD
Mengalihkan sebagian lahan pertanian menjadi lahan perumahan
Desa Mentari memiliki jumlah penduduk 3.840 jiwa. Dengan karakteristik sosial penduduknya sebagai berikut : 42% lulusan SD dan sederajat; 44% lulusan SMP dan sederajat; 10% lulusan SMA dan sederajat 4% lulusan Perguruan Tinggi Jika sebagian besar penduduk desa mentari bermata pencaharian sebagai petani dan desa tersebut memiliki tanah yang subur, maka upaya pembangunan desa yang dapat diterapkan di desa mentari tersebut adalah ....
Meningkatkan kualitas SDM dengan Pendidikan dasar 12 tahun
Membuka jaringan internet
Memindahkan sector industry dari kota ke desa
Membuka kesempatan kerja diluar sektor pertanian
Secara fisik, karakteristik kota ditandai adanya.....
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Secara fisik wilayah kota tentu berbeda dengan wilayah perdesaan yang didominasi oleh lahan pertanian. Wilayah kota didominasi dengan permukiman, gedung-gedung, industri, jalan raya dan sebagainya. Di kota terdapat museum, Gedung sekolah atau kampus, bioskop dan Gedung kesenian yang merupakan potensi kota sebagai ....
pusat pemerintahan
pusat perekonomian
pusat politik
pusat sosial
pusat budaya
Berikut ini yang merupakan pengertian kota menurut UU No. 22 tahun 1999 tentang otonomi daerah yaitu....
Kawasan yang kegiatan penduduknya masih dominan pertanian
Kawasan yang memiliki fungsi sebagai sumber pangan yang bisa memenuhi kebutuhan pangan daerah lain
Kawasan dengan aktifitas non pertanian dengan fungsi pelayanan jasa, sosial, ekonomi
A.
B.
C. Kawasan dengan aktifitas non pertanian dengan fungsi pelayanan jasa, sosial, ekonomi
D. Kesatuan masyarakat hukum yang masih memegang teguh adat istiadat setempat
E. Tempat tinggal dari beberapa ribu atau lebih penduduk, sedangkan perkotaan diartikan sebagai area terbangun dengan struktur dan jalan-jalan, sebagai suatu permukiman terpusat pada suatu area dengan kepadatan tertentu
Proses perkembangan wilayah yang dialami oleh Kota Taruna yaitu tahap ....
Polis
Eopilis
Metropolis
Megalopolis
Tyranopolis
Kota di Indonesia yang merupakan kota Industri yaitu....
Bandung
Surabaya
Yogyakarta
Cilegon
Denpasar
Kabupaten Kuningan memiliki jumlah penduduk 1.167.686 jiwa termasuk klasifikasi kota....
Kecil
Sedang
Besar
Metropolitan
Megapolitan
Pada teori konsentris terdapat Central Bussines District, yaitu ....
merupakan pusat kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik kota, sehingga pada zona ini terdapat bangunan utama untuk kegiatan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
daerah yang mengalami penurunan kualitas lingkungan pemukiman, terdapat pemukiman kumuh dan kriminalitas tinggi
zona yang banyak ditempati oleh pekerja yang bekerja di pusat kegiatan maupun pada zona dua dan pemukiman lebih baik
zona yang dihuni oleh penduduk yang status ekonominya menengah ke atas, dengan kondisi ekonomi pada zona ini lebih stabil bila dibanding dengan zona lainnya.
daerah ini merupakan pusat dari semua kegiatan manusia di kota dan sebagian penduduknya merupakan penglaju.
Dalam teori inti ganda Pola keruangan kota yang di tunjukan dengan angka 6 adalah (a)
Menurut teori sektoral pada gambar, daerah manufaktur dan permukiman kelas tinggi ditunjukkan oleh angka...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 5
E. 3 dan 5
Faktor yang mempengaruhi interaksi desa dengan kota adalah....
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
1), 3), dan 5)
Pusat industri berat, Pemukiman kaum buruh, Pemukiman golongan elit, Pusat perbelanjaan
Pusat industri berat
Pemukiman kaum buruh
Pemukiman golongan elit
Pusat perbelanjaan
Konsep teori potensi daerah adalah ....
Pembangunan bukanlah sesuatu hal yang terjadi secara serentak
Setiap daerah dapat berkembang dengan naik jika didukung oleh fasilitas penunjang
Setiap daerah berkembang karena lokasinya yang strategis
Setiap daerah memiliki potensi untuk dikembangkan baik alam maupun manusia
Setiap daerah berkembang dengan baik jika memiliki jumlah penduduk yang banyak
Bandung yang termasuk kedalam kota metropolitan di Indonesia membutuhkan wilayah lain baik desa maupun kota. Bandung menjadi ibu kota Propinsi Jawa Barat yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, pusat kegiatan ekonomi, pusat pemerintahan, pusat kebudayaan, pusat pendidikan, pusat kesehatan dan rekreasi. Sementara itu Kota Bandung pun membutuhkan desa-desa di sekitarnya sebagai mitra pembangunan di kota, pemasok bahan baku industri, pemasok bahan pangan mentah, dan tempat wisata hiburan alam. Oleh karenaya besar kemungkinan Bandung menjadi salah satu tujuan orang datang untuk mencari pekerjaan. Salah satu dampak negatif bagi Kota Bandung yang muncul akibat interaksi dua wilayah ini adalah ....
Terpenuhinya bahan baku industry atau pabrik dari hasil pertanian
Tersedianya tempat pemasaran produk hasil pertanian yang mudah rusak
Masuknya kebiasaan, budaya dan gaya hidup kota dan cenderung mengubah budaya desa
Terpenuhinya kebutuhan pokok karena suplai makanan segar yang berkesinambungan
Ilustrasi interaksi antar wilayah menurut Edward Ullman tersebut memberikan gambaran tentang:
adanya wilayah-wilayah yang saling melengkapi (regional complementary)
tidak adanya kesempatan untuk berintervensi (intervening opportunity)
tidak adanya wilayah-wilayah yang saling melengkapi (regional complementary)
adanya kemudahan transfer atau pemindahan dalam ruang (spatial transferability)
adanya kesempatan untuk berintervensi (intervening opportunity)
Jarak antara Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Karangreja adalah 18 km. Jumlah penduduk Wonosari 9.000 jiwa, sedangkan Karangreja 16.000 jiwa. Titik henti yang tepat untuk pembangunan puskesmas pembantu dari arah Wonosari adalah...
7,2 km dari Wonosari
9 km dari Wonosari
10,8 km dari Wonosari
5,4 km dari Wonosari
Hitunglah Indeks Konektivitas kota Bimakasakti!
Indeks Konektivitas kota Bimakasakti adalah 1,2 (atau 6/5, tergantung rumus yang digunakan, biasanya jumlah sisi/jumlah simpul).
Indeks Konektivitas kota Bimakasakti adalah 2,5.
Indeks Konektivitas kota Bimakasakti adalah 0,8.
Indeks Konektivitas kota Bimakasakti adalah 3,0.
Kota A berpenduduk 25.000 jiwa, Kota B 10.000 jiwa, dan Kota C 20.000 jiwa. Jarak: A-B = 50 km, B-C = 25 km, A-C = 40 km. Berdasarkan model gravitasi di atas, daerah mana yang memiliki kekuatan interaksi paling tinggi?
Interaksi paling tinggi terjadi antara Kota B dan Kota C (karena penduduk besar dan jarak paling dekat).
Interaksi paling tinggi terjadi antara Kota A dan Kota B.
Interaksi paling tinggi terjadi antara Kota A dan Kota C.
Interaksi paling tinggi terjadi antara Kota A dan Kota B serta Kota C secara bersamaan.
Potensi apa yang dapat dikembangkan di desa sesuai dengan tempat tinggal masing-masing?
Pertanian dan perkebunan
Industri besar
Perdagangan internasional
Teknologi tinggi
Tuliskan 10 Kota yang menjadi pusat pertumbuhan di Indonesia berdasarkan gambar berikut!
Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Semarang, Bandung, Denpasar, Balikpapan, Manado (jawaban dapat disesuaikan dengan peta pada gambar).
Jakarta, Surabaya, Medan, Pontianak, Palembang, Semarang, Bandung, Denpasar, Balikpapan, Jayapura.
Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Semarang, Bandung, Denpasar, Samarinda, Ambon.
Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Semarang, Bandung, Denpasar, Batam, Padang.
