Font size
WorksheetsREMIDI SAS GANJIL PP KELAS X 2025 - 2026
Total questions: 15
Worksheet time: 30mins
Perhatikan pernyataan berikut!
1) Peraturan Daerah Provinsi
2) Undang-Undang (UU) / PERPU
3) Peraturan Pemerintah (PP)
4) Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945)
5) Peraturan Presiden (Perpres)
6) TAP MPR/ Ketetapan MPR
7) Peraturan Daerah Kab/Kota
Berdasarkan urutan di atas, Urutkan sumber hukum dan peraturan perundang-undangan di Indonesia berikut ini dari yang paling tinggi hingga yang paling rendah kedudukannya!
4-6-2-5-3-1-7
4-2-6-3-5-1-7
4-6-2-3-5-1-7
4-5-2-3-1-6-7
6-4-2-5-3-1-7.
Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan/BPUPK) dibentuk pada 29 April 1945, bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito, atas izin Panglima Letnan Jenderal Kumakichi Harada.
Sidang Pertama BPUPK berlangsung pada 29 Mei–1 Juni 1945 untuk membahas dasar negara Indonesia merdeka. Dalam sidang tersebut terdapat tokoh penting yang menyampaikan usul dan pandangannya tentang dasar negara, antara lain ….
(Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Prof. Dr. Mr. Soepomo
Ki Raden Bagus Hadikusumo
Muhammad Yamin
Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat
Ir. Soekarno
Pada 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta yang memuat rumusan Pancasila dengan sila pertama “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”
Namun, ketika UUD 1945 hendak disahkan pada 18 Agustus 1945, sejumlah tokoh dari Indonesia Timur menyampaikan keberatan atas rumusan tersebut. Demi menjaga persatuan bangsa dalam suasana menjelang proklamasi, para pendiri bangsa akhirnya sepakat menghapus “tujuh kata” tersebut dan mengganti sila pertama menjadi: Ketuhanan Yang Maha Esa.
Peristiwa ini menjadi salah satu kompromi politik terpenting dalam sejarah Indonesia.
Pernyataan berikut yang menunjukkan makna strategis penghapusan tujuh kata Piagam Jakarta adalah… (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Mengutamakan kepentingan politik satu golongan tertentu
Menunjukkan kemampuan pendiri bangsa mengutamakan persatuan nasional.
Menandakan bahwa nilai agama tidak boleh hadir dalam kehidupan kenegaraan.
Menggambarkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman masyarakat Indonesia.
Membuktikan bahwa keputusan tersebut hanya bersifat sementara dan tidak relevan kini.
Dalam sebuah kota kecil di Indonesia, sekelompok warga menolak pembangunan rumah ibadah agama minoritas dengan alasan khawatir “mengganggu ketenangan lingkungan.”
Sebagian tokoh masyarakat berpendapat bahwa penolakan tersebut bertentangan dengan semangat kebangsaan dan nilai Pancasila. Mereka kemudian mengadakan dialog lintas agama yang dihadiri oleh tokoh-tokoh berbagai keyakinan.
Hasil dialog menyepakati bahwa setiap warga negara berhak menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman dan damai. Pemerintah daerah kemudian menyediakan tempat netral untuk dialog rutin antarumat beragama, serta melibatkan remaja lintas iman dalam kegiatan sosial kemanusiaan seperti donor darah dan bantuan bencana.
Berikut tindakan yang paling mencerminkan penerapan nilai sila pertama dan sila kedua Pancasila dalam kasus tersebut adalah... (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Mengadakan dialog lintas agama sebagai upaya membangun saling pengertian.
Menolak pembangunan rumah ibadah minoritas demi menjaga ketertiban lingkungan.
Melibatkan pemuda lintas agama dalam kegiatan kemanusiaan.
Membiarkan kelompok intoleran menentukan keputusan tanpa musyawarah.
Mengutamakan kelompok agama tertentu dalam kegiatan sosial.
Sebuah desa sedang mengalami konflik akibat rencana pembangunan pabrik yang dianggap akan merusak lingkungan. Sebagian warga mendukung karena membuka lapangan kerja, sementara sebagian lain menolak karena khawatir pencemaran sungai. Pemerintah desa mengundang seluruh perwakilan warga, tokoh pemuda, dan pihak perusahaan untuk bermusyawarah mencari jalan tengah. Dalam musyawarah, muncul tiga sikap:
1. Kelompok A menuntut pembangunan tetap dilanjutkan tanpa kompromi.
2. Kelompok B ingin keputusan diambil melalui musyawarah dengan mempertimbangkan dampak lingkungan.
3. Kelompok C mengajak warga tetap kompak agar perbedaan pendapat tidak memecah persatuan desa.
Berikut sikap yang mencerminkan penerapan sila ketiga dan sila keempat Pancasila adalah... (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Kelompok B yang memilih musyawarah untuk mencapai mufakat.
Kelompok A yang menolak diskusi karena yakin dirinya paling benar.
Warga yang melakukan demonstrasi tanpa izin dan menimbulkan kekerasan.
Kelompok C yang mengutamakan keutuhan desa meskipun berbeda pandangan.
Pihak perusahaan yang memaksakan kebijakan tanpa mendengar aspirasi masyarakat.
Di sebuah daerah perdesaan, fasilitas pendidikan masih sangat terbatas. Sekolah dasar hanya memiliki dua ruang kelas dan kekurangan guru. Warga setempat kemudian berinisiatif mengadakan kegiatan gotong royong: memperbaiki bangunan sekolah, menggalang dana dari masyarakat, dan meminta bantuan ke dinas pendidikan kabupaten.
Di sisi lain, masih ada sebagian warga kaya yang menolak membantu dengan alasan “itu tanggung jawab pemerintah.” Namun, beberapa pemuda justru membuat program les gratis untuk anak-anak yang tidak mampu, serta membagikan seragam hasil donasi.
Berikut kegiatan yang paling mencerminkan penerapan sila kelima Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa adalah... (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Menolak berpartisipasi karena merasa sudah cukup membayar pajak.
Gotong royong memperbaiki fasilitas sekolah untuk kepentingan bersama
Membuat program belajar gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu.
Hanya membantu jika ada imbalan dari pemerintah daerah.
Mengabaikan anak-anak miskin karena bukan tanggung jawab pribadi.
Seorang pelajar bernama Nanda aktif di media sosial. Ia sering membagikan konten edukatif tentang toleransi, semangat gotong royong, dan kampanye literasi digital. Namun, di kolom komentar unggahannya, muncul banyak akun anonim yang menulis ujaran kebencian terhadap kelompok tertentu. Alih-alih membalas dengan amarah, Nanda mengajak mereka berdialog secara sopan dan mengedukasi pengikutnya agar tidak ikut menyebarkan kebencian. Ia juga mengajak teman-teman sekolahnya untuk membuat video pendek bertema “Bijak Bermedia Sosial, Cermin Nilai Pancasila.”
Kegiatan ini kemudian menjadi gerakan positif di sekolah dan mendapat perhatian dari pemerintah daerah sebagai contoh penerapan Pancasila di ruang digital.
Tindakan Nanda yang paling mencerminkan penerapan nilai-nilai Pancasila di era media sosial adalah... (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Membalas komentar negatif dengan kemarahan sebagai bentuk keberanian.
Mengajak teman-teman membuat gerakan kreatif untuk menyebarkan nilai positif.
Memblokir semua orang yang berbeda pandangan tanpa berdialog.
Menyebarkan informasi sensasional untuk menarik perhatian publik.
Mengedukasi pengguna media sosial agar menghindari ujaran kebencian.
Dalam era globalisasi dan keterbukaan informasi, banyak remaja Indonesia yang lebih mengenal budaya asing dibanding budaya lokalnya. Mereka lebih bangga menggunakan produk luar negeri, berbicara dengan aksen asing, bahkan meniru gaya hidup yang tidak sesuai dengan norma masyarakat Indonesia. Namun, di sisi lain, ada juga komunitas muda yang menggunakan platform digital untuk mempromosikan budaya Indonesia, seperti membuat konten tentang batik, tari daerah, kuliner tradisional, dan nilai-nilai kearifan lokal. Mereka percaya bahwa mencintai budaya sendiri adalah bentuk nyata penerapan Pancasila.
Sikap yang menunjukkan upaya mempertahankan nilai Pancasila di tengah arus globalisasi adalah...
(Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Menolak semua pengaruh budaya asing tanpa mempertimbangkan manfaatnya.
Menghargai keragaman budaya dunia tanpa kehilangan identitas nasional.
Menganggap budaya lokal kuno dan tidak layak ditampilkan di media modern.
Membuat konten digital untuk mengenalkan budaya lokal kepada dunia.
Mengadopsi semua budaya asing demi terlihat modern.
Ketika pandemi Covid-19 melanda, banyak warga menerima berita palsu di media sosial, seperti “vaksin menyebabkan penyakit baru” atau “pemerintah berbohong soal angka kematian.” Sejumlah pelajar menyadari bahaya hoaks tersebut. Mereka membentuk kelompok Cek Fakta Pelajar Indonesia yang bertugas memverifikasi informasi sebelum dibagikan, serta mengadakan diskusi daring tentang literasi digital dan etika bermedia. Mereka juga membuat poster bertuliskan “Saring sebelum Sharing, Bijak Bermedia Sosial adalah Sikap Pancasilais”.
Tindakan kelompok pelajar yang paling mencerminkan penerapan Pancasila dalam menghadapi tantangan era digital adalah... (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Menyebarkan semua berita agar masyarakat bebas menilai sendiri.
Memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.
Mengadakan diskusi dan edukasi literasi digital bagi pelajar lain.
Menyalahkan pemerintah atas semua informasi yang salah di internet.
Menyerang akun yang menyebarkan hoaks dengan komentar kasar.
Sebuah kota besar mengalami peningkatan pelanggaran lalu lintas, terutama pengendara yang menerobos lampu merah. Pemerintah telah memasang kamera ETLE dan melakukan sosialisasi, tetapi pelanggaran tetap tinggi. Tim peneliti kemudian menyimpulkan bahwa teknologi dan sanksi tidak cukup tanpa adanya budaya hukum masyarakat yang menghargai aturan sebagai nilai bersama.
Pernyataan yang paling tepat menjelaskan akar permasalahan pada stimulus adalah… (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Sanksi yang diberikan sudah cukup sehingga tidak perlu ada sosialisasi lanjutan.
Penegakan hukum otomatis berhasil apabila teknologi digunakan secara maksimal.
Kesadaran hukum masyarakat belum terbentuk karena aturan belum dipahami.
Budaya hukum yang lemah menyebabkan masyarakat tidak merasa berkewajiban menaati aturan.
Penurunan pelanggaran membutuhkan perubahan sikap dan nilai, bukan hanya sanksi.
Di sebuah sekolah, Kepala Sekolah mengembangkan program “Sekolah Berkarakter” yang menekankan kedisiplinan dan ketaatan pada aturan. Program tersebut mencakup: tidak ada toleransi keterlambatan, penggunaan seragam yang sesuai, membiasakan musyawarah setiap ada konflik antarsiswa, serta pendampingan agar siswa memahami bahwa aturan dibuat untuk melindungi hak semua warga sekolah. Setelah evaluasi, ditemukan bahwa sebagian siswa hanya mematuhi aturan karena takut ditegur guru, sementara sebagian lain mulai memahami makna aturan dan menjaga ketertiban tanpa diminta.
Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan proses terbentuknya perilaku taat hukum berdasarkan stimulus adalah… (Pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Musyawarah yang dilakukan siswa menunjukkan tahap ketaatan berdasarkan identifikasi.
Sebagian siswa menunjukkan ketaatan karena terpaksa sehingga membutuhkan pengawasan rutin.
Siswa yang mematuhi aturan tanpa diminta menunjukkan ketaatan berdasar kesadaran diri.
Keterlambatan siswa menunjukkan bahwa aturan sekolah tidak efektif.
Penggunaan seragam menunjukkan bahwa aturan sekolah sudah diterapkan berdasarkan nilai keadilan Pancasila.
Dalam sebuah kantor pemerintahan, seorang pegawai senior sering melanggar aturan jam kerja. Ia datang terlambat dan pulang lebih cepat dengan alasan “terlalu sibuk dengan urusan penting”. Atasannya tidak menegur karena pegawai tersebut memiliki hubungan dekat dengan pejabat tinggi. Pegawai lain merasa haknya terlanggar karena perbedaan perlakuan dan tidak adanya keadilan dalam penerapan aturan.
faktor penyebab pengingkaran kewajiban pada kasus di atas adalah… (pilih 2 Jawaban dibawah ini)
Sikap eksklusif karena kedudukan dan kedekatan dengan pejabat.
Rendahnya pengawasan sehingga aturan tidak berlaku.
Tingginya kesadaran bahwa semua pegawai memiliki hak yang sama.
Egoisme yang menuntut perlakuan istimewa dibanding pegawai lain.
Penyalahgunaan teknologi informasi dalam pelaporan absensi.
Tata urutan peraturan perundangan undangan mengandung makna bahwa peraturan perundang undangan memiliki hierarki/ tingkatan, yang dimaksud Hierarki adalah ...
Peraturan dibawah mendasari peraturan diatasnya
Peraturan dibawah hanya mematuhi peraturan menguntungkan
Peraturan dibawah mengikat peraturan diatasnya
Peraturan dibawah harus sejalan dan tidak boleh melanggar peraturan diatasnya
Berikut yang termasuk sifat peraturan perundang-undangan adalah ....
setiap peraturan perundang-undangan ditetapkan oleh waktu tertentu
setiap peraturan perundang-undangan ditetapkan oleh pihak berwenang
setiap peraturan perundang-undangan ditetapkan oleh provinsi/kota
setiap peraturan perundang-undangan ditetapkan oleh rakyat
setiap peraturan perundang-undangan ditetapkan oleh presiden
Upaya pemerintah disaat ada aturan yang tidak lagi relevan dimasyarakat adalah…
Membiarkan tetap berlaku
Mencabut dan menggantinya dengan melakukan perubahan
Menganjurkan masyarakat untuk tidak menaatinya
Memerintahkan masyarakat menaati sebagian aturan yang relevan
Memberi kebebasan masyarakat untuk ditaati atau tidak
