wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Muqaddimah Fiqh Des 2025

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Secara bahasa, apa yang dimaksud dengan dalil dalam konteks hukum Islam?

a)

Keputusan hakim dalam perkara tertentu

b)

Kesimpulan akhir dari proses ijtihad

c)

Tradisi budaya yang diwariskan turun-temurun

d)

Petunjuk yang menunjukkan arah atau tujuan

2.

Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan dalil secara istilah adalah...

a)

Aturan administratif negara yang mengatur kehidupan sosial

b)

Kesepakatan masyarakat lokal tentang norma-norma adat

c)

Kumpulan kisah sejarah umat untuk dijadikan teladan praktis

d)

Dasar untuk menggali hukum syar’i amali dengan pemikiran benar

3.

Contoh yang menggambarkan makna dalil secara bahasa adalah...

a)

Peraturan kampus tentang kehadiran mahasiswa

b)

Plang penunjuk arah menuju kampus STAI Idrisiyyah

c)

Catatan rapat majelis taklim mingguan

d)

Tradisi keluarga dalam perayaan hari besar

4.

Ayat Al-Qiyamah 75:17-18 menegaskan peran Allah terhadap Al-Qur'an. Pernyataan yang paling sesuai adalah

a)

Nabi menulis dan sahabat menghafalkan

b)

Manusia menyusun dan malaikat membacakan

c)

Ulama menetapkan dan umat membacakan

d)

Allah menjamin penyusunan dan pembacaan

5.

Salah satu karakteristik Al-Qur'an dalam definisi istilah adalah

a)

Disusun ulang oleh imam mazhab

b)

Dikodifikasi oleh khalifah pertama

c)

Diriwayatkan secara mutawatir oleh generasi

d)

Diterjemahkan resmi oleh sahabat

6.

Menurut Imam Asy-Syafi'i, kedudukan Al-Qur'an terhadap As-Sunnah adalah

a)

saling terkait sangat erat

b)

bertentangan pada beberapa hukum

c)

Al-Qur'an menggantikan seluruh Sunnah

d)

setara tanpa keterkaitan

7.

Kesepakatan ulama tentang hadis mutawatir adalah

a)

ditolak oleh sebagian besar mazhab

b)

semuanya sepakat atas kehujjahannya

c)

hanya diterima jika sesuai qiyas

d)

lebih lemah daripada hadis ahad

8.

Hadis ahad menurut ulama adalah

a)

riwayat yang pasti salah menurut Mu'tazilah

b)

riwayat hanya dari satu sahabat wanita

c)

riwayat setara dengan mutawatir dalam jumlah

d)

riwayat tidak mencapai derajat mutawatir

9.

Menurut para sahabat dan mayoritas ulama, hadis ahad dapat diamalkan jika

a)

didukung oleh qiyas dan istihsan

b)

sesuai dengan pendapat imam mazhab

c)

benar-benar berasal dari Rasulullah SAW

d)

diterima oleh semua golongan tanpa kecuali

10.

Menurut Imam Malik, bagaimana kedudukan Al-Qur'an dalam penetapan hukum dibandingkan sumber lain?

a)

Al-Qur'an hanya pembenar praktik masyarakat

b)

Al-Qur'an sekadar rujukan historis tafsir

c)

Al-Qur'an setara dengan ijma' dan qiyas

d)

Al-Qur'an sebagai sumber utama penetapan hukum

11.

Imam As-Syafi'i menekankan hubungan antara Al-Qur'an dan Sunnah. Pernyataan mana yang paling tepat?

a)

Sunnah hanya berlaku bila tidak ada ayat

b)

Sunnah berdiri terpisah dari Al-Qur'an

c)

Sunnah menjelaskan dan menguatkan Al-Qur'an

d)

Sunnah menggantikan ayat yang tidak populer

12.

Apa yang dimaksud dengan nash qath'i dalalah dalam ayat Al-Qur'an?

a)

Petunjuk makna yang memerlukan ijma' untuk sah

b)

Petunjuk makna berbasis kebiasaan masyarakat

c)

Petunjuk makna yang dominan namun tidak pasti

d)

Petunjuk makna yang pasti tanpa kemungkinan lain

13.

Nash zhanni dalalah merujuk pada apa?

a)

Makna yang multitafsir dan tidak pasti

b)

Makna yang pasti tanpa perbedaan

c)

Makna yang batal bila ada sunnah

d)

Makna yang hanya berlaku lokal

14.

Contoh peran Sunnah sebagai penjelas syariat yang tidak dirinci dalam Al-Qur'an adalah apa?

a)

Kewajiban beriman kepada rasul

b)

Jumlah rakaat shalat wajib harian

c)

Larangan musyrik secara umum

d)

Perintah berbuat baik kepada orang tua

15.

Pernyataan yang paling tepat tentang kedudukan Sunnah terhadap Al-Qur'an ketika tidak sejalan dengan zhahir ayat adalah apa?

a)

Ulama berbeda pendapat mengenai penerapannya

b)

Sunnah selalu menolak zhahir ayat

c)

Zhahir ayat selalu diabaikan demi Sunnah

d)

Sunnah otomatis lebih tinggi dari ayat

16.

Sunnah sebagai pembuat syari'at dipahami bagaimana oleh ulama?

a)

Menetapkan hal baru berlandas Al-Qur'an

b)

Hanya memperkuat tanpa menetapkan

c)

Mencipta hukum tanpa dasar nash

d)

Menghapus seluruh ketentuan ayat

17.

Istilah ijma' secara bahasa berarti apa?

a)

Kesepakatan atau berniat

b)

Pemaksaan keputusan mayoritas

c)

Perbedaan pendapat terarah

d)

Penafsiran kreatif bersama

18.

Secara istilah, ijma' adalah apa?

a)

Kesepakatan semua mujtahid umat pada suatu masa

b)

Kesepakatan seluruh umat tanpa kecuali

c)

Keputusan penguasa atas hukum syara'

d)

Kesepakatan ahli bahasa tentang makna ayat

19.

Siapa yang dapat mewujudkan ijma' menurut kriteria ulama?

a)

Para mufasir pemula di madrasah

b)

Ahli politik yang memimpin umat

c)

Orang awam yang berakal sehat

d)

Para mujtahid yang mampu istinbath

20.

Secara bahasa, apa makna dasar dari kata Sunnah dalam tradisi Islam?

a)

Aturan negara yang resmi

b)

Keputusan hakim pengadilan

c)

Tradisi lokal masyarakat adat

d)

Jalan yang ditempuh terus-menerus

21.

Secara istilah, Sunnah dalam ushul fikih merujuk pada apa?

a)

Perkataan, perbuatan, dan persetujuan Nabi

b)

Tafsir ulama atas ayat Al-Qur'an

c)

Fatwa imam mazhab yang populer

d)

Kebiasaan baik para sahabat senior

22.

Apa yang dimaksud dengan kehujjahan Sunnah?

a)

Larangan menambah ibadah sunnah

b)

Kekuatan Sunnah sebagai dalil hukum

c)

Kebiasaan masyarakat yang baik

d)

Hak eksklusif ulama membuat aturan

23.

Hadis ahad secara umum berarti apa?

a)

Tidak memiliki sanad sama sekali

b)

Palsu dan tidak boleh diamalkan

c)

Hanya berasal dari kitab sirah

d)

Tidak mencapai derajat mutawatir

24.

Qiyas dalam ushul fikih dijelaskan sebagai apa?

a)

Keputusan politik penguasa Muslim

b)

Tradisi lokal yang dinisbahkan

c)

Pemindahan hukum karena kesamaan illat

d)

Penetapan hukum tanpa dalil

25.

Apa fungsi illat dalam proses qiyas?

a)

Nama lain untuk nash utama

b)

Sifat penghubung hukum dua kasus

c)

Istilah untuk perawi hadis

d)

Tanda hukum hanya bersifat lokal

26.

Contoh relevansi illat: sifat memabukkan menjadi alasan bagi apa?

a)

Anjuran bepergian jauh

b)

Kewajiban memperbanyak ibadah

c)

Keharaman minuman khamr

d)

Kebolehan transaksi gharar

27.

Metode mencari illat yang disebut ulama di antaranya apa?

a)

Dengan nash yang menjelaskan alasan

b)

Dengan mimpi tokoh sufi terkenal

c)

Dengan tradisi adat semata

d)

Dengan suara mayoritas politik

28.

Peran Sunnah sebagai ta'kid terhadap Al-Qur'an paling tepat adalah apa?

a)

Menghapus semua ketentuan yang tidak populer

b)

Menjadi sumber utama menggantikan Al-Qur'an

c)

Menguatkan ketetapan Al-Qur'an tanpa mengubahnya

d)

Menetapkan hukum baru yang independen

29.

Manakah yang menggambarkan Sunnah sebagai penjelas (penjelas/penjelas)?

a)

Mencabut nash Al-Qur'an secara total

b)

Menjabarkan rincian praktis dari perintah Al-Qur'an

c)

Menambah larangan di luar prinsip wahyu

d)

Menentukan akidah baru di luar teks

30.

Dalam kerangka pembentukan syari'at, peran Sunnah sebagai pembuat syari'at berarti apa?

a)

Menetapkan adat lokal sebagai standar mutlak

b)

Mengizinkan praktik tanpa landasan dalil

c)

Menggantikan seluruh ayat hukum yang ada

d)

Menghasilkan hukum yang selaras dan tidak bertentangan dengan Al-Qur'an

31.

Definisi kebahasaan (linguistik) dari ijma' paling mendekati adalah apa?

a)

Kebiasaan lokal yang berulang-ulang

b)

Tradisi masyarakat yang terus berlangsung

c)

Dalil perseorangan seorang ulama besar

d)

Kesepakatan para mujtahid pada satu masa

32.

Mana yang BUKAN fungsi utama Sunnah dalam sistem hukum Islam?

a)

Penghapus seluruh nash Al-Qur'an

b)

Pembuat syari'at berdasar wahyu

c)

Penjelas rincian syariat

d)

Penguat terhadap Al-Qur'an

33.

Contoh yang menunjukkan Sunnah sebagai penjelas adalah apa?

a)

Meniadakan kewajiban zakat secara total

b)

Menetapkan tata cara salat berdasarkan praktik Nabi

c)

Menetapkan keimanan baru di luar wahyu

d)

Mengubah rukun puasa menjadi opsional

34.

Pernyataan paling tepat tentang ijma' sebagai sumber hukum adalah apa?

a)

Berasal dari kesepakatan kolektif para mujtahid

b)

Hanya berlaku bila bertentangan dengan Sunnah

c)

Selalu mengabaikan teks Al-Qur'an

d)

Merujuk pada pendapat tunggal seorang imam

35.

Apa definisi terminologis ijma’ dalam ushul fiqh?

a)

Kompilasi fatwa individual tanpa musyawarah

b)

Kesepakatan seluruh mujtahid atas hukum syar’i

c)

Pendapat pribadi mujtahid dalam satu mazhab

d)

Keputusan penguasa atas urusan administratif

36.

Peran mujtahid dalam proses ijma’ adalah apa?

a)

Menetapkan kesepakatan hukum berdasarkan ijtihad kolektif

b)

Menerima keputusan tanpa melakukan penalaran

c)

Mengikuti mazhabnya tanpa mempertimbangkan dalil

d)

Mengambil suara mayoritas masyarakat umum

37.

Apa yang membedakan Ijma’ Sharih dari Ijma’ Sukuti?

a)

Konteks ibadah vs muamalah semata

b)

Pernyataan eksplisit vs diam yang tidak menolak

c)

Keputusan hakim vs fatwa mufti daerah

d)

Dalil aqli vs dalil naqli yang kuat

38.

Implikasi Ijma’ Sharih terhadap penetapan hukum paling tepat adalah apa?

a)

Menghasilkan kesepakatan tegas yang mengikat kuat

b)

Tidak dapat dijadikan hujjah oleh para ulama

c)

Memberi indikasi lemah sehingga perlu konfirmasi

d)

Hanya berlaku lokal pada satu komunitas

39.

Bagaimana karakter utama Ijma’ Sukuti?

a)

Hasil referendum umat yang mayoritas

b)

Keputusan majelis ulama yang diumumkan

c)

Pernyataan tertulis kolektif yang resmi

d)

Diamnya para mujtahid tanpa penolakan yang diketahui

40.

Manakah yang termasuk syarat validitas ijma’ dari sisi peserta?

a)

Mujtahid yang hidup pada periode terjadinya kesepakatan

b)

Tokoh politik dan ahli ekonomi terkemuka

c)

Ulama junior yang belum berijtihad

d)

Perwakilan masyarakat awam setiap daerah

41.

Untuk kasus baru yang belum ada nash jelas, bagaimana ijma’ berfungsi?

a)

Mewajibkan kembali ke pendapat mazhab terdahulu

b)

Menunggu wahyu turun kembali sebagai dalil

c)

Menjadi landasan hukum melalui kesepakatan mujtahid

d)

Mengabaikan kebutuhan hukum masyarakat modern

42.

Apa konsekuensi jika ditemukan penolakan jelas dari sebagian mujtahid terhadap suatu keputusan?

a)

Ijma’ batal karena tidak ada kesepakatan bulat

b)

Ijma’ tetap sah karena mayoritas menyetujui

c)

Ijma’ menjadi Ijma’ Sukuti secara otomatis

d)

Ijma’ berubah menjadi qiyas yang kuat

43.

Dalam kerangka ushul fiqh, kedudukan ijma’ dibanding dalil lain adalah bagaimana?

a)

Menjadi hujjah kuat setelah Al-Qur’an dan Sunnah

b)

Setara dengan kebiasaan lokal (urf) semata

c)

Lebih rendah dari qiyas dalam semua kasus

d)

Tidak memiliki kekuatan mengikat bagi mujtahid

44.

Contoh situasi yang biasanya melahirkan Ijma’ Sukuti adalah apa?

a)

Seorang mufti berfatwa, mujtahid lain tidak menolaknya

b)

Para ulama menyusun kitab mazhab bersama

c)

Penguasa mengeluarkan undang-undang syariah

d)

Sidang resmi menetapkan keputusan tertulis

45.

Mengapa dokumentasi dan penyebaran pendapat penting dalam Ijma’ Sharih?

a)

Untuk memastikan masyarakat awam ikut memutuskan

b)

Supaya keputusan hanya berlaku di satu kota

c)

Untuk menggantikan dalil nash yang sudah ada

d)

Agar pernyataan eksplisit diketahui luas dan tercatat

46.

Manakah definisi terbaik untuk ijma' sukuti dalam ushul fiqh?

a)

Keputusan tunggal imam mazhab

b)

Konsensus para fuqaha lintas agama

c)

Fatwa resmi lembaga otoritatif

d)

Diamnya sebagian ulama tanpa penolakan

e)

Kesepakatan eksplisit seluruh ulama mujtahid

47.

Pernyataan yang paling kuat sebagai alasan menolak otoritas ijma' sukuti adalah apa?

a)

Diam tidak selalu menunjukkan setuju

b)

Diam berarti persetujuan final

c)

Diam adalah syarat mutlak ijma'

d)

Diam lebih kuat daripada dalil nash

e)

Diam menghapus perbedaan mazhab

48.

Dalam perdebatan ijma' sukuti, pandangan yang mendukung menyatakan apa?

a)

Diam memutuskan hukum baru

b)

Diam membatalkan dalil qath'i

c)

Diam para ulama menunjukkan ridha

d)

Diam wajib diikuti semua mazhab

e)

Diam setara dengan qiyas sahih

49.

Manakah yang BUKAN termasuk argumentasi yang biasanya diajukan menentang ijma' sukuti?

a)

Diam terjadi setelah ijma' jelas

b)

Sulit verifikasi cakupan ulama

c)

Potensi paksaan atau tekanan

d)

Diam bisa karena ketidaktahuan

e)

Diam tidak menunjukkan niat

50.

Jika sebuah isu fiqh diumumkan luas dan mayoritas ulama tidak menolak secara terbuka, pendukung ijma' sukuti akan menyimpulkan apa?

a)

Terjadi ijma' taqririy karena diam

b)

Haram meneliti ulang masalah

c)

Dalil nash otomatis gugur

d)

Terbentuk qiyas dengan 'illah baru

e)

Muncul nasakh terhadap hukum

51.

Qiyas secara bahasa didefinisikan sebagai apa?

a)

Menghapus hukum yang terdahulu

b)

Menetapkan hukum berdasarkan nash

c)

Mencari ijma' melalui musyawarah

d)

Mengukur sesuatu dengan standar

e)

Men-takhshish dalil umum dengan adat

52.

Dalam kerangka ushul fiqh, qiyas berfungsi sebagai apa?

a)

Pembatal fatwa qath'i

b)

Pengganti kaidah sadd dzari'ah

c)

Sumber hukum analogis

d)

Metode nasakh ayat

e)

Alat ijma' sukuti

53.

Pilih pernyataan yang tepat tentang hubungan ijma' sukuti dan qiyas.

a)

Keduanya sumber hukum sekunder

b)

Keduanya sama kuat dengan nash

c)

Qiyas meniadakan ijma' sukuti

d)

Ijma' sukuti menetapkan 'illah qiyas

e)

Qiyas muncul hanya saat ada ijma'

54.

Mengapa verifikasi ijma' sukuti sulit dilakukan?

a)

Karena ijma' hanya untuk adat

b)

Karena jumlah ulama sangat sedikit

c)

Karena nash melarang ijma' diam

d)

Karena selalu rahasia tertutup

e)

Perlu memastikan seluruh ulama tahu

55.

Pernyataan manakah yang menggambarkan kekeliruan umum tentang ijma' sukuti?

a)

Diam bisa karena uzur ilmiah

b)

Diam berarti setuju tegas

c)

Diam tidak menunjukkan persetujuan

d)

Diam perlu konteks penyampaian

e)

Diam mungkin karena takut

56.

Dalam perdebatan kehujjahan ijma' sukuti, syarat minimal yang sering dituntut adalah apa?

a)

Keputusan negara yang formal

b)

Adanya nasakh eksplisit terhadap nash

c)

Komparasi mazhab empat lengkap

d)

Penolakan tertulis semua ulama

e)

Publikasi isu secara luas

57.

Kalimat yang paling tepat menggambarkan definisi linguistik qiyas adalah apa?

a)

Membatalkan hukum dengan nasakh

b)

Menyamakan hukum karena kesamaan

c)

Menetapkan hukum dengan kesepakatan

d)

Menentukan fatwa melalui syura

e)

Mengkhususkan dalil dengan adat

58.

Manakah definisi terminologis qiyas yang paling tepat dalam usul fiqh?

a)

Mengambil hukum langsung dari nas tanpa penalaran

b)

Mengikuti kebiasaan masyarakat sebagai sumber hukum

c)

Menyamakan hukum perkara baru dengan ashl karena illat

d)

Menetapkan hukum dengan ilham pribadi tanpa dalil

59.

Apa tujuan utama qiyas dalam menghadapi masalah hukum yang terus berkembang?

a)

Menjadikan adat sebagai patokan utama dalam setiap kasus

b)

Menegaskan otoritas satu mazhab atas mazhab lain

c)

Mengganti seluruh nas yang dianggap sulit dipahami

d)

Memperluas penerapan hukum pada kasus baru yang sejenis

60.

Pernyataan manakah yang tepat terkait kehujjahan qiyas di kalangan ulama?

a)

Qiyas hanya berlaku untuk ibadah dan tidak untuk muamalah

b)

Sebagian ulama menerima qiyas sebagai hujjah yang sah

c)

Qiyas ditolak karena tidak memiliki landasan dalam Al-Qur'an

d)

Seluruh ulama menolak qiyas secara mutlak dan konsisten

61.

Rukun qiyas terdiri dari empat unsur. Manakah susunan yang benar?

a)

Ashl, Far'u, Hukum Far'u, Illat

b)

Dalil, Hukum Ashl, Far'u, 'Urf

c)

Ashl, Far'u, Hukum Ashl, Illat

d)

Far'u, Hukum Far'u, Illat, Dalil

62.

Dalam qiyas, apa yang dimaksud dengan ashl?

a)

Kasus asal yang hukumnya ditetapkan oleh nas

b)

Ketetapan hakim yang berlaku lokal

c)

Kasus baru yang belum ada hukumnya

d)

Alasan rasional yang menyatukan dua kasus

63.

Far'u dalam qiyas adalah...

a)

Dalil yang menegaskan hukum asal

b)

Kasus asal yang menjadi rujukan hukum

c)

Masalah baru yang ingin disamakan hukumnya

d)

Hukum yang telah diputuskan oleh qadhi

64.

Hukum ashl dalam qiyas merujuk pada...

a)

Ketentuan yang ditetapkan oleh adat setempat

b)

Kaidah bahasa yang dipakai dalam penafsiran

c)

Hukum syar'i yang sudah pasti pada kasus asal

d)

Putusan pengadilan yang belum berkekuatan tetap

65.

Contoh penerapan qiyas yang benar adalah...

a)

Membolehkan riba karena kebutuhan ekonomi saat ini

b)

Mewajibkan zakat profesi karena tradisi modern

c)

Mengharamkan narkotika karena memabukkan seperti khamr

d)

Melarang semua musik karena tidak disebutkan nas

66.

Jika illat pada ashl tidak ditemukan pada far'u, maka hukum qiyas terhadap far'u adalah...

a)

Tidak bisa disamakan karena illat tidak ada

b)

Tetap disamakan karena maslahat umum

c)

Diserahkan pada kebiasaan setempat

d)

Tetap diberlakukan dengan ijtihad bebas

67.

Salah satu keberatan terhadap qiyas adalah risiko...

a)

Menyamakan kasus tanpa illat yang relevan

b)

Mengabaikan seluruh hadis mutawatir

c)

Menentukan hukum hanya dengan kebiasaan

d)

Menutup pintu ijtihad sepenuhnya

68.

Pernyataan manakah yang benar mengenai peran qiyas dalam sistem hukum Islam?

a)

Qiyas tidak memiliki batasan unsur dan syarat

b)

Qiyas menjadi jembatan antara nas dan kasus baru

c)

Qiyas hanya boleh dilakukan oleh hakim pengadilan

d)

Qiyas menggantikan semua metode penetapan hukum

69.

Istihsan secara bahasa berarti preferensi yang diambil karena dianggap lebih baik. Mana definisi terminologis yang paling tepat?

a)

Menetapkan hukum hanya dengan kebiasaan lokal

b)

Mengganti nash dengan pendapat pribadi mujtahid

c)

Mengutamakan dalil yang lebih kuat karena maslahat

d)

Memilih hukum yang paling populer di masyarakat

70.

Manakah pernyataan yang benar tentang tujuan istihsan dalam penetapan hukum?

a)

Menolak seluruh praktik analogi dalam usul fiqh

b)

Menghindari qiyas karena selalu bertentangan syara’

c)

Mengambil pengecualian demi maslahat yang lebih jelas

d)

Mencari kemudahan tanpa dasar dalil sama sekali

71.

Pilih contoh penerapan istihsan yang mencerminkan maslahat kuat.

a)

Menghapus ketentuan zakat karena beban ekonomi

b)

Membolehkan istinja’ dengan batu saat air sangat terbatas

c)

Membolehkan jual beli dengan riba kecil demi kebutuhan

d)

Menetapkan hukuman lebih ringan karena simpati pribadi

72.

Sebagian ulama mengkritik istihsan. Apa alasan utama penolakannya menurut madzhab yang sangat tekstual?

a)

Istihsan mengabaikan seluruh hadis shahih

b)

Istihsan dianggap membuka pintu subjektivitas hukum

c)

Istihsan menolak keberadaan qiyas secara total

d)

Istihsan mewajibkan taklid pada satu imam

73.

Istishhab secara bahasa berarti mempertahankan sesuatu yang tetap ada. Mana definisi terminologis yang tepat?

a)

Penetapan hukum berdasarkan adat yang berlaku

b)

Prasangka bahwa status hukum awal terus berlanjut

c)

Mencari hukum dengan analogi pada kasus serupa

d)

Mendahulukan maslahat di atas nash syar’i

74.

Dalam istishhab, status asal sesuatu adalah suci hingga ada dalil yang mengubahnya. Pernyataan ini menggambarkan prinsip apa?

a)

Presumsi kebolehan bersyarat

b)

Presumsi kontinuitas hukum

c)

Presumsi keharaman bawaan

d)

Presumsi kemaslahatan umum

75.

Contoh penerapan istishhab al-bara’ah al-ashliyah adalah:

a)

Menganggap seseorang tidak wajib zakat sampai ada dalil

b)

Menganggap akad batal kecuali ada kebiasaan pasar

c)

Menganggap makanan haram sampai ada sertifikat halal

d)

Menganggap semua najis hingga ada uji laboratorium

76.

Apa perbedaan pokok antara istihsan dan istishhab?

a)

Istihsan berbasis kontinuitas, istishhab berbasis maslahat

b)

Istihsan berbasis pengecualian demi maslahat, istishhab berbasis kelanjutan status asal

c)

Istihsan menolak qiyas, istishhab mewajibkan qiyas

d)

Istihsan dan istishhab sama-sama mengganti nash

77.

Kehujjahan (otoritas) istishhab menurut mayoritas ulama adalah:

a)

Tidak bisa dijadikan dalil sama sekali

b)

Bergantung pada izin pemerintah setempat

c)

Hujjah kuat selama tidak ada dalil yang mengubah

d)

Hanya berlaku dalam ibadah, bukan muamalah

78.

Seorang mujtahid menemukan qiyas menghasilkan kesulitan nyata bagi masyarakat, sementara ada nash khusus yang memberi rukhsah. Pendekatan yang paling tepat adalah:

a)

Mengikuti qiyas walau menimbulkan mudarat

b)

Menerapkan istihsan bi al-nash sebagai pengecualian

c)

Menggunakan istishhab untuk menetapkan hukum baru

d)

Menunda penetapan hukum hingga ada ijma’

79.

Apa yang paling tepat menggambarkan Al-Mashlahah Al-Mursalah?

a)

Ijma’ ulama yang terdokumentasi

b)

Kemanfaatan umum tanpa nas khusus

c)

Kebiasaan lokal dengan dalil tegas

d)

Qiyas dengan ‘illat tertulis jelas

80.

Syarat utama penerapan Al-Mashlahah Al-Mursalah adalah apa?

a)

Disetujui oleh semua pemerintah

b)

Memberi manfaat ekonomi sesaat

c)

Tidak bertentangan dengan syariat pokok

d)

Selalu ada nas eksplisit mendukung

81.

Kapan mashlahah dianggap tidak sah untuk dijadikan dasar hukum?

a)

Saat bertentangan dengan nash qat’i

b)

Saat manfaatnya dirasakan minoritas

c)

Saat tidak populer di masyarakat

d)

Saat belum disepakati semua mazhab

82.

Apa definisi linguistik dzari’ah?

a)

Tujuan utama dari setiap ibadah

b)

Sarana menuju suatu tujuan

c)

Larangan mutlak tanpa alasan

d)

Keputusan final tidak dapat digugat

83.

Apa definisi terminologis dzari’ah menurut ushul fiqh?

a)

Dalil yang meniadakan qiyas sepenuhnya

b)

Kebiasaan masyarakat sebagai hukum

c)

Hukum yang berdiri tanpa sebab apapun

d)

Perantara yang menuntun pada akhir tertentu

84.

Apa perbedaan utama antara sadd al-dzari’ah dan fath al-dzari’ah?

a)

Menutup sarana ke mafsadah vs membuka ke maslahat

b)

Menutup semua sarana vs membuka semua sarana

c)

Melarang tujuan baik vs membolehkan tujuan buruk

d)

Memutus dalil nash vs menetapkan ijma’

85.

Contoh kebijakan kesehatan yang sesuai prinsip sadd al-dzari’ah adalah apa?

a)

Membatasi iklan rokok bagi remaja

b)

Mewajibkan olahraga setiap hari

c)

Mensubsidi makanan lezat mahal

d)

Mempromosikan kompetisi e-sports

86.

Contoh penerapan fath al-dzari’ah dalam layanan publik adalah apa?

a)

Melarang konsultasi daring dokter

b)

Mengurangi edukasi gizi keluarga

c)

Menutup puskesmas saat malam

d)

Membuka akses vaksinasi mobile

87.

Mengapa sebagian ulama berhati-hati terhadap mashlahah mursalah?

a)

Sebab selalu bertentangan dengan nash

b)

Karena pasti menyalahi ijma’ klasik

c)

Dikhawatirkan membuka pintu subjektivitas

d)

Karena hanya bermanfaat bagi elit kota

88.

Dalam pengambilan kebijakan kesehatan, bagaimana dzari’ah membantu penetapan hukum?

a)

Mengganti nash dengan adat semata

b)

Menilai sarana yang mengarah pada akibat

c)

Mengikat keputusan pada satu mazhab

d)

Mengabaikan sebab demi tujuan akhir

89.

Apa yang dimaksud dengan Al-Mashlahah Al-Mursalah dalam penetapan hukum?

a)

Kemanfaatan umum tanpa dalil khusus yang menolaknya

b)

Tradisi lokal yang selalu bertentangan dengan nash

c)

Kaidah fikih yang hanya berbasis qiyas semata

d)

Ketetapan ulama yang bersifat ijma mutlak

90.

Menurut Asy-Syatibi, tindakan dilarang bila memenuhi kriteria tertentu. Manakah yang termasuk kriteria tersebut?

a)

Hanya membawa maslahat pribadi

b)

Mengantarkan pasti pada mafsadah

c)

Berpotensi kuat menuju mafsadah

d)

Tidak berkaitan dengan tujuan syariat

91.

Sadd adz-dzari'ah memiliki empat kategori menurut Abu Zahra. Manakah pasangan yang benar?

a)

Makruh, haram, mubah, sunnah

b)

Jelas menuju haram, kuat menuju haram, lemah menuju haram, diperselisihkan

c)

Pasti mafsadah, dominan mafsadah, mungkin mafsadah, jarang mafsadah

d)

Sarīh mafsadah, kuat mafsadah, lemah mafsadah, zann mafsadah

92.

Contoh penerapan sadd adz-dzari'ah pada praktik kesehatan masyarakat yang paling tepat adalah?

a)

Melarang promosi rokok karena mengarah ke mudarat

b)

Membolehkan penjualan obat bebas tanpa batasan usia

c)

Mewajibkan iklan suplemen tanpa bukti ilmiah

d)

Menganjurkan konsumsi gula berlebihan untuk energi

93.

Kehujjahan dzari'ah berarti apa dalam kerangka ushul fikih?

a)

Dianggap hujjah sah dalam istinbath hukum

b)

Tidak relevan karena hanya adat kebiasaan

c)

Hanya berlaku pada masalah ibadah mahdhah

d)

Wajib ditolak bila bertentangan dengan maslahat

94.

Perbedaan pandangan ulama tentang sadd adz-dzari'ah biasanya berkaitan dengan apa?

a)

Penilaian tingkat kemungkinan mafsadah

b)

Perbedaan bahasa Arab klasik

c)

Status sanad hadis yang selalu palsu

d)

Kewajiban mengikuti satu madzhab tertentu

95.

Manakah contoh dzari'ah yang dilarang karena mafsadahnya jelas?

a)

Menjual senjata kepada pelaku kriminal aktif

b)

Menjual buku kedokteran kepada mahasiswa

c)

Memberi sedekah kepada fakir miskin

d)

Menyebarkan edukasi gizi seimbang

96.

Pada kategori kuat menuju haram, tindakan bagaimana yang termasuk?

a)

Selalu setara antara maslahat dan mafsadah

b)

Tidak punya hubungan dengan mafsadah

c)

Kemungkinan besar berujung pada pelanggaran

d)

Pasti menghasilkan kemaslahatan besar

97.

Mengapa ulama mensyaratkan bukti kuat sebelum melarang sesuatu lewat sadd adz-dzari'ah?

a)

Supaya semua adat otomatis haram

b)

Karena larangan tidak memerlukan alasan

c)

Agar tidak menutup maslahat yang sah

d)

Untuk mempermudah taklid buta

98.

Dalam penetapan kebijakan kesehatan, mashlahah mursalah digunakan untuk?

a)

Mengatur distribusi obat agar adil

b)

Mendukung vaksinasi demi kemaslahatan umum

c)

Mewajibkan terapi tanpa dasar ilmiah

d)

Menolak inovasi medis yang bermanfaat

99.

Apa hubungan antara tujuan syariat (maqasid) dan penggunaan dzari'ah?

a)

Meninggalkan maqasid demi fleksibilitas hukum

b)

Menjaga tujuan syariat dengan menutup jalan pada mafsadah

c)

Mengganti semua nash dengan kebiasaan lokal

d)

Memprioritaskan kemudahan pribadi di atas kemaslahatan

100.

Ketika mafsadah hanya lemah dan peluangnya kecil, sikap yang paling tepat adalah?

a)

Mengabaikan seluruh aspek keamanan

b)

Mewajibkan untuk menambah maslahat

c)

Melarang total tanpa evaluasi risiko

d)

Tidak melarang secara umum, cukup pengawasan