wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PAKET 1 - PSIKODINAMIKA DALAM KEPERAWATAN JIWA

Total questions: 100

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Psikodinamika dalam keperawatan jiwa terutama digunakan perawat untuk memahami ...

a)

Gejala fisik yang tampak pada pasien

b)

Hubungan sebab akibat penyakit medis

c)

Proses internal yang memengaruhi perilaku pasien

d)

Faktor lingkungan rumah sakit

e)

Riwayat sosial ekonomi pasien

2.

Fokus utama pendekatan psikodinamik dalam keperawatan jiwa adalah ...

a)

Menghilangkan gejala melalui obat

b)

Mengubah perilaku secara langsung

c)

Memahami konflik dan pengalaman masa lalu pasien

d)

Menilai fungsi kognitif pasien

e)

Menetapkan diagnosis medis

3.

Dorongan internal seperti ingin diterima, merasa aman, dan dihargai termasuk dalam komponen psikodinamika berupa ...

a)

Relasi interpersonal

b)

Konflik intrapsikis

c)

Mekanisme pertahanan diri

d)

Motif dan dorongan internal

e)

Pengalaman perkembangan

4.

Konflik intrapsikis paling tepat diartikan sebagai ...

a)

Konflik antara pasien dan lingkungan

b)

Konflik yang muncul akibat tekanan sosial

c)

Pergulatan batin antara dua keinginan yang bertentangan

d)

Pertentangan nilai budaya dan agama

e)

Ketidakseimbangan emosi dan kognisi

5.

Mekanisme pertahanan diri dalam psikodinamika berfungsi utama untuk ...

a)

Menekan perilaku agresif

b)

Menghilangkan konflik secara sadar

c)

Melindungi individu dari kecemasan

d)

Meningkatkan kontrol diri

e)

Mengubah struktur kepribadian

6.

Menurut teori Freud, struktur kepribadian yang bekerja berdasarkan prinsip realitas adalah ...

a)

Id

b)

Superego

c)

Ego

d)

Libido

e)

Insting

7.

Seorang pasien tetap menahan amarah dan memilih berbicara secara rasional karena menyadari situasi tidak aman. Perilaku ini menunjukkan fungsi ...

a)

Id

b)

Ego

c)

Superego

d)

Mekanisme represi

e)

Mekanisme sublimasi

8.

Superego dalam teori Freud berperan utama dalam ...

a)

Memenuhi kebutuhan biologis

b)

Mengatur impuls agresif

c)

Menengahi konflik realitas

9.

Dominasi superego yang terlalu kuat pada pasien berisiko menimbulkan ...

a)

Perilaku impulsif

b)

Ketidakmampuan mengambil keputusan

c)

Rasa bersalah dan kecemasan berlebihan

d)

Perilaku agresif terbuka

e)

Penarikan diri total

10.

Tahap perkembangan psikososial Erikson pada dewasa muda adalah ...

a)

Identity vs Role Confusion

b)

Trust vs Mistrust

c)

Autonomy vs Shame and Doubt

d)

Intimacy vs Isolation

e)

Generativity vs Stagnation

11.

Kegagalan menyelesaikan tahap Intimacy vs Isolation dapat tampak dalam bentuk ...

a)

Perilaku agresif

b)

Ketergantungan berlebihan

c)

Penarikan diri dan kesepian

d)

Gangguan memori

e)

Gangguan persepsi

12.

Menurut Sullivan, sumber utama gangguan kejiwaan adalah ...

a)

Faktor genetik

b)

Konflik intrapsikis

c)

Hubungan interpersonal yang tidak aman

d)

Ketidakseimbangan neurotransmitter

e)

Mekanisme pertahanan diri

13.

Kecemasan menurut Sullivan terutama muncul akibat ...

a)

Dorongan instingtual yang ditekan

b)

Konflik nilai moral

c)

Pengalaman interpersonal yang menyakitkan

d)

Ketidakmampuan koping biologis

e)

Kelemahan ego

14.

Konsep self-system menurut Sullivan merujuk pada ...

a)

Struktur kepribadian

b)

Cara individu melindungi diri dari kecemasan

c)

Sistem kognitif individu

d)

Regulasi emosi sadar

e)

Perilaku sosial adaptif

15.

Peran perawat sebagai participant observer berarti perawat ...

a)

Hanya mengamati perilaku pasien

b)

Menjadi terapis utama pasien

c)

Terlibat dalam hubungan sekaligus melakukan observasi terapeutik

d)

Menjaga jarak emosional secara ketat

e)

Bertindak sebagai evaluator objektif

16.

Tahap awal hubungan perawat-pasien menurut Peplau adalah ...

a)

Working phase

b)

Identification

c)

Exploitation

d)

Orientation

e)

Resolution

17.

Fokus utama tahap orientasi dalam hubungan terapeutik adalah ...

a)

Pemecahan masalah

b)

Edukasi intensif

c)

Evaluasi hasil

d)

Membangun rasa percaya

e)

Terminasi hubungan

18.

Pasien mulai memanfaatkan sumber daya yang diberikan perawat untuk mengatasi masalahnya pada tahap ...

a)

Orientation

b)

Identification

c)

Exploitation

d)

Resolution

e)

Terminasi

19.

Mengalihkan kemarahan menjadi aktivitas olahraga merupakan contoh mekanisme pertahanan diri ...

a)

Denial

b)

Projection

c)

Regression

d)

Displacement

e)

Sublimasi

20.

Pasien menolak percaya bahwa dirinya mengalami penyakit serius. Mekanisme pertahanan diri ini disebut ...

a)

Represi

b)

Denial

c)

Proyeksi

d)

Rasionalisasi

e)

Disosiasi

21.

Menyalahkan orang lain atas perasaan marah yang sebenarnya dirasakan sendiri merupakan mekanisme ...

a)

Displacement

b)

Regression

c)

Projection

d)

Denial

e)

Sublimasi

22.

Perilaku kembali seperti anak kecil saat menghadapi stres berat disebut ...

a)

Displacement

b)

Regression

c)

Denial

d)

Suppression

e)

Proyeksi

23.

Transference dalam hubungan terapeutik terjadi ketika pasien ...

a)

Menghindari hubungan dengan perawat

b)

Menyadari konflik internalnya

c)

Memindahkan perasaan masa lalu kepada perawat

d)

Menolak intervensi perawat

e)

Mengembangkan mekanisme koping baru

24.

Countertransference merujuk pada kondisi ketika ...

a)

Pasien memproyeksikan emosinya

b)

Hubungan terapeutik menjadi tidak profesional

c)

Perawat membawa pengalaman emosional pribadinya ke hubungan dengan pasien

d)

Pasien menolak hubungan terapeutik

e)

Perawat gagal membangun empati

25.

Pemahaman psikodinamika membantu perawat jiwa terutama dalam hal ...

a)

Menetapkan diagnosis medis

b)

Memberikan farmakoterapi

c)

Meningkatkan empati dan ketepatan intervensi

d)

Menilai status nutrisi pasien

e)

Mengontrol perilaku pasien

26.

Pengkajian psikodinamik dalam keperawatan jiwa bertujuan utama untuk ...

a)

Menentukan diagnosis medis pasien

b)

Mengidentifikasi proses internal yang memengaruhi perilaku

c)

Menilai tingkat keparahan gangguan jiwa

d)

Menentukan jenis farmakoterapi

e)

Mengukur fungsi kognitif pasien

27.

Salah satu aspek yang dikaji dalam pengkajian psikodinamik adalah ...

a)

Status nutrisi pasien

b)

Riwayat perkembangan masa kecil

c)

Pemeriksaan laboratorium

d)

Tingkat nyeri fisik

e)

Pola eliminasi

28.

28. Pertanyaan perawat: "Apa yang biasanya Anda lakukan saat merasa tertekan?" bertujuan untuk menggali ...

a)

Konflik intrapsikis

b)

Nilai moral pasien

c)

Mekanisme pertahanan diri dan koping

d)

Riwayat trauma fisik

e)

Hubungan keluarga inti

29.

Pengkajian relasi interpersonal pasien penting dilakukan karena ...

a)

Menentukan status sosial pasien

b)

Menilai kemampuan komunikasi verbal

c)

Hubungan memengaruhi kesehatan jiwa dan pola koping

d)

Menentukan tingkat pendidikan pasien

e)

Mengidentifikasi gangguan kognitif

30.

Dalam pengkajian psikodinamik, konflik yang tampak pada pasien dapat berupa ...

a)

Perbedaan pendapat dengan perawat

b)

Pertentangan antara kebutuhan dan ketakutan

c)

Penurunan fungsi memori

d)

Gangguan persepsi sensorik

e)

Ketidakseimbangan biologis

31.

Diagnosa keperawatan yang paling sesuai pada pasien dengan mekanisme koping maladaptif adalah ...

a)

Gangguan proses pikir

b)

Risiko isolasi sosial

c)

Koping individu tidak efektif

d)

Gangguan persepsi sensorik

e)

Gangguan pola tidur

32.

Seorang pasien sering menghindari pembicaraan tentang masalahnya dan menarik diri. Diagnosa keperawatan yang relevan adalah ...

a)

Gangguan konsep diri

b)

Isolasi sosial

c)

Risiko perilaku kekerasan

33.

Intervensi berbasis psikodinamika yang paling tepat untuk membantu pasien memahami perilakunya adalah ...

a)

Memberikan instruksi langsung

b)

Menasihati pasien

c)

Memfasilitasi eksplorasi perasaan

d)

Mengalihkan topik pembicaraan

e)

Membatasi interaksi

34.

Teknik komunikasi terapeutik yang paling sesuai untuk eksplorasi perasaan adalah ...

a)

Memberi penilaian

b)

Memberi saran langsung

c)

Mendengarkan aktif

d)

Mengubah topik

e)

Menyetujui semua pernyataan pasien

35.

Dalam intervensi psikodinamik, perawat membantu pasien memahami hubungan antara ...

a)

Gejala dan obat

b)

Penyakit dan prognosis

c)

Pikiran, perasaan, dan perilaku

d)

Lingkungan dan status sosial

e)

Nilai dan budaya

36.

Membangun hubungan terapeutik yang aman ditandai dengan ...

a)

Perawat bersikap dominan

b)

Pasien selalu patuh

c)

Pasien merasa diterima dan dihargai

d)

Perawat menjaga jarak emosional

e)

Komunikasi satu arah

37.

Tujuan utama hubungan terapeutik dalam keperawatan jiwa adalah ...

a)

Mengontrol perilaku pasien

b)

Menyembuhkan gangguan jiwa

c)

Membantu pasien mencapai pertumbuhan dan pemulihan

d)

Mengurangi beban kerja perawat

e)

Menegakkan diagnosis medis

38.

Pada tahap kerja hubungan perawat-pasien, fokus utama intervensi adalah ...

a)

Perkenalan

b)

Evaluasi akhir

c)

Penggalian masalah dan pemecahan masalah

d)

Terminasi hubungan

e)

Penilaian administrasi

39.

Seorang pasien mulai terbuka dan mengungkapkan perasaannya setelah merasa percaya pada perawat. Hal ini menunjukkan fase ...

a)

Orientasi

b)

Identifikasi

c)

Eksploitasi

d)

Resolusi

e)

Terminasi

40.

Perawat memberikan edukasi dan dukungan agar pasien dapat mengembangkan koping adaptif pada fase ...

a)

Orientasi

b)

Identifikasi

c)

Eksploitasi

d)

Resolusi

e)

Terminasi

41.

Pada tahap terminasi, tindakan perawat yang tepat adalah ...

a)

Menghindari pembahasan hubungan

b)

Mengakhiri hubungan secara mendadak

c)

Mengevaluasi kemajuan dan mempersiapkan kemandirian pasien

d)

Memperpanjang hubungan tanpa tujuan

e)

Menyerahkan pasien tanpa refleksi

42.

Mekanisme pertahanan diri adaptif yang perlu didukung perawat adalah ...

a)

Denial

b)

Projection

c)

Regression

d)

Humor

e)

Displacement

43.

Dalam menghadapi mekanisme pertahanan diri pasien, sikap perawat yang paling tepat adalah ...

a)

Melarang secara langsung

b)

Mengabaikan perilaku pasien

c)

Memahami fungsi dan konteks mekanisme tersebut

d)

Mengkritik perilaku pasien

e)

Memaksa pasien berubah

44.

Seorang pasien melihat perawat seperti figur ayah yang otoriter sehingga menjadi mudah marah. Fenomena ini disebut ...

a)

Countertransference

b)

Resistance

c)

Transference

d)

Displacement

e)

Regression

45.

Jika perawat merasa terlalu melindungi pasien karena mengingatkan pada anggota keluarganya sendiri, maka perawat sedang mengalami ...

a)

Transference

b)

Countertransference

c)

Resistance

d)

Proyeksi

e)

Disosiasi

46.

Salah satu upaya mencegah dampak negatif countertransference adalah ...

a)

Menghindari pasien

b)

Meningkatkan keterlibatan emosional

c)

Menyadari dan merefleksikan respon emosional perawat

d)

Membatasi komunikasi terapeutik

e)

Menyerahkan pasien ke perawat lain tanpa alasan

47.

Aplikasi psikodinamika dalam asuhan keperawatan jiwa tidak bertujuan untuk ...

a)

Memperkuat proses pemulihan

b)

Meningkatkan empati perawat

c)

Menggantikan psikoterapi formal

d)

Mendukung koping adaptif

e)

Memahami perilaku pasien

48.

Intervensi psikodinamik paling efektif bila perawat ...

4 lines
49.

Salah satu ciri utama model konseptual dalam keperawatan jiwa adalah ...

a)

Bersikap otoriter

b)

Fokus pada perilaku saja

c)

Mengintegrasikan teori dan hubungan interpersonal

d)

Menghindari eksplorasi emosi

e)

Mengutamakan pendekatan medis

50.

Pasien yang mampu mengaitkan pengalaman masa lalu dengan perasaan saat ini menunjukkan keberhasilan intervensi ...

a)

Farmakologis

b)

Biologis

c)

Psikodinamik

d)

Perilaku

e)

Kognitif murni

51.

Manfaat utama penerapan psikodinamika bagi perawat jiwa adalah ...

a)

Mempercepat administrasi asuhan

b)

Mengurangi waktu perawatan

c)

Meningkatkan pemahaman dan empati terhadap pasien

d)

Menghilangkan konflik pasien

e)

Menstandarkan perilaku pasien

52.

Model konseptual dalam keperawatan jiwa digunakan terutama untuk ...

a)

Menyeragamkan tindakan keperawatan

b)

Menggantikan teori keperawatan

c)

Memberikan kerangka berpikir sistematis dalam asuhan

d)

Menentukan diagnosis medis pasien

e)

Menghilangkan subjektivitas perawat

53.

Model konseptual keperawatan jiwa menekankan hubungan antara ...

a)

Perawat dan dokter

b)

Pasien dan keluarga

c)

Individu, lingkungan, dan respons adaptif

d)

Penyakit dan obat

e)

Diagnosis dan prognosis

54.

Dalam model Caplan, krisis didefinisikan sebagai ...

a)

Gangguan jiwa kronis

b)

Ketidakseimbangan sementara akibat stresor

c)

Gangguan biologis otak

d)

Konflik intrapsikis mendalam

e)

Ketidakmampuan total individu

55.

Ciri utama krisis menurut Caplan yang membedakannya dari stres biasa adalah ...

a)

Bersifat menetap

b)

Selalu berulang

c)

Bersifat akut dan sementara

d)

Tidak dapat diprediksi

e)

Tidak memengaruhi fungsi

56.

Individu dalam keadaan krisis umumnya menunjukkan ...

a)

Peningkatan koping adaptif

b)

Penurunan kemampuan pemecahan masalah

c)

Stabilitas emosi

d)

Kemandirian tinggi

e)

Kontrol diri optimal

57.

Tujuan utama intervensi krisis menurut Caplan adalah ...

a)

Menghilangkan stresor

b)

Menyembuhkan gangguan jiwa

c)

Mengembalikan fungsi individu ke tingkat pra-krisis

d)

Mengajarkan mekanisme koping baru secara mendalam

e)

Mengubah kepribadian individu

58.

Prevensi primer dalam model Caplan berfokus pada ...

a)

Rehabilitasi pasien gangguan jiwa

b)

Pencegahan kekambuhan

c)

Penguatan individu sebelum terjadi gangguan

d)

Penanganan krisis akut

e)

Terapi jangka panjang

59.

Contoh tindakan prevensi primer dalam keperawatan jiwa adalah ...

a)

Terapi kelompok pada pasien skizofrenia

b)

Edukasi kesehatan mental pada masyarakat

c)

Rehabilitasi psikososial

d)

Pencegahan relaps pada pasien kronis

e)

Konseling pasca krisis

60.

Prevensi sekunder dalam model Caplan bertujuan untuk ...

a)

Mencegah terjadinya gangguan jiwa

b)

Mengurangi durasi dan dampak gangguan

c)

Mengembalikan fungsi sosial jangka panjang

d)

Memperkuat komunitas

e)

Meningkatkan kualitas hidup

61.

Intervensi yang termasuk prevensi sekunder adalah ...

a)

Promosi kesehatan mental

b)

Deteksi dini dan penanganan segera krisis

c)

Reintegrasi sosial pasien

d)

Pencegahan stigma

e)

Pendidikan masyarakat umum

62.

Prevensi tersier difokuskan pada ...

a)

Individu sehat

b)

Kelompok berisiko

c)

Individu dalam krisis akut

d)

Individu dengan gangguan jiwa yang sudah terjadi

e)

Masyarakat umum

63.

Contoh intervensi prevensi tersier adalah ...

a)

Penyuluhan kesehatan jiwa di sekolah

b)

Skrining depresi

c)

Terapi lanjutan dan rehabilitasi psikososial

d)

Konseling pranikah

e)

Pendidikan pola asuh

64.

Perbedaan utama antara prevensi sekunder dan tersier adalah ...

a)

Tingkat pendidikan pasien

b)

Jenis stresor

c)

Waktu dan tujuan intervensi

d)

Metode komunikasi

e)

Peran keluarga

65.

Model Caplan sangat relevan digunakan oleh perawat jiwa karena ...

a)

Fokus pada pengobatan farmakologis

b)

Menekankan peran perawat dalam pencegahan

c)

Mengutamakan terapi psikoanalitik

d)

Berbasis diagnosis medis

e)

Menghilangkan peran keluarga

66.

Dalam konteks layanan kesehatan masyarakat, peran perawat jiwa berdasarkan model Caplan paling menonjol pada ...

a)

Terapi individu

b)

Pencegahan dan promosi kesehatan mental

c)

Penegakan diagnosis

d)

Perawatan intensif

e)

Pengobatan farmakologis

67.

Salah satu keterbatasan model Caplan adalah ...

a)

Tidak dapat diterapkan pada komunitas

b)

Kurang menekankan faktor biologis

c)

Tidak relevan untuk gangguan akut

d)

Tidak melibatkan perawat

e)

Terlalu kompleks

68.

Model konseptual keperawatan jiwa membantu perawat dalam ...

a)

Mengurangi beban kerja

b)

Meningkatkan objektivitas diagnosis medis

c)

Mengintegrasikan teori ke dalam praktik

d)

Menghindari hubungan terapeutik

e)

Menstandarkan respons emosional

69.

Hubungan antara stresor, koping, dan respons adaptif paling jelas dijelaskan dalam ...

a)

Model biomedis

b)

Model keperawatan jiwa konseptual

c)

Model farmakologis

d)

Model psikoanalitik murni

e)

Model patologis

70.

Dalam kerangka Caplan, kegagalan koping dapat menyebabkan ...

a)

Pertumbuhan psikologis

b)

Adaptasi optimal

c)

Krisis dan gangguan fungsi

d)

Resiliensi tinggi

e)

Kematangan emosi

71.

Keberhasilan intervensi krisis sangat dipengaruhi oleh ...

a)

Lama gangguan

b)

Usia pasien

c)

Ketepatan waktu intervensi

d)

Jenis kelamin

e)

Tingkat pendidikan

72.

Perawat jiwa berperan sebagai change agent dalam model konseptual dengan cara ...

a)

Memberikan instruksi ketat

b)

Memfasilitasi adaptasi dan koping klien

c)

Mengontrol perilaku klien

d)

Menggantikan peran keluarga

e)

Menetapkan terapi medis

73.

Penerapan model konseptual tanpa mempertimbangkan konteks budaya dapat menyebabkan ...

a)

Peningkatan efektivitas

b)

Kesalahpahaman dan resistensi klien

c)

Penguatan hubungan terapeutik

d)

Adaptasi optimal

e)

Penurunan stres

74.

Model Caplan menempatkan individu sebagai ...

a)

Objek perawatan

b)

Penerima pasif

c)

Subjek aktif dalam adaptasi

d)

Fokus biologis

e)

Klien kronis

75.

Dalam praktik keperawatan jiwa, integrasi model Caplan paling tepat dikombinasikan dengan ...

a)

Pendekatan represif

b)

Pendekatan kuratif murni

c)

Pendekatan promotif dan preventif

d)

Pendekatan administratif

e)

Pendekatan legalistik

76.

Evaluasi keberhasilan asuhan berdasarkan model konseptual ditandai dengan ...

a)

Hilangnya semua stresor

b)

Ketaatan pasien

c)

Peningkatan fungsi adaptif klien

d)

Ketergantungan pada perawat

e)

Penggunaan obat jangka panjang

77.

Stuart Stress Adaptation Model memandang gangguan jiwa sebagai hasil dari ...

a)

Konflik intrapsikis yang tidak disadari

b)

Ketidakseimbangan neurotransmitter

c)

Interaksi antara stresor dan kemampuan adaptasi individu

d)

Trauma masa kecil semata

e)

Kegagalan perkembangan psikososial

78.

Komponen utama dalam Stuart Stress Adaptation Model meliputi ...

a)

Id, ego, superego

b)

Stresor, koping, dan respons adaptif

c)

Sistem keluarga dan masyarakat

d)

Perawat, klien, dan lingkungan

e)

Nilai dan budaya

79.

Faktor predisposisi dalam model Stuart adalah ...

a)

Kejadian stres akut

b)

Faktor biologis, psikologis, dan sosial yang meningkatkan kerentanan

c)

Respons adaptif klien

d)

Mekanisme pertahanan diri

e)

Intervensi keperawatan

80.

Faktor presipitasi dalam gangguan jiwa merujuk pada ...

a)

Kerentanan jangka panjang

b)

Pola asuh masa kecil

c)

Stresor yang memicu timbulnya gangguan

81.

Menurut Stuart, keberhasilan adaptasi klien ditentukan oleh ...

a)

Jenis gangguan jiwa

b)

Dukungan keluarga saja

c)

Keseimbangan antara stresor dan koping

d)

Tingkat pendidikan klien

e)

Lama perawatan

82.

Model hubungan interpersonal Peplau menekankan peran perawat sebagai ...

a)

Pengambil keputusan utama

b)

Terapis medis

c)

Alat terapeutik (therapeutic use of self)

d)

Pengawas perilaku

e)

Pengontrol emosi klien

83.

Tahap kerja menurut Peplau dicirikan oleh ...

a)

Pembentukan kontrak

b)

Pemutusan hubungan

c)

Pemanfaatan hubungan untuk pemecahan masalah

d)

Perkenalan awal

e)

Evaluasi administratif

84.

Menurut Orem, asuhan keperawatan dibutuhkan ketika terjadi ...

a)

Gangguan mental berat

b)

Krisis psikologis

c)

Defisit perawatan diri

d)

Konflik intrapsikis

e)

Stres akut

85.

Dalam konteks keperawatan jiwa, contoh defisit perawatan diri adalah ...

a)

Halusinasi pendengaran

b)

Ketidakmampuan merawat kebersihan diri

c)

Gangguan persepsi

d)

Perilaku agresif

e)

Gangguan afek

86.

Model Adaptasi Roy memandang individu sebagai ...

a)

Objek perawatan pasif

b)

Sistem adaptif biopsikososial

c)

Penerima stresor

d)

Makhluk biologis

e)

Klien kronis

87.

Empat mode adaptasi dalam model Roy meliputi, KECUALI ...

a)

Fisiologis

b)

Konsep diri

c)

Fungsi peran

d)

Interpersonal

e)

Interdependensi

88.

Tujuan utama keperawatan menurut Roy adalah ...

a)

Menghilangkan stresor

b)

Mengubah kepribadian

c)

Meningkatkan respons adaptif

d)

Mengontrol perilaku

e)

Mengurangi gejala

89.

Neuman Systems Model memandang klien sebagai ...

a)

Individu dengan gangguan

b)

Sistem terbuka yang berinteraksi dengan stresor

c)

Objek terapi medis

d)

Individu pasif

e)

Klien kronis

90.

Garis pertahanan fleksibel dalam model Neuman berfungsi untuk ...

a)

Mengendalikan perilaku

b)

Mencegah stresor menembus sistem klien

c)

Mengobati gangguan jiwa

d)

Mengatur respons emosional

e)

Menguatkan diagnosis

91.

Intervensi primer menurut Neuman bertujuan untuk ...

a)

Rehabilitasi

b)

Deteksi dini

c)

Memperkuat garis pertahanan sebelum stresor menyerang

d)

Mengurangi dampak stres

e)

Mengatasi komplikasi

92.

Model Johnson menekankan keseimbangan dalam sistem ...

a)

Kognitif

b)

Emosional

c)

Perilaku

d)

Sosial

e)

Biologis

93.

Ketidakseimbangan sistem perilaku menurut Johnson dapat tampak dalam bentuk ...

a)

Gangguan persepsi

b)

Pola perilaku maladaptif

c)

Gangguan memori

d)

Gangguan sensori

e)

Gangguan motorik

94.

Model koping Lazarus & Folkman menekankan bahwa stres ditentukan oleh ...

a)

Jenis stresor

b)

Tingkat keparahan stresor

c)

Penilaian kognitif individu

d)

Faktor biologis

e)

Dukungan sosial

95.

Problem-focused coping bertujuan untuk ...

a)

Mengelola emosi

b)

Menghindari masalah

c)

Mengubah situasi penyebab stres

d)

Menekan perasaan

e)

Menerima keadaan

96.

Emotion-focused coping lebih tepat digunakan ketika ...

a)

Masalah dapat dikontrol

b)

Situasi tidak dapat diubah

c)

Stresor bersifat sementara

d)

Masalah sederhana

e)

Koping adaptif tinggi

97.

Recovery Model dalam keperawatan jiwa menekankan ...

a)

Kesembuhan total

b)

Penghilangan gejala

c)

Harapan, makna hidup, dan pemberdayaan klien

d)

Kepatuhan pengobatan

e)

Kontrol perilaku

98.

Peran perawat dalam Recovery Model adalah ...

a)

Pengambil keputusan utama

b)

Pengontrol perilaku klien

c)

Mitra dalam proses pemulihan

d)

Terapis psikoanalitik

e)

Penegak aturan

99.

Pendekatan biopsikososial memandang gangguan jiwa sebagai hasil interaksi ...

a)

Faktor psikologis saja

b)

Faktor sosial saja

c)

Faktor biologis, psikologis, dan sosial

d)

Faktor genetik

e)

Faktor lingkungan

100.

Keunggulan pendekatan biopsikososial adalah ...

a)

Fokus tunggal pada gejala

b)

Mengabaikan konteks sosial

c)

Pendekatan holistik terhadap klien

d)

Intervensi jangka pendek

e)

Standarisasi ketat