Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Analisis Sistem Tenaga Listrik 1

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Sistem tenaga listrik adalah sistem yang berfungsi untuk?

a)

Menghasilkan energi mekanik

b)

Mengatur penggunaan alat listrik rumah tangga

c)

Menyediakan, menyalurkan, dan menggunakan energi listrik

d)

Mengubah energi listrik menjadi panas

2.

Sub sistem utama dalam sistem tenaga listrik adalah?

a)

Generator, beban, dan proteksi

b)

Pembangkit, transmisi, dan distribusi

c)

Pembangkit, gardu induk, dan beban

d)

Transmisi, distribusi, dan konsumen

3.

Fungsi utama gardu induk adalah?

a)

Menaikkan dan menurunkan tegangan serta pengamanan sistem

b)

Menghasilkan energi listrik

c)

Menyimpan energi listrik

d)

Mengonsumsi energi listrik

4.

Tegangan distribusi primer yang umum digunakan PLN adalah?

a)

220 V

b)

380 V

c)

150 kV

d)

20 kV

5.

Saluran transmisi digunakan untuk?

a)

Menyalurkan energi dari konsumen ke pembangkit

b)

Menyalurkan energi dari pembangkit ke pusat beban

c)

Menurunkan tegangan listrik

d)

Mengatur faktor daya

6.

Daya kompleks dalam sistem AC dinyatakan dengan persamaan?

a)

S = V + I

b)

S = P + jQ

c)

S = VI cos φ

d)

S = P − Q

7.

Jika arus tertinggal terhadap tegangan, maka rangkaian bersifat?

a)

Kapasitif

b)

Resistif

c)

Nonlinier

d)

Induktif

8.

Sistem tiga fasa dikatakan seimbang apabila?

a)

Beban tiap fasa identik

b)

Arus netral besar

c)

Tegangan berbeda dan arus sama

d)

Sudut fasa tidak sama

9.

Pada sistem tiga fasa seimbang, jumlah arus netral adalah?

a)

Sama dengan arus fasa

b)

Lebih besar dari nol

c)

Akar tiga kali arus fasa

d)

Nol

10.

Operator a pada sistem tiga fasa menyatakan rotasi sebesar?

a)

90°

b)

120°

c)

60°

d)

180°

11.

Pada beban delta, arus saluran bernilai?

a)

Sama dengan arus fasa

b)

Lebih kecil dari arus fasa

c)

Akar tiga kali arus fasa

d)

Nol

12.

Satuan daya aktif dalam rangkaian AC adalah?

a)

Ohm

b)

VA

c)

VAR

d)

Watt

13.

Daya reaktif dalam sistem tenaga dinyatakan dalam satuan?

a)

Watt

b)

Ampere

c)

VAR

d)

Volt

14.

Faktor daya merupakan perbandingan antara?

a)

Daya semu dan daya reaktif

b)

Daya aktif dan daya semu

c)

Daya reaktif dan daya aktif

d)

Tegangan dan arus

15.

Sistem per unit digunakan untuk?

a)

Memperbesar nilai perhitungan

b)

Menyederhanakan analisis sistem tenaga

c)

Mengubah arus AC menjadi DC

d)

Menghitung rugi-rugi daya saja

16.

Besaran dasar (base) yang umum dipilih dalam sistem per unit adalah?

a)

kV dan MVA

b)

Watt dan VAR

c)

kV dan A

d)

A dan Ohm

17.

Nilai per unit merupakan?

a)

Nilai absolut besaran listrik

b)

Nilai hasil pengukuran langsung

c)

Nilai besaran dibandingkan nilai dasarnya

d)

Nilai maksimum sistem

18.

One line diagram digunakan untuk?

a)

Menunjukkan bentuk fisik peralatan

b)

Menghitung arus hubung singkat

c)

Mengukur tegangan sistem

d)

Menampilkan sistem kelistrikan secara simbolis

19.

Keuntungan sistem per unit dibanding sistem persentase adalah?

a)

Hasil perkalian langsung dalam satuan per unit

b)

Lebih mudah dihitung

c)

Tidak memerlukan basis

d)

Berlaku untuk semua sistem

20.

Transformator berfungsi untuk?

a)

Mengubah frekuensi

b)

Mengubah daya listrik menjadi mekanik

c)

Mengubah tingkat tegangan AC

d)

Menyimpan energi listrik

21.

Nilai impedansi transformator dalam per unit adalah?

a)

Berbeda di sisi primer dan sekunder

b)

Sama di semua sisi transformator

c)

Selalu lebih besar dari nilai ohm

d)

Bergantung arus beban

22.

Transformator tiga fasa dapat dibentuk dari?

a)

Satu trafo satu fasa

b)

Dua trafo satu fasa

c)

Tiga trafo satu fasa identik

d)

Empat trafo satu fasa

23.

Hubungan transformator Δ–Y berarti?

a)

Primer delta, sekunder bintang

b)

Primer bintang, sekunder delta

c)

Primer dan sekunder delta

d)

Primer dan sekunder bintang

24.

Rating daya transformator tiga fasa diperoleh dari?

a)

Sama dengan satu trafo satu fasa

b)

Dua kali trafo satu fasa

c)

Tiga kali trafo satu fasa

d)

Akar tiga kali trafo satu fasa

25.

Admitansi merupakan kebalikan dari?

a)

Impedansi

b)

Tegangan

c)

Arus

d)

Daya

26.

Matriks admitansi dalam sistem tenaga dilambangkan dengan simbol?

a)

[Z]

b)

[I]

c)

[V]

d)

[Y]

27.

Persamaan simpul pada sistem tenaga diperoleh dengan menerapkan hukum?

a)

Ohm

b)

Faraday

c)

Kirchhoff arus

d)

Kirchhoff tegangan

28.

Admitansi sendiri (self admittance) pada matriks Y terletak pada bagian?

a)

Di luar diagonal utama

b)

Di dalam diagonal utama

c)

Di baris terakhir

d)

Di kolom pertama

29.

Nilai admitansi bersama (mutual admittance) Ykn diperoleh dari?

a)

ykn

b)

1 / ykn

c)

– ykn

d)

ykk

30.

Daya yang benar-benar dimanfaatkan oleh beban dan diukur dalam watt disebut?

a)

Daya reaktif

b)

Daya semu

c)

Daya aktif

d)

Daya kompleks

31.

Satuan dari daya semu adalah?

a)

Watt

b)

VA

c)

VAR

d)

Joule

32.

Hubungan antara daya aktif (P), daya semu (S), dan sudut fasa (φ) adalah?

a)

P = S cos φ

b)

P = S sin φ

c)

P = V sin φ

d)

P = I cos φ

33.

Beban induktif menyebabkan arus … terhadap tegangan

a)

Se-fasa

b)

Mendahului (leading)

c)

Tertinggal (lagging)

d)

Berlawanan fasa

34.

Faktor daya didefinisikan sebagai perbandingan antara?

a)

Q / S

b)

P / Q

c)

S / P

d)

P / S

35.

Parameter yang diperlukan dalam perhitungan aliran daya berjumlah?

a)

2

b)

5

c)

3

d)

4

36.

Bus yang memiliki tegangan dan sudut fasa diketahui disebut?

a)

Bus Tegangan

b)

Bus PV

c)

Bus Beban

d)

Bus Slack

37.

Bus yang memiliki tegangan dan daya aktif diketahui disebut?

a)

Bus PV

b)

Bus Tegangan

c)

Bus Beban

d)

Bus Slack

38.

Bus yang memiliki daya aktif dan daya reaktif diketahui disebut?

a)

Bus PV

b)

Bus Slack

c)

Bus Tegangan

d)

Bus Beban

39.

Pada bus tipe PQ, besaran yang dicari adalah?

a)

P dan Q

b)

P dan V

c)

V dan δ

d)

Q dan δ

40.

Metode Gauss-Seidel memiliki keunggulan utama berupa?

a)

Kebutuhan memori kecil

b)

Akurasi sangat tinggi

c)

Tidak memerlukan iterasi

d)

Cocok untuk sistem sangat besar

41.

Metode Fast Decoupled memisahkan perhitungan antara?

a)

V–I dan P–Q

b)

P–V dan Q–I

c)

P–θ dan Q–V

d)

I–θ dan P–Q

42.

Terdapat 3 metode penyelesaian aliran daya, kecuali?

a)

Metode Gauss-Seidell

b)

Metode Newton – Rhapson

c)

Metode Fast Decoupled

d)

Metode Iterasi

43.

Tujuan utama studi aliran daya pada sistem tenaga listrik adalah untuk mengetahui?

a)

Besar arus hubung singkat

b)

Stabilitas transien sistem

c)

Besar dan sudut fasa tegangan tiap bus

d)

Rugi-rugi mekanik generator

44.

Pada metode Newton-Raphson, solusi diperoleh dengan menggunakan?

a)

Iterasi berbasis matriks Jacobian

b)

Tabel pendekatan manual

c)

Persamaan linear langsung

d)

Grafik segitiga daya

45.

Kelebihan utama metode Fast Decoupled dibanding Newton-Raphson adalah?

a)

Perhitungan lebih cepat

b)

Tidak memerlukan matriks

c)

Tidak membutuhkan data jaringan

d)

Akurasi lebih tinggi untuk semua sistem

46.

Metode Gauss-Seidel kurang efektif untuk sistem tenaga yang besar karena?

a)

Tidak dapat menghitung sudut fasa

b)

Membutuhkan daya reaktif besar

c)

Tidak menggunakan matriks admitansi

d)

Jumlah iterasi meningkat

47.

Jika tiga transformator satu fasa identik masing-masing berdaya 25 MVA dirangkai menjadi transformator tiga fasa, maka rating daya transformator tiga fasa tersebut adalah?

a)

25 MVA

b)

43 MVA

c)

50 MVA

d)

75 MVA

48.

Pada transformator tiga fasa yang tersusun dari 3 buah transformator 1 fasa identtik dengan hubungan Y–Δ, tegangan 3 fasa pada sisi Δ adalah?

a)

√3 kali tegangan fasa

b)

Sama dengan tegangan fasa

c)

1/√3 kali tegangan fasa

d)

Nol

49.

Pada transformator tiga fasa yang tersusun dari 3 buah transformator 1 fasa identtik dengan hubungan Y–Δ, tegangan 3 fasa pada sisi Y adalah?

a)

√3 kali tegangan fasa

b)

Sama dengan tegangan fasa

c)

1/√3 kali tegangan fasa

d)

Nol

50.

Jika impedansi transformator dinyatakan dalam satuan per unit, maka nilainya?

a)

Berbeda untuk sisi tegangan tinggi dan rendah

b)

Sama bila dilihat dari sisi tegangan tinggi maupun rendah

c)

Bergantung pada arus beban

d)

Selalu lebih kecil dari impedansi ohm