wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PERTEMUAN 15 (IMDAS)

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien datang dengan gejala sering sakit dan infeksi berulang. Dokter menduga adanya defisiensi imun. Sebagai Analis Laboratorium Medis, pemahaman dasar yang paling penting untuk mengidentifikasi masalah ini adalah konsep utama Imunologi, yaitu bagaimana tubuh melakukan apa?

a)

Mengaktifkan sel T sitotoksik untuk menghancurkan sel-sel tubuh yang sehat.

b)

Meningkatkan produksi sitokin inflamasi untuk memicu demam.

c)

Menghasilkan respons pertahanan pertama yang bersifat spesifik dan lambat.

d)

Mengidentifikasi, melawan, dan mengingat antigen untuk mempertahankan kesehatan dan mencegah penyakit.

2.

Seorang bayi baru lahir mendapatkan sistem pertahanan tubuh pertamanya dari penghalang fisik seperti kulit dan mukosa, serta sel-sel seperti neutrofil dan makrofag yang memberikan respons cepat. Jenis pertahanan ini diklasifikasikan sebagai apa, dan apa sifat utamanya?

a)

Imunoprofilaksis, melibatkan pemberian vaksin.

b)

Imunitas bawaan, bersifat non-spesifik.

c)

Imunitas adaptif, bersifat spesifik.

d)

Integrasi respons, melibatkan antibodi dan sel T.

3.

Pemerintah sedang merencanakan program vaksinasi massal untuk penyakit menular baru. Tujuan utama dari program ini dari sudut pandang Imunoprofilaksis adalah untuk merangsang kekebalan tubuh pasien agar menghasilkan respons imun sekunder yang kuat. Proses ini dikenal sebagai pencegahan aktif karena melibatkan apa?

a)

Peradangan berkepanjangan akibat gangguan regulasi sistem imun yang tidak terkendali.

b)

Penggunaan tes ELISA dan Western Blot untuk skrining infeksi.

c)

Pemberian antibodi yang sudah jadi (imunisasi pasif).

d)

Stimulasi tubuh untuk memproduksi kekebalan terhadap patogen spesifik.

4.

Seorang Analis di laboratorium menerima sampel serum untuk mengukur konsentrasi antibodi terhadap antigen virus tertentu pasca-vaksinasi. Metode yang paling tepat digunakan untuk mendeteksi dan mengukur konsentrasi antibodi atau antigen secara akurat dan kuantitatif dalam spesimen adalah...

a)

Imunofluoresensi (IF).

b)

Analisis Multiplex.

c)

Western Blot.

5.

Seorang dermatologis mencurigai pasien menderita Pemfigoid Bulosa. Untuk mengkonfirmasi diagnosis, Analis Laboratorium disarankan untuk memeriksa autoantibodi. Biomarker spesifik yang paling relevan untuk Pemfigoid Bulosa yang menunjukkan adanya autoantibodi terhadap protein pada zona membran dasar kulit adalah...

a)

A. BP180 dan BP230.

b)

B. Sitokin pro-inflamasi (TNF, IFN-γ).

c)

C. IgE terhadap alergen lingkungan.

d)

D. Laminin 332.

6.

Hasil tes pasien menunjukkan peningkatan drastis konsentrasi antibodi tipe IgE. Dari gejala yang mungkin terjadi, antibodi ini berperan penting dalam mendeteksi dan memicu reaksi imun yang berhubungan dengan kondisi seperti...

a)

Imun yang diperantarai sel (Cell-mediated immunity).

b)

Reaksi alergi, urtikaria, atau dermatosis kronis.

c)

Infeksi bakteri kronis dan produksi IgA.

d)

Serangan autoantibodi terhadap BP180 dan BP230.

7.

Seorang Analis mendapati seorang kerabatnya mengeluhkan gejala seperti peradangan kronis, lemah, dan nyeri pada persendian, dan dicurigai terjadi gangguan regulasi sistem imun. Jika sistem imun orang tersebut menyerang jaringan tubuhnya sendiri, kondisi ini dikenal sebagai...

a)

Pembengkakan kelenjar getah bening.

b)

Autoimunitas.

c)

Alergi.

d)

Defisiensi imun.

8.

Pada konteks pencegahan infeksi di saluran pencernaan dan pernapasan, antibodi yang paling penting untuk menyediakan perlindungan mukosa melalui hambatan fisik terhadap mikroba adalah...

a)

IgG, karena perannya dalam respons sekunder yang kuat.

b)

IgA, karena kemampuannya untuk bersekresi pada permukaan mukosa.

c)

IgE, karena perannya dalam respons hipersensitivitas.

d)

Sitokin, karena fungsinya sebagai koordinator inflamasi.

9.

Seorang anak menerima dosis pertama vaksin DPT. Sel imun manakah yang bertanggung jawab utama atas pembentukan memori imun dan produksi antibodi jangka panjang (imun humoral) setelah stimulasi antigen dari vaksin?

a)

A. Sel T, melalui imun yang diperantarai sel

b)

B. Sel B, melalui imun humoral

c)

C. Sel NK, melalui sitotoksisitas

d)

D. Makrofag, melalui fagositosis

10.

Seorang pasien menunjukkan lesi pada membran mukosa, termasuk di oral dan okular. Analisis autoantibodi menunjukkan target protein spesifik yang membantu menentukan lokasi lesi ini. Biomarker antigen yang relevan dan sering menjadi target serangan pada kasus Pemfigoid Membran Mukosa adalah...

a)

Laminin 332.

b)

BP180.

c)

IgG.

d)

FasL.