NEW
Font size
WorksheetsUAS PENGANTAR ARSITEKTUR 25/26
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Dalam konteks arsitektur, kreativitas tidak semata-mata diukur dari bentuk bangunan yang unik, tetapi dari proses berpikir perancang. Pernyataan ini paling sesuai dengan pandangan kreativitas menurut:
Vitruvius
Lion Hudson
Kevin Lynch
Le Corbusier
Seorang arsitek merancang bangunan dengan bentuk sederhana, tetapi mampu menyelesaikan masalah fungsi, struktur, dan estetika secara bersamaan. Hal ini mencerminkan sudut pandang kreativitas sebagai:
Seni semata
Psikologi semata
Sains dan teknologi
Gabungan psikologi, seni, dan sains-teknologi
Tahap proses kreatif menurut Sam F. Miller yang paling berkaitan dengan munculnya ide baru secara intuitif adalah:
Definisi masalah
Upaya pemecahan
Pematangan
Inspirasi
Proses kreatif dalam arsitektur disebut open-ended process karena:
Tidak memerlukan batasan desain
Tidak memiliki tahapan yang jelas
Dapat berkembang dan berulang sesuai konteks permasalahan
Bergantung sepenuhnya pada intuisi arsitek
Faktor yang paling berpengaruh dalam memperbesar atau memperkecil daya cipta seorang arsitek adalah:
Bakat alami
Pengalaman dan kebiasaan
Peralatan desain
Teknologi digital
Motivasi dan prioritas dalam proses desain dapat membatasi kreativitas apabila:
Digunakan sebagai pendorong kerja
Terlalu longgar tanpa arah
Menjadi tekanan yang mengekang eksplorasi ide
Didukung oleh pengalaman
Konsep The Four P’s of Creativity menempatkan hasil akhir desain sebagai:
Person
Process
Press
Product
Lingkungan sosial, budaya, dan pendidikan yang memengaruhi proses kreatif arsitek termasuk dalam aspek:
Person
Process
Press
Product
Kemampuan mengaitkan pengalaman masa lalu dengan permasalahan baru dalam desain merupakan bagian dari:
Fantasi
Asimilasi
Evaluasi
Sintesis
Dalam teori perkembangan kognitif, kondisi ketika individu berhasil mencapai keseimbangan berpikir setelah mengatasi konflik disebut:
Asimilasi
Akomodasi
Adaptasi
Equilibrium
Pada Taksonomi Bloom, kemampuan mahasiswa menganalisis hubungan antar ruang dalam bangunan berada pada tingkat:
Pemahaman
Penerapan
Analisis
Evaluasi
Berpikir divergen dalam arsitektur berarti:
Mencari satu jawaban paling benar
Mengikuti standar desain yang ada
Menghasilkan berbagai kemungkinan solusi
Mengulang solusi yang sudah terbukti
Unsur kreativitas yang paling berkaitan dengan kepekaan perasaan dan empati pengguna ruang adalah:
Kecerdasan logis
Kecerdasan emosional
Kecerdasan visual
Kecerdasan matematis
Keseimbangan visual yang dicapai tanpa adanya sumbu tengah tetapi tetap terasa stabil disebut:
Keseimbangan simetri
Keseimbangan radial
Keseimbangan informal
Keseimbangan formal
Bangunan yang menempatkan seluruh elemen desain mengelilingi satu titik pusat menerapkan keseimbangan:
Asimetri
Linear
Radial
Grid
Irama dalam arsitektur terutama berfungsi untuk:
Menentukan struktur bangunan
Menyampaikan respon emosional melalui pengulangan
Menyamakan ukuran elemen bangunan
Menghilangkan variasi bentuk
Pengulangan elemen dengan perubahan bertahap ukuran atau warna disebut irama:
Repetisi
Oposisi
Gradasi
Transisi
Irama yang tidak memiliki awal dan akhir yang jelas disebut:
Irama dinamis
Irama statis
Irama terbuka tidak menentu
Irama tertutup menentu
Titik fokus utama yang pertama kali menarik perhatian mata disebut:
Skala
Tekanan
Proporsi
Kesatuan
Tekanan dalam komposisi dapat dicapai melalui semua hal berikut, KECUALI:
Kontras warna
Perbedaan ukuran
Pengulangan monoton
Perbedaan tekstur
Hubungan harmonis antara ukuran bangunan dan ukuran manusia disebut:
Proporsi
Modul
Skala
Dimensi
Ruang yang memberi kesan akrab dan kecil meskipun ukurannya cukup besar menerapkan skala:
Monumental
Intim
Normal
Mencekam
Skala yang bertujuan menimbulkan rasa kagum dan keagungan disebut:
Intim
Normal
Heroik
Mencekam
Proporsi menurut Vitruvius menekankan pada:
Kebebasan ekspresi
Keselarasan matematika
Bentuk geometris murni
Konteks lingkungan
Prinsip desain yang mengarahkan pengalaman visual secara bertahap menuju klimaks disebut:
Irama
Tekanan
Urutan
Kesatuan
Dalam urutan ruang, tahap approach berfungsi untuk:
Memberi kejutan visual
Menjadi ruang akhir
Mempersiapkan pengalaman utama
Menjadi pusat aktivitas
Urutan dalam arsitektur yang baik harus mencakup aspek berikut, KECUALI:
Keindahan bentuk
Fungsi
Struktur
Warna material
Kesatuan dalam desain arsitektur terutama dicapai melalui:
Variasi sebanyak mungkin
Penerapan tema desain yang konsisten
Penggunaan material mahal
Bentuk yang kompleks
Unsur-unsur yang disusun untuk mendukung satu ide dominan mencerminkan prinsip:
Tekanan
Proporsi
Kesatuan
Skala
Komposisi visual yang baik ditentukan terutama oleh:
Jumlah elemen desain
Kepekaan arsitek terhadap hubungan antar elemen
Teknologi konstruksi
Luas bangunan
Struktur dalam arsitektur berfungsi utama untuk:
Membentuk estetika bangunan
Mengubah gaya eksternal menjadi sistem pemikul beban
Menentukan warna bangunan
Mengatur sirkulasi pengguna
Hubungan struktur dan arsitektur sebagai faktor penentu bentuk berkaitan dengan semua hal berikut, KECUALI:
Bentangan
Proporsi
Warna fasad
Keamanan
Struktur yang terinsiprasi dari cangkang telur termasuk dalam kategori:
Rangka
Shell
Kabel
Pneumatik
Beban yang berasal dari berat sendiri bangunan disebut:
Beban hidup
Beban dinamis
Beban mati
Beban angin dalam analisis struktur sering diperlakukan sebagai:
Beban mati
Beban statis ekuivalen
Beban hidup
Beban termal
Beban akibat perubahan suhu material bangunan disebut:
Beban gempa
Beban angin
Beban termal
Beban dinamis
Kriteria sistem struktur yang berkaitan dengan kemudahan pelaksanaan di lapangan adalah:
Daya tahan
Kemudahan konstruksi
Integrasi
Visual
Struktur yang kaku dan mampu menahan gaya gempa mencerminkan kriteria:
Skala
Ketegaran
Ekonomi
Ketersediaan
Integrasi sistem struktur berarti:
Struktur harus terlihat dominan
Struktur menyatu dengan sistem ruang dan sirkulasi
Struktur menggunakan material lokal
Struktur mudah diperoleh
Kriteria ekonomi dalam sistem struktur menekankan pada:
Biaya struktur paling murah
Keseimbangan biaya dan manfaat
Bentuk paling sederhana
Material paling ringan
Struktur yang mampu meningkatkan kualitas estetika bangunan memenuhi kriteria:
Keamanan
Visual
Skala
Ketersediaan
Dalam arsitektur, struktur ideal adalah struktur yang:
Disembunyikan sepenuhnya
MendominasI bentuk
Mendukung fungsi, keamanan, dan ekspresi desain
Selalu menggunakan teknologi tinggi
Sekuens dalam arsitektur berkaitan erat dengan:
Bentuk fasad
Pengalaman spasial pengguna
Sistem struktur
Material bangunan
Elemen awal dalam sekuens ruang disebut:
Transition
Destination
Entry
Orientation
Fungsi utama sekuens ruang adalah:
Menghemat biaya konstruksi
Menciptakan narasi dan pengalaman ruang
Menyamakan ukuran ruang
Menyembunyikan fungsi bangunan
Koridor, tangga, dan foyer dalam arsitektur berfungsi sebagai:
Ruang utama
Ruang privat
Ruang transisi
Ruang servis
Ruang transisi berperan penting karena:
Menjadi pusat aktivitas
Memberi waktu adaptasi psikologis pengguna
Mengurangi luas bangunan
Menyederhanakan struktur
Perubahan pencahayaan dari gelap ke terang dalam ruang transisi sebaiknya:
Mendadak
Kontras ekstrem
Bertahap dan lembut
Dihindari
Organisasi ruang yang berpusat pada satu titik utama disebut:
Linear
Grid
Radial
Cluster
Sekuens ruang yang baik dalam arsitektur ditandai oleh:
Kejutan visual tanpa persiapan
Alur pengalaman yang logis dan terarah
Pengulangan ruang yang sama
Minimnya ruang transisi
