WorksheetsFinal Semester Test - Introduction to Ethics / Basic Morals
Total questions: 96
Worksheet time: 48mins
Ethics is a term that comes from a foreign language, namely:
Latin
Roman
Greek
Hebrew
The term ethics is derived from the original language word:
Ethos
Ta ethica
Ta ethika
Mores
Literally, the term ethics in its original language means:
Cage
Ordinary place of residence
Habit, custom, and tradition
Ab true
Substantially, the word ethics has two meanings from the word 'ethica' and 'ta ethica' which have different meanings, namely:
Ta ethica means habit, custom, tradition, law, ceremony which is physical (compare Luke 1:9; 2:42; and Acts 6:14; 15:1; 16:21; 21:21; 26:3; 28:17).
Ta ethica means feeling, tendency of the heart, place of residence of the soul, character, nature, character of a person, way of expressing oneself, behavior, habit, custom, tradition which tends to be spiritual (compare Luke 22:39; John 19:40; Acts 25:16; Hebrews 10:25).
Ta ethica means habit, custom, tradition, law, ceremony which is physical (compare Luke 1:9; 2:42; and Acts 6:14; 15:1; 16:21; 21:21; 26:3; 28:17).
All statements are correct
The word ethics has the same meaning as the Latin word, namely:
Decency
Morals
Morals
Good character
The Latin word that has the meaning of outward actions is:
Decency
Morals
Morals
Good character
The Sanskrit word that has the meaning of inward actions is:
Decency
Morals
Morals
Good character
The Arabic word that has almost the same meaning as ethica and ta ethica is:
Decency
Morals
Morals
Good character
Greek philosophers who first used the term ethics in the study of science were:
Socrates
Plato
Aristotle
Thales
The book entitled Ethica Nicomachea was written by:
Socrates
Plato
Aristotle
Thales
Buku-buku yang berjudul Magna Moralia dan Etika Eudaimonia juga ditulis oleh :
Socrates
Plato
Aristoteles
Thales.
Tutur kata, sikap dan perbuatan merupakan wujud tingkah laku yang dibahas dalam etika sebagai ukuran atau patokan disebut etika :
Normatif
Teoritis
Formal
Deskriptif.
Etika sebagai ilmu yang dikaji dengan cara menguraikan atau menggambarkan semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang merupakan wujud tingkah disebut etika :
Normatif
Teoritis
Preskriptif
Deskriptif.
Etika sebagai ilmu yang dikaji dengan cara menjelaskan semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang merupakan wujud tingkah disebut etika :
Normatif
Teoritis
Preskriptif
Deskriptif.
Etika sebagai ilmu yang dikaji konsep-konsep berpikir abstrak semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang merupakan wujud tingkah disebut etika :
Normatif
Teoritis
Preskriptif
Deontologis.
Etika sebagai ilmu yang dikaji semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang wajib diwujudkan dalam tingkah disebut seseorang disebut etika :
Normatif
Teoritis
Formal
Deontologis.
Etika Filsafat merupakan suatu cabang etika yang bertitik tolak dari :
Manusia
Alam semesta
Pernyataan Ilahi
Kehendak lain yang supranatural.
Etika Filsafat di sebut juga etika :
Theonom
Theosentris
Antroponom
Supranatural.
Etika yang berisi hukum-hukum dari manusia disebut sebagai etika :
Theonom
Antroponom
Antroposentris
Supranatural.
Etika yang berpusat pada segala usaha manusia untuk mengatur jalan hidupnya lebih baik di sebut etika :
Theonom
Antroponom
Antroposentris
Empiris.
Etika yang bertitik tolak dari pengalaman-pengalaman hidup yang bersifat alamiah di sebut etika :
Theonom
Antroponom
Naturalis
Empiris.
Etika yang bertitik tolak pada kecenderungan-kecenderungan bathiniah untuk mencapai sesuatu yang lebih baik dalam kehidupan di alam semesta ini di sebut etika :
Theonom
Antroponom
Naturalis
Empiris.
Aliran Etika Filsafat yang menekankan mengenai kenikmatan atau kesenangan sebagai tujuan tertinggi kehidupan di sebut dengan nama :
Hedonisme
Eudaimonisme
Stoisisme
Vitalisme.
Tokoh yang berasal dari Kyrene, Afrika Utara yang mengajarkan mengenai kesenangan sebagai keinginan atau hasrat tertinggi dan yang baik dari setiap manusia bernama :
Epikuros
Aristippos
Socrates
Plato
Kesenangan yang bersifat badani (gerak dalam badan) terdiri dari kesenangan yang bersifat kasar dan yang menyebabkan ketidak senangan seperti rasa sakit, lalu kesenangan dari gerak halus yang membuat kesenangan yang sesungguhnya dialami dan kesenangan tiada gerak sebagai keadaan netral seperti keadaan di saat tidur merupakan pandangan yang dikemukakan oleh :
Epikuros
Aristippos
Socrates
Plato
Tokoh yang berasal dari Samos, Yunani yang mengajarkan mengenai apa yang baik adalah segala sesuatu yang mendatangkan kenikmatan dalam kehidupan dengan usaha menahan atau menjauhkan diri dari hasrat-hasrat jasmani bernama :
Epikuros
Aristippos
Socrates
Plato
Orang Yunani yang mengajurkan pola hidup sederhana dan bagi orang yang bijaksana akan berusaha sedapat mungkin hidup terlepas dari keinginan, adalah :
Epikuros
Aristippos
Socrates
Plato
Salah satu tokoh aliran Hedonisme yang memimpin sekolah filsafat di Athena bernama :
Epikuros
Aristippos
Socrates
Plato
Ada 3 perbedaan keinginan yaitu keinginan alamiah yang perlu (seperti makanan), keinginan alamiah yang tidak perlu (seperti makanan enak) dan keinginan yang sia-sia (seperti kekayaan) merupakan pandangan dari ahli filsafat hedonisme yang bernama:
Epikuros
Aristippos
Socrates
Plato
Hidup dalam kesembunyian merupakan semboyan dari :
Epikuros
Aristippos
Socrates
Plato
Suatu gejala jiwa yang dialami dengan perasaan damai, tenteram atau nyaman sekalipun tiada sesuatu yang dijadikan titik tumpuan kehidupan adalah merupakan gejala yang disebut :
Kesenangan
Kebahagiaan
Kehidupan
Kegunaan
Kata bahasa Yunani “Eudaimonisme” berarti :
Kesenangan
Kebahagiaan
Kehidupan
Kegunaan
Orang yang selalu mengutamakan nama baik sebagai hal yang lebih berharga dari pada emas dan perak dalam meraih cita-cita apapun, sehingga ia tidak menggunakan cara-cara yang dapat merugikan pihak lain. Prinsip orang demikian senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai etis sebagai sumber dari :
Kesenangan
Kebahagiaan
Kehidupan
Kegunaan
Ahli filsafat yang mengemukakan pendapatnya mengenai keutamaan intelektual dan keutamaan moral adalah :
Socrates
Plato
Aristoteles
Thales
Keutamaan yang memilih jalan tengah antara sikap gegabah dan sikap pengecut merupakan keutamaan dari sikap :
Kebenaran
Kebahagiaan
Kemurahan hati
Keutamaan yang memilih jalan tengah antara kekikiran dan pemborosan merupakan keutamaan dari sikap:
Keberanian
Kemunafikan
Kemurahan hati
Kebodohan
Utilisme merupakan suatu aliran etika filsafat yang menekankan mengenai kebaikan tertinggi dari semua tingkah laku manusia perorangan atau kelompok terletak pada:
Kekuasaan
Kebebasan
Kegunaan
Tujuan
Tokoh utilisme yang berasal dari Skotlandia (1711-1776) dan mempunyai pandangan bahwa tidak ada kebenaran yang pasti, melainkan semua kebenaran bersifat faktual dan diterima hanya berdasarkan kepercayaan, bernama:
Francis Bacon
Thomas Hobbes
David Home
Jeremi Betham
Tokoh utilisme dari Inggris yang berpendapat bahwa umat manusia menurut kodratnya ditempatkan di bawah pemerintahan dua penguasa yang berdaulat, yakni ketidaksenangan dan kesenangan, bernama:
Francis Bacon
Thomas Hobbes
David Home
Jeremi Betham
Jhon Stuart Mill (1806-1873) seorang filsuf utilisme berpendapat bahwa kebahagiaan dan kesenangan tidak hanya diukur secara kuantitas melainkan juga diukur secara kualitas. Ia berasal dari negara:
Jerman
Inggris
Perancis
Skotlandia.
Aliran yang menekankan pada usaha hidup sesuai dengan alam (secundum naturam vivere) dengan menggunakan akal budi dan tidak membiarkan dirinya dihanyutkan oleh hawa nafsu (apatheia), bahkan tidak membiarkan dirinya disentuh oleh perasaan-perasaan (ataraxia), melainkan ia berhati tabah dala segala macam kesusahan yang ditimpakan oleh nasib dan sungguh-sungguh tahu menguasai diri sendiri serta tidak memberi diri berada dalam ketergantungan kepada sesuatu atau kepada siapapun. Ini merupakan cita-cita tertinggi manusia, yang diajarkan dalam aliran:
Hedonisme
Stoisisme
Eudaimonisme
Positivisme
Zeno dari Kition merupakan tokoh aliran etika filsafat:
Hedonisme
Stoisisme
Eudaimonisme
Positivisme
Orang yang bijaksana tidak takut akan sesuatu apapun dan tidak mengharapkan serta tidak menginginkan sesuatu apapun merupakan pandangan dari aliran:
Hedonisme
Stoisisme
Eudaimonisme
Positivisme
Apabila sesuatu perbuatan diamati, maka selalu terkandung atau terletak sesuatu didalamnya yang dapat bernilai baik bagi kehidupan. Hal ini merupakan inti pandangan dalam aliran etika filsafat:
Hedonisme
Stoisisme
Eudaimonisme
Positivisme
Dalil etika yang menekankan mengenai kasih sebagai azas, ketertiban sebagai dasar dan kemajuan sebagai tujuan terutama tugas dan tanggung jawab ilmu pengetahuan untuk menyelidiki dan menjelaskan fakta-fakta dan hubungan antara fakta-fakta. Hal ini merupakan pandangan dari ahli filsafat yang bernama:
Thomas Hobbes
Auguste Comte
David Hume
Jhon Loke.
Kecenderungan setiap orang ketika mengamati perilaku orang lain seperti dari tutur kata orang itu, lalu segera membuat verifikasi atau koreksi dan memberi penilaian baik atau buruknya tanpa menyimak dan menyelidiki lebih dahulu kebenaran atau maksud yang terkandung di dalam perilaku orang yang bersangkutan; merupakan suatu sikap yang dapat bertentangan dengan faham dari aliran etika filsafat:
Hedonisme
Stoisisme
Marxisme
Positivisme
Etika Filsafat yang mendasarkan dirinya pada kesadaran akan kebutuhan hidup manusia secara ekonomis yang terletak pada materi merupakan ajaran dari aliran yang disebut:
Hedonisme
Stoisisme
Marxisme
Positivisme.
Manusia sebagai makhluk hidup memiliki sejumlah kebutuhan yang perlu dipenuhi melalui usaha kerja dengan menggunakan potensi atau kemampuannya masing-masing, namun karena keterbatasan kemampuannya; maka manusia hidup bersosial sebagai bentuk kesadaran eksistensinya untuk saling tolong menolong. Di dalam hidup sosialnya itu, maka manusia individu atau perorangan itu membagi jenis pekerjaan menurut kesukaan dan kemampuannya masing-masing. Karena perbedaan pekerjaan yang dihasilkan, maka terbentuk kelas-kelas sosial dalam suatu kelompok manusia secara kolektif. Hal ini yang menyebabkan manusia saling menindas atau memeras, sehingga kebebasan individu menjadi hilang dan kodrat kemanusiaan menjadi direndahkan oleh kelas sosial yang lebih tinggi dengan kekuasaan yang dimilikinya. Pandangan ini berasal dari seorang filsuf yang bernama:
Max Scheller
Karl Marx
Max Weber
Fredrik Engels
Kaum pemilik modal di Jerman pada zaman kemajuan teknologi industri merupakan kaum yang dianggap penindas terhadap kaum:
Kapitalis
Proletar
Borjuis
Migran
Gagasan mengenai materialisme historis merupakan suatu gagasan yang memahami masyarakat ditentukan secara fundamental oleh kondisi material dalam waktu tertentu dikemukakan oleh:
Max Scheller
Karl Marx
Max Weber
Fredrik Engels
Kebaikan yang diinginkan dalam kehidupan adalah usaha untuk memenuhi segala kebutuhan yang dimiliki oleh semua manusia, sehingga kehidupan bersama orang lain untuk saling tolong menolong berjuang memenuhi kebutuhan-kebutuhan bersama. Namun kenyataannya setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda dalam berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya, sehingga menimbulkan permasalahan yang mengakibatkan adanya penindasan terhadap sesama manusia dan menghina kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan kelas dalam kehidupan bersama sebagai manusia sosial, sehingga hal ini perlu dilawan dan dihapuskan. Pandangan ini, sebenarnya menjadi inti dari ajaran dari aliran etika filsafat:
Hedonisme
Evolusionisme
Marxisme
Positivisme
Setiap unsur eksistensial di alam semesta ini mengalami proses perkembangan dari tahap yang paling rendah dan yang belum sempurna menuju tahap kesempurnaan sebagai tingkat kebaikannya. Perkembangan itu terjadi karena adanya seleksi alam dan seleksi seksuil sebagai usaha untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan keberadaan masing-masing unsur dari alam semesta ini. Pandangan ini menjadi dasar dari teori yang dikaji dalam aliran etika filsafat:
Hedonisme
Evolusionisme
Marxisme
Positivisme
Terjadinya perubahan genetis melalui perkawinan dari setiap jenis makhluk hidup, sehingga berlangsungnya proses keturunan sebagai akibat mutasi gen disebut dengan istilah:
Seleksi alam
Seleksi seksual
Genealogis
Adaptasi
Apabila setiap makhluk hidup ingin mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan berjuang memenuhi segala kebutuhan yang bersifat material dan spiritual sebagai suatu tuntutan kehidupan secara biologis, maka makhluk hidup tersebut akan mengalami perubahan melalui proses adaptasi secara kodrati menurut jenisnya masing-masing. Hal ini yang disebut dengan istilah:
Seleksi alam
Seleksi seksual
Genealogis
Adaptasi
Ahli yang mengemukakan teori mengenai seleksi alam dan seleksi seksual dari makhluk hidup adalah:
Charles Darwin
Fredrik Nietzsche
Herbert Spencer
Sigmund Freud
Pemikiran bahwa evolusi merupakan hukum yang paling pokok dari semua unsur eksistensial dalam alam semesta yang dikaji dalam berbagai bidang ilmu termasuk ilmu etika dikemukakan oleh:
Charles Darwin
Fredrik Nietzsche
Herbert Spencer
Sigmund Freud
Apabila perilaku seseorang menyebabkan penolakan dari individu-individu yang lain, sehingga terjadinya perubahan perilaku melalui usaha untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian adalah hasil dari proses:
Seleksi alam
Seleksi seksual
Adaptasi etis
Genetis
Segala sesuatu yang memajukan kehidupan adalah baik, sedangkan segala sesuatu yang memadamkannya adalah buruk, merupakan pokok ajaran dari aliran etika filsafat:
Evolusionisme
Vitalisme
Marxisme
Pragmatisme
Tokoh filsafat yang mengatakan bahwa "Kehidupan itu bukanlah nafsu untuk menyelamatkan diri sendiri, melainkan suatu kemauan untuk berkuasa" adalah:
Charles Darwin
Fredrik Nietzsche
Herbert Spencer
Sigmund Freud
Ajaran mengenai moral tuan sebagai suatu kebaikan yang perlu diperjuang oleh seorang manusia melalui kemauan untuk berkuasa yang dicapai dengan perbuatan-perbuatan kekerasan dan menolak moral budak yang diperoleh melalui sikap kelemah-lembutan, kerendahan hati dan kasih merupakan buah pemikiran dari tokoh filsafat yang bernama:
Charles Darwin
Fredrik Nietzsche
Herbert Spencer
Max Scheler
Ajaran yang menekankan kepada perbuatan, tindakan, keaktifan untuk mencapai tujuan yang baik secara praktis termasuk dalam aliran etika filsafat:
Vitalisme
Evolusionisme
Pragmatisme
Instrumentalisme
Kesadaran diri untuk melakukan penyesuaian pikiran, perkataan dan perbuatan terhadap dunia sekitar sebagai perlengkapan dalam kehidupan yang baik sebagai inti ajaran dari etika filsafat:
Vitalisme
Analisa bahasa
Pragmatisme
Instrumentalisme
63. Segala perilaku yang ditampilkan seseorang melalui tutur kata, sikap dan perbuatan yang menimbulkan perasaan senang dan persetujuan orang lain merupakan hal yang baik, namun...
belum tentu mencerminkan kepribadian yang sebenarnya
selalu menunjukkan kejujuran
pasti disukai semua orang
menjamin kesuksesan di masa depan
yang menimbulkan pertentangan dan penolakan orang lain merupakan hal yang buruk adalah inti ajaran dari aliran etika filsafat:
Pragmatisme
Instrumentalisme
Analisa bahasa
Rasionalisme
Realitas kehidupan yang dihasilkan melalui kesadaran berpikir seseorang dan dorongan berpikir untuk terus menerus mencari kebenaran dari suatu realitas semesta adalah suatu pandangan yang ditemukan dalam ajaran dari aliran etika filsafat:
Instrumentalisme
Analisa bahasa
Rasionalisme
Idealisme kritis (Critism)
Cogito Ergo Sum merupakan istilah yang dikemukakan oleh ahli filsafat yang bernama:
Fredrik Nietzsche
Rene Descartes
David Home
Max Scheler
Tidak ada sesuatu yang pasti dalam kehidupan kecuali satu, yakni bahwa aku ragu-ragu adalah pernyataan yang dikemukakan oleh ahli filsafat yang bernama:
Fredrik Nietzsche
Rene Descartes
David Home
Immanuel Kant.
Tokoh yang dikenal sebagai ahli filsafat idealisme kritis adalah:
Fredrik Nietzsche
Rene Descartes
David Home
Immanuel Kant.
Realitas sebagai sesuatu yang berada dan nampak apa adanya, namun realitas juga merupakan hasil rekayasa akal seseorang yang diperoleh melalui tangkapan indera yang memberikan pengertian-pengertian oleh akal/ratio. Pendapat ini dikemukan oleh:
Fredrik Nietzsche
Rene Descartes
David Home
Immanuel Kant.
J.G. Fichte, F.E.D. Schleiermacher, F.Schlegel dan F.W.Schelling merupakan tokoh-tokoh yang tergolong dalam ahli etika filsafat:
Analisa Bahasa
Idealisme Kritis
Rasionalisme
Romantik dan Idealisme Jerman
Gerakan dalam sejarah kebudayaan Eropa yang menyelidiki kedalaman-kedalaman jiwa yang mengutamakan nilai-nilai perasaan, fantasi, intuisi dan sebagainya termasuk dalam aliran etika filsafat:
Rasionalisme
Idealisme kritis
Romantik dan Idealisme Jerman
Etik nilai-nilai.
Ahli yang berpendapat bahwa: "Hati manusia tertuju kepada kerajaan nilai-nilai, yang dari bawah ke atas yang urutannya bertingkat mulai dari nilai-nilai senang dan tidak senang, nilai-nilai vital, nilai-nilai rohani dan nilai-nilai keagamaan, bernama:
Immanuel Kant
David Home
Max Scheler
N. Hartmann
Suatu perilaku etis dihasilkan dari kesadaran moral untuk tunduk atau patuh kepada segala hukum yang berlaku sebagai pokok ajaran dalam aliran etika filsafat:
Idealisme Kritis
Etik nilai-nilai
Deontologi
Fenomenologi
Pandangan bahwa kebaikan dan keburukan dalam perilaku sebagai sesuatu yang menampilkan diri atau diwujudkan dari hal yang hakiki dalam diri seseorang merupakan pokok ajaran dari aliran etika filsafat:
Etik nilai-nilai
Deontologi
Eksistensialisme
Fenomenologi.
Pandangan bahwa perilaku manusia sebagai realitas dari keberadaan diri sebagai pribadi yang menempatkan diri di tengah-tengah dunia, sehingga semua perilaku manusia sebagai bentuk kesadaran diri manusia terhadap keberadaannya di tengah-tengah realitas keberadaan lainnya, merupakan pokok ajaran dalam aliran etika filsafat:
Eksistensialisme
Fenomenologi
Deontologi
Etik nilai-nilai.
Konflik etis tentang perilaku yang baik dan yang buruk melalui berbagai pertentangan pendapat, perselisihan, pertengkaran, perkelahian dan perbuatan-perbuatan tidak sopan dan atau melawan hukum secara kriminal dengan segala bentuk atau modus kejahatan terjadi sebagai akibat realitas perilaku individu yang tidak didasarkan pada kesadaran diri bahwa ia pribadi yang bebas dibatasi oleh kebebasan individu yang lain ataupun dibatasi oleh eksistensi yang lain; sehingga perlu ada upaya keselarasan dan keutamaan dalam berperilaku. Kesadaran diri perlu dihasilkan oleh olah bathin dan olah pikir tiap orang sebagai individu sebelum setiap perilaku ditampilkan, sekalipun dalam pikiran ada yang logis dari pilihan perilakunya; namun dalam perasaan bathin adanya perlawanan pertimbangan melalui suara hati. Dalam hal keutamaan perilaku, perlu adanya pilihan-pilihan sebelum suatu perilaku dalam bentuk tutur kata, sikap dan perbuatan. Dengan demikian antara aliran-aliran etika filsafat naturalisme dan aliran-aliran etika filsafat idealisme terdapat :
Hubungan yang terpisah
Hubungan paradoksal
Hubungan kausal
Hubungan linear
Adat istiadat merupakan norma yang tidak tertulis namun memiliki kekuatan mengikat karena adanya kesepakatan dalam suatu kelompok masyarakat untuk menjadikannya sebagai acuan perilaku seluruh anggota masyarakat yang bersangkutan. Oleh karena itu, adat istiadat termasuk dalam norma etika yang bersifat Sopan-santun.
True
False
Segala bentuk perilaku manusia yang ditampilkan sebagai dorongan bathiniah yang membuat manusia menjunjung tinggi nilai-nilai kodrati kemanusiaan tanpa adanya perbedaan apapun, maka perilaku itu termasuk dalam sifat norma etika hukum.
True
False
Dengan kesadaran eksistensial manusia sebagai makhluk hidup relasional, maka manusia membangun relasi eksistensi dengan sesama manusia melalui tingkahlaku pergaulan sesuai norma-norma dan disebut relasi eksistensial sosial.
True
False
Kesadaran eksistensial manusia yang didorong oleh kebutuhan-kebutuhan hidup secara jasmani, sehingga manusia bertingkah laku untuk bekerja membangun, menata, mengolah dan memanfaatkan segala potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia sesuai norma-norma etika di sebut relasi eksistensial religious.
True
False
Kesadaran diri manusia sebagai makhluk hidup yang fana karena ada keterbatasan kemampuan dan kekurangan serta kelemahan untuk mempertahankan atau memperjuangkan kehidupan lebih baik, sehingga manusia kemudian bertingkah laku membangun relasi keyakinan atau kepercayaan dan memuja serta menyembah Tokoh Ilahi yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa. Tingkah laku relasional itu disebut relasi eksistensial religious.
True
False
Kesadaran manusia untuk mengutamakan kepentingan diri sendiri dalam usahanya memenuhi segala keinginan dan kebutuhan-kebutuhan hidup sendiri dan atau bersama kelompoknya merupakan suatu kesadaran yang disebut kebebasan.
True
False
Kesadaran manusia sebagai individu yang merasa ikut peduli terhadap kehidupan orang lain sehingga mengutamakan kepentingan orang lain dengan sikap kesediaan untuk menerima dan menghargai orang lain disebut sebagai kesadaran yang bersifat hak.
True
False
Ketika seseorang hanya mengutamakan kepentingan dirinya dalam bertingkah laku tanpa peduli terhadap keberadaan diri orang lain, maka dorongan tingkah laku tersebut merupakan gambaran dari suatu kesadaran untuk hidup didalam tanggung jawab.
Benar
Salah
Ketika seseorang sebagai individu hidup dalam kesadaran untuk menerima resiko dan mengakui diri sebagai pribadi yang membutuhkan pertolongan pihak lain dalam menjalani kehidupan, maka orang yang bersangkutan mengalami kehidupan didalam tanggung jawab. Apakah pernyataan ini Benar atau Salah?
Benar
Salah
Batas dari bentuk, isi dan fungsi dari setiap unsur keberadaan di alam semesta baik yang berwujud fisik maupun yang berwujud non fisik semuanya itu disebut hukum kodrat alam. Apakah pernyataan ini?
Benar
Salah
Segala sesuatu yang disepakati untuk menjadi penuntun, pengarah dan pengawal tingkah laku seseorang dalam hidup bermasyarakat menjadi tata tertib, peraturan, larangan, perintah/kewajiban, undang-undang disebut sebagai hukum yuridis formal (B). Apakah pernyataan ini?
Benar
Salah
Segala sesuatu yang disepakati untuk menjadi penuntun, pengarah dan pengawal tingkah laku seseorang dalam hidup bermasyarakat menjadi tata tertib, peraturan, larangan, perintah/kewajiban, undang-undang dan ditetapkan atau disyahkan untuk berlaku umum dalam suatu kelompok masyarakat sehingga memiliki kekuatan mengikat dan memaksa guna menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban dengan tercipta atau tercapai keadilan yang bersifat resmi disebut sebagai Hukum konvensional.
Benar
Salah
Segala hasil kesepakatan yang ditetapkan menjadi tata cara kehidupan bersama dalam suatu kelompok masyarakat dan dianut turun temurun menjadi ikatan kehidupan bersama dalam beraktifitas disebut sebagai Hukum adat istiadat.
Benar
Salah
Energi kehidupan yang bersumber dari fungsi sel-sel darah yang menimbulkan dorongan hawa nafsu atau nafsu berahi untuk seseorang manusia berjuang atau berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan di sebut sebagai gejolak fungsi roh (S). Apakah pernyataan ini Benar atau Salah?
Benar
Salah
Dorongan hawa nafsu atau nafsu berahi dalam diri seseorang yang membuat seseorang berusaha untuk memenuhi sesuatu yang kurang atau sudah habis atau yang tidak ada dalam tubuh atau kehidupan disebut kebutuhan.
Benar
Salah
Etika diturunkan dari istilah bahasa Yunani dari kata ethos yang berarti secara harafiah
adat kebiasaan
kepercayaan diri
kebahagiaan
kekuasaan
Perbuatan lahiriah dalam bahasa Latin di sebut dengan istilah
mos
lex
jus
fides
Istilah bahasa Arab yang sama dengan kata ethos bahasa Yunani, terdiri dari istilah chalk berarti .................................................... dan chulk berarti ....................................................
adat; budi pekerti
kebiasaan; kekayaan
ilmu; amal
bahasa; budaya
Kata kesusilaan dalam bahasa Sanskerta lebih menekankan kepada
budi pekerti
kekayaan materi
kekuatan fisik
kepandaian berbicara
Istilah Etika lebih dikenal dalam Teologi Kristen karena
Karena dalam teologi Kristen, etika sangat berkaitan dengan ajaran moral dan perilaku yang diajarkan oleh Yesus Kristus dan Alkitab.
Karena istilah etika hanya digunakan dalam agama Kristen saja.
Karena teologi Kristen tidak membahas tentang moralitas sama sekali.
Karena etika dalam teologi Kristen bertentangan dengan ajaran Yesus Kristus.
