Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Final Semester Test - Introduction to Ethics / Basic Morals

Total questions: 96

Worksheet time: 48mins

Name
Class
Date
1.

Ethics is a term that comes from a foreign language, namely:

a)

Latin

b)

Roman

c)

Greek

d)

Hebrew

2.

The term ethics is derived from the original language word:

a)

Ethos

b)

Ta ethica

c)

Ta ethika

d)

Mores

3.

Literally, the term ethics in its original language means:

a)

Cage

b)

Ordinary place of residence

c)

Habit, custom, and tradition

d)

Ab true

4.

Substantially, the word ethics has two meanings from the word 'ethica' and 'ta ethica' which have different meanings, namely:

a)

Ta ethica means habit, custom, tradition, law, ceremony which is physical (compare Luke 1:9; 2:42; and Acts 6:14; 15:1; 16:21; 21:21; 26:3; 28:17).

b)

Ta ethica means feeling, tendency of the heart, place of residence of the soul, character, nature, character of a person, way of expressing oneself, behavior, habit, custom, tradition which tends to be spiritual (compare Luke 22:39; John 19:40; Acts 25:16; Hebrews 10:25).

c)

Ta ethica means habit, custom, tradition, law, ceremony which is physical (compare Luke 1:9; 2:42; and Acts 6:14; 15:1; 16:21; 21:21; 26:3; 28:17).

d)

All statements are correct

5.

The word ethics has the same meaning as the Latin word, namely:

a)

Decency

b)

Morals

c)

Morals

d)

Good character

6.

The Latin word that has the meaning of outward actions is:

a)

Decency

b)

Morals

c)

Morals

d)

Good character

7.

The Sanskrit word that has the meaning of inward actions is:

a)

Decency

b)

Morals

c)

Morals

d)

Good character

8.

The Arabic word that has almost the same meaning as ethica and ta ethica is:

a)

Decency

b)

Morals

c)

Morals

d)

Good character

9.

Greek philosophers who first used the term ethics in the study of science were:

a)

Socrates

b)

Plato

c)

Aristotle

d)

Thales

10.

The book entitled Ethica Nicomachea was written by:

a)

Socrates

b)

Plato

c)

Aristotle

d)

Thales

11.

Buku-buku yang berjudul Magna Moralia dan Etika Eudaimonia juga ditulis oleh :

a)

Socrates

b)

Plato

c)

Aristoteles

d)

Thales.

12.

Tutur kata, sikap dan perbuatan merupakan wujud tingkah laku yang dibahas dalam etika sebagai ukuran atau patokan disebut etika :

a)

Normatif

b)

Teoritis

c)

Formal

d)

Deskriptif.

13.

Etika sebagai ilmu yang dikaji dengan cara menguraikan atau menggambarkan semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang merupakan wujud tingkah disebut etika :

a)

Normatif

b)

Teoritis

c)

Preskriptif

d)

Deskriptif.

14.

Etika sebagai ilmu yang dikaji dengan cara menjelaskan semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang merupakan wujud tingkah disebut etika :

a)

Normatif

b)

Teoritis

c)

Preskriptif

d)

Deskriptif.

15.

Etika sebagai ilmu yang dikaji konsep-konsep berpikir abstrak semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang merupakan wujud tingkah disebut etika :

a)

Normatif

b)

Teoritis

c)

Preskriptif

d)

Deontologis.

16.

Etika sebagai ilmu yang dikaji semua hal yang berhubungan dengan tutur kata, sikap dan perbuatan yang wajib diwujudkan dalam tingkah disebut seseorang disebut etika :

a)

Normatif

b)

Teoritis

c)

Formal

d)

Deontologis.

17.

Etika Filsafat merupakan suatu cabang etika yang bertitik tolak dari :

a)

Manusia

b)

Alam semesta

c)

Pernyataan Ilahi

d)

Kehendak lain yang supranatural.

18.

Etika Filsafat di sebut juga etika :

a)

Theonom

b)

Theosentris

c)

Antroponom

d)

Supranatural.

19.

Etika yang berisi hukum-hukum dari manusia disebut sebagai etika :

a)

Theonom

b)

Antroponom

c)

Antroposentris

d)

Supranatural.

20.

Etika yang berpusat pada segala usaha manusia untuk mengatur jalan hidupnya lebih baik di sebut etika :

a)

Theonom

b)

Antroponom

c)

Antroposentris

d)

Empiris.

21.

Etika yang bertitik tolak dari pengalaman-pengalaman hidup yang bersifat alamiah di sebut etika :

a)

Theonom

b)

Antroponom

c)

Naturalis

d)

Empiris.

22.

Etika yang bertitik tolak pada kecenderungan-kecenderungan bathiniah untuk mencapai sesuatu yang lebih baik dalam kehidupan di alam semesta ini di sebut etika :

a)

Theonom

b)

Antroponom

c)

Naturalis

d)

Empiris.

23.

Aliran Etika Filsafat yang menekankan mengenai kenikmatan atau kesenangan sebagai tujuan tertinggi kehidupan di sebut dengan nama :

a)

Hedonisme

b)

Eudaimonisme

c)

Stoisisme

d)

Vitalisme.

24.

Tokoh yang berasal dari Kyrene, Afrika Utara yang mengajarkan mengenai kesenangan sebagai keinginan atau hasrat tertinggi dan yang baik dari setiap manusia bernama :

a)

Epikuros

b)

Aristippos

c)

Socrates

d)

Plato

25.

Kesenangan yang bersifat badani (gerak dalam badan) terdiri dari kesenangan yang bersifat kasar dan yang menyebabkan ketidak senangan seperti rasa sakit, lalu kesenangan dari gerak halus yang membuat kesenangan yang sesungguhnya dialami dan kesenangan tiada gerak sebagai keadaan netral seperti keadaan di saat tidur merupakan pandangan yang dikemukakan oleh :

a)

Epikuros

b)

Aristippos

c)

Socrates

d)

Plato

26.

Tokoh yang berasal dari Samos, Yunani yang mengajarkan mengenai apa yang baik adalah segala sesuatu yang mendatangkan kenikmatan dalam kehidupan dengan usaha menahan atau menjauhkan diri dari hasrat-hasrat jasmani bernama :

a)

Epikuros

b)

Aristippos

c)

Socrates

d)

Plato

27.

Orang Yunani yang mengajurkan pola hidup sederhana dan bagi orang yang bijaksana akan berusaha sedapat mungkin hidup terlepas dari keinginan, adalah :

a)

Epikuros

b)

Aristippos

c)

Socrates

d)

Plato

28.

Salah satu tokoh aliran Hedonisme yang memimpin sekolah filsafat di Athena bernama :

a)

Epikuros

b)

Aristippos

c)

Socrates

d)

Plato

29.

Ada 3 perbedaan keinginan yaitu keinginan alamiah yang perlu (seperti makanan), keinginan alamiah yang tidak perlu (seperti makanan enak) dan keinginan yang sia-sia (seperti kekayaan) merupakan pandangan dari ahli filsafat hedonisme yang bernama:

a)

Epikuros

b)

Aristippos

c)

Socrates

d)

Plato

30.

Hidup dalam kesembunyian merupakan semboyan dari :

a)

Epikuros

b)

Aristippos

c)

Socrates

d)

Plato

31.

Suatu gejala jiwa yang dialami dengan perasaan damai, tenteram atau nyaman sekalipun tiada sesuatu yang dijadikan titik tumpuan kehidupan adalah merupakan gejala yang disebut :

a)

Kesenangan

b)

Kebahagiaan

c)

Kehidupan

d)

Kegunaan

32.

Kata bahasa Yunani “Eudaimonisme” berarti :

a)

Kesenangan

b)

Kebahagiaan

c)

Kehidupan

d)

Kegunaan

33.

Orang yang selalu mengutamakan nama baik sebagai hal yang lebih berharga dari pada emas dan perak dalam meraih cita-cita apapun, sehingga ia tidak menggunakan cara-cara yang dapat merugikan pihak lain. Prinsip orang demikian senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai etis sebagai sumber dari :

a)

Kesenangan

b)

Kebahagiaan

c)

Kehidupan

d)

Kegunaan

34.

Ahli filsafat yang mengemukakan pendapatnya mengenai keutamaan intelektual dan keutamaan moral adalah :

a)

Socrates

b)

Plato

c)

Aristoteles

d)

Thales

35.

Keutamaan yang memilih jalan tengah antara sikap gegabah dan sikap pengecut merupakan keutamaan dari sikap :

a)

Kebenaran

b)

Kebahagiaan

c)

Kemurahan hati

36.

Keutamaan yang memilih jalan tengah antara kekikiran dan pemborosan merupakan keutamaan dari sikap:

a)

Keberanian

b)

Kemunafikan

c)

Kemurahan hati

d)

Kebodohan

37.

Utilisme merupakan suatu aliran etika filsafat yang menekankan mengenai kebaikan tertinggi dari semua tingkah laku manusia perorangan atau kelompok terletak pada:

a)

Kekuasaan

b)

Kebebasan

c)

Kegunaan

d)

Tujuan

38.

Tokoh utilisme yang berasal dari Skotlandia (1711-1776) dan mempunyai pandangan bahwa tidak ada kebenaran yang pasti, melainkan semua kebenaran bersifat faktual dan diterima hanya berdasarkan kepercayaan, bernama:

a)

Francis Bacon

b)

Thomas Hobbes

c)

David Home

d)

Jeremi Betham

39.

Tokoh utilisme dari Inggris yang berpendapat bahwa umat manusia menurut kodratnya ditempatkan di bawah pemerintahan dua penguasa yang berdaulat, yakni ketidaksenangan dan kesenangan, bernama:

a)

Francis Bacon

b)

Thomas Hobbes

c)

David Home

d)

Jeremi Betham

40.

Jhon Stuart Mill (1806-1873) seorang filsuf utilisme berpendapat bahwa kebahagiaan dan kesenangan tidak hanya diukur secara kuantitas melainkan juga diukur secara kualitas. Ia berasal dari negara:

a)

Jerman

b)

Inggris

c)

Perancis

d)

Skotlandia.

41.

Aliran yang menekankan pada usaha hidup sesuai dengan alam (secundum naturam vivere) dengan menggunakan akal budi dan tidak membiarkan dirinya dihanyutkan oleh hawa nafsu (apatheia), bahkan tidak membiarkan dirinya disentuh oleh perasaan-perasaan (ataraxia), melainkan ia berhati tabah dala segala macam kesusahan yang ditimpakan oleh nasib dan sungguh-sungguh tahu menguasai diri sendiri serta tidak memberi diri berada dalam ketergantungan kepada sesuatu atau kepada siapapun. Ini merupakan cita-cita tertinggi manusia, yang diajarkan dalam aliran:

a)

Hedonisme

b)

Stoisisme

c)

Eudaimonisme

d)

Positivisme

42.

Zeno dari Kition merupakan tokoh aliran etika filsafat:

a)

Hedonisme

b)

Stoisisme

c)

Eudaimonisme

d)

Positivisme

43.

Orang yang bijaksana tidak takut akan sesuatu apapun dan tidak mengharapkan serta tidak menginginkan sesuatu apapun merupakan pandangan dari aliran:

a)

Hedonisme

b)

Stoisisme

c)

Eudaimonisme

d)

Positivisme

44.

Apabila sesuatu perbuatan diamati, maka selalu terkandung atau terletak sesuatu didalamnya yang dapat bernilai baik bagi kehidupan. Hal ini merupakan inti pandangan dalam aliran etika filsafat:

a)

Hedonisme

b)

Stoisisme

c)

Eudaimonisme

d)

Positivisme

45.

Dalil etika yang menekankan mengenai kasih sebagai azas, ketertiban sebagai dasar dan kemajuan sebagai tujuan terutama tugas dan tanggung jawab ilmu pengetahuan untuk menyelidiki dan menjelaskan fakta-fakta dan hubungan antara fakta-fakta. Hal ini merupakan pandangan dari ahli filsafat yang bernama:

a)

Thomas Hobbes

b)

Auguste Comte

c)

David Hume

d)

Jhon Loke.

46.

Kecenderungan setiap orang ketika mengamati perilaku orang lain seperti dari tutur kata orang itu, lalu segera membuat verifikasi atau koreksi dan memberi penilaian baik atau buruknya tanpa menyimak dan menyelidiki lebih dahulu kebenaran atau maksud yang terkandung di dalam perilaku orang yang bersangkutan; merupakan suatu sikap yang dapat bertentangan dengan faham dari aliran etika filsafat:

a)

Hedonisme

b)

Stoisisme

c)

Marxisme

d)

Positivisme

47.

Etika Filsafat yang mendasarkan dirinya pada kesadaran akan kebutuhan hidup manusia secara ekonomis yang terletak pada materi merupakan ajaran dari aliran yang disebut:

a)

Hedonisme

b)

Stoisisme

c)

Marxisme

d)

Positivisme.

48.

Manusia sebagai makhluk hidup memiliki sejumlah kebutuhan yang perlu dipenuhi melalui usaha kerja dengan menggunakan potensi atau kemampuannya masing-masing, namun karena keterbatasan kemampuannya; maka manusia hidup bersosial sebagai bentuk kesadaran eksistensinya untuk saling tolong menolong. Di dalam hidup sosialnya itu, maka manusia individu atau perorangan itu membagi jenis pekerjaan menurut kesukaan dan kemampuannya masing-masing. Karena perbedaan pekerjaan yang dihasilkan, maka terbentuk kelas-kelas sosial dalam suatu kelompok manusia secara kolektif. Hal ini yang menyebabkan manusia saling menindas atau memeras, sehingga kebebasan individu menjadi hilang dan kodrat kemanusiaan menjadi direndahkan oleh kelas sosial yang lebih tinggi dengan kekuasaan yang dimilikinya. Pandangan ini berasal dari seorang filsuf yang bernama:

a)

Max Scheller

b)

Karl Marx

c)

Max Weber

d)

Fredrik Engels

49.

Kaum pemilik modal di Jerman pada zaman kemajuan teknologi industri merupakan kaum yang dianggap penindas terhadap kaum:

a)

Kapitalis

b)

Proletar

c)

Borjuis

d)

Migran

50.

Gagasan mengenai materialisme historis merupakan suatu gagasan yang memahami masyarakat ditentukan secara fundamental oleh kondisi material dalam waktu tertentu dikemukakan oleh:

a)

Max Scheller

b)

Karl Marx

c)

Max Weber

d)

Fredrik Engels

51.

Kebaikan yang diinginkan dalam kehidupan adalah usaha untuk memenuhi segala kebutuhan yang dimiliki oleh semua manusia, sehingga kehidupan bersama orang lain untuk saling tolong menolong berjuang memenuhi kebutuhan-kebutuhan bersama. Namun kenyataannya setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda dalam berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya, sehingga menimbulkan permasalahan yang mengakibatkan adanya penindasan terhadap sesama manusia dan menghina kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan kelas dalam kehidupan bersama sebagai manusia sosial, sehingga hal ini perlu dilawan dan dihapuskan. Pandangan ini, sebenarnya menjadi inti dari ajaran dari aliran etika filsafat:

a)

Hedonisme

b)

Evolusionisme

c)

Marxisme

d)

Positivisme

52.

Setiap unsur eksistensial di alam semesta ini mengalami proses perkembangan dari tahap yang paling rendah dan yang belum sempurna menuju tahap kesempurnaan sebagai tingkat kebaikannya. Perkembangan itu terjadi karena adanya seleksi alam dan seleksi seksuil sebagai usaha untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan keberadaan masing-masing unsur dari alam semesta ini. Pandangan ini menjadi dasar dari teori yang dikaji dalam aliran etika filsafat:

a)

Hedonisme

b)

Evolusionisme

c)

Marxisme

d)

Positivisme

53.

Terjadinya perubahan genetis melalui perkawinan dari setiap jenis makhluk hidup, sehingga berlangsungnya proses keturunan sebagai akibat mutasi gen disebut dengan istilah:

a)

Seleksi alam

b)

Seleksi seksual

c)

Genealogis

d)

Adaptasi

54.

Apabila setiap makhluk hidup ingin mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan berjuang memenuhi segala kebutuhan yang bersifat material dan spiritual sebagai suatu tuntutan kehidupan secara biologis, maka makhluk hidup tersebut akan mengalami perubahan melalui proses adaptasi secara kodrati menurut jenisnya masing-masing. Hal ini yang disebut dengan istilah:

a)

Seleksi alam

b)

Seleksi seksual

c)

Genealogis

d)

Adaptasi

55.

Ahli yang mengemukakan teori mengenai seleksi alam dan seleksi seksual dari makhluk hidup adalah:

a)

Charles Darwin

b)

Fredrik Nietzsche

c)

Herbert Spencer

d)

Sigmund Freud

56.

Pemikiran bahwa evolusi merupakan hukum yang paling pokok dari semua unsur eksistensial dalam alam semesta yang dikaji dalam berbagai bidang ilmu termasuk ilmu etika dikemukakan oleh:

a)

Charles Darwin

b)

Fredrik Nietzsche

c)

Herbert Spencer

d)

Sigmund Freud

57.

Apabila perilaku seseorang menyebabkan penolakan dari individu-individu yang lain, sehingga terjadinya perubahan perilaku melalui usaha untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian adalah hasil dari proses:

a)

Seleksi alam

b)

Seleksi seksual

c)

Adaptasi etis

d)

Genetis

58.

Segala sesuatu yang memajukan kehidupan adalah baik, sedangkan segala sesuatu yang memadamkannya adalah buruk, merupakan pokok ajaran dari aliran etika filsafat:

a)

Evolusionisme

b)

Vitalisme

c)

Marxisme

d)

Pragmatisme

59.

Tokoh filsafat yang mengatakan bahwa "Kehidupan itu bukanlah nafsu untuk menyelamatkan diri sendiri, melainkan suatu kemauan untuk berkuasa" adalah:

a)

Charles Darwin

b)

Fredrik Nietzsche

c)

Herbert Spencer

d)

Sigmund Freud

60.

Ajaran mengenai moral tuan sebagai suatu kebaikan yang perlu diperjuang oleh seorang manusia melalui kemauan untuk berkuasa yang dicapai dengan perbuatan-perbuatan kekerasan dan menolak moral budak yang diperoleh melalui sikap kelemah-lembutan, kerendahan hati dan kasih merupakan buah pemikiran dari tokoh filsafat yang bernama:

a)

Charles Darwin

b)

Fredrik Nietzsche

c)

Herbert Spencer

d)

Max Scheler

61.

Ajaran yang menekankan kepada perbuatan, tindakan, keaktifan untuk mencapai tujuan yang baik secara praktis termasuk dalam aliran etika filsafat:

a)

Vitalisme

b)

Evolusionisme

c)

Pragmatisme

d)

Instrumentalisme

62.

Kesadaran diri untuk melakukan penyesuaian pikiran, perkataan dan perbuatan terhadap dunia sekitar sebagai perlengkapan dalam kehidupan yang baik sebagai inti ajaran dari etika filsafat:

a)

Vitalisme

b)

Analisa bahasa

c)

Pragmatisme

d)

Instrumentalisme

63.

63. Segala perilaku yang ditampilkan seseorang melalui tutur kata, sikap dan perbuatan yang menimbulkan perasaan senang dan persetujuan orang lain merupakan hal yang baik, namun...

a)

belum tentu mencerminkan kepribadian yang sebenarnya

b)

selalu menunjukkan kejujuran

c)

pasti disukai semua orang

d)

menjamin kesuksesan di masa depan

64.

yang menimbulkan pertentangan dan penolakan orang lain merupakan hal yang buruk adalah inti ajaran dari aliran etika filsafat:

a)

Pragmatisme

b)

Instrumentalisme

c)

Analisa bahasa

d)

Rasionalisme

65.

Realitas kehidupan yang dihasilkan melalui kesadaran berpikir seseorang dan dorongan berpikir untuk terus menerus mencari kebenaran dari suatu realitas semesta adalah suatu pandangan yang ditemukan dalam ajaran dari aliran etika filsafat:

a)

Instrumentalisme

b)

Analisa bahasa

c)

Rasionalisme

d)

Idealisme kritis (Critism)

66.

Cogito Ergo Sum merupakan istilah yang dikemukakan oleh ahli filsafat yang bernama:

a)

Fredrik Nietzsche

b)

Rene Descartes

c)

David Home

d)

Max Scheler

67.

Tidak ada sesuatu yang pasti dalam kehidupan kecuali satu, yakni bahwa aku ragu-ragu adalah pernyataan yang dikemukakan oleh ahli filsafat yang bernama:

a)

Fredrik Nietzsche

b)

Rene Descartes

c)

David Home

d)

Immanuel Kant.

68.

Tokoh yang dikenal sebagai ahli filsafat idealisme kritis adalah:

a)

Fredrik Nietzsche

b)

Rene Descartes

c)

David Home

d)

Immanuel Kant.

69.

Realitas sebagai sesuatu yang berada dan nampak apa adanya, namun realitas juga merupakan hasil rekayasa akal seseorang yang diperoleh melalui tangkapan indera yang memberikan pengertian-pengertian oleh akal/ratio. Pendapat ini dikemukan oleh:

a)

Fredrik Nietzsche

b)

Rene Descartes

c)

David Home

d)

Immanuel Kant.

70.

J.G. Fichte, F.E.D. Schleiermacher, F.Schlegel dan F.W.Schelling merupakan tokoh-tokoh yang tergolong dalam ahli etika filsafat:

a)

Analisa Bahasa

b)

Idealisme Kritis

c)

Rasionalisme

d)

Romantik dan Idealisme Jerman

71.

Gerakan dalam sejarah kebudayaan Eropa yang menyelidiki kedalaman-kedalaman jiwa yang mengutamakan nilai-nilai perasaan, fantasi, intuisi dan sebagainya termasuk dalam aliran etika filsafat:

a)

Rasionalisme

b)

Idealisme kritis

c)

Romantik dan Idealisme Jerman

d)

Etik nilai-nilai.

72.

Ahli yang berpendapat bahwa: "Hati manusia tertuju kepada kerajaan nilai-nilai, yang dari bawah ke atas yang urutannya bertingkat mulai dari nilai-nilai senang dan tidak senang, nilai-nilai vital, nilai-nilai rohani dan nilai-nilai keagamaan, bernama:

a)

Immanuel Kant

b)

David Home

c)

Max Scheler

d)

N. Hartmann

73.

Suatu perilaku etis dihasilkan dari kesadaran moral untuk tunduk atau patuh kepada segala hukum yang berlaku sebagai pokok ajaran dalam aliran etika filsafat:

a)

Idealisme Kritis

b)

Etik nilai-nilai

c)

Deontologi

d)

Fenomenologi

74.

Pandangan bahwa kebaikan dan keburukan dalam perilaku sebagai sesuatu yang menampilkan diri atau diwujudkan dari hal yang hakiki dalam diri seseorang merupakan pokok ajaran dari aliran etika filsafat:

a)

Etik nilai-nilai

b)

Deontologi

c)

Eksistensialisme

d)

Fenomenologi.

75.

Pandangan bahwa perilaku manusia sebagai realitas dari keberadaan diri sebagai pribadi yang menempatkan diri di tengah-tengah dunia, sehingga semua perilaku manusia sebagai bentuk kesadaran diri manusia terhadap keberadaannya di tengah-tengah realitas keberadaan lainnya, merupakan pokok ajaran dalam aliran etika filsafat:

a)

Eksistensialisme

b)

Fenomenologi

c)

Deontologi

d)

Etik nilai-nilai.

76.

Konflik etis tentang perilaku yang baik dan yang buruk melalui berbagai pertentangan pendapat, perselisihan, pertengkaran, perkelahian dan perbuatan-perbuatan tidak sopan dan atau melawan hukum secara kriminal dengan segala bentuk atau modus kejahatan terjadi sebagai akibat realitas perilaku individu yang tidak didasarkan pada kesadaran diri bahwa ia pribadi yang bebas dibatasi oleh kebebasan individu yang lain ataupun dibatasi oleh eksistensi yang lain; sehingga perlu ada upaya keselarasan dan keutamaan dalam berperilaku. Kesadaran diri perlu dihasilkan oleh olah bathin dan olah pikir tiap orang sebagai individu sebelum setiap perilaku ditampilkan, sekalipun dalam pikiran ada yang logis dari pilihan perilakunya; namun dalam perasaan bathin adanya perlawanan pertimbangan melalui suara hati. Dalam hal keutamaan perilaku, perlu adanya pilihan-pilihan sebelum suatu perilaku dalam bentuk tutur kata, sikap dan perbuatan. Dengan demikian antara aliran-aliran etika filsafat naturalisme dan aliran-aliran etika filsafat idealisme terdapat :

a)

Hubungan yang terpisah

b)

Hubungan paradoksal

c)

Hubungan kausal

d)

Hubungan linear

77.

Adat istiadat merupakan norma yang tidak tertulis namun memiliki kekuatan mengikat karena adanya kesepakatan dalam suatu kelompok masyarakat untuk menjadikannya sebagai acuan perilaku seluruh anggota masyarakat yang bersangkutan. Oleh karena itu, adat istiadat termasuk dalam norma etika yang bersifat Sopan-santun.

a)

True

b)

False

78.

Segala bentuk perilaku manusia yang ditampilkan sebagai dorongan bathiniah yang membuat manusia menjunjung tinggi nilai-nilai kodrati kemanusiaan tanpa adanya perbedaan apapun, maka perilaku itu termasuk dalam sifat norma etika hukum.

a)

True

b)

False

79.

Dengan kesadaran eksistensial manusia sebagai makhluk hidup relasional, maka manusia membangun relasi eksistensi dengan sesama manusia melalui tingkahlaku pergaulan sesuai norma-norma dan disebut relasi eksistensial sosial.

a)

True

b)

False

80.

Kesadaran eksistensial manusia yang didorong oleh kebutuhan-kebutuhan hidup secara jasmani, sehingga manusia bertingkah laku untuk bekerja membangun, menata, mengolah dan memanfaatkan segala potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia sesuai norma-norma etika di sebut relasi eksistensial religious.

a)

True

b)

False

81.

Kesadaran diri manusia sebagai makhluk hidup yang fana karena ada keterbatasan kemampuan dan kekurangan serta kelemahan untuk mempertahankan atau memperjuangkan kehidupan lebih baik, sehingga manusia kemudian bertingkah laku membangun relasi keyakinan atau kepercayaan dan memuja serta menyembah Tokoh Ilahi yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa. Tingkah laku relasional itu disebut relasi eksistensial religious.

a)

True

b)

False

82.

Kesadaran manusia untuk mengutamakan kepentingan diri sendiri dalam usahanya memenuhi segala keinginan dan kebutuhan-kebutuhan hidup sendiri dan atau bersama kelompoknya merupakan suatu kesadaran yang disebut kebebasan.

a)

True

b)

False

83.

Kesadaran manusia sebagai individu yang merasa ikut peduli terhadap kehidupan orang lain sehingga mengutamakan kepentingan orang lain dengan sikap kesediaan untuk menerima dan menghargai orang lain disebut sebagai kesadaran yang bersifat hak.

a)

True

b)

False

84.

Ketika seseorang hanya mengutamakan kepentingan dirinya dalam bertingkah laku tanpa peduli terhadap keberadaan diri orang lain, maka dorongan tingkah laku tersebut merupakan gambaran dari suatu kesadaran untuk hidup didalam tanggung jawab.

a)

Benar

b)

Salah

85.

Ketika seseorang sebagai individu hidup dalam kesadaran untuk menerima resiko dan mengakui diri sebagai pribadi yang membutuhkan pertolongan pihak lain dalam menjalani kehidupan, maka orang yang bersangkutan mengalami kehidupan didalam tanggung jawab. Apakah pernyataan ini Benar atau Salah?

a)

Benar

b)

Salah

86.

Batas dari bentuk, isi dan fungsi dari setiap unsur keberadaan di alam semesta baik yang berwujud fisik maupun yang berwujud non fisik semuanya itu disebut hukum kodrat alam. Apakah pernyataan ini?

a)

Benar

b)

Salah

87.

Segala sesuatu yang disepakati untuk menjadi penuntun, pengarah dan pengawal tingkah laku seseorang dalam hidup bermasyarakat menjadi tata tertib, peraturan, larangan, perintah/kewajiban, undang-undang disebut sebagai hukum yuridis formal (B). Apakah pernyataan ini?

a)

Benar

b)

Salah

88.

Segala sesuatu yang disepakati untuk menjadi penuntun, pengarah dan pengawal tingkah laku seseorang dalam hidup bermasyarakat menjadi tata tertib, peraturan, larangan, perintah/kewajiban, undang-undang dan ditetapkan atau disyahkan untuk berlaku umum dalam suatu kelompok masyarakat sehingga memiliki kekuatan mengikat dan memaksa guna menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban dengan tercipta atau tercapai keadilan yang bersifat resmi disebut sebagai Hukum konvensional.

a)

Benar

b)

Salah

89.

Segala hasil kesepakatan yang ditetapkan menjadi tata cara kehidupan bersama dalam suatu kelompok masyarakat dan dianut turun temurun menjadi ikatan kehidupan bersama dalam beraktifitas disebut sebagai Hukum adat istiadat.

a)

Benar

b)

Salah

90.

Energi kehidupan yang bersumber dari fungsi sel-sel darah yang menimbulkan dorongan hawa nafsu atau nafsu berahi untuk seseorang manusia berjuang atau berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan di sebut sebagai gejolak fungsi roh (S). Apakah pernyataan ini Benar atau Salah?

a)

Benar

b)

Salah

91.

Dorongan hawa nafsu atau nafsu berahi dalam diri seseorang yang membuat seseorang berusaha untuk memenuhi sesuatu yang kurang atau sudah habis atau yang tidak ada dalam tubuh atau kehidupan disebut kebutuhan.

a)

Benar

b)

Salah

92.

Etika diturunkan dari istilah bahasa Yunani dari kata ethos yang berarti secara harafiah

a)

adat kebiasaan

b)

kepercayaan diri

c)

kebahagiaan

d)

kekuasaan

93.

Perbuatan lahiriah dalam bahasa Latin di sebut dengan istilah

a)

mos

b)

lex

c)

jus

d)

fides

94.

Istilah bahasa Arab yang sama dengan kata ethos bahasa Yunani, terdiri dari istilah chalk berarti .................................................... dan chulk berarti ....................................................

a)

adat; budi pekerti

b)

kebiasaan; kekayaan

c)

ilmu; amal

d)

bahasa; budaya

95.

Kata kesusilaan dalam bahasa Sanskerta lebih menekankan kepada

a)

budi pekerti

b)

kekayaan materi

c)

kekuatan fisik

d)

kepandaian berbicara

96.

Istilah Etika lebih dikenal dalam Teologi Kristen karena

a)

Karena dalam teologi Kristen, etika sangat berkaitan dengan ajaran moral dan perilaku yang diajarkan oleh Yesus Kristus dan Alkitab.

b)

Karena istilah etika hanya digunakan dalam agama Kristen saja.

c)

Karena teologi Kristen tidak membahas tentang moralitas sama sekali.

d)

Karena etika dalam teologi Kristen bertentangan dengan ajaran Yesus Kristus.