wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Filsafat Ilmu

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Menurut filsafat ilmu, perbedaan objek material dan objek formal suatu ilmu terletak pada?

a)

Jenis metode yang digunakan dalam penelitian

b)

Bidang kajian yang bersifat empiris dan non-empiris

c)

Apa yang diselidiki dan dari sudut pandang apa penyelidikan dilakukan

d)

Tujuan praktis dan teoritis dari ilmu pengetahuan

2.

Seorang ilmuwan berargumen bahwa kebenaran suatu teori tidak hanya ditentukan oleh kesesuaiannya dengan fakta (korespondensi), tetapi juga oleh konsistensinya dengan teori-teori sebelumnya yang telah dianggap benar. Pendekatan ini merujuk pada teori kebenaran apa?

a)

Teori Kebenaran Pragmatis

b)

Teori Kebenaran Semantik

c)

Teori Kebenaran Performatif

d)

Teori Kebenaran Koherensi

3.

Dalam materi logika dan penalaran, kita mengenal sesat pikir (fallacy). Jika dalam sebuah debat akademik, seseorang menyerang karakter pribadi lawan bicaranya (misalnya: 'Teori Anda salah karena Anda bukan lulusan universitas ternama') alih-alih membantah argumennya, jenis sesat pikir apa yang terjadi?

a)

Argumentum ad Verecundiam

b)

Argumentum ad Populum

c)

Post Hoc Ergo Propter Hoc

d)

Argumentum ad Hominem

4.

Dalam pandangan Karl R. Popper, suatu teori ilmiah dapat disebut ilmiah apabila:

a)

Telah diverifikasi secara empiris berulang kali

b)

Konsisten dengan teori-teori sebelumnya

c)

Dapat diuji dan berpotensi dibuktikan salah

d)

Diterima oleh komunitas ilmiah

5.

Perhatikan silogisme berikut:
Premis Mayor: Semua manusia memiliki akal budi.
Premis Minor: Plato adalah manusia.
Kesimpulan: Plato memiliki akal budi.

a)

Intuitif

b)

Abduktif

c)

Deduktif

d)

Induktif

6.

Dalam sejarah perkembangan ilmu, masa Yunani Kuno dianggap sebagai tonggak penting karena terjadi perubahan pola pikir dari 'Mitos' ke 'Logos'. Apa makna mendasar dari pergeseran ini?

a)

Fenomena alam tidak lagi dijelaskan melalui takhayul atau kemauan dewa-dewa, melainkan melalui rasionalitas dan sebab-akibat

b)

Terjadinya penolakan total terhadap semua bentuk kepercayaan spiritual

c)

Kekuasaan politik berpindah dari kaum agamawan ke kaum filsuf

d)

Masyarakat mulai meninggalkan tradisi lisan dan beralih ke tradisi tulisan

7.

Empirisme dan Rasionalisme adalah dua aliran besar dalam epistemologi. Bagaimana kaum Empiris memandang sumber utama pengetahuan?

a)

Pengetahuan didapatkan melalui ilham atau wahyu ilahi secara langsung

b)

Pengetahuan diperoleh melalui pengalaman indrawi dan observasi terhadap dunia luar

c)

Pengetahuan bersumber dari akal budi dan ide-ide bawaan (innate ideas)

d)

Pengetahuan adalah hasil konstruksi sosial yang tidak memiliki dasar objektif

8.

Dalam filsafat Wayang yang sering dijadikan contoh kearifan lokal, tokoh 'Punokawan' (Semar, Gareng, Petruk, Bagong) sering dimaknai secara filosofis. Dalam konteks epistemologi atau penyampaian kebenaran, apa peran simbolis utama Punokawan?

a)

Hanya sebagai pelengkap cerita agar pertunjukan tidak membosankan

b)

Simbol dari nafsu angkara murka yang harus dikalahkan ksatria

c)

Representasi rakyat jelata yang kritis dan menjadi pengingat kebenaran bagi para penguasa (Ksatria)

d)

Simbol dari dewa-dewa yang turun ke bumi untuk berperang

9.

Salah satu syarat definisi yang baik dalam logika adalah 'tidak boleh sirkular'. Manakah di bawah ini yang merupakan contoh definisi sirkular yang harus dihindari?

a)

Keadilan adalah kondisi di mana setiap orang mendapatkan haknya

b)

Manusia adalah hewan yang berpikir

c)

Pengelolaan adalah proses mengelola sesuatu agar tertata

d)

Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga sisi

10.

Ditinjau dari aspek aksiologi, perdebatan mengenai apakah ilmu pengetahuan harus 'bebas nilai' (value-free) atau 'sarat nilai' (value-laden) sering terjadi. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling mewakili pandangan bahwa ilmu tidak bebas nilai?

a)

Tujuan ilmu pengetahuan semata-mata adalah mencari kebenaran objektif tanpa mempedulikan kegunaannya

b)

Pengembangan ilmu pengetahuan selalu terikat pada tanggung jawab etis dan dampak sosial bagi kemanusiaan

c)

Ilmu pengetahuan harus otonom dan terlepas dari intervensi moral, politik, atau agama

d)

Metode ilmiah menjamin netralitas mutlak dari subjek peneliti terhadap objek yang diteliti