wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Chapter 10 Learning Objectives & Overview

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Pengeluaran untuk pengangkutan dan penanganan mesin baru seharusnya diklasifikasikan sebagai apa?

a)

Pengeluaran penelitian

b)

Beban administrasi umum

c)

Biaya peralatan awal

d)

Biaya pemeliharaan rutin

2.

Premi asuransi selama pengiriman mesin menuju pabrik biasanya diperlakukan bagaimana?

a)

Ditambahkan ke biaya peralatan

b)

Diakui sebagai liabilitas jangka pendek

c)

Dibebankan sebagai biaya periode

d)

Dicatat sebagai aset tak berwujud

3.

Biaya arsitek untuk pembangunan gedung paling tepat diklasifikasikan sebagai apa?

a)

Biaya administrasi proyek

b)

Biaya tanah kapitalisasi

c)

Beban pemasaran langsung

d)

Biaya gedung kapitalisasi

4.

Biaya pemasangan pagar permanen di sekeliling properti biasanya termasuk dalam klasifikasi mana?

a)

Beban pemeliharaan rutin

b)

Biaya tanah kapitalisasi

c)

Biaya gedung kapitalisasi

d)

Pengembangan lahan kapitalisasi

5.

Biaya perakitan dan instalasi peralatan saat awal pengadaan seharusnya dicatat bagaimana?

a)

Dicatat sebagai aset investasi

b)

Diakui sebagai persediaan

c)

Dibebankan sebagai biaya periode

d)

Ditambahkan ke biaya peralatan

6.

Kebijakan premi asuransi enam bulan selama konstruksi gedung seharusnya diperlakukan bagaimana?

a)

Dibebankan sebagai biaya periode

b)

Ditambahkan ke biaya gedung

c)

Dicatat sebagai liabilitas konstruksi

d)

Diakui sebagai aset prabayar jangka panjang

7.

Biaya peruntuhan dan pemindahan gedung lama untuk menyiapkan lokasi pabrik biasanya termasuk apa?

a)

Aset tak berwujud

b)

Biaya tanah kapitalisasi

c)

Biaya gedung baru kapitalisasi

d)

Beban luar biasa periode

8.

Manakah komponen biaya yang selalu dimasukkan dalam perolehan aset berdiri sendiri?

a)

Kerugian selisih kurs jangka panjang

b)

Dividen kepada pemegang saham

c)

Beban pemasaran tahunan

d)

Bahan dan buruh langsung

9.

Metode mana yang sering dipilih perusahaan untuk menangani pengeluaran tambahan (overhead) saat membangun aset sendiri?

a)

Menentukan sebagian dari semua biaya tambahan

b)

Tidak mengakui overhead sama sekali

c)

Mengkapitalisasi hanya biaya pemasaran

d)

Membebankan seluruh biaya ke beban periode

10.

Apabila perusahaan memilih menentukan biaya tambahan tidak tetap, implikasinya adalah:

a)

Menghapus semua biaya langsung dari aset

b)

Mengkapitalisasi seluruh biaya pemasaran tahunan

c)

Menghentikan proses alokasi overhead

d)

Mengidentifikasi overhead variabel terkait proyek

11.

Biaya yang biasanya TIDAK dikapitalisasi dalam aset berdiri sendiri adalah:

a)

Beban promosi peluncuran produk

b)

Bahan langsung untuk konstruksi

c)

Upah pekerja konstruksi proyek

d)

Bagian overhead pabrik terkait

12.

Saat mengakui aset berdiri sendiri, biaya overhead umumnya dialokasikan berdasarkan:

a)

Jumlah dividen tahun berjalan

b)

Harga jual aset setelah selesai

c)

Driver biaya yang relevan proyek

d)

Nilai pasar properti pembanding

13.

Kapan biaya tambahan tidak tetap cenderung relevan untuk kapitalisasi?

a)

Ketika perusahaan membayar dividen akhir tahun

b)

Saat pengeluaran untuk sponsorship komunitas

c)

Saat terjadi dalam aktivitas penjualan rutin

d)

Ketika terkait langsung dengan proses konstruksi

14.

Jika perusahaan membebankan semua biaya tambahan ke beban periode, efeknya pada biaya aset adalah:

a)

Biaya aset menjadi understated

b)

Biaya aset menjadi overstated

c)

Tidak memengaruhi nilai aset

d)

Depresiasi meningkat secara sistematis

15.

Dalam penetapan overhead, dasar alokasi yang lazim digunakan adalah:

a)

Jam tenaga kerja langsung proyek

b)

Jumlah pelanggan potensial

c)

Nilai tukar mata uang asing

d)

Persentase dividen kas

16.

Perbedaan utama antara biaya langsung dan overhead dalam konstruksi aset sendiri adalah:

a)

Tidak pernah memengaruhi depresiasi

b)

Sifatnya selalu variabel setiap periode

c)

Kemampuan dikurangkan pajak otomatis

d)

Keterkaitan langsung dengan aktivitas konstruksi

17.

Alasan ekonomis memasukkan overhead ke biaya konstruksi adalah:

a)

Mengurangi kebutuhan pencatatan depresiasi

b)

Memperbesar laba melalui capitalizing marketing

c)

Menghindari pengungkapan biaya proyek

d)

Mencerminkan konsumsi sumber daya tak langsung

18.

Contoh biaya tambahan yang dapat dialokasikan sebagian ke proyek konstruksi adalah:

a)

Iklan musiman untuk penjualan

b)

Sumbangan ke lembaga sosial

c)

Distribusi produk jadi ke pelanggan

d)

Utilitas pabrik yang mendukung proyek

19.

Jika overhead dialokasikan terlalu besar ke aset, efeknya adalah:

a)

Biaya aset overstated dan laba jangka pendek naik

b)

Biaya aset understated dan laba turun

c)

Depresiasi turun namun biaya aset tetap

d)

Arus kas dari operasi meningkat otomatis

20.

Dalam menentukan sebagian dari semua biaya tambahan, perusahaan sebaiknya:

a)

Menggunakan metode yang konsisten dan rasional

b)

Mengubah dasar alokasi setiap bulan

c)

Menghilangkan biaya bahan langsung

d)

Mengacu pada harga jual yang diharapkan

21.

Yang termasuk biaya perolehan saat aset selesai dibangun adalah:

a)

Pendapatan bunga atas kas menganggur

b)

Total bahan, buruh, dan overhead terkait

c)

Nilai pasar wajar aset sejenis

d)

Estimasi laba proyek tiga tahun

22.

Jika proyek konstruksi menggunakan listrik pabrik secara signifikan, maka biaya listrik:

a)

Dialokasikan sebagai bagian overhead proyek

b)

Diakui sebagai beban penjualan bulanan

c)

Dicatat sebagai pengurang kewajiban

d)

Diperlakukan sebagai pendapatan lain-lain

23.

Ketika menentukan biaya kapitalisasi, perusahaan harus memastikan:

a)

Hanya biaya tetap yang dikapitalisasi

b)

Semua biaya perusahaan dikapitalisasi penuh

c)

Biaya pemasaran menjadi prioritas utama

d)

Biaya punya hubungan sebab-akibat dengan konstruksi

24.

Jika perusahaan tidak memasukkan buruh langsung ke biaya aset, maka:

a)

Pendapatan penjualan meningkat signifikan

b)

Nilai aset overstatement dan depresiasi tinggi

c)

Kewajiban lancar turun drastis

d)

Nilai aset understatement dan depresiasi rendah

25.

Dalam praktik, mengalokasikan overhead berdasarkan jam mesin cocok ketika:

a)

Aset dibeli, bukan dibangun

b)

Proyek didominasi biaya pemasaran

c)

Proses konstruksi intensif penggunaan mesin

d)

Perusahaan tidak memiliki pabrik sendiri

26.

Alokasi overhead ke aset berdiri sendiri harus:

a)

Dapat dijustifikasi dan terdokumentasi jelas

b)

Mengabaikan driver biaya aktual

c)

Dilakukan secara acak sesuai intuisi

d)

Berdasarkan target laba perusahaan

27.

Tujuan akhir pengkapitalisasian biaya konstruksi adalah:

a)

Menutup kerugian kurs yang belum terealisasi

b)

Mengurangi kewajiban pajak penghasilan

c)

Mengoptimalkan pengeluaran promosi tahunan

d)

Mencatat biaya perolehan aset secara tepat

28.

Perusahaan membangun pabrik selama 12 bulan dengan pendanaan pinjaman. Menurut IFRS, kapan kapitalisasi biaya bunga harus dimulai dan dihentikan untuk aset yang memenuhi syarat?

a)

Dimulai saat bunga jatuh tempo pertama, berhenti saat aset dijual

b)

Dimulai saat konstruksi selesai separuh, berhenti saat amortisasi dimulai

c)

Dimulai saat pengeluaran dimulai, berhenti saat siap digunakan

d)

Dimulai saat kontrak ditandatangani, berhenti saat pinjaman lunas

29.

Per 1 Jan 2011, perusahaan memiliki pinjaman spesifik 200.000bunga12200.000 bunga 12% untuk proyek. Pengeluaran aktual: 1 Jan 100.000, 30 Apr 150.000,1Nov150.000, 1 Nov 300.000, 31 Des 100.000.Utangumum:obligasi100.000. Utang umum: obligasi 500.000 14%, wesel $300.000 10%. Manakah tingkat yang tepat untuk menghitung bunga atas bagian pengeluaran yang melebihi pinjaman spesifik?

a)

Rata-rata tertimbang 12% dari pinjaman spesifik saja

b)

Tingkat umum berbobot dari 14% dan 10% utang lain

c)

Tingkat tertinggi 14% karena paling mahal

d)

Rata-rata sederhana dari 12%, 14%, dan 10%

30.

Perusahaan sedang membangun peralatan tujuan khusus yang memerlukan waktu sebelum siap digunakan. Kapan periode kapitalisasi bunga harus dimulai dan diakhiri agar sesuai dengan praktik akuntansi yang benar?

a)

Dimulai saat kontrak ditandatangani, berakhir saat pembayaran terakhir

b)

Dimulai saat bunga pertama dibayar, berakhir pada akhir tahun fiskal

c)

Dimulai saat pengeluaran terjadi, berakhir ketika konstruksi selesai

d)

Dimulai saat aset siap digunakan, berakhir saat amortisasi dimulai