WorksheetsKUIS 01 - TKM317 PROSES PEMISAHAN 2
Total questions: 25
Worksheet time: 49mins
Jenis pemisahan membran berdasarkan gaya dorong tekanan (pressure driven) meliputi proses berikut, kecuali:
Mikrofiltrasi
Ultrafiltrasi
Elektrodialisis
Reverse osmosis
Prinsip pemisahan pada reverse osmosis (RO) adalah:
Penyaringan berdasarkan ukuran pori
Solusi-difusi
Aliran Knudsen
Polaritas senyawa
Pada proses nanofiltrasi (NF), mekanisme pemisahan utamanya adalah:
Penyaringan kasar
Solusi-difusi dan Donnan exclusion
Aliran laminar
Aliran Knudsen
Tekanan operasi pada proses reverse osmosis untuk air laut (SWRO) umumnya berkisar antara:
5 – 10 bar
10 – 25 bar
30 – 50 bar
60 – 80 bar
Pervaporasi termasuk dalam kategori proses membran yang digerakkan oleh:
Tekanan
Konsentrasi
Suhu
Listrik
Salah satu aplikasi reverse osmosis adalah:
Pemisahan alkohol-aromatik
Desalinasi air laut
Reduksi etilbenzena
Pemisahan isomer
Elektrodialisis (ED) termasuk ke dalam proses membran yang digerakkan oleh:
Tekanan
Suhu
Konsentrasi
Listrik
Prinsip utama pemisahan gas dalam membran gas separation adalah:
Sieving
Solusi-difusi
Osmosis
Adsorpsi-desorpsi
Elektrodialisis paling umum digunakan untuk aplikasi:
Pemisahan protein
Dehidrasi pelarut organik
Desalinasi air payau
Oksigenasi air
Pada pressure driven membrane, rentang ukuran pori membran mikrofiltrasi adalah:
0.05 – 10 µm
1 nm – 0.05 µm
<2 nm
>10 µm
Membran bertindak sebagai pemisah berdasarkan perbedaan:
Berat molekul
Laju difusi komponen
Titik didih
Gaya tarik elektrostatik
Parameter R dalam pemisahan gas dengan membran merepresentasikan:
Laju permeasi
Tekanan transmembran
Rasio tekanan permeat terhadap umpan
Rasio massa jenis gas
Fluks gas A melalui membran dipengaruhi oleh:
Rasio tekanan
Panjang membran
Permeabilitas dan perbedaan tekanan parsial A
Fraksi mol total
Satuan dari permeabilitas gas QA pada pemisahan gas dengan membran adalah:
mol/m²
m³/m².jam.atm
atm.m³/s
L/m.bar
Pada reverse osmosis, retensi (R) didefinisikan sebagai:
Rasio tekanan operasi
Perbandingan laju alir
Selisih konsentrasi feed dan permeat terhadap feed
Volume permeat dibagi feed
Untuk meningkatkan selektivitas dalam pemisahan gas, kita dapat memilih membran dengan:
Harga α tinggi
Laju difusi B lebih cepat
Laju permeasi seimbang
Modul tubular
Tipe modul membran yang memiliki kerapatan packing paling tinggi adalah:
Plate-and-frame
Spiral wound
Hollow fiber
Tubular
Membran campuran matriks (mixed-matrix membrane) terdiri dari:
Polimer dan bahan cair
Komposit polimer dan keramik
Polimerik dan anorganik
Polimerik dan biologis
Tipe membran yang umum digunakan dalam proses hemodialisis adalah:
Capillary
Hollow fiber
Spiral wound
Tubular
Konfigurasi plate-and-frame banyak digunakan pada:
Reverse osmosis tekanan tinggi
Ultrafiltrasi air limbah
Sistem elektrodialisis
Bioreaktor membran
Modul tubular memiliki kelebihan utama dalam hal:
Biaya murah dan tahan fouling
Tekanan tinggi dan efisiensi tinggi
Tahan fouling dan diameter saluran besar
Memiliki packing density tinggi
Modul membran dengan struktur multi-bore termasuk dalam jenis:
Hollow fiber
Tubular
Capillary
Flat sheet
Dalam desain modul membran, parameter "packing density" mengacu pada:
Ketahanan membran terhadap tekanan
Luas permukaan membran per volume unit modul
Harga jual per meter persegi membran
Ketebalan lapisan selektif membran
Salah satu keuntungan utama dari membran komposit (composite membrane) adalah:
Biaya produksi lebih tinggi
Memiliki satu jenis material saja
Kombinasi sifat mekanik dan selektivitas dari dua lapisan
Tidak cocok digunakan dalam tekanan tinggi
Dalam proses pemisahan membran, istilah "retentat" mengacu pada:
Komponen yang melewati membran
Campuran awal yang belum dipisah
Komponen yang tertahan di sisi umpan
Produk murni hasil pemisahan
