wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Physical Characteristics of Solid Waste

Total questions: 21

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Permeabilitas (konduktivitas hidrolik) limbah padat dapat didefinisikan sebagai…

a)

kemampuan limbah melewatkan cairan dan gas dalam massa

b)

kemampuan limbah menyimpan panas selama pembuangan

c)

kemampuan limbah menahan gas dan massa dari leachate

d)

kemampuan limbah menambah densitas saat terdegradasi

2.

Dalam desain TPA, mengapa permeabilitas limbah padat sangat penting?

a)

mengontrol pergerakan lindi dan gas di tubuh TPA

b)

meningkatkan efisiensi pembakaran insinerator lokasi

c)

mengurangi kebutuhan pemilahan bahan daur ulang

d)

meniadakan kebutuhan lapisan pelindung dasar

3.

Mengetahui ukuran partikel dan densitas limbah dapat membantu…

a)

penentuan warna kontainer pengumpulan kota

b)

optimasi kapasitas bahan bakar

c)

optimasi separator mekanis dan shredder industri

d)

perhitungan jarak TPS dan sumber limbah

4.

Dalam pengelolaan MSW, metode utama untuk mengendalikan ukuran partikel adalah melalui apa?

a)

Shredding menjadi fragmen seragam kecil

b)

Pemanasan untuk menguapkan komponen halus

c)

Penambahan air untuk melarutkan fragmen besar

d)

Kompaksi untuk memperkecil pori antar partikel

5.

Pernyataan mana yang paling tepat menjelaskan dampak ukuran partikel terhadap aliran lindi dan gas di TPA?

a)

Ukuran partikel menurunkan reaktivitas bakteri

b)

Ukuran partikel tidak memengaruhi pergerakan fluida

c)

Ukuran partikel memengaruhi permeabilitas dan jalur aliran

d)

Ukuran partikel hanya menentukan kadar kelembapan sampah

6.

Sebuah komponen limbah berbentuk balok memiliki panjang 60 mm, lebar 30 mm, dan tinggi 30 mm. Perkiraan ukuran komponennya Sc menurut rumus rata-rata tiga dimensi adalah berapa?

a)

30 mm karena lebar sama dengan tinggi

b)

50 mm untuk memastikan penggilingan efisien

c)

40 mm sebagai rata-rata L, W, dan H

d)

60 mm karena panjang mendominasi ukuran

7.

Gambar menunjukkan definisi moisture content (MC). Pernyataan mana yang paling tepat menggambarkan MC dalam rekayasa limbah padat?

a)

Kadar air dihitung dari massa air bebas, basis kering saja

b)

Massa air per satuan massa material, basis basah atau kering

c)

Persentase massa kering per massa total, basis energi

d)

Rasio volume air terhadap volume pori, basis basah saja

8.

Pada insinerasi, bagaimana peningkatan moisture content memengaruhi energy recoveryi?

a)

Meningkatkan nilai kalor bersih karena panas penguapan dilepas

b)

Tidak memengaruhi karena air tidak berperan dalam pembakaran

c)

Mengurangi kebutuhan energi karena pendinginan meningkatkan efisiensi

d)

Meningkatkan kebutuhan energi untuk menguapkan air sebelum pembakaran

9.

Untuk proses biologis seperti pengomposan atau digesti anaerob, kisaran MC yang umumnya optimal adalah:

a)

Sekitar 5–10 persen untuk menghindari penggenangan

b)

Sekitar 50–60 persen untuk aktivitas mikroba maksimal

c)

Kurang dari 12 persen agar mikroorganisme bertahan

d)

Sekitar 70–80 persen untuk mempercepat difusi oksigen

10.

Menurut Rees (1980), hingga titik optimum, kenaikan moisture content berhubungan dengan:

a)

Kenaikan laju biodegradasi dan produksi metana

b)

Tidak ada perubahan pada produksi gas karena porositas stabil

c)

Penurunan laju degradasi karena difusi oksigen meningkat

d)

Penghentian aktivitas mikroba akibat desikasi

11.

Mengapa kelembapan berlebih dapat memperlambat proses aerob?

a)

Mengurangi porositas dan membatasi difusi oksigen ke biomassa

b)

Meningkatkan suhu sehingga mikroba aerob mati

c)

Meningkatkan ketersediaan nutrien sehingga mikroba jenuh

d)

Mengurangi massa total sehingga waktu tinggal berkurang

12.

Apa definisi terbaik dari field capacity pada sampah padat dalam landfill?

a)

Kapasitas lindi yang dapat dikumpulkan sistem drainase harian

b)

Volume air yang dapat diserap liner sebelum terjadi kebocoran

c)

Jumlah air saat sampah mencapai kejenuhan lengkap dengan aliran keluar

d)

Jumlah maksimum air tertahan oleh matriks sampah di bawah gravitasi

13.

Skenario: Suatu sel landfill menerima sampah campuran belum dipadatkan dengan kadar air 55% massa. Setelah hujan, kadar air naik menjadi 65%. Nilai field capacity sampah tersebut 60%. Tindakan pengelolaan apa yang paling tepat diutamakan?

a)

Mengaktifkan sistem pengumpulan lindi untuk mengalirkan kelebihan air

b)

Menghentikan operasi karena kadar air masih di bawah kejenuhan

c)

Menaikkan kompaksi untuk meningkatkan field capacity melebihi 60%

d)

Menambah lapisan tanah penutup untuk menyerap seluruh air berlebih

14.

Faktor mana yang umumnya MENURUNKAN field capacity pada timbunan sampah?

a)

Pengurangan umur landfill pada fase awal operasi

b)

Penurunan intensitas hujan pada musim kemarau panjang

c)

Penambahan fraksi organik yang menyerap air lebih besar

d)

Kompaksi lebih tinggi yang mengurangi ruang pori dalam matriks

15.

Sampel limbah kota campuran memiliki W_wet = 100 kg dan W_dry = 78.95 kg. Berapakah kadar air basis basah (persen massa) yang paling tepat?

a)

21.05% karena (W_wet−W_dry)/W_wet ×100

b)

26.66% karena (W_wet−W_dry)/W_dry ×100

c)

15.00% karena mengacu kisaran MSW tipikal

d)

40.00% karena asumsi makanan dominan

16.

Densitas sampah padat kota (MSW) didefinisikan sebagai apa?

a)

massa jenis air pada 4 derajat

b)

berat per satuan panjang material

c)

massa per satuan luas material

d)

massa per satuan volume material

17.

Manakah yang paling langsung dipengaruhi oleh densitas MSW dalam operasi pengelolaan?

a)

tinggi cerobong insinerator

b)

pH air lindi harian

c)

warna tempat pembuangan sampah

d)

kapasitas kendaraan dan kontainer

18.

Derajat pemadatan MSW di TPA paling dipengaruhi oleh kombinasi faktor apa?

a)

jenis tanah, pH udara, dan salinitas

b)

musim hujan, suhu, dan kecepatan angin

c)

komposisi, kadar air, dan tipe peralatan

d)

warna sampah, bau, dan lokasi kota

19.

Sampah yang dibentuk menjadi balok padat (baled MSW) umumnya memiliki densitas dalam kisaran

a)

700–850 kg/m3

b)

200–250 kg/m3

c)

350–550 kg/m3

d)

90–180 kg/m3

20.

Jika sebuah kota ingin memperpanjang umur TPA, strategi berbasis densitas yang paling tepat adalah

a)

meningkatkan pemadatan menggunakan peralatan sesuai komposisi

b)

menyemprotkan minyak wangi ke TPA dan ditutup terpal

c)

mengurangi frekuensi pengumpulan tanpa perubahan lainnya

d)

menambah tinggi cerobong fasilitas insinerasi

21.

Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan tujuan utama melakukan ultimate analysis (C, H, O, N, S) pada sampah padat untuk pengelolaan energi?

a)

Mengidentifikasi senyawa volatil untuk mengurangi bau selama penyimpanan

b)

Mengukur kadar air untuk memilih metode pengeringan yang efisien

c)

Menentukan komposisi unsur untuk memperkirakan perilaku pembakaran

d)

Menetapkan rasio C:N optimal untuk proses biologis