NEW
Font size
WorksheetsKuis PCK Bagian I
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Dalam proses pembelajaran kimia, seorang guru menemukan bahwa sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan belajar pada materi Stoikiometri. Padahal, guru telah menyiapkan perangkat pembelajaran dengan baik. Guru merasa kecewa, namun tetap berupaya menjaga profesionalisme dan kualitas pembelajaran.
Tindakan manakah yang PALING mencerminkan perilaku ikhlas dan menikmati proses pembelajaran sebagai pendidik?
A. Menyalahkan kemampuan awal siswa dan melanjutkan pembelajaran ke materi berikutnya sesuai jadwal.
B. Mengulang materi dengan metode yang sama karena merasa sudah melaksanakan pembelajaran sesuai RPP.
C. Menerima hasil belajar siswa sebagai bagian dari proses, melakukan refleksi, dan merancang strategi pembelajaran alternatif yang lebih sesuai.
D. Mengurangi tingkat kesulitan soal agar sebagian besar siswa dapat mencapai nilai minimum.
E. Menyerahkan perbaikan pembelajaran sepenuhnya kepada guru les atau bimbingan belajar di luar sekolah.
Guru kimia memulai kelas dengan permainan kecil bertema konsep molekul yang membuat siswa tertawa namun tetap fokus pada materi. Hal ini menunjukkan….
A. Guru tidak serius dalam mengajar
B. Guru ingin menghibur siswa tanpa tujuan
C. Pembelajaran ceria dan menyenangkan yang mendukung suasana positif
D. Guru mengurangi beban siswa dengan tidak memberikan tugas
E. Guru mengalihkan perhatian siswa dari materi yang sulit
Dalam pembelajaran kimia, guru menyadari bahwa beberapa siswa selalu aktif dan dominan dalam diskusi, sementara siswa lainnya terlihat pasif dan jarang dilibatkan. Guru ingin memastikan seluruh siswa terlibat dan merasa diperhatikan. Strategi pembelajaran manakah yang paling efektif untuk memastikan semua siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran?
A. Membiarkan siswa aktif bertanya dan menjawab, karena itu tanda mereka tertarik
B. Memberi tugas kelompok tanpa peran khusus agar semua bisa berkontribusi sesuai keinginannya
C. Mengatur kelompok belajar dengan peran yang bergiliran dan memastikan setiap siswa memiliki tanggung jawab tertentu
D. Menyusun soal latihan individual dan memberi waktu siswa untuk bertanya secara sukarela
E. Menugaskan siswa duduk bersebelahan dengan temannya yang aktif agar bisa termotivasi
Seorang guru kimia mengajarkan materi Asam–Basa dengan mengaitkannya pada pemanfaatan bahan alam lokal sebagai indikator alami, seperti ekstrak kubis ungu, bunga telang, dan kunyit. Dalam pembelajaran, guru juga menekankan pentingnya memanfaatkan potensi sumber daya Indonesia serta menumbuhkan kebanggaan terhadap kearifan lokal.
Perilaku guru tersebut PALING TEPAT mencerminkan sikap cinta tanah air karena …
A. menggunakan media pembelajaran yang mudah diperoleh dan murah
B. menghindari penggunaan bahan kimia sintetis yang berbahaya
C. mengaitkan konsep kimia dengan potensi alam dan budaya lokal Indonesia
D. menyesuaikan pembelajaran agar lebih menarik bagi peserta didik
E. menerapkan pembelajaran berbasis proyek dalam materi kimia
Dalam pembelajaran kimia berbasis diskusi kelompok, guru membagi siswa ke dalam kelompok yang heterogen. Pada saat diskusi, terjadi perbedaan pendapat antara dua siswa mengenai hasil analisis data praktikum. Salah satu siswa menyampaikan argumennya dengan cukup dominan, sementara siswa lain terlihat kurang diberi kesempatan berbicara.
Tindakan guru yang paling mencerminkan perilaku toleran sekaligus mendukung iklim pembelajaran yang sehat adalah …
A. Membiarkan diskusi berjalan apa adanya agar siswa belajar menyelesaikan konflik sendiri
B. Menegur siswa yang dominan di depan kelas agar tidak mengulang perilakunya
C. Menghentikan diskusi dan langsung memberikan jawaban yang benar kepada seluruh kelas
D. Memberi kesempatan secara seimbang kepada setiap siswa untuk menyampaikan pendapat dan menegaskan bahwa perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam pembelajaran
E. Memindahkan siswa yang pendiam ke kelompok lain agar diskusi berjalan lebih cepat
Guru kimia kesulitan merancang asesmen autentik. Ia kemudian berdiskusi dengan guru lain dan melibatkan siswa dalam uji coba instrumen. Tindakan guru ini menggambarkan….
A. Guru tidak mampu bekerja mandiri
B. Perilaku kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran
C. Guru membebani guru lain
D. Guru hanya mengikuti instruksi
E. Guru tidak percaya diri
Untuk meningkatkan pemahaman termokimia, guru membuat video penjelasan sendiri, merancang eksperimen sederhana, dan membuat rubrik penilaian. Upaya ini menunjukkan…
A. Guru sedang mencoba hobi baru
B. Guru ingin menunjukkan kepiawaian
C. Kerja keras, kreativitas, dan semangat dalam keseluruhan proses pembelajaran
D. Guru bekerja berlebihan
E. Guru tidak percaya pada buku teks
Dalam pembelajaran materi “Sifat Koligatif Larutan”, seorang guru kimia menghadapi kelas yang sangat heterogen: sebagian siswa sangat aktif bertanya, sebagian lainnya pasif, dan beberapa cenderung mengalihkan perhatian teman dengan bercanda. Untuk menjaga kelas tetap kondusif sekaligus mendorong semua siswa berpartisipasi, guru menerapkan strategi rotating roles dalam kerja kelompok. Setiap kelompok terdiri dari empat siswa, dan semua anggota bergiliran menjadi pencatat, penyaji, pengamat keaktifan, dan penjaga waktu pada setiap tahap diskusi. Guru memberikan instruksi jelas, memantau dinamika kelompok, dan memberi penguatan positif terhadap perilaku belajar yang produktif. Langkah guru tersebut paling tepat mencerminkan kemampuan mengendalikan dan mengelola kelas secara kondusif karena….
A. Guru memberikan peran berbeda untuk memastikan semua siswa terlibat secara merata dan bertanggung jawab dalam tugas.
B. Guru membagi kelompok agar siswa yang aktif dapat membantu siswa pasif memahami konsep melalui diskusi terarah.
C. Guru mengatur waktu diskusi dengan ketat agar seluruh kelompok dapat menyelesaikan tugas sesuai target pembelajaran.
D. Guru memantau perilaku siswa yang mengganggu dan menegur mereka agar tetap fokus pada proses pembelajaran.
E. Guru memberikan penjelasan tambahan pada kelompok yang kurang aktif agar mereka memahami materi lebih cepat.
Dalam merancang pembelajaran kimia tentang “Keselamatan Kerja Laboratorium”, seorang guru ingin menanamkan nilai keimanan, akhlak mulia, dan kemandirian siswa. Di bawah ini, rumusan tujuan pembelajaran yang paling tepat dan paling bermakna untuk ranah sikap adalah….
A. Siswa mampu mengenal seluruh aturan keselamatan kerja di laboratorium.
B. Siswa mampu menghafal prosedur keselamatan kerja dengan benar.
C. Siswa mampu menunjukkan perilaku hati-hati sebagai bentuk tanggung jawab dan mensyukuri anugerah keselamatan dari Tuhan.
D. Siswa mampu mengikuti instruksi guru selama praktikum tanpa bertanya.
E. Siswa mampu menjalankan praktikum tanpa bantuan teman.
Guru ingin merumuskan tujuan pembelajaran pengetahuan pada materi “Hukum Dasar Kimia” agar mampu mengembangkan nalar kritis dan kreativitas siswa. Rumusan tujuan yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah…
A. Siswa mampu menyebutkan bunyi hukum-hukum dasar kimia.
B. Siswa mampu mengerjakan soal perhitungan stoikiometri dengan benar.
C. Siswa mampu menganalisis ketidaksesuaian data percobaan dengan hukum dasar kimia dan mengusulkan perbaikan metode.
D. Siswa mampu menghafal nama ilmuwan penemu hukum-hukum dasar kimia.
E. Siswa mampu mengidentifikasi rumus kimia dari suatu senyawa.
Dalam merancang praktikum “Sifat Asam-Basa”, guru ingin mengembangkan keterampilan kolaboratif dan kebhinekaan global. Rumusan tujuan ranah keterampilan yang paling sesuai adalah….
A. Siswa mampu melakukan praktikum sesuai langkah kerja.
B. Siswa mampu menentukan pH larutan menggunakan indikator.
C. Siswa mampu bekerja sama dalam kelompok heterogen untuk merancang tabel perbandingan pH dan menjelaskan hasilnya secara terbuka dan saling menghargai
D. Siswa mampu menuliskan laporan praktikum secara mandiri.
E. Siswa mampu menyelesaikan percobaan dengan waktu tercepat.
Seorang guru akan merancang pembelajaran materi Struktur Atom untuk kelas X. Ia menemukan bahwa siswa masih memiliki miskonsepsi tentang “atom sebagai benda padat kecil yang tidak dapat dibagi”. Untuk mengatasi hal ini, guru perlu menganalisis struktur materi secara mendalam agar pembelajaran menjadi bermakna. Langkah analisis struktur materi yang paling tepat dan paling efektif untuk dilakukan guru adalah….
A. Mengurutkan materi dari definisi atom hingga teori kuantum tanpa mempertimbangkan miskonsepsi siswa
B. Langsung menjelaskan model atom modern agar siswa mengetahui konsep yang paling benar
C. Mengidentifikasi konsep prasyarat, memetakan keterkaitan antarkonsep model atom, dan mengintegrasikan miskonsepsi umum sebagai titik awal pembelajaran
D. Menyajikan video perkembangan teori atom tanpa analisis konseptual
E. Memberikan latihan soal tentang struktur atom sebelum memulai pembelajaran
Guru hendak merancang alur pembelajaran pada materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit. Ia ingin agar alurnya logis, mudah dipahami, dan sesuai cara berpikir ilmiah siswa. Alur yang paling tepat dan mendukung HOTS adalah…
A. Menjelaskan langsung perbedaan elektrolit dan nonelektrolit
B. Memulai dari praktik uji nyala sebelum siswa memahami konsep dasar
C. Memulai dari konsep ikatan kimia → polaritas molekul → proses ionisasi → kemampuan menghantarkan Listrik
D. Menghafalkan contoh larutan elektrolit
E. Menyajikan soal sebelum penjelasan konsep
Seorang guru kimia akan mengajarkan materi Larutan Asam–Basa di kelas XI SMA. Guru ingin menyusun alur materi ajar yang logis agar siswa dapat membangun pemahaman konseptual secara bertahap dan menghindari miskonsepsi.
Manakah urutan penyajian materi yang PALING TEPAT untuk mencapai tujuan tersebut?
A. Sifat asam–basa → Perhitungan pH → Teori asam–basa → Indikator asam–basa → Kekuatan asam–basa
B. Teori asam–basa → Sifat asam–basa → Indikator asam–basa → Kekuatan asam–basa → Perhitungan pH
C. Perhitungan pH → Teori asam–basa → Sifat asam–basa → Indikator asam–basa → Kekuatan asam–basa
D. Indikator asam–basa → Sifat asam–basa → Teori asam–basa → Perhitungan pH → Kekuatan asam–basa
E. Teori asam–basa → Perhitungan pH → Sifat asam–basa → Kekuatan asam–basa → Indikator asam–basa
Seorang guru kimia telah menyelesaikan pembelajaran materi Laju Reaksi di kelas XI. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu mengerjakan soal hitungan, tetapi kesulitan menjelaskan secara konseptual pengaruh konsentrasi dan suhu terhadap laju reaksi.
Berdasarkan kondisi tersebut, analisis alur materi ajar manakah yang PALING TEPAT digunakan guru untuk mengevaluasi dan memperbaiki pembelajaran berikutnya?
A. Guru perlu menambah jumlah latihan soal numerik agar siswa semakin terampil dalam perhitungan laju reaksi.
B. Guru sebaiknya langsung mengulang materi perhitungan laju reaksi dengan variasi tingkat kesulitan soal yang lebih tinggi.
C. Guru perlu menata ulang alur materi dengan mendahulukan eksperimen pengaruh faktor laju reaksi sebelum pembahasan persamaan matematis.
D. Guru sebaiknya mengganti metode pembelajaran menjadi ceramah agar konsep dapat dijelaskan lebih sistematis.
E. Guru perlu mengurangi pembahasan konsep dan lebih menekankan hafalan rumus laju reaksi.
