wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Kebidanan dan Teknologi

Total questions: 80

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Teknologi dalam praktik kebidanan dianggap sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Apa yang tetap menjadi kunci utama dalam memberikan perawatan holistik meskipun teknologi sudah maju?

a)

Kecanggihan alat ultrasound terbaru

b)

Kecepatan diagnosa mesin

c)

Otomatisasi seluruh proses asuhan

d)

Sentuhan manusia, empati, dan hubungan baik

e)

Kompetensi tenaga kesehatan

2.

Teknologi manakah yang secara spesifik digunakan untuk memantau detak jantung janin dan kontraksi rahim secara terus-menerus untuk mendeteksi tanda bahaya dini?

a)

Tes genetik

b)

Ultrasound

c)

Dopler

d)

CTG

e)

Telemedisin

3.

Mengapa menghargai perbedaan latar belakang budaya klien dianggap sangat penting dalam praktik kebidanan?

a)

Agar bidan dapat memaksa klien mengikuti standar rumah sakit

b)

Untuk meminimalkan waktu interaksi dengan klien

c)

Agar klien merasa dihargai dan mendapatkan pengalaman positif

d)

Agar bidan tidak perlu belajar bahasa daerah

e)

Agar mendapatkan kepercayaan dari keluarga

4.

Salah satu cara menghargai otonomi klien adalah dengan...

a)

Mengambil semua keputusan medis tanpa melibatkan klien

b)

Hanya memberikan informasi yang disukai oleh bidan saja

c)

Meminta keluarga untuk mengabaikan keinginan klien

d)

Mengizinkan klien membuat keputusan tentang perawatan mereka sendiri

e)

Melibatkan keluarga dalam membuat keputusan

5.

Kepercayaan merupakan fondasi hubungan bidan-klien. Apa manfaat utama jika klien memiliki kepercayaan yang kuat kepada bidannya?

a)

Bidan dengan mudah dalam mempengaruhi keputusan klien

b)

Bidan tidak perlu lagi menggunakan alat medis

c)

Klien lebih terbuka dalam menyampaikan kebutuhan dan perasaannya

d)

Klien tidak perlu lagi datang ke fasilitas kesehatan

6.

Intuisi dalam kebidanan sering didefinisikan sebagai "tahu tanpa mengetahui bagaimana kita tahu". Dari mana asal munculnya intuisi tersebut?

a)

Kombinasi pengalaman, pengetahuan, dan empati

b)

Hanya dari keberuntungan semata

c)

Membaca pikiran klien secara langsung

d)

Murni dari instruksi buku teks saja

e)

Melihat budaya dari klien

7.

Seorang bidan merasakan ada sesuatu yang "tidak beres" pada kondisi janin meskipun hasil pemeriksaan fisik awal tampak normal. Ini adalah contoh dari...

a)

Ketidakpatuhan klien

b)

Penerapan intuisi dalam mengenali tanda bahaya

c)

Kurangnya kompetensi bidan

d)

Kesalahan diagnosa

e)

Ketidaktahuan bidan dalam melakukan pemeriksaan

8.

Seorang bidan memberikan asuhan kepada ibu hamil yang berasal dari suku yang memiliki tradisi tertentu saat proses persalinan. Bidan tersebut mendengarkan dengan aktif dan berusaha memahami perspektif klien tersebut. Sikap bidan ini mencerminkan cara menghargai perbedaan melalui...

a)

Pemanfaatan teknologi

b)

Aktualisasi diri

c)

Otonomi klien

d)

Berlatih empati

e)

Penggunaan bahasa daerah

9.

Seorang ibu nifas merasa sangat cemas karena produksi ASI-nya sedikit. Bidan menunjukkan sikap ramah, menjaga kerahasiaan curhatan ibu, dan memberikan penjelasan yang jujur. Hal ini bertujuan untuk membangun aset berharga dalam kebidanan, yaitu...

a)

Otoritas

b)

Diagnosa

c)

Intuisi

d)

digitalisasi

e)

kepercayaan

10.

Bidan Susi selalu mengikuti seminar terbaru dan belajar menggunakan alat-alat canggih untuk meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat. Tindakan Bidan Susi ini merupakan perwujudan dari...

a)

Intuisi Klinis

b)

Intimidasi

c)

Aktualisasi Diri

d)

Komunikasi Pasif

e)

Budaya Lokal

11.

Seorang bidan memberikan asuhan dengan meminimalkan penggunaan teknologi medis jika tidak diperlukan dan lebih mengutamakan proses fisiologis. Komponen model kebidanan manakah yang sedang diterapkan oleh bidan tersebut?

a)

Mengidentifikasi bantuan obstetri

b)

Melakukan rujukan tepat waktu

c)

Mengawasi kesehatan ibu selama kehamilan

d)

Mendidik dan konseling

e)

Intervensi teknologi seminimal mungkin

12.

Ny. A baru saja melahirkan 6 jam yang lalu. Ia tampak sangat pasif, banyak bercerita tentang pengalaman persalinannya, dan sangat bergantung pada bidan untuk kebutuhan fisiknya. Menurut Reva Rubin, tahap apakah yang sedang dialami Ny. A?

a)

Letting Go

b)

Taking In

c)

Anticipatory

d)

Taking Hold

e)

Taking On

13.

Seorang ibu hamil merasa cemas karena berat badannya bertambah drastis dan muncul striae pada perutnya. Ia merasa tidak cantik lagi. Hal ini berkaitan dengan aspek identitas peran ibu menurut Reva Rubin, yaitu...

a)

Body image

b)

Ideal self

c)

Image ideal

d)

image diri

e)

identity role

14.

Ny. B adalah seorang primigravida yang rajin mengikuti kelas ibu hamil untuk mempelajari cara memandikan bayi dan menyusui. Menurut teori Ramona Mercer, Ny. B berada pada tahap...

a)

Informal

b)

Taking On

c)

Formal

d)

Anticipatory

e)

Personal

15.

Bidan S selalu mengikuti seminar dan membaca jurnal terbaru untuk memastikan asuhan yang diberikan aman bagi pasien dan didasarkan pada penelitian teruji. Tindakan bidan S merupakan penerapan dari...

a)

Evidence Based Midwifery

b)

Model Medis

c)

Tradisi Kebidanan

d)

Filosofi Kebidanan

e)

Paradigma Kesehatan

16.

Dalam merumuskan pertanyaan klinis EBP, Bidan perlu menggunakan format PICO(T). Huruf 'I' dalam akronim tersebut mewakili...

a)

Information

b)

Identification

c)

Intervention

d)

Indication

e)

Implementation

17.

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang klinisi dalam proses Evidence Based Practice adalah...

a)

Menyebarluaskan hasil

b)

Menumbuhkan semangat penyelidikan (Inquiry)

c)

Mencari bukti terbaik

d)

Evaluasi hasil

e)

Melakukan penilaian (Appraisal)

18.

Ny. C melahirkan anak keduanya. Ia merasa sudah lebih percaya diri karena telah belajar dari pengalaman menyusui anak pertamanya. Hal ini sesuai dengan aspek identitas peran ibu menurut Reva Rubin, yaitu...

a)

Future image

b)

Image diri

c)

Social image

d)

Body image

e)

Image ideal

19.

Mengapa penggunaan Evidence Based Practice (EBP) memberikan keamanan bagi tenaga kesehatan?

a)

Karena alat medis yang digunakan selalu baru

b)

Karena pasien akan selalu setuju dengan tindakan bidan

c)

Karena meniadakan tanggung jawab hukum

d)

Karena intervensi yang dilakukan didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat

e)

Karena dapat mempercepat waktu pelayanan

20.

Ny. D sedang hamil 8 bulan. Ia mulai merasa sedih karena sebentar lagi ia tidak bisa lagi bebas bepergian dengan teman-temannya dan harus fokus merawat bayi. Menurut Reva Rubin, Ny. D sedang berada dalam tahap...

a)

Anticipatory

b)

Taking Hold

c)

Taking In

d)

Taking On

e)

Letting Go

21.

Sesuai dengan teori Ela Joy Lerhman, asuhan yang bersifat partisipasi berarti...

a)

Bidan bekerja sendiri tanpa bantuan tim

b)

Pasien harus mengikuti semua keinginan bidan

c)

Bidan yang menentukan semua tindakan

d)

Ibu dan keluarga terlibat aktif dalam pengambilan keputusan asuhan

e)

Hanya dokter yang boleh terlibat

22.

Seorang bidan mempresentasikan hasil keberhasilan penggunaan metode 'gentle birth' di kliniknya dalam sebuah forum konferensi bidan nasional. Langkah EBP manakah ini?

a)
Pencarian bukti
b)

appraisal

c)

Evaluasi

d)

Inquiry

e)

menyebarluaskan hasil

23.

Pelayanan kebidanan yang berkualitas harus 'Acceptable'. Apa maksud dari kriteria tersebut?

a)

Tersedia fasilitas yang lengkap

b)

Pelayanan dapat diterima secara sosial dan budaya oleh masyarakat

c)

Dilakukan oleh tenaga ahli

d)

Harga pelayanan yang murah

e)

Pelayanan diberikan dengan cepat

24.

Bu Ani akan dilakukan tindakan episiotomi saat proses persalinan. Bidan langsung melakukan tindakan tanpa menjelaskan tujuan, risiko, dan alternatif tindakan terlebih dahulu. Sikap bidan tersebut tidak sesuai dengan prinsip?

a)

Informed consent

b)

Beneficence

c)

Informed choice

d)

Confidentiality

e)

Fidelity

25.

Bidan menjelaskan beberapa metode kontrasepsi kepada ibu Nisa, termasuk kelebihan dan kekurangannya. Setelah memahami, ibu Nisa memilih menggunakan IUD. Tindakan bidan mencerminkan penerapan prinsip...

a)

Informed consent

b)

Beneficence

c)

Informed choice

d)

Confidentiality

e)

Fidelity

26.

Seorang ibu pasca persalinan ingin memakai suntik KB. Bidan hanya memberikan suntik tanpa menjelaskan kemungkinan efek samping dan alternatif metode lainnya. Sikap bidan ini tidak sesuai dengan prinsip...

a)

Informed consent

b)

Justice

c)

Informed choice

d)

fidelity

e)

beneficience

27.

Seorang ibu nifas ingin memberikan susu formula karena menganggap ASI-nya sedikit. Bidan menjelaskan manfaat ASI eksklusif dan cara meningkatkan produksi ASI, lalu ibu memutuskan tetap memberikan ASI eksklusif. Keputusan ibu tersebut menunjukkan bahwa bidan telah berhasil menerapkan prinsip...

a)

Informed choice

b)

Informed consent

c)

Shared decision making

d)

Evidence-based practice

e)

Patient-centered care

28.

Bidan hanya boleh melakukan praktik kebidanan apabila telah memiliki:

a)

Surat izin kerja dari kepala puskesmas

b)

Surat izin praktik bidan (SIPB)

c)

Surat tugas dari Dinas Kesehatan

d)

Surat keterangan sehat dari dokter

e)

Surat tanda registrasi (STR) saja

29.

Bidan praktik mandiri melakukan tindakan pemasangan IUD tanpa penandatanganan formulir persetujuan. Setelah beberapa hari, pasien mengalami infeksi dan melapor ke Dinas Kesehatan. Tindakan bidan tersebut dapat dikategorikan sebagai:

a)

Kelalaian administratif ringan

b)

Pelanggaran etika profesi

c)

Pelanggaran hukum karena tidak ada informed consent

d)

Pelanggaran terhadap hak pasien

e)

Pelanggaran prosedur klinis

30.

Seorang bidan melakukan praktik di rumah tanpa memiliki izin praktik resmi. Salah satu pasiennya mengalami komplikasi dan meninggal dunia. Berdasarkan aspek legalisasi praktik kebidanan, bidan tersebut dapat dikenai sanksi berupa:

a)

Teguran dari organisasi profesi

b)

Pencabutan SIPB

c)

Sanksi pidana karena praktik tanpa izin

d)

Sanksi disiplin dari Dinas Kesehatan

31.

Seorang lulusan D-III Kebidanan tahun 2024, baru saja lulus Uji Kompetensi Nasional Bidan (UKOM) dan memperoleh sertifikat kompetensi. Ia ingin segera membuka praktik mandiri di rumah orang tuanya karena banyak warga di sekitar yang membutuhkan pelayanan kebidanan. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan agar dapat melakukan praktik kebidanan secara legal adalah:

a)

Langsung membuka praktik karena sudah memiliki sertifikat kompetensi

b)

Mengurus Surat Tanda Registrasi (STR)

c)

Mengurus Surat Izin Praktik Bidan (SIPB) ke Dinas Kesehatan tanpa STR

d)

Mendaftar sebagai anggota IBI saja sudah cukup

e)

Membuat surat keterangan praktik dari kepala desa

32.

Komponen pada evidence based tidak terlepas dari unsur PICO, berikut ini mana yang paling tepat dengan salah satu unsur tersebut?

a)

Planning

b)

Implementasi

c)

Pembanding

d)

Objek

33.

Urutan yang benar dalam penerapan evidence-based practice adalah:

a)

Menemukan masalah → mencari bukti → menilai → menerapkan → mengevaluasi

b)

Menerapkan hasil penelitian → mencari bukti → mengevaluasi → menilai

c)

Membaca jurnal → menerapkan langsung → mencari bukti tambahan

d)

Mengikuti intuisi → mencari bukti → menerapkan

e)

Membuat kebijakan → menerapkan → mencari bukti

34.

Seorang ibu pascapersalinan cenderung sangat fokus pada dirinya sendiri, merasa haus, lapar, dan terus menceritakan pengalaman persalinannya. Menurut Teori Rubin, ibu tersebut berada pada fase...

a)

Transitioning

b)

Adaptation Phase

c)

Letting Go

d)

Taking In

e)

Taking Hold

35.

Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan pendekatan 'Model Medis' dalam asuhan kebidanan?

a)

Menghindari penggunaan teknologi kecuali dalam keadaan darurat.

b)

Memandang kehamilan sebagai proses fisiologis yang normal.

c)

Memberikan otonomi penuh kepada ibu dalam menentukan posisi persalinan.

d)

Fokus pada dukungan emosional dan lingkungan sosial ibu.

e)

Menitikberatkan pada identifikasi risiko dan manajemen intervensi medis.

36.

Penerapan Evidence-Based Practice (EBP) dalam asuhan kehamilan bertujuan untuk...

a)

Mengikuti tradisi turun-temurun tanpa perlu validasi ilmiah.

b)

Mengurangi biaya rumah sakit dengan menghilangkan semua penggunaan obat.

c)

Meningkatkan kualitas pelayanan berdasarkan bukti penelitian terkini dan preferensi pasien.

d)

Menggantikan peran dokter sepenuhnya dengan algoritma komputer.

e)

Menyeragamkan semua prosedur medis di seluruh rumah sakit.

37.

Dalam Model Sosial, kesehatan seseorang dipandang sebagai hasil dari interaksi antara...

a)

DNA dan struktur biologis semata.

b)

Individu dengan lingkungan, ekonomi, dan kebijakan publik.

c)

Dosis obat dengan tingkat keparahan gejala.

d)

Kuman penyakit dan sistem imun tubuh.

e)

Pasien dengan dokter spesialis di rumah sakit.

38.

Perbedaan mendasar antara Model Medis dan Model Sosial dalam menangani persalinan adalah...

a)

Model medis menggunakan obat, model sosial melarang semua obat.

b)

Model medis fokus pada psikologis, model sosial fokus pada biologi.

c)

Tidak ada perbedaan nyata antara kedua model tersebut.

d)

Model medis berpusat pada dokter, model sosial berpusat pada ibu dan lingkungan.

e)

Model medis dilakukan di rumah, model sosial di rumah sakit.

39.

Manakah yang merupakan elemen kunci dari Evidence-Based Midwifery?

a)

Hanya mengandalkan intuisi bidan senior.

b)

Mengikuti semua keinginan pasien tanpa mempertimbangkan risiko klinis.

c)

Integrasi bukti penelitian terbaik dengan keahlian klinis dan nilai pasien.

d)

Melakukan tindakan berdasarkan apa yang populer di media sosial.

40.

Seorang bidan lulusan baru tahun 2025 melakukan praktik di klinik tanpa mengikuti Uji Kompetensi Nasional karena hasil ujiannya belum keluar. Ia menolong persalinan dan melakukan tindakan rutin seperti pemasangan infus dan suntikan. Tindakan bidan tersebut termasuk pelanggaran terhadap aspek:

a)

Etika profesi

b)

Administratif pelayanan

c)

Legalitas praktik kebidanan

d)

Kewenangan klinis

e)

Tanggung jawab moral

41.

Seorang perempuan hamil 26 minggu datang untuk kunjungan ANC rutin di praktik mandiri bidan. Hasil pemeriksaan normal dan ibu ingin kehamilannya didampingi oleh bidan yang sama hingga masa nifas. Prinsip utama Midwifery Led Care yang tercermin pada kasus tersebut adalah ...

a)

Intervensi medis sedini mungkin

b)

Kontinuitas asuhan oleh bidan

c)

Asuhan berbasis instruksi dokter

d)

Fokus pada tindakan kuratif

e)

Pembatasan peran ibu dalam asuhan

42.

Ibu bersalin risiko rendah menyampaikan keinginannya untuk memilih posisi persalinan yang nyaman menurutnya. Bidan mendukung pilihan tersebut selama aman bagi ibu dan bayi. Prinsip Midwifery Led Care yang diterapkan adalah ...

a)

Pendekatan teknologi tinggi

b)

Asuhan berorientasi institusi

c)

Women centered care

d)

Asuhan berbasis rujukan

e)

Asuhan bersifat reaktif

43.

Dalam model Midwifery Led Care, bidan melakukan pemantauan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual pada ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asuhan bersifat ...

a)

Parsial

b)

Terbatas

c)

Komprehensif

d)

insidental

e)

situasional

44.

Seorang ibu hamil risiko rendah direncanakan melahirkan di praktik mandiri bidan. Bidan menjelaskan bahwa rujukan akan dilakukan bila terjadi komplikasi. Pernyataan ini paling sesuai dengan karakteristik Midwifery Led Care, yaitu ...

a)

Menghindari kolaborasi

b)

Menunda rujukan

c)

Mengidentifikasi dan merujuk bila diperlukan

d)

Mengutamakan tindakan invasive

e)

Mengalihkan tanggung jawab asuhan

45.

Bidan memberikan edukasi kehamilan, konseling, serta mendampingi ibu secara terus-menerus selama persalinan dan nifas. Pendekatan ini sesuai dengan tujuan Midwifery Led Care, yaitu ...

a)

Memberikan asuhan episodic

b)

Memberikan asuhan komprehensif

c)

Meningkatkan intervensi teknologi

d)

Memusatkan asuhan pada fasilitas

e)

Membatasi hubungan bidan dan ibu

46.

Seorang ibu menyatakan ingin terlibat aktif dalam pengambilan keputusan terkait asuhannya. Dalam Midwifery Led Care, posisi bidan terhadap keputusan ibu adalah ...

a)

Mengambil alih keputusan ibu

b)

Mengarahkan tanpa diskusi

c)

Mendukung keputusan ibu dengan tanggung jawab bersama

d)

Menyerahkan keputusan pada keluarga

e)

Menunggu instruksi tenaga medis lain

47.

Berikut ini yang paling mencerminkan nilai Midwifery Led Care adalah ...

a)

Fokus pada prosedur medis

b)

Respek terhadap individu dan kehidupannya

c)

Kepatuhan mutlak pada protokol teknologi

d)

Pembatasan otonomi perempuan

e)

Asuhan berorientasi penyakit

48.

Seorang ibu bersalin mengatakan merasa lebih nyaman karena ditolong oleh bidan yang sudah dikenalnya sejak masa kehamilan. Hal ini menunjukkan manfaat Midwifery Led Care berupa ...

a)

Continuity of care (kelanjutan asuhan)

b)

Peningkatan kepuasan pasien

c)

Pengurangan biaya perawatan

d)

Peningkatan keterlibatan keluarga

49.

Dalam penerapan asuhan sayang ibu, bidan menghindari tindakan yang tidak perlu dan menghargai pilihan ibu. Tujuan utama pendekatan ini adalah ...

a)

Mempercepat proses persalinan

b)

Mengurangi peran keluarga

c)

Memberikan asuhan yang aman dan nyaman

d)

Meningkatkan penggunaan alat medis

e)

Menyeragamkan asuhan pada semua ibu

50.

Seorang ibu hamil risiko rendah dirawat di ruang bersalin yang dipimpin bidan dan berada dekat dengan rumah sakit rujukan. Jenis pendekatan Midwifery Led Care pada kasus ini adalah ...

a)

Asuhan berbasis komunitas tanpa rujukan

b)

Unit obstetri berbasis dokter

c)

Unit persalinan yang dipimpin bidan

d)

Asuhan kegawatdaruratan maternal

e)

Pelayanan kebidanan tradisional

51.

Seorang ibu hamil ANC rutin diajak bidan berdiskusi sebelum menentukan rencana asuhan kehamilan, pendekatan ini mencerminkan prinsip partnership berupa ...

a)

Dominasi bidan

b)

Asuhan satu arah

c)

Pembagian kontrol dan tanggung jawab

d)

Kepatuhan pasien

e)

Asuhan berbasis institusi

52.

Dalam asuhan kebidanan, bidan dan perempuan saling berbagi makna, pemahaman, serta kepercayaan dalam setiap keputusan, hal ini disebut ...

a)

Rujukan

b)

Sharing dalam partnership

c)

Asuhan kuratif

d)

kontrol bidan

e)

pendekatan prosedural

53.

Seorang ibu nifas diberikan informasi lengkap tentang pilihan KB dan didukung untuk menentukan pilihannya sendiri, tujuan utama model partnership pada kondisi ini adalah ...

a)

Meningkatkan kepatuhan

b)

Mempercepat pelayanan

c)

Memberdayakan perempuan

d)

Menyeragamkan asuhan

e)

Menghindari diskusi

54.

Dalam praktik kebidanan, bidan membangun hubungan saling percaya dan kebersamaan dengan ibu, nilai partnership yang tidak sesuai dengan pendekatan ini adalah ...

a)

Kepercayaan

b)

Negosiasi

c)

Berbagi tanggung jawab

d)

Dominasi tenaga kesehatan

e)

Kebersamaan keputusan

55.

Seorang bidan menjelaskan bahwa setiap tindakan kebidanan akan dilakukan setelah persetujuan ibu, praktik ini menunjukkan tujuan partnership yaitu ...

a)

Asuhan berbasis prosedur

b)

Semua asuhan dengan persetujuan perempuan

c)

Keputusan oleh tenaga kesehatan

d)

Pembatasan otonomi ibu

e)

Asuhan berorientasi fasilitas

56.

Dalam pelayanan kebidanan, ibu datang pertama kali ke bidan untuk mendapatkan pelayanan dasar dan berkelanjutan, peran ini sesuai dengan konsep ...

a)

Asuhan spesialistik

b)

Primary care

c)

Asuhan rujukan

d)

Pelayanan kuratif

e)

Pelayanan kegawatdaruratan

57.

Seorang ibu merasa nyaman karena bidan selalu terbuka, konsisten, dan dapat diandalkan selama kehamilan, unsur partnership yang paling menonjol adalah ...

a)

Empowering

b)

Negotiation

c)

Trust

d)

Advocacy

e)

Control

58.

Bidan menghormati kebiasaan budaya ibu hamil selama tidak membahayakan kesehatan ibu dan janin, pendekatan ini mencerminkan prinsip pemberdayaan berupa ...

a)

Kontrol penuh bidan

b)

Penghargaan terhadap budaya

c)

Standarisasi pelayanan

d)

Penyeragqman asuhan

e)

Penghargaan tradisi

59.

Seorang ibu aktif menyampaikan pendapat dan bernegosiasi dengan bidan dalam menentukan rencana asuhan, tingkat pemberdayaan yang ditunjukkan adalah ...

a)

Berpartisipasi

b)

Memilih

c)

Mendukung

d)

Bernegosiasi

e)

Mengamati

60.

Bidan dan ibu menyepakati rencana asuhan berdasarkan diskusi dan saling percaya, hal ini menunjukkan bahwa model partnership menekankan ...

a)

Asuhan satu arah

b)

Kendali penuh bidan

c)

Hubungan setara dan kolaboratif

d)

Kepatuhan pasien

e)

Standar institusi

61.

Seorang bidan memberikan asuhan dengan memperhatikan kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual ibu hamil, pendekatan ini mencerminkan prinsip model sosial yaitu ...

a)

Empowering

b)

Negotiation

c)

Trust

d)

Advocacy

e)

Control

62.

Bidan menghormati pilihan ibu bersalin terkait posisi persalinan dan mendorong ibu terlibat aktif dalam keputusan, prinsip model sosial yang diterapkan adalah ...

a)

Seni dalam praktik

b)

Relasional subjektif

c)

Respek dan pemberdayaan

d)

Teknologi sebagai penolong

e)

Antisipasi normal

63.

Seorang ibu merasa nyaman karena bidan mendengarkan ceritanya dan menyesuaikan asuhan sesuai pengalaman dan kebutuhan ibu, pendekatan ini menunjukkan prinsip ...

a)

Lingkungan terpadu

b)

Relasional/subjektif

c)

Whole person

d)

Lokal komunitas

e)

Teknologi kebidanan

64.

Dalam memberikan asuhan persalinan, bidan menciptakan suasana ruang yang tenang, melibatkan keluarga, dan menghormati budaya ibu, hal ini mencerminkan prinsip ...

a)

Seni

b)

Relasional subjektif

c)

Lingkungan yang terpadu

d)

Antisipasi keadaan normal

e)

Respek dan pemberdayaan

65.

Bidan memantau kehamilan risiko rendah dengan fokus pada proses fisiologis dan mendorong persalinan alami dengan intervensi minimal, pendekatan ini sesuai dengan prinsip ...

a)

Teknologi sebagai penolong

b)

Antisipasi keadaan normal

c)

Relasional subjektif

d)

Whole person

e)

Seni kebidanan

66.

Seorang bidan memberikan dukungan emosional, menggunakan sentuhan terapeutik, dan komunikasi empatik selama persalinan, hal ini menunjukkan penerapan ...

a)

Antisipasi keadaan normal

b)

Teknologi kebidanan

c)

Seni dalam praktik kebidanan

d)

Lingkungan terpadu

e)

Lokal komunitas

67.

Bidan bekerja sama dengan keluarga dan tokoh masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu hamil di desa, pendekatan ini sesuai dengan prinsip model sosial yaitu ...

a)

Relasional subjektif

b)

Teknologi sebagai penolong

c)

Lokal/komunitas

d)

Seni kebidanan

e)

Antisipasi normal

68.

Dalam praktik kebidanan, bidan menggunakan alat medis hanya bila diperlukan dan tetap menempatkan ibu sebagai pusat asuhan, hal ini menunjukkan bahwa teknologi dipandang sebagai ...

a)

Fokus utama asuhan

b)

Pengganti peran bidan

c)

Penolong dalam asuhan

d)

Penentu keputusan

e)

Standar mutlak pelayanan

69.

Seorang ibu hamil dilibatkan dalam diskusi dan diberikan informasi agar dapat mengambil keputusan yang sesuai dengan nilai dan keyakinannya, pendekatan ini mencerminkan ...

a)

Model medis

b)

Respek dan pemberdayaan

c)

Antisipasi keadaan normal

d)

lingkungan terpadu

e)

teknologi kebidanan

70.

Bidan lebih menekankan dukungan emosional, edukasi, dan keterlibatan ibu dibandingkan intervensi medis rutin, pendekatan praktik kebidanan ini termasuk ...

a)

Model medis

b)

Model teknologis

c)

Model social

d)

Model patologis

e)

Model kuratif

71.

Seorang mahasiswa kebidanan saat diskusi kasus mengatakan: “Kita jangan langsung menyimpulkan hipertensi dalam kehamilan, tapi perlu cek ulang tekanan darah, tanyakan riwayat penyakit, dan lihat hasil laboratorium.” Pernyataan mahasiswa ini mencerminkan...

a)

Proses intuisi klinis

b)

Proses berpikir kritis

c)

Penilaian subjektif pasien

d)

Proses pengambilan keputusan

e)

Proses penilaian objektif

72.

Ibu hamil 28 minggu datang dengan keluhan perdarahan pervaginam. Setelah bidan mengumpulkan data (riwayat, pemeriksaan fisik, dan laboratorium), bidan menyimpulkan kemungkinan plasenta previa dan langsung merujuk ke RS dengan komunikasi efektif. Proses pengambilan keputusan ini menunjukkan...

a)

Critical reasoning

b)

Critical thinking

c)

Etika komunikasi

d)

Pengelolaan konflik

e)

Penilaian moral

73.

Kompetensi bidan pada dasarnya menggambarkan...

a)

Peran bidan di masyarakat

b)

Pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki bidan

c)

Tugas pokok bidan dalam pelayanan

d)

Sejarah perkembangan profesi bidan

e)

Aturan hukum yang mengatur praktik bidan

74.

Delia ditugaskan untuk mengabdi ditempat desa terpencil, untuk itu Delia harus mempersiapkan secara terus menerus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dari kasus diatas adalah kewajiban bidan terhadap...

a)

Terhadap profesinya

b)

Terhadap klien dan masyarakat

c)

Terhadap diri sendiri

d)

Terhadap pemerintah, bangsa dan tanah air

e)

Terhadap teman sejawat

75.

Ruang lingkup asuhan yang diberikan oleh seorang bidan telah ditetapkan sebagai wilayah kompetensi di Indonesia yang bisa disebut dengan Standar Kompetensi Bidan yang disahkan melalui keputusan menteri kesehatan yaitu ..

a)

Permenkes RI No. 28/tahun 2017

b)

Kepmenkes RI no. 938/Menkes/SK/VIII/2007

c)

Kepmenkes RI No. HK.01.07/Menkes/320/2020

d)

Permenkes 572/Tahun 1996

e)

Permenkes RI No. 900/Menkes/SK/II/2002

76.

Seorang ibu hamil 32 tahun datang ke TPMB untuk pemeriksaan rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan TD 150/90 mmHg dengan tanda awal preeklampsia ringan. Ibu menolak dirujuk karena merasa sehat, namun setelah bidan menjelaskan risiko Preeklampsia pada ibu dan janin dengan empati, ibu akhirnya setuju dirujuk. Penerapan prinsip etika yang dilakukan bidan yaitu ...

a)

Beneficence

b)

Non-maleficence

c)

Confidentiality

d)

Justice

e)

Fidelity

77.

Di sebuah klinik bersalin, terdapat dua ibu hamil yang datang bersamaan untuk pemeriksaan antenatal. Ibu A adalah istri pejabat daerah, sementara Ibu B adalah ibu rumah tangga dengan BPJS. Bidan yang bertugas mendahulukan memeriksa Ibu A meskipun Ibu B sudah datang lebih dulu dan juga sedang merasakan keluhan nyeri kepala dan bengkak pada kaki. Prinsip etika yang dilanggar pada kasus diatas yaitu..

a)

Beneficence

b)

Non-maleficence

c)

Confidentiality

d)

Justice

e)

Fidelity

78.

Norma-norma yang harus diindahkan tiap profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dan didalam hidupnya dimasyarakat yaitu ...

a)

Kode etik

b)

Moral

c)

Nilai

d)

Etika

e)

Etiket

79.

Kode etik bidan hanya ditetapkan oleh ...

a)

Kementrian kesehatan

b)

Organisasi profesi

c)

Dinas kesehatan

d)

Masyarakat

e)

Tempat bekerja

80.

Seorang ibu hamil umur 38 tahun datang ke TPMB, bidan mendengarkan keluhan ibu merintih kesakitan dibagian perut bagian bawah menjalar kepinggang sejak dari malam. Bidan C melakukan pemeriksaan dan membaca buku KIA ibu didapatkan hasil diagnose ibu G6P4A1 36 minggu inpartu kala I fase aktif dengan persalinan kurang bulan. Selanjutnya Bidan C melakukan rujukan ke Rumah sakit. karena Berdasarkan kasus diatas bidan melakukan critical reasoning yaitu ...

a)

Bidan C melakukan pemeriksaan dan membaca buku KIA

b)

Bidan C melakukan rujukan karena persalinan kurang bulan

c)

Bidan C mendengarkan keluhan ibu dan melakukan pemeriksaan

d)

Bidan C menegakkan diagosa dan memutuskan merujuk pasien

e)

Bidan C memberikan dukungan emosional agar ibu lebih rileks