wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Topik 4

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat ingin memantau suhu inti pasien dengan akurat. Jika hanya tersedia termometer oral, aksila, timpani, dan temporal artery, lokasi mana yang paling mendekati suhu inti sebenarnya dan mengapa?

a)

Oral, karena mudah diakses dan hasilnya relatif stabil

b)

Aksila, karena cenderung lebih rendah sehingga aman

c)

Rektal, karena 0,5–1°C lebih tinggi dari oral

d)

Telinga (timpani), karena setara dengan suhu oral

e)

Temporal artery (dahi), karena mencerminkan suhu darah dari jantung

2.

Seorang pasien diukur suhunya pada pagi hari dan sore hari dengan termometer yang sama. Nilai pagi ± 35,5°C dan sore ± 37,7°C. Dari fenomena ini, dapat disimpulkan bahwa:

a)

Termometer kurang akurat pada pagi hari

b)

Tubuh mengalami variasi suhu shell, bukan core

c)

Core tubuh lebih rendah di pagi hari

d)

Perbedaan suhu menunjukkan penyakit febris

e)

Hasil pengukuran tidak dapat dibandingkan

3.

Seorang dokter mencatat suhu inti seorang wanita 36,9°C pada pagi hari dan 37,4°C pada sore hari. Wanita tersebut baru saja ovulasi. Analisis yang paling tepat adalah:

a)

Kenaikan suhu disebabkan oleh aktivitas fisik saja

b)

Kenaikan suhu merupakan ritme sirkadian normal ditambah efek siklus menstruasi

c)

Suhu tersebut menunjukkan hipertermia dan memerlukan terapi

d)

Suhu inti normal tidak boleh melebihi 37°C

e)

Kenaikan suhu merupakan efek lingkungan ekstrem

4.

Suhu inti manusia tetap relatif stabil meskipun terkena panas atau dingin ekstrem. Mekanisme fisiologis yang paling bertanggung jawab adalah:

a)

Aktivitas fisik yang menyesuaikan suhu

b)

Ritme sirkadian yang menurunkan suhu di pagi hari

c)

Kontrol hipotalamus yang mengatur panas dan kehilangan panas

d)

Siklus menstruasi pada wanita

e)

Penurunan suhu pada lansia

5.

Jika seseorang berada di lingkungan dingin ekstrem dan produksi panas internal tetap normal, maka ketidakseimbangan panas akan terjadi. Respon fisiologis yang paling efektif untuk mempertahankan suhu inti adalah:

a)

Menurunkan metabolisme seluler

b)

Vasodilatasi kulit untuk mempercepat pelepasan panas

c)

Meningkatkan produksi panas internal melalui shivering (menggigil)

d)

Mengurangi aliran darah ke organ vital

e)

Menambah pakaian tanpa respon fisiologis

6.

Seorang atlet maraton berlari di siang hari pada cuaca panas 35°C. Setelah 2 jam, ia mulai merasa pusing dan kulitnya panas, tetapi denyut jantung tetap tinggi. Suhu aksila diukur 39,5°C. Analisis fenomena ini menunjukkan:

a)

Atlet mengalami demam karena infeksi, perlu obat penurun panas

b)

Peningkatan suhu inti disebabkan produksi panas internal dari aktivitas fisik melebihi kapasitas pelepasan panas tubuh

c)

Tubuh atlet gagal melakukan termoregulasi karena lingkungan panas ekstrem

d)

Suhu aksila menunjukkan hipoterma karena pengukuran di kulit

e)

Ritme sirkadian menyebabkan peningkatan suhu inti sehingga pusing

7.

Seorang pekerja di pabrik pengemasan merasa sangat panas meski tubuhnya berkeringat deras. Udara di sekitar lembab, dan keringat hanya menempel di kulit tanpa mendinginkan. Analisis mekanisme kehilangan panas mana yang gagal dan mengapa:

a)

Radiasi, karena suhu lingkungan lebih rendah dari tubuh

b)

Konduksi, karena tidak ada kontak dengan permukaan dingin

c)

Konveksi, karena udara bergerak bebas

d)

Evaporasi, karena kelembaban tinggi menghambat penguapan keringat

e)

Semua mekanisme bekerja normal, masalah ada di produksi keringat

8.

Seorang pendaki gunung berada di suhu sangat dingin. Meskipun tubuhnya tidak bergerak secara sadar, otot-ototnya berkontraksi cepat 15 kali per detik. Analisis mekanisme ini dan dampaknya terhadap suhu inti adalah:

a)

Aktivitas otot sadar menghasilkan kerja fisik, meningkatkan suhu inti sedikit

b)

Shivering (kontraksi involunter) meningkatkan produksi panas 2–5 kali tanpa menghasilkan kerja mekanis

c)

Shivering menurunkan suhu inti karena energi digunakan untuk gerakan

d)

Hipotalamus menonaktifkan saraf motorik sehingga otot tidak berkontraksi

e)

Produksi panas tetap rendah karena tidak ada aktivitas sadar

9.

Seorang pasien mengalami demam akibat infeksi bakteri. Analisis mekanisme yang menyebabkan suhu inti tubuh meningkat adalah:

a)

Tubuh meningkatkan kehilangan panas melalui kulit dan berkeringat

b)

Pirogen endogen dari makrofag merangsang prostaglandin di hipotalamus untuk menaikkan set point suhu

c)

Hipotalamus menurunkan set point sehingga tubuh terasa dingin

d)

Produksi panas menurun untuk menyeimbangkan infeksi

e)

Demam terjadi karena lingkungan panas

10.

Seorang pekerja berada di pabrik pengolahan makanan panas (≥40°C). Tubuhnya berkeringat, kulit merah, dan gerakan fisiknya minimal. Analisis mekanisme terkoordinasi yang terjadi dan tujuannya adalah:

a)

Hipotalamus posterior menurunkan produksi panas melalui shivering

b)

Hipotalamus anterior meningkatkan vasodilatasi kulit, evaporasi keringat, dan mengurangi aktivitas fisik untuk menurunkan suhu inti

c)

Aktivitas fisik sadar meningkat untuk menghasilkan panas tambahan

d)

Vasokonstriksi kulit untuk mempertahankan panas

e)

Tubuh menaikkan tonus otot untuk menjaga suhu inti