NEW
Font size
WorksheetsUAS 3B TM Perancangan Mesin
Total questions: 20
Worksheet time: 2mins
Sebuah bengkel UMKM membutuhkan mesin press manual untuk membentuk plat aluminium tipis. Target produksi 200 pcs/hari. Langkah paling tepat dalam tahap awal perancangan adalah:
Menghitung tegangan pada rangka
Menentukan spesifikasi kebutuhan dan batasan kerja
Memilih material rangka
Membuat gambar detail CAD
Jika mesin dirancang untuk digunakan oleh operator manusia tanpa sumber listrik, faktor desain yang paling dominan dipertimbangkan adalah:
Efisiensi termal
Ergonomi dan gaya manusia
Kecepatan putar motor
Konsumsi listrik
Untuk mengubah gerak putar menjadi gerak lurus dengan biaya rendah dan mudah dirawat, mekanisme yang paling sesuai adalah:
Roda gigi heliks
Cam–follower
Poros engkol–slider
Gear planet
Jika desain mengutamakan akurasi posisi tinggi namun kecepatan rendah, transmisi yang tepat adalah:
Sabuk-V
Rantai
Screw dan mur
Kopling fleksibel
Rangka mesin press mengalami beban tekan statis. Kegagalan yang paling perlu diwaspadai adalah:
Fatigue
Buckling
Keausan
Getaran
Poros mentransmisikan torsi tinggi dengan putaran rendah. Kriteria desain utama poros adalah:
Tegangan lentur maksimum
Tegangan geser akibat torsi
Keausan permukaan
Getaran harmonik
Untuk rangka mesin statis dengan biaya rendah dan mudah dilas, material yang paling rasional adalah:
Aluminium
Baja karbon rendah
Baja paduan tinggi
Stainless steel
Komponen yang sering mengalami gesekan dan beban ringan cocok menggunakan:
Baja cor
Besi tuang kelabu
Plastik teknik (nylon)
Baja perkakas
Sambungan yang memungkinkan pembongkaran mudah untuk perawatan adalah:
Las
Paku keling
Baut dan mur
Patri
Jika poros harus mentransmisikan torsi tanpa slip dan mudah dirakit, elemen pengunci yang tepat adalah:
Pin
Pasak
Snap ring
Mur
Jika poros harus mentransmisikan torsi tanpa slip dan mudah dirakit, elemen pengunci yang tepat adalah:
Pin
Pasak
Snap ring
Mur
Komponen berbentuk silinder dengan toleransi presisi paling efisien dibuat dengan:
Milling
Turning (bubut)
Casting
Forging
Untuk produksi massal bentuk kompleks dengan biaya per unit rendah, metode yang tepat adalah:
CNC milling
3D printing
Casting
Manual machining
Pemberian toleransi terlalu ketat akan berdampak langsung pada:
Berat produk
Biaya produksi
Warna permukaan
Umur simpan
Gambar kerja detail diperlukan terutama untuk:
Promosi produk
Estetika desain
Proses manufaktur dan perakitan
Presentasi proposal
Tujuan utama uji fungsional pada mesin rakitan adalah:
Menilai tampilan produk
Memastikan semua komponen bekerja sesuai desain
Menentukan harga jual
Mempercepat produksi
Jika mesin bergetar berlebihan saat diuji, tindakan awal yang paling tepat adalah:
Mengganti material rangka
Mengecek kesejajaran dan kekencangan baut
Mendesain ulang mesin
Mengurangi kapasitas produksi
Masukan dari operator lapangan paling relevan untuk:
Perhitungan tegangan
Analisis CFD
Evaluasi ergonomi dan kemudahan penggunaan
Pemilihan material
Jika produk terlalu mahal untuk pasar sasaran, strategi desain yang tepat adalah:
Menambah fitur
Mengganti material dan proses yang lebih ekonomis
Memperketat toleransi
Meningkatkan faktor keamanan
Produk mesin siap dipasarkan setelah:
Desain selesai
Komponen selesai dibuat
Lolos uji fungsi, keselamatan, dan spesifikasi
Mendapat persetujuan operator
