wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perdagangan Internasional dan Konsep Nol Tarif dalam Islam

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan perdagangan internasional?

a)

Perdagangan antarpulau dalam satu negara

b)

Jual beli di pasar lokal setempat

c)

Distribusi barang antarprovinsi domestik

d)

Pertukaran barang antarnegara lintas batas

2.

Siapa ulama yang disebut berperan awal mengkaji perdagangan internasional dalam tradisi Islam?

a)

Ibn Khaldun al-Maghribi

b)

Abu Ubaid bin Salam al-Miskin

c)

Al-Biruni dari Khwarizm

d)

Al-Ghazali dari Baghdad

3.

Menurut pemikiran Abu Ubaid, cukai impor dapat dibagi ke dalam tiga bagian. Manakah yang termasuk di dalamnya?

a)

Larangan total atas barang impor

b)

Cukai atas barang pada batas tertentu

c)

Cukai bahan makanan pokok lebih murah

d)

Tidak adanya tarif dalam perdagangan internasional

4.

Apa kebijakan Rasulullah SAW terhadap barang impor dari wilayah seperti Tsaqif, Bahrain, Dawmatul Jandal?

a)

Melarang masuknya komoditas tersebut

b)

Menetapkan tarif nol pada semua barang

c)

Membebaskan barang impor dari cukai atasnya

d)

Mewajibkan cukai tinggi atas binatang ternak

5.

Apa kesimpulan Abu Ubaid mengenai kebiasaan cukai yang berlaku pada masa jahiliah setelah kedatangan Islam?

a)

Cukai jahiliah dipertahankan sepenuhnya

b)

Cukai jahiliah dibatalkan oleh syariat Islam

c)

Cukai jahiliah dinaikkan menjadi dua kali

d)

Cukai jahiliah diganti dengan larangan impor

6.

Berapa besaran kewajiban pembayaran impor menurut aturan yang datang setelah Nabi, seperti pada masa Umar?

a)

Setengah dari nilai barang (50%)

b)

Seperempat dari usyur (2.5%)

c)

Seperlima dari nilai barang (20%)

d)

Sepersepuluh dari nilai barang (10%)

7.

Menurut ketentuan cukai untuk bahan makanan pokok, berapa besaran cukai yang dikenakan pada minyak dan gandum yang dibawa oleh pedagang ke Madinah?

a)

Sebesar setengah dari usyur

b)

Sebesar seperempat dari usyur

c)

Sebesar tiga perempat usyur

d)

Sebesar satu usyur penuh

8.

Apa tujuan utama penerapan cukai lebih rendah terhadap bahan makanan pokok dibanding barang impor biasa?

a)

Meningkatkan pendapatan negara secara cepat

b)

Melindungi produsen lokal dari semua pesaing asing

c)

Menghapuskan perdagangan lintas negara sepenuhnya

d)

Menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan

9.

Ketentuan batas minimum cukai menyebutkan ambang yang tidak dikenai pungutan. Manakah yang paling tepat menggambarkan prinsip ini?

a)

Cukai otomatis dikenakan pada setiap barang makanan

b)

Pungutan berlaku jika nilai barang mencapai kadar tertentu

c)

Cukai hanya berlaku bagi pedagang asing kafir harbi

d)

Semua transaksi dikenai cukai tanpa kecuali

10.

Dalam praktik perhitungan, bagaimana mekanisme pengumpulan cukai dijalankan bila total belum mencapai ambang minimum?

a)

Dipungut sebagian hingga mendekati ambang

b)

Ditunda hingga akumulasi mencapai ambang tahunan

c)

Dihapuskan dan tidak boleh ditagih lagi

d)

Dialihkan menjadi zakat perdagangan wajib

11.

Siapa ulama yang menegaskan bahwa perdagangan internasional dalam Islam tidak bebas pajak, melainkan diatur mekanisme zakat dan cukai tertentu?

a)

Al-Mawardi merumuskan aturan final

b)

Al-Ghazali menegaskan praktik tersebut

c)

Ibn Khaldun mengusulkan kebijakan itu

d)

Abu Ubaid bin Salam menjelaskan ketentuan

12.

Manakah kombinasi kebijakan yang benar terkait besaran pungutan: muslim, ahli dzimmah, dan kafir harbi?

a)

Ahli dzimmah 10%, kafir harbi 2.5%

b)

Ahli dzimmah 5%, kafir harbi 10%

c)

Muslim 2.5%, kafir harbi 10%

d)

Muslim 2.5%, ahli dzimmah 5%

e)

Muslim 5%, kafir harbi 10%

13.

Apa implikasi pemikiran Abu Ubaid terhadap perdebatan ekonomi modern tentang perdagangan bebas?

a)

Mengharuskan monopoli negara atas impor

b)

Mendukung perdagangan bebas tanpa tarif

c)

Menunjukkan perlunya proteksi terbatas dan keadilan

d)

Menyatakan seluruh pajak harus dihapuskan

14.

Menurut prinsip perdagangan internasional Islam, bagaimana kebijakan terhadap tarif impor secara umum ditetapkan?

a)

Tarif ditentukan sepenuhnya oleh pasar bebas

b)

Tarif hanya untuk barang mewah tertentu

c)

Semua perdagangan dikenakan bea sesuai ketentuan

d)

Semua impor bebas tarif tanpa batas

15.

Mengapa cukai untuk bahan makanan pokok ditetapkan lebih rendah dalam kebijakan perdagangan Islam?

a)

Untuk menaikkan pendapatan negara maksimal

b)

Untuk menyamakan beban dengan barang non-pangan

c)

Untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat

d)

Untuk mendorong ekspor bahan pangan lokal

16.

Kebijakan batas minimum nilai barang dalam sistem cukai Islam berfungsi untuk apa?

a)

Mengenakan cukai pada semua barang tanpa kecuali

b)

Menaikkan tarif untuk barang bermutu tinggi

c)

Mengatur kuota impor secara ketat

d)

Mengecualikan barang bernilai sangat rendah dari cukai

17.

Besaran pajak impor bagi kelompok berikut menurut ringkasan materi: pilih semua yang tepat.

a)

Non-Muslim: 0%

b)

Kafir harbi: 10%

c)

Ahli dzimmi: 5%

d)

Muslim: 2,5%

18.

Apa tujuan utama kebijakan tarif dan proteksi ekonomi dalam perdagangan Islam?

a)

Mengurangi peran negara dalam perdagangan

b)

Menjaga keadilan, proteksi, dan keseimbangan

c)

Mengejar keuntungan maksimal negara

d)

Menciptakan pasar bebas tanpa hambatan

19.

Bagaimana posisi perdagangan Islam terhadap konsep free trade (perdagangan bebas tanpa tarif)?

a)

Menerima sepenuhnya tanpa syarat

b)

Menolak karena merugikan pihak tertentu

c)

Menerima hanya untuk bahan pokok

d)

Netral, bergantung pada kondisi pasar

20.

Kebijakan khusus untuk bahan makanan pokok adalah menetapkan cukai lebih rendah. Manakah implikasi kebijakan ini yang paling konsisten dengan prinsip yang sama?

a)

Harga pangan cenderung stabil untuk publik

b)

Pendapatan cukai meningkat sangat tinggi

c)

Impor pangan dibatasi total oleh kuota

d)

Produsen luar negeri selalu diuntungkan