WorksheetsUAS TF SEMSOLIQ 2025/2026
Total questions: 40
Worksheet time: 3600secs
Emulsi merupakan sediaan heterogen yang mengandung dua fase cairan, terdiri dari fase pendispersi dan fase terdispersi berdasarkan ukuran globulnya emulsi dibagi menjadi beberapa klasifikasi diantaranya makro emulsi, mikro emulsi dan nano emulsi. Manakah dibawah ini yang merupakan ukuran globul mikro emulsi?
0.14 - 0.002 µm
0.10 – 0.15 µm
0.15 – 0.20 µm
0.20 – 0.30 µm
0.002 – 0.001 µm
Sediaan emulsi terbagi menjadi dua tipe yakni tipe emulsi minyak dalam air dan tipe emulsi air dalam minyak, brikut ini manakah yang bukan metode atau cara yang dapat dilakukan untuk menentukan tipe emulsi?
Metode dilusi
Metode pengendapan
Metode pewarnaan
Metode penyerapan
Metode fluorosensi cahaya
Emulgator merupakan suatu bahan yang digunakan untuk pembuatan sediaan emulsi. Berdasarkan sumbernya emulgator umumnya dibagi menjadi emulgator alam dan buatan. Sementara emulgator alam dapat berasal dari tumbuhan hewan dan tanah mineral. Manakah dibawah ini yang merupakan contoh emulgator yang berasal dari hewan?
Gom Arab
Tragachant
Kasein
Vegum
Magnesium Silikat
Suatu sediaan emulsi yang baik harus memiliki nilai F = 1 atau mendekati 1, Mita seorang mahasiswi WDH sedang melakukan pengamatan volume sedimentasi dari sediaan suspensi yang dibuatnya saat praktikum pada hari ke 7. Setelah pengamatan diperoleh data V0 = 8 cm dan Vu = 2 cm berapakah nilai F dari sediaan suspensi yang dibuat oleh mita?
1
0.8
0.7
0.75
0.6
Jika orelia membuat suatu emulsi dengan menggunakan gabungan dua emulgator sebagai berikut. Tween 80 sebanyak 60% dengan nilai HLB 10 span 80 sebanyak 40% dengan nilai HLB 5 berapakah HLB Campuran dari emulsi yang dibuat orelia?
8
9
10
7
6
Dalam pembuatan corpus emulsi dengan metode gom kering berapakah perbandingan antara emulgator ; Minyak : Air yang lazim digunakan?
4 : 2 : 1
2 : 4 : 1
1 : 2 : 4
1 : 3 : 3
2 : 1 : 4
Dalam prakteknya pembuatan sediaan emulsi perlu dilakukan pemeriksa stabilitas. Manakah dibawah ini yang merupakan contoh ketidakstabilan dalam sediaan emulsi kecuali?
Creaming
Coalescence
Sedimentation
Floculation
Breaking
Pada pembuatan 100 ml emulsi tipe o/w diperlukan emulgator dengan nilai HLB 12 sebagai emulgator digunakan campuran span 20 dengan nilai (HLB 10 dan tween 20 dengan nilai (HLB 18) sebanyak 5 gram berapa gramkah Tween so yang di timbang pada saat pembuatan emulsi tersebut?
5 gram
1.5 gram
3.75 gram
1.25 gram
2 gram
Dari bahan-bahan dibawah ini, yang termasuk bahan pen-suspensi golongan GOM adalah …
Methosol
Natrium CMC
Methyl Selulosa
Selulosa Mikrokristal
Natrium Alginat
Suspending Agent yang mempunyai sifat tiksotropik adalah :
Bentonit
Algin
Gom Arab
Chondrus
Tragakan
Menurut hukum stokes, Kecepatan aliran berbanding terbalik dengan :
Gravitasi
Viskositas cairan
Diameter partakel
Berat jenis partikel
Bahan pensuspensi yang tidak dapat diabsorpsi oleh usus halus adalah:
Veegum
Carbopol
Tylose
Bentonit
Tragacanth
Sebagai pensuspensi, pemakaian lazim dari bentonit adalah:
0,25 %
2,5 %
5 %
25 %
30 %
Kamfer harus dilarutkan dahulu dengan etanol terlebih dahulu sebelum ditambahkan bahan pensuspensi, metode ini disebut dengan ….
Caking
Dispersi
Flokulasi
Praesipitasi
Deflokulasi
Salah satu sifat partikel pada suspensi sistem flokulasi adalah …
Sedimentasi terbentuk cepat
Sedimentasi terbentuk lambat
Partikel dalam keadaan terpisah
Wujud suspensi menyenangkan
Sedimen akan membentuk cake
Suspensi untuk injeksi adalah sediaan berupa suspensi serbuk dalam medium cair yang sesuai dan tidak disuntikkan secara ….
Intradermal
Intravena
Subkutan
Intramuscular
Intraperiotinal
Yang tidak termasuk kedalam jenis Evaluasi pada sediaan suspensi adalah …
Pengujian pH
Pengujian Viskositas dan sifat alir
Penentuan Tipe Suspensi
Pengujian stabilitas sediaan
Pengujian Kecepatan Sedimentasi
Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel tidak larut yang terdispersi dalam fase cair. Partikel suspensi dapat dilihat pada mikroskop. Berapakah ukuran partikel suspensi pada umumnya?
0,01 μm
0,1 μm
1 μm
10 μm
5 μm
Sediaan larutan terdiri atas monophasic liquid dan polyphasic liquid, manakah dibawah ini yang merupakan monophasic liquid?
Aqueous solutions
Non-aqueous solutions
Suspensi
Colloid
a dan b benar
Sediaan ini memiliki bentuk larutan yang jernih, dan komposisi terdiri dari bahan aktif dan pembawa yang sesuai. Merupakan definisi apakah kalimat tersebut?
Larutan
Emulsi
Suspensi
Elixir
Colloid
Seorang farmasis melakukan percobaan dengan melihat kelarutan minyak atsiri dalam air, farmasis tersebut menambahkan NaCl dengan tujuan untuk memisahkan minyak atsiri dan air. Faktor apakah yang sedang dilakukan seorang farmasis tersebut?
Salting in
Salting out
Polaritas
Co-Solvensi
Kompleksi
Seorang farmasi ingin meningkatkan kelarutan obat A kedalam air, dan ditambahkan bsa NH4 pada obat A tersebut. Metode apakah yang sedang dilakukan?
Salting out
Polaritas
Salting in
Co-Solvensi
Kompleksi
Berdasarkan monograf dinyatakan bahwa obat A dapat terlarut pada temperature 160°C, sehingga dilakukan proses pemanasan Zat terlarut + pelarut + panas → larutan
Salting out
Polaritas
Co-Solvensi
Temperatur
Kompleksi
Ketika terjadinya interaksi antara senyawa tak larut dengan zat yang larut dengan membentuk garam yang kompleks, disebut dengan faktor apakah pengertian tersebut?
Temperatur
Salting out
Polaritas
Co-Solvensi
Kompleksi
Pada suatu sediaan liquid dilakukan penambahan sucrose dan non sucrose sebagai peningkat rasa, salah satu jenisnya adalah nonglycogenetic substances, dimana penambahan ini diperuntukan untuk dapat digunakan pada pasien diabetes melitus. Manakah dibawah ini yang termasuk nonglycogenetic substancesl?
Methycellulose
Propylene Glicol
Glycerin
Sorbitol
Sucrose
Pada sediaan liquid membutuhkan antimicrobial preservative, dimana yang sering digunakan adalah asam benzoate. Berapa persenkah penggunaan asam benzoate sebagai preservative?
0.3% - 0.4%
0.1% - 0.2%
0.5% - 0.6%
0.6% - 0.7%
0.8% - 0,9%
Sediaan syrup dikatakan memenuhi syarat ketika evaluasinya pH memenuhi syarat. Berapakah pH yang diharuskan untuk sediaan syrup?
4 – 5
5 – 6
6 – 7
8 – 9
9 – 10
Solute yang polar akan larut dalam solvent yang polar, solute yang nono polar akan larut dalam solvent yang bersifat non-polar. Merupakan dari faktor apakah pengertian diatas?
Co-Solvensi
Kompleksasi
Salting in
Like dissolves like
Salting out
Mahasiswa Widya Dharma Husada membuat sediaan emusi, dan mahasiswa tersebut mendapati sediaan emulsi adanya partikel rusak dan butir - butir minyak menyatu menjadi fase tunggal yang memisah serta adanya jamur sedikit pada sediaan emulsi tersebut. Kerusakan apa yang terjadi pada kasus tersebut?
Inversi
Caking
Creaming
Crumbling
Cracking
Mahasiswa ingin membuat suplemen makanan anak yang dapat membuat anak menjadi lebih kuat, cerdas dan sehat. Suplemen ini akan dibuat dari campuran minyak ikan kod yang mengandung asam lemak omega-3, vitamin A, vitamin K dan kalsium serta tambahan bahan lainnya. Suplemen ini akan dibuat dalam sediaan emulsi. Faktor apa yang harus diperhatikan oleh mahasiswa tersebut agar mutu dan kestabilan emulsi terjamin?
Pemilihan emulgator
Pemilihan zat tambahan
Pemilihan pelarut
Pemilihan zat aktif
Pemilihan tipe emulsi
Evaluasi sediaan krim perlu dilakukan agar dapat menjamin kualitas sediaan yang dihasilkan. Berikut ini yang termasuk dalam evaluasi sediaan yang dilakukan terhadap sediaan krim adalah…
Homogenitas
Semua jawaban benar
Daya sebar
Daya lekat
Viskositas
Salah satu evaluasi yang dilakukan pada sediaan suspensi adalah uji volume sedimentasi yang dinyatakan dengan nilai ‘F’. Sediaan suspense yang baik memiliki nilai…
F>1
F<0,5
F=1
F>2
F<2
Seorang formulator sedang melakukan evaluasi pada sediaan suspensi dengan cara mengocok sediaan untuk melihat kemudahan sediaan untuk didispersikana kembali dan menghasilkan sistem yang homogen. Evaluasi ini disebut dengan…
Uji bobot jenis
Uji homogenitas
Uji organoleptis
Uji kemampuan redispersi
Uji distribusi ukuran partikel
Evaluasi pada sediaan larutan oral dan suspense yang dilakukan untuk melihat kesesuaian volume sediaan jika dipindahkan dari wadah asli dengan volume yang tertera di etiket adalah evaluasi…
Bobot jenis
Volume sedimentasi
Viskositas
Keseragaman sediaan
Volume terpindahkan
Evaluasi yang dilakukan harus menyesuaikan dengan persyaratan pada CPOB dan FI. Salah satu evaluasi yang dilakukan secara kualitatif untuk memastikan bahwa bahan aktif yang ada dalam sediaan adalah bahan aktif yang diinginkan adalah…
Identifikasi zat aktif dalam sediaan
Penentuan kadar zat aktif sediaan
Uji mikrobiologi
Uji efektivitas pengawet
Uji potensi antibiotik
Omar melakukan evaluasi tipe emulsi dengan menggunakan pewarna metilen biru dan diperoleh hasil seperti yang tercantum di gambar. Jika dihasilkan emulsi dengan tipe air dalam minyak, maka warna biru akan berada pada fase…
Tidak dapat ditentukan
A
B
A dan B
Tidak berada dalam A dan B
Evaluasi kejernihan larutan dapat dilakukan dengan metode visual dan metode instrument. Salah satu metode instrument yang dilakukan untuk melihat kejernihan larutan dengan cara memberikan cahaya pada sampel dapat dilakukan dengan menggunakan metode…
Piknometer
HPLC
Turbidimetri
pH meter
Viskometer
Salah satu evaluasi pada sediaan semisolid, khususnya untuk produk topikal, dilakukan dengan cara memberikan sampel pada subjek uji kemudian subjek uji mengisi kuisioner untuk menilai setiap kriteria, misalnya kriteria kelembutan yang dinilai berdasarkan tingkat kelembutan sediaan. Evaluasi ini disebut dengan…
Uji daya lekat
Uji daya sebar
Uji homogenitas
Uji aseptibilitas sediaan
Uji ukuran droplet
Pada evaluasi sediaan larutan wadah dosis ganda persyaratannya adalah volume rata-rata dari 10 wadah tidak kurang dari 100% dan tidak ada satu wadah yang volumenya <95% dari volume yang tertera di etiket. Susan melakukan evaluasi pada 10 wadah dengan volume 100 mL dan ternyata 1 wadah memiliki volume 97 mL. Hasil ini berarti…
Seluruh sediaan tidak memenuhi syarat
Sediaan tidak memenuhi syarat, perlu diuji ulang
Sediaan tidak memenuhi syarat, perlu penambahan jumlah sampel
Sediaan memenuhi syarat volume terpindahkan
Sediaan memenuhi syarat asalkan wadah dengan volume 97 mL diabaikan
Evaluasi sediaan semisolid yang dilakukan dengan tujuan untuk melihat kemampuan penyebaran sediaan pada kulit adalah…
Uji daya lekat
Uji homogenitas
Uji ukuran droplet
Uji aseptibilitas sediaan
Uji daya sebar
