Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS FSN

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Pasien wanita 30 tahun mengeluh batuk berdahak kental yang sangat sulit dikeluarkan. TVF merekomendasikan sediaan yang mengandung Asetilsistein. Bagaimana mekanisme kerja spesifik obat tersebut?

a)

Mengencerkan dahak melalui mekanisme osmosis pada mukosa lambung

b)

Menstimulasi aktivitas siliairs pada epitel bronkus secara langsung

c)

Meningkatkan volume cairan di saluran napas melalui stimulasi vagal

d)

Memutus ikatan disulfida pada mukoprotein dahak sehingga menjadi encer

e)

Menekan refleks batuk pada tingkat perifer di paru-paru

2.

Seorang pasien anak (8 tahun) mengalami batuk kering kronis non-spesifik. Dokter ingin meresepkan antitusif sentral yang tidak menyebabkan ketergantungan (non-narkotik). Manakah obat yang paling tepat?

a)

Noskapin HCl

b)

Dekstrometorfan HBr

c)

Kodein fosfat

d)

Amonium Klorida

e)

Gliseril Guaiakolat

3.

Seorang pasien dengan riwayat gastritis kronis dan tukak lambung mengeluh batuk berdahak. Manakah obat ekspektoran di bawah ini yang paling berisiko memperburuk kondisi lambungnya?

a)

Karbosistein

b)

Amonium Klorida

c)

Bromheksin

d)

Asetilsistein

e)

Ambroxol

4.

Seorang pengemudi bus mengeluh batuk kering disertai alergi. Ia mengonsumsi obat batuk sirup yang mengandung Difenhidramin HCl. Apa risiko utama yang harus diwaspadai pasien terkait pekerjaannya?

a)

Peningkatan tekanan darah

b)

Terjadinya retensi urin

c)

Pandangan menjadi kabur secara mendadak

d)

Efek sedasi

e)

Gangguan koordinasi motorik akibat tremor

5.

Dalam sediaan sirup batuk kombinasi, sering ditemukan kandungan Pseudoefedrin. Apa peran farmakologis zat tersebut dalam meringankan gejala batuk yang disertai pilek?

a)

Menurunkan viskositas cairan serebrospinal

b)

Memberikan efek dingin

c)

Menekan pusat batuk

d)

Vasokonstriksi pembuluh darah di mukosa hidung

e)

Mengencerkan dahak

6.

Pasien wanita 28 tahun mengalami batuk kering terus-menerus setelah sembuh dari flu. Dokter memberikan obat yang bekerja dengan cara meningkatkan ambang rangsang pusat batuk di medula oblongata tanpa efek analgesik. Apakah obat yang dimaksud?

a)

Bromheksin

b)

Asetilsistein

c)

Dekstrometorfan

d)

Guaifenesin

e)

Kodein

7.

Pasien PPOK dengan dahak yang sangat kental diberikan terapi sediaan inhalasi. Obat ini bekerja dengan memutus jembatan disulfida pada mukoprotein. Namun, pasien mengeluh mual karena bau obat yang seperti sulfur. Apakah obat dimaksud?

a)

Karbosistein

b)

Asetilsistein

c)

Noskapin

d)

Ambroxol

e)

Amonium Klorida

8.

Seorang ibu membeli sirup batuk untuk anaknya. Sirup tersebut mengandung Guaifenesin. Edukasi apa yang paling penting disampaikan TVF untuk mendukung mekanisme kerja obat ini?

a)

Diminum setelah makan untuk mencegah iritasi lambung

b)

Diminum hanya jika batuk terasa sangat gatal

c)

Perbanyak minum air putih untuk membantu pengenceran dahak

d)

Diminum sebelum makan agar cepat diserap

e)

Hindari aktivitas mengemudi karena menyebabkan kantuk

9.

Pasien pria 50 tahun menderita batuk berdahak dan memiliki riwayat ulkus peptikum. Dari berbagai ekspektoran, ada yang harus digunakan dengan sangat hati-hati karena bersifat iritan pada mukosa lambung melalui mekanisme refleks. Apakah ekspektoran dimaksud?

a)

Bromheksin

b)

Noskapin

c)

Amonium Klorida

d)

Asetilsistein

e)

Guaifenesin

10.

Apakah mekanisme kerja Ambroxol yang membedakannya dengan mukolitik klasik lainnya?

a)

Menyebabkan vasokonstriksi pembuluh darah bronkus

b)

Menghambat pusat batuk secara perifer

c)

Meningkatkan produksi surfaktan paru dan pembersihan siliairs

d)

Mengikat reseptor opioid di otak

e)

Mengiritasi lambung secara refleks

11.

Pasien dengan gangguan fungsi hati berat memerlukan obat batuk. Manakah obat berikut yang merupakan prodrug dan harus dimetabolisme di hati menjadi bentuk aktif (Ambroxol)?

a)

Guaifenesin

b)

Dekstrometorfan

c)

Asetilsistein

d)

Bromheksin

e)

Kodein

12.

Seorang pria menggunakan semprot hidung Oksimetazolin untuk mengatasi hidung tersumbat selama 10 hari berturut-turut. Saat berhenti, hidungnya justru tersumbat lebih parah dari sebelumnya. Apakah istilah untuk kondisi tersebut?

a)

Rhinitis Medicamentosa

b)

Takifilaksis

c)

Toleransi obat

d)

Idiosinkrasi

e)

Hipersensitivitas tipe 1

13.

Seorang pasien hipertensi mengeluh hidung tersumbat. Manakah pilihan dekongestan yang paling berisiko meningkatkan tekanan darah sistemik pasien tersebut?

a)

Kortikosteroid inhalasi

b)

Pseudoefedrin oral

c)

Menthol inhaler

d)

Ipratropium Bromida

e)

NaCl 0,9% spray

14.

Mekanisme kerja utama dekongestan seperti Fenilefrin adalah melalui stimulasi reseptor

a)

Histamin H1

b)

Histamin H2

c)

Muskarinik M3

d)

Alfa-1 Adrenergik

e)

Beta-2 Adrenergik

15.

Kombinasi dekongestan oral dengan obat golongan MAO-Inhibitor (antidepresan) sangat dilarang karena dapat memicu

a)

Sindrom Stevens-Johnson

b)

Krisis hipertensi

c)

Gagal ginjal akut

d)

Depresi pernapasan

e)

Hipotensi ortostatik

16.

Dekongestan yang bekerja secara tidak langsung dengan merangsang pelepasan norepinefrin dari ujung saraf adalah

a)

Tetrizolin

b)

Fenilefrin

c)

Xilometazolin

d)

Efedrin

e)

Oksimetazolin

17.

Apakah alasan utama Feksofenadin dianggap sebagai antihistamin yang paling tidak menyebabkan kantuk (non-sedatif)?

a)

Memiliki struktur kimia yang sangat kecil

b)

Bekerja langsung pada reseptor H2

c)

Dimetabolisme sangat cepat di hati

d)

Diberikan dalam dosis yang sangat kecil

e)

Memiliki afinitas rendah untuk menembus sawar darah otak

18.

Seorang pasien mengalami urtikaria (biduran) parah di malam hari dan sulit tidur karena gatal. Antihistamin mana yang paling menguntungkan dalam kondisi ini?

a)

Desloratadin

b)

Difenhidramin

c)

Feksofenadin

d)

Loratadin

e)

Setirizin

19.

Mekanisme kerja antihistamin H1 dalam mengatasi alergi adalah

a)

Antagonis kompetitif pada reseptor H1

b)

Menghancurkan molekul histamin di sirkulasi

c)

Menghambat pembentukan imunoglobulin E (IgE)

d)

Menghambat pelepasan histamin dari sel mast

e)

Menetralkan asam lambung

20.

Seorang pasien asma mengalami serangan akut (sesak napas berat). Manakah obat pilihan pertama (drug of choice) untuk merelaksasi bronkus secara cepat?

a)

Salmeterol

b)

Salbutamol

c)

Tiotropium

d)

Montelukast

e)

Flutikason

21.

Penggunaan inhaler kortikosteroid jangka panjang dapat menyebabkan efek samping lokal berupa kandidiasis oral (jamur di mulut). Edukasi apa yang harus diberikan?

a)

Menggunakan spacer yang sangat panjang

b)

Menghisap permen setelah inhalasi

c)

Berkumur dengan air setelah penggunaan

d)

Mengurangi dosis secara mandiri

e)

Digunakan sesudah makan

22.

Mekanisme kerja Teofilin dalam mengobati asma adalah

a)

Menghambat pelepasan asetilkolin

b)

Antagonis reseptor leukotrien

c)

Menstabilkan membran sel mast

d)

Agonis reseptor Beta-2

e)

Penghambatan enzim fosfodiesterase (PDE)

23.

Seorang pasien pria (45 tahun) mengeluh sering mengantuk setelah meminum obat flu yang mengandung CTM. Pasien bekerja sebagai sopir bus. Manakah alternatif antihistamin yang paling tepat untuk pasien tersebut?

a)

Difenhidramin

b)

Loratadine

c)

Dimenhidrinat

d)

Prometazin

e)

Klorfeniramin maleat

24.

Penghambat utama dalam komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien adalah penggunaan istilah yang berat dan sulit dipahami. Apakah contohnya?

a)

"Obat ini memiliki efek samping pada sistem saraf pusat dan bersifat antagonis reseptor"

b)

"Obat ini diminum setelah makan"

c)

"Ibu harus istirahat yang cukup"

d)

"Minum obatnya 3 kali sehari ya"

e)

"Diminum obatnya malam sebelum ya"

25.

Pasien membeli kortikosteroid inhalasi untuk asmanya. Apakah edukasi yang perlu disampaikan?

a)

Berkumur setelah penggunaan

b)

Minum susu

c)

Digunakan saat serangan saja

d)

Disimpan di kulkas

e)

Digunakan bersama makanan

26.

Pasien datang ke apotek membeli obat dan bertanya tentang efek samping obat yang menakutkan. Apakah tindakan anda sebagai TVF?

a)

Menyuruh pasien mencari sendiri di internet

b)

Mengatakan obat tersebut beracun

c)

Membatalkan pemberian obat

d)

Berbohong bahwa tidak ada efek samping

e)

Menjelaskan efek samping yang umum dan apa yang harus dilakukan jika itu terjadi

27.

Seorang pasien tuli datang ke apotek. Apakah media komunikasi yang paling membantu?

a)

Musik

b)

Telepon

c)

Bicara seperti biasa

d)

Pesan suara

e)

Leaflet bergambar dan tulisan jelas

28.

Pasien lansia sering lupa minum obat. Apakah solusi komunikasi dan praktis yang bisa diberikan?

a)

Penggunaan kotak obat (pill box) dan bantuan pengingat dari keluarga

b)

Memarahi pasien

c)

Memberikan semua obat dalam satu wadah besar

d)

Tidak perlu minum obat jika lupa

e)

Menyuruh pasien menghafal semua nama obat

29.

Mengapa penting menanyakan "Riwayat Alergi" kepada pasien sebelum menyerahkan obat?

a)

Menguji daya ingat pasien

b)

Untuk mengetahui makanan kesukaan pasien

c)

Untuk menaikkan harga obat

d)

Formalitas sebagai TVF

e)

Mencegah terjadinya reaksi hipersensitivitas

30.

Apakah penjelasan yang paling efektif yang diberikan tenaga kefarmasian dalam instruksi dosis 3 x 1 tablet?

a)

"Habiskan dalam satu waktu"

b)

"Minum 3 kali sehari"

c)

"Minum setiap 8 jam"

d)

"Minum pagi, siang, dan sore"

e)

"Minum kapan saja kalau ingat"

31.

Apakah tujuan komunikasi efektif yang dilakukan tenaga kefarmasian di apotek?

a)

Kecepatan pelayanan

b)

Kepatuhan pasien dan keberhasilan terapi

c)

Peningkatan penjualan obat dan keuntungan

d)

Kepatuhan pasien dalam membeli obat bermerek

e)

Otoritas tenaga farmasi dalam mengambil keputusan terapi

32.

Manakah obat mukolitik yang merupakan metabolit aktif dari Bromheksin?

a)

Guaifenesin

b)

Asetilsistein

c)

Noscapine

d)

Karbosistein

e)

Ambroksol

33.

Seorang pasien wanita mengeluh matanya gatal dan merah karena alergi debu. Ia menginginkan obat tetes mata antihistamin. Manakah pilihan yang tepat?

a)

Feksofenadin

b)

Chlorpheniramine

c)

Antazoline

d)

Loratadine

e)

Cetirizine

34.

Antihistamin sering dikombinasikan dalam obat flu. Apakah gejala yang diatasi?

a)

Nyeri otot

b)

Bersin-bersin

c)

Batuk berdahak

d)

Demam

e)

Sakit kepala

35.

Manakah zat aktif yang berfungsi meredakan hidung tersumbat?

a)

Dexchlorpheniramine

b)

Paracetamol

c)

Dextromethorphan

d)

Phenylpropanolamine

e)

Guaiafenesin

36.

Manakah dari antihistamin berikut yang memiliki durasi kerja paling panjang (Long acting) sehingga cukup diminum 1 kali sehari?

a)

Siklizin

b)

Desloratadine

c)

CTM

d)

Dimenhidrinat

e)

Difenhidramin

37.

Manakah antihistamin yang juga sering digunakan untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil (dengan pengawasan dokter)?

a)

Cetirizine

b)

Prometazin

c)

Loratadine

d)

CTM

e)

Feksofenadin

38.

Manakah reseptor histamin yang menjadi target utama untuk meredakan gejala alergi saluran napas?

a)

Reseptor Alfa-1

b)

Reseptor Beta-2

c)

Reseptor H1

d)

Reseptor H2

e)

Reseptor H3

39.

Efek samping mulut kering sering terjadi pada penggunaan CTM karena blokade pada reseptor. Apakah reseptor dimaksud?

a)

Dopaminergik

b)

Nikotinik

c)

Histaminergik

d)

Adrenergik

e)

Muskarinik

40.

Mengapa loratadine lebih disukai oleh pasien yang bekerja sebagai operator mesin?

a)

Tidak mengganggu konsentrasi

b)

Membantu metabolisme energi

c)

Memberikan efek tenang

d)

Rasanya manis

e)

Harganya paling murah

41.

Manakah antihistamin yang sering disalahgunakan karena efek tambahan sebagai penambah nafsu makan?

a)

Cetirizine

b)

Loratadine

c)

Terfenadin

d)

Feksofenadin

e)

Siproheptadin

42.

Bagaimana cara kerja dekongestan dalam mengecilkan pembengkakan mukosa hidung?

a)

Mematikan bakteri

b)

Menekan saraf pusat

c)

Melakukan vasokontriksi

d)

Mengencerkan lendir

e)

Melakukan vasodilatasi

43.

Manakah sediaan dekongestan yang memberikan efek paling cepat?

a)

Intranasal Oxymetazoline

b)

Kaplet kombinasi flu

c)

Tablet Pseudoefedrin

d)

Kapsul Fenilpropanolamin

e)

Sirup Efedrin

44.

Apakah efek samping sistemik yang paling sering muncul pada penggunaan Pseudoefedrin?

a)

Mengantuk berat

b)

Hipotensi

c)

Bradikardia

d)

Penurunan nafsu makan

e)

Gelisah

45.

Seorang pasien menggunakan tetes hidung dekongestan selama 2 minggu terus-menerus. Saat berhenti, hidungnya justru semakin tersumbat parah. Apakah nama fenomena ini?

a)

Adiksi

b)

Hipersensitivitas

c)

Idiosinkrasi

d)

Rhinitis Medikamentosa

e)

Takifilaksis

46.

Pseudoefedrin bekerja pada reseptor

a)

Alfa dan Beta adrenergik

b)

Muskarinik

c)

H1 dan H2 histaminergik

d)

Dopaminergik

e)

Serotonergik

47.

Apakah obat asma golongan LABA yang digunakan untuk pencegahan?

a)

Prokaterol

b)

Terbutalin

c)

Salmeterol

d)

Fenoterol

e)

Salbutamol

48.

Mengapa penggunaan inhaler lebih dipilih daripada obat oral dalam terapi asma?

a)

Rasanya lebih enak

b)

Obat langsung bekerja di paru

c)

Tidak memerlukan resep dokter

d)

Harganya lebih murah

e)

Cara pakainya lebih mudah bagi semua orang

49.

Bagaimana mekanisme kerja Kortikosteroid inhalasi dalam terapi asma?

a)

Menekan peradangan di saluran napas

b)

Menghambat reseptor beta-2 untuk mencegah bronkospasme

c)

Melarutkan mukus kental di saluran napas

d)

Membunuh bakteri penyebab eksaserbasi asma

e)

Meningkatkan pelepasan histamin dari sel mast

50.

Manakah obat yang digunakan sebagai "Controller" dalam terapi asma?

a)

Salbutamol inhalasi

b)

Epinefrin injeksi

c)

Terbutalin tablet

d)

Aminofilin bolus

e)

Flutikason inhalasi