wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Q Susu

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Komposisi utama susu sapi segar yang paling besar adalah ...

a)

Lemak

b)

Protein

c)

Air

d)

Mineral

2.

pH susu segar normal umumnya berada pada kisaran ...

a)

3,0–4,0

b)

4,5–5,5

c)

6,6–6,8

d)

8,0–9,0

3.

Parameter “titratable acidity (TA)” pada susu paling tepat menggambarkan ...

a)

Kadar laktosa total

b)

Kapasitas penyangga + jumlah komponen asam yang dapat dititrasi

c)

Jumlah mikroba patogen saja

d)

Kadar lemak susu

4.

Densitas/berat jenis susu yang menyimpang jauh (lebih rendah) paling mungkin mengindikasikan ...

a)

Penambahan garam

b)

Pengenceran dengan air atau penurunan padatan

c)

Pasteurisasi berlebih

d)

Homogenisasi sempurna

5.

Jalur kerusakan “asam” pada susu terutama terjadi karena ...

a)

Oksidasi lemak oleh oksigen

b)

Fermentasi laktosa menghasilkan asam laktat

c)

Koagulasi akibat garam mineral tinggi

d)

Penguapan air saat penyimpanan

6.

Kerusakan “tengik” pada susu paling terkait dengan ...

a)

Lipolisis dan/atau oksidasi lemak

b)

Fermentasi protein menjadi asam

c)

Penurunan pH oleh BAL

d)

Kontaminasi pasir/serangga

7.

Kerusakan karena proteolisis biasanya ditandai dengan ...

a)

Rasa pahit dan perubahan tekstur/viskositas

b)

Rasa asin meningkat

c)

Warna hijau kebiruan

d)

Gas berlebih selalu terjadi

8.

Mikroba psikrotrof penting pada susu karena ...

a)

Tidak bisa tumbuh pada suhu rendah

b)

Hanya tumbuh pada 50°C

c)

Dapat tumbuh pada suhu dingin dan menghasilkan enzim perusak

d)

Selalu mati oleh pendinginan

9.

Contoh mikroba psikrotrof yang sering dikaitkan dengan kerusakan susu dingin adalah ...

a)

Pseudomonas spp.

b)

Saccharomyces cerevisiae

c)

Aspergillus niger

d)

Rhizopus oligosporus

10.

Mengapa susu cepat rusak di rantai pasok? Faktor paling utama adalah ...

a)

Susu tidak mengandung nutrisi

b)

Susu kaya nutrisi, kadar air tinggi, dan mudah terkontaminasi + sensitif waktu–suhu

c)

Susu selalu steril dari ambing

d)

Susu memiliki pH sangat basa

11.

Praktik higiene pemerahan yang paling tepat untuk menurunkan kontaminasi adalah ...

a)

Pemerahan tanpa cuci tangan

b)

Membersihkan dan mengeringkan puting sebelum pemerahan

c)

Menunda pendinginan agar lemak stabil

d)

Mencampur susu dari semua ternak tanpa sortir

12.

Kebersihan ambing/puting sebelum pemerahan penting terutama untuk menurunkan ...

a)

Kandungan laktosa

b)

Kontaminasi mikroba dari lingkungan (debu/feses)

c)

Kandungan mineral

d)

Densitas susu

13.

SSOP paling tepat didefinisikan sebagai ...

a)

Program pemasaran produk susu

b)

Prosedur sanitasi standar operasional untuk memastikan kebersihan fasilitas/peralatan

c)

Metode fermentasi susu

d)

Teknik pemisahan krim

14.

Perbedaan paling tepat antara “pembersihan” dan “sanitasi” adalah ...

a)

Pembersihan membunuh mikroba, sanitasi menghilangkan kotoran

b)

Pembersihan menghilangkan kotoran/soil, sanitasi menurunkan mikroba ke level aman

c)

Keduanya identik

d)

Sanitasi hanya memakai air dingin

15.

Biofilm pada peralatan susu berbahaya karena ...

a)

Membuat susu lebih manis

b)

Menjadi pelindung mikroba sehingga sulit dibersihkan dan jadi sumber kontaminasi ulang

c)

Menurunkan pH secara instan

d)

Menghilangkan bau tengik

16.

Tujuan utama CIP (Cleaning in Place) adalah ...

a)

Memanaskan susu dalam tangki

b)

Membersihkan bagian dalam pipa/tangki tanpa dibongkar, secara terkontrol dan berulang

c)

Mengentalkan susu dengan evaporasi

d)

Menguji densitas susu

17.

Prinsip penanganan susu segar yang paling krusial setelah pemerahan adalah ...

a)

Menambah gula

b)

Pendinginan secepatnya dan mempertahankan suhu rendah

c)

Mengaduk kuat agar homogen

d)

Menyimpan di suhu ruang agar rasa keluar

18.

Suhu penyimpanan susu segar yang umum direkomendasikan untuk menekan pertumbuhan mikroba sebelum proses adalah ...

a)

25–30°C

b)

15–20°C

c)

Sekitar 4°C atau lebih rendah

d)

45–50°C

19.

Konsep “manajemen waktu–suhu” berarti ...

a)

Mengatur jam kerja operator

b)

Mengontrol lamanya waktu dan suhu agar pertumbuhan mikroba dan kerusakan mutu minimal

c)

Mengatur label kedaluwarsa saja

d)

Mengukur densitas tiap jam

20.

Titik rawan kontaminasi saat pengumpulan/transport susu adalah ...

a)

Wadah/selang tidak higienis dan pencampuran lot berbeda tanpa kontrol

b)

Warna kemasan

c)

Tinggi truk pengangkut

d)

Jenis font pada label

21.

Tujuan utama pasteurisasi susu adalah ...

a)

Mensterilkan total termasuk spora

b)

Membunuh patogen target dan menurunkan mikroba pembusuk sambil menjaga mutu

c)

Meningkatkan densitas susu

d)

Menghilangkan semua enzim dan vitamin

22.

Parameter HTST yang umum diajarkan untuk susu adalah ...

a)

63°C selama 30 detik

b)

±72°C selama 15 detik (atau ekuivalen)

c)

100°C selama 60 menit

d)

121°C selama 15 menit

23.

Indikator keberhasilan pasteurisasi yang sering dibahas adalah uji enzim ...

a)

Amilase

b)

Fosfatase (alkaline phosphatase)

c)

Katalase

d)

Selulase

24.

Homogenisasi pada susu terutama bertujuan untuk ...

a)

Membunuh patogen

b)

Memecah ukuran globula lemak agar krim tidak cepat memisah

c)

Mengurangi kandungan air

d)

Meningkatkan pH menjadi basa

25.

UHT dibanding pasteurisasi umumnya menggunakan prinsip ...

a)

Lebih dingin–lebih lama

b)

Lebih panas–lebih singkat

c)

Sama persis dengan HTST

d)

Tanpa pemanasan sama sekali

26.

Pengemasan aseptik mensyaratkan ...

a)

Produk tidak perlu steril

b)

Produk, kemasan, dan lingkungan pengisian berada pada kondisi steril/aseptik dan tertutup rapat

c)

Pengisian dilakukan di ruang terbuka

d)

Hanya suhu dingin tanpa higienitas

27.

Dalam fermentasi yogurt, komponen kunci untuk memulai proses adalah ...

a)

Starter culture (kultur bakteri)

b)

Oksigen tinggi

c)

Garam dapur tinggi

d)

Enzim amilase

28.

Parameter proses fermentasi yang paling menentukan pembentukan asam dan tekstur adalah ...

a)

Warna kemasan

b)

Suhu inkubasi dan waktu/pH target

c)

Tinggi botol

d)

Jenis huruf label

29.

Pada pembuatan susu bubuk, konsep yang paling terkait kestabilan (menggumpal/caking) adalah ...

a)

Aktivitas air (aw) dan sifat higroskopis/kelarutan

b)

pH yang selalu naik

c)

Kadar oksigen nol total

d)

Penambahan alkohol

30.

Sistem HACCP terutama bertujuan untuk ...

a)

Menentukan strategi promosi susu

b)

Mengidentifikasi bahaya dan mengendalikan titik kritis untuk menjamin keamanan pangan

c)

Menghitung laba rugi peternak

d)

Menentukan desain logo produk