wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bank Soal Latihan UKOM Keperawatan Jiwa SINERSI 2020–2023

Total questions: 95

Worksheet time: 48mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien dengan diagnose Skizofrenia paranoid tampak sering bicara sendiri dan tertawa tanpa stimulus nyata, serta mengatakan sering mendengar suara yang berbicara kepadanya. Apa diagnosa keperawatan yang paling tepat?

a)

Isolasi sosial

b)

Halusinasi

c)

Gangguan proses pikir: waham

d)

Defisit perawatan diri

e)

Resiko perilaku kekerasan

2.

Seorang pasien usia 20 tahun tampak tidak mandi selama 2 hari, pakaian acak-acak, dan bau badan tidak sedap. Ia mengatakan “malas mandi”. Masalah psikososial yang tepat adalah:

a)

Harga diri rendah

b)

Isolasi sosial

c)

Defisit perawatan diri

d)

Ketidakberdayaan

e)

Keputusasaan

3.

Seorang pasien menyatakan dirinya tidak pantas hidup karena cacatnya, selalu memikirkan untuk mati, dan menunjukkan perilaku ingin bunuh diri melihat benda tajam. Diagnosa keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Perilaku kekerasan

b)

Harga diri rendah

c)

Halusinasi

d)

Defisit perawatan diri

e)

Resiko bunuh diri

4.

Seorang pasien yang sedang menerima Clorpromazin melaporkan mulut kering dan pandangan kabur setelah minum obat. Efek samping obat yang dialami kemungkinan adalah:

a)

Efek antikolinergik

b)

Efek sedasi

c)

Tremor

d)

Hipotensi

e)

Diaforesis

5.

Seorang pasien 34 tahun dibawa dengan keluarga karena mengamuk, berteriak, dan merusak barang di rumah. Saat pengkajian, intonasi bicara tinggi dan ekspresi wajah tegang. Diagnose keperawatan kemungkinan adalah:

a)

Resiko bunuh diri

b)

Perilaku kekerasan

c)

Waham

d)

Halusinasi

e)

Isolasi sosial

6.

Seorang laki-laki 24 tahun tampak bicara pelan, kurang kontak mata, merasa malu karena penampilannya dan tidak berinteraksi dengan orang lain. Diagnosa keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Halusinasi

b)

Harga diri rendah

c)

Isolasi sosial

d)

Pemalu

e)

Resiko perilaku kekerasan

7.

Seorang ibu 35 tahun yang didiagnosis kanker rahim merasa tegang, banyak diam, dan mengalami tidur buruk setelah mengetahui akan operasi. Masalah keperawatan yang paling mungkin dialami adalah:

a)

Kecemasan

b)

Kehilangan

c)

Marah

d)

Kebingungan

e)

Ketidakberdayaan

8.

Seorang klien berusia 40 tahun mendengarkan suara menakutkan yang mengatakan kepadanya bahwa ia berada dalam bahaya. Pasien terlihat gelisah saat menjelaskan pengalaman ini. Ini merupakan gejala dari:

a)

Waham somatik

b)

Halusinasi pendengaran

c)

Gangguan konsep diri

d)

Resiko bunuh diri

e)

Perilaku kekerasan

9.

Seorang pasien yang sering menyendiri dan berbicara sendiri mengatakan dirinya adalah nabi, dan menjadi marah saat ditegur. Diagnosa keperawatan utama kemungkinan adalah:

a)

Isolasi sosial

b)

Halusinasi

c)

Gangguan konsep diri

d)

Gangguan proses pikir: waham

e)

Harga diri rendah

10.

Seorang pasien yang tertawa dan berbicara sendiri tampak tidak responsif terhadap stimuli eksternal serta menunjukkan kontak mata yang minim. Tindakan keperawatan awal yang tepat adalah:

a)

Observasi perilaku

b)

Memberi obat psikotropika

c)

Mengidentifikasi jenis halusinasi

d)

Melatih sosialisasi bertahap

e)

Ajarkan teknik relaksasi

11.

Seorang klien skizofrenia mengatakan, “Saya ini sebenarnya presiden Indonesia, semua orang harus patuh pada saya.” Klien tampak yakin dan tidak mau dibantah. Diagnosa keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Halusinasi pendengaran

b)

Gangguan proses pikir: waham kebesaran

c)

Harga diri rendah

d)

Isolasi sosial

e)

Perilaku kekerasan

12.

Klien dengan halusinasi pendengaran mengatakan sering mendengar suara menyuruhnya melukai orang lain. Tindakan keperawatan prioritas pertama adalah:

a)

Mengajarkan teknik menghardik

b)

Mengajak klien bercakap-cakap

c)

Menilai risiko perilaku kekerasan

d)

Memberikan obat antipsikotik

e)

Menganjurkan klien istirahat

13.

Seorang klien tampak mondar-mandir, tangan berkeringat, denyut nadi cepat, dan mengatakan “saya takut sekali akan ujian besok”. Tingkat kecemasan klien adalah:

a)

Ringan

b)

Sedang

c)

Berat

d)

Panik

e)

Depresi

14.

Klien depresi mayor mengatakan, “Saya manusia yang tidak berguna, keluarga saya terlihat lebih baik tanpa saya.” Diagnosa keperawatan yang paling sesuai adalah:

a)

Isolasi sosial

b)

Harga diri rendah kronis

c)

Gangguan konsep diri

d)

Resiko bunuh diri

e)

Ketidakberdayaan

15.

Seorang klien bipolar fase mania tampak banyak bicara, sulit dihentikan, dan sering berpindah topik pembicaraan. Istilah gangguan proses pikir yang tepat adalah:

a)

Flight of ideas

b)

Blocking

c)

Perseverasi

d)

Neologisme

e)

Echolalia

16.

Klien rawat inap jiwa sering menarik diri, menolak berinteraksi, dan lebih banyak diam di kamar. Intervensi keperawatan awal yang paling tepat adalah:

a)

Mengajak klien ikut aktivitas kelompok besar

b)

Memberi motivasi secara langsung

c)

Membina hubungan saling percaya

d)

Melatih komunikasi asertif

e)

Mengajarkan teknik relaksasi

17.

Klien Bipolar yang mendapat terapi Lithium harus dipantau secara ketat karena berisiko mengalami:

a)

Hipoglikemia

b)

Gangguan fungsi hati

c)

Intoksikasi lithium

d)

Efek antikolinergik

e)

Sindrom serotonin

18.

Klien tampak sering tersenyum sendiri, berbicara pelan, dan sulit diajak fokus. Saat ditanya, klien mengatakan mendengar suara tanpa wujud. Data yang diungkapkan oleh klien tersebut termasuk dalam:

a)

Data objektif

b)

Data subjektif

c)

Diagnosa medis

d)

Intervensi keperawatan

e)

Evaluasi keperawatan

19.

Klien dengan risiko bunuh diri mengatakan ingin mati dan pernah mencoba melukai diri sebelumnya. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Memberi dukungan emosional

b)

Menanyakan penyebab stres

c)

Menjauhkan klien dari alat berbahaya

d)

Mengajarkan relaksasi napas dalam

e)

Memberikan aktivitas pengalihan

20.

Klien skizofrenia sering tidak minum obat karena merasa sudah sembuh. Intervensi keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Memberi hukuman jika tidak patuh

b)

Menjelaskan manfaat dan efek obat

c)

Mengurangi dosis obat

d)

Menghentikan pengobatan

e)

Mengalihkan klien ke aktivitas

21.

Seorang klien dengan skizofrenia tampak gelisah, suara meninggi, mengepalkan tangan, dan berjalan mondar-mandir. Tindakan keperawatan paling prioritas adalah:

a)

Mengajarkan teknik relaksasi

b)

Memberikan obat sesuai program

c)

Menjaga jarak aman dan observasi ketat

d)

Mengajak klien diskusi masalah

e)

Mengajak klien ikut terapi kelompok

22.

Klien dengan halusinasi pendengaran sering berbicara sendiri pada malam hari. Tindakan keperawatan untuk membantu klien mengontrol halusinasi adalah:

a)

Membiarkan klien sendiri

b)

Mengajarkan teknik menghardik halusinasi

c)

Menghentikan semua aktivitas

d)

Memberikan hukuman bila berbicara sendiri

e)

Mengisolasi klien

23.

Seorang klien depresi mengatakan tidak nafsu makan, sulit tidur, dan merasa hidupnya tidak berarti selama 2 minggu terakhir. Diagnosa keperawatan utama adalah:

a)

Gangguan pola tidur

b)

Risiko bunuh diri

c)

Harga diri rendah

d)

Depresi

e)

Isolasi sosial

24.

Klien gangguan jiwa menolak mandi dan mengganti pakaian selama beberapa hari. Pendekatan keperawatan yang tepat adalah:

a)

Memarahi klien

b)

Memaksa klien mandi

c)

Membantu dan memberi contoh secara bertahap

d)

Membiarkan klien

e)

Menghentikan perawatan

25.

Seorang klien bipolar fase depresi tampak murung, kurang energi, dan menarik diri. Fokus intervensi keperawatan adalah:

a)

Meningkatkan aktivitas fisik berlebihan

b)

Menjaga keselamatan klien

c)

Mengontrol perilaku agresif

d)

Meningkatkan stimulasi lingkungan

e)

Membatasi interaksi

26.

Klien yang mendapat obat antipsikotik mengeluh kaku otot, tremor, dan sulit bergerak. Kondisi ini disebut:

a)

Sindrom serotonin

b)

Efek antikolinergik

c)

Efek ekstrapiramidal

d)

Sindrom neuroleptik maligna

e)

Tardive dyskinesia

27.

Perawat melakukan kontrak waktu, tempat, dan topik sebelum berinteraksi dengan klien jiwa. Tujuan tindakan ini adalah:

a)

Mengurangi halusinasi

b)

Meningkatkan rasa aman

c)

Melatih kognitif klien

d)

Mengontrol perilaku klien

e)

Mempercepat penyembuhan

28.

Klien mengatakan “saya mendengar suara ibu saya yang sudah meninggal”. Perawat menanggapi secara terapeutik dengan:

a)

“Itu tidak mungkin, ibu Anda sudah meninggal”

b)

“Coba abaikan suara itu”

c)

“Saya tidak mendengar suara itu, apa perkataan yang anda dengar?”

d)

“Suara itu benar adanya”

e)

“Anda harus melawan suara itu sekarang”

29.

Klien dengan isolasi sosial tahap awal sebaiknya dilatih:

a)

Bicara di depan kelompok besar

b)

Berinteraksi dengan banyak orang

c)

Kontak satu orang terlebih dahulu

d)

Menghindari interaksi

e)

Mengikuti terapi kelompok besar

30.

Klien skizofrenia sering kambuh karena putus obat setelah pulang dari rumah sakit. Peran perawat di komunitas yang paling tepat adalah:

a)

Memberi sanksi pada klien

b)

Edukasi kepatuhan minum obat dan follow-up

c)

Membatasi aktivitas klien

d)

Menghentikan pengobatan

e)

Menyerahkan sepenuhnya ke keluarga

31.

Klien dengan gangguan jiwa tampak diam lama sebelum menjawab pertanyaan, kontak mata kurang, dan respons lambat. Gangguan proses pikir yang paling tepat adalah:

a)

Flight of ideas

b)

Blocking

c)

Perseverasi

d)

Echolalia

e)

Neologisme

32.

Klien dengan skizofrenia mengatakan yakin bahwa tetangganya ingin meracuninya. Ia tampak curiga dan defensif. Diagnosa keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Halusinasi pendengaran

b)

Gangguan proses pikir: waham curiga

c)

Isolasi sosial

d)

Harga diri rendah

e)

Perilaku kekerasan

33.

Seorang klien gangguan jiwa menolak minum obat karena takut diracuni. Pendekatan komunikasi terapeutik yang paling tepat adalah:

a)

Meyakinkan klien bahwa ia salah

b)

Memaksa klien minum obat

c)

Mendengarkan perasaan klien tanpa memperkuat waham

d)

Mengabaikan keluhan klien

e)

Mengganti obat tanpa penjelasan

34.

Klien depresi mengatakan sering terbangun dini hari dan sulit tidur kembali. Masalah keperawatan yang tepat adalah:

a)

Gangguan pola tidur

b)

Gangguan persepsi sensori

c)

Isolasi sosial

d)

Ketidakberdayaan

e)

Harga diri rendah

35.

Klien skizofrenia mengatakan suara yang didengarnya semakin keras ketika sendirian. Intervensi keperawatan yang tepat adalah:

a)

Membiarkan klien sendiri

b)

Menganjurkan klien banyak tidur

c)

Mengajak klien beraktivitas dan bercakap-cakap

d)

Mengurangi interaksi

e)

Menghentikan semua stimulasi

36.

Klien dengan risiko bunuh diri mengatakan, “Saya sudah menyiapkan tali di rumah.” Tindakan perawat yang paling prioritas adalah:

a)

Memberikan dukungan emosional

b)

Mengkaji tingkat stres

c)

Melaporkan dan melakukan pengamanan segera

d)

Mengajarkan relaksasi

e)

Mengajak klien berdoa

37.

Klien dengan gangguan jiwa menunjukkan gerakan lidah berulang dan gerakan tidak terkontrol pada wajah setelah lama menggunakan antipsikotik. Kondisi ini disebut:

a)

Efek ekstrapiramidal

b)

Distonia akut

c)

Akatisia

d)

Tardive dyskinesia

e)

Sindrom neuroleptik maligna

38.

Perawat ingin membantu klien meningkatkan harga diri. Intervensi yang paling tepat adalah:

a)

Memberi kritik agar klien berubah

b)

Menetapkan target yang terlalu tinggi

c)

Mengidentifikasi kemampuan dan keberhasilan klien

d)

Menghindari interaksi

e)

Membandingkan klien dengan orang lain

39.

Klien isolasi sosial tahap lanjut paling tepat diarahkan untuk:

a)

Kontak satu orang

b)

Berinteraksi dengan keluarga inti

c)

Terapi aktivitas kelompok kecil

d)

Terapi aktivitas kelompok besar

e)

Menghindari interaksi

40.

Klien skizofrenia sering kambuh karena keluarga menghentikan obat saat klien tampak membaik. Edukasi utama yang harus diberikan perawat adalah:

a)

Obat hanya diminum saat gejala muncul

b)

Pengobatan harus rutin meskipun gejala membaik

c)

Obat boleh dihentikan bila klien tenang

d)

Pengobatan jiwa tidak perlu jangka panjang

e)

Obat diganti bila klien bosan

41.

Klien dengan skizofrenia tampak curiga, sering menoleh ke sekitar, dan menolak makan karena takut diracuni. Diagnosa keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Halusinasi pendengaran

b)

Gangguan proses pikir: waham curiga

c)

Isolasi sosial

d)

Harga diri rendah

e)

Risiko bunuh diri

42.

Klien dengan perilaku kekerasan mulai mengepalkan tangan, wajah memerah, dan suara meninggi. Tindakan perawat yang paling tepat adalah:

a)

Memberikan nasihat panjang

b)

Menghadapi klien secara langsung

c)

Menjaga jarak aman dan siap melakukan pengamanan

d)

Mengajak klien bercanda

e)

Mengabaikan perilaku klien

43.

Klien dengan halusinasi pendengaran mengatakan suara tersebut muncul saat ia sedang melamun. Intervensi yang tepat untuk menurunkan intensitas halusinasi adalah:

a)

Membiarkan klien sendiri

b)

Mengajarkan teknik distraksi dan aktivitas terstruktur

c)

Mengurangi aktivitas

d)

Menyalahkan klien

e)

Mengisolasi klien

44.

Klien depresi mengatakan tidak berharga dan selalu gagal dalam hidup. Fokus intervensi keperawatan adalah:

a)

Meningkatkan interaksi sosial langsung

b)

Mengubah pola pikir negatif secara bertahap

c)

Mengajak klien berolahraga berat

d)

Mengalihkan pembicaraan

e)

Memberikan hukuman verbal

45.

Klien bipolar fase mania tampak sulit tidur, energi berlebihan, dan berbicara terus-menerus. Prioritas intervensi perawat adalah:

a)

Meningkatkan stimulasi

b)

Menjaga keselamatan dan kebutuhan dasar

c)

Mengajak klien diskusi panjang

d)

Memberi kebebasan penuh

e)

Mengurangi makan

46.

Klien yang mendapat antipsikotik tipikal mengeluh mulut kering dan konstipasi. Edukasi keperawatan yang tepat adalah:

a)

Menghentikan obat

b)

Membatasi asupan cairan

c)

Meningkatkan asupan cairan dan serat

d)

Menghindari makanan berserat

e)

Tidak perlu tindakan

47.

Klien dengan isolasi sosial menolak berbicara dan hanya mengangguk saat diajak komunikasi. Tindakan perawat yang tepat adalah:

a)

Memaksa klien berbicara

b)

Memberi waktu dan tetap hadir secara terapeutik

c)

Mengabaikan klien

d)

Menyalahkan klien

e)

Mengakhiri interaksi

48.

Klien mengatakan “Saya mendengar suara yang memerintah saya”. Respon terapeutik perawat yang tepat adalah:

a)

“Itu hanya khayalan Anda”

b)

“Saya tidak mendengar suara itu, tetapi saya percaya Anda mendengarnya”

c)

“Suara itu benar adanya”

d)

“Anda harus menuruti suara itu”

e)

“Jangan ceritakan hal itu lagi”

49.

Klien depresi berat mengatakan ingin mati dan sudah menentukan cara. Tindakan keperawatan prioritas adalah:

a)

Mengajarkan coping

b)

Menyusun jadwal aktivitas

c)

Melakukan pengawasan ketat dan kolaborasi tim

d)

Memberi motivasi verbal

e)

Menganjurkan relaksasi

50.

Dalam terapi kelompok, peran perawat yang paling tepat adalah:

a)

Menguasai seluruh pembicaraan

b)

Mengarahkan dan memfasilitasi interaksi antar klien

c)

Menilai satu klien saja

d)

Membiarkan kelompok tanpa arahan

e)

Memberi ceramah panjang

51.

Klien dengan skizofrenia mengatakan, “Saya dikendalikan oleh kekuatan luar yang mengatur pikiran saya.” Gangguan yang dialami klien adalah:

a)

Waham kebesaran

b)

Waham kontrol/pengendalian

c)

Waham curiga

d)

Halusinasi pendengaran

e)

Gangguan konsep diri

52.

Klien tampak gelisah, napas cepat, sulit fokus, dan tangan gemetar saat menunggu hasil diagnosis. Tingkat kecemasan klien adalah:

a)

Ringan

b)

Sedang

c)

Berat

d)

Panik

e)

Depresi

53.

Klien dengan halusinasi pendengaran mengatakan suara muncul saat sendirian. Intervensi keperawatan yang tepat adalah:

a)

Membiarkan klien sendiri

b)

Mengajarkan teknik bercakap dengan orang lain

c)

Mengisolasi klien

d)

Menghentikan semua aktivitas

e)

Memberi hukuman

54.

Klien depresi mengatakan “saya tidak berguna, saya tidak punya harapan dan masa depan.” Masalah keperawatan utama adalah:

a)

Ketidakberdayaan

b)

Harga diri rendah

c)

Isolasi sosial

d)

Risiko bunuh diri

e)

Gangguan konsep diri

55.

Klien yang menggunakan antipsikotik jangka panjang menunjukkan gerakan bibir dan lidah berulang. Tindakan perawat yang tepat adalah:

a)

Menghentikan obat segera

b)

Mengabaikan karena normal

c)

Melaporkan pada dokter untuk evaluasi

d)

Menambah dosis obat

e)

Mengganti obat sendiri

56.

Klien dengan risiko bunuh diri mengatakan masih ingin hidup tetapi merasa sangat lelah menghadapi masalah. Tindakan keperawatan yang tepat adalah:

a)

Mengabaikan karena tidak ada niat bunuh diri

b)

Tetap melakukan pengawasan dan dukungan

c)

Menyalahkan klien

d)

Menghentikan pemantauan

e)

Memaksa klien optimis

57.

Klien isolasi sosial tahap awal menunjukkan kontak mata singkat dan menjawab singkat. Intervensi yang tepat adalah:

a)

Terapi kelompok besar

b)

Kontak satu orang secara bertahap

c)

Menghindari interaksi

d)

Memberi tugas berat

e)

Membiarkan klien

58.

Perawat mengatakan kepada klien, “Saya di sini untuk membantu Anda dan kita akan bicara selama 10 menit.” Pernyataan ini menunjukkan tahap:

a)

Terminasi

b)

Orientasi

c)

Kerja

d)

Evaluasi

e)

Implementasi

59.

Klien dengan gangguan jiwa sering menolak makan karena tidak percaya pada orang lain. Pendekatan yang tepat adalah:

a)

Memaksa klien makan

b)

Memberi makan tanpa penjelasan

c)

Membangun kepercayaan dan memberikan penjelasan sederhana

d)

Menghentikan pemberian makan

e)

Mengabaikan perilaku klien

60.

Klien dengan skizofrenia sering kambuh karena tidak kontrol setelah pulang. Peran perawat CMHN yang tepat adalah:

a)

Menunggu klien datang berobat

b)

Melakukan kunjungan rumah dan edukasi keluarga

c)

Menyerahkan sepenuhnya ke rumah sakit

d)

Menghentikan pengobatan

e)

Membatasi aktivitas klien

61.

Klien dengan skizofrenia tampak tertawa sendiri dan berbicara tanpa lawan bicara. Saat dikaji, klien mengatakan mendengar dua suara yang saling berdebat. Jenis halusinasi yang dialami klien adalah:

a)

Halusinasi visual

b)

Halusinasi taktil

c)

Halusinasi penciuman

d)

Halusinasi auditorik

e)

Halusinasi gustatori

62.

Klien depresi berat dengan diagnosa keperawatan risiko bunuh diri mengatakan, “Saya sudah menulis surat wasiat untuk keluarga.” Tindakan perawat yang paling prioritas adalah:

a)

Menghibur klien

b)

Mengajarkan teknik coping

c)

Melaporkan dan melakukan pengamanan intensif

d)

Mengajak klien beraktivitas

e)

Memberi motivasi spiritual

63.

Klien bipolar fase mania berbicara cepat, sulit dihentikan, dan mudah teralihkan. Strategi komunikasi perawat yang paling tepat adalah:

a)

Mengajak diskusi panjang

b)

Memberikan pertanyaan terbuka

c)

Menggunakan kalimat singkat dan tegas

d)

Membiarkan klien berbicara terus

e)

Menantang pendapat klien

64.

Klien mengatakan, “Saya yakin penyakit ini adalah hukuman karena dosa saya.” Pernyataan tersebut termasuk:

a)

Waham kebesaran

b)

Waham nihilistik

c)

Waham religius

d)

Waham somatik

e)

Waham curiga

65.

Klien dengan isolasi sosial tahap lanjut paling tepat diberikan intervensi:

a)

Kontak satu orang

b)

Latihan komunikasi dasar

c)

Terapi aktivitas kelompok kecil

d)

Terapi aktivitas kelompok besar

e)

Edukasi keluarga saja

66.

Klien yang mengonsumsi Haloperidol mengeluh gelisah, tidak bisa diam, dan terus bergerak. Efek samping yang dialami klien adalah:

a)

Distonia akut

b)

Akatisia

c)

Parkinsonisme

d)

Tardive dyskinesia

e)

Sindrom neuroleptik maligna

67.

Klien dengan gangguan jiwa sering mengulang kata atau kalimat yang sama secara terus-menerus. Gangguan proses pikir ini disebut:

a)

Neologisme

b)

Echolalia

c)

Perseverasi

d)

Blocking

e)

Flight of ideas

68.

Klien mengatakan mendengar suara yang memerintahnya melukai diri sendiri. Tindakan perawat yang tepat adalah:

a)

Mengajarkan teknik menghardik saja

b)

Menunda intervensi

c)

Mengkaji dan mengamankan risiko bunuh diri

d)

Mengabaikan suara tersebut

e)

Mengajak klien bercanda

69.

Dalam komunikasi terapeutik, perawat mengatakan, “Bagaimana perasaan Anda hari ini?” Pernyataan tersebut termasuk teknik:

a)

Memberi nasehat

b)

Klarifikasi

c)

Mengidentifikasi

d)

Merefleksi

e)

Fokus

70.

Klien skizofrenia sering berhenti minum obat karena merasa sudah sembuh. Intervensi keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Menghentikan terapi

b)

Memberikan edukasi kepatuhan dan relapse prevention

c)

Mengurangi dosis obat

d)

Mengganti obat tanpa konsultasi

e)

Membatasi aktivitas klien

71.

Klien tampak menarik diri, jarang berbicara, dan menghindari kontak mata sejak dirawat. Tahap isolasi sosial yang dialami klien adalah:

a)

Tahap awal

b)

Tahap menengah

c)

Tahap lanjut

d)

Tahap resolusi

e)

Tahap adaptasi

72.

Klien dengan depresi mengatakan, “Saya merasa hidup saya tidak ada artinya.” Respon terapeutik perawat yang paling tepat adalah:

a)

“Semua orang juga pernah merasa seperti itu”

b)

“Coba Anda lebih bersyukur”

c)

“Apa yang membuat Anda merasa seperti itu?”

d)

“Pikiran Anda terlalu berlebihan”

e)

“Jangan berpikir negatif”

73.

Klien skizofrenia menunjukkan postur tubuh kaku dan sulit digerakkan setelah mendapat antipsikotik. Tindakan perawat yang tepat adalah:

a)

Mengabaikan

b)

Memberikan latihan fisik

c)

Melaporkan untuk evaluasi efek samping obat

d)

Menambah dosis obat

e)

Menghentikan obat sendiri

74.

Klien mengatakan mendengar suara mengejek dirinya dan membuat menjadi sangat sedih. Fokus intervensi keperawatan adalah:

a)

Mengabaikan suara

b)

Mengajarkan cara mengontrol halusinasi

c)

Meningkatkan stimulasi berlebihan

d)

Membatasi aktivitas klien

e)

Memberi hukuman

75.

Klien dengan risiko bunuh diri mengatakan, “Saya tidak mau hidup lagi.” Tindakan perawat pertama kali adalah:

a)

Memberi motivasi

b)

Mengkaji secara langsung ide dan rencana bunuh diri

c)

Mengajak klien beraktivitas

d)

Memberikan obat penenang

e)

Mengalihkan pembicaraan

76.

Klien gangguan jiwa selalu meniru kata-kata terakhir perawat. Gangguan proses pikir ini disebut:

a)

Perseverasi

b)

Neologisme

c)

Echolalia

d)

Blocking

e)

Flight of ideas

77.

Dalam terapi aktivitas kelompok sosialisasi, tujuan utama perawat adalah:

a)

Mengontrol seluruh perilaku klien

b)

Meningkatkan interaksi sosial dan kemampuan komunikasi

c)

Memberikan ceramah

d)

Menilai satu klien saja

e)

Menghabiskan waktu

78.

Klien bipolar fase mania menunjukkan perilaku berisiko dan sulit diarahkan. Tindakan perawat yang tepat adalah:

a)

Memberi kebebasan

b)

Menjaga lingkungan aman dan membatasi stimulus

c)

Mengajak klien berdiskusi panjang

d)

Menghindari klien

e)

Mengabaikan perilaku

79.

Klien depresi yang dirawat mengatakan masih memiliki harapan untuk sembuh. Hal ini menunjukkan:

a)

Distorsi kognitif

b)

Mekanisme koping maladaptif

c)

Tanda prognosis baik

d)

Tahap penyangkalan

e)

Respon defensif

80.

Klien skizofrenia menolak minum obat karena takut ketergantungan. Edukasi keperawatan yang tepat adalah:

a)

Obat harus dihentikan jika klien takut

b)

Antipsikotik tidak menyebabkan ketergantungan fisik

c)

Obat hanya diminum saat kambuh

d)

Obat boleh diganti sendiri

e)

Tidak perlu edukasi

81.

Seorang laki-laki usia 28 tahun dirawat di ruang jiwa dengan diagnosis skizofrenia. Saat pengkajian, klien tampak sering menoleh ke arah tertentu, berbicara sendiri, dan tertawa tanpa sebab yang jelas. Klien mengatakan mendengar suara yang mengejek dan menyuruhnya menjauhi dari orang lain. Klien tampak gelisah dan sulit berkonsentrasi saat diajak bicara. Diagnosa keperawatan utama yang paling tepat adalah:

a)

Gangguan konsep diri

b)

Isolasi sosial

c)

Halusinasi pendengaran

d)

Risiko perilaku kekerasan

e)

Harga diri rendah

82.

Seorang perempuan usia 35 tahun dengan depresi berat mengatakan kepada perawat, “Saya sudah menyiapkan obat di rumah untuk mengakhiri hidup saya, saya tidak ingin merepotkan keluarga.” Klien tampak murung, kontak mata minimal, dan berbicara pelan. Tindakan keperawatan yang paling prioritas dilakukan perawat adalah:

a)

Memberikan dukungan emosional

b)

Mengajarkan teknik relaksasi

c)

Mengkaji tingkat stres klien

d)

Melakukan pengamanan ketat dan melaporkan ke tim

e)

Mengajak klien berdoa

83.

Seorang klien skizofrenia paranoid menolak makan karena yakin makanan telah diracuni oleh petugas. Klien tampak curiga, defensif, dan menolak semua penjelasan logis dari perawat. Pendekatan komunikasi terapeutik yang paling tepat adalah:

a)

Meyakinkan klien bahwa pikirannya salah

b)

Membantah keyakinan klien secara langsung

c)

Mengakui perasaan klien tanpa memperkuat waham

d)

Mengabaikan pernyataan klien

e)

Memaksa klien makan

84.

Seorang klien bipolar fase mania dirawat karena perilaku impulsif. Klien tampak berbicara cepat, berpindah topik, tidur hanya 2 jam per malam, dan sering masuk ke kamar klien lain tanpa izin. Prioritas utama asuhan keperawatan pada klien ini adalah:

a)

Meningkatkan interaksi sosial

b)

Menstimulasi aktivitas klien

c)

Menjaga keselamatan klien

d)

Mengajak diskusi panjang

e)

Memberikan kebebasan berekspresi

85.

Seorang klien dengan halusinasi pendengaran mengatakan suara muncul paling sering saat ia sendirian di kamar. Klien merasa takut dan tidak mampu melawan suara tersebut. Intervensi keperawatan yang paling efektif untuk membantu klien mengontrol halusinasi adalah:

a)

Membiarkan klien sendiri

b)

Mengisolasi klien dari lingkungan

c)

Mengajarkan teknik distraksi dan bercakap-cakap

d)

Menghentikan semua aktivitas klien

e)

Menyalahkan klien

86.

Klien skizofrenia yang telah menggunakan antipsikotik selama beberapa tahun tampak menunjukkan gerakan bibir, lidah, dan rahang yang tidak terkendali. Klien tidak menyadari perilaku tersebut. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah:

a)

Menghentikan obat segera

b)

Mengedukasi bahwa ini normal

c)

Melaporkan kepada dokter untuk evaluasi lanjut

d)

Menambah dosis obat

e)

Mengabaikan karena tidak berbahaya

87.

Seorang klien isolasi sosial tahap awal tampak sering diam, menjawab singkat, dan menghindari kontak mata. Klien belum mau berinteraksi dengan klien lain. Intervensi keperawatan yang paling tepat dilakukan terlebih dahulu adalah:

a)

Terapi aktivitas kelompok besar

b)

Melatih komunikasi dengan banyak orang

c)

Membina hubungan saling percaya secara individual

d)

Menghindari interaksi agar klien nyaman

e)

Memberi tugas sosial yang berat

88.

Seorang klien depresi mengatakan, “Saya gagal sebagai orang tua dan tidak ada gunanya buat anak-anak saya.” Klien tampak menangis dan menyalahkan diri sendiri atas semua masalah keluarga. Masalah keperawatan yang paling dominan pada klien adalah:

a)

Ketidakberdayaan

b)

Harga diri rendah kronis

c)

Risiko bunuh diri

d)

Isolasi sosial

e)

Gangguan pola tidur

89.

Klien dengan gangguan jiwa mengatakan, “Saya mendengar suara yang memerintah saya melukai diri sendiri.” Klien tampak takut dan bingung. Tindakan keperawatan yang paling tepat dilakukan perawat adalah:

a)

Mengajarkan teknik menghardik saja

b)

Mengkaji risiko bunuh diri dan melakukan pengamanan

c)

Mengalihkan pembicaraan

d)

Mengabaikan suara tersebut

e)

Memberikan aktivitas ringan

90.

Seorang klien skizofrenia sering kambuh karena berhenti minum obat setelah pulang ke rumah. Keluarga mengatakan mereka menghentikan obat karena klien terlihat sudah tenang. Edukasi utama yang harus diberikan perawat kepada keluarga adalah:

a)

Obat hanya diminum saat klien kambuh

b)

Pengobatan jiwa harus rutin meskipun gejala membaik

c)

Obat dapat dihentikan kapan saja

d)

Obat jiwa menyebabkan ketergantungan

e)

Perawatan cukup di rumah

91.

Seorang laki-laki usia 32 tahun dirawat di ruang jiwa dengan diagnosis skizofrenia paranoid. Riwayat menunjukkan klien beberapa kali putus obat. Saat pengkajian, klien tampak mondar-mandir, mengepalkan tangan, suara meninggi, dan mengatakan bahwa perawat adalah “bagian dari komplotan yang ingin membunuhnya”. Klien menolak duduk, menolak minum obat, dan menolak diajak bicara lebih lanjut. Tindakan keperawatan PRIORITAS pertama yang harus dilakukan perawat adalah:

a)

Mengkaji lebih lanjut isi waham klien

b)

Memberikan edukasi pentingnya minum obat

c)

Menjaga jarak aman, observasi ketat, dan menyiapkan pengamanan

d)

Mengajak klien berdiskusi secara rasional

e)

Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam

92.

Seorang perempuan usia 40 tahun dirawat karena depresi berat. Klien kehilangan pasangan 2 bulan lalu, tampak menarik diri, tidak mau makan, sulit tidur, dan mengatakan hidupnya sudah tidak bermakna. Saat wawancara lanjutan, klien menyebutkan “lebih baik mati saja” tetapi belum menyebutkan cara. Diagnosa keperawatan yang PALING TEPAT berdasarkan data tersebut adalah:

a)

Isolasi sosial

b)

Harga diri rendah kronis

c)

Ketidakberdayaan

d)

Risiko bunuh diri

e)

Gangguan pola tidur

93.

Klien skizofrenia yang telah mengonsumsi Haloperidol selama 6 bulan datang kontrol dengan keluhan demam tinggi, kaku otot menyeluruh, kesadaran menurun, dan tekanan darah tidak stabil. Tindakan keperawatan yang paling tepat dilakukan perawat adalah:

a)

Memberikan antipiretik dan observasi

b)

Menghentikan obat secara mandiri

c)

Melaporkan segera sebagai kegawatdaruratan medis

d)

Mengurangi dosis antipsikotik

e)

Mengajarkan latihan relaksasi

94.

Seorang klien bipolar fase mania dirawat inap. Klien berbicara sangat cepat, mudah tersinggung, tidur hanya 1–2 jam, dan melakukan perilaku berisiko. Klien mendapat Lithium. Parameter klinis yang PALING PENTING dipantau oleh perawat adalah:

a)

Tekanan darah

b)

Kadar gula darah

c)

Kadar lithium serum dan keseimbangan cairan

d)

Fungsi paru

e)

Suhu tubuh

95.

Seorang klien skizofrenia mengatakan mendengar suara yang memerintahnya melukai orang lain. Klien tampak tegang dan mengatakan “suara itu sangat kuat hari ini”. Intervensi keperawatan TERBAIK berdasarkan prinsip keselamatan adalah:

a)

Mengajarkan teknik menghardik saja

b)

Mengajak klien ke terapi kelompok

c)

Mengkaji risiko perilaku kekerasan dan melakukan pengamanan lingkungan

d)

Mengalihkan pembicaraan

e)

Memberikan motivasi verbal