wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

[Ujian Pemahaman] Pelatihan Vibrasi Kebaikan

Total questions: 50

Worksheet time: 25hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Seseorang terlihat selalu ramah, mudah tersenyum, dan disenangi banyak orang. Namun ia mudah berubah sikap ketika tidak dihargai. Berdasarkan modul, penilaian paling tepat adalah...

a)

Ia telah memancarkan vibrasi kebaikan sejati

b)

Ia memiliki qalbun salim

c)

Ia baik karena karakter

d)

Ia baik secara situasional

e)

Ia telah mencapai istiqamah

2.

Mengapa dalam perspektif Islam, vibrasi kebaikan tidak cukup dijelaskan sebagai emosi positif semata?

a)

Karena emosi mudah berubah

b)

Karena emosi tidak bisa diukur

c)

Karena vibrasi bersumber dari qalb

d)

Karena emosi selalu negatif

e)

Karena emosi bertentangan dengan iman

3.

Dalam Psikologi Islam, urutan alur energi kebaikan yang benar adalah...

a)

Emosi → Niat → Iman → Perilaku

b)

Iman → Emosi → Niat → Perilaku

c)

Niat → Iman → Perilaku → Emosi

d)

Iman → Niat → Emosi → Perilaku

e)

Perilaku → Emosi → Niat → Iman

4.

Seseorang memaafkan orang yang menyakitinya, tetapi tetap menetapkan batas agar tidak disakiti kembali. Sikap ini paling tepat disebut...

a)

Lemah

b)

Pasrah

c)

Ikhlas yang benar

d)

Menekan emosi

e)

Menghindari konflik

5.

Mengapa qalbun salim mampu memancarkan vibrasi kebaikan tanpa dibuat-buat?

a)

Karena dilatih secara sosial

b)

Karena ditopang pencitraan

c)

Karena konsisten antara hati, niat, dan akhlak

d)

Karena didukung lingkungan

e)

Karena sifat bawaan lahir

6.

Perbedaan utama antara akhlak dan kepribadian menurut modul adalah...

a)

Akhlak lebih menarik daripada kepribadian

b)

Kepribadian selalu buruk

c)

Akhlak bersifat konsisten dan bernilai pahala

d)

Kepribadian tidak bisa berubah

e)

Akhlak ditentukan lingkungan

7.

Seseorang berbuat baik agar dikenal sebagai sosok dermawan. Penyakit hati yang paling sesuai adalah...

a)

Ujub

b)

Hasad

c)

Ikhlas

d)

Riya'

e)

Sabar

8.

Mengapa ikhlas berkontribusi besar pada kesehatan mental menurut Psikologi Islam?

a)

Karena membuat seseorang populer

b)

Karena menghilangkan tanggung jawab

c)

Karena mengurangi konflik batin

d)

Karena menghindari masalah sosial

e)

Karena menekan emosi

9.

Ketika kebaikan dilakukan dengan tuntutan balasan emosional, dampak sosial yang paling mungkin muncul adalah...

a)

Relasi lebih sehat

b)

Lingkungan damai

c)

Kepercayaan meningkat

d)

Relasi melelahkan

e)

Ketenangan batin

10.

Mengapa orang tulus sering dirasakan “menenangkan” oleh orang lain?

a)

Karena selalu berbicara lembut

b)

Karena pandai bersosialisasi

c)

Karena minim konflik batin dan agenda tersembunyi

d)

Karena selalu mengalah

e)

Karena pasrah pada keadaan

11.

Jika luka batin tidak dikelola dengan baik, perubahan berikut yang PALING mungkin terjadi adalah...

a)

Meningkatnya empati

b)

Munculnya istiqamah

c)

Terbentuknya qalbun salim

d)

Berkembangnya dendam dan sinisme

e)

Menguatnya ikhlas

12.

Sikap terus mengalah meski disakiti dengan alasan sabar, menurut modul termasuk...

a)

Ikhlas sejati

b)

Pasrah yang benar

c)

Kekuatan batin

d)

Menzalimi diri

e)

Akhlak mulia

13.

Makna QS. Asy-Syura: 40 dalam konteks mengelola luka adalah...

a)

Memaafkan wajib tanpa syarat

b)

Membalas kejahatan selalu dianjurkan

c)

Islam menolak pembelaan diri

d)

Memaafkan adalah pilihan mulia, bukan paksaan

e)

Kebaikan berarti diam atas kezaliman

14.

Teladan Nabi Yusuf AS dalam memaafkan menunjukkan bahwa...

a)

Pemaafan harus dilakukan segera

b)

Memaafkan berarti melupakan

c)

Memaafkan dilakukan dari posisi lemah

d)

Pemaafan dilakukan tanpa batas

e)

Pemaafan lahir dari kekuatan dan kejelasan

15.

Menurut hadits tentang kekuatan sejati, orang kuat adalah yang...

a)

Menang dalam konflik

b)

Mampu membalas dengan adil

c)

Tidak pernah marah

d)

Mampu menahan dan mengelola amarah

e)

Selalu menghindari masalah

16.

Dalam Psikologi Islam, tujuan utama dzikir dalam proses healing adalah...

a)

Melupakan masalah

b)

Menekan emosi

c)

Mengalihkan perhatian

d)

Menyambungkan hati dengan Allah

e)

Menghindari konflik sosial

17.

Teknik “pause sebelum respon” bertujuan utama untuk...

a)

Menghindari komunikasi

b)

Mengalah secara total

c)

Mengubah emosi menjadi tindakan sadar

d)

Menekan kemarahan

e)

Menghindari tanggung jawab

18.

Mengapa kebaikan yang tulus bersifat menular?

a)

Karena dipaksakan

b)

Karena disertai ancaman

c)

Karena muncul dari ketenangan jiwa

d)

Karena selalu dihargai

e)

Karena diperintah secara sosial

19.

Perbedaan utama antara kebaikan tulus dan paksaan moral adalah...

a)

Besar kecilnya amal

b)

Jumlah orang yang melihat

c)

Dampak jangka panjangnya

d)

Ada atau tidaknya tuntutan

e)

Bentuk perbuatannya

20.

Dalam Islam, energi positif dalam hubungan sosial bersumber dari...

a)

Kepribadian ekstrovert

b)

Lingkungan harmonis

c)

Iman, akhlak, dan ketulusan niat

d)

Status sosial

e)

Pengalaman hidup

21.

Mengapa membantu orang lain meningkatkan kesehatan mental?

a)

Karena mendapat pujian

b)

Karena merasa unggul

c)

Karena menghindari konflik

d)

Karena memperkuat makna hidup

e)

Karena memperluas relasi

22.

Satu tindakan kecil yang tulus dapat berdampak besar karena...

a)

Dinilai manusia

b)

Dilakukan secara terbuka

c)

Menghasilkan rantai kebaikan

d)

Mengubah status sosial

e)

Meningkatkan popularitas

23.

Dalam Psikologi Islam, integrasi qalb, niat, dan akhlak menghasilkan...

a)

Kepribadian kuat

b)

Jiwa sehat dan relasi harmonis

c)

Dominasi sosial

d)

Keunggulan intelektual

e)

Kepuasan duniawi

24.

Amal jariyah berbeda dari amal biasa karena...

a)

Nilainya lebih besar

b)

Dilakukan secara massal

c)

Terus mengalir pahalanya

d)

Harus diketahui orang

e)

Bersifat spontan

25.

Contoh amal jariyah non-material menurut modul adalah...

a)

Membangun gedung

b)

Menyumbang dana besar

c)

Akhlak baik yang menular

26.

Makna QS. Al-Insyirah: 5-6 dalam konteks kebaikan adalah...

a)

Kebaikan selalu mudah

b)

Kesulitan tanda kegagalan

c)

Kesabaran melahirkan nilai ibadah

d)

Ujian harus dihindari

e)

Kebaikan cukup diniatkan

27.

Istiqamah lebih sulit daripada memulai karena...

a)

Butuh pengakuan

b)

Menuntut konsistensi batin

c)

Memerlukan popularitas

d)

Bergantung situasi

e)

Membutuhkan pengawasan

28.

Dalam QS. Al-A'raf: 199, sikap berpaling dari orang bodoh menunjukkan...

a)

Kelemahan

b)

Ketakutan

c)

Kedewasaan emosi

d)

Ketidakpedulian

e)

Keangkuhan

29.

Hidup bermakna menurut Islam tidak ditentukan oleh...

a)

Ketulusan

b)

Kebermanfaatan

c)

Konsistensi

d)

Popularitas

e)

Niat

30.

Psikologi modern dan Islam bertemu dalam konsep...

a)

Pencitraan diri

b)

Makna hidup

c)

Status sosial

d)

Ambisi dunia

e)

Prestise

31.

Deklarasi “Orang Baik & Orang Tulus” bertujuan utama untuk...

a)

Membuat janji publik

b)

Mengikat secara sosial

c)

Meneguhkan komitmen batin

d)

Mencari pengakuan

e)

Menilai orang lain

32.

Rencana aksi 30 hari menekankan perubahan melalui...

a)

Target besar

b)

Paksaan disiplin

33.

Mengapa refleksi mingguan penting dalam vibrasi kebaikan?

a)

Untuk menghakimi diri

b)

Untuk membandingkan orang lain

c)

Untuk menyadari niat dan proses

d)

Untuk mengejar hasil cepat

e)

Untuk meningkatkan citra diri

34.

Jika seseorang merasa kebaikan terasa berat, indikasi yang PALING mungkin adalah...

a)

Akhlaknya kuat

b)

Niatnya lurus

c)

Iman stabil

d)

Niat tercemar

e)

Qalbun salim

35.

Mengapa kebaikan sejati tidak lahir dari tekanan sosial?

a)

Karena tidak efektif

b)

Karena tidak terlihat

c)

Karena tidak bernilai pahala

d)

Karena bukan dari hati yang tenang

e)

Karena tidak disukai

36.

Tes kondisi hati bertujuan untuk...

a)

Menilai kesalahan

b)

Menghakimi diri

c)

Mengenali kondisi batin

d)

Membandingkan orang

e)

Menentukan status iman

37.

Dalam Psikologi Islam, qalb berfungsi sebagai...

a)

Alat berpikir

b)

Dorongan nafsu

c)

Pusat kesadaran moral dan ruhani

d)

Sumber emosi negatif

e)

Produk lingkungan

38.

Mengapa akhlak disebut hasil tazkiyatun nafs?

a)

Karena bawaan lahir

b)

Karena hasil latihan dan kesadaran

c)

Karena tuntutan sosial

d)

Karena pengaruh lingkungan

e)

Karena pengalaman hidup

39.

Niat yang ingin menang sendiri cenderung menghasilkan...

a)

Respon santun

b)

Emosi stabil

c)

Perilaku kasar

d)

Ketenangan jiwa

e)

Akhlak mulia

40.

Mengelola emosi menurut Islam berarti...

a)

Menekan perasaan

b)

Menghindari konflik

c)

Mengarahkan emosi secara sadar

d)

Menghilangkan emosi

e)

Menyerah pada keadaan

41.

Mengapa orang tulus tidak menuntut balasan emosional?

a)

Karena tidak peduli

b)

Karena lemah

c)

Karena niatnya lurus

d)

Karena takut konflik

e)

Karena pasrah

42.

Kebaikan yang bernilai ibadah harus memenuhi syarat utama berupa...

a)

Dampak besar

b)

Konsistensi sosial

c)

Niat karena Allah

d)

Pengakuan publik

e)

Manfaat duniawi

43.

Mengapa istiqamah mengurangi konflik batin?

a)

Karena menghindari ujian

b)

Karena konsisten antara niat dan tindakan

c)

Karena menekan emosi

d)

Karena tidak peduli hasil

e)

Karena mengikuti arus

44.

Ketika seseorang tetap baik meski tidak dilihat manusia, hal ini menunjukkan...

a)

Pencitraan

b)

Riya'

c)

Ikhlas

d)

Ujub

e)

Sum'ah

45.

Kebaikan yang dilakukan karena takut penolakan tergolong...

a)

Ikhlas

b)

Akhlak

c)

Lemah

d)

Istiqamah

e)

Ihsan

46.

Dalam modul, ihsan dipahami sebagai...

a)

Kebaikan formal

b)

Kebaikan terpaksa

c)

Kebaikan melebihi kewajiban

d)

Kebaikan karena tuntutan

e)

Kebaikan situasional

47.

Mengapa qalbun salim tidak bergantung pada pengakuan manusia?

a)

Karena tidak peduli

b)

Karena fokus dunia

c)

Karena bersandar pada Allah

d)

Karena rendah diri

e)

Karena tertutup

48.

Kesimpulan utama modul Vibrasi Kebaikan adalah bahwa kebaikan sejati...

a)

Ditentukan hasil

b)

Dinilai manusia

c)

Bersumber dari hati yang bersih

d)

Bergantung situasi

e)

Harus terlihat

49.

Seseorang terus membantu orang lain, tetapi merasa lelah, mudah tersinggung, dan kecewa ketika tidak dihargai. Berdasarkan alur energi kebaikan dalam modul, kondisi ini paling mungkin disebabkan oleh…

a)

Kurangnya pengalaman sosial

b)

Kelemahan kepribadian

c)

Niat yang mulai tercemar

d)

Kurangnya empati

e)

Tidak adanya kemampuan komunikasi

50.

 Mengapa orang dengan qalbun salim cenderung memancarkan ketenangan dan vibrasi kebaikan secara alami?

a)

Karena selalu berada di lingkungan yang baik

b)

Karena tidak memiliki masalah hidup

c)

Karena terbiasa bersikap ramah

d)

Karena tidak bergantung pada pengakuan manusia

e)

Karena memiliki kecerdasan emosional tinggi