wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekstraksi Soal dari Lembar Kerja

Total questions: 27

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Misalnya sebuah perusahaan membeli alat transportasi dengan harga Rp38.000.000,00 serta biaya pengiriman dan uji coba sebesar Rp1.000.000,00. Masa pakai ekonomis adalah 6 tahun dengan nilai sisa Rp3.000.000,00. Gunakan metode depresiasi garis lurus. Hitung nilai awal dari alat tersebut!

a)

Rp38.000.000,00

b)

Rp39.000.000,00

c)

Rp37.000.000,00

d)

Rp40.000.000,00

2.

Misalnya sebuah perusahaan membeli alat transportasi dengan harga Rp38.000.000,00 serta biaya pengiriman dan uji coba sebesar Rp1.000.000,00. Masa pakai ekonomis adalah 6 tahun dengan nilai sisa Rp3.000.000,00. Gunakan metode depresiasi garis lurus. Berapakah besarnya depresiasi tiap tahun?

a)

Rp6.000.000,00

b)

Rp5.666.667,00

c)

Rp7.000.000,00

d)

Rp4.500.000,00

3.

Misalnya sebuah perusahaan membeli alat transportasi dengan harga Rp38.000.000,00 serta biaya pengiriman dan uji coba sebesar Rp1.000.000,00. Masa pakai ekonomis adalah 6 tahun dengan nilai sisa Rp3.000.000,00. Gunakan metode depresiasi garis lurus. Berapakah nilai buku alat pada akhir tahun kedua dan pada akhir tahun kelima?

a)

Rp27.000.000,00 dan Rp9.000.000,00

b)

Rp33.000.000,00 dan Rp15.000.000,00

c)

Rp30.000.000,00 dan Rp12.000.000,00

d)

Rp27.000.000,00 dan Rp12.000.000,00

4.

Misalnya sebuah perusahaan membeli alat transportasi dengan harga Rp38.000.000,00 serta biaya pengiriman dan uji coba sebesar Rp1.000.000,00. Masa pakai ekonomis adalah 6 tahun dengan nilai sisa Rp3.000.000,00. Gunakan metode depresiasi garis lurus. Berdasarkan jadwal depresiasi selama masa pakai, berapakah nilai buku pada akhir tahun ketiga?

a)

Rp21.000.000,00

b)

Rp27.000.000,00

c)

Rp15.000.000,00

d)

Rp9.000.000,00

5.

Misalnya sebuah perusahaan membeli alat transportasi dengan harga Rp38.000.000,00 serta biaya pengiriman dan uji coba sebesar Rp1.000.000,00. Masa pakai ekonomis adalah 6 tahun dengan nilai sisa Rp3.000.000,00. Gunakan metode depresiasi garis lurus. Bentuk hubungan antara nilai buku dan umur aset yang tepat adalah ...

a)

Garis lurus menurun dari Rp39.000.000,00 ke Rp3.000.000,00 selama 6 tahun

b)

Kurva menurun melengkung seperti eksponensial

c)

Garis horizontal tetap di sekitar Rp39.000.000,00

d)

Garis naik karena nilai buku bertambah setiap tahun

6.

Dengan menggunakan metode SOYD pada Contoh 8.2 untuk umur aset 6 tahun, tentukan jumlah digit tahun yang dipakai dalam penyebut SOYD.

a)

15

b)

18

c)

21

d)

28

7.

Gunakan data Contoh 8.2: biaya perolehan Rp39.000.000, nilai sisa Rp3.000.000, umur 6 tahun. Menurut metode SOYD, berapakah depresiasi tahun pertama (D1)?

a)

Rp10.286.000

b)

Rp8.571.000

c)

Rp6.857.000

d)

Rp5.143.000

8.

Dengan parameter yang sama pada Contoh 8.2 (P=Rp39.000.000, S=Rp3.000.000, N=6), berapakah depresiasi tahun kedua (D2) menurut SOYD?

a)

Rp6.857.000

b)

Rp8.571.000

c)

Rp5.143.000

d)

Rp3.429.000

9.

Masih mengacu pada Contoh 8.2, berapakah depresiasi tahun ketiga (D3) dengan metode SOYD?

a)

Rp6.857.000

b)

Rp5.143.000

c)

Rp3.429.000

d)

Rp1.714.000

10.

Pada Contoh 8.2, hitung nilai buku akhir tahun pertama dengan metode SOYD untuk P=Rp39.000.000, S=Rp3.000.000, N=6.

a)

Rp31.429.000

b)

Rp30.000.000

c)

Rp28.714.000

d)

Rp26.571.000

11.

Berdasarkan Tabel 8.3 (Jadwal depresiasi dan nilai buku untuk Contoh 8.2), berapakah nilai buku akhir tahun ke-6?

a)

Rp4.714.000

b)

Rp3.429.000

c)

Rp3.000.000

d)

Rp1.714.000

12.

Mengacu pada Gambar 8.2 yang memplot nilai buku terhadap umur aset dengan metode SOYD untuk Contoh 8.2, pernyataan yang paling tepat adalah:

a)

Nilai buku menurun cepat pada tahun-tahun awal lalu mendekati nilai sisa sekitar Rp3.000.000 pada tahun ke-6.

b)

Nilai buku meningkat pada awal masa manfaat lalu konstan hingga akhir umur aset.

c)

Nilai buku menurun secara linear dengan laju tetap hingga nol pada tahun ke-6.

d)

Nilai buku tidak berubah dari tahun ke tahun karena beban depresiasi seragam.

13.

Metode apa yang diminta untuk digunakan dalam instruksi "Selesaikan kembali persoalan 8.1 dengan metode DDB!"

a)

Metode DDB (Double Declining Balance)

b)

Metode DB (Declining Balance) standar

c)

Metode garis lurus (Straight Line)

d)

Metode sinking fund (SF)

14.

Gunakan data contoh: investasi awal P=Rp39.000.000P=\text{Rp}39.000.000 , nilai sisa S=Rp3.000.000S=\text{Rp}3.000.000 , umur ekonomi N=6N=6 tahun, dan tingkat i=12%i=12\% per tahun dengan metode sinking fund. Berapakah nilai depresiasi dasar tahunan A=(PS)(A/F,i%,N)A=(P-S)(A/F,i\%,N) ?

a)

Rp4.436.000

b)

Rp3.900.000

c)

Rp6.000.000

d)

Rp4.000.000

15.

Dengan data yang sama dan metode sinking fund, berapakah beban depresiasi pada akhir tahun pertama?

a)

Rp4.436.000

b)

Rp4.968.000

c)

Rp5.565.000

d)

Rp6.232.000

16.

Dengan data P=Rp39.000.000P=\text{Rp}39.000.000 , S=Rp3.000.000S=\text{Rp}3.000.000 , N=6N=6 , i=12%i=12\% dan metode sinking fund, berapakah nilai buku pada akhir tahun pertama?

a)

Rp34.564.000

b)

Rp29.596.000

c)

Rp39.000.000

d)

Rp24.031.000

17.

Menggunakan data yang sama dan metode sinking fund, berapakah nilai buku pada akhir tahun kedua?

a)

Rp29.596.000

b)

Rp34.564.000

c)

Rp24.031.000

d)

Rp17.799.000

18.

Perusahaan ABC membeli mesin bor seharga Rp10.000.000 dengan umur 8 tahun dan nilai sisa Rp500.000. Berapakah besar depresiasi tahunan menggunakan metode garis lurus (SL)?

a)

Rp1.187.500

b)

Rp1.250.000

c)

Rp1.000.000

d)

Rp1.375.000

19.

Dalam contoh mesin bor (harga Rp10.000.000, umur 8 tahun, nilai sisa Rp500.000), berapakah tingkat depresiasi d pada metode double-declining-balance (DDB)?

a)

0,25

b)

0,20

c)

0,15

d)

0,50

20.

Mengacu pada Tabel 8.6 jadwal depresiasi dengan metode DDB untuk contoh mesin bor, berapakah besar depresiasi tahun pertama D1 dengan metode DDB?

a)

Rp2.500.000

b)

Rp1.875.000

c)

Rp1.406.000

d)

Rp1.055.000

21.

Mengacu pada Tabel 8.6 jadwal depresiasi DDB untuk contoh mesin bor, berapakah nilai buku BV pada akhir tahun ke-2?

a)

Rp5.625.000

b)

Rp7.500.000

c)

Rp4.219.000

d)

Rp3.164.000

22.

Untuk contoh mesin bor, berapakah nilai present worth dari deret depresiasi metode garis lurus (SL) selama 8 tahun pada i = 15%?

a)

Rp5.328.700

b)

Rp6.045.000

c)

Rp4.487.300

d)

Rp5.000.000

23.

Untuk contoh mesin bor, berapakah nilai present worth dari deret depresiasi metode DDB pada i = 15%?

a)

Rp6.045.000

b)

Rp5.328.700

c)

Rp6.487.300

d)

Rp4.219.000

24.

Dalam prosedur penggantian DDB ke SL, pada tahun berapa pertama kali nilai depresiasi SL melebihi depresiasi DDB sehingga penggantian dilakukan?

a)

Tahun ke-6

b)

Tahun ke-5

c)

Tahun ke-7

d)

Tahun ke-4

25.

Mengacu pada Tabel 8.7 penggantian DDB–SL untuk contoh mesin bor, berapakah besar depresiasi gabungan DtD_t^* pada tahun ke-7?

a)

Rp624.000

b)

Rp639.000

c)

Rp445.000

d)

Rp835.000

26.

Berdasarkan perhitungan pada langkah penggantian, berapakah nilai buku BV pada akhir tahun ke-8 menurut metode DDB sebelum penggantian, dan bagaimana posisinya terhadap nilai sisa Rp500.000?

a)

Rp1.001.000; lebih besar dari nilai sisa

b)

Rp500.000; sama dengan nilai sisa

c)

Rp750.000; lebih besar dari nilai sisa

d)

Rp250.000; lebih kecil dari nilai sisa

27.

Mengacu pada Tabel 8.6 jadwal DDB, berapakah besar depresiasi tahun ke-3 D3 dengan metode DDB untuk contoh mesin bor?

a)

Rp1.406.000

b)

Rp1.055.000

c)

Rp1.875.000

d)

Rp593.000