NEW
Font size
WorksheetsSITO
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Pemeriksaan untuk melihat gambaran kelainan sampel berupa cairan atau jaringan tubuh dapat dilakukan secara mikroskopis. Di laboratorium apakah kelainan ini ditentukan?
Laboratorium kimia klinik
Laboratorium parasitologi
Laboratorium patologi klinik
Laboratorium patologi anatomi
Laboratorium mikrobiologi klinik
Apa nama pemeriksaan yang bertujuan untuk menegakkan diagnosis terkait gambaran mikroskopis jaringan untuk menentukan sediaan patologis dan normal?
Histokimia
Sitopatologi
Histopatologi
Imunohistokimia
Patologi Molekuler
Salah satu pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi adalah skrining awal terkait gambaran sel yang ditemukan untuk menentukan sediaan patologis dan normal. Apakah nama pemeriksaan yang dimaksud?
Histokimia
Sitopatologi
Histopatologi
Imunohistokimia
Patologi Molekuler
Seorang ATLM melakukan pewarnaan pada sediaan jaringan usus. Apakah nama pewarnaan rutin yang digunakan?
Giemsa
Histokimia
Papanicolaou
Imunohistokimia
Hematoxylin Eosin
Pewarnaan sediaan jaringan didasarkan pada prinsip sederhana, yaitu sifat asam basa dari larutan yang memiliki kecenderungan terikat pada komponen jaringan yang mempunyai kecenderungan terhadap sifat asam ataupun basa. Hematin merupakan senyawa yang terdapat pada hematoxylin akan mengikat komponen sel yang bermuatan negatif. Apakah komponen sel yang dimaksud?
Eritrosit
Kromatin
Sitoplasma
Jaringan ikat
Jaringan kolagen
Bagaimanakah prinsip proses pewarnaan rutin H&E preparat jaringan?
Deparafinisasi–dehidrasi–pewarnaan inti sel–diferensiasi–bluing–pewarnaan sitoplasma–rehidrasi–clearing
Deparafinisasi–rehidrasi–pewarnaan inti sel–diferensiasi–bluing–pewarnaan sitoplasma–dehidrasi–clearing
Deparafinisasi–rehidrasi–pewarnaan inti sel–pewarnaan sitoplasma– diferensiasi–bluing–dehidrasi–clearing
Deparafinisasi–dehidrasi–diferensiasi–bluing–pewarnaan sitoplasma–pewarnaan inti sel–dehidrasi–clearing
Deparafinisasi–rehidrasi–pewarnaan sitoplasma–diferensiasi–bluing–pewarnaan inti sel–dehidrasi–clearing
Salah satu tahapan dalam pewarnaan sediaan jaringan adalah proses penggunaan larutan asam untuk dekolorisasi pewarnaan inti sel yang berlebih. Apakah nama proses yang dimaksud?
Bluing
Rehidrasi
Dehidrasi
Diferensiasi
Deparafinisasi
Tindakan deparafinisasi perlu dilakukan agar jaringan terehidrasi sebelum pewarnaan inti sel. Apa yang harus dilakukan ATLM untuk mendeparafinisasi sediaan jaringan?
Merendam sediaan pada air
Merendam sediaan pada xylol
Merendam sediaan pada formalin 10%
Merendam sediaan pada lithium carbonat
Merendam sediaan pada alkohol bertingkat
Rehidrasi merupakan tahapan penting dalam pewarnaan sediaan untuk mengembalikan air pada jaringan. Bagaimana tahapan rehidrasi yang dimaksud?
Merendam sediaan pada air
Merendam sediaan pada xylol
Merendam sediaan pada lithium carbonat
Merendam sediaan pada alkohol konsentrasi rendah ke tinggi
Merendam sediaan pada alkohol konsentrasi tinggi ke rendah
Seorang pasien mengeluhkan ada pembengkakan pada leher. Pasien tersebut dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi untuk mengetahui penyebab pembengkakan tersebut. Bagaimanakah teknik pengambilan sampel untuk skrining awal pasien tersebut?
Biopsi jaringan
Bilasan bronkus
Tindakan operasi
Apusan tenggorok
Fine needle aspiration citology
Pada pewarnaan preparat jaringan, bluing dilakukan untuk memperjelas warna biru pada inti sel. Apakah nama larutan yang digunakan ATLM untuk proses ini?
Xylol
Eosin
Giemsa
Formalin
Lithium carbonat
Seorang ATLM menutupi permukaan jaringan dengan entelan dan kaca penutup sebagai tahapan akhir dalam pembuatan preparat jaringan. Apakah nama tahapan ini?
Staining
Blocking
Crossing
Mounting
Sectioning
Bagaimanakah prinsip proses pewarnaan sediaan pap smear?
Rehidrasi – pewarnaan inti sel – dekolorisasi – bluing – dehidrasi – pewarnaan sitoplasma – clearing
Dehidrasi – pewarnaan inti sel – bluing – dekolorisasi – rehidrasi – pewarnaan sitoplasma – clearing
Dehidrasi – pewarnaan inti sel – dekolorisasi – bluing – rehidrasi – pewarnaan sitoplasma – clearing
Rehidrasi – pewarnaan sitoplasma – dekolorisasi – bluing – dehidrasi – pewarnaan inti sel – clearing
Rehidrasi – pewarnaan inti sel – pewarnaan sitoplasma – dekolorisasi – bluing – dehidrasi – clearing
Sebuah paket berisi spesimen dalam bentuk slide untuk pemeriksaan pap smear dari rumah sakit rujukan, tiba di laboratorium patologi anatomi. Metode pewarnaan apakah yang harus dilakukan ATLM terhadap spesimen tersebut?
Giemsa
Histokimia
Papanicolaou
Imunohistokimia
Hematoxylin Eosin
Seorang ibu datang ke laboratorium patologi anatomi untuk melakukan pemeriksaan pap smear. Dokter meminta ATLM untuk membuat apusan dari sekret serviks yang ada pada cytobrush. Sediaan sekret serviks tersebut harus segera difiksasi. Bagaimanakah teknik fiksasi yang tepat pada sediaan tersebut?
Sediaan dibiarkan mengering
Sediaan dipanaskan di atas api Bunsen
Sediaan dicelupkan ke dalam alkohol 95%
Sediaan dicelupkan ke dalam formalin 10%
Sediaan dicelupkan ke dalam larutan Bouin
Bagaimanakah metode pembuatan preparat sampel sputum yang paling tepat untuk pemeriksaan sitopatologi?
Metode oles
Metode tekan
Metode sitospin
Metode sliding smear
Metode tarik dan dorong
Pada formulir permintaan pemeriksaan aspirat FNAB, dokter meminta pewarnaan Giemsa. Bagaimanakah teknik fiksasi yang harus dilakukan ATLM terhadap sediaan tersebut?
Sediaan dipanaskan di atas api Bunsen
Sediaan dicelupkan ke dalam alkohol 95%
Sediaan dicelupkan ke dalam formalin 10%
Sediaan dicelupkan ke dalam larutan Bouin
Sediaan dikeringkan dan ditambahkan metanol
Hasil pewarnaan sampel cairan pleura menggunakan larutan Giemsa menunjukkan sitoplasma berwarna merah muda. Apa nama zat warna pada larutan tersebut yang memberikan warna merah muda?
Eosin dan azur
Hematoksilin dan eosin
Methylene blue dan azur
Orange G dan hematoksilin
Orange G dan eosin alkohol
Saat melakukan kontrol kualitas hasil pewarnaan spesimen sitopatologi, ATLM mengamati sediaan menggunakan mikroskop dan melihat inti sel berwarna biru, sedangkan sitoplasma berwarna merah muda dan hijau. Apa teknik pewarnaan yang dilakukan ATLM sehingga didapatkan gambaran tersebut?
Pewarnaan Giemsa
Pewarnaan Von Kossa
Pewarnaan Gins Burry
Pewarnaan Papanicolaou
Pewarnaan Hematoksilin dan Eosin
Hasil pewarnaan sampel cairan pleura menggunakan larutan Giemsa menunjukkan inti sel berwarna biru. Apa nama zat warna pada larutan tersebut yang memberikan warna biru?
Eosin
Orange G
Hematoksilin
Eosin alkohol
Methylene blue
Saat melakukan kontrol kualitas hasil pewarnaan spesimen sitopatologi, ATLM mengamati sediaan menggunakan mikroskop dan melihat inti sel berwarna biru, sedangkan sitoplasma berwarna merah muda dan hijau. Apa saja zat warna yang digunakan untuk mendapatkan gambaran sediaan seperti di atas?
Eosin, azur dan methylene blue
Methylene blue, azur dan eosin alkohol
Hematoksilin, eosin dan lithium carbonat
Hematoksilin, orange G, dan eosin alkohol
Methylene blue, orange G dan eosin alkohol
Untuk menghindari atau memperkecil kerusakan sel dan jaringan maka perlu dilakukan suatu tindakan yang membuat sel dan jaringan tersebut tidak berubah. Apakah tindakan yang dapat dilakukan ATLM untuk menghindari kerusakan tersebut?
Fiksasi
Blocking
Crossing
Sectioning
Processing
Bagaimanakah tindakan fiksasi yang paling tepat pada sampel jaringan berukuran besar?
Ukuran fiksatif 2 kali dari ukuran sampel
Menggunakan alkohol 70% sebagai fiksatif
Fiksasi jaringan dapat dilakukan setelah tindakan operasi selesai
Memotong-motong jaringan sampai ukuran paling kecil untuk memudahkan fiksasi
Jaringan diberi sayatan dengan untuk memudahkan fiksatif masuk ke dalam jaringan
Supaya mudah dalam mengamati preparat jaringan yang sudah dibuat dengan metode parafin maka diperlukan proses staining. Apa langkah pertama yang dilakukan pada proses tersebut?
Rehidrasi
Deparafinisasi
Inkubasi dalam larutan eosin
Inkubasi dalam larutan alkohol
Inkubasi dalam larutan hematoksilin
Pemrosesan jaringan atau tissue processing adalah proses mengeluarkan air dan zat fiksatif yang ada di dalam jaringan dan menggantinya dengan media yang dapat mengeraskan jaringan, seperti paraffin. Apakah nama tahapan memasukkan paraffin ke dalam jaringan secara infiltrasi?
Clearing
Blocking
Dehidrasi
Impregnasi
Embedding
Berapa minimal bagian yang dipotong pada tahapan grossing pada pembuatan preparat histopatologi jaringan usus?
1 potongan
2 potongan
3 potongan
4 potongan
5 potongan
Bagaimanakah memposisikan jaringan tuba fallopi pada tahapan blocking?
Penampang dinding dan lumen harus terlihat
Potongan harus berisi bidang melintang dan longitudinal
Diposisikan sehingga permukaan epitel dipotong terakhir
Penampang epidermis, dermis dan lapisan subkutan harus terlihat
Diposisikan berdampingan dengan permukaan epitel menghadap ke arah yang sama
Apa yang harus dilakukan seorang ATLM jika salah dalam mengorientasikan jaringan pada pembenaman jaringan di dalam paraffin?
Menambah paraffin cair
Membenamkan ulang jaringan
Memotong jaringan lebih dalam
Melanjutkan ke tahap sectioning
Mengulang pengumpulan sampel
Seorang ATLM melakukan pemotongan mikrotomi blok jaringan. Pada pita jaringan terlihat artefak berupa garis-garis halus. Apa yang harus dilakukan ATLM terhadap kondisi tersebut?
Perkuat penjepit pisau
Mengganti pisau mikrotom
Potong blok jaringan lebih dalam
Bersihkan sisa paraffin pada pisau menggunakan xylol
Menanam ulang jaringan pada paraffin yang lebih keras
Berapakah ketebalan pita jaringan yang paling baik pada pemotongan mikrotom?
1–3 µm
3–5 µm
5–7 µm
7–9 µm
9–11 µm
Mengapa perlu dilakukan pemantapan mutu internal dan eksternal pemeriksaan sitohistologi?
Menjadi pusat rujukan
Jumlah pasien bertambah
Menjaga kepuasan pasien
Menjaga kualitas sediaan untuk penegakan diagnosis
Mendapatkan akreditasi laboratorium yang lebih baik
Laboratorium patologi anatomi menerima sampel berupa jaringan tulang yang telah difiksasi dengan NBF 10%, dengan permintaan jaringan tersebut dibuat preparat HE. Sebelum dilakukan prosesing jaringan, harus dilakukan tahap dekalsifikasi. Larutan apa yang harus digunakan untuk tahap tersebut?
Asam formiat
Formalin
Alkohol
Paraffin
Xilol
Sebuah rumah sakit mengirim sampel hasil biopsi ke laboratorium PA. Pada lembar pengantar tertulis bahwa jaringan tersebut hasil biopsi pada vesica urinaria dengan diagnosa tumor buli-buli. Pada proses pembuatan preparat histopatologi, berapakah volume formalin yang paling baik untuk proses fiksasi?
10 × besar jaringan
20 × besar jaringan
30 × besar jaringan
40 × besar jaringan
50 × besar jaringan
Gambaran histologi morfologi ginjal pada sebuah preparat memperlihatkan struktur yang tidak beraturan dan terjadi penyusutan pada glomerulus sehingga terbentuk celah yang lebih besar dan terlihat vakuolasi pada sel penyusun tubulus. Pada tahapan manakah dalam proses persiapan sediaan histologi yang menyebabkan gambaran preparat demikian?
Fiksasi
Pewarnaan
Pengecoran
Mikrotomi jaringan
Pemrosesan jaringan
Seorang ATLM melakukan kesalahan dalam mengorientasikan jaringan kulit. Dari gambaran histologi sampel tersebut menunjukkan penampang epidermis. Gambaran histologinya seharusnya memperlihatkan penampang epidermis, dermis, dan lapisan subkutan. Pada tahapan apakah ATLM tersebut melakukan kesalahan?
Fiksasi
Pewarnaan
Pengecoran
Pemotongan makro
Pemrosesan jaringan
Seorang ATLM mengamati preparat pulasan histologi sebagai kontrol kualitas sediaan sebelum preparat diserahkan ke dokter spesialis patologi anatomi. ATLM melihat bagian jaringan yang tidak terwarnai. Mengapa hal itu terjadi?
Suhu parafin terlalu tinggi
Waktu dehidrasi terlalu singkat
Sudut pisau mikrotom tidak tepat
Rasio fiksatif dan jaringan tidak sesuai
Adanya residu paraffin pada pita jaringan
Pematangan jaringan merupakan tahapan penting yang akan mempengaruhi pita jaringan hasil mikrotomi. Apa prinsip pematangan jaringan?
Menanam jaringan pada paraffin
Menghilang parafin pada jaringan agar dapat diwarnai
Merendam pita jaringan pada air hangat agar tidak tergulung
Mengganti air dan zat fiksatif di dalam jaringan dengan media paraffin
Mengeluarkan air dan alkohol dan menggantinya dengan media paraffin
Seorang dokter bedah sedang melakukan operasi pengangkatan benjolan pada penderita Ca mammae. Setelah benjolan berhasil diangkat, diserahkan kepada ATLM untuk dibuat preparat. Dokter tersebut menghendaki hasil pemeriksaan preparat tersebut sudah ada sebelum operasi selesai. Teknik pengolahan jaringan apakah yang dapat digunakan untuk mendapatkan hasil secara cepat (durante operasi, hasil sudah jadi)?
Pemeriksaan histopatologi
Pemeriksaan sitologi
Frozen section
Biopsi jarum
FNAB
Setelah jaringan berada di media parafin, jaringan tersebut harus dipotong dengan ketebalan tertentu sehingga dapat ditempatkan pada slide atau preparat. Apakah nama alat yang digunakan dalam proses ini?
Mikrodiluter
Mikropipet
Mikrotom
Scalpel
Cutter
Sampel-sampel ginekolog yang diterima di laboratorium patologi anatomi akan diberi pewarnaan khusus yang bersifat polikromatis. Zat warna ini akan memberikan warna kontras antara inti sel dan sitoplasma. Apa nama zat warna yang dimaksud?
Perak nitrat dan eosin
Hematoksilin dan eosin
Metilen blue, eosin dan azur
Hematoksilin, orange G dan eosin alkohol
Potassium ferrocyanide dan nuclear fast red
Seorang TTLM diminta membuat sediaan apus dari cairan asites penderita kanker ovarium menggunakan pewarnaan Papanicolaou. Sediaan apus yang dibuat langsung dicelupkan ke dalam alkohol 95%. Apa tujuan ATLM melakukan tindakan tersebut?
Mempertahankan struktur dan morfologi sel
Memudahkan proses diagnostik
Meningkatkan intensitas hasil pewarnaan
Menghilangkan cairan spesimen
Mendisinfeksi mikroorganisme
Seorang TTLM menerima spesimen jaringan pasien yang diduga mengalami gangguan ginjal. Spesimen yang telah difiksir selanjutnya diproses sampai didapatkan slaid jaringan. Sesuai order dokter pengirim, slaid jaringan diwarnai dengan Hematoksilin Eosin. Hasil pengamatan mikroskopis menunjukkan artefak berupa pigmen hematin yang seharusnya tidak ada pada slaid. Apakah yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus tersebut?
Dekalsifikasi menggunakan asam format
Bluing memakai Tap Water
Dekolorisasi pada larutan asam alkohol
Fiksasi dengan formalin buffer netral
Dehemoglobinasi
Berikut ini yang bukan merupakan aspek yang digunakan untuk jaminan mutu pemeriksaan histopatologi pada tahapan pra-analitik adalah ...
Spesimen hilang
Kesalahan pelabelan
Keterangan klinik yang cukup
Kualitas pewarnaan kurang baik
Kesalahan penerimaan spesimen
Seorang TTLM melakukan tahapan fiksasi pada spesimen biopsi Ca mammae yang dikirim ke laboratorium Patologi Anatomi. TTLM melakukan pemotongan pada spesimen jaringan tersebut sesuai arahan Dokter PA untuk mengambil bagian yang representatif. TTLM memotong jaringan menjadi lebih kecil memasukkannya ke dalam tissue cassette untuk proses pematangan. Apa tahapan yang dilakukan oleh TTLM pada kasus tersebut?
Cryostat
Sectioning
Grossing
Trimming
Cutting
Seorang TTLM menerima sampel jaringan ca mamae, kemudian dilakukan pengolahan sampel ke tahap pematangan jaringan lalu dilanjut dengan tahapan penanaman jaringan. Pada tahapan ini TTLM mulai menuangkan cairan parafin ke base mold. Apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh TTLM tersebut?
Tutup dengan kaset jaringan
Dinginkan dengan kondisi alas base mold dingin
Posisikan jaringan berdasarkan jenisnya
Tuangkan paraffin cair kembali hingga batas maksimal
Dinginkan dasar dari base mold sehingga posisi tidak terjadi perubahan
Seorang TTLM melakukan pembuatan preparat spesimen FNAB. Dokter meminta pewarnaan Papanicolaou terhadap spesimen tersebut. Tahapan awal yang dilakukan adalah menyiapkan object glass yang bersih dan membuat apusan sepanjang luas object glass. Apusan tersebut mengering di udara sebelum dicelupkan pada alkohol 96%. Apa tindakan yang dapat dilakukan TTLM pada kasus tersebut?
Melaporkan hasil pembuatan apusan
Melanjutkan ke tahap pewarnaan
Mengulangi pembuatan apusan
Melanjutkan ke tahap fiksasi
Menggenggam apusan dengan metanol
Seorang TTLM melakukan pewarnaan Papanicolaou pada spesimen apus sampel sekret serviks yang diterima di laboratorium PA. Setelah melakukan pewarnaan, TTLM mengamati kualitas hasil pewarnaan dan menemukan sel-sel yang mengandung keratin. Tahapan pewarnaan manakah yang menyebabkan kondisi sel pada kasus tersebut?
Pewarnaan menggunakan hematoksilin
Pengecatan dengan orange G
Pencelupan pada eosin alkohol
Bluing
Diferensiasi
Seorang TTLM membuat sediaan apus dari spesimen cairan asites. Sediaan tersebut selanjutnya diwarnai menggunakan pewarnaan Papanicolaou. Salah satu tahapan yang dilakukan TTLM tersebut adalah memasukkan sediaan ke dalam alkohol konsentrasi bertingkat dimulai dari alkohol konsentrasi lebih rendah dan selanjutnya ke alkohol konsentrasi lebih tinggi. Apa tujuan TTLM menggunakan reagen pada kasus tersebut?
Dekalsifikasi
Fiksasi
Dehidrasi
Diferensiasi
Clearing
Seorang TTLM membuat sediaan histologi jaringan miometrium tumor seorang wanita yang berumur 50 tahun. Sediaan tersebut telah diwarnai secara HE dan dilanjutkan mounting menggunakan media mounting dan cover slip. Apa tujuan tahap akhir pada kasus tersebut?
Memudahkan pengamatan sampai sel terkecil
Melindungi sediaan dari kerusakan dan kontaminasi
Membantu zat pewarna jaringan agar tidak mongering
Memperjelas struktur jaringan
Mencegah terbentuknya gelembung
Manakah kriteria berikut yang termasuk pemantapan mutu eksternal berdasarkan kesesuaian tahapan analitik?
Pita jaringan tidak terlipat
Kesesuaian cairan fiksatif
Jaringan terfiksasi sempurna
Ketepatan jenis jaringan
Penggunaan wadah yang sesuai
