Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teknologi Pengolahan Air - Kuis 02 B

Total questions: 32

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Dominasi air laut dalam distribusi air bumi menjadi tantangan teknik terutama karena …

a)

Air laut sulit ditransportasikan

b)

Sifat fisik–kimia air laut tidak sesuai untuk konsumsi langsung

c)

Air laut mengandung mikroorganisme

d)

Air laut memiliki suhu rendah

2.

Klasifikasi air laut sebagai seawater berdasarkan TDS menjadi penting dalam desain desalinasi karena …

a)

Menentukan jenis membran yang tersedia

b)

Menentukan besarnya tekanan osmotik yang harus diatasi

c)

Menentukan pH operasi sistem

d)

Menentukan kebutuhan disinfeksi

3.

Walaupun ion Ca 2+^{2+} dan Mg 2+^{2+} berperan dalam scaling, kontribusi terbesar terhadap tekanan osmotik air laut berasal dari …

a)

Ion multivalen

b)

Senyawa organik terlarut

c)

Ion monovalen dengan konsentrasi tinggi

d)

Silika terlarut

4.

Dari sudut pandang energi pemisahan, perbedaan utama antara air laut dan air payau terletak pada …

a)

Kandungan organik

b)

Tekanan osmotik larutan

c)

Ukuran molekul terlarut

d)

Kecepatan alir umpan

5.

Perbedaan fundamental antara desalinasi termal dan desalinasi membran adalah pada …

a)

Kapasitas produksi

b)

Mekanisme pemisahan pelarut–zat terlarut

c)

Umur instalasi

d)

Kualitas air produk

6.

Pada proses MSF, penguapan dapat terjadi tanpa kenaikan suhu tambahan karena …

a)

Air laut berada pada kondisi jenuh uap

b)

Tekanan diturunkan di bawah tekanan jenuh air

c)

Garam menurunkan titik didih air

d)

Terjadi reaksi kimia

7.

Keunggulan MED dibanding MSF dari sudut pandang efisiensi energi adalah …

a)

Jumlah tahap yang lebih banyak

b)

Pemanfaatan panas laten secara berulang

c)

Tekanan operasi yang lebih tinggi

d)

Konsentrasi brine yang lebih rendah

8.

RO mendominasi teknologi desalinasi modern terutama karena …

a)

Tidak menghasilkan limbah cair

b)

Tidak melibatkan perubahan fasa air

c)

Tidak memerlukan pretreatment

d)

Dapat beroperasi tanpa tekanan tinggi

9.

Gaya pendorong aktual transport air pada proses RO dinyatakan sebagai …

a)

Tekanan hidrolik

b)

Tekanan osmotik

c)

Selisih tekanan hidrolik dan tekanan osmotik

d)

Gradien konsentrasi garam

10.

Tekanan osmotik air laut tinggi terutama disebabkan oleh …

a)

Ukuran ion terlarut

b)

Jumlah partikel terlarut yang besar

c)

Kandungan senyawa organik

d)

pH yang mendekati netral

11.

Jika tekanan operasi RO hanya sedikit lebih besar dari tekanan osmotik feed, maka sistem cenderung …

a)

Menghasilkan fluks air yang rendah

b)

Mengalami salt passage sangat tinggi

c)

Mengalami scaling sangat cepat

d)

Tidak memerlukan pretreatment

12.

Recovery yang tinggi pada sistem RO meningkatkan risiko fouling terutama karena …

a)

Fluks air meningkat

b)

Konsentrasi lokal di permukaan membran meningkat

c)

Tekanan operasi menurun

d)

Rejection membran menurun

13.

Fenomena concentration polarization pada RO dapat …

a)

Mengurangi luas membran

b)

Meningkatkan tekanan osmotik efektif di permukaan membran

c)

Menurunkan pH feed

d)

Menurunkan temperatur operasi

14.

Scaling berbeda dari fouling organik karena scaling …

a)

Selalu bersifat reversibel

b)

Dikendalikan oleh kesetimbangan kelarutan garam

c)

Tidak dipengaruhi pH

d)

Bersifat biologis

15.

Pretreatment tidak ditujukan untuk menurunkan TDS secara signifikan karena …

a)

RO tidak sensitif terhadap ion

b)

Penghilangan ion pada tahap awal sangat tidak ekonomis

c)

Ion tidak menyebabkan fouling

d)

Tekanan osmotik tidak berpengaruh

16.

Koagulasi efektif dalam pretreatment karena partikel koloid …

a)

Mudah mengendap

b)

Stabil akibat muatan permukaan

c)

Bersifat hidrofobik

d)

Memiliki densitas tinggi

17.

Keunggulan utama UF sebagai pretreatment SWRO dibanding metode konvensional adalah …

a)

Menghilangkan ion monovalen

b)

Menghasilkan kualitas umpan yang lebih stabil

c)

Tidak memerlukan backwash

d)

Tidak memerlukan energi

18.

Brine SWRO memiliki densitas lebih tinggi sehingga saat dibuang ke laut cenderung …

a)

Tercampur di permukaan

b)

Membentuk plume di dasar laut

c)

Menguap dengan cepat

d)

Menurunkan salinitas lokal

19.

Dampak lingkungan utama dari pembuangan brine SWRO adalah …

a)

Peningkatan suhu laut

b)

Stratifikasi salinitas dan stres osmotik pada biota

c)

Penurunan pH laut

d)

Peningkatan nutrien

20.

ZLD sering dianggap tidak ekonomis terutama karena …

a)

Kompleksitas pretreatment

b)

Konsumsi energi tinggi pada tahap akhir konsentrasi

c)

Harga membran

d)

Kualitas air produk

21.

Pendekatan ZLD secara konseptual menggeser tujuan sistem dari …

a)

Produksi air ke pengolahan limbah

b)

Pembuangan limbah ke pemanfaatan sumber daya

c)

Filtrasi ke adsorpsi

d)

Tekanan rendah ke tekanan tinggi

22.

Deep seawater relatif bebas patogen terutama karena …

a)

Kandungan klorin alami

b)

Kondisi tekanan dan suhu ekstrem

c)

Salinitas yang rendah

d)

pH yang basa

23.

Kestabilan komposisi mineral deep seawater penting untuk aplikasi industri karena …

a)

Mengurangi tekanan osmotik

b)

Menjamin konsistensi proses dan produk

c)

Menghilangkan fouling membran

d)

Menurunkan kebutuhan energi

24.

Ekstraksi mineral dari brine menjadi layak secara teknis–ekonomis apabila …

a)

Recovery RO rendah

b)

Nilai ekonomi produk melebihi biaya pemisahan

c)

Konsentrasi mineral sangat tinggi saja

d)

Tekanan operasi rendah

25.

Lithium dari air laut menarik untuk diteliti meskipun konsentrasinya rendah karena …

a)

Mudah diendapkan

b)

Perannya strategis dalam transisi energi global

c)

Tidak memerlukan pemurnian

d)

Konsentrasinya selalu konstan

26.

Menaikkan recovery SWRO tanpa perubahan desain lain paling berisiko menyebabkan …

a)

Penurunan fluks air

b)

Scaling dan fouling yang tidak terkendali

c)

Penurunan tekanan osmotik

d)

Penurunan kualitas permeat secara langsung

27.

Dari sudut pandang teknik kimia, proses RO paling tepat dipahami sebagai proses yang dikontrol oleh …

a)

Reaksi kimia

b)

Perpindahan massa dan termodinamika larutan

c)

Perpindahan panas

d)

Mekanika fluida saja

28.

Sebuah unit SWRO memiliki debit feed 500 m³/jam dan menghasilkan permeat 225 m³/jam. Recovery sistem adalah …

a)

40%

b)

45%

c)

50%

d)

55%

29.

Air laut dengan Cf = 36.000 mg/L diproses hingga menghasilkan permeat dengan Cp = 720 mg/L. Persentase salt rejection adalah …

a)

97,0%

b)

97,5%

c)

98,0%

d)

98,5%

30.

Luas total membran SWRO adalah 4.000 m² dan fluks operasi 18 L/m²·jam. Debit permeat total adalah …

a)

60 m³/jam

b)

72 m³/jam

c)

80 m³/jam

d)

90 m³/jam

31.

Debit feed SWRO 400 m³/jam dengan recovery 45%. Debit brine yang dihasilkan adalah …

a)

180 m³/jam

b)

200 m³/jam

c)

220 m³/jam

d)

240 m³/jam

32.

Sebuah SWRO mengonsumsi daya pompa 4,5 MW dan menghasilkan permeat 90.000 m³/hari. Specific Energy Consumption (SEC) adalah …

a)

0,9 kWh/m³

b)

1,2 kWh/m³

c)

1,5 kWh/m³

d)

2,0 kWh/m³