WorksheetsUAS-Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi-Ganjil-2025
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Konflik dalam organisasi pada dasarnya muncul karena manusia merupakan makhluk sosial yang
selalu ingin menang
memiliki kepentingan yang sama
selalu berinteraksi satu sama lain
menghindari perbedaan
Secara etimologis, istilah konflik berasal dari bahasa Latin con dan figere yang berarti
bersaing dan bertahan
bersama dan memukul
berbeda dan menolak
berhadapan dan menyerang
Menurut Stephen R. Robbins, konflik merupakan proses yang secara sengaja dilakukan untuk
menyelaraskan tujuan
menghindari ketegangan
menghambat upaya pihak lain
memperkuat kerja sama
Konflik yang terjadi ketika seseorang menghadapi tuntutan pekerjaan yang saling bertentangan disebut
konflik antar kelompok
konflik organisasi
konflik antar individu
konflik dalam diri individu
Konflik antara lini dan staf dalam organisasi termasuk konflik
hierarkis
fungsional
formal-informal
lini-staf
Salah satu sumber konflik yang berkaitan dengan informasi tidak lengkap dan pesan ambigu adalah
struktur
komunikasi
pribadi
kekuasaan
Tahap konflik menurut Robbins yang ditandai dengan perilaku yang dapat diamati adalah
oposisi potensial
kognisi
personalisasi
perilaku
Gaya penanganan konflik yang berusaha mencari solusi menang-menang disebut
avoidance
competition
collaboration
accommodation
Motivasi dapat diartikan sebagai
tekanan eksternal untuk bekerja
kondisi dalam diri yang mendorong perilaku
bentuk hukuman organisasi
sistem pengawasan kerja
Rendahnya atau hilangnya motivasi yang berdampak pada penurunan produktivitas disebut
frustrasi
konflik
demotivasi
resistensi
Menurut Griffin, kinerja terbaik ditentukan oleh kombinasi
motivasi, konflik, dan kepemimpinan
kemampuan, kekuasaan, dan peluang
motivasi, kemampuan, dan peluang
pengalaman, jabatan, dan insentif
Ketekunan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan disebut
level
direction
persistence
willingness
Teori kebutuhan yang membagi kebutuhan menjadi Existence, Relatedness, dan Growth adalah teori
Maslow
McClelland
Herzberg
Alderfer
Teori Herzberg dikenal sebagai
teori harapan
teori dua faktor
teori penguatan
teori kebutuhan
Pengaruh dalam organisasi berarti kemampuan untuk
memaksa orang lain
memberi sanksi
mengubah sikap atau perilaku
mengontrol sumber daya
Kekuasaan formal dalam organisasi bersumber dari
kepribadian
jabatan struktural
pengalaman kerja
kepercayaan
Gaya kepemimpinan yang berbasis inspirasi dan visi disebut
transaksional
otoriter
birokratis
transformasional
Perbedaan utama antara wewenang dan pengaruh adalah
wewenang bersifat informal
pengaruh selalu struktural
wewenang memiliki legitimasi formal
pengaruh berasal dari aturan
Pengambilan keputusan rasional ditandai oleh
intuisi pribadi
emosi dominan
analisis data dan logika
keputusan cepat
Keputusan yang melibatkan kelompok untuk mencapai kesepakatan disebut
intuitif
strategis
individual
kolektif
Langkah pertama dalam proses pengambilan keputusan adalah
evaluasi alternatif
implementasi
identifikasi masalah
pengembangan alternatif
Model non-rasional mengakui adanya
data lengkap
rasionalitas sempurna
keterbatasan manusia
keputusan optimal
Teknik pengambilan keputusan yang menggunakan analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat adalah
Delphi
SWOT
Brainstorming
Decision Tree
Fungsi komunikasi yang berkaitan dengan penyampaian aturan dan prosedur adalah
motivasi
informasi
pengendalian
ekspresi emosional
Komunikasi dari bawahan kepada atasan disebut
horizontal
diagonal
top-down
bottom-up
Gangguan dalam proses komunikasi disebut
feedback
encoding
decoding
noise
Komunikasi yang terjadi secara real-time disebut
asinkron
formal
sinkron
informal
Contoh komunikasi diagonal adalah
CEO memberi instruksi
diskusi antar sesama staf
staf IT berdiskusi dengan manajer keuangan
rapat divisi
Perubahan organisasi bertujuan untuk
mempertahankan status quo
menolak inovasi
beradaptasi dan meningkatkan kinerja
mengurangi karyawan
Perubahan akibat inovasi teknologi termasuk faktor
internal
budaya
personal
struktural
Tekanan kompetitor termasuk faktor
internal
eksternal
individu
kepemimpinan
Tahap perubahan yang menekankan transparansi dan dukungan disebut
perencanaan
implementasi
komunikasi dan sosialisasi
evaluasi
Pengembangan organisasi berorientasi pada
keuntungan jangka pendek
perubahan tidak terencana
tujuan jangka panjang
kepatuhan semata
Metode pengembangan organisasi yang melibatkan pelatihan dan mentoring adalah
benchmarking
leadership development
survey feedback
konsultasi proses
Konflik yang dikelola dengan baik dapat
menurunkan kinerja
menghambat inovasi
meningkatkan kinerja kelompok
merusak struktur organisasi
Pemimpin yang efektif dalam mempengaruhi bawahan ditentukan oleh
kekuasaan semata
sanksi yang tegas
komunikasi dan kepercayaan
struktur kaku
Resistensi terhadap perubahan dapat diminimalkan dengan
pemaksaan
sanksi
pelibatan dan komunikasi
pengawasan ketat
Pengambilan keputusan strategis berfokus pada
jangka pendek
operasional harian
tujuan jangka panjang
masalah teknis
Motivasi kerja bersifat individual artinya
semua orang termotivasi sama
motivasi dipengaruhi kondisi pribadi
motivasi hanya dari atasan
motivasi tidak bisa diukur
Budaya organisasi yang kolaboratif akan
memperkuat konflik destruktif
menghambat komunikasi
mempermudah proses pengaruh
mengurangi partisipasi
Penggunaan kekuasaan yang berlebihan berpotensi
meningkatkan kepercayaan
menimbulkan konflik
meningkatkan motivasi
memperkuat budaya
Komunikasi informal dalam organisasi berfungsi untuk
menggantikan aturan
menghambat struktur
memperlancar kolaborasi
mengurangi akuntabilitas
Pemimpin transformasional menekankan
imbalan dan hukuman
inspirasi dan visi
aturan ketat
hierarki formal
Evaluasi keputusan dilakukan untuk
mencari kesalahan
memastikan efektivitas keputusan
memberi sanksi
menunda tindakan
Konflik antar departemen disebut konflik
hierarkis
lini-staf
fungsional
personal
Komunikasi yang bertujuan memberi perintah termasuk
persuasif
evaluatif
informatif
instruktif
Salah satu ciri pengembangan organisasi adalah
reaktif
tidak terencana
berbasis data
berorientasi individu
Teknik Delphi digunakan untuk
diskusi terbuka
pemungutan suara cepat
konsensus para ahli
simulasi keputusan
Perubahan yang berhasil perlu diperkuat melalui
sanksi
pengawasan ketat
pembudayaan
pembatasan komunikasi
Kepemimpinan yang efektif dalam organisasi ditandai oleh
dominasi kekuasaan
komunikasi satu arah
kemampuan mempengaruhi dan memotivasi
kontrol penuh
