Worksheetsneuro
Total questions: 90
Worksheet time: 45mins
Seorang wanita 65 tahun dengan riwayat DM 10 tahun tidak terkontrol dan juga menderita katarak mengalami gangguan keseimbangan sehingga tidak mampu melaksanakan aktifitas harian tanpa dibantu keluarganya/pelaku rawat. Hal ini terjadi karena semua organ sensoris yang berperan dalam keseimbangan mengalami gangguan. Sistem sensoris yang berperan dalam keseimbangan meliputi
Sistem visual, sistem vestibular dan somatosensorik
Telinga dalam, sistem visual dan somatosensorik
Nervus VIII, sistem visual dan somatosensorik
Labirin membran, sistem visual dan somatosensorik
semua benar
Seorang perempuan, usia 33 tahun, datang ke UGD dengan keluhan kelemahan otot yang memberat terutama saat beraktivitas sejak 3 hari terakhir. Pasien mengeluhkan pandangan ganda dan kelopak mata kanan tampak turun (ptosis) yang semakin berat di sore hari. Ia juga merasa sulit mengunyah dan menelan makanan padat. Kelemahan pada lengan dan tungkai muncul setelah aktivitas, tetapi membaik setelah beristirahat. Tidak ada keluhan baal, kesemutan, atau nyeri. Riwayat demam dan batuk 5 hari yang lalu sudah membaik. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ptosis, kelemahan otot wajah, kekuatan motorik lengan dan tungkai menurun setelah aktivitas, refleks fisiologis normal, dan tidak ditemukan gangguan sensorik. Patofisiologi berdasarkan kasus tersebut...
Paparan patogen menghasilkan antibodi yang berikatan pada gangliosida pada membran saraf sehingga memicu proses autoimun
Ketidakseimbangan elektrolit yang mengakibatkan gangguan pompa Na+/K+ ATPase
Trombosis arteri di pembuluh darah otak
Peningkatan kadar gula darah plasma akibat resistensi insulin menyebabkan neuropati saraf perifer
Terbentuknya autoantibodi terhadap reseptor asetilkolin pada membran pascasinaps
Laki-laki 70 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan tidak bisa bicara dan tidak mampu memahami bahasa secara tiba-tiba 1 jam yang lalu setelah melakukan olahraga rutin. Pada pemeriksaan didapatkan pasien tidak dapat mengangkat tungkai atas dan bawah sisi kanan (hanya mampu menggeser), wajah kanan sisi bawah tampak lebih rendah. GCS 4.X.6, TD 170/100 mmHg. Ia menderita DM tipe 2 dan perokok berat. Di mana diagnosis topis pasien ini berdasarkan area otak dan teritori vaskularisasi?
Kapsula interna kiri, arteri lentikulostriata
Lobus frontal kiri, arteri serebri media
Lobus frontal kanan, arteri serebri media
Lobus frontotemporal kanan, arteri serebri media
Lobus frontotemporal kiri, arteri serebri media
Laki-laki 70 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan tidak bisa bicara dan tidak mampu memahami bahasa secara tiba-tiba 1 jam yang lalu setelah melakukan olahraga rutin. Pada pemeriksaan didapatkan pasien tidak dapat mengangkat tungkai atas dan bawah sisi kanan (hanya mampu menggeser), wajah kanan sisi bawah tampak lebih rendah. GCS 4.X.6, TD 170/100 mmHg. Ia menderita DM tipe 2 dan perokok berat. Tidak tampak gambaran perdarahan pada hasil CT Scan kepala. Apa penanganan spesifik akut terbaik untuk pasien ini?
Bolus antiplatelet oral
Antiplatelet IV
Trombolisis intravena dengan antikoagulan
Trombolisis intravena dengan rTPA
Antikoagulan
Pasien wanita 56 tahun, datang dengan keluhan kedutan pada wajah kiri. Keluhan mulai dirasakan sejak 10 bulan yang lalu, diawali dengan kedutan pada sudut mata kiri, lama kelamaan kedutan semakin meluas hingga ke pipi dan bibir yang semakin berat. Keluhan awalnya muncul sesekali saat aktivitas ringan, namun semakin lama kedutan semakin sering muncul. Keluhan semakin memberat apabila pasien sedang dalam kondisi stres dan kelelahan. Hal ini menyebabkan pasien malu untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Apakah pilihan terapi pada pasien tersebut?
Injeksi Botulinum toxin
Pregabalin
Gabapentin
Pembedahan bukan pilihan terapi bila gagal konservatif
Seorang laki-laki, usia 52 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sakit kepala hebat mendadak yang digambarkan sebagai “the worst headache of my life.” Pasien juga mengalami muntah dan penurunan kesadaran singkat. Riwayat hipertensi sudah ada sejak 10 tahun lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kaku kuduk positif, tekanan darah 180/100 mmHg. CT-scan kepala menunjukkan perdarahan subarachnoid. Pasien kemudian dirawat di ICU dan diberikan nimodipine sebagai bagian dari tata laksana. Apa mekanisme kerja nimodipine yang bermanfaat pada pasien ini?
Menghambat pelepasan asetilkolin di celah sinaps sehingga menurunkan transmisi neuromuskular
Menghambat kanal natrium voltase-gated sehingga mencegah depolarisasi neuron
Menghambat kanal kalsium tipe L pada otot polos pembuluh darah serebral sehingga mencegah vasospasme setelah SAH
Meningkatkan aktivitas reseptor GABA sehingga menurunkan eksitabilitas neuron
Menghambat enzim kolinesterase sehingga meningkatkan kadar asetilkolin di sinaps
Seorang laki-laki, usia 74 tahun, datang ke IGD dengan kelemahan mendadak pada lengan kanan dan bicara pelo. Pasien tidak memiliki riwayat hipertensi maupun faktor risiko kardiovaskular. CT-scan kepala menunjukkan perdarahan intraparenkim lobar di korteks parietal kiri. Riwayat sebelumnya, pasien pernah mengalami perdarahan otak spontan serupa di lobus frontal satu tahun yang lalu. MRI otak menunjukkan adanya cortical microbleeds (lobar microbleed) multipel. Pada pasien usia lanjut tanpa faktor risiko kardiovaskular, dengan perdarahan lobar berulang di korteks, apa penyebab paling umum dari perdarahan spontan intraparenkim?
Pecahnya aneurisma serebral
Koagulopati
Amyloid angiopathy
Arteriovenous malformation e
Hipertensi kronis
Seorang laki-laki, usia 28 tahun, datang ke IGD dengan kelemahan progresif pada kedua tungkai sejak 3 hari terakhir. Pasien baru saja sembuh dari infeksi saluran napas atas seminggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan hipotonus, refleks fisiologis menurun, dan kelemahan otot yang menjalar ke lengan. Dokter mencurigai Guillain-Barré Syndrome dan melakukan pemeriksaan cairan serebrospinal (CSF). Manakah pernyataan yang tepat mengenai pemeriksaan CSF pada kasus ini
Hasil CSF normal menyingkirkan diagnosis Guillain-Barré Syndrome
CSF pada GBS selalu menunjukkan peningkatan sel leukosit yang signifikan
CSF normal tidak menyingkirkan diagnosis Guillain-Barré Syndrome, karena perubahan (albuminocytologic dissociation) baru muncul setelah 1–2 minggu
CSF pada GBS selalu menunjukkan kadar glukosa yang rendah
Pemeriksaan CSF tidak memiliki peran sama sekali dalam menegakkan diagnosis GBS
Bagaimana mekanisme utama tubuh dalam menguraikan noradrenalin di ujung saraf presinaptik?
Hidrolisis oleh enzim asetilkolinesterase di celah sinaps
Degradasi oleh enzim monoamine oxidase (MAO) di dalam neuron presinaptik
Fosforilasi oleh protein kinase A pada reseptor adrenergik
Konjugasi dengan asam glukuronat di hati
Penyerapan kembali oleh transporter GABA di membran presinaptik
Seorang perempuan, usia 40 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri neuropatik kronis setelah operasi. Dokter meresepkan gabapentin untuk membantu mengurangi gejala. Apa mekanisme kerja utama gabapentin yang bermanfaat pada pasien ini?
Menghambat enzim asetilkolinesterase sehingga meningkatkan kadar asetilkolin di celah sinaps
Menghambat kanal natrium voltase-gated sehingga mencegah depolarisasi neuron
Mengikat subunit α2δ dari voltage-gated calcium channel presinaptik sehingga menurunkan masuknya ion kalsium dan pelepasan neurotransmiter eksitatori
Meningkatkan aktivitas reseptor GABA sehingga menurunkan eksitabilitas neuron
Menghambat reseptor NMDA sehingga mencegah eksitotoksisitas glutamat
Struktur jaringan ikat yang menyelubungi fasciculus saraf perifer disebut.
Epineurium
Endoneurium
Perineurium
Perimysium
Peritoneum
Urutan jalur descending corticospinal tract yang benar adalah
Korteks motorik → capsula interna → batang otak → medulla → spinal cord → LMN → otot rangka
Korteks motorik → thalamus → cerebellum → spinal cord → otot rangka
Korteks motorik → hippocampus → medulla → LMN → otot rangka
Korteks motorik → capsula interna → cerebellum → otot rangka
Korteks motorik → spinal cord → thalamus → otot rangka
Seorang mahasiswa kedokteran sedang mempelajari preparat histologi jaringan otak. Ia menemukan sel kecil dengan inti padat, bercabang halus, dan berfungsi sebagai sistem pertahanan imun di susunan saraf pusat. Sel ini mampu melakukan fagositosis terhadap debris maupun patogen, sehingga sering disebut sebagai makrofag jaringan saraf. Sel apakah yang dimaksud?
Oligodendrosit
Astrosit
Mikroglia
Sel ependim
Neuron
Dimanakah lokasi ventrikel ketiga?
Di antara kedua hemisfer serebri, tepat di bawah corpus callosum
Di antara kedua thalamus, bagian tengah diensefalon
Di dalam batang otak, tepat di pons
Di dalam medulla oblongata
Di dalam cerebellum
Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke IGD Rumah Sakit diantar oleh temannya setelah terjatuh dari ketinggian 2 meter 1 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien terjatuh saat sedang bekerja dengan kepala bagian kanan membentur lantai. Sesaat setelah kejadian, pasien sempat tidak sadar selama ± 5 menit, kemudian pasien dikatakan sadar baik, dapat berkomunikasi dan berjalan sendiri dengan keluhan nyeri pada kepala kanan. 30 menit setelah kejadian, tiba-tiba pasien tertidur dan sulit dibangunkan. Pada pemeriksaan fisik, TD 110/70 mmHg, nadi 88 kali/menit, RR 16 kali/menit, tidak ditemukan suara napas tambahan, gerak dada simetris, tidak ditemukan jejas pada daerah dada dan perut maupun perdarahan aktif. Pasien hanya dapat membuka mata ketika dirangsang nyeri dan mengeluarkan suara mengerang, namun masih dapat melokalisir nyeri. Didapatkan cephalhematoma pada daerah temporal kanan ukuran 3x5 cm. Pada pemeriksaan CT-Scan Kepala, didapatkan diskontinuitas pada tulang temporal kanan dan gambaran hiperdens bikonveks pada regio temporal kanan. Dari anamnesis, fenomena apa yang dapat ditemukan pada pasien tersebut?
Afasia motorik
Herniasi uncal
Lucid interval
Syok hipovolemik
Syok neurogenik
Pasien laki, 61 tahun, terjatuh dari pohon kelapa saat memetik buah, jatuh membentur tanah dengan leher belakang terlebih dahulu, masih sadar. Setelah resusitasi adekuat di UGD dan mengeluh nyeri di leher, sesak merasa sulit bernafas dan sulit menggerakkan tangan serta kakinya sama sekali, sulit menggenggam tangan pemeriksa dan baal dari jari-jari tangan ketiak dan seluruh kulit di bawahnya. Beda Neurogenik Syok dibandingkan Spinal Syok adalah
Pada Neurogenik Syok meliputi hipotensi dan bradikardi
Pada Spinal Syok meliputi Hipotensi dan bradikardi
Pada Neurogenik Syok semua refleks menghilang dan pasien dalam kondisi syok
Pada Spinal Syok semua refleks menghilang dan pasien dalam kondisi syok
Nyeri yang amat sangat dapat mengakibatkan neurogenik syok
Seorang laki-laki, usia 58 tahun, datang ke IGD dengan keluhan kelemahan mendadak pada sisi kanan tubuh dan bicara pelo. CT-scan kepala menunjukkan stroke perdarahan intraserebral. Dokter menjelaskan bahwa pengendalian tekanan darah merupakan bagian penting dari tata laksana. Manakah pernyataan yang benar mengenai target penurunan tekanan darah pada pasien ini?
Tekanan darah harus segera diturunkan di bawah 120 mmHg untuk mencegah rebleeding
Penurunan tekanan darah tidak diperlukan karena dapat memperburuk perfusi serebral
Target tekanan darah sistolik sekitar 140 mmHg dengan rentang aman 130–150 mmHg untuk mempertahankan perfusi otak
Tekanan darah harus dipertahankan di atas 180 mmHg agar perfusi serebral tetap adekuat
Penurunan tekanan darah hanya dilakukan bila pasien mengalami tanda-tanda herniasi serebral
Seorang perempuan 29 tahun datang dengan keluhan pusing berputar sejak 5 hari. Pusing semakin memberat dengan perubahan posisi merebahkan badan dan membalikkan badan saat berbaring. Tidak ada penurunan pendengaran dan tidak ada telinga berdenging. Tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk memprovokasi vertigo dan melihat adanya nistagmus pada pasien ini adalah….
Metode Brandt Daroff
Manuver Epley
Manuver Semont
Tes Supine Roll
Test Dix Hallpike
Manakah lokasi yang tidak boleh digunakan untuk memberikan rangsangan nyeri pada pemeriksaan neurologis?
Sternum (sternal rub)
TMJ (temporomandibular joint)
Nipple
Kuku (nail bed pressure)
Supraorbital
Seorang Wanita usia 42 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dibawa oleh ambulans setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien merupakan pejalan kaki, ditabrak oleh pengendara sepeda motor dari arah kiri sehingga pasien terjatuh ke arah kanan dengan kepala bagian kanan membentur aspal. Setelah kejadian pasien dikatakan tidak sadar, muntah 2 kali, dan segera dibawa ke IGD. Pada pemeriksaan fisik, TD 120/80 mmHg, nadi 80 kali/menit, RR 18 kali/menit, tidak ditemukan suara napas tambahan, gerak dada simetris, tidak ditemukan jejas pada daerah dada dan perut maupun perdarahan aktif. Pasien dapat membuka mata ketika dipanggil, dapat berbicara namun mengalami disorientasi, dan dapat mengikuti perintah sederhana dari pemeriksa. Didapatkan cephalhematoma pada daerah parietal kanan ukuran 4x4 cm. Pada pemeriksaan CT-Scan Kepala, didapatkan gambaran SDH Akut pada sisi kiri. Bagaimana gambaran CT-Scan kepala pada kasus SDH Akut?
Hiperdens Ellips Shaped
Hipodens Bikonveks
Hiperdense Bikonveks
Hipodense Crescent Shaped
Hiperdense Crescent Shaped
Sel glia berukuran besar dengan banyak perpanjangan sitoplasma bercabang yang menjalar ke arah pembuluh darah kapiler. Sel ini tampak berperan dalam menjaga homeostasis ionik, metabolisme neuron, serta membentuk sawar darah otak (blood-brain barrier). Sel glia yang ditemukan pada preparat tersebut adalah…
Oligodendrosit
Sel ependim
Mikroglia
Astrosit
Sel Schwann
Perempuan, 25 tahun datang ke poli neurologi dengan kelemahan pada wajah kiri mendadak sejak tadi pagi dan didiagnosis sebagai Bell’s Palsy. Pernyataan yang BENAR mengenai tatalaksana pada Bell’s Palsy?
Kortikosteroid (prednison) dengan dosis 1 mg/kg BB atau 60 mg/hari selama 10 hari, diikuti penurunan dosis bertahap
Pemberian artificial tears untuk proteksi kornea
Pemberian antiviral wajib diberikan pada semua kasus bell's palsy
Tatalaksana fisioterapi harus segera diberikan
Intravenous immunoglobulin (IVIG) 400 mg/kgBB per hari selama 5 hari karena merupakan penyakit autoimun
Perempuan, 25 tahun datang ke poli neurologi dengan kelemahan pada wajah kiri mendadak sejak tadi pagi dan didiagnosis sebagai Bell’s Palsy. Pernyataan yang BENAR mengenai tatalaksana pada Bell’s Palsy?
Kortikosteroid (prednison) dengan dosis 1 mg/kg BB atau 60 mg/hari selama 10 hari, diikuti penurunan dosis bertahap
Pemberian artificial tears untuk proteksi kornea
Pemberian antiviral wajib diberikan pada semua kasus bell's palsy
Tatalaksana fisioterapi harus segera diberikan
Intravenous immunoglobulin (IVIG) 400 mg/kgBB per hari selama 5 hari karena merupakan penyakit autoimun
Salah satu penyebab epilepsi adalah gangguan stabilitas membran neuron, oleh karena itu salah satu obat antikejang berikut menstabilkan membran sel neuron
Carbamazepine
Valproate
Vigabatrin
Benzodiazepine
Gabapentin
Pasien laki, 61 tahun, terjatuh dari pohon kelapa saat memetik buah, jatuh membentur tanah dengan leher belakang terlebih dahulu, masih sadar. Setelah resusitasi adekuat di UGD dan mengeluh nyeri di leher, sesak merasa sulit bernafas dan sulit menggerakkan tangan serta kakinya sama sekali, sulit menggenggam tangan pemeriksa dan baal dari jari-jari tangan ketiak dan seluruh kulit di bawahnya. Penanganan Cedera Spine meliputi
Reposisi, Imobilisasi dan Fiksasi
Look, Feel and Move management
Konservatif dan Operatif
Proteksi, Deteksi, dan Prompt treatment
Bracing dan segmental Spinal Instrumentation
Potensial aksi dihantarkan melalui konduksi. Selubung myelin pada sebuah akson dapat meningkatkan kecepatan konduksi. Lonjakan jelas potensial aksi dari nodus ke nodus disebut….
Konduksi saltatori
Potensial berjenjang
Zona pemicu
Periode refrakter absolut
Axon bermyelin
Seorang bayi laki-laki usia 6 bln dibawa oleh ibunya ke ruang gawat darurat¸dengan keluhan gelisah dan muntah proyektil sejak 2 hari yang lalu. Riwayat trauma disangkal, tidak ada riwayat panas sebelumnya. Setelah dilakukan pemeriksaan foto kepala, terdapat tanda-tanda intrakranial yang meningkat. Gambaran yang dapat terlihat pada foto kepala adalah…
Calvaria yang menebal
Pelebaran sinus paranasalis
Venous lake yang menghilang
Sutura yang menyempit
Copper beaten skull
Laki-laki 70 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan tidak bisa bicara dan tidak mampu memahami bahasa secara tiba-tiba 1 jam yang lalu setelah melakukan olahraga rutin. Pada pemeriksaan didapatkan pasien tidak dapat mengangkat tungkai atas dan bawah sisi kanan (hanya mampu menggeser), wajah kanan sisi bawah tampak lebih rendah. GCS 4.X.6, TD 170/100 mmHg. Ia menderita DM tipe 2 dan perokok berat. Apa diagnosis klinisnya?
Afasia motorik, paresis N.VII D tipe sentral, hemiparesis flaksid kanan grade 3
Afasia global, paresis N.VII D supranuklear, hemiparesis flaksid kanan grade 2
Afasia global, paresis N.VII D tipe nuklear, hemiparesis flaksid kanan grade 1
Afasia sensorik, paresis N.VII D tipe nuklear, hemiparesis spastik kanan grade 3
Afasia global, paresis N.VII S tipe sentral, hemiparesis spastik kanan grade 2
Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang dengan keluhan kelemahan separuh wajah kanan yang dirasakan sejak bangun tidur tadi pagi. Tampak dahi kanan pasien lebih datar dibandingkan sisi kiri, disertai mata kanan tidak bisa menutup dan sudut bibir kanan lebih rendah dibandingkan sisi kiri. Penderita juga merasakan gangguan pengecapan di dua pertiga lidah bagian depan kanan dan telinga kanan terasa lebih sensitif mendengarkan suara. Tidak ada gangguan lakrimasi maupun pusing berputar. Kemungkinan diagnosis dan letak lesi pada pasien tersebut adalah….
Bell’s palsy Dekstra dengan letak lesi setinggi foramen styloimastoideus
Bell’s palsy Dekstra dengan letak lesi setinggi khorda timpani
Bell’s palsy Dekstra dengan letak lesi di muskulus stapedius
Bell’s palsy Dekstra dengan letak lesi di ganglion geniculatum
Bell’s palsy Dekstra dengan letak lesi di meatus akustikus internus
Seorang perempuan 29 tahun datang dengan keluhan pusing berputar sejak 5 hari. Pusing semakin memberat dengan perubahan posisi merebahkan badan dan membalikkan badan saat berbaring. Tidak ada penurunan pendengaran dan tidak ada telinga berdenging. Tanda vital dalam batas normal. Diagnosis pasien ini adalah…
Meniere diseasse
TTH
BPPV
Vertigo sentral
labirinitis
Pemeriksaan imaging pada kejang demam tidak rutin dikerjakan, berikut adalah indikasi pemeriksaan imaging pada kejang demam sederhana
Adanya kelainan neurologis yang menetap
Riwayat kejang demam komplek sebelumnya
Riwayat kejang fokal sebelumnya
Anak berusia kurang dari 6 bulan
Riwayat kejang pada saat neonates
Laki-laki, 20 tahun datang ke IGD dengan kejang kelojotan disertai kesadaran menurun dengan riwayat demam dan gangguan memori 2 hari sebelum masuk rumah sakit. Pemeriksaan neurologi ditemukan GCS: E3V4M5, kaku kuduk dan tanda kernig negatif, tenaga tidak ada lateralisasi. Pemeriksaan yang penting untuk mendiagnosis kasus diatas adalah….
Elektromiografi
Pungsi lumbal
Transcranial doppler
USG Doppler
Pemeriksaan Hematologi
Seorang perempuan 30 tahun mengeluhkan tidak bisa berjalan sejak 1 bulan yang lalu. Dia merasakan kelemahan pada kedua tungkai, perlahan memberat sejak 3 bulan, diikuti hilangnya sensasi perasa pada kedua tungkai dan gangguan kencing. Selain itu, pasien juga mengeluhkan nyeri kepala yang dirasakan sejak lama namun memberat dan semakin sering dirasakan sejak kedua tungkai mulai mengalami kelemahan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan gambaran papiledema pada kedua mata. Klinis paraparesis pada kasus ini dapat ditemukan pada lesi di?
Kapsula Interna Kanan
Kapsula Interna Kiri
Falx Cerebri
Regio Cervical
Pleksus Brachialis
Berikut merupakan karakteristik dari otak kanan yaitu
Intuisi dan holistik
Logika
Rasional
Sekuensi
Linear
Seorang wanita 34 tahun datang dengan keluhan pusing berputar yang hilang timbul. Pusing dirasakan 10 menit hingga 1 jam. Keluhan disertai telinga terasa penuh, berdenging dan penurunan pendengaran. Pemeriksaan telinga dalam batas normal, pemeriksaan audiometri didapatkan tuli sensoris. Apa diagnosis yang paling mungkin?
Vertigo sentral
Vertigo perifer
Labirinitis
BPPV
Meniere disease / Meniere disease
Lobus otak yang berfungsi untuk mempengaruhi personality dan kemampuan thinking/reasoning yaitu
frontal
temporal
parietal
oksipital
sereblar
Laki-laki 72 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kanan tidak bisa dibuka mendadak saat bangun tidur pagi. Pasien juga mengalami kelemahan pada separuh tubuh sisi kiri. Hasil pemeriksaan didapatkan diplopia, ptosis mata kanan, sudut bibir deviasi ke kanan saat tersenyum, dan sudut lidah terdorong ke kiri saat dijulurkan. Pemeriksaan motorik didapatkan hemiparesis flaksid sinistra grade 3. Tanda vital pasien dengan tekanan darah 170/90 mmHg, nadi 86 kali per menit, laju napas 16 kali per menit dan saturasi oksigen 99%. Pasien memiliki riwayat hipertensi yang tidak terkontrol. Apakah sindrom vaskularisasi yang terjadi pada kasus diatas?
Benedict
weber
miliard gubler
wallenber
dejerine
Wanita, 65 tahun datang ke poli neurologi dengan keluhan nyeri pada wajah yang dicurigai mengalami neuralgia trigeminalis. Berikut ini merupakan salah satu kriteria diagnosis dari trigeminal neuralgia yaitu…
2 serangan nyeri fasial unilateral
Terjadi pada satu atau lebih cabang nervus trigeminus diikuti penjalaran keluar distribusi trigeminal
Serangan paroksismal dengan durasi beberapa detik hingga dua menit dengan intensitas berat
Tidak diperberat dengan stimulus tidak berbahaya pada sisi wajah terkena
Dapat ditemukan defisit neurologis lainnya
Laki-laki, 30 tahun, petani di daerah NTT datang ke puskesmas dengan keluhan digigit anjing liar di ladang. Luka gigitan terjadi di daerah wajah dan lengan disertai dengan perdarahan. Pasien tidak pernah digigit anjing sebelumnya. Pencegahan rabies yang TEPAT untuk kasus diatas adalah…
Mencuci luka, menjahit luka dan VAR
Mencuci luka, menjahit luka dan SAR
Mencuci luka, VAR dan SAR
Antibiotika, VAR dan SAR
Pemberian HTIG, Antibiotika dan VAR
Laki-laki 40 tahun terjatuh dari pohon kelapa dengan ketinggian sekitar 10 meter pada 4 bulan yang lalu. Setelah kecelakaan, dia mengeluhkan tidak bisa berjalan karena terdapat kelemahan pada kedua tungkai, disertai hilangnya sensasi nyeri mulai dari pusar hingga kedua tungkai. Dari pemeriksaan fisik didapatkan pasien dengan spastik paraplegia, hipestesi pada kedua tungkai, serta retensio urin dan alvi. Penanda kelainan upper motor neuron pada kasus ini yaitu
spastik
paraplegia
hipestesia
retensio urine
hiporefleks
Laki-laki, 30 tahun datang ke IGD dengan keluhan gaduh gelisah disertai sesak nafas dan kesulitan menelan dengan riwayat digigit anjing liar di daerah pedesaan di Bali. Pemeriksaan fisik menemukan GCS E4V4M6 (gelisah), T: 110/70 mmHg, S: 37oC, RR: 28x/menit. Pada saat pasien diberikan oksigen, tampak pasien tambah gelisah dan tidak mau dipasangkan selang oksigen. Pasien mengeluh sangat haus, namun saat diberikan air minum pasien memuntahkan air yang diminum dan mengeluh sakit tenggorokan. Gejala klinis yang ditunjukkan pasien tersebut adalah…
fotofobia dan aerofobia
hidrofobia dan aerofobia
hidrofobia dan fotofobia
fotofobia dan fonofobia
aerofobia dan fonofobia
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun datang dibawa ke IGD rumah sakit dengan keluhan kejang frekuensi 2 kali, durasi kejang sekitar 5-8 menit. Saat kejang temperatur axilla 39oC. Setelah kejang anak sadar. Pada pemeriksaan fisik anak tampak aktif dan compos mentis dan tidak ditemukan defisit neurologis. Anak sudah pernah kejang 2 kali saat usia 1 tahun. Apakah diagnosis saudara?
kejang demam komples
kejang demam sederhana
status epileptikus
status epileptikus refrakter
kejang demam plus
Bagian dari sistem limbik yang berfungsi untuk menyimpan dan memproses informasi yaitu…
hypothalamus
amygdala
hippocampus
pituitary gland
mesencephalon
Seorang anak laki, usia 12 bulan dibawa ke UGD dengan kejang dan demam pertama kali. Kejang berlangsung selama 3 menit. Suhu tubuh saat kejang 39,5oC. Setelah kejang berhenti pasien menangis adekuat. Pilihlah jawaban yang paling BENAR
Untuk diagnosis diperlukan pemeriksaan penunjang pungsi lumbal
CT scan diperlukan untuk mendiagnosis pasien ini
Diagnosis adalah kejang demam sederhana dan pasien boleh dipulangkan dengan advis bila kejang terjadi lagi harus segera dibawa kembali ke UGD
Diagnosis adalah kejang demam kompleks dan perlu pemeriksaan penunjang darah lengkap dan elektrolit
Diagnosis dapat ditegakkan setelah dilakukan pemeriksaan penunjang (darah lengkap, gula darah, dan elektrolit)
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran sejak 5 jam yang lalu, ia mengeluh sakit kepala hebat sejak 2 hari yang lalu. Di UGD pasien dapat dibangunkan dengan disentuh dan dipanggil namanya tetapi cenderung segera tertidur jika tidak diberikan rangsangan. TD 230/120 mmHg, ukuran pupil 3mm isokor dan respons terhadap cahaya. Tidak ditemukan defisit neurologis fokal. EEG irama sinus normal. Pada CT scan kepala ditemukan edema vasogenik bilateral di lobus parieto oksipital. Apakah kemungkinan diagnosis pasien ini?
Cerebral venous thrombosis
Ensefalopati metabolik
Acute malignant hypertension
Ensefalopati hipertensi
Stroke iskemik dengan hipertensi maligna
Seorang perempuan, usia 33 tahun, datang ke UGD dengan kelemahan pada keempat ekstremitas yang memberat sejak 3 hari yang lalu. Awalnya pasien mengeluhkan rasa nyeri disertai rasa baal dan kesemutan pada kedua telapak kaki. Sejak 2 hari yang lalu kelemahan juga mulai dirasakan menjalar hingga ke kedua tangan. Pasien juga mengeluhkan kelemahan pada sisi kanan wajahnya yang terlihat tidak simetris. Pasien masih mampu berjalan sekitar 5 meter, tetapi tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Sekitar 5 hari yang lalu pasien sempat berobat ke dokter karena mengeluhkan adanya demam disertai batuk dan nyeri tenggorokan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kekuatan motorik lengan 4/4 dan tungkai 3/3, hipotonus, refleks fisiologis menurun, terdapat gangguan proprioseptif pada kedua kaki pasien. Apakah patofisiologi yang mendasari terjadinya penyakit ini?
Paparan patogen menghasilkan antibodi yang berikatan pada gangliosida pada membran saraf sehingga memicu proses autoimun
Ketidakseimbangan elektrolit yang mengakibatkan gangguan pompa Na+/K+-ATPase
Trombosis arteri di pembuluh darah otak
Peningkatan kadar gula darah plasma akibat resistensi insulin menyebabkan neuropati saraf perifer
Terbentuknya autoantibodi terhadap reseptor asetilkolin pada membran pascasinaps
Istilah yang tepat untuk menggambarkan kondisi kelumpuhan pada keempat ekstremitas ditambah gangguan otot pernapasan adalah
hemipelgi
paraplegi
tetraplegi
pentaplegi
paresis
Seorang laki-laki 35 tahun di diagnosis dengan spondilitis TB. Pasien direncanakan untuk pemberian terapi anti tuberculosis. Regimen terapi dua bulan pertama terdiri dari:
isoniazid, ethambutol
isoniazid, rifampicin, ethambutol
isoniazid, rifampicin, pyrazinamide, ethambutol
isoniazid, rifampicin, pyrazinamide
isoniazid, rifampicin
Bagian manakah yang terletak paling lateral pada kompleks basal ganglia?
nucleus caudatus
globus pallidus interna
globus pallidus eksterna
putamen
thalamus
Seorang anak laki laki 20 tahun masuk UGD karena kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan pasien mengalami penurunan kesadaran. Pengantar mengatakan pasien sempat pingsan sebentar saat kejadian. Pasien masih berespon membukia mata dengan perintah kemudian tidur lagi, pasien tampak menarik tangannya kembali saat diberikan rangsangan nyeri pada jari dan mengerang mengatakan aduh. Berapakah nilai pengkajian GCS pada pasien ini?
E2V2M5
E2V2M6
E3V2M5
E3V3M5
E3V3M4
Wanita 68 tahun diantar anaknya ke poliklinik karena ibunya terjatuh di pasar saat belanja. Menurut pasien , ada kliengan, kepala ringan kemudian kunang kunang dan terjatuh namun masih sempat berpegangan pada meja. Saat itu pasien masih mendengar teriakan orang di pasar namun sangat lemes tidak mampu berespons. Suatu kondisi kehilangan kesadaran yang mendadak, dan biasanya sementara, yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah dan oksigen ke otak disebut…
MATI OTAK
MATI SURI
SOMNOLEN
PINGSAN
KOMA
Seorang laki-laki 79 tahun dengan kanker paru-paru mengeluh bila berjalan sering tersandung pada kaki kiri dan istrinya mengatakan langkah berjalannya terlalu berisik. Riwayat trauma disangkal, nyeri disangkal, namun pasien mengatakan adanya sensasi kesemutan hilang timbul pada tungkai kiri. Pada pemeriksaan ditemukan adanya kelemahan tungkai kiri, terutama pada gerakan melawan gravitasi dorsofleksi dan eversi pergelangan kaki kiri, dan gangguan ekstensi ibu jari kaki kiri. Apakah diagnosis kasus diatas?
Radiculopathy Lumbal
Tarsal tunnel syndrome
Peroneal nerve palsy
Low back pain caused by HNP
Plantar fasciitis
Seorang penderita laki-laki umur 40 tahun datang dengan keluhan nyeri kepala di kedua sisi yang terasa berat disertai kaku otot leher, sejak 2 mingu yang lalu, dengan intensitas nyeri sedang. Setiap nyeri kepala berlangsung selama 30 menit- 3 hari. Saat nyeri kepala juga disertai dengan tidak enak melihat cahaya (takut melihat cahaya). Pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal dan pemeriksaan fisik terdapat kaku dan nyeri otot perikranial. Apa diagnosis pasien tersebut diatas:
Migren tanpa aura
Migren dengan aura
Tension type headache
Migren episodic
Cluster hedache
Kontraindikasi absolut pada pemeriksaan MRI
ibu hamil trimester akhir
pasien gelisah
pemakaian pacemaker
riwayat alergi obat tertentu
claustrophobia
Pada kasus kecurigaan adanya stroke perdarahan, pemeriksaan radiologi yang paling tepat adalah:
CT Angiografi
Foto skull AP/Lateral
MR Angiografi
CT Scan kepala tanpa kontras
CT Scan kepala dengan kontras
Seorang perempuan 40 tahun mengeluh pusing berputar selama 30 detik saat pasien membalikkan badan di tempat tidur dan bangkit dari tempat tidur untuk duduk. Pasien juga mengeluhkan mual dan muntah yang tidak menyemprot. Keluhan pandangan dobel, gangguan pendengaran, kelemahan separuh tubuh disangkal. Dimanakah letak lesi pada kasus ini?
Membran timpani
Kanalis semisirkularis
Cochlea
Nervus Vestibuler
Serebellum
Suatu potensial berjenjang yang cukup kuat akan mencapai sebuah area pada neuron yang mampu men-depolarisasi membrane ke threshold voltage dan menginisiasi potensial aksi. Area tersebut disebut dengan
Nodus ranvier
Pintu kanal
Myelin
Trigger zone
Sinap
Potensial aksi terjadi ketika terdapat perubahan kanal ion bermuatan listrik dan permeabilitas ion; kanal ion berpintu listrik terbuka dan terjadi perubahan permeabilitas membrane terhadap Na + dan K+. Apa yang terjadi ketika fase puncak potensial aksi?
Terjadi undershoot
Permeabilitas sel terhadap Na+ mulai meningkat.
Kanal K+ tertutup
Potensial membrane menjadi +30mV
Kanal Na+ mulai terbuka
Seorang wanita umur 20 tahun datang ke poliklinik saraf dengan keluhan nyeri kepala unilateral sejak 5 hari yang lalu, nyeri kepala berdenyut disertai mual dan muntah. Nyeri kepala berlansung selama 4-5 jam setiap harinya, dengan intensitas nyeri sedang. Sebelum nyeri kepala didahului dengan kesemutan pada separuh tubuh yang berlangsung selama 30-40 menit. Saat nyeri kepala penderita tidak bisa berkatifitas yang biasa dikerjakan sehingga penderita merasa sangat terganggu. Pemeriksaan tanda-tanda vital dan fisik semuanya dalam batas normal. Terapi pada penderita tersebut diatas adalah...
Amitriptilin, flunarizin dan asam valproate.
Parasetamol, ergotamine, amitriptilin
NSAIDs , sumtriptan, ergotamine
Parasetamol, ergotamine,sumatriptan
Ergotamin, propranolol,NSAIDs
Seorang perempuan berusia 40 tahun datang dengan keluhan mati rasa dan kesemutan di tangan kanannya yang telah dimulai sekitar 3 bulan sebelumnya. Awalnya, gejala hanya terjadi saat menggendong bayi laki-lakinya. Dia kemudian mulai bangun di malam hari dengan sensasi mati rasa yang menyakitkan di seluruh tangan yang menjalar ke sikunya. Pada pemeriksaan, perkusi di pergelangan tangan midvolar merasakan kesemutan pada tangan. Dimanakah letak lesi pada pasien ini berdasarkan kasus dan pemeriksaan neurologis?
Median Nerve
Tibial Nerve
Radial nerve
Abductor Pollicis Brevis Muscle
Ulnar nerve
Seorang wanita usia 48 tahun dengan keluhan nyeri kepala kronis progresif sejak 6 bulan ini, disertai rasa tidak seimbang dan sensasi akan jatuh jika berjalan sehingga ia lebih banyak di tempat tidur. Pada pemeriksaan didapatkan hipotoni kaki dan tangan kanan, nistagmus bidireksional yang mencerminkan lesi sentral. Manakah kemungkinan diagnosis pada pasien ini?
BPPV
Labirinitis
Tumor serebeloponytin angle
Stroke
Neuritis Vestibular
Organ vestibular terdiri dari 3 kanalis semisirkularis dan organ otolith. Kanalis semisirkularis bekerja berpasangan. Saat kepala seseorang menoleh kanan dan antefleksi ke kanan maka sel-sel rambut di kanalis semisirkularis anterior kanan akan tereksitasi sedangkan kanal pasangannya yang berada dalam satu sumbu akan mengalami inhibisi. Apakah kanal yang mengalami inhibisi tersebut
Kanal anterior kiri
Kanal posterior kanan
Kanal posterior kiri
Kanan horizontal
Kanal anterior kanan
Wanita 45 tahun datang dengan keluhan paraparesis yang dirasakan sejak 7 bulan terakhir. Pasien memiliki riwayat TB paru. Pada pemeriksaan MRI spine, ditemukan adanya angulasi yang melibatkan 2 korpus vertebra, yang dikenal dengan istilah
Kiphosis
Ankylosisng spondylitis
Lordosis
Cold abses
Gibbus
Pasien laki-laki, 55 th, datang sendiri ke poliklinik Neurologi dengan keluhan mudah lupa sejak 2 th yang lalu. Pasien bekerja sebagai teller di bank swasta pendidikan terakhir sarjana, saat ini seringkali mengalami kesalahan dalam menghitung uang nasabah. Pasien masih mampu mengendarai mobil menuju lokasi tempat kerja dan kembali kerumah. Pasien mandiri dalam melakukan aktivitas keseharian. Riwayat penyakit sebelumnya ada sedikit riwayat tremor saat melakukan aktivitas berat, tidak ada hipertensi maupun DM (Diabetes Mellitus). Almarhum ayah pasien dulu dikatakan mudah lupa. Pemeriksaan MMSE 25, Laboratorium dalam batas normal, Diagnosis pada pada pasien ini dicurigai:
Vascular Cognitive Impairment
Alzheimer's disease
Mild Cognitive Impairment
Dementia pada Parkinson disease
Depresi kronis
Seorang pasien laki-laki, usia 40 tahun, dengan riwayat HIV/AIDS datang ke rumah sakit dengan keluhan kelemahan progresif pada lengan kanan, gangguan bicara, dan perubahan perilaku. Pemeriksaan MRI otak menunjukkan lesi multifokal pada substansia alba tanpa adanya efek massa. Dokter mencurigai pasien mengalami progressive multifocal leukoencephalopathy (PML). Agen penyebab utama dari penyakit ini adalah…
Cytomegalovirus
Epstein-Barr virus
Herpes simplex virus
JC virus
Varicella-zoster virus
Definisi nyeri neuropatik adalah?
Nyeri yang disebabkan oleh adanya lesi atau penyakit dari sistem saraf somatosensoris
Nyeri akibat stimulus yang secara normal tidak menimbulkan nyeri
Pengalaman sensoris dan emosional yang tidak menyenangkan berkaitan dengan sedang atau potensi terjadinya kerusakan jaringan atau suatu keadaan yang menunjukkan kerusakan jaringan
Hipersensitivitas sistem nyeri sehingga input normal yang tidak berbahaya dapat diaktifkan dan respons persepsi terhadap input berbahaya berlebihan, berkepanjangan, dan menyebar luas.
Pengalaman Sensoris yang timbul ketika neuron spesifik memberi respon terhadap stimulus nyeri
Seorang perempuan usia 25 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dalam kondisi tidak sadar diantar oleh temannya setelah mengalami kecelekaan motor sekitar 1 jam sebelum masuk rumah sakit. Pada saat pemeriksaan, pasien hanya dapat membuka mata ketika dirangsang nyeri dan mengeluarkan suara mengerang, namun masih dapat melokalisir nyeri. Berapa GCS pada pasien tersebut?
E2V3M4
E2V2M4
E2V3M5
E2V2M5
E3V3M5
Berikut ini yang benar tentang hypertensive encephalopathy adalah
Peningkatan tekanan darah akut dan berat disertai nyeri kepala dan penurunan kesadaran dengan atau tanpa perdarahan pada CT scan/ MRI kepala.
Defisit fokal akut yang terjadi lebih dari 24 jam akibat peningkatan tekanan darah yang berat dan tiba-tiba
Penurunan kesadaran yang disertai mual muntah dan gangguan penglihatan dengan gambaran infark pada MRI akibat meningkatnya tekanan darah yang akut dan berat
Peningkatan tekanan darah akut dan berat, disertai nyeri kepala, mual muntah, gangguan penglihatan, dan gambaran udem vasogenik pada MRI kepala
Peningkatan tekanan darah akut dan berat yang disertai defisit neurologi
Gangguan keseimbangan yang mengenai sistem vestibular perifer paling sering adalah
LABIRINTITIS
BPPV
NEURITIS VESTIBULARIS
STROKE
MIGRAIN VESTIBULAR
Fungsi kognitif yang paling awal terganggu pada penyakit Alzheimer adalah…
Bahasa
Orientasi visuospasial
Memori jangka pendek (short-term memory/episodic memory)
Fungsi eksekutif (planning, problem solving)
Atensi
Seorang perempuan, usia 70 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering lupa menaruh barang, sulit mengingat kejadian baru, dan sering mengulang pertanyaan yang sama. Pemeriksaan neurologis menunjukkan adanya gangguan memori jangka pendek. CT-scan otak menunjukkan adanya atrofi korteks serebri difus, terutama di daerah hippocampus. Temuan histopatologis khas pada penyakit ini adalah…
Degenerasi neuron dopaminergik di substansia nigra
Demielinisasi multifokal pada substansia alba
Degenerasi neuronal berupa deposisi amiloid beta dan neurofibrillary tangles
Kehilangan neuron motorik di horn anterior medula spinalis
Degenerasi neuron GABAergik di nucleus caudatus
Pernyataan yang tepat mengenai tetanus adalah
Tetanus hanya dapat terjadi pada pasien dengan riwayat trauma kepala
Tetanus tidak berhubungan dengan kondisi sanitasi lingkungan
Tetanus hanya menyerang anak-anak dengan imunisasi tidak lengkap
Tetanus dapat ditemukan pada pekerja buruh dengan sanitasi buruk dan riwayat diabetes mellitus
Tetanus tidak menimbulkan gejala kaku otot
Laki-laki, 56 tahun datang ke poli neurologi dengan kelemahan pada kedua tungkai bawah sejak 5 bulan yang lalu. Pasien dengan riwayat batuk lama sejak 5 tahun yang lalu dan saat itu mendapat pengobatan selama 6 bulan di puskesmas. Pada pemeriksaan ditemukan paraparesis spastik grade 3 dengan gangguan sensibilitas semua kualitas setinggi thorakal 10. Apakah pemeriksaan penunjang yang diperlukan terkait temuan defisit neurologis pada kasus diatas:
Rontgen Thorax AP/ Lateral
Rontgen Lumbosacral Ap/ Lateral
Rontgen Cervical AP/ Lateral
Rontgen pelvis AP
Rontgen Thoracal AP/ Lateral
Yang bersifat menghambat persepsi nyeri adalah :
kemampuan kognitif
sistem saraf simpatis
impuls aferent pasca proses transduksi
inflamasi
prostaglandin
Seorang perempuan berusia 37 tahun datang dengan keluhan nyeri pada pergelangan kaki kiri dan telapak kaki sejak 6 bulan yang lalu dan bertambah parah dengan aktivitas seperti berdiri, berjalan dan berlari dan semakin memburuk sepanjang hari. Pasien juga mengeluhkan kram pada kaki. Pemeriksaan neurologis menunjukkan tanda tinel positif dan penurunan diskriminasi dua titik pada permukaan plantar kaki. Apa diagnosis dari kasus di atas?
Fibular Neuropathy
Radiculopathy
Plantar fasciitis
Peroneal nerve palsy
Tarsal tunnel syndrom
Nyeri yang dialami pasien pada kasus dislokasi sendi termasuk jenis nyeri…
visceral
neuropatik
psikogenik
somatik
referred pain
laki-laki, 68 tahun datang ke poli neurologi untuk kontrol rutin karena penyakit Parkinson. Pada pemeriksaan ditemukan keluhan tulisan tangan secara gradual menjadi kecil dan rapat. Keluhan diatas dikenal dengan istilah:
rigiditas
akinesia
mikrografia
demensia
tiba-tiba berhenti untuk melangkah
Seorang perempuan, usia 40 tahun, bekerja sebagai sekretaris dengan aktivitas mengetik berjam-jam setiap hari. Ia datang ke poliklinik dengan keluhan kesemutan dan rasa nyeri pada ibu jari, telunjuk, dan jari tengah tangan kanan, terutama saat malam hari. Pasien juga mengeluh kelemahan saat menggenggam benda kecil. Pemeriksaan fisik menunjukkan Tinel’s sign positif dan Phalen’s test positif. Diagnosis yang paling sesuai dengan kasus di atas adalah…
Radikulopati servikal
Tenosynovitis De Quervain
Neuropati ulnaris
Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Osteoartritis sendi interfalang
Seorang penderita datang kepoliklnik saraf dengan keluhan nyeri kepala yang sangat hebat, terutama disebelah kiri, nyeri kepala belangsung selama 6 jam, disertai hidung buntu. Serat saraf yang menghantarkan nyeri tersebut dari perifer sampai ke korteks serebri adalah
Nervus optalmikus (n.V1) dan nervus spinalis servikal1-3
Nervus glosofaringeus dan nervus spinalis servikal1-3
Nervus mandibularis (n.V3) dan nervus spinalis servikal 1-3
Nervus trigeminus dan nervus spinalis servikal1-3
Nervus maksilaris (n.V2) dan nervus spinalis servikal1-3
Penderita laki-laki 70 tahun mengeluh lemah separuh tubuh sebelah kiri mendadak 15 menit saat bekerja disawah disertai dengan suara pelo.keluhan ini disertai sakit kepala berdenyut sebelah kanan, mual dan muntah.keluhan tersebut menetap sampai saat dibawa kerumah sakit.riwayat hipertensi kronis ada.pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 180/110 mmhg tanpa ada rangsangan meningeal. Apa kemungkinan diagnosis pada kasus diatas?
Stroke perdarahan intraserebral
Stroke perdarahan subarakhinoid
Stroke like sindroma
Stroke iskemik emboli
Todds Paralisis
Ciri khas nyeri neuropatik yang dialami pasien adalah.
Nyeri tumpul, sulit dilokalisasi, berasal dari organ dalam
Nyeri akibat inflamasi jaringan muskuloskeletal
Sensasi tersetrum, terbakar, menusuk, kesemutan (parestesia)
Nyeri akibat spasme otot
Nyeri akibat peregangan ligamen
Yang dimaksud dengan nyeri radikular adalah
Nyeri akibat kerusakan saraf perifer, ditandai sensasi tersetrum atau terbakar
Nyeri muskuloskeletal yang terlokalisasi jelas pada tulang, sendi, atau otot
Nyeri tumpul, difus, berasal dari organ dalam, sulit dilokalisasi
Nyeri yang sifatnya menjalar sesuai distribusi akar saraf (dermatom)
Nyeri yang muncul tanpa dasar organik jelas, berhubungan dengan faktor psikologi
Seorang perempuan 75 tahun datang ke UGD diantar keluarga dengan keluhan kelemahan separuh tubuh kanan mendadak sejak bangun tidur pagi ini. Pasien juga dikeluhkan mengalami kebas pada wajah kiri, mata kiri sulit melirik ke arah lateral, dan didapatkan kelemahan pada separuh wajah kiri. Dimanakah kemungkinan lesi pada pasien ini?
Kapsula Interna Kanan
Pons kiri
Korteks serebri kiri
Kapsula Interna Kiri
Medula Spinalis
Nyeri dirasakan menjalar ke paha lateral, betis, hingga ke ibu jari kaki kanan. Pasien juga mengeluh kesemutan di daerah tersebut. Pemeriksaan fisik menunjukkan kelemahan dorsifleksi ibu jari dan penurunan refleks Achilles. Lokasi lesi yang paling mungkin pada kasus ini adalah…
L2-L3
L3-L4
L4-L5
L5-S1
S2-S3
Penyebab perdarahan intrakranial yang tepat akibat cerebral amiloid angiopati adalah...
Hipertensi kronis
trauma kepala
tumor otak
AVM (Arteriovenous Malformation)
INFEKSI OTAK
Seorang wanita umur 32 tahun datang ke poliklinik saraf dengan keluhan nyeri kepala unilateral sejak 5 hari yang lalu, nyeri kepala berdenyut disertai mual dan muntah. Nyri kepala berlansung selama 6-8 jam setiap harinya, dengan intensitas nyeri berat . Sebelum nyeri kepala didahului dengan mata kabur disisi kepala yang berlangsung selama < 60 menit. Penderita juga merasa sangat terganggu dengan nyeri kepalanya, sehingga tidak bisa berkatifitas rutin. Dua hari sebelum nyeri kepala penderita mengeluh merasa lelah, depresi dan mudah mengantuk. Pemeriksaan tanda-tanda vital dan fisik semuanya dalam batas normal.Apa diagnosis pasien diatas?
Cluster headache episodic
Tension type headache episodic
Migren dengan aura
Tension type headache frequent
Migren umum episodik
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun datang dibawa ke IGD rumah sakit dengan keluhan kejang frekuensi 2 kali, durasi kejang sekitar 5-8 menit. Saat kejang temperatur axilla 39oC. Setelah kejang anak sadar. Pada pemeriksaan fisik anak tampak aktif dan compos mentis dan tidak ditemukan defisit neurologis. Anak sudah pernah pernah kejang 2 kali saat usia 1 tahun. Apakah diagnosis saudara?
kejang demam kompleks (Complex Febrile Seizure)
Kejang demam sederhana (Simple Febrile Seizure)
Status epileptikus (Status Epilepticus)
Status Epileptikus refrakter (Refracter Status Epilepticus)
Kejang Demam Plus (Febrile Seizure Plus)
Seorang pasien yang dirawat di sebuah klinik selama 2 hari menunjukkan gejala kesulitan makan dan minum karena tidak bisa membuka mulutnya. Tubuh pasien juga kaku disertai nafas yang cepat sekitar 48x/menit dan heart rate 124x/menit. Pasien riwayat kecelakaan dan mengalami luka tusuk yang cukup dalam sekitar 5 hari sebelumnya. Dokter memutuskan untuk merujuk pasien ke RS fasilitas yang lebih tinggi. Manakah dari pernyataan berikut yang kurang tepat terkait kasus tersebut ?
Diagnosis mungkin pasien adalah tetanus generalisat
Berdasarkan derajat berat sesuai Ablett score, kasus di atas adalah Ablett grade 1-2
Diagnosis banding kasus tersebut adalah dystonic drug reaction
Terapi antibiotic pilihan pada pasien diantaranya Metronidazole dan Penicillin injeksi
Pencegahan yang terbaik adalah manajemen luka yang baik dan vaksinasi
Seorang laki-laki, usia 50 tahun, mengalami kecelakaan lalu lintas dengan trauma pada daerah servikal. Setelah kejadian, pasien mengeluh kelemahan pada kedua lengan lebih berat dibandingkan tungkai bawah. Ia juga merasa mati rasa di daerah leher, bahu, dan lengan atas dengan pola distribusi seperti cape-like distribution (seperti syal/selendang). Diagnosis yang paling tepat pada kasus ini adalah…
Brown-Sequard Syndrome
Anterior Cord Syndrome
Posterior Cord Syndrome
Cauda Equina Syndrome
Central Cord Syndrome
Seorang laki-laki, usia 58 tahun, dengan riwayat chronic kidney disease (CKD) dan menjalani hemodialisa rutin, datang ke poliklinik dengan keluhan sering jatuh saat berjalan. Pasien juga mengaku sering menabrak benda di sekitarnya, terutama ketika berjalan di tempat gelap. Pemeriksaan menunjukkan Romberg test positif, dengan hilangnya sensasi vibrasi dan propriosepsi, sedangkan kekuatan motorik masih relatif baik. Diagnosis yang paling tepat pada kasus ini adalah…
Brown-Sequard Syndrome
Anterior Cord Syndrome
Posterior Cord Syndrome
Cauda Equina Syndrome
Central Cord Syndrome
