wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KELAS D A5 KEGAWATDARURATAN

Total questions: 40

Worksheet time: 20hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ibu berusia 34 tahun memiliki pekerjaan sebagai pegawai kantor, memiliki bayi usia 1 bulan. Mengeluh merasa kewalahan menyusui bayinya, karena setelah pulang kerja merasa lelah dan harus menyusui bayinya, ibu tersebut cemas memikirkan ASI untuk bayinya. Hasil pemeriksaan BB turun, mata cekang, TD 100 mmHg Pernapasan 24x/menit Nadi 76x/menit Suhu 37 °C. payudara teraba lembek dan nada pengeluaran ASI. Tindak lanjut apakah yang tepat sesuai dengan kasus tersebut?

a)

Inisiasi menyusui dini

b)

Ajarkan dukungan dalam pemberian ASI

c)

Memastikan Ibu tidak mengalami penyakit

d)

Ajarkan cara mengelola ASI untuk wanita pekerja

e)

Menyusui sesering mungkin

2.

Seorang remaja perempuan, umur 19 tahun, datang ke PMB dengan keluhan haid dalam sebulan ini sudah berlangsung dua kali. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari. Hasil pemeriksaan: TB 150 cm, BB 55 kg, TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,5 °C, pembesaran payudara normal, benjolan payudara (-), abdomen tidak teraba massa. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Amenorrhea

b)

Oligomenorhea

c)

Dysmenorhoe

d)

Polimenorhoe

e)

Perdarahan uterus abnormal

3.

Penyebab terjadi nya kanker serviks dikarenakan

a)

Mutasi sel sel epitel

b)

Virus HPV

c)

Virus HSV

d)

Bakteri streptococcus

e)

Condiloma acuminata

4.

Pertumbuhan massa atau daging di dalam rahim atau di luar rahim yang tidak bersifat ganas atau mioma uteri berasal di otot – otot polos. Berdasarkan lokasinya mioma uteri yang paling sering terjadi adalah

a)

Mioma uteri submukosa

b)

Mioma uteri subserosa

c)

Mioma uteri intramural

d)

Mioma uteri Geburt

e)

Mioma uteri pedinculated

5.

88x/mnt, P 18x/menit dan S 37,6°C, Hb 7 mg/dl. Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Histereskopi

b)

Histerosalpingomamografi

c)

Pap smear

d)

Biopsy

e)

Kolposkopi

6.

Periode peralihan masa premenopause ke pasca menopause disebut

a)

Menopause

b)

Perimenopause

c)

Menarche

d)

Menstrual bleeding

e)

Klimakterium

7.

Gejala dan keluhan yang muncul pada masa mendekati menopause antara lain, kecuali

a)

Hot flushes

b)

Amenorea

c)

Osteoporosis

d)

Kanker rahim

e)

Perubahan vagina

8.

Ny. K mengaku telah melahirkan 8 hari yang lalu, datang dengan keluhan nyeri perih di bagian luka jahitan. TD 90/60 mm/Hg, S 38 C, RR 24 x/menit, N 120 x/menit. Pada pemeriksaan ditemukan infeksi bekas sayatan episiotomi membengkak, tepi luka menjadi merah, jahitan mudah terlepas, dan mengeluarkan pus. Berdasarkan kasus tersebut Ny. K didiagnosa menderita

a)

Vaginitis

b)

Vulvitis

c)

Sevisitis

d)

Endometritis

e)

Parametritis

9.

Berikut ini adalah macam-macam dari infeksi masa nifas, kecuali

a)

ISK

b)

Vaginitis

c)

Endometritis

d)

Bartolinitis

e)

Vulvitis

10.

Seorang perempuan mengeluhkan belum memiliki anak. Ia tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan; hubungan seksual tidak bermasalah dan baik-baik saja. Mereka sangat ingin memiliki seorang anak. Pemeriksaan medis menunjukkan terdapat sumbatan pada tuba fallopi. Apakah kemungkinan penyebab utama pada kasus ini?

a)

Endometriosis

b)

Salpingitis

c)

Hiperprolaktinemia

d)

PCOS

e)

Infertilitas

11.

Ny. Z, 32 tahun, memiliki riwayat abortus 3 kali. Saat ini mengalami perdarahan yang tidak berhenti sejak mulai haid selama 11 hari terakhir, darah banyak, disertai nyeri perut seperti tertusuk-tusuk yang intermiten, pusing dan berkunang-kunang. Pemeriksaan VT oleh bidan menjumpai adanya massa uterus yang berbenjol-benjol. Berdasarkan temuan ini, apakah dugaan diagnosis Ny. Z?

a)

Mola hidatidosa

b)

Abortus habitualis

c)

Torsio kista uteri

d)

Korio karsinoma

e)

Mioma uteri

12.

Bagaimana asuhan kebidanan yang tepat untuk Ny. Z pada kasus di atas?

a)

Memasang tampon

b)

Bedrest

c)

KIE untuk ke rumah sakit

d)

Melakukan pemeriksaan dalam

e)

Berikan terapi hormonal

13.

Apakah penyebab keguguran berulang sebanyak 3 kali pada Ny. Z pada kasus di atas?

a)

Gangguan pertumbuhan hasil konsepsi karena kelainan bentuk uterus

b)

Kelainan hasil konsepsi karena virus

c)

Gangguan hasil konsepsi karena kelainan sperma menyebabkan mola hidatidosa

d)

Karena pertumbuhan mioma pada uterus

e)

Usia pasien dan suami yang sudah tua

14.

Untuk menegakkan diagnosis pada Ny. Z, pemeriksaan penunjang apa yang paling tepat dilakukan?

a)

Patologi anatomi

b)

USG

c)

MRI

d)

Pap smear

e)

Hormon beta HCG

15.

Agak sulit menyusu, khawatir ia bukan seorang ibu yang baik, ia merasa suaminya tidak lagi mencintainya. Apa yang sedang dialami oleh ibu ini?

a)

Postpartum blues

b)

Perubahan emosi

c)

Psikosa postpartum

d)

Depresi postpartum

e)

Reaksi neurotis-obsesif

16.

Gejala baby blues yang sering muncul antara lain, kecuali

a)

Sering menangis

b)

Cemas

c)

Mudah tersinggung

d)

Mimpi buruk

e)

Mudah marah

17.

Seorang perempuan, umur 21 tahun, P1A0, nifas 1 hari di puskesmas PONED tampak sedih bila dekat dengan bayinya. Riwayat persalinan vakum ekstraksi dengan indikasi kala II melampaui 60 menit. Hasil anamnesis: berulang-ulang mengatakan kehamilan dan persalinan ini menyiksa dirinya, ibu sangat gelisah dan menolak menyusui. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, nadi 88 x/menit, suhu 36,20 C. Sikap apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Membiarkan pasien sendiri

b)

Memberikan dukungan psikologi

c)

Menganjurkan istirahat agar pikiran tenang

d)

Merujuk ibu untuk konsultasi dengan psikolog

e)

Membujuk agar mau berinteraksi dengan bayinya

18.

Seorang perempuan berusia 22 tahun dirujuk ke RS karena mengalami perdarahan pasca persalinan. Pasien tampak sangat lemah dan pucat. Pasien mengalami penurunan tekanan darah dengan frekuensi nadi teraba cepat dan lemah. Pasien juga tampak sesak dengan frekuensi napas 30 kali/menit. Diketahui pasien mengalami kehilangan darah lebih kurang 1600 ml. Berdasarkan kondisi pasien tersebut, maka pasien diklasifikasikan syok hemoragik kelompok?

a)

Grade I

b)

Grade II

c)

Grade III

d)

Grade IV

e)

Grade V

19.

Methylergonovine (Methergine) resep untuk menangani perdarahan post partum pada ibu. Sebelum pemberian obat tersebut, apa pengkajian kebidanan prioritas paling tepat?

a)

Gas darah

b)

Jumlah lochia

c)

Tekanan darah

d)

Kontraksi uterus

e)

Refleks tendon bagian dalam

20.

Pasien postpartum dengan diagnosis cystitis. Manakah rencana tindakan kebidanan yang harus perawat prioritaskan?

a)

Menganjurkan peningkatan asupan cairan dan berkemih terjadwal

b)

Memberi kompres hangat pada abdomen tanpa intervensi lain

c)

Menunda pemberian cairan sampai kultur urine keluar

d)

Membatasi ambulasi untuk mencegah nyeri

e)

Mengajarkan teknik mengejan saat miksi

21.

Seorang perempuan, umur 35 tahun, G1P0A0 hamil 34 minggu, datang ke BPM dengan keluhan pusing sejak 1 minggu yang lalu. Hasil anamnesis: keluhan tidak disertai pandangan kabur atau nyeri ulu hati, tidak ada riwayat tekanan darah tinggi. Hasil pemeriksaan: TD 160/110 mmHg, P 20 x/menit, N 84 x/menit, TFU 32 cm, DJJ 148 x/menit, protein urine ++. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Hipertensi Kehamilan

b)

Preeklampsia ringan

c)

Preeklampsia berat

d)

Hipertensi Kronis

e)

Eklamsia

22.

Seorang perempuan, umur 30 tahun, datang ke BPM dengan keluhan amenorea 3 bulan. Hasil anamnesis: sering merasa mual dan muntah sejak 1 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 140/100 mmHg, P 20 x/menit, N 84 x/menit, TFU 1 jari di bawah pusar, tidak teraba ballottement, terdapat bercak kecoklatan dan jaringan seperti gelembung. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Abortus imminens

b)

Kehamilan ektopik

c)

Missed abortion

d)

Mola hidatidosa

e)

Abortus insipiens

23.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, G1P0A0 hamil 12 minggu, datang ke RS dengan keluhan nyeri perut bagian bawah. Hasil anamnesis: keluar darah sedang, bercampur sedikit gumpalan dari kemaluan sejak 2 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 84 x/menit, ada kontraksi uterus, nyeri tekan abdomen bagian bawah. Hasil inspeksi tampak serviks membuka dan terlihat jaringan pada serviks. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Abortus imminens

b)

Abortus komplit

c)

Abortus insipiens

d)

Abortus inkomplit

e)

Mola hidatidosa

24.

Seorang perempuan, umur 35 tahun, G4P3A0 hamil 24 minggu, datang ke RS mengeluh keluar darah merah kehitaman dari kemaluan, nyeri perut menetap, tidak merasakan gerakan janin. Hasil pemeriksaan: TD 120/70 mmHg, P 20 x/menit, N 84 x/menit, uterus nyeri tekan. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Plasenta previa

b)

Solusio plasenta

c)

Plasenta letak rendah

d)

Abortus incipiens

25.

Seorang perempuan usia 35 tahun melahirkan di PKM. Pada saat 2 jam postpartum bidan melakukan pemeriksaan didapatkan uterus tidak berkontraksi dan terdapat perdarahan dari jalan lahir, vital sign: TD 90/70 mmHg, S 36,5 °C 18 x/m, nadi 80 x/m. Apakah diagnosis pada kasus di atas?

a)

Atonia uteri

b)

Retensio plasenta

c)

Solusio plasenta

d)

Inversion uteri

e)

Prolaps uteri

26.

Seorang perempuan usia 35 tahun melahirkan di PKM. Pada saat 2 jam postpartum bidan melakukan pemeriksaan didapatkan uterus tidak berkontraksi dan terdapat perdarahan dari jalan lahir, vital sign: TD 90/70 mmHg, S 36,5 °C 18 x/m, nadi 80 x/m. Apakah tindakan yang segera dilakukan berdasarkan jawaban kasus tersebut?

a)

Manual plasenta

b)

Eksplorasi rahim

c)

Kompresi bimanual interna

d)

Memberikan tampon pada vagina

e)

Merujuk

27.

Seorang perempuan G4 P3 A2, datang ke RS dengan keluhan perdarahan pervaginam merah kehitaman, mengeluh nyeri perut menetap, gerakan janin tidak dapat dirasakan pasien. Dari hasil pemeriksaan DJJ(-), palpasi ditemukan perut pasien teraba keras. Hasil pemeriksaan TTV yaitu TD=120/70 mmHg, N=82 x/menit, S=36,6 derajat celsius. Apakah diagnosa yang dapat ditegakkan pada kasus pasien di atas?

a)

Vasa previa

b)

Plasenta previa

c)

Solusio plasenta

d)

Plasenta letak rendah

e)

Salah semua

28.

Yang harus ditanyakan apabila terdapat perdarahan pervaginam yakni apakah

a)

Ibu sedang hamil

b)

Terdapat wheezing

c)

Nyeri berkemih

d)

Terdapat cairan

e)

Terdapat gawat nifas

29.

Seorang perempuan, umur 35 tahun, P4A0 nifas 10 hari, datang ke BPM dengan keluhan demam sejak 2 hari yang lalu. Hasil anamnesis: payudara nyeri dan terasa bengkak sejak 3 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, N 100 x/menit, P 24 x/menit, S 38,50 °C, payudara keras dan kemerahan meradang. Diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Mastitis

b)

Infeksi nifas

c)

Engorgement

d)

Bendungan ASI

e)

Abses Payudara

30.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, P2A0, melahirkan 2 bulan yang lalu, datang ke BPM dengan keluhan keputihan. Hasil anamnesis: gatal-gatal di sekitar area genetalia, belum haid, menyusui ekslusif. Sudah sanggama sejak nifas 40 hari. Hasil pemeriksaan: TD 120/70 mmHg, N 78 x/menit, P 22 x/menit, keputihan berwarna kuning kehijauan. Penyebabnya apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Trikomoniasis

b)

Kandidiasis

c)

Klamedia

d)

Gonore

e)

Sifilis

31.

Seorang perempuan berusia 40 tahun P4A1 post partum 3 minggu, datang ke BPM dengan keluhan demam tinggi menggigil, nyeri bagian perut bawah, kembung, hasil pemeriksaan TD 110/80 mmHg, Nadi 100 x/menit, R 25 x/menit, S 39°C, PD cavum douglas menonjol dan pungsi kavum douglas berisi pus. Apakah diagnosa pada kasus di atas?

a)

Metritis

b)

Peritonitis

c)

Absess pelvik

d)

Mastitis

e)

Selulitis

32.

Ny.C, usia 29 thn. melahirkan ½ jam yang lalu banyak mengeluarkan darah Ari-ari belum lahir. TD : 100/70 mmHg , nadi 80x/mnt, S 36,5 C, Resp 18x/mnt, Tfu 2jari bawah pusat, Uterus keras, pemeriksaan terdapat tali pusat. Apa diagnose kebidanan yang paling tepat untuk kasus ini ?

a)

Atonia Uteri

b)

Restensio plasenta

c)

Retensio janin

d)

Robekan jalan lahir

e)

Robekan perineum

33.

Jenis disfungsi seksual pada wanita, kecuali

a)

Gangguan minat/keinginan seksual

b)

Gangguan hasrat

c)

Gangguan orgasme

d)

Gangguan nyeri seksual

e)

Gangguan psikologis

34.

Seorang perempuan usia 28 tahun P2 A0 datang ke RS mengeluh adanya benjolan padat pada payudara sebelah kanan. Hasil pemeriksaan TD 110/70 mmHg, SH 36,4 C, R 21x/m, N 88 x/m, pemeriksaan fisik pada payudara sebelah kanan teraba benjolan padat, berbatas jelas dan dapat digerakan. Hasil USG menyatakan adanya massa padat di payudara sebelah kanan bawah dengan diameter 2 cm. Apa konseling yang diberikan bidan dari kasus di atas?

a)

Jelaskan bahwa perlu tindakan bedah untuk mengangkat benjolan tersebut

b)

Anjurkan kompres hangat harian tanpa tindakan lain

c)

Berikan antibiotik oral selama 14 hari dan evaluasi

d)

Lakukan aspirasi jarum halus lalu pulangkan tanpa rujukan

e)

Anjurkan observasi 6 bulan tanpa evaluasi lanjutan

35.

Seorang perempuan usia 20 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri perut bawah yang menjalar sampai ke pinggang dan akan semakin nyeri pada saat haid. Hasil TTV TD 120/70 mmHg, R 21x/m, SH 36,5 C, N 77 x/m. Pada pemeriksaan fisik terasa nyeri tekan di atas simpisis. Pada pemeriksaan USG tampak kantong berisi cairan pada ovarium. Apakah diagnosis berdasarkan kasus di atas?

a)

KET

b)

Mioma uteri

c)

Kista ovarium

d)

Tumor ovarium

e)

Teratoma ovarium

36.

Seorang perempuan usia 47 tahun datang ke bidan mengeluh sejak 1 tahun ini mengalami menstruasi yang tidak teratur, terkadang 3 bulan tidak menstruasi, terkadang menstruasi dengan darah yang sangat banyak. Akhir-akhir ini sering merasa cemas, dada berdebar-debar, sulit tidur dan mudah tersinggung. Setelah dilakukan pemeriksaan dijumpai hasil TD 130/80 mmHg, N 88x/menit, BB 76 kg. Fase kehidupan apa yang sedang di alami oleh pasien pada kasus di atas?

a)

Masa senium

b)

Masa menstruasi

c)

Masa menopause

d)

Masa premenstruasi

e)

Masa premenopause

37.

Seorang perempuan usia 23 tahun, datang ke poliklinik rumah sakit dengan keluhan nyeri pada perut bagian bawah dan merasa sakit saat berhubungan seksual. Pasien mengatakan siklus menstruasi yang terakhir mulai lebih cepat 5 hari dan lebih banyak dari biasanya. Hasil TTV SH 38.2 C, TD 90/70, dan N 90x/menit. Pada pemeriksaan abdomen terdapat nyeri tekan pada bagian bawah. Pada pemeriksaan pelvik, serviks hiperemis dan terdapat nyeri goyang yang hebat pada uterus serta adneksa, tes kehamilan (-). Apa kemungkinan diagnosis dari kasus di atas?

a)

Batu ureter

b)

Appendisitis

c)

Kehamilan ektopik

d)

Torsi kista ovarium

e)

Pelvic inflammatory disease (PID)

38.

Seorang perempuan usia 30 tahun datang ke bidan dengan keluhan keputihan yang disertai dengan rasa gatal sejak 7 hari yang lalu. Pasien mengaku keputihan tersebut berbau amis terutama setelah berhubungan seksual dengan suaminya. Hasil pemeriksaan fisik TD 110/70 mmHg, N 80x/menit dan SH 36,4 C. Pada pemeriksaan inspekulo didapatkan sekret berwarna putih keabu-abuan yang melekat di dinding vagina dan berbau amis. Tidak terdapat eritema atau lesi pada vagina. Apa diagnosis penyakit berdasarkan kasus di atas?

a)

Trichomoniasis

b)

Bakterial vaginosis

c)

Candidiasis

d)

Sifilis

e)

Gonore

39.

Seorang perempuan usia 30 tahun datang ke bidan dengan keluhan keputihan yang disertai dengan rasa gatal sejak 7 hari yang lalu. Pasien mengaku keputihan tersebut berbau amis terutama setelah berhubungan seksual dengan suaminya. Hasil pemeriksaan fisik TD 110/70 mmHg, N 80x/menit dan SH 36,4 C. Pada pemeriksaan inspekulo didapatkan sekret berwarna putih keabu-abuan yang melekat di dinding vagina dan berbau amis. Tidak terdapat eritema atau lesi pada vagina. Apa tatalaksana terapi yang tepat untuk diagnosis pada kasus di atas?

a)

Fluconazole 150 mg dosis tunggal

b)

Metronidazole 3x500 mg selama 7 hari

c)

Ciprofloxacin 500 mg dosis tunggal

d)

Doxycycline 2x100 mg selama 7 hari

e)

Hydrocortisone cream 1 %

40.

Seorang perempuan usia 18 tahun datang ke bidan ingin memeriksakan masalah pada payudaranya. Remaja tersebut tidak mengerti pemeriksaan SADARI. Hasil pemeriksaan TD 110/70 mmHg, SH 36,4 C, R 21x/m, N 88 x/m, pemeriksaan fisik pada payudara sebelah kanan teraba benjolan padat, berbatas jelas dan dapat digerakan. Bidan memberikan konseling tentang pemeriksaan SADARI kepada remaja tersebut. Apa tujuan dari pemeriksaan tersebut?

a)

Untuk mencegah terjadinya mastitis

b)

Untuk mencegah terjadinya kanker rahim

c)

Untuk mencegah terjadinya kanker ovarium

d)

Untuk mencegah terjadinya abses payudara

e)

Untuk mencegah terjadinya kanker payudara