WorksheetsUjian Sejarah Gereja HKBP guek
Total questions: 49
Worksheet time: 25mins
Reformasi Martin Luther yang ditandai secara demonstratip dengan penempelan 95 dalil mengenai pembaptisan siksa di pintu gereja Wittenberg terjadi pada:
7 Oktober 1517
13 Oktober 1517
17 Oktober 1517
31 Oktober 1517
Yohanes Calvin (1509-1506) adalah salah seorang tokoh disamping Luther yang paling mempengaruhi gerakan Reformasi. Masih dalam usia muda, dia menyelesaikan kitabnya berjudul Pengajaran tentang Agama Kristen dalam bentuk buku kathekisasi yang kemudian diperluas sehingga menjadi buku dogmatika Protestan yang paling mahsyur. Kitab ini dalamm bahasa Latin disebut:
Institutio
Katekhismus
Reformatio
Confessio
Gerakan Pietisme adalah gagasan yang ditimbulkan sejarah Reformasi abad ke-16. Gerakan Pietisme pada abad ke-18 ini bercirikan, kecuali:
Pertobatan pribadi
Dogmatis teologis
Bersifat oikumenis
Berjiwa pekabaran Injil
Seorang utusan Kongsi Bible Nederland pada tahun 1849 datang untuk mempelajari bahasa Batak. Sebagaian Alkitab ditulisnya dalam bahasa dan aksara Batak. Nama utusan ini adalah:
Junghung
Van der Tuuk
Van Asselt
Van Persie
Kalangan-kalangan orang yang didjiwai Pietisme yang mendirikan beberapa lembaga pekabaran Injil. Sejak tahun 1814 telah memulai misi PI di Indonesia.. Badan Misi di bawah ini adalah badan Misi bawah ini adalah kecuali:
NZG (Nederlandse Zendeling Genootschap)
NZV (Nederlandse Zendings Vereniging)
UZV (Utrechtse Zendings Vereniging)
BM (Basler Missions)
Dalam sejarah Gereja Batak, orang Batak pertama menerima Baptisan Kudus, yakni: Simon Siregar dan Jakobus Tampubolon dilayani oleh:
Van Asselt
Heine
Klammer
Betz
Berrbeda dengan beberapa sejarah berdirinya sebuah gereja, gereja HKBP menetapkan hari berdirinya didasarkan pada hari dimulainya RMG bekerja di Tanah Batak. Hari berdirinya HKBP adalah:
31 Oktober 1862
31 Oktober 1861
7 Oktober 1862
7 Oktober 1861
Segera saja setelah dimulainya pekerjaan RMG di tanah Batak pada tahun 1962, 2 (dua) Huria berdiri di tanah Batak, yaitu:
Huria Pangaloan dan Sarulla
Huria Pangaloan dan Sipirok
Huria Pangaloan dan Sait ni Huta
Huria Pangaloan dan Sigompulon Pahae
Setelah kunjungan I.L. Nommensen ke Silindung pada tahun 1862, beberapa tahun kemudia dia mendirikan perkampungan Huta Dame di Saitnihuta. Ibadah Minggu pertama dilayani pada:
29 Mei 1863
29 Mei 1866
29 Mei 1864
29 Mei 1865
Untuk ketersediaan tenaga terdidik di Tanah Batak dari kaum pribumi, segera dipentingkan untuk membangun sekolah. Seminarium Pansurnapitu dengan murid 12 (dua belas) orang didirikan pada tahun:
1877
1878
1879
1880
Untuk ketersediaan Bible di Tanah Batak, pada tahun 1878 Perjanjian Baru diterjemahkan ke dalam Bahasa Batak dengan aksara Batak dan Latin. Usaha penerjemahan ini dilakukan oleh:
PH Johansen
IL Nommensen
Klammer
Van Asselt
Untuk memperlengkapi Perjanjian Baru yang sudah diterjemahkan sebelumnya ke dalam Bahasa Batak, maka pada tahun 1894 Perjanjian Lama juga diterjemahkan ke dalam Bahasa Batak. Usaha penerjemahan ini dilakukan oleh:
PH Johansen
IL Nommensen
Klammer
Van Asselt
Pardonganon Mission Batak (PMB) yang juga dikenal dengan nama Kongsi Batak mulai bekerja di Pulau Samosir, Simalungun dan Dairi yang dipimpin oleh:
Pdt. Henok Lumbantobing
Gr Laban Siahaan
Raja Pontas Lumbantobing
Pdt. Justin Sihombing
Pertama kalinya surat Parsaoran Immanuel (Majalah Gereja) terbit pada:
1 Januari 1893
1 Januari 1891
1 Januari 1892
1 Januari 1890
Usaha Perkabaran Injil di Simalungun dimulai pada tahun:
1901
1904
1903
1902
Pada masa perintisan, pelayanan kepada perempuan (Ina na marbaju, dakdanak bioruboru) di Tanah Batak sangat penting. Pada tahun 1899 seorang utusan RMG memuai pelayanannya di Silindung. Pelayanannya kemudian sampai ke Pansurnapitu. Utusan ini juga melayani di Mandailing (Little mandailing) hingga akhir hayarnya di Maga t+Tapanuli Selatan. Utusan RMG yang memulai pelayanannya di Silindung adalah:
Nn. Hester Needham
Nn. Tora
Nn. Karoline
Nn. Elfriede Harder
Sekolah pendeta dari seminarium Pansurnapitu dipindahkan ke seminarium Sipoholon pada tahun:
1900
1901
1903
1902
Huria Pematangsiantar akhirnya berdiri pada tahun:
1906
1907
1908
1909
Pelayanan Diakoni (Ulaon asi ini roha) oleh Zending Batak dimulai pada 3 Desember 1923 dengan didirikannya:
Huta Salem
Hepata
Elim
Rumah Sakit HKBP Balige
Sekolah Biblevrouw di buka di Narumonda pada tahun 1934, yang kemudian pindah ke Laguboti, dipimpin oleh:
Nn. Hester Needham
Nn. Tora
Nn. Elfriede Harder
Biv. Tiarasi Lumbantobing
Pendidikan Diakones HKBP dibuka di Balige pada tahun:
1970
1971
1972
1973
Konfessi HKBP (Pengakuan Iman HKBP) pertama kali ditetapkan dalam Sinode Godang pada tahun:
1951
1952
1996
1997
Hari kemandirian HKBP (HKBP manjujung baringinna) yaitu pada tahun:
1940
1941
1942
1945
Sinode Godang ke-55 yang bertema: "Dipersatukan di dalam Kristus" berlangsung pada:
18-20 Desember 1996
18-20 Desember 1997
18-20 Desember 1998
18-20 Desember 1999
Pemberlakuan Aturan dan Peraturan HKBP 2002 dimulai pada:
1 Januari 2003
1 Januari 2004
1 Januari 2005
1 Januari 2006
Tahun pelayanan HKBP 2017 ditetapkan pelayanan HKBP sebagai tahun
Pendidikan dan pemberdayaan
Kesehatan dan linkgungan hidup
Ulaon parasinirohaon/Diakoni
Pekabaran Injil/Zending
Beberapa pasal jawaban iman yang belum terkandung dalam konfesi HKBP sebelumnya, disaksikan dalam Konfesi HKBP yang baru, yaitu kecuali:
Manusia
Masyarakat
Kebudayaan dan Lingkungan Hidup
Makanan
Tanda-tanda gereja yang benar sesuai dengan konfessi HKBP adalah:
Kalau kabar baik di khotbahkan dan diajarkan dengan murni
Kalau sakramen yang dua itu diliayankan dengan benar
Kalau hukum penggembalaan dan siasat gereja dijalankan dengan benar
a, b dan c benar.
Sakramen Baptisan Kudus adalah saluran kemurahan Allah bagi manusia, anak-anak dan dewasa. Karena melalui baptisan itu, gereja berdiri ditengah dunia ini dan melalui iman dijadikan layak menerima keampunan dosa, kelahiran kedua kali, kelepasan dari kuasa maut dan dari kuasa iblis, dan memperoleh kebahagiaan yang kekal. Dengan demkian ajaran HKBP menekankan:
Anak bayi dibaptis di tengah gereja
Tidak menerima baptisan anak
Menekankan baptisan bagi orang dewasa
Menekankan baptisan darurat
Ada beberapa jabatan tahbisan di HKBP yaitu pendeta, guru huria, biblevrouw, diakones, sintua dan evangelis. Kesaksian ini terdapat dalam konfesi HKBP 1996 pasal:
Pasal 11
Pasal 9
Pasal 10
Pasal 8
Dalam konfesi HKBP 1996 tentang keselamatan menyebutkan bahwa keselamatan adalah karya Allah, yaitu kelepasan dari dosa, dari kuasa iblis dan maut dan dari aneka ragam kuasa yanng bertentangan dengan Firman Allah. Dengan ajaran ini kita menekankan, kecuali:
Tidak ada keselamatan selain dari keselamtan yang dilkukan Yesus Kristus
Yesus Kristuslah yang empunya orang-orang yang diselamatkanNya
Manusia dapat menyelamatkan dirinya dengan melakukan kebaikan
Keselamatan manusia bukan usaha dari dirinya
Liturgi HKBP disesuaikan dengan tahun gerejawi. Susunan tahun gerejawi 3 (tiga) Minggu sebelum Minggu Palmarum berurutan adalah:
Okuli, Letare, Judika
Ephipanias, Okuli, Judika
Ephipanias, Letare, Judika
Okuli, Reminiscere, Judika
HKBP memulai tahun liturginya (minggu tahun baru gerejawi) pada Minggu:
Palmarum
Ephipanias
Advent
Trinitatis
Sesuai dengan rakptulasi Almanak HKBP 2020, Distrik HKBP ke 31 adalah:
Deliserdang
Riau Pesisir
Medan Utara
Tanah Jawa
Ada tiga hal yang haruss diingat untuk menjalankan RPP HKBP, kecuali
Manogunogu ruas ini Huria asa marsihohot di holong ini Kristus Jesus
Manjaga asa polin huhut unang rarat dosa i di tongatongana
Marhite jamita, poda, tangiang, dohot parmahanion do palumbaon halak na naeng mardosa asa dipasiding dosa i huhut dijamothon dirina
Manguhum ruas ini Huria asa diboto hasalaanna
Dalam RPP HKBP Bagian IV angka rumang ini pangunjunan na boi paholang ngolu sian hakristenon ada dipakai istilah "dua pungga saparihotan". Istilah ini berkaitan dengan:
Perkawinan
Manghatindanghon haporseaon
Kelahiran anak
Acara kematian
Dalam RPP HKBP di atur tentang mangongkal holi. Acara mangongkal holi dapat diterima kecuali jika:
Kuburan na sega
Kuburanna niteak ini dalan, manang aek magodang, tanah simin, na pasadahon saringsarinng tu simin na imbaru
Na pasadahon kuburan ala mate di luat na dao
Na mampparsangapi Natoras
Perubahan visi HKBP sebagai "HKBP menjadi berkat bagi dunia" Kej. 12:1-3 diputuskan pada Sinode Godang tahun:
2012
2014
2016
2018
Sesuai dengan perkembangan dan tantangan yang dihadapi gereja, sebaiknya Aturan dan Peraturan HKBP selalu berkembang. Oleh sebab itu, Aturan dan Peraturan perlu diamandemen sekali dalam:
4 tahun
10 tahun
5 tahun
20 tahun
Salah satu keputusan SG 2018 tentang jumlah anggota Sinode Godang adalah perutusan dengan sistem:
Sistem proporsional
Sistem komite
Sistem reposisi
Sistem kompetisi
Jika Ephorus meminta berhenti atau berhalangan tetap maka pengganti untuk sementara sesuai AP HKBP adalah:
Sekretaris Jenderal
Kepala Departemen Marturia
Kepala Departemen Koinonia
Kepala Departemen Diakonia
Jika Sekretaris Jenderal meminta berhenti atau berhalangan tetap maka pengganti untuk sementara dengan AP HKBP adalah:
Kepala Departemen Koinonia
Kepala Departemen Diakonia
Kepala Departemen Marturia
Kepala Biro Jemaat
Bacaan Firman Tuhan Votum Introitus, bagian Introitus dalam kebaktian HKBP diambil dan disesuaikan dengan:
Nas Emas
Kitab nabi-nabi Perjanjian Lama
Nas Minggu Gerejawi tertentu
Surat Kiriman Perjanjian Baru
Bagian urutan Kebaktian Minggu setelah pengakuan Dosa sesuai agenda HKBP adalah:
Janji tentang keselamatan
Janji kebebasan
Janji Tuhan tentang pengampunan dosa
Janji mendapatkan karunia
Menurut Agenda HKBP dalam doa persembahan maka persembahan itu diberikan kepada Tuhan untuk:
Belanja pelayan
Pembangunan gereja
Menambah keuangan gereja
Pekerjaan dan pelayanan kerajaan Tuhan di dunia ini
Susunan Buku Ende HKBP setelah Ende Pujipujian adalah:
Ende di Ari Minggu
Ende Adventus
Ende di hatutubu ini Jesus
Ende taringot tu harajaon ni Debata
Susunan Buku ende Haluaon na Gok dimulai dengan:
Ende Pujipujian manomba Debata
Ende Dapothon ma Jesus
Ende Puji Sihophop ho
Ende BBereng Tuhanmu di silang i
Dalam perkembangan HKBP yang semakin luas dan untuk menghadapi era globalisasi dan kebudayaan.Konfesi HKBP kemudian di kembangkan dan diperbaharui. Konfessi ini kemudian kita kenal dengan:
Konfesi HKBP 1956
Konfesi HKBP 1952
Konfesi HKBP 1998
Konfesi HKBP 1996
Tahun pelayanan HKBP tahun 2019 adalah
Pendidikan dan pemberdayaan
Kesehatan dan lingkungan hidup
Ulapn parasinirohaon/Diakoni
Pekabaran Injil/zending
