wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Filsafat Ekonomi Syari'ah

Total questions: 99

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Dalam pandangan Islam, kebutuhan (needs) berbeda dengan keinginan (wants) karena ...

a)

Kebutuhan didasarkan pada maslahat dan maqashid syariah

b)

Keinginan menentukan produksi

c)

Kebutuhan bersifat relatif budaya

d)

Keduanya sama dalam orientasi ekonomi

2.

Prinsip utama konsumsi dalam ekonomi syariah adalah ...

a)

Moderasi (wasathiyyah) dan tanggung jawab moral

b)

Pemaksimalan kepuasan

c)

Hedonisme ekonomi

d)

Kepentingan pribadi

3.

Tolok ukur kesejahteraan dalam konsumsi Islam adalah ...

a)

Maslahah, bukan utilitas material semata

b)

Pendapatan rata-rata

c)

PDB nasional

d)

Nilai tukar mata uang

4.

Konsep maslahah dalam konsumsi berfungsi sebagai ...

a)

Kompas etika bagi perilaku ekonomi umat

b)

Pengganti teori harga

c)

Penentu laba perusahaan

d)

Alat promosi

5.

Perbedaan mendasar antara utilitas dalam ekonomi konvensional dan maslahah dalam Islam adalah ...

a)

Utilitas bersifat material, maslahah bersifat moral dan spiritual

b)

Utilitas berfokus pada akhlak

c)

Maslahah menolak kesejahteraan

d)

Keduanya identik

6.

Menurut filsafat Islam, perilaku konsumsi yang berlebihan disebut ...

a)

Israf

b)

Iqtisad

c)

Zuhud

d)

Infaq

7.

Dalam Al-Qur’an, larangan berlebih-lebihan dijelaskan dalam ...

a)

QS. Al-A’raf [7]: 31

b)

QS. Al-Baqarah [2]: 282

c)

QS. At-Taubah [9]: 60

d)

QS. Al-Maidah [5]: 3

8.

Prinsip zuhud dalam konsumsi menekankan ...

a)

Kesederhanaan dan orientasi akhirat

b)

Penolakan harta

c)

Anti-produktivitas

d)

Konsumsi minimal

9.

Filsafat konsumsi Islam menolak individualisme karena ...

a)

Mengabaikan tanggung jawab sosial

b)

Mengurangi daya beli

c)

Menghambat produksi

d)

Menolak pasar

10.

Dalam maqashid syariah, konsumsi diarahkan untuk menjaga ...

a)

Jiwa, akal, keturunan, agama, dan harta

b)

Pendapatan nasional

c)

Efisiensi

d)

Modal industri

11.

Perilaku konsumsi Islami ditandai oleh ...

a)

Etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial

b)

Keuntungan pribadi

c)

Kemewahan

d)

Rasionalitas egoistik

12.

Fungsi zakat dalam konteks konsumsi adalah ...

a)

Menyucikan harta dan mengatur distribusi kesejahteraan

b)

Menambah modal

c)

Pajak konsumsi

d)

Mendorong inflasi

13.

Keseimbangan konsumsi dan ibadah menunjukkan ...

a)

Kesatuan spiritual dan material dalam Islam

b)

Pemisahan agama dan ekonomi

c)

Sistem barter

d)

Rasionalisme ekonomi

14.

Konsumsi syariah berfungsi sebagai sarana ...

a)

Mencapai falah (kebahagiaan dunia-akhirat)

b)

Mengejar kemewahan

c)

Meningkatkan hasrat

d)

Pertumbuhan individu

15.

Tujuan utama produksi dalam ekonomi syariah adalah

a)

Mewujudkan kemaslahatan dan keberlanjutan umat

b)

Keuntungan maksimal

c)

Ekspansi modal

d)

Pertumbuhan tanpa batas

16.

Motivasi produksi dalam Islam bersifat

a)

Material dan spiritual

b)

Murni ekonomi

c)

Egoistik

d)

Kompetitif

17.

Faktor produksi dalam Islam tidak hanya modal dan tenaga, tetapi juga

a)

Amanah dan niat ibadah

b)

Tenaga kerja saja

c)

Keuntungan

d)

Utang luar negeri

18.

Prinsip halal dan thayyib dalam produksi berarti

a)

Barang diproduksi dengan cara dan bahan yang baik

b)

Hasil maksimal

c)

Harga rendah

d)

Distribusi cepat

19.

Islam menolak eksploitasi tenaga kerja karena

a)

Bertentangan dengan prinsip keadilan dan ihsan

b)

Menghambat laba

c)

Mengurangi produksi

d)

Tidak efisien

20.

Prinsip itqan dalam produksi berarti

a)

Profesionalitas dan kesempurnaan kerja

b)

Produksi massal

c)

Pemangkasan biaya

21.

Dalam Islam, produktivitas harus diiringi oleh ...

a)

Etika dan tanggung jawab sosial

b)

Persaingan bebas

c)

Spekulasi pasar

d)

Penimbunan

22.

Filsafat produksi Islam menempatkan kerja sebagai ...

a)

Ibadah dan amanah

b)

Kewajiban sosial

c)

Aktivitas ekonomi biasa

d)

Kebutuhan jasmani

23.

Konsep barakah dalam produksi menunjukkan ...

a)

Keberlanjutan nilai spiritual dalam hasil ekonomi

b)

Keuntungan tinggi

c)

Bonus

d)

Subsidi

24.

Islam memandang modal sebagai ...

a)

Titipan Allah untuk kemaslahatan umat

b)

Hak individu mutlak

c)

Sumber kekuasaan

d)

Hasil kapitalisme

25.

Produksi yang tidak memperhatikan etika sosial ...

a)

Tidak sesuai maqashid syariah

b)

Efisien

c)

Legal

d)

Rasional

26.

Prinsip istishlah menekankan ...

a)

Pemanfaatan sumber daya untuk kemaslahatan umum

b)

Kepentingan pribadi

c)

Laba maksimal

d)

Perdagangan bebas

27.

Dalam pandangan filosofis, manusia dalam produksi berperan sebagai ...

a)

Khalifah yang bertanggung jawab mengelola alam

b)

Pemilik mutlak bumi

c)

Konsumen saja

d)

Objek ekonomi

28.

Filsafat produksi Islam menolak eksploitasi alam karena ...

a)

Alam adalah amanah dan sumber keberkahan

b)

Alam tidak terbatas

c)

Alam untuk manusia sepenuhnya

d)

Tidak berpengaruh moral

29.

Prinsip tauhid dalam produksi berarti ...

a)

Menghubungkan aktivitas ekonomi dengan ibadah kepada Allah

b)

Pemisahan antara iman dan kerja

c)

Rasionalitas ekonomi

d)

Efisiensi energi

30.

Prinsip distribusi Islam menekankan ...

a)

Keadilan dan keseimbangan sosial

b)

Persaingan bebas

c)

Kebebasan individu

d)

Kapitalisasi

31.

Distribusi dalam Islam diatur untuk ...

a)

Mencegah penumpukan kekayaan pada segelintir orang

b)

Mengurangi konsumsi

c)

Menekan harga

d)

Menambah pajak

32.

Ayat yang menjadi dasar prinsip distribusi adil adalah ...

a)

QS. Al-Hasyr [59]: 7

b)

QS. Al-Maidah [5]: 38

c)

QS. An-Nur [24]: 4

d)

QS. Al-Baqarah [2]: 188

33.

Islam menolak sistem distribusi yang berbasis ...

a)

Riba dan eksploitasi

b)

Keadilan

c)

Zakat

d)

Infak

34.

Zakat dan infak berperan sebagai ...

a)

Instrumen distribusi kekayaan dan keseimbangan sosial

b)

Pajak kapital

35.

Prinsip kejujuran dalam distribusi mencegah ...

a)

Penipuan, gharar, dan ihtikar

b)

Monopoli pasar

c)

Pemasaran bebas

d)

Konsumsi publik

36.

Dalam distribusi Islam, hak pekerja diatur oleh prinsip ...

a)

Keadilan upah sesuai usaha

b)

Pasar bebas

c)

Negosiasi politik

d)

Persaingan sosial

37.

Tujuan akhir sistem distribusi Islam adalah ...

a)

Tercapainya al-falah dan keseimbangan sosial

b)

Laba tinggi

c)

Efisiensi

d)

Keuntungan nasional

38.

Distribusi pendapatan dalam Islam mempertimbangkan ...

a)

Kebutuhan dan kontribusi individu

b)

Status sosial

c)

Kepentingan politik

d)

Modal besar

39.

Islam menolak eksploitasi karena ...

a)

Menimbulkan ketimpangan dan menyalahi maqashid syariah

b)

Efisien secara ekonomi

c)

Menguntungkan elite

d)

Tidak produktif

40.

Sistem distribusi Islam berbeda dari kapitalis karena ...

a)

Berdasarkan moral, bukan mekanisme pasar semata

b)

Ditentukan korporasi

c)

Bergantung pada negara

d)

Tidak mengenal zakat

41.

Prinsip keadilan distribusi menunjukkan ...

a)

Kesetaraan hak sesuai peran

b)

Keseragaman hasil

c)

Keadilan formal

42.

Distribusi Islami menjaga ...

a)

Stabilitas sosial dan keberlanjutan ekonomi

b)

Inflasi

c)

Sektor ekspor

d)

Perdagangan global

43.

Filsafat distribusi Islam berpijak pada konsep ...

a)

Tauhid dan ukhuwah

b)

Sekularisme

c)

Rasionalisme

d)

Individualisme

44.

Mekanisme pasar dalam ekonomi syariah berfungsi sebagai ...

a)

Instrumen distribusi yang tunduk pada prinsip keadilan dan kejujuran

b)

Alat bebas tanpa kendali moral

c)

Mekanisme politik

d)

Sumber penimbunan

45.

Prinsip dasar pasar Islam bersumber dari ...

a)

Larangan riba, gharar, dan ihtikar

b)

Teori Keynesian

c)

Prinsip sekular

d)

Permintaan agregat

46.

Keseimbangan pasar dalam ekonomi Islam dicapai melalui ...

a)

Moralitas pelaku dan intervensi syariah bila perlu

b)

Intervensi korporasi

c)

Manipulasi harga

d)

Deregulasi penuh

47.

Rasulullah SAW menolak pendirian “pasar khusus” oleh elite Quraisy karena ...

a)

Prinsip kesetaraan akses bagi seluruh pedagang

b)

Persaingan tidak sehat

c)

Kekurangan modal

d)

Alasan sosial

48.

Ketidaksempurnaan pasar dalam Islam dapat diperbaiki melalui ...

a)

Hisbah dan peran pemerintah sebagai pengawas moral ekonomi

b)

Penghapusan pengawasan dan pembiaran harga

c)

Monopoli pedagang besar dengan hak istimewa

d)

Spekulasi harga tanpa batas

49.

Struktur pasar Islam idealnya adalah …

a)

Kompetitif dengan etika dan kejujuran

b)

Monopoli terbatas

c)

Oligopoli efisien

d)

Terpimpin penuh

50.

Larangan ihtikar (penimbunan) bertujuan …

a)

Mencegah distorsi harga dan ketidakadilan sosial

b)

Meningkatkan keuntungan

c)

Mengatur produksi

d)

Menurunkan konsumsi

51.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa menimbun barang, maka ia …”

a)

Berdosa dan dilaknat

b)

Beruntung

c)

Diberkati

d)

Dimaafkan

52.

Prinsip tas’ir dalam Islam (penetapan harga) dibolehkan jika …

a)

Harga pasar menimbulkan ketidakadilan atau eksploitasi

b)

Harga rendah

c)

Inflasi stabil

d)

Keuntungan kecil

53.

Peran pemerintah dalam mengontrol pasar Islam adalah …

a)

Menjaga moral, keadilan, dan transparansi perdagangan

b)

Menguasai seluruh pasar

c)

Menentukan laba

d)

Mengatur ekspor

54.

Filsafat pasar Islam berpijak pada asas …

a)

Kebebasan yang bertanggung jawab di bawah hukum Allah

b)

Deregulasi mutlak

c)

Monopoli negara

d)

Materialisme

55.

Dalam konteks maqashid syariah, pasar berfungsi untuk menjaga …

a)

Hifzh al-mal dan hifzh al-‘ird

b)

Hifzh al-din

56.

Ketika pasar bebas tanpa kontrol etis, dampaknya adalah

a)

Ketimpangan dan hilangnya nilai spiritual

b)

Peningkatan zakat

c)

Efisiensi total

d)

Keadilan distributif

57.

Filsafat pasar Islam memandang harga sebagai

a)

Refleksi nilai moral dan kondisi riil permintaan-penawaran

b)

Produk spekulasi

c)

Faktor politik

d)

Akibat kapital

58.

Dalam pandangan Islam, fungsi negara dalam ekonomi adalah

a)

Menjamin keadilan, kesejahteraan, dan keamanan ekonomi umat

b)

Memonopoli sumber daya

c)

Meningkatkan defisit

d)

Mengatur ekspor saja

59.

Filsafat peran pemerintah dalam Islam didasarkan pada konsep

a)

Khilafah dan hisbah

b)

Kapitalisme

c)

Monarki

d)

Liberalisme

60.

Prinsip intervensi pemerintah dibenarkan ketika

a)

Pasar gagal menegakkan keadilan atau terjadi ketimpangan

b)

Keuntungan menurun

c)

Inflasi ringan

d)

Produk impor meningkat

61.

Kebijakan fiskal Islam bertujuan

a)

Redistribusi kesejahteraan dan stabilitas sosial

b)

Pembesaran utang

c)

Inflasi terkendali

d)

Kenaikan harga

62.

Pemerintah wajib campur tangan dalam sektor publik untuk …

a)

Menjamin kebutuhan dasar masyarakat

b)

Menentukan upah buruh

c)

Melindungi pengusaha

d)

Menghapus zakat

63.

Filosofi maslahah ‘ammah menjadi landasan bagi …

a)

Intervensi pemerintah demi kepentingan publik

b)

Pajak progresif

c)

Swastanisasi

d)

Efisiensi produksi

64.

Dalam sejarah Islam, pengawasan pasar dilakukan oleh …

a)

Lembaga Hisbah

b)

Khalifah Umar

c)

Mufti

d)

Ulama

65.

Pemerintah Islam tidak boleh memungut pajak tambahan kecuali …

a)

Bila zakat tidak mencukupi dan untuk maslahat umum

b)

Untuk proyek elit

c)

Untuk dana politik

d)

Untuk subsidi impor

66.

Prinsip al-adl dalam kebijakan publik berarti …

a)

Setiap kebijakan harus menegakkan keadilan bagi semua golongan

b)

Fokus pada mayoritas

c)

Keuntungan negara

d)

Prioritas militer

67.

Fungsi negara dalam ekonomi syariah bukan hanya regulator tetapi juga …

a)

Fasilitator dan penjamin kesejahteraan sosial

b)

Pemilik pasar

c)

Investor asing

d)

Penentu harga

68.

Kebijakan publik dalam Islam harus diuji berdasarkan …

a)

Maqasid syariah dan maslahat umat

b)

Surplus APBN

c)

Pertumbuhan GDP

d)

Standar global

69.

Prinsip tanggung jawab sosial negara menunjukkan …

a)

Etika pemerintahan dalam memenuhi hak rakyat

b)

Dominasi pasar oleh negara

c)

Pungutan pajak tanpa batas

d)

Pengabaian kelompok rentan

70.

Dalam pandangan Ibnu Khaldun, pemerintah yang zalim menyebabkan ...

a)

Keruntuhan ekonomi dan moral masyarakat

b)

Pertumbuhan industri

c)

Pajak meningkat

d)

Kekayaan stabil

71.

Filsafat pembangunan Islam menolak paradigma ...

a)

Materialisme tanpa moral

b)

Spiritualisme

c)

Keberlanjutan

d)

Kemaslahatan

72.

BAB 6 – Sistem Ekonomi Syariah Sebagai Solusi Ketimpangan Ekonomi (14 Soal): Sistem ekonomi kapitalis menyebabkan ketimpangan karena ...

a)

Berbasis riba, spekulasi, dan penumpukan kekayaan

b)

Pemerataan sosial

c)

Distribusi zakat

d)

Produksi terbatas

73.

BAB 6 – Sistem Ekonomi Syariah Sebagai Solusi Ketimpangan Ekonomi (14 Soal): Islam menawarkan solusi melalui ...

a)

Sistem moneter dan fiskal yang berbasis keadilan dan zakat

b)

Pajak konsumsi

c)

Kapitalisasi aset

d)

Pasar bebas

74.

BAB 6 – Sistem Ekonomi Syariah Sebagai Solusi Ketimpangan Ekonomi (14 Soal): Kebijakan moneter Islam menolak ...

a)

Riba dan instrumen spekulatif

b)

Zakat

c)

Wakaf produktif

d)

Uang dinar-dirham

75.

BAB 6 – Sistem Ekonomi Syariah Sebagai Solusi Ketimpangan Ekonomi (14 Soal): Ketimpangan ekonomi adalah akibat ...

a)

Pelanggaran prinsip keadilan dan keseimbangan sosial

b)

Kekurangan modal

c)

Perdagangan luar negeri

76.

Dalam sistem Islam, kemiskinan struktural diatasi melalui ...

a)

Zakat, wakaf, dan distribusi adil

b)

Utang berbunga

c)

Bantuan asing

d)

Monopoli

77.

Dampak implementasi ekonomi syariah secara filosofis adalah ...

a)

Keadilan sosial, stabilitas moral, dan keberkahan ekonomi

b)

Keuntungan maksimal

c)

Dominasi pasar

d)

Laba jangka pendek

78.

Sistem moneter Islam menekankan pada ...

a)

Transaksi berbasis aset riil

b)

Spekulasi derivatif

c)

Kredit bunga

d)

Nilai tukar

79.

Perbedaan mendasar sistem syariah dan kapitalis terletak pada ...

a)

Landasan etika dan maqashid syariah

b)

Jumlah uang beredar

c)

Sistem harga

d)

Teknologi

80.

Filsafat ekonomi syariah memandang kekayaan sebagai ...

a)

Amanah untuk kesejahteraan sosial

b)

Kepemilikan mutlak

c)

Alat politik

d)

Hak individu tanpa batas

81.

Ketimpangan ekonomi bertentangan dengan maqashid ...

a)

Hifzh al-mal dan hifzh al-nafs

b)

Hifzh al-aqal

c)

Hifzh al-nasl

d)

Hifzh al-din

82.

Solusi fiskal Islam menolak ...

a)

Akumulasi harta di tangan elite

b)

Distribusi adil

c)

Zakat progresif

d)

Wakaf produktif

83.

Kebijakan ekonomi Islam bersifat humanistik karena ...

a)

Mengutamakan moral dan kesejahteraan, bukan laba semata

b)

Netral

c)

Liberal

d)

Individualistik

84.

Sistem Islam menegakkan kesejahteraan melalui ...

a)

Kerja sama, keadilan, dan solidaritas sosial

b)

Persaingan

c)

Spekulasi

d)

Rente

85.

Filosofi dasar solusi Islam atas ketimpangan adalah ...

a)

Tauhid sosial dan keseimbangan hak serta tanggung jawab

b)

Sekularisme

c)

Efisiensi

d)

Rasionalisme

86.

Filsafat ekonomi syariah dalam pemberdayaan rakyat berlandaskan ...

a)

Keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial

b)

Laba semata

c)

Efisiensi industri

d)

Kapitalisasi

87.

Pemberdayaan ekonomi Islam menekankan pada ...

a)

Penguatan SDM dan etika kerja Islami

b)

Pinjaman berbunga

c)

Proteksi politik

d)

Konsumsi besar

88.

Tantangan utama SDM Muslim di era pasar bebas adalah ...

a)

Kompetensi dan integritas moral

b)

Modal besar

c)

Teknologi rendah

d)

Regulasi

89.

Pendidikan ekonomi syariah berperan sebagai ...

a)

Sarana membentuk kesadaran etis dan ilmiah umat

b)

Instrumen pajak

90.

Pengembangan budaya wirausaha Islami diarahkan untuk ...

a)

Kemandirian dan keberkahan ekonomi umat

b)

Monopoli pasar

c)

Ekspansi global

d)

Konsumsi tinggi

91.

Prinsip ihsan dalam wirausaha syariah berarti ...

a)

Menjalankan bisnis dengan integritas dan keunggulan moral

b)

Mengejar laba

c)

Kompetisi bebas

d)

Standarisasi produk

92.

Peran zakat produktif dalam pemberdayaan ekonomi adalah ...

a)

Modal bergulir yang menguatkan masyarakat miskin

b)

Pajak negara

c)

Hibah elit

d)

Subsidi konsumsi

93.

Filsafat kerja Islami berpijak pada konsep ...

a)

Amanah dan niat ibadah

b)

Efisiensi waktu

c)

Rasionalisme

d)

Kewajiban sosial

94.

Prinsip tolong-menolong dalam Islam dikenal dengan ...

a)

Ta'awun

b)

Mu'awadhah

c)

Musharakah

d)

Mudarabah

95.

Ekonomi syariah dianggap strategis karena ...

a)

Mampu mengintegrasikan nilai moral dan kesejahteraan

b)

Meningkatkan laba

c)

Menolak inovasi

d)

Membatasi pasar

96.

Dalam konteks sosial, ekonomi syariah memperkuat ...

a)

Ukhuwah dan kemandirian masyarakat

b)

Persaingan antar umat

c)

Konsumerisme

97.

Filosofi pemberdayaan ekonomi syariah adalah ...

a)

Membebaskan manusia dari ketergantungan struktural

b)

Meningkatkan pajak

c)

Melahirkan korporasi besar

d)

Spekulasi pasar

98.

Prinsip syura dalam ekonomi rakyat menegaskan ...

a)

Musyawarah dan partisipasi publik dalam kebijakan ekonomi

b)

Kepemimpinan tunggal

c)

Efisiensi modal

d)

Intervensi politik

99.

Tujuan akhir pemberdayaan ekonomi syariah adalah ...

a)

Mewujudkan falah – kesejahteraan lahir batin masyarakat

b)

Kekuasaan ekonomi

c)

Peningkatan konsumsi

d)

Pertumbuhan GDP