wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Hematologi

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Sampel darah dengan lipemia berat pada hematology analyzer otomatis berpotensi menyebabkan:

a)

Penurunan palsu nilai Hb

b)

Gangguan pembacaan akibat hamburan cahaya

c)

Hasil WBC absolut menjadi rendah

d)

Fragmentasi leukosit

2.

Pada kasus trombosit 62.000/µL yang sehari sebelumnya 378.000/µL, tindakan paling tepat adalah:

a)

Merilis hasil karena masih logis

b)

Mengulang pemeriksaan tanpa evaluasi lanjutan

c)

Melakukan delta check dan evaluasi clumping

d)

Mengabaikan hasil sebelumnya

3.

Interpretasi hasil hematologi yang hanya berdasarkan persentase diferensial leukosit tanpa nilai absolut berisiko menyebabkan:

a)

Overestimasi Hb

b)

Kesalahan diagnosis klinis

c)

Kesalahan identifikasi pasien

d)

Gangguan alat

4.

pH buffer yang tidak sesuai pada pewarnaan Wright paling mungkin menyebabkan:

a)

Eritrosit tampak lebih besar

b)

Warna inti dan sitoplasma tidak optimal

c)

Jumlah leukosit berkurang

d)

Munculnya flag teknis

5.

ADT disebut sebagai gold standard dalam evaluasi hematologi karena:

a)

Lebih cepat dari analyzer otomatis

b)

Tidak memerlukan reagen

c)

Mampu menilai morfologi sel secara langsung

d)

Menghasilkan data kuantitatif paling akurat

6.

Pada apusan darah tepi ditemukan eritrosit tampak pucat dengan area sentral melebar, namun nilai MCHC normal dan tidak ada flag RBC. Kondisi paling mungkin adalah:

a)

Anemia hemolitik

b)

Kesalahan pewarnaan akibat pH buffer terlalu asam

c)

Hipokromia sejati

d)

Artefak akibat sediaan terlalu tebal

7.

Sampel EDTA diperiksa setelah 5 jam dan muncul flag “Morphology suspect” meskipun WBC normal. Sikap ATLM paling tepat adalah:

a)

Merilis hasil

b)

Mengulang pemeriksaan

c)

Membuat apusan darah tepi untuk evaluasi morfologi

d)

Mengganti antikoagulan

8.

Pada pewarnaan Wright seluruh preparat tampak kebiruan dan inti sulit dibedakan. Penyebab paling mungkin adalah:

a)

Waktu fiksasi terlalu singkat

b)

pH buffer terlalu basa

c)

Metanol berlebihan

d)

Spreader terlalu landai

9.

Maccura F-580 menunjukkan flag “Abnormal lymph region” tanpa blast flag, dengan SFL sedang dan SSC rendah. Interpretasi paling tepat adalah:

a)

Limfosit reaktif

b)

Sel blast

c)

Granulosit imatur

d)

Artefak lipemia

10.

Nilai trombosit rendah disertai flag “PLT abnormal distribution” tanpa clumping pada apusan darah tepi. Penyebab paling mungkin adalah:

a)

Pseudotrombositopenia EDTA

b)

Fragmentasi eritrosit

c)

Giant platelet

d)

Hemodilusi

11.

Flag NRBC suspected muncul dan apusan darah menunjukkan 20 NRBC/100 WBC. Tindakan paling tepat adalah:

a)

Membatalkan hasil WBC

b)

Mengabaikan NRBC

c)

Melakukan koreksi manual WBC

d)

Mengulang pemeriksaan otomatis

12.

Interpretasi diferensial leukosit berdasarkan persentase tanpa nilai absolut paling berisiko pada kondisi:

a)

Leukopenia berat

b)

Leukositosis ringan

c)

Anemia mikrositik

d)

Trombositopenia

13.

Apusan darah menunjukkan banyak echinocyte dengan teknik pengambilan sampel benar. Penyebab paling mungkin adalah:

a)

Penyakit ginjal kronis

b)

EDTA berlebih

c)

Penyimpanan sampel terlalu lama

d)

Pewarnaan terlalu lama

14.

Histogram RBC bimodal tanpa flag anemia paling sering disebabkan oleh:

a)

Anemia aplastik

b)

Transfusi darah recent

c)

Hemolisis in vitro

d)

Sferositosis herediter

15.

Pernyataan paling tepat mengenai sistem flag pada hematology analyzer adalah:

a)

Flag selalu menunjukkan kesalahan alat

b)

Flag hanya muncul pada nilai kritis

c)

Tidak semua flag patologis tetapi wajib dievaluasi

d)

Flag menggantikan apusan darah tepi