wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Politik Etis dan Dampaknya

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Nama lain dari Politik Etis adalah...

a)

Politik Tanam Paksa

b)

Politik Balas Budi

c)

Politik Ekonomi

d)

Politik Kolonial

2.

Kapan Politik Etis secara resmi diberlakukan oleh pemerintah kolonial Belanda?

a)

1830

b)

1863

c)

1899

d)

1901

3.

Apa yang dimaksud dengan Politik Etis?

a)

Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kolonial Belanda untuk menanam paksa komoditas ekspor.

b)

Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kolonial Belanda untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

c)

Kebijakan yang dibuat oleh rakyat Indonesia untuk melawan penjajah.

d)

Kebijakan yang hanya berfokus pada pendidikan untuk kaum bangsawan.

4.

Kebijakan apa yang melatarbelakangi munculnya Politik Etis?

a)

Politik Pintu Terbuka

b)

Politik Ekonomi Liberal

c)

Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

d)

Politik Asosiasi

5.

Siapakah Gubernur Jenderal yang menerapkan kebijakan Tanam Paksa pada tahun 1830?

a)

Pieter Brooshooft

b)

C. Th. van Deventer

c)

Johannes van den Bosch

d)

Herman Willem Daendels

6.

Siapakah yang pertama kali mengungkapkan gagasan Politik Etis dalam majalah "De Gids 1899 Een Eereschuld"?

a)

Pieter Brooshooft

b)

Johannes van den Bosch

c)

C. Th. van Deventer

d)

Multatuli

7.

Tiga program utama dari Politik Etis adalah...

a)

Perdagangan, Pertanian, dan Industri

b)

Irigasi, Edukasi, dan Emigrasi

c)

Kesehatan, Keamanan, dan Kesejahteraan

d)

Militer, Politik, dan Sosial

8.

Program Politik Etis yang berfokus pada pembangunan fasilitas untuk menunjang aktivitas pertanian adalah...

a)

Edukasi

b)

Emigrasi

c)

Irigasi

d)

Sanitasi

9.

Apa tujuan program irigasi yang diterapkan dalam Politik Etis?

a)

Untuk membangun jalan raya dan jembatan.

b)

Untuk mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan.

c)

Untuk mendirikan sekolah-sekolah baru.

d)

Untuk memindahkan penduduk dari satu pulau ke pulau lain.

10.

Salah satu tujuan program edukasi dalam Politik Etis adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Apa upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan ini?

a)

Membangun lebih banyak waduk untuk pengairan.

b)

Mengurangi angka buta huruf masyarakat.

c)

Memperluas wilayah perkebunan di Sumatera.

d)

Meningkatkan jumlah ekspor hasil bumi.

11.

Berdasarkan penjelasan Suhartono, siapa saja yang diizinkan mengenyam pendidikan kolonial pada masa itu?

a)

Hanya kaum perempuan saja.

b)

Hanya kaum laki-laki saja.

c)

Semua golongan masyarakat tanpa terkecuali.

d)

Hanya anak-anak dari keluarga petani.

12.

Program emigrasi diterapkan dengan tujuan utama untuk apa?

a)

Mencari tenaga kerja baru untuk industri.

b)

Meratakan kepadatan penduduk di Hindia Belanda.

c)

Memperluas daerah jajahan Belanda.

d)

Meningkatkan hasil panen di Pulau Jawa.

13.

Apa dampak negatif dari program irigasi yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda?

a)

Air disalurkan secara adil kepada semua petani.

b)

Petani pribumi mendapatkan keuntungan yang besar.

c)

Air yang disalurkan ternyata hanya untuk orang-orang Belanda.

d)

Kegiatan pertanian pribumi menjadi lebih maju.

14.

Apa niatan buruk pemerintah kolonial Hindia Belanda di balik program edukasi?

a)

Meningkatkan kesejahteraan rakyat pribumi secara merata.

b)

Memperoleh tenaga kerja dengan kualitas SDM tinggi namun dengan upah rendah.

c)

Memberikan kesempatan pendidikan yang sama bagi semua golongan.

d)

Mengurangi angka buta huruf di seluruh lapisan masyarakat.

15.

Salah satu dampak positif dari program edukasi dalam Politik Etis adalah lahirnya kaum terpelajar. Apa peran kaum terpelajar ini?

a)

Mereka membantu pemerintah kolonial mengelola perkebunan.

b)

Mereka mengawali era pergerakan nasional dengan mendirikan berbagai organisasi.

c)

Mereka menjadi pegawai dengan upah tinggi di pemerintahan Belanda.

d)

Mereka menyebarkan budaya Belanda di kalangan masyarakat pribumi.