Font size
WorksheetsDiskel tea kadua
Total questions: 86
Worksheet time: 43mins
Seorang wanita 42 tahun mengalami perdarahan banyak dalam 1 jam setelah melahirkan spontan pervaginam. Diagnosis paling mungkin adalah
Perdarahan postpartum sekunder onset >24 jam
Perdarahan antepartum trimester ketiga
Perdarahan postpartum primer onset <24 jam
Perdarahan implantasi trimester pertama
Penyebab tersering perdarahan pasca persalinan pada kasus ini adalah
Inversio uteri akut
Retensio plasenta inkomplit
Laserasi serviks berat ruptur
Atonia uteri setelah plasenta lahir
Tanda klinis yang mendukung syok hemoragik pada pasien ini adalah
Tekanan darah 140/90 mmHg nadi 60
Tekanan darah 110/70 mmHg nadi 84
Tekanan darah 120/80 mmHg nadi 70
Tekanan darah 90/60 mmHg nadi 124
Faktor risiko atonia uteri yang jelas pada skenario ini adalah
Infeksi saluran kemih aktif sekarang
Riwayat preeklamsia berat sebelumnya
Kehamilan ganda dengan polihidramnion
Multiparitas P6 A0 usia 42 tahun
Temuan pada pemeriksaan dalam yang konsisten dengan atonia uteri adalah
Fundus turun dua jari di bawah pusat
Uterus nyeri tekan sangat hebat
Uterus keras terkontraksi baik
Uterus lunak kontraksi buruk
Hasil laboratorium yang paling konsisten dengan anemia akut akibat perdarahan adalah
Hb 6 g/dL Ht 18 persen
Hb 15 g/dL Ht 45 persen
Hb 9 g/dL Ht 30 persen
Hb 12 g/dL Ht 36 persen
Tindakan awal paling tepat pada perdarahan postpartum akibat atonia uteri adalah
Observasi ketat tanpa intervensi
Kuretase segera tanpa stabilisasi
Antibiotik spektrum luas tunggal
Masase uterus dan oksitosin intravena
Pada kasus ini, tidak ditemukannya robekan jalan lahir menunjukkan perdarahan terutama berasal dari
Laserasi vagina tersembunyi
Plasenta akreta residu
Atonia uteri setelah persalinan
Ruptur uteri inkomplit
Keluhan pusing, lemas, dan gumpalan darah memenuhi sprei 30 menit postpartum menunjukkan kebutuhan segera untuk
Pemberian sedatif untuk kecemasan
Pemberian diuretik dan pembatasan cairan
Resusitasi cairan dan akses IV besar
Rujukan elektif dalam 24 jam
Pada pemeriksaan inspekulo tampak ostium uteri terbuka dan darah segar mengalir. Interpretasi yang paling tepat adalah
Inversio uteri derajat sedang
Perdarahan postpartum aktif e.c atonia
Sisa jaringan plasenta tampak jelas
Laserasi serviks luas berperdarahan
Riwayat antenatal care hanya tiga kali selama kehamilan ini berimplikasi pada
Eliminasi kebutuhan persalinan di fasilitas
Jaminan status gizi ibu yang baik
Penurunan risiko perdarahan postpartum
Peningkatan risiko komplikasi tidak terdeteksi
Pada syok hemoragik, tanda yang umum dijumpai selain hipotensi adalah
Takikardi dan kulit dingin
Bradikardi dan kulit hangat
Demam tinggi persisten
Hipertensi dan edema
Setelah masase uterus dan oksitosin, perdarahan belum berhenti. Langkah berikutnya yang sesuai adalah
Tambahkan uterotonik lain seperti ergometrin
Tunda intervensi selama observasi
Lakukan persalinan operatif segera
Berikan NSAID dosis tinggi
Ketiadaan tanda infeksi, trauma, dan retensio pada pemeriksaan luar mengarahkan penatalaksanaan untuk
Fokus pada peningkatan tonus uterus
Fokus pada terapi antimikroba
Fokus pada evakuasi sisa plasenta
Fokus pada perbaikan laserasi serviks
Apa tujuan mengosongkan kandung kemih pada manajemen PPH atonia?
Mempercepat pengeluaran lochia normal
Meningkatkan tekanan darah sistemik
Meningkatkan kontraksi uterus efektif
Mengurangi risiko infeksi saluran kemih
Pada definisi klinis, perdarahan pascapersalinan (PPH) didefinisikan sebagai kehilangan darah minimal berapa setelah persalinan pervaginam?
≥500 mL dalam 24 jam
≥300 mL dalam 6 jam
≥700 mL dalam 12 jam
≥1000 mL dalam 48 jam
Manakah yang termasuk 4T penyebab utama PPH?
Tone, Trauma, Tissue, Thrombin
Time, Temperature, Tone, Thrombus
Traction, Tear, Transfusion, Tone
Tissue, Temperature, Tear, Tone
PPH primer paling tepat didefinisikan sebagai perdarahan yang terjadi dalam rentang waktu apa?
Antara 24–72 jam pascapersalinan
Pada 7–14 hari pascapersalinan
Dalam 24 jam pertama pascapersalinan
Setelah 14 hari pascapersalinan
Kehilangan darah ≥1000 mL setelah seksio sesarea termasuk dalam kategori apa?
PPH berdasarkan rujukan obstetri
Anemia gravidarum fisiologis
Puerperal normal tanpa komplikasi
Perdarahan antepartum fisiologis
Tonus uterus hipotonik ditandai oleh temuan pemeriksaan fisik apa?
Fundus sulit dipalpasi keras
Kontraksi teratur setiap 2 menit
Uterus lunak tinggi setinggi pusat
Uterus keras berkontraksi baik
Faktor predisposisi atonia uteri yang tepat adalah apa?
Usia ibu <20 tahun sehat
Riwayat persalinan kala II sangat singkat
Serviks multipara menutup cepat
Regangan rahim pada kehamilan ganda
Pada skenario kala II memanjang tanpa analgesik, berapa kisaran durasi pada multigravida yang dianggap memanjang?
>1 jam
>5 jam
>30 menit
>4 jam
Temuan ‘darah segar mengalir’ pada inspeksi kala nifas paling konsisten mengarah ke apa?
Infeksi endometrium ringan
Keterlambatan involusi biasa
Perdarahan pascapersalinan aktif
Lochia normal hari pertama
Dalam patofisiologi PPH, penurunan suplai darah menyebabkan urutan yang benar berikut ini:
Perfusi jaringan turun → takikardi → pusing dan lemah
Hipertensi → perfusi jaringan naik → stabil
Takikardi → perfusi jaringan meningkat → stabil
Pusing → takikardi → perfusi membaik
Komplikasi sistemik yang dapat muncul akibat PPH berat meliputi kondisi apa?
Penyakit autoimun sistemik kronis
Hipertiroidisme subklinis ringan
Hipertensi esensial menetap lama
Syok hipovolemik dan gagal multi organ
Sindroma Sheehan pada ibu pasca-PPH terjadi akibat nekrosis pada bagian mana dari kelenjar pituitari?
Korteks adrenal zona fasikulata
Hipotalamus lateral
Pars posterior hipofisis
Pars anterior hipofisis
Pada etiologi 3P kala II, ‘Power’ merujuk pada apa?
Bentuk panggul yang sempit
Ukuran janin yang makrosomik
Kontraksi uterus yang tidak adekuat
Posisi oksiput posterior
Tanda klinis syok hemoragik awal pada PPH yang tepat adalah apa?
Takikardi dengan hipotensi relatif
Bradipnea tanpa perubahan nadi
Bradikardi dengan hipertensi
Demam tinggi dan menggigil
Pada 4T, kategori ‘Tissue’ paling berkaitan dengan kondisi apa pada masa nifas?
Retensi sisa plasenta di kavum uteri
Robekan perineum derajat ringan
Gangguan koagulasi kongenital
Uterus berkontraksi kuat
Hormon mana yang meningkat menjelang persalinan dan berperan meningkatkan kontraktilitas miometrium melalui peningkatan gap junction?
Oksitosin menurun menjelang persalinan
Estrogen meningkat dan progesteron menurun
Progesteron meningkat sepanjang kehamilan
Kortisol maternal menurun progresif
Peran utama progesteron selama kehamilan terkait kontraksi uterus adalah:
Meningkatkan eksitabilitas miometrium
Menghambat kontraksi selama kehamilan
Meningkatkan produksi prostaglandin
Mengaktifkan ATPase pada otot polos
Mekanisme umpan balik positif pada persalinan ditandai oleh:
Kontraksi kuat memicu pelepasan oksitosin lebih banyak
Penurunan tekanan kepala janin pada serviks
Hilangnya sensitivitas reseptor oksitosin
Relaksasi uterus menekan sekresi prostaglandin
Pada tingkat sel, pengikatan oksitosin dan prostaglandin ke reseptor menyebabkan:
Peningkatan cadangan retikulum tanpa kontraksi
Inaktivasi kalmodulin dan ATPase mioin
Penurunan Ca2+ sitosol dan relaksasi miometrium
Pembukaan kanal Ca2+ dan peningkatan Ca2+ sitosol
Ciri his adekuat yang benar adalah:
Frekuensi 4–5 kali per 10 menit
Durasi 10–20 detik tiap kontraksi
Relaksasi tidak diperlukan di antaranya
Fundus tidak dominan saat kontraksi
Teori yang menyatakan pembesaran uterus menyebabkan iskemia pada otot rahim dan memicu persalinan adalah:
Teori Iritasi Mekanik
Teori Plasenta Menjadi Tua
Teori Penurunan Hormon
Teori Distensi Rahim
Komponen 5P yang memengaruhi proses persalinan TIDAK termasuk:
Passage (jalan lahir dan panggul)
Passenger (fetus sebagai penumpang)
Plasenta (organ aksesori janin)
Powers (kontraksi dan tenaga his)
Kelainan his hipotonik ditandai oleh:
Kontraksi tidak terkoordinasi tetanik
Dominasi tarikan ke arah fundus
His terlalu kuat berkepanjangan
Kurangnya kontraksi uterus efektif
Aktif manajemen kala III mencakup semua berikut, KECUALI:
Masase uterus setelah lahir plasenta
Peregangan tali pusat terkendali
Rangsangan puting untuk oksitosin
Pemberian uterotonika profilaksis
Langkah non-farmakologi awal pada perdarahan pascapersalinan meliputi:
Melepas akses intravena untuk observasi
Menghindari kompresi bimanual uterus
Menunda cairan hingga diagnosis pasti
Survei ABCD dan cari sumber perdarahan
Uterotonik metilergometrin bekerja dengan:
Menstimulasi relaksasi serviks persisten
Merangsang otot polos uterus dan pembuluh
Menghambat reseptor oksitosin di miometrium
Mengurangi tonus vaskular untuk hemostasis
Dosis awal metilergometrin yang dianjurkan adalah:
0,2 g intramuskular sebagai dosis awal
0,02 mg intravena sebagai dosis awal
2 mg per oral sebagai dosis awal
0,2 mg per injeksi sebagai dosis awal
Kontraindikasi utama pemberian metilergometrin adalah:
Riwayat persalinan lama sebelumnya
Anemia tanpa perdarahan aktif
Preeklamsia atau hipertensi pada ibu
Usia kehamilan kurang dari 20 minggu
Analog prostaglandin yang digunakan untuk PPH dengan dosis 600 mcg per anal adalah:
Karbetosin agonis oksitosin jangka panjang
Dinoproston antagonis reseptor Ca2+
Sulproston penghambat relaksasi serviks
Misoprostol sebagai analog prostaglandin
Penyebab tersering PPH dirangkum sebagai 4T. Dominan terbanyak adalah:
Thrombin koagulapati paling sering terjadi
Tonus atonia uterus sebagai penyebab utama
Trauma jalan lahir sebagai penyebab utama
Tissue retensi plasenta paling sering terjadi
Tindakan segera pada resusitasi PPH di ruang bersalin meliputi:
Menghindari oksigen agar vasokonstriksi
Menunggu hasil lab sebelum transfusi
Infus dua jalur besar dan cairan kristaloid
Memberi sedatif untuk menurunkan his
Tanda khas letak lintang pada palpasi Leopold adalah…
Fundus teraba kepala bulat keras di atas
Kepala teraba di pelvis dan bokong di fundus
Fundus kosong, bagian keras di sisi kanan perut
Punggung janin memanjang di garis tengah abdomen
Pada urinalisis ibu hamil ini, temuan yang paling mendukung ISK akut adalah…
Nitrit negatif tanpa leukosituria signifikan
Glukosuria dengan berat jenis 1.030
Leukosit 15–20 per LPB dan epitel skuamosa tinggi
Bilirubin positif disertai ketonuria ringan
Pada kasus ini, denyut jantung janin 144×/menit, durasi 30 detik, 1–2 kali dalam 10 menit. Interpretasi yang tepat adalah…
Takikardia janin memerlukan resusitasi segera
Fase aktif kala I dengan his adekuat
Kala II dengan kontraksi adekuat
Fase laten kala I dengan his ringan
Faktor risiko maternal yang berkaitan dengan presentasi janin letak lintang pada kasus ini adalah…
Kelainan plasenta previa terdiagnosis
Usia ibu 37 tahun dan multiparitas ke-5
Kenaikan berat badan hamil berlebih
Riwayat bedah sesar berulang sebelumnya
Temuan pemeriksaan dalam yang menunjang belum ada ketuban pecah pada kasus ini adalah…
Portio lunak, pembukaan 2 cm
Bloody show positif tanpa cairan ketuban
Kepala janin teraba menekan serviks
Air ketuban jernih keluar saat batuk
Nilai Hb 11,2 g/dL pada ibu hamil trimester akhir paling tepat diinterpretasi sebagai…
Polisitemia akibat dehidrasi
Normal untuk kehamilan akhir
Anemia sedang dengan risiko perdarahan
Anemia berat perlu transfusi segera
Pada ISK kehamilan, kuman tersering penyebabnya adalah…
Escherichia coli dari flora usus
Lactobacillus sebagai flora vagina
Pseudomonas aeruginosa rumah sakit
Staphylococcus epidermidis kulit
Manuver Leopold II pada kasus ini paling mungkin meraba…
Punggung di garis tengah dengan posisi memanjang
Kepala di pelvis dan bokong di fundus
Punggung janin di kiri dan ekstremitas di kanan
Bagian keras bulat di kanan dan lunak di kiri
Keluhan nyeri saat berkemih satu minggu yang lalu yang membaik setelah minum air putih mengarahkan pada…
Pielonefritis akut septik
Sistitis akut yang ringan
Urolitiasis akut berat
Vaginitis jamur rekuren
Penatalaksanaan awal yang paling tepat untuk letak lintang intrapartum fase laten dengan kondisi stabil adalah…
Induksi oksitosin segera untuk persalinan
Reposisi eksternal segera tanpa pemantauan
Rujukan dan observasi sambil memantau his dan DJJ
Amniotomi di ruang bersalin untuk mempercepat
Parameter urinalisis berikut yang TIDAK mendukung diagnosis ISK adalah…
Nitrit positif menandakan bakteri gram negatif
Kejernihan keruh menunjukkan bakteriuria
Leukosit per LPB meningkat signifikan
Berat jenis 1.015 menandakan proteinuria
Pada pemeriksaan obstetri, tinggi fundus uteri 26 cm pada usia kehamilan 32–33 minggu paling mungkin berarti…
Taksiran usia kehamilan sesuai 32–33 minggu
Kesalahan pengukuran karena letak lintang
Pertumbuhan janin berlebihan makrosomia
Oligohidramnion dengan presentasi sungsang
Istilah “letak” pada janin merujuk pada hubungan antara sumbu panjang janin dengan sumbu panjang ibu. Manakah pernyataan yang tepat tentang jenis letak?
Letak menentukan sikap fleksi atau defleksi
Letak hanya memanjang dan lintang saja
Letak identik dengan presentasi kepala
Letak memanjang, lintang, oblik, sungsang
Presentasi yang menempatkan bagian janin terbawah di jalan lahir dapat berupa mana berikut?
Presentasi kepala, wajah, dagu
Presentasi kepala, bokong, bahu
Presentasi bokong, tangan, kaki
Presentasi bahu, tali pusat, plasenta
Sikap janin yang fisiologis ditandai oleh posisi mana yang paling tepat?
Kifose punggung, kepala hiperfleksi, ekstremitas menekuk
Lordosis punggung, kepala ekstensi, lengan abduksi
Punggung datar, kepala netral, tungkai ekstensi
Kifose punggung, kepala ekstensi, lengan di samping
Faktor penentu perubahan posisi janin yang termasuk dari ibu dan janin meliputi mana berikut?
Volume cairan ketuban, kondisi rahim, ukuran janin, tonus uterus
Nafsu makan ibu, golongan darah, usia kehamilan pasti
Posisi tidur ibu, aktivitas harian, BMI pra-hamil
Jumlah plasenta, warna ketuban, posisi tali pusat
Teori letak yang menyatakan bagian janin ber-volume besar menempati ruang terbesar adalah disebut sebagai?
Teori adaptasi
Teori gravitasi
Teori kematangan
Teori rotasi
Menurut teori gravitasi tentang letak, apa kecenderungan posisi kepala dan bokong?
Bokong lebih berat naik ke fundus uteri
Kepala lebih berat turun ke segmen bawah rahim
Bokong dan kepala memiliki berat yang sama
Kepala lebih ringan tetap di fundus uteri
Kriteria persalinan preterm ditandai oleh kombinasi mana yang paling tepat?
Kontraksi ringan tanpa perubahan serviks pada usia berapapun
Kontraksi teratur setiap 10 menit tanpa dilatasi
Kontraksi dengan pembukaan minimal 5 cm pada aterm
Kontraksi ≥4 kali/20 menit atau ≥8 kali/60 menit disertai perubahan serviks
Temuan serviks yang mendukung diagnosis persalinan preterm adalah?
Serviks tertutup tanpa pemendekan
Dilatasi 0,5 cm tanpa perubahan
Dilatasi >1 cm dan penipisan ≥80%
Pemanjangan serviks dengan konsistensi keras
Fisiologi kontraksi: hormon mana yang meningkat dan cenderung meningkatkan kontraksi?
Oksitosin menurun, progesteron naik
Prostaglandin, oksitosin, estrogen
Estrogen turun, prostaglandin turun
Progesteron, relaksin, kortisol
Perubahan mekanik yang dapat meningkatkan kontraksi melalui mekanisme feedback positif adalah?
Peregangan otot polos (Starling) dan tekanan kepala janin
Relaksasi miometrium dan posisi Trendelenburg
Peningkatan progesteron dan sedasi ibu
Peregangan ligamen latum dan penurunan cairan
Faktor ibu yang meningkatkan risiko kelainan letak janin termasuk mana berikut?
RI Nilai Hb tinggi, IMT normal, olahraga
Primipara, diet tinggi serat, anemia ringan
Riwayat asma, varises, hipotiroid
Multipara, perubahan bentuk uterus, placenta previa
Faktor janin yang berkontribusi pada kelainan letak adalah?
Makrosomia, prematur, hidrosefalus
Aterm, berat badan normal, eutipik
Anemia janin, hipoglikemia, polisitemia
Ikterus janin, infeksi TORCH, anoksia
Keadaan yang dapat memicu kontraksi melalui jalur stres ibu-janin (HPA axis) termasuk?
Poliuria dan dehidrasi ringan
Hipotensi kronis dan hipoglikemia
Stres ibu-janin dan distensi uterus
Defisiensi besi dan anemia
Lapisan dinding uterus dari luar ke dalam yang benar adalah?
Perimetrium, miometrium, endometrium
Perimetrium, endometrium, miometrium
Endometrium, miometrium, perimetrium
Miometrium, perimetrium, endometrium
Uterus mendapat inervasi parasimpatis terutama dari saraf mana?
N. pudendus medialis
N. hipogastrikus superior
N. pelvikus S3–S4
N. vagus torakal
Vaskularisasi uterus terutama berasal dari arteri mana?
Arteri renalis dan arteri mesenterika
Arteri femoralis dan arteri tibialis
Arteri pulmonalis dan arteri aorta ascenden
Arteri ovarika dan arteri uterina
Pada patofisiologi janin melintang, salah satu pemicu utama kontraksi uterus adalah aktivasi kaskade plasenta karena hormon estrogen. Mekanisme ini paling mungkin terjadi pada kondisi apa?
Serviks kaku tanpa pendataran
Uterus kecil dengan tonus meningkat
Primigravida tanpa peregangan uterus
Multipara dengan distensi uterus meningkat
Komplikasi maternal yang umum pada malpresentasi dengan infeksi intrapartum adalah?
Diabetes gestasional berat
Placenta akreta dan emboli udara
Hipoglikemia dan eklampsia
Ruptur uteri dan atonia uteri
Komplikasi janin yang tercantum sebagai risiko pada malpresentasi adalah?
Hipoksia dan asfiksia perinatal
Hidrops fetalis imunologis
Anensefali kongenital
Hemofilia terkait kromosom X
Tindakan non‑farmakologi pada usia kehamilan 32–34 minggu untuk mengurangi tekanan bagian janin pada serviks adalah?
Melakukan posisi knee‑chest terpantau
Meningkatkan aktivitas aerobik ringan
Pijat lumbal berfrekuensi harian
Kompres hangat area abdomen
Tujuan hidrasi pada penanganan ancaman persalinan preterm adalah paling tepat untuk?
Meningkatkan tonus miometrium
Menurunkan produksi surfaktan
Mengurangi iritabilitas uterus ringan
Mempercepat pematangan serviks
Nifedipine sebagai tokolitik bekerja dengan mekanisme utama apa?
Meningkatkan penguraian asetilkolin
Mengaktifkan reseptor alfa miometrium
Memblokade reseptor oksitosin total
Menghambat masuknya Ca2+ ke miometrium
Efek samping umum nifedipine yang perlu diwaspadai adalah?
Pusing, flushing, hipotensi
Hiperglikemia, polidipsia, poliuria
Bronkospasme, batuk kering berat
Neutropenia, ikterus, ruam
Cephadroxil dipilih sebagai antibiotik karena mekanisme kerjanya mengikat penicillin‑binding protein sehingga menghambat apa?
Metabolisme asam folat bakteri
Sintesis protein ribosomal 30S
Replikasi DNA bakteri primer
Sintesis dinding sel bakteri
Betametason diberikan pada ancaman persalinan preterm terutama untuk tujuan apa pada janin?
Menambah volume cairan amnion
Menekan refleks batuk awal neonatus
Meningkatkan produksi surfaktan paru
Mempercepat penutupan duktus arteriosus
Efek samping yang dapat muncul setelah pemberian kortikosteroid antenatal meliputi?
Hiperglikemia, hipertensi, edema
Hipotermia, bradikardi, asidosis
Neutropenia, trombositopenia, rash
Hiperkalemia, hiponatremia, kram
Komponen BAKSOKUDA pada surat rujukan mencakup pendampingan oleh tenaga kesehatan serta persiapan lain. Huruf 'K' kedua merujuk pada apa?
Keluarga pasien ikut serta dan menyetujui
Kondisi jalan yang akan dilalui
Kartu identitas pasien lengkap
Komando dari dokter penanggung jawab
Pada sistem SISRUTE, langkah awal di puskesmas sebelum merujuk adalah?
Menunggu persetujuan tertulis dokter RS
Mengirim pasien langsung tanpa verifikasi
Menghubungi sopir ambulans yang tersedia
Menginput data klinis dan kebutuhan medis
Kriteria prioritas rujukan obstetri dari catatan termasuk kondisi apa?
Nyeri punggung ringan intermiten
Ketuban pecah lama lebih dari 24 jam
Kehamilan aterm 40 minggu stabil
Primigravida tanpa komorbid
