wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pathophysiology and Clinical Presentation of Gout

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Manakah definisi terbaik untuk hiperurisemia pada gout?

a)

Asam urat urin di bawah 200 mg/hari konsisten

b)

Serum kreatinin di atas 2,0 mg/dL secara persisten

c)

Serum urat melebihi batas kelarutan 6,8 mg/dL

d)

pH urin meningkat di atas 7,5 berulang kali

2.

Asam urat adalah produk akhir dari metabolisme apa?

a)

Oksidasi lipid dalam mitokondria

b)

Detoksifikasi laktat oleh ginjal

c)

Katabolisme pirimidin di hati

d)

Degradasi purin pada jaringan tubuh

3.

Faktor mana yang paling sering memicu serangan gout akut pada malam hari?

a)

Awal nyeri hebat pada sendi memanas

b)

Hipertermia akibat paparan panas siang

c)

Hipotermia karena paparan udara dingin

d)

Dehidrasi setelah olahraga sore

4.

Lokasi paling khas serangan pertama gout (podagra) adalah...

a)

Sendi interfalangeal proksimal tangan

b)

Sendi glenohumeral bahu kanan

c)

Sendi metatarsofalangeal pertama kaki

d)

Sendi temporomandibular rahang

5.

Untuk diagnosis pasti gout, prosedur yang diwajibkan adalah...

a)

USG muskuloskeletal dan tanda double contour

b)

Aspirasi cairan sinovial dan identifikasi kristal MSU

c)

Foto rontgen sendi dan temuan erosi marginal

d)

Tes darah CRP meningkat tanpa infeksi

6.

Dua pertiga produksi harian asam urat dieliminasi terutama melalui...

a)

Ekskresi urin oleh ginjal

b)

Eksalasi melalui paru

c)

Sekresi empedu ke usus

d)

Keringat melalui kulit

7.

Manakah mekanisme inflamasi utama saat kristal MSU berada di cairan sinovial?

a)

Sekuestrasi oleh eritrosit dan penurunan permeabilitas

b)

Pengikatan hemoglobin dan pengurangan vasodilatasi

c)

Inaktivasi komplemen oleh hepatosit dan netralisasi

d)

Fagositosis oleh leukosit dan pelepasan enzim proteolitik

8.

Serangan gout akut sering dipicu oleh penurunan cepat asam urat serum. Keadaan yang dapat menyebabkan hal ini adalah...

a)

Peningkatan konsumsi purin dari daging merah

b)

Pemberian obat penurun asam urat secara tiba-tiba

c)

Penghentian alkohol secara mendadak beberapa hari

d)

Terapi diuretik thiazide jangka panjang

9.

Pada serangan akut gout, langkah awal farmakoterapi yang dianjurkan untuk pasien tanpa kontraindikasi adalah apa?

a)

NSAID monoterapi dengan dosis anti-inflamasi penuh

b)

Kolchisin dosis rendah selama beberapa minggu

c)

ACTH gel sebagai pilihan utama semua pasien

d)

Kortikosteroid jangka panjang sebagai terapi pemeliharaan

10.

Kapan terapi harus dimulai untuk memaksimalkan keberhasilan menghentikan serangan akut gout?

a)

Saat kadar urat sudah turun ke target

b)

Hanya setelah konfirmasi kristal urat

c)

Setelah 72 jam jika nyeri menetap

d)

Dalam 24 jam sejak onset gejala

11.

Pernyataan yang benar terkait pemberian NSAID untuk gout akut adalah apa?

a)

Hanya diberikan bila ada tofi multipel

b)

Mulai dengan dosis rendah dan titrasi perlahan

c)

Gunakan dosis anti-inflamasi penuh sampai flare mereda

d)

Hentikan setelah 24 jam walau nyeri belum hilang

12.

Manakah regimen awal naproksen yang sesuai untuk gout akut?

a)

750 mg diikuti 250 mg tiap 8 jam hingga flare mereda

b)

50 mg tiga kali sehari lalu taper cepat

c)

400 mg tiga kali sehari selama 3 hari pertama

d)

20 mg sekali sehari sebagai pemeliharaan

13.

Untuk pasien dengan gout akut mengenai satu atau dua sendi, strategi kortikosteroid yang tepat adalah apa?

a)

Suntikan intra-artikular triamcinolone 10–40 mg sesuai ukuran sendi

b)

Hanya ACTH gel karena lebih efektif dibanding steroid

c)

Prednison 0,1 mg/kg selama 30 hari bertahap

d)

Metilprednisolon depot bulanan sebagai pencegahan

14.

Kolchisin paling efektif bila diberikan pada waktu apa?

a)

Hanya jika ada neuropati perifer

b)

Dalam 24 jam pertama sejak onset serangan

c)

Setelah NSAID gagal selama 7 hari

d)

Ketika kadar urat serum normal

15.

Efek samping gastrointestinal yang umum dari kolchisin adalah apa?

a)

Mual, muntah, dan diare

b)

Ulserasi esofagus berat

c)

Konstipasi kronik berat

d)

Pankreatitis hemoragik

16.

Pada pasien yang NSAID tidak efektif, strategi berikutnya yang dianjurkan adalah apa?

a)

Pindah ke urate-lowering therapy segera

b)

Memberikan antibiotik profilaksis untuk sendi

c)

Menghentikan semua obat dan observasi pasif

d)

Kombinasi terapi NSAID dengan kolchisin atau kortikosteroid

17.

Tujuan utama terapi penurun urate jangka panjang pada gout adalah mempertahankan kadar asam urat serum di bawah berapa nilai target?

a)

<7,0 mg/dL secara berkelanjutan

b)

<6,0 mg/dL secara berkelanjutan

c)

<5,0 mg/dL hanya saat serangan

d)

<6,5 mg/dL dengan fluktuasi kecil

18.

Pada inisiasi allopurinol, rekomendasi umum untuk pasien dengan fungsi ginjal normal adalah memulai dari dosis tidak lebih dari berapa per hari?

a)

50 mg sekali sehari

b)

100 mg sekali sehari

c)

150 mg dua kali sehari

d)

200 mg sekali sehari

19.

Febuxostat sebaiknya digunakan terutama pada pasien yang tidak dapat menggunakan allopurinol karena alasan apa?

a)

Efek samping gastrointestinal ringan

b)

Keterbatasan biaya obat generik

c)

Kekhawatiran mortalitas kardiovaskular meningkat

d)

Kebutuhan titrasi cepat ke dosis tinggi

20.

Agen urikosurik bekerja dengan mekanisme utama apa pada ginjal?

a)

Menghambat konversi hipoksantin menjadi xantin

b)

Meningkatkan reabsorpsi urat di tubulus proksimal

c)

Menghambat reabsorpsi urat pascasekresi

d)

Meningkatkan produksi urat di hati

21.

Lesinurad disetujui sebagai terapi kombinasi dengan kelas obat mana untuk pasien yang belum mencapai target urat?

a)

NSAID dosis rendah harian

b)

Diuretik tiazid sebagai monoterapi

c)

Xanthine oxidase inhibitor

d)

Pegloticase intravena berkala

22.

Pegloticase menurunkan asam urat dengan mengubah urat menjadi produk apa yang lebih larut?

a)

Xantin yang tidak toksik

b)

Purina yang teroksidasi

c)

Allantoin yang larut air

d)

Kreatinin yang diekskresikan

23.

Selama memulai terapi penurun urate, profilaksis anti-inflamasi dianjurkan. Opsi lini pertama yang umum adalah apa?

a)

Prednisone dosis tinggi mingguan

b)

Aspirin dosis rendah harian

c)

Indometasin dosis tinggi akut

d)

Colchicine dosis rendah harian

24.

Pada pasien dengan riwayat nefrolitiasis urat, penggunaan urikosurik harus bagaimana?

a)

Dimulai dosis tinggi segera

b)

Dilanjutkan tanpa alkalisasi urin

c)

Dihindari karena risiko batu

d)

Digabung dengan pegloticase

25.

Modifikasi gaya hidup yang dianjurkan untuk menurunkan risiko serangan gout meliputi apa?

a)

Meningkatkan konsumsi sirup jagung fruktosa tinggi

b)

Mengurangi alkohol dan purin, menurunkan berat badan

c)

Menambah niasin untuk profil lipid

d)

Menghentikan olahraga aerobik teratur

26.

Dalam algoritme manajemen hiperurisemia, kapan pertimbangan beralih ke pegloticase muncul?

a)

Setelah gagal mencapai target dengan XOI maksimal ± urikosurik

b)

Saat urikosurik memicu GI ringan

c)

Saat target urat tercapai dua kali

d)

Sebelum titrasi ULT dimulai

27.

Tujuan utama profilaksis anti-inflamasi saat memulai terapi penurun urat adalah apa?

a)

Mengganti kebutuhan pemantauan fungsi hati rutin

b)

Mencegah serangan gout yang dipicu penurunan urat

c)

Meningkatkan ekskresi natrium pada ginjal pasien

d)

Menghilangkan kristal urat dalam 24 jam penuh

28.

Target kadar asam urat serum yang umum dianjurkan pada terapi jangka panjang adalah berapa?

a)

Antara 7 hingga 8 mg/dL stabil

b)

Kurang dari 6 mg/dL secara konsisten

c)

Sekitar 6 hingga 7 mg/dL rata-rata

d)

Lebih dari 6 mg/dL tanpa gejala

29.

Selama titrasi terapi penurun urat, strategi pemantauan yang paling tepat adalah apa?

a)

Ukur asam urat serial hingga target, lalu berkala

b)

Hanya periksa enzim hati tiap 24 bulan

c)

Hentikan semua NSAID setelah dosis awal

d)

Nilai nyeri sendi saja tanpa laboratorium

30.

Seorang pasien gout dengan penyakit ginjal kronis dan hipertensi memulai ULT. Rencana tindak lanjut mana yang paling komprehensif?

a)

Pantau fungsi ginjal dan efek samping, capai urat <6 mg/dL

b)

Fokus pada nyeri saja, tunda semua pemeriksaan laboratorium

c)

Naikkan dosis cepat tanpa profilaksis anti-inflamasi

d)

Abaikan komorbiditas sampai gejala sendi hilang