NEW
Font size
WorksheetsLatihan soal PP kelas 8
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Kemunculan organisasi regional seperti Jong Java dan Jong Sumateran Bond pada awal abad ke-20 menunjukkan bahwa
Perjuangan fisik masih menjadi pilihan utama pemuda.
Kesadaran nasional sudah terbentuk dengan sempurna sejak awal.
Pemuda mulai berorganisasi tetapi tetap terikat pada identitas primordial.
Belanda sepenuhnya mendukung pembentukan organisasi pemuda.
Persatuan di antara semua kelompok etnis telah tercapai sebelum tahun 1928.
Perubahan nama Tri Koro Dharmo menjadi Jong Java memiliki makna filosofis yang dalam, yaitu
Mempersempit ruang lingkup organisasi hanya untuk Jawa Tengah.
Berpindah dari organisasi mahasiswa menjadi partai politik.
Menghilangkan kesan "Java-sentris" dan merangkul pemuda dari seluruh pulau Jawa (Sunda, Madura, Bali).
Menunjukkan kekuatan militer pemuda Jawa kepada Belanda.
Menghapus pengaruh budaya Hindu-Buddha dari organisasi.
Walaupun organisasi regional bersifat eksklusif, mereka memberikan kontribusi besar terhadap lahirnya Sumpah Pemuda karena
Mereka sering terlibat dalam bentrokan fisik dengan KNIL.
Mereka berfungsi sebagai laboratorium bagi pemuda untuk belajar mengorganisir dan bernegosiasi.
Setiap organisasi regional memiliki angkatan bersenjata sendiri.
Organisasi-organisasi ini didirikan langsung oleh tokoh-tokoh Belanda yang moderat.
Pada Kongres Pemuda Pertama (1926), Muhammad Yamin mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Alasan logis di balik pilihan ini, meskipun dia adalah Minangkabau dan sebagian besar peserta adalah orang Jawa, adalah bahwa
Bahasa Melayu adalah bahasa yang paling sulit dipelajari oleh Belanda.
Bahasa Melayu telah lama menjadi lingua franca di seluruh kepulauan selama berabad-abad.
Ada instruksi langsung dari pemerintah kolonial untuk menggunakan bahasa Melayu.
Bahasa Jawa dianggap terlalu demokratis untuk struktur sosial pada saat itu.
Perhatikan pernyataan: "Sumpah Pemuda adalah jembatan emas yang menghubungkan masa lalu yang terfragmentasi dengan masa depan yang bersatu." Analisis yang paling akurat tentang pernyataan ini adalah bahwa
Sumpah Pemuda menghilangkan keberadaan kelompok etnis di Indonesia.
Sumpah Pemuda mengalihkan visi perjuangan dari regional ke nasional.
Setelah Sumpah Pemuda, konflik antar etnis di Indonesia tidak lagi terjadi.
Sumpah Pemuda adalah satu-satunya faktor yang menyebabkan kemerdekaan.
Organisasi Jong Islamieten Bond (JIB) menolak untuk bergabung dengan Jong Java pada awalnya. Faktor utama di balik ini adalah perbedaan dalam...
strategi untuk perang gerilya melawan Belanda
pandangan tentang peran agama dalam organisasi pemuda
menentukan lokasi markas besar organisasi
keanggotaan yang dibatasi hanya untuk bangsawan
Pledoi Pemuda dibacakan di Indonesische Clubgebouw. Signifikansi dari gedung pertemuan semacam itu untuk gerakan nasionalisme adalah...
menjadi tempat untuk menyembunyikan senjata ilegal
menjadi ruang publik untuk bertukar ide antar etnis dan budaya
disediakan oleh Belanda untuk memantau kegiatan pemuda
hanya dapat diakses oleh pemuda yang memiliki ijazah sekolah Belanda
Dukungan dari Perhimpunan Indonesia (PI) di Belanda untuk Kongres Pemuda menunjukkan bahwa...
gerakan nasional Indonesia dipengaruhi oleh pemikiran internasional dan mahasiswa di luar negeri
pemuda di Indonesia tidak dapat bertindak tanpa bantuan dari Eropa
mahasiswa di Belanda lebih memilih diplomasi daripada aksi di lapangan
Belanda memberikan kebebasan penuh bagi mahasiswa untuk terlibat dalam politik
PI ingin mengambil alih kepemimpinan semua organisasi di Indonesia
Lagu Indonesia Raya pertama kali dimainkan secara instrumental pada Kongres Pemuda II. Analisis mengapa lagu ini dianggap berbahaya oleh PID (polisi Belanda) adalah...
melodinya dianggap terlalu mirip dengan lagu kebangsaan Belanda
lirik dan nadanya dapat membangkitkan sentimen emosional persatuan nasional
alat musik yang digunakan dianggap sebagai simbol perlawanan fisik
WR Supratman adalah pelarian politik internasional
Tujuan utama untuk mendirikan Pemerintah Pusat Organisasi Pemuda (PPPI) sebelum Kongres Pemuda Kedua adalah...
untuk mengumpulkan dana untuk membeli senjata dari Jepang
untuk mengoordinasikan berbagai organisasi regional agar memiliki satu visi nasional
untuk membuat partai politik baru untuk berpartisipasi dalam pemilihan Belanda
untuk meminta perlindungan dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda
Diksi “Tumpah Darah yang Satu” dalam Sumpah Pemuda memiliki makna sosiologis, yaitu...
kewajiban setiap pemuda untuk mati di medan perang
pengakuan akan kesatuan geografis di seluruh wilayah dari Sabang hingga Merauke
larangan bagi pemuda untuk menikah dengan warga negara asing
konsolidasi semua kekayaan daerah menjadi milik negara
Dampak langsung dari Sumpah Pemuda terhadap organisasi daerah adalah…
Semua organisasi daerah segera dibubarkan oleh Belanda.
Keinginan muncul untuk bergabung menjadi satu badan, seperti Indonesia Muda.
Persaingan antar organisasi daerah menjadi lebih tajam.
Organisasi daerah menjadi lebih tertutup terhadap pengaruh luar.
Keberadaan tokoh-tokoh dari latar belakang agama dan etnis yang beragam (Tionghoa, Arab, Maluku, Jawa, dll.) di Kongres Pemuda Kedua membuktikan bahwa…
Kongres ini didanai oleh pihak asing.
Nasionalisme Indonesia bersifat inklusif, tidak berdasarkan ras atau agama tertentu.
Belanda dengan sengaja mengundang banyak pihak untuk menyebabkan kekacauan.
Semua peserta kongres memiliki ideologi politik yang sama (sosialisme).
Evaluasi Sumpah Pemuda, poin mana yang paling banyak diterapkan pada saat itu (1928) mengingat kondisi infrastruktur Nusantara?
Mengakui satu tanah air.
Mengakui satu bangsa.
Menjunjung bahasa persatuan, Indonesia.
Menggunakan bendera Merah-Putih sebagai atribut.
Peran media seperti surat kabar Darmo Kondo atau Indonesia Merdeka dalam konteks Sumpah Pemuda adalah…
Alat propaganda Belanda untuk memecah belah pemuda.
Saluran untuk menyebarkan ide persatuan ke daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau secara fisik oleh para aktivis.
Sumber pendapatan utama bagi tokoh-tokoh pergerakan nasional.
Tempat untuk mengiklankan produk perusahaan kolonial.
Mengapa Sumpah Pemuda dianggap sebagai "Revolusi Budaya" bagi Indonesia?
Karena itu memaksa penggunaan pakaian Barat di setiap pertemuan.
Karena itu mengubah orientasi budaya lokal menjadi satu budaya nasional.
Karena itu menghapus semua upacara tradisional di daerah.
Karena itu menandai pergeseran identitas dan loyalitas dari raja/suku ke loyalitas kepada bangsa.
Dalam struktur kepemimpinan Kongres Pemuda Kedua, Sugondo Djojopuspito terpilih sebagai ketua. Ini menunjukkan bahwa…
Ketua harus berasal dari organisasi terkaya.
Seleksi kepemimpinan didasarkan pada kemampuan manajerial dan semangat persatuan (PPPI).
Hanya siswa STOVIA yang diizinkan menjadi ketua kongres.
Posisi ketua ditentukan oleh pemungutan suara populer di seluruh Indonesia.
Hubungan antara Kebijakan Etis dan munculnya organisasi regional adalah...
Kebijakan Etis menyediakan modal bisnis bagi pemuda untuk memulai usaha.
Kebijakan Etis menghasilkan kelas terdidik yang sadar akan ketidakadilan kolonialisme.
Belanda secara sengaja membentuk organisasi-organisasi tersebut melalui program emigrasi.
Kebijakan Etis menghapus semua pajak agar pemuda dapat bersekolah.
Hubungan antara Sumpah Pemuda dan Proklamasi Kemerdekaan 1945 adalah...
Sumpah Pemuda adalah teks yang tertunda dari proklamasi.
Tanpa dasar persatuan pada tahun 1928, Proklamasi 1945 akan kesulitan mendapatkan dukungan di seluruh daerah.
Tokoh-tokoh yang merumuskan Sumpah Pemuda adalah orang yang sama yang menyusun teks Proklamasi.
Sumpah Pemuda adalah syarat mutlak yang diberlakukan oleh Jepang untuk kemerdekaan Indonesia.
Tindakan pencegahan yang diambil oleh Belanda setelah Sumpah Pemuda adalah memperketat Vergader-verbod (larangan pertemuan). Ini bertujuan untuk...
Meringankan proses izin untuk pertemuan pemuda.
membatasi hak berkumpul dan berorganisasi bagi masyarakat adat.
Mengundang pemuda untuk berdialog di kantor gubernur.
Memberikan dana kepada organisasi koperasi.
