NEW
Font size
WorksheetsLatar Cerita
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Latar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu ….
tempat, waktu, alur kejadian
tempat, waktu, kondisi penulis,
tempat, waktu, suasana
waktu, suasana, alur
Dari barat terlihat hujan anak panah menyerbu pasukan Sir Thomas. Banyaknya anak panah menutupi matahari oranye yang mulai tenggelam, hingga kegelapan datang lebih cepat.
Latar waktu kutipan cerita tersebut adalah ....
sore hari
malam hari
siang hari
pagi hari
(1) Harry Potter tinggal bersama sepupunya yaitu Keluarga Dursley dan sepupunya Dudley Dursley di Privet Drive Inggris. (2) Hidupnya selama hampir 11 tahun dijalani dengan sangat mengenaskan. (3) Paman, bibi, dan sepupunya sama sekali tidak menyukai keberadaannya di keluarga mereka. (4) Namun, sebuah surat atau tepatnya ratusan surat yang dikirimkan kepadanya tepat menjelang ultahnya yang kesebelas, telah membuat hidupnya berubah.”
Kalimat yang menunjukan latar teks imajinasi/fantasi tersebut adalah ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah, ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan berbagai hewan di sana.
Latar tempat yang sesuai dengan teks di atas yaitu ....
hutan
taman
laut
sungai
Pagi ini, ibu duduk termenung dan merasa sedih dengan kepergian Temon ke medan perang.
Latar suasana ditunjukkan pada kalimat ...
pagi itu
ibu duduk
Temon ke medan perang
ibu duduk termenung dan merasa sedih
Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.
Latar waktu cerita rakyat di atas adalah ….
esok hari
malam hari
sore hari
pagi hari
"Sebentar Nak, sebentar lagi. Lihat, langit sudah mulai memerah. Itu pertanda matahai mau tenggelam dan magrib tiba. Kau sudah mulai lapar?”
Latar waktu pada penggalan cerpen di atas adalah ….
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
Pelaku atau orang yang ada dalam cerita adalah
Tokoh
Latar
Alur
Amanat
Tempat, waktu dan suasana disebut dengan
Latar
Tokoh
Tema
Alur
Alkisah, ada dua pengelana yang sedang melintasi gurun pasir. Kedua pengelana itu memiliki sifat yang berbeda. Lihatlah setiap kali berhenti. Kohar tidak langsung membuka bekal makanannya. Ia menunggu sampai Abdullah menawarinya makan dan minum. Senyum terkembang di bibir Kohar karena mendapat makanan dan air gratis. Jadi, bekal air dan makanan Kohar masih utuh. Begitulah selama beberapa hari, Kohar makan dari bekal rekan seperjalanannya.
Tokoh utama pada cerita tersebut adalah ....
Kohar
Abdullah
Penduduk gurun pasir
Kedua pengelana
Orang yang memainkan lakon/peran dalam cerita disebut ....
tema
latar
tokoh
alur
Perhatikan teks berikut !
Singa sang raja hutan ditembak pemburu. Penghuni hutan kebingungan mencari pengganti raja. Gajah tidak mau menjadi raja karena ia tidak pandai berkelahi dan berjalan lambat.
Latar tempat pada kutipan cerita diatas adalah ...
gua
rumah
hutan
kebun binatang
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah, ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan berbagai hewan di sana.
Latar tempat yang sesuai dengan teks di atas yaitu ....
Hutan
Taman
Laut
Sungai
Arya senang sekali hari ini. Ayah akan mengajaknya menonton film tentang makhluk luar angkasa. Ia sudah lama menantikan kesempatan ini. Kebetulan, kali ini ayah dapat menemaninya.
“Wah, antreannya sudah panjang, Ayah!” kata Arya agak murung ketika telah sampai di bioskop. Penjualan tiket ternyata sudah dibuka setengah jam yang lalu, dan sekarang antreannya cukup panjang. Seandainya saja tadi Ayah tidak membantu Mbak Ita membetulkan sepedanya, pasti kita tidak akan mengantri sepanjang ini.
“Tidak apa, Arya. Kita masih punya waktu. Pemutaran filmya masih 45 menit lagi, kok. Yuk, segera mengantre!” ajak Ayah sambil berjalan menuju antrean.
Siapakah tokoh utama dalam cerita di atas …
Ayah
Mbak Ita
Arya
Tidak ada
Perhatikan teks berikut ini!
Deo pulang sekolah sambil meringis kesakitan. Ia menuntun sepedanya dengan sedikit terpincang-pincang. Celana dan baju seragamnya terlihat kotor. Keringat mengucur di dahinya. Hari itu udara memang cukup terik.
Ibu segera menyambut Deo dengan membukakan pintu pagar. Ibu pun membantu.
Deo memasukkan sepedanya di halaman rumah. Ibu mengambil tas Deo yang ikut kotor dan menuntunnya masuk ke dalam rumah. Setelah ibu memberikan minum, ibu memeriksa luka-luka gores di lutut dan siku Deo. Deo meringis kesakitan ketika luka-luka itu dibersihkan dan diberikan obat. Setelah Deo mulai terlihat tenang, ibu meminta Deo bercerita.
Latar dari cerita pada teks di atas adalah...
jalan raya
rumah
sekolahan
sepeda
