wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Komponen Sistem A/C Manual

Total questions: 75

Worksheet time: 56mins

Name
Class
Date
1.

Pada diagram, komponen mana yang berfungsi mengompresi refrigeran sebelum dialirkan ke kondensor?

a)

Sensor tekanan refrigeran A/C di pipa hisap

b)

Relai kompresor A/C di boks sekring

c)

Kompresor A/C terpasang pada mesin

d)

Unit HVAC di dalam dashboard

2.

Di area dashboard, knob dengan ikon kipas mengatur apa pada sistem A/C manual?

a)

Pemilih kecepatan blower

b)

Pemilih aliran udara luar-dalam

c)

Pemilih suhu udara kabin

d)

Saklar A/C kompresor

3.

Jika blower tidak berputar pada kecepatan rendah, komponen mana paling mungkin bermasalah?

a)

Resistor motor blower di unit HVAC

b)

Relai utama di ruang mesin

c)

ECM mesin di ruang mesin

d)

Sensor suhu evaporator di dashboard

4.

Urutkan prosedur dasar mengaktifkan pendinginan kabin pada sistem A/C manual sesuai logika kerja komponen.

a)

Tekan relai utama, lalu matikan pemilih kecepatan

b)

Hidupkan saklar A/C, kompresor aktif, blower menyala

c)

Pilih suhu, kompresor berhenti, sensor suhu naik

d)

Aktifkan kipas radiator dulu, lalu pilih aliran udara

5.

Komponen yang mengompresi refrigerant dan memulai sirkulasi dalam sistem A/C adalah apa?

a)

Kondensor penukar panas

b)

Kompresor penggerak siklus

c)

Katup ekspansi pengontrol aliran

d)

Evaporator bertekanan rendah

6.

Di bagian mana refrigerant melepaskan panas ke udara luar dalam siklus A/C?

a)

Receiver filter cair

b)

Evaporator sisi kabin

c)

Kondensor sisi mesin

d)

Katup ekspansi pusat

7.

Fungsi utama evaporator terhadap udara kabin adalah apa?

a)

Mencampur udara luar dan dalam

b)

Meningkatkan tekanan refrigerant

c)

Menyerap kalor dari udara kabin

d)

Menaikkan suhu udara kabin

8.

Alat untuk mengukur tekanan saluran rendah (LO) dan tinggi (HI) pada sistem A/C adalah apa?

a)

Multimeter listrik analog

b)

Flowmeter refrigerant digital

c)

Manifold pressure gauge (MPG)

d)

Termometer inframerah portabel

9.

Standar tekanan LO pada sekitar 30°C untuk mesin bensin berada pada kisaran apa?

a)

600–800 kPa kisaran sedang

b)

240–350 kPa kisaran rendah

c)

1200–1500 kPa kisaran tinggi

d)

2–6 kPa kisaran vakum

10.

Jika tekanan LO 0,8–1,0 kgf/cm² dan HI 7–10 kgf/cm², kemungkinan penyebab utama adalah apa?

a)

Tabung kontrol longgar ringan

b)

Katup ekspansi terbuka penuh

c)

Sirkulasi kipas terlalu cepat

d)

Kebocoran instalasi refrigerant

11.

Tekanan LO 2,5–3,5 kgf/cm² dan HI 20–25 kgf/cm² paling selaras dengan kondisi apa?

a)

Pengisian refrigerant kurang

b)

Refrigerant berlebihan atau pendinginan kondensor kurang

c)

Katup ekspansi rusak total

d)

Sirkulasi tidak jalan karena beku

12.

Pada kondisi refrigerant berlebihan, salah satu tindakan perbaikan yang tepat adalah apa?

a)

Mengganti motor blower penuh

b)

Mengencangkan drive belt kompresor

c)

Membuang sebagian refrigerant

d)

Menambah refrigerant secara bertahap

13.

Tekanan tidak stabil dengan LO 1,5–2,5 kgf/cm² dan HI 14–23 kgf/cm² sering disebabkan oleh apa?

a)

Belt kompresor terlalu kencang

b)

Air membeku pada katup ekspansi

c)

Receiver terlalu besar kapasitas

d)

Kebocoran pada kondensor atas

14.

Bila LO sangat rendah (sekitar −76 Hg di bawah 0 kg/cm²) dan HI 6 kg/cm², kemungkinan masalahnya adalah apa?

a)

Evaporator oversize dalam kabin

b)

Kondensor terlalu dingin mendadak

c)

Kebocoran pipa sisi tekanan tinggi

d)

Penyumbatan kotoran di katup ekspansi

15.

Katup ekspansi tidak normal dengan LO 2,5 kg/cm² dan HI 19–20 kg/cm² memerlukan tindakan apa?

a)

Isi refrigerant lebih banyak

b)

Setel atau ganti katup ekspansi

c)

Buang gas berulang kali

d)

Bersihkan sirip kondensor

16.

Jika terdapat udara dalam saluran sistem, tindakan perbaikan yang sesuai adalah apa?

a)

Menambah oli kompresor langsung

b)

Mengganti receiver atau filter

c)

Mengurangi putaran cooling fan

d)

Memasang katup ekspansi baru

17.

Apa fungsi utama magnetic clutch pada kompresor A/C saat posisi ON?

a)

Meningkatkan tekanan refrigeran secara otomatis

b)

Mengatur kecepatan motor blower evaporator

c)

Menghubungkan puli mesin ke poros kompresor

d)

Memutus arus ke kipas kondensor sepenuhnya

18.

Ketika magnetic clutch OFF, apa yang terjadi pada poros kompresor?

a)

Poros kompresor tidak berputar

b)

Poros kompresor berputar lebih cepat

c)

Poros kompresor berputar pelan

d)

Poros kompresor berosilasi periodik

19.

Mengapa kipas kondensor menyala bersamaan dengan magnetic clutch ON?

a)

Untuk mendinginkan refrigeran pada kondensor

b)

Untuk menaikkan putaran mesin idle-up

c)

Untuk mengalirkan udara ke evaporator kabin

d)

Untuk memutus rangkaian blower resistor

20.

Pernyataan mana yang tepat tentang rangkaian motor blower pada sistem A/C?

a)

Hanya bekerja saat tekanan refrigeran tinggi

b)

Selalu dikendalikan langsung oleh BCM otomatis

c)

Berbagi relai yang sama dengan kompresor

d)

Terpisah dari rangkaian magnetic clutch dan kondensor fan

21.

Dalam sistem A/C modern dengan BCM, apa yang turut diatur berdasarkan sensor?

a)

Kerja magnetic clutch dan kipas kondensor

b)

Pembersihan filter kabin berkala otomatis

c)

Pengisian refrigeran oleh kompresor mandiri

d)

Penggantian mekanis thermostat manual

22.

Apa perbedaan utama sistem A/C manual tanpa BCM dibandingkan dengan yang menggunakan BCM?

a)

Pengaturan berbasis jaringan CAN terdistribusi

b)

Pengaturan berbasis sakelar dan thermostat sederhana

c)

Pengaturan berbasis kontrol tekanan turbo

d)

Pengaturan berbasis aktuator hidrolik kompleks

23.

Jika sistem kelistrikan A/C tidak berfungsi walau tekanan refrigeran normal, konsekuensi langsungnya adalah?

a)

Kipas kondensor tetap berputar maksimal

b)

Blower mengalirkan udara dingin lebih cepat

c)

Kompresor tetap memompa refrigeran efektif

d)

Sistem A/C tidak bekerja mendinginkan kabin

24.

Komponen mana yang bertugas mengatur kecepatan putaran motor blower dalam teknologi A/C otomatis?

a)

ECU berdasarkan masukan temperatur

b)

Kompresor berdasarkan tekanan tinggi

c)

Thermostat mekanis berdasarkan sakelar

d)

Relai kipas kondensor berdasarkan arus

25.

Pada diagram A/C tanpa BCM, jalur mana yang menghubungkan pressure switch ke relai kompresor clutch?

a)

Melalui kabel BLU/RED dari thermo switch

b)

Langsung dari heater fan switch terminal BLK

c)

Melalui ECU jalur BLK/RED khusus

d)

Melalui blower resistor jalur BLU/WHT

26.

Skenario: Kompresor tidak berputar dan kabin tidak dingin. Sakelar A/C ON, blower normal. Langkah penalaran paling logis pertama?

a)

Periksa kopling magnet dan relai kompresor

b)

Ganti blower resistor dan sakelar heater

c)

Tambahkan refrigeran tanpa pemeriksaan lain

d)

Setel ulang kecepatan L-M-H pada blower

27.

Pada sistem A/C, komponen yang mengendalikan relay kompresor dan relay kipas kondensor adalah bagian mana?

a)

ECM area kontrol A/C kendaraan

b)

A/C thermoswitch pada evaporator

c)

BCM pada unit HVAC kendaraan

d)

Pressure switch pada jalur refrigerant

28.

Gejala: condenser fan tidak berputar di semua kondisi. Tindakan perbaikan pertama yang paling sederhana adalah apa?

a)

Periksa selector kecepatan blower

b)

Setel clearance pulley kompresor

c)

Ganti fuse yang terputus dahulu

d)

Ganti motor condenser fan segera

29.

Magnetic clutch tidak bekerja. Salah satu kemungkinan penyebab langsung pada jalur listrik adalah apa?

a)

Radiator cooling fan relay macet tertutup

b)

Resistor motor blower mengalami putus

c)

VSS sensor memberikan sinyal tidak stabil

d)

Open circuit pada wiring kelistrikan

30.

Sistem A/C tidak bekerja seluruhnya. Komponen proteksi yang sering menyebabkan kegagalan total adalah apa?

a)

Selector kecepatan blower rusak

b)

Evaporator temperature sensor macet

c)

Fuse pada rangkaian utama putus

d)

Clearance pulley kompresor terlalu kecil

31.

Motor blower tidak beroperasi. Langkah diagnosis yang tepat terkait resistor motor adalah apa?

a)

Periksa resistor, ganti bila perlu

b)

Langsung ganti motor blower baru

c)

Setel clearance pulley kompresor

d)

Ganti ECM tanpa pengujian

32.

Jika relay condenser fan rusak, gejala yang paling mungkin muncul adalah apa?

a)

Magnetic clutch selalu menempel kuat

b)

Blower motor berputar terlalu kencang

c)

Condenser fan tidak berputar pada kondisi apa pun

d)

Air intake control actuator macet tertutup

33.

Prosedur pemeriksaan tekanan refrigerant: langkah awal sebelum menghubungkan selang ke kendaraan adalah apa?

a)

Pasang pressure switch pada saluran high

b)

Tutup rapat katup HI dan katup LO

c)

Setel selector kecepatan blower maksimum

d)

Hidupkan mesin hingga idle normal

34.

Saat sistem A/C tidak bekerja dan ECM dilengkapi pada kendaraan, tindakan perbaikan yang sesuai terhadap ECM adalah apa?

a)

Ganti resistor motor blower terlebih dahulu

b)

Periksa dan ganti wiring seluruh kendaraan

c)

Ganti ECM setelah verifikasi kerusakan

d)

Setel clearance pada pulley kompresor

35.

Saat memeriksa sistem A/C, berapa temperatur standar pada kisi-kisi blower yang harus dicapai setelah stabilisasi operasi?

a)

Sekitar ±4°C pada kisi-kisi

b)

Sekitar ±2°C pada kisi-kisi

c)

Sekitar ±6°C pada kisi-kisi

d)

Sekitar ±8°C pada kisi-kisi

36.

Pada suhu ruang sekitar 30°C, kisaran tekanan standar pada pengukur tekanan rendah (LO) adalah?

a)

240–350 kPa atau 2,4–3,6 kgf/cm²

b)

900–1100 kPa atau 9,0–11,0 kgf/cm²

c)

1220–1540 kPa atau 12,4–15,7 kgf/cm²

d)

450–700 kPa atau 4,5–7,0 kgf/cm²

37.

Langkah yang benar sebelum membaca tekanan HI dan LO pada manifold gauge adalah?

a)

Nyalakan A/C, blower maksimum, suhu pendinginan maksimum

b)

Matikan A/C, blower maksimum, suhu pendinginan

c)

Nyalakan A/C, blower minimum, suhu pemanas

d)

Matikan A/C dan tutup semua ventilasi

38.

Urutan prosedur pengosongan dan pengisian refrigerant yang tepat adalah?

a)

Pemvakuman, pengosongan, pengisian oli, pengisian

b)

Pengisian, pemvakuman, pengosongan, pengisian oli

c)

Pengosongan, pemvakuman, pengisian, pengisian oli

d)

Pengosongan, pengisian oli kompresor, pemvakuman, pengisian

39.

Mengapa disarankan menggunakan alat 3R saat mengosongkan sistem A/C?

a)

Agar refrigerant tidak terbuang ke atmosfer dan mencemari lingkungan

b)

Supaya suhu blower tetap pada ±4°C selama servis

c)

Untuk mempercepat pendinginan kabin kendaraan

d)

Untuk menaikkan tekanan kompresor selama servis

40.

Saat hanya mengisi refrigerant, berapa jumlah oli kompresor A/C yang ditambahkan jika tidak dilakukan pengukuran?

a)

Tambahkan 5 cm³ oli kompresor

b)

Tambahkan 8 cm³ oli kompresor

c)

Tambahkan 10 cm³ oli kompresor

d)

Tambahkan 12 cm³ oli kompresor

41.

Tujuan utama pemvakuman sistem A/C menggunakan vacuum pump adalah…

a)

Menurunkan putaran mesin untuk menghemat bahan bakar

b)

Menambah oli kompresor agar tekanan sistem meningkat

c)

Membersihkan kondensor dari kotoran luar kendaraan

d)

Menghilangkan kelembapan dan memastikan tidak ada kebocoran

42.

Saat memulai pemvakuman, langkah benar terkait katup manifold adalah…

a)

Tutup kedua katup agar indikator tekanan tetap nol

b)

Buka katup LO lalu tutup katup pada tabung refrigerant

c)

Buka katup HI dan LO pada manifold pressure gauge

d)

Tutup katup HI dan hanya buka katup LO

43.

Indikasi vakum memadai pada sisi LO saat tidak ada kebocoran setelah 10 menit operasi pompa adalah sekitar…

a)

Antara 150–180 kPa atau -650 mmHg (-12 psi)

b)

Tepat 200 kPa atau -500 mmHg (-10 psi)

c)

Kurang dari 100 kPa atau -760 mmHg (-14,7 psi)

d)

Lebih dari 300 kPa atau -300 mmHg (-4,5 psi)

44.

Jika saat pemvakuman terdeteksi kebocoran, tindakan yang tepat adalah…

a)

Lanjutkan vakum 30 menit agar kebocoran tertutup sendiri

b)

Hentikan pompa vakum dan perbaiki kebocoran dahulu

c)

Isi sistem dengan refrigerant untuk menekan kebocoran

d)

Naikkan RPM mesin hingga 1500 untuk menstabilkan tekanan

45.

Durasi operasi pompa vakum bila tidak ada kebocoran sebelum menutup kedua katup adalah…

a)

Sekitar 30 menit, minimal 15 menit

b)

Kurang dari 5 menit, maksimal 10 menit

c)

Antara 45–60 menit, tanpa batas minimal

d)

Tepat 20 menit, tidak boleh lebih lama

46.

Sebelum pengisian, pemeriksaan kebocoran tekanan dilakukan dengan…

a)

Menghidupkan A/C pada 1500 RPM selama 5 menit

b)

Menunggu 10 menit memastikan pembacaan tekanan rendah stabil

c)

Membuka katup HI dan LO secara bersamaan

d)

Membalik posisi tabung refrigerant menghadap ke bawah

47.

Pada prosedur pengisian manual, langkah awal yang benar adalah…

a)

Bersihkan saluran dengan membuka katup tabung refrigerant

b)

Langsung isi dari sisi tekanan rendah saat mesin hidup

c)

Tutup katup HI rapat lalu isi dari sisi LO

d)

Buka katup LO terlebih dahulu sebelum memeriksa selang

48.

Peringatan keselamatan saat pengisian menekankan bahwa katup HI harus…

a)

Dibiarkan longgar agar indikator tekanan mudah bergerak

b)

Tertutup rapat agar aliran balik bertekanan tinggi tidak ke tabung

c)

Terbuka sebagian untuk mencegah pembekuan pipa pengisian

d)

Dibuka penuh supaya refrigerant mengalir lebih cepat

49.

Setelah pengisian awal, urutan benar sebelum sistem diisi penuh adalah…

a)

Tutup LO sepenuhnya lalu nyalakan mesin tanpa membuka HI

b)

Buka katup tabung refrigerant dan kedua katup manifold terus menerus

c)

Buka LO untuk mengisi, lalu buka HI dan biarkan keduanya terbuka

d)

Buka katup HI untuk mengisi, sesaat kemudian buka LO dan tutup HI

50.

Selama proses akhir pengisian, mesin harus…

a)

Dinaikkan sampai 2500 RPM untuk mempercepat pengisian

b)

Dimatikan total hingga tekanan mencapai spesifikasi

c)

Dibiarkan idle tanpa menyalakan A/C agar tekanan stabil

d)

Dinyalakan dan ditahan pada 1500 RPM lalu A/C dihidupkan

51.

Posisi tabung saat mengisi sistem dengan refrigerant uap adalah…

a)

Menghadap ke atas untuk menyalurkan uap ke sistem

b)

Horizontal supaya tekanan tabung tetap konstan

c)

Miring 45 derajat agar aliran bercampur uap dan cair

d)

Menghadap ke bawah agar cairan masuk terlebih dahulu

52.

Kapan katup LO pada manifold pressure gauge ditutup kembali pada tahap pengisian?

a)

Saat tekanan LO dan HI telah mencapai spesifikasi

b)

Tepat setelah mesin mencapai 1500 RPM

c)

Sebelum membuka katup tabung refrigerant untuk pembersihan

d)

Sesaat sebelum membuka katup HI untuk pengisian awal

53.

Tes kebocoran refrigerant dapat dilakukan menggunakan…

a)

Termometer kontak untuk memantau suhu pipa evaporator

b)

Manifold pressure gauge untuk penurunan tekanan atau leak detector elektronik

c)

Flowmeter untuk mengukur laju aliran oli kompresor

d)

Voltmeter untuk memeriksa tegangan pada kompresor

54.

Pada pemeriksaan kebocoran dengan leak detektor, alat digunakan untuk mendeteksi kebocoran refrigerant di sambungan. Tindakan awal yang benar saat memulai prosedur vakum adalah apa?

a)

Menjalankan pompa vakum dengan katup HI saja dibuka

b)

Menjalankan pompa vakum dengan katup LO saja dibuka

c)

Menjalankan pompa vakum dengan katup HI dan LO dibuka

d)

Menutup semua katup lalu hidupkan pompa vakum

55.

Setelah 10 menit vakum, pompa dihentikan sementara 30 detik. Jika jarum pengukur tidak tetap di -76 cmHg, tindakan yang tepat adalah apa?

a)

Tutup katup HI lalu hidupkan mesin 2000 RPM

b)

Lanjutkan vakum 30 menit tambahan tanpa perbaikan

c)

Isi refrigerant lalu periksa sight glass

d)

Periksa kebocoran sistem dan lakukan perbaikan

56.

Nilai tekanan saat pemeriksaan setelah pengisian: LO dan HI yang benar adalah apa?

a)

LO 2,5–3,5 kg/cm2, HI 10–12 kg/cm2

b)

LO 0,5–1,0 kg/cm2, HI 20–22 kg/cm2

c)

LO 1,0–1,5 kg/cm2, HI 12–14 kg/cm2

d)

LO 1,5–2,5 kg/cm2, HI 15–17 kg/cm2

57.

Pada flowchart perbaikan condenser fan tidak berputar, langkah pertama yang harus diperiksa adalah apa?

a)

Relay condenser fan berfungsi normal

b)

Fuse putus atau terbakar

c)

Kontinuitas kabel menuju fan

d)

Ground motor fan melemah

58.

Jika fuse OK dan setelah menjumper terminal 30–87 fan tidak berputar, ke langkah mana yang harus dilanjutkan?

a)

Ke langkah lanjutan pemeriksaan relay

b)

Isi ulang refrigerant sistem

c)

Ganti fuse segera

d)

Perbaiki ground motor fan

59.

Pada pemeriksaan input di terminal 86 relay condenser, bila tidak ada tegangan baterai, tindakan yang benar adalah apa?

a)

Setel clearance magnetic switch

b)

Perbaiki open circuit di antara relay dan fuse

c)

Ganti relay condenser fan

d)

Perbaiki kabel ground fan

60.

Saat melanjutkan pemeriksaan condenser fan, jika tidak ada kontinuitas kabel antara relay dan fan, tindakan yang tepat adalah apa?

a)

Periksa tekanan refrigerant

b)

Ganti relay condenser fan

c)

Ganti motor condenser fan

d)

Perbaiki open circuit di antara relay dan fan

61.

Tes motor condenser fan dengan baterai 12V dilakukan ke terminal (+) dan (−). Jika motor tidak dapat berputar, apa yang harus dilakukan?

a)

Perbaiki open circuit kabel ECU

b)

Ganti relay magnetic clutch

c)

Ganti motor condenser fan

d)

Perbaiki ground lemah pada motor

62.

Pada flowchart compressor/magnetic clutch tidak bekerja, setelah memeriksa fuse OK dan menjumper thermoswitch A/C, langkah berikutnya adalah apa?

a)

Start mesin dan lihat apakah kompresor bekerja

b)

Periksa clearance clutch pulley dan pressure plate

c)

Ukur tegangan input di terminal 30 relay

d)

Periksa relay clutch apakah OK

63.

Jika kompresor tidak bekerja dan tidak ada tegangan baterai di terminal 30 relay magnetic clutch, tindakan korektif yang benar adalah apa?

a)

Setel clearance magnetic switch

b)

Perbaiki open circuit kabel di antara fuse dan relay magnetic clutch

c)

Ganti kumparan medan magnetic clutch

d)

Ganti relay magnetic clutch

64.

Saat memeriksa relay clutch dan ternyata relay tidak OK, tindakan yang sesuai adalah apa?

a)

Ukur tegangan input ECU di terminal 85 relay condenser fan

b)

Perbaiki open circuit kabel antara relay dan ECU

c)

Setel clearance antara clutch pulley dan pressure plate

d)

Ganti relay magnetic clutch

65.

Jika kumparan medan magnetic clutch tidak OK, tindakan berikut yang tepat adalah apa?

a)

Perbaiki open circuit kabel antara relay dan magnetic clutch

b)

Tukar engine-ECU bertipe sama

c)

Ganti thermoswitch A/C

d)

Ganti kumparan medan magnetic clutch

66.

Apa tindakan yang tepat jika ditemukan korosi dan kebocoran pada evaporator saat inspeksi?

a)

Semprot pelumas ke kisi-kisi evaporator

b)

Tambah refrigeran untuk menaikkan tekanan sistem

c)

Ganti evaporator dengan unit baru segera

d)

Bersihkan kisi-kisi dengan udara bertekanan saja

67.

Faktor utama yang sering menyebabkan kerusakan kompresor A/C adalah...

a)

Usia penggunaan dan kesalahan pengisian refrigeran

b)

Kebersihan filter kabin yang selalu baru

c)

Tegangan kipas kondensor yang terlalu stabil

d)

Kecepatan kendaraan yang rendah di kota

68.

Saat inspeksi drive belt kompresor A/C, standar ketegangan yang disetel adalah...

a)

9–10 mm defleksi

b)

7–8 mm defleksi

c)

5–6 mm defleksi

d)

3–4 mm defleksi

69.

Langkah awal pemeriksaan pulley rotor magnetic clutch yang benar adalah...

a)

Memutar dengan tangan sambil cek noise/kekocakan

b)

Menambah shim penyetel sebelum pengukuran

c)

Memanaskan rotor dengan heat gun

d)

Mengukur arus kumparan medan langsung

70.

Jika resistansi kumparan medan magnetic clutch tidak sesuai spesifikasi, tindakan yang dianjurkan adalah...

a)

Membersihkan debu pada permukaan pulley

b)

Mengencangkan baut armature plate

c)

Mengganti kumparan medan dengan yang baru

d)

Menambah oli pada bearing rotor pulley

71.

Rentang spesifikasi clearance antara rotor pulley dan armature pada magnetic clutch adalah...

a)

± 0,75–1,00 mm

b)

± 0,35–0,65 mm

c)

± 0,25–0,45 mm

d)

± 0,10–0,25 mm

72.

Apa solusi bila clearance magnetic clutch di luar spesifikasi saat pengukuran?

a)

Kurangi tekanan refrigeran sistem

b)

Tambah/kurangi shim penyetel pada assembly

c)

Ganti seluruh kompresor A/C langsung

d)

Naikkan tegangan suplai kumparan medan

73.

Praktik perawatan yang membantu memperpanjang umur evaporator adalah...

a)

Menghindari penggunaan filter kabin

b)

Membersihkan dan mengganti filter kabin berkala

c)

Menambah tekanan refrigeran setiap bulan

d)

Melepas evaporator setiap minggu untuk dicuci

74.

Tanda umum kerusakan kompresor yang disebutkan dalam materi adalah...

a)

Putaran kipas kondensor terlalu tinggi

b)

Penurunan konsumsi arus kumparan

c)

Kebocoran seal dan timbul noise operasi

d)

Tekanan pemompaan meningkat berlebihan

75.

Saat overhauling kompresor, apa catatan penting sebelum pemasangan kembali komponen berulir?

a)

Rendam komponen dalam refrigeran cair

b)

Kencangkan melebihi torsi spesifikasi

c)

Gunakan grease putih pada semua permukaan

d)

Gunakan sealer pada ulir komponen