wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Asesmen PAIBP Kelas 4

Total questions: 28

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Allah bersumpah demi buah Tin dan Zaitun. Dalam biologi, Zaitun dikenal sebagai pohon yang berumur panjang (ratusan tahun) dan tahan kekeringan. Hal ini menunjukkan kekuatan ciptaan Allah. Berdasarkan Q.S. At-Tin, sumpah Allah tersebut bertujuan untuk...

a)

Mengajak manusia menanam pohon di lahan gersang.

b)

Menegaskan kemuliaan manusia sebagai ciptaan terbaik.

c)

Memberitahukan bahwa buah-buahan adalah obat segala penyakit.

d)

Menunjukkan bahwa tumbuhan lebih mulia daripada manusia.

2.

Perhatikan ayat: لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ. Kalimat *Ahsanul Taqwin* berarti manusia memiliki struktur tubuh dan akal paling sempurna. Jika seorang robot (AI) diciptakan manusia untuk berpikir, kelemahan robot dibandingkan manusia menurut ayat ini adalah...

a)

Robot tidak memiliki memori penyimpanan yang besar.

b)

Robot tidak memiliki ruh dan perasaan yang diberikan Allah.

c)

Robot lebih cepat dalam menghitung angka dibanding manusia.

d)

Robot tidak bisa rusak sedangkan manusia bisa mati.

3.

Bukit Sinai adalah tempat bersejarah di mana Nabi Musa menerima wahyu. Dalam geografi, gunung berfungsi sebagai pasak bumi. Allah bersumpah dengan tempat ini untuk menunjukkan bahwa...

a)

Wahyu Allah adalah pondasi yang kokoh bagi kehidupan manusia.

b)

Semua gunung di dunia adalah tempat yang suci untuk berdoa.

c)

Manusia harus mendaki gunung untuk bertemu dengan Tuhan.

d)

Lingkungan yang gersang adalah tempat terbaik untuk belajar.

4.

Allah menyebut kota Mekah sebagai "Kota yang Aman" (*Al-Balad al-Amin*). Di era modern, keamanan sebuah kota didukung sistem CCTV dan polisi. Namun, keamanan hakiki menurut ayat ini berasal dari...

a)

Kecanggihan teknologi pengawasan di sudut kota.

b)

Kepatuhan penduduknya terhadap hukum Allah.

c)

Banyaknya pagar tinggi di setiap rumah penduduk.

d)

Letak geografis kota yang dikelilingi oleh padang pasir.

5.

Manusia bisa jatuh ke derajat "serendah-rendahnya" (*Asfala Safilin*). Dalam sosiologi, hal ini terjadi jika manusia kehilangan moral dan etika. Cara mencegah penurunan derajat ini menurut ayat ke-6 adalah...

a)

Menjadi orang paling kaya di Pematang Mencolok.

b)

Beriman dan mengerjakan amal saleh secara konsisten.

c)

Mempelajari semua jenis teknologi tanpa ibadah.

d)

Memiliki jabatan yang tinggi di organisasi sekolah.

6.

Ayat ke-8 berbunyi: اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ. Kalimat ini adalah bentuk pertanyaan retoris. Makna yang paling tepat agar tidak terjebak adalah...

a)

Allah meminta pendapat manusia tentang siapa hakim terbaik.

b)

Penegasan bahwa keadilan Allah tidak tertandingi oleh hakim dunia.

c)

Allah akan mengangkat manusia menjadi hakim di hari kiamat.

d)

Hakim di dunia boleh berbuat tidak adil karena Allah akan membalasnya.

7.

Surat At-Tin terdiri dari 8 ayat. Jika Budi sudah menghafal 75% dari surat tersebut, maka sisa ayat yang belum dihafal Budi agar mencapai target "Lancar" adalah...

a)

1 Ayat

b)

2 Ayat

c)

4 Ayat

d)

6 Ayat

8.

Buah Zaitun menghasilkan minyak yang tidak membeku di suhu dingin tertentu. Sifat kimia ini sangat bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah. Mengonsumsi makanan sehat merupakan bentuk menjaga *Ahsanul Taqwin* yang bersifat...

a)

Jasmani (Fisik)

b)

Ruhani (Mental)

c)

Ekonomi (Keuangan)

d)

Sosial (Hubungan)

9.

Perhatikan potongan ayat: ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَافِلِيْنَ. Kata yang bergaris bawah (*Asfala Safilin*) memiliki arti...

a)

Tempat yang paling tinggi di surga.

b)

Derajat yang paling rendah atau buruk.

c)

Padang mahsyar yang sangat luas.

d)

Bukit Sinai yang diberkati.

10.

Dalam Q.S. At-Tin, terdapat pesan bahwa pahala orang beriman "tidak putus-putus". Dalam matematika, sesuatu yang tidak putus disebut *infinity* (tak hingga). Hal ini menggambarkan bahwa...

a)

Amal saleh hanya perlu dilakukan sekali saja seumur hidup.

b)

Kebaikan kecil akan terus mengalir pahalanya jika dilakukan ikhlas.

c)

Allah tidak bisa menghitung jumlah pahala manusia.

d)

Manusia boleh berhenti beribadah setelah merasa cukup.

11.

Pada kata وَالتِّيْنِ terdapat hukum bacaan Alif Lam Syamsiyah. Alasan yang paling tepat adalah...

a)

Alif lam bertemu dengan huruf Ya yang berharakat kasrah.

b)

Alif lam bertemu huruf Ta dan dibaca melebur (idgham).

c)

Alif lam harus dibaca jelas (idzhar) sebelum huruf Ta.

d)

Huruf Nun di akhir kalimat harus dibaca panjang.

12.

Ahmad menemukan kata الْاِنْسَانَ. Ia melihat Nun Sukun bertemu huruf Sin. Ahmad membacanya dengan samar dan dengung. Hukum ini disebut...

a)

Idzhar Halqi

b)

Ikhfa Hakiki

c)

Idgham Bighunnah

d)

Iqlab

13.

Apa perbedaan utama antara *Idgham Bighunnah* dan *Idgham Bilaghunnah* saat membaca Al-Qur'an?

a)

Terletak pada panjang pendeknya harakat pada huruf Alif.

b)

Terletak pada ada atau tidaknya suara dengung di hidung.

c)

Terletak pada cara memutus bacaan di akhir ayat.

d)

Terletak pada penulisan hurufnya yang selalu tegak.

14.

Perhatikan ayat ke-5: ثُمَّ رَدَدْنٰهُ. Terdapat tanda *Syiddah* pada huruf Mim. Cara membacanya yang paling tepat adalah...

a)

Dibaca pendek dan cepat tanpa tekanan.

b)

Ditekan dan didengungkan (Ghunnah) selama 2-3 harakat.

c)

Dibaca samar-samar antara huruf Mim dan Nun.

d)

Huruf Mim tidak perlu dibaca karena dianggap hilang.

15.

Di dalam Q.S. At-Tin, kata *Zaitun* diakhiri dengan huruf Nun yang disukunkan karena waqaf. Hal ini menciptakan hukum bacaan...

a)

Mad Thabi'i

b)

Mad Arid Lissukun

c)

Mad Wajib Muttasil

d)

Mad Layyin

16.

Mengapa kita harus mempelajari tajwid sebelum menghafal Q.S. At-Tin?

a)

Agar suara kita terdengar lebih merdu dibanding teman lain.

b)

Agar tidak terjadi perubahan makna akibat salah pengucapan huruf.

c)

Agar proses menghafal menjadi lebih cepat tanpa perlu memahami arti.

d)

Karena tajwid adalah syarat utama untuk menjadi juara kelas.

17.

Penulisan kata *At-Tin* menggunakan huruf...

a)

Ta (ت)

b)

Tha (ط)

c)

Tsa (ث)

d)

Dal (د)

18.

Tanda baca "Sukun" ( ْ ) berfungsi untuk...

a)

Mematikan bunyi huruf hijaiyah.

b)

Memberikan suara "an", "in", atau "un".

c)

Memanjangkan bunyi huruf sebanyak dua ketukan.

d)

Menekan bunyi huruf agar menjadi ganda.

19.

Dalam ayat اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا, terdapat Mad Badal pada kata *Aamanu*. Panjang bacaannya adalah...

a)

1 Harakat

b)

2 Harakat

c)

4 Harakat

d)

6 Ha

20.

Dalam ayat اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا, terdapat Mad Badal pada kata *Aamanu*. Panjang bacaannya adalah...

a)

1 Harakat

b)

2 Harakat

c)

4 Harakat

d)

6 Harakat

21.

Huruf Ikhfa berjumlah 15 huruf. Jika kita menemukan Nun mati bertemu huruf "Kaf", maka suara yang dihasilkan condong ke bunyi...

a)

"N" yang sangat jelas.

b)

"M" yang merapat.

c)

"Ng" yang samar.

d)

"L" yang melebur.

22.

Hadis menyebutkan bahwa silaturahmi dapat "melapangkan rezeki". Dalam ekonomi sederhana, orang yang banyak silaturahmi memiliki jaringan (networking) luas. Jika dikaitkan dengan iman, rezeki yang lapang berarti...

a)

Uang yang sangat banyak hingga tidak habis tujuh turunan.

b)

Keberkahan harta dan rasa cukup yang diberikan Allah.

c)

Selalu mendapatkan hadiah setiap mengunjungi rumah orang.

d)

Tidak perlu bekerja lagi karena banyak teman yang membantu.

23.

Silaturahmi juga dapat "memanjangkan umur". Secara medis, bertemu orang tersayang meningkatkan hormon kebahagiaan (endorfin) yang memperkuat imun tubuh. Ini membuktikan bahwa hadis Nabi Muhammad SAW sejalan dengan ilmu...

a)

Astronomi

b)

Kesehatan (Biologi)

c)

Fisika Terapan

d)

Robotika

24.

**(Kontekstual)** Di Desa Pematang Mencolok, jalanan sedang banjir. Siti tetap menghubungi neneknya lewat telepon untuk menanyakan kabar. Tindakan Siti menggunakan handphone untuk silaturahmi termasuk...

a)

Mengabaikan perintah silaturahmi karena tidak datang langsung.

b)

Bentuk ikhtiar menggunakan teknologi untuk menyambung kasih sayang.

c)

Pemborosan kuota internet yang dilarang oleh agama.

d)

Cara silaturahmi yang tidak sah dan tidak mendapat pahala.

25.

Apa yang dimaksud dengan "memutuskan tali silaturahmi"?

a)

Tidak membalas pesan WhatsApp karena sedang belajar untuk ujian.

b)

Sengaja memusuhi dan tidak mau bertegur sapa dengan kerabat.

c)

Pindah rumah ke kota lain untuk mencari pekerjaan baru.

d)

Berbeda pendapat dengan teman saat diskusi kelompok di kelas.

26.

**(Numerasi)** Seorang anak mengunjungi 4 rumah kerabat dalam satu hari. Setiap rumah ia menghabiskan waktu 45 menit. Jika ia mulai berangkat pukul 08.00, pukul berapa ia selesai melakukan silaturahmi (tanpa menghitung waktu perjalanan)?

a)

Pukul 10.00

b)

Pukul 11.00

c)

Pukul 12.00

d)

Pukul 13.00

27.

Hadis: "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya." Bentuk memuliakan tamu yang paling tepat bagi anak sekolah adalah...

a)

Menyuguhkan makanan yang paling mahal meski harus berhutang.

b)

Menyambut dengan wajah ceria dan memberikan tempat duduk yang baik.

c)

Meminta tamu untuk segera pulang karena ingin bermain game.

d)

Membiarkan tamu menunggu lama di depan pintu rumah.

28.

Mengapa silaturahmi dianggap sebagai tanda iman kepada "Hari Akhir"?

a)

Karena orang yang silaturahmi akan berumur panjang di dunia selamanya.

b)

Karena setiap perbuatan silaturahmi akan dipertanggungjawabkan hasilnya di akhirat.

c)

Karena hari kiamat tidak akan terjadi jika semua orang saling bersaudara.

d)

Karena silaturahmi adalah cara tercepat untuk mengetahui kapan kiamat tiba.