wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

M20 Perawatan intensif dasar - SMT III

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.
11. Berdasarkan persamaan Hagen-Poiseuille, faktor manakah yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap laju aliran cairan melalui kateter vaskular?
a)
a. Material kateter (poliuretan vs silikon)
b)
b. Tekanan hidrostatik
c)
c. Panjang kateter
d)
d. Viskositas cairan
e)
e. Radius internal kateter
2.
12. Manakah pernyataan yang benar mengenai kateter midline dibandingkan dengan PICC (Peripherally Inserted Central Catheter)?
a)
a. PICC lebih aman untuk penggunaan jangka panjang di atas 1 bulan
b)
b. Midline hanya boleh digunakan maksimal selama 3 hari
c)
c. Vena basilik adalah vena pilihan utama untuk insersi midline
d)
d. Midline memiliki risiko infeksi aliran darah yang lebih tinggi daripada PICC
e)
e. Ujung kateter midline harus mencapai vena kava superior
3.
13. Apa keunggulan utama material silikon dibandingkan poliuretan untuk penggunaan kateter vaskular jangka panjang?
a)
a. Lebih kaku sehingga mudah dimasukkan
b)
b. Lebih tahan terhadap pembentukan biofilm
c)
c. Kurang menyebabkan kerusakan vaskular karena sifatnya yang sangat lentur
d)
d. Memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi untuk mencegah kinking
e)
e. Dapat menahan tekanan infus yang lebih tinggi
4.
14. Dalam manajemen oklusi kateter vaskular, penggunaan alteplase (tPA) dosis rendah seringkali efektif. Manakah rejimen dosis yang umum digunakan?
a)
a. 15 mg infus selama 2 jam
b)
b. 2 mg per lumen
c)
c. 10 mg per lumen
d)
d. 5 mg per lumen
e)
e. 0,5 mg per lumen
5.
15. Penerapan profilaksis ulkus stres (SUP) di ICU diindikasikan pada pasien dengan risiko tinggi. Manakah kondisi berikut yang merupakan indikasi utama pemberian SUP?
a)
a. Pemberian nutrisi enteral dini
b)
b. Pasien dengan skor GCS 15 yang stabil
c)
c. Riwayat gastritis ringan 5 tahun lalu
d)
d. Penggunaan antibiotik spektrum luas
e)
e. entilasi mekanis >48 jam
6.
16. Penggunaan Proton Pump Inhibitors (PPI) sebagai profilaksis ulkus stres dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi tertentu dibandingkan H2-Receptor Antagonists (H2RA). Komplikasi tersebut adalah:
a)
a. Hipernatremia
b)
b. Hipotensi berat
c)
c. Trombositopenia
d)
d. Gagal ginjal akut
e)
e. Infeksi Clostridioides difficile
7.
17. Manakah pernyataan yang paling akurat mengenai profilaksis tromboemboli vena (VTE) di ICU?
a)
a. Low-dose Unfractionated Heparin (LDUH) selalu lebih unggul daripada LMWH
b)
b. Profilaksis mekanis (GCS/SCD) adalah satu-satunya metode yang efektif
c)
c. Profilaksis VTE tidak diperlukan jika pasien menerima aspirin
d)
d. Warfarin adalah pilihan pertama untuk profilaksis VTE akut di ICU
e)
e. LMWH lebih disukai karena risiko Heparin-Induced Thrombocytopenia (HIT) yang lebih rendah
8.
18. Pada penggunaan ketorolac untuk manajemen nyeri, penyesuaian dosis (reduksi 50%) direkomendasikan pada populasi berikut, KECUALI:
a)
a. Pasien usia lanjut
b)
b. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal
c)
c. Pasien dengan berat badan <50 kg
d)
d. Semua jawaban benar
e)
e. Pasien dengan riwayat asma yang terkontrol
9.
19. Apa tujuan utama penggunaan skala RASS (Richmond Agitation-Sedation Scale) dalam manajemen sedasi di ICU?
a)
a. Menstandardisasi target sedasi untuk menghindari 'oversedation'
b)
b. Memantau tekanan intrakranial
c)
c. Mengukur kedalaman blokade neuromuskular
d)
d. Mendiagnosis jenis delirium (hiperaktif vs hipoaktif)
e)
e. Menentukan dosis inisial propofol
10.
20. Pulse oximetry (SpO2) dapat memberikan pembacaan yang tidak akurat pada kondisi tertentu. Manakah kondisi yang menyebabkan SpO2 terbaca tinggi secara palsu (~85%) meskipun terjadi hipoksia berat?
a)
a. Anemia berat
b)
b. Hipotermia
c)
c. Keracunan karbon monoksida (CO)
d)
d. Methemoglobinemia
e)
e. Hiperbilirubinemia