NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsSistem Teknologi ET
Total questions: 70
Worksheet time: 1hrs 10mins
Name
Class
Date
1.
Konstanta surya (Gsc) didefinisikan sebagai energi yang diterima per satuan waktu per satuan luas pada jarak rata-rata bumi-matahari di luar atmosfer. Nilai rata-rata yang umum diterima adalah:
a)
1000 W/m2
b)
1367 W/m2
c)
500 W/m2
d)
1100 W/m2
2.
Berdasarkan Hukum Planck dan Hukum Pergeseran Wien, jika suhu permukaan matahari dianggap benda hitam pada ~5800 K, puncak spektrum radiasinya berada pada panjang gelombang:
a)
Ultraviolet (<0.4 μm)
b)
Inframerah Dekat (>0.8 μm)
c)
Cahaya Tampak (~0.5 μm)
d)
Gelombang Radio
3.
Fenomena apa yang menyebabkan radiasi surya global di permukaan bumi terdiri dari komponen beam (langsung) dan diffuse (baur)?
a)
Refleksi oleh permukaan tanah (albedo).
b)
Absorpsi oleh gas atmosfer dan hamburan (scattering) oleh molekul udara/aerosol.
c)
Pembiasan cahaya oleh lapisan ionosfer.
d)
Perubahan jarak bumi-matahari.
4.
Dalam perhitungan radiasi, Air Mass (AM) 1.5 didefinisikan sebagai:
a)
Standar spektrum untuk pengujian modul PV terestrial (sudut zenith ≈ 48.2°).
b)
Kondisi saat matahari tepat di atas kepala (Zenith).
c)
Massa udara di luar angkasa.
d)
Kondisi saat matahari terbenam di ufuk.
5.
Jika Anda merancang sistem PV tetap (fixed tilt) di belahan bumi selatan (misal: Jawa), ke arah mata angin manakah panel sebaiknya dihadapkan untuk memaksimalkan produksi energi tahunan?
a)
Selatan
b)
Barat
c)
Utara
d)
Timur
6.
Mengapa radiasi surya yang diukur pada bidang miring seringkali lebih tinggi daripada radiasi pada bidang horizontal pada waktu-waktu tertentu?
a)
Karena bidang miring mengurangi sudut insiden (cosine loss) terhadap sinar datang langsung.
b)
Karena bidang miring lebih dekat ke matahari.
c)
Karena sensor alat ukur lebih sensitif jika dimiringkan.
d)
Karena angin mendinginkan panel miring lebih baik.
7.
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur radiasi surya global (total) pada bidang horizontal adalah:
a)
Pyrheliometer
b)
Pyranometer
c)
Anemometer
d)
Luxmeter
8.
Rasio antara radiasi difusi horizontal (Hd) terhadap radiasi global horizontal (H) disebut:
a)
Diffuse Fraction (Kd)
b)
Clearness Index (KT)
c)
Albedo
d)
Solar Constant
9.
Pada kolektor surya pelat datar, apa fungsi utama dari kaca penutup (glazing)?
a)
Memantulkan sinar matahari agar tidak terlalu panas.
b)
Mencegah debu masuk saja.
c)
Memfokuskan cahaya ke satu titik.
d)
Menciptakan efek rumah kaca (menahan gelombang panjang panas dari absorber).
10.
Efisiensi kolektor surya termal seketika (η) menurun seiring dengan:
a)
Peningkatan selisih suhu antara fluida kolektor dan suhu lingkungan ((Tm - Ta)).
b)
Peningkatan intensitas radiasi matahari.
c)
Peningkatan laju aliran massa fluida.
d)
Penurunan suhu inlet fluida.
11.
Apa keunggulan utama Evacuated Tube Collector (ETC) dibandingkan Flat Plate Collector (FPC) untuk aplikasi suhu di atas 80°C?
a)
Biaya material lebih murah.
b)
Kehilangan panas konveksi dan konduksi diminimalkan drastis karena ruang hampa.
c)
Luas penampang absorber lebih besar.
d)
Tidak mudah pecah.
12.
Dalam desain bangunan surya pasif, elemen Thermal Mass (seperti dinding beton tebal) berfungsi untuk:
a)
Menghalangi sinar matahari masuk.
b)
Meningkatkan pencahayaan alami.
c)
Menyerap panas siang hari dan melepaskannya perlahan malam hari (time lag).
d)
Mengurangi kelembaban udara.
13.
Teknologi CSP (Concentrated Solar Power) tipe Parabolic Trough memusatkan cahaya matahari ke:
a)
Titik fokus tunggal di puncak menara.
b)
Garis fokus (focal line) di mana pipa penerima ditempatkan.
c)
Permukaan piringan (dish) di belakang cermin.
d)
Sel fotovoltaik di bawah cermin.
14.
Pada pembangkit Solar Tower, ribuan cermin pelacak matahari yang memantulkan cahaya ke central receiver disebut:
a)
Heliostat
b)
Parabola
c)
Fresnel
d)
Trough
15.
Apa keuntungan penggunaan garam cair (molten salt) pada CSP dibandingkan minyak termal?
a)
Titik beku lebih rendah.
b)
Tidak memerlukan pompa.
c)
Stabilitas termal pada suhu tinggi (>500°C) dan kapasitas simpan panas lebih baik.
d)
Dapat langsung menggerakkan turbin tanpa heat exchanger.
16.
Solar Pond (Kolam Surya) memanfaatkan perbedaan salinitas air untuk:
a)
Mencegah konveksi alamiah, sehingga lapisan bawah panas terperangkap.
b)
Membunuh bakteri.
c)
Meningkatkan refleksi cahaya.
d)
Membudidayakan ikan air asin.
17.
Dalam analisis f-chart, fraksi beban (f) ditentukan oleh dua variabel tak berdimensi utama, yaitu:
a)
Kecepatan angin dan kelembaban.
b)
Variabel kerugian kolektor (X) dan variabel energi terserap (Y).
c)
Suhu air masuk dan suhu air keluar.
d)
Luas atap dan volume tangki.
18.
Perbedaan prinsip utama antara pendingin Absorption dan Adsorption adalah:
a)
Absorpsi menggunakan kompresor, Adsorpsi tidak.
b)
Absorpsi melibatkan pelarut cair, Adsorpsi melibatkan pengikatan pada permukaan zat padat.
c)
Absorpsi hanya untuk pemanas, Adsorpsi untuk pendingin.
d)
Tidak ada perbedaan.
19.
Pasangan refrigeran/absorben yang paling umum untuk aplikasi Solar Air Conditioning (suhu >0°C) adalah:
a)
Amonia / Air (NH3 - H2O)
b)
Air / Lithium Bromida (H2O - LiBr)
c)
Zeolite / Air
d)
Silika Gel / Air
20.
Apa fungsi Generator (atau Desorber) dalam siklus pendingin absorpsi?
a)
Menyerap uap air dari evaporator.
b)
Mendinginkan refrigeran agar terkondensasi.
c)
Memanaskan larutan untuk memisahkan/menguapkan refrigeran dari absorben.
d)
Menurunkan tekanan sistem.
21.
Coefficient of Performance (COP) termal didefinisikan sebagai:
a)
Energi listrik pompa dibagi energi dingin.
b)
Kapasitas pendinginan (Qevap) dibagi input panas (Qgen).
c)
Efisiensi kolektor dikali efisiensi mesin.
d)
Thot / Tcold.
22.
Pada sistem Desiccant Cooling (DEC), roda desikan berfungsi untuk:
a)
Mendinginkan udara secara langsung.
b)
Memanaskan udara ruangan.
c)
Menghilangkan uap air (latent load) dari udara pasokan melalui adsorpsi.
d)
Menyaring debu.
23.
Risiko kristalisasi pada chiller absorpsi LiBr-H2O terjadi ketika:
a)
Suhu generator terlalu rendah.
b)
Tekanan sistem terlalu tinggi.
c)
Air pendingin terlalu panas.
d)
Konsentrasi LiBr terlalu tinggi disertai suhu larutan yang rendah.
24.
Mengapa sistem Solar Cooling dianggap memiliki kesesuaian beban (load matching) yang baik?
a)
Karena kebutuhan pendinginan gedung memuncak saat radiasi matahari maksimal.
b)
Karena peralatan pendingin murah.
c)
Karena panel surya mendinginkan atap.
d)
Karena sistem ini tidak butuh listrik sama sekali.
25.
Efek fotovoltaik terjadi jika energi foton yang diserap material semikonduktor lebih besar dari:
a)
Energi kinetik elektron.
b)
Band Gap Energy (Eg).
c)
Tegangan termal.
d)
Hambatan jenis.
26.
Bagaimana pengaruh kenaikan temperatur sel terhadap tegangan sirkuit terbuka (Voc) panel silikon?
a)
Meningkat.
b)
Tetap konstan.
c)
Menjadi nol.
d)
Menurun secara signifikan.
27.
Fungsi Inverter pada sistem PLTS On-Grid adalah:
a)
Menyimpan arus DC ke baterai.
b)
Mencegah arus balik malam hari.
c)
Mengubah arus DC menjadi AC dan menyinkronkan fasa/frekuensi dengan grid.
d)
Menggerakkan tracker matahari.
28.
Apa fungsi dari MPPT (Maximum Power Point Tracking)?
a)
Melacak pergerakan matahari secara mekanik.
b)
Mengatur titik kerja tegangan/arus elektronik agar daya output maksimum.
c)
Menghitung jumlah energi yang diekspor.
d)
Memutuskan hubungan saat baterai penuh.
29.
Fill Factor (FF) pada kurva I-V sel surya didefinisikan sebagai:
a)
Rasio daya maksimum (Pmax) terhadap perkalian Voc × Isc.
b)
Isc / Voc
c)
Efisiensi dibagi luas modul.
d)
Kemiringan kurva di titik Isc.
30.
Dioda Bypass pada modul PV berfungsi untuk:
a)
Mencegah arus balik dari baterai.
b)
Melindungi sel dari hot-spot saat terjadi shading (bayangan).
c)
Meningkatkan tegangan output.
d)
Mengubah DC ke AC.
31.
Teknologi sel surya Multi-junction (Tandem) memiliki efisiensi lebih tinggi karena:
a)
Menggunakan konsentrator lensa.
b)
Biaya produksinya lebih murah.
c)
Terdiri dari lapisan material dengan band gap berbeda untuk menyerap spektrum luas.
d)
Tidak memerlukan pendinginan.
32.
Dalam sistem PV mandiri (Off-grid), komponen Charge Controller bertugas untuk:
a)
Mengubah tegangan DC ke AC.
b)
Mengatur pengisian baterai (mencegah over-charge/discharge).
c)
Menghitung biaya listrik.
d)
Mendinginkan baterai.
33.
Daya kinetik yang tersedia dalam angin berbanding lurus dengan:
a)
Kecepatan angin (v).
b)
Pangkat dua kecepatan angin (v^2).
c)
Pangkat tiga kecepatan angin (v^3).
d)
Akar kecepatan angin.
34.
Menurut Hukum Betz, efisiensi maksimum teoretis turbin angin adalah:
a)
1
b)
0.3
c)
0.593
d)
0.45
35.
Mengapa turbin angin Offshore umumnya menghasilkan energi lebih banyak dibanding Onshore?
a)
Udara laut lebih lembab.
b)
Kecepatan angin lebih tinggi, stabil, dan gesekan permukaan (roughness) rendah.
c)
Biaya instalasi lebih murah.
d)
Tidak ada batasan kebisingan.
36.
Di atas Rated Wind Speed hingga Cut-out Speed, daya output turbin angin akan:
a)
Terus naik secara eksponensial.
b)
Turun menjadi nol.
c)
Berfluktuasi acak.
d)
Dibatasi konstan (flat) melalui mekanisme kontrol pitch/stall.
37.
Distribusi probabilitas statistik yang paling umum untuk memodelkan data angin adalah:
a)
Distribusi Normal.
b)
Distribusi Weibull.
c)
Distribusi Poisson.
d)
Distribusi Linear.
38.
Daya listrik hidro (P) dihitung dengan rumus P = η · Ï Â· g · Q · H. Variabel Q dan H adalah:
a)
Kualitas air dan Head.
b)
Kalor jenis dan Kelembaban.
c)
Debit aliran (m3/s) dan Tinggi Jatuh Efektif (m).
d)
Torsi dan Kecepatan sudut.
39.
Jenis turbin impuls yang paling cocok untuk Head tinggi dan debit kecil adalah:
a)
Turbin Kaplan
b)
Turbin Francis
c)
Turbin Pelton
d)
Turbin Propeller
40.
Pada PLTA tipe Run-of-River, produksi energi sangat bergantung pada:
a)
Volume waduk tahunan.
b)
Debit aliran sungai sesaat (musiman).
c)
Pasang surut air laut.
d)
Pompa air.
41.
Apa fungsi utama Pumped Storage Hydroelectricity?
a)
Menghasilkan energi primer baru.
b)
Irigasi sawah.
c)
Penyimpanan energi (energy storage) untuk manajemen beban puncak.
d)
Membersihkan sungai.
42.
Komponen PLTMH yang membuang kelebihan beban ke dummy load agar frekuensi stabil disebut:
a)
Penstock.
b)
Electronic Load Controller (ELC).
c)
Draft tube.
d)
Intake.
43.
Proses termokimia mengubah biomassa padat menjadi gas mampu bakar (syngas) dengan oksigen terbatas disebut:
a)
Pembakaran langsung.
b)
Pirolisis.
c)
Fermentasi.
d)
Gasifikasi.
44.
Bakteri metanogen dalam Anaerobic Digestion bekerja optimal pada kondisi:
a)
Kaya oksigen.
b)
Tanpa oksigen (anaerobik), pH netral, suhu terjaga.
c)
Suhu sangat tinggi (>100°C).
d)
pH sangat asam (< 3).
45.
Reaksi transesterifikasi trigliserida dengan alkohol menghasilkan:
a)
Bioetanol.
b)
Biogas murni.
c)
Biodiesel (FAME) dan Gliserol.
d)
Bio-oil.
46.
Mengapa biomassa dianggap 'Netral Karbon' dalam siklus pendek?
a)
Tidak melepaskan CO2 saat dibakar.
b)
Emisinya berwarna putih.
c)
CO2 yang dilepas adalah CO2 yang baru diserap tanaman dari atmosfer (siklus tertutup).
d)
Efisiensinya 100%.
47.
Co-firing biomassa di PLTU batubara berarti:
a)
Mengganti seluruh batubara dengan kayu.
b)
Mencampur biomassa dengan batubara untuk dibakar bersama di boiler eksisting.
c)
Membakar biomassa di luar pembangkit.
d)
Menggunakan biomassa untuk pendinginan.
48.
Siklus pembangkit panas bumi tipe Binary Cycle cocok untuk:
a)
Sumber uap kering suhu tinggi.
b)
Sumber panas bumi suhu menengah/rendah (100-170°C).
c)
Sumber magma langsung.
d)
Lokasi tanpa air.
49.
Teknologi OTEC menghasilkan listrik dengan memanfaatkan:
a)
Energi gelombang laut.
b)
Pasang surut air laut.
c)
Perbedaan temperatur air permukaan hangat dan air dalam dingin.
d)
Arus laut.
50.
Pada PLTP, fungsi sumur reinjeksi adalah:
a)
Membuang limbah ke sungai.
b)
Mengambil uap cadangan.
c)
Mengembalikan fluida ke reservoir untuk menjaga tekanan & mencegah subsiden.
d)
Mendinginkan turbin.
51.
Pembangkit panas bumi dikategorikan sebagai Base Load karena:
a)
Biayanya gratis.
b)
Mudah dimatikan-nyalakan.
c)
Faktor kapasitas tinggi dan tidak bergantung cuaca (non-intermiten).
d)
Hanya bekerja siang hari.
52.
Levelized Cost of Energy (LCOE) adalah:
a)
Biaya investasi awal saja.
b)
Harga jual listrik ke konsumen.
c)
Biaya rata-rata per kWh selama siklus hidup proyek (NPV Biaya / NPV Energi).
d)
Keuntungan tahunan perusahaan.
53.
Dampak Discount Rate tinggi terhadap LCOE proyek EBT padat modal adalah:
a)
LCOE menjadi lebih rendah.
b)
Tidak berpengaruh.
c)
LCOE menjadi lebih tinggi secara signifikan.
d)
Menguntungkan proyek terbarukan.
54.
Internal Rate of Return (IRR) proyek didefinisikan sebagai:
a)
Suku bunga bank saat ini.
b)
Tingkat diskonto yang membuat NPV proyek sama dengan nol.
c)
Waktu pengembalian modal.
d)
Total keuntungan bersih.
55.
Energy Payback Time (EPBT) modul PV adalah:
a)
Waktu pelunasan hutang bank.
b)
Masa garansi pabrik.
c)
Waktu yang dibutuhkan modul untuk menghasilkan energi setara dengan energi pembuatannya.
d)
Waktu pemasangan sistem.
56.
Konsep Grid Parity tercapai apabila:
a)
LCOE energi terbarukan setara/lebih rendah dari harga listrik grid yang dibayar konsumen.
b)
Jaringan listrik seimbang.
c)
Semua pembangkit menggunakan surya.
d)
Pemerintah memberi subsidi penuh.
57.
Specific Energy Consumption (SEC) dalam audit energi adalah:
a)
Total tagihan listrik per bulan.
b)
Rasio energi digunakan per satuan produk (kWh/ton).
c)
Efisiensi motor listrik.
d)
Jumlah bahan bakar dibeli.
58.
NPV (Net Present Value) positif menunjukkan:
a)
Proyek rugi.
b)
Tingkat pengembalian di bawah bunga bank.
c)
Proyek layak secara ekonomi.
d)
Proyek impas.
59.
Diagram Sankey dalam audit energi digunakan untuk:
a)
Menghitung biaya lembur.
b)
Memvisualisasikan aliran energi total dan proporsi kerugian (losses).
c)
Mengukur getaran mesin.
d)
Menjadwalkan pemeliharaan.
60.
Tantangan utama integrasi VRE (Surya/Angin) ke grid adalah:
a)
Biaya bahan bakar mahal.
b)
Intermitensi dan ketidakpastian yang butuh balancing cepat.
c)
Tegangan keluaran terlalu stabil.
d)
Lokasi selalu di tengah kota.
61.
Fenomena 'Duck Curve' terjadi akibat:
a)
Penetrasi PV tinggi di siang hari menurunkan net load, lalu naik tajam saat sore.
b)
Migrasi hewan.
c)
Penggunaan AC berlebihan malam hari.
d)
Kegagalan pembangkit angin.
62.
Curtailment pada pembangkit EBT adalah:
a)
Menambah kapasitas pembangkit.
b)
Tindakan memangkas output daya EBT di bawah potensi maksimumnya karena kendala grid.
c)
Kerusakan inverter.
d)
Pajak karbon.
63.
Mengapa Energy Storage penting untuk penetrasi EBT tinggi?
a)
Meningkatkan efisiensi panel.
b)
Menjembatani ketidaksesuaian waktu suplai vs demand (Time shifting) & menjaga frekuensi.
c)
Menurunkan investasi awal.
d)
Menghasilkan fosil sintetik.
64.
Capacity Credit angin rendah (10-20%) disebabkan oleh:
a)
Efisiensi turbin buruk.
b)
Turbin sering rusak.
c)
Probabilitas angin kencang saat beban puncak tidak bisa dijamin 100%.
d)
Angin tidak punya energi kinetik.
65.
Demand Side Management (DSM) / Peak Shifting bertujuan:
a)
Meningkatkan konsumsi total.
b)
Menggeser beban dari waktu puncak ke waktu beban rendah (meratakan profil beban).
c)
Mematikan listrik acak.
d)
Menurunkan tegangan permanen.
66.
Sistem Hibrida PV-Diesel menggunakan baterai bertujuan untuk:
a)
Menghilangkan emisi 100%.
b)
Mengurangi jam operasi genset (hemat BBM) & meningkatkan keandalan.
c)
Membuat investasi lebih murah dari diesel saja.
d)
Menghabiskan anggaran.
67.
Spinning Reserve diperlukan untuk:
a)
Membuang bahan bakar.
b)
Mengkompensasi fluktuasi beban/pembangkit EBT mendadak.
c)
Meningkatkan polusi.
d)
Menurunkan frekuensi grid.
68.
Dampak inersia sistem rendah (low inertia) akibat dominasi inverter:
a)
Frekuensi sangat stabil.
b)
Sistem rentan terhadap perubahan frekuensi cepat (ROCOF) saat gangguan.
c)
Tidak ada dampak.
d)
Tegangan naik.
69.
Kemampuan LVRT (Low Voltage Ride Through) pada inverter berarti:
a)
Inverter mati saat tegangan turun.
b)
Inverter tetap terhubung & menyuplai daya reaktif saat tegangan kedip (dip).
c)
Inverter hanya bekerja tegangan rendah.
d)
Inverter harus putus arus DC.
70.
Fungsi Anti-Islanding pada inverter On-Grid adalah:
a)
Menghemat energi.
b)
Keamanan teknisi (mencegah listrik masuk ke grid padam).
c)
Agar inverter tidak rusak.
d)
Agar tagihan tidak naik.
Reset
