Search Header Logo
TRY OUT KBB INTENSIF BATCH 7

TRY OUT KBB INTENSIF BATCH 7

Assessment

Presentation

Education

University

Hard

Created by

galang pratama

Used 2+ times

FREE Resource

1 Slide • 180 Questions

1

TRY OUT KBB INTENSIF BATCH 7

Belajar dari hati dan sungguh sungguh

Slide image

2

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 38 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan CKD. Hasil pengkajian pasien tampak sesak, mual muntah, terdapat edema ekstremitas dan periorbital, urine output 150 cc/24 jam, Hb 7,8 mg/dl, ureum 120 mg/dl, kreatinin 5,8 mg/dl. TD 150/90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi napas 23 x/menit. Saat ini pasien diberikan intervensi pembatasan cairan dan kolaborasi tindakan hemodialysis.


Apakah kriteria hasil yang diharapkan pada kasus tersebut?

1

Nilai albumin normal

2

Urin output meningkat

3

Edema berkurang / hilang

4

Tekanan darah meningkat

5

Nilai hemoglobin meningkat

3

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 26 dibawa ke RSU, kemudian dibawa diruang persalinan. Perawat sedang merawat klien fase kala I persalinan. Perawat sedang mengkaji pola janin dan mencatat deselerasi lambat di strip monitor.


Apakah tindakan utama pada kasus tersebut?

1

Berikan oksigen melalui masker wajah

2

Tempatkan ibu dalam posisiter lentang

3

Tingkatkan laju infus oksitosin intravena

4

Dokumentasikan temuan dan pantau pola janin secara terus menerus

5

Sediakan lingkungan yang tenang

4

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 40 tahun mengeluh nyeri dada seperti tertimpa benda berat. Nyeri dirasakan terus menerus yang menyebar ke leher dan punggung. Nyeri bertambah saat beraktivitas dan berkurang dengan beristirahat. Perawat sudah memberikan obat anti

aritmia dan anti nyeri serta monitor EKG menunjukan segmen ST elevasi.


Apa evaluasi tindakan perawat pada kasus tersebut ?

1

Masa perawatan memendek

2

Segmen ST kembali isoelektris

3

Mampu beraktivitas tanpa nyeri

4

Periode waktu istirahat bertambah

5

Nyeri dada berkuran sampai hilang

5

Multiple Choice

Seorang klien masuk ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada dan riwayat diabetes mellitus tipe dua direncanakan tindakan kateresasi jantung.


Tindakan pengobatan manakah yang harus di hentikan sejak 24 jam sebelum sampai 48 jam setelah tindakan tersebut ?

1

Glipizide

2

Metformin

3

Repaglinide

4

Furosemide

5

Insulin reguler

6

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 25 tahun dirawat di ruang luka bakar akibat tersiram air panas. Hasil pengkajian: terdapat luka bakar pada lengan kanan dan kiri serta punggung. Hasil pengkajian : TD : 110/70 mmHg, nadi : 100x/m, Rr : 24x/m. Berat badan : 60 kg dan tinggi badan : 160 cm.


Berapakah cairan yang diperlukan dalam 24 jam menurut rumus Parkland ?

1

4.320ml

2

6.480 ml

3

7200ml

4

8.640 ml

5

9.600ml

7

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 52 tahun diruang penyakit dalam dengan diare. Hasil pengkajian pasien mengeluh leams, BAB sudah 8x, konsistensi encer, terdapat lendir, TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 100x/mnt, frekuensi napas 24x/mnt, suhu 38,3°C, balance cairan minus 600 cc/24 jam. Pasien mendapat infuse NaCl 30 tetes per menit.


Apakah evaluasi pada kasus tersebut ?

1

Tidak mengalami diare

2

Frekuensi BAB berkurang

3

Toleransi terhadap aktifitas

4

Kebutuhan cairan terpenuhi

5

Tanda vital dalam batas normal

8

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 27 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan demam 2 hari, mual dan muntah. Berdasarkan pemeriksaan didapatkan data TD 110/60 mmHg, frekuensi nadi 100 x/mnt, BB 70 kg, petechie di kedua tungkai kaki, makan/minum 1000cc, BAK 1500cc, muntah 300cc, mendapat infus 2000 cc/24jam, antibiotik 3 x 50 cc.


Berapakah balance cairan pada pasien tersebut?

1

600 cc

2

625 cc

3

650 cc

4

675 cc

5

700 cc

9

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 20 tahun tersiram air panas di dada, perut, dan tangan. Hasil pengkajian pasien mengeluh nyeri 5 dari 10 dengan pemberian analgetik drip, kulit tampak merah dan terdapat bullae, TD 90/60, frekuensi nadi 120x/mnt, frekuensi nafas 28x/mnt, BB 60 kg, mukosa bibir kering dan produksi urin 100 cc/6 jam.


Apakah masalah prioritas pada kasus tersebut?

1

Nyeri akut

2

Risiko infeksi

3

Defisit volume cairan

4

Kerusakan integritas kulit

5

Gangguan pola eliminasi urin

10

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 25 tahun dirawat di unit luka bakar. Hasil pengkajian luka bakar grade II dengan luas 35%, BB 50 kg, TB 156 cm, TD 100/60 mmHg, nadi 60x/mnt, frekuensi napas 20x/mnt. Pasien diberikan terapi cairan RL sebanyak 2000 cc.


Apakah yang menjadi kriteria keberhasilan terapi cairan tersebut?

1

Urin output 12,5 – 25 ml/jam

2

Urin output 25 – 50 ml/jam

3

Urin output 50 – 75 ml/jam

4

Urin output 75 – 100 ml/jam

5

Urin output 100 – 125 ml/jam

11

Multiple Choice

Seorang perempuan 44 tahun dirawat diruang penyakit dalam mengeluh lemah. Hasil pengkajian edema tungkai +3 dan shifting dullness pada abdomen, mual, TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 110x/mnt, suhu 37°C, frekuensi napas 24x/mnt, kalium 7,3 mEq/dl,

albumin1.5 gr/dL.


Apakah intervensi prioritas pada pasien tersebut?

1

Memberikan posisi nyaman buat pasien

2

Monitoring intake dan output cairan

3

Monitoring tanda-tanda vital

4

Memberikan terapi diet

5

Manajemen aktifitas

12

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 60 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa DM. Hasil pengkajian pasien mengeluh lemas, berkeringat dingin, pucat, dan gelisah, GDS: 58 mg/dl. Pasien mendapat terapi insulin 10 iu namun tidak menghabiskan makanannya.


Apakah intervensi mandiri yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?

1

Memberian dextrose 40 %

2

Memonitor glukosa darah

3

Memberikan minuman manis

4

Menganjurkan untuk segera makan nasi

5

Menganjurkan menghentikan sementara obat diabetes

13

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 48 tahun dirawat hari ke-3 dengan diagnosis gagal jantung kongestif. Pasien mengeluh sesak bertambah, saat berjalan ke kamar mandi. Hasil pemeriksaan fisik, frekuensi nadi 90x/menit, TD 150/90 mmHg, frekuensi napas 28x/menit, urine 40 cc/jam, dan hasil EKG sinus rhythm.


Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

1

Intoleransi aktifitas

2

Pola nafas tidak efektif

3

Gangguan eliminasi urin

4

Kelebihan volume cairan

5

Gangguan perfusi jaringan

14

Multiple Choice

Klien dengan riwayat penyakit paru beresiko terjadi asidosis respiratorik.


Apakah tanda dan gejala yang diperoleh dari pengkajian perawat untuk karateristik kelainan itu?

1

Bradipnea, pusing, parestesi

2

Bradikardi dan hiperaktifitas

3

Sakit kepala, sulit tidur dan bingung

4

Penurunan rerata dan kedalaman pernapasan

5

Irama napas tidak teratur dan berkeringat banyak

15

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 38 tahun dirawat di ruang penyakit dalam karena PPOK. Hasil pengkajian pasien tampak sesak, TD 110/70 mmHg, frekuensi napas 28x/ menit, frekuensi nadi 100x/ menit, tampak retraksi dada, dan tampak penggunaan otot-otot pernapasan. Hasil pemeriksaan AGD didapatkan nilai pH 7,34, PaCO2 41mmHg,HCO 3-22 mEq/L, saturasi oksigen 97 %.


Apakah interpretasi hasil AGD pada pasien?

1

Asidosis Metabolik terkompensasi

2

Alkalosis Respiratorik

3

Asidosis Respiratorik

4

Alkalosis Metabolik

5

Asidosis Metabolik

16

Multiple Choice

Seorang laki-laki usia 60 tahun dilakukan perawatan kolostomi yang telah penuh dengan feses. Saat ini sedang melepas kantong kolostomi secar perlahan mulai dari bagian atas sambil mengencangkan kulit perut pasien. Perawat menggunakan tissue untuk mengusap sisa feses dari stoma dan menutup stoma dengan kassa lembab. Perawat mencuci tangan dan menggunakan handscoon steril.


Apakah tindakan selanjutnya yang tepat pada kasus tersebut?

1

Mengukur stoma

2

Mengoles salep

3

Menilai kondisi stoma

4

Membersihkan stoma

5

Memasang kantong kolostomi

17

Multiple Choice

Seorang pasien masuk rumah sakit dengan hepatitis infeksi virus, mengeluh kehilangan nafsu makan dan kehilangan selera makan. Pasien bertanya pada perawat tentang cara mempertahankan asupan nutrisi yang cukup.


Instruksi manakah yang dapat diberikan perawat ?

1

Memilih makanan yang tinggi lemak

2

Meningkatkan asupan cairan, termasuk jus

3

Makan dengan porsi tambahan jika gejala anoreksia tidak berat

4

Makan lebih jarang , lebih baik makan hanya tiga kali sehari

5

lih makanan yang tinggi protein tetapi rendah karbohidrat

18

Multiple Choice

Seorang perawat sedang memeriksa klien dengan diagnosis ulkus peptikum. Perawat mecurigai adanya perforasi lambung.


Manakah temuan dari pengkajian yang mendukung kondisi

tersebut?

1

Bradikardia

2

Tungkai kedua kaki mati rasa

3

Mual dan muntah

4

Perut yang kaku seperti papan

5

Batuk dan bersin

19

Multiple Choice

Perawat melakukan penyuluhan diet untuk klien dengan diagnosa gastritis kronis. Perawat meminta klien untuk memilih diet makanan yang mengandung kaya vitamin B12.


Manakah yang termasuk dalam kategori ?

1

Kacang kacangan, hati dan kacang lentil

2

Jagung dan umbi-umbian

3

Apel

4

Pisang

5

Roti

20

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 48 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan lemas. Hasil pengkajian mual muntah dan sesak nafas, edema di tungkai +3 dan shifting dullness pada abdomen, TD 100/60 mmHg, N 104x/mnt, suhu 37 °C dan albumin 1,5 gr/dl.


Apakah intervensi prioritas pada pasien tersebut?

1

Memberikan posisi nyaman pada pasien

2

Monitoring intake dan output cairan

3

Monitoring tanda-tanda vital pasien

4

Memberikan terapi diet

5

Mengatur posisi pasien

21

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 40 tahun datang dengan keluhan mual muntah. Hasil pengkajian pasien mengatakan nyeri ulu hati, warna sklera dan kulit kuning. Hasil pemeriksaan didapatkan adanya pembesaran hati dan nyeri tekan pada area hati. Pasien di diagnosa Hepatitis.


Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat pada kasus tersebut ?

1

Pemeriksaan feces

2

Pemeriksaan urinalisa

3

Pemeriksaan biopsi hati

4

Pemeriksaan rongsen

5

Pemeriksaan laboratorium SGOT & SGPT

22

Multiple Choice

Seorang klien menjalani pemulihan dari trauma kepala berpartisipasi dalam asuhan keperawatan.


Aktivitas manakah yang menunjukan pemahaman klien terhadap upaya pencegahan peningkatan tekanan intrakranial?

1

Mengeluarkan ingus lewat hidung

2

Latihan isometrik

3

Batuk sekuat tenaga

4

Menghembuskan nafas saat mengubah posisi

5

Valvasa manufer

23

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan diare kronis sejak sebulan yang lalu, pasien mengalami riwayat HIV, Mengalami penurunan BB 18 kg dala 4 bulan terakhir. Hasil pengkajian turgor kulit tidak elastis, membram mukosa kering, input output pasien menurun, konsentrasi menurun.


Apakah prioritas masalah keperawatan pada pasien tersebut?

1

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

2

Kerusakan integritas kulit

3

Defisit Volume cairan

4

Hambatan memori

5

Diare

24

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 18 tahun dirawat diruang bedah dengan fraktur tibia 1/3 proksimal tertutup 12 jam yang lalu. Perawat melakukan pengkajian neuorvaskuler untuk mengidentifikasi adanya sindrom kompartemen.


Apakah data fokus pada kasus tersebut?

1

Eritema pada area fraktur

2

Edema pada sekitar area fraktur

3

Perubahan warna kulit dari pucat ke sianosis

4

Nyeri progresif tidak hilang dengan analgetik

5

Daerah disekitar lokasi fraktur terasa lebih hangat

25

Multiple Choice

Klien dewasa mengalalami luka bakar akibat ledakan. Luka bakar mulanya berbatas pada seluruh wajah klien (bagian anterior, separuh kepala) dan setengah atas torso anterior, dan luka bakar mengelilingi setengah bagian bawah dari kedua lengan klien. Pada saat ledakan, pakaian klien ikut terbakar, klien berlari mengakibatkan luka bakar tambahan pada permukaan posterior kepala dan bagian torso posterior


Dengan menggunakan‟rule of nine‟ berapa luas luka bakar klien?

1

18%

2

24%

3

36%

4

48%

5

54%

26

Multiple Choice

Seorang klien dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan terapi terhadap selulitis akut pada bagian bawah tungkai kaki kirinya. Klien tersebut menanyakan kepada perawat yang bertugas untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan selulitis


Manakah penjelasan yang dapat diberikan perawat?

1

Inflamasi yang hanya melibatkan lapisan epidermis

2

Infeksi pada kulit yang melibatkan lapisan dermis dan hipodermis dibawahnya

3

Infeksi superfisial akut yang mengenai lapisan dermis dan melibatkan sistem limfatik

4

Infeksi epidermis dan limfatik yang disebabkan stapylococum

5

Infeksi kulit pada bagian epidermis

27

Multiple Choice

Seorang perawat mendaftarkan klien dengan trauma multipel ke unit perawatan. Klien mengalami fraktur tungkai kaki dan sudah dipasangkan fiksasi eksternal menggunakan gips.


Posisi manakah yang tepat untuk kaki yang sakit tersebut?

1

Mendatar selama 12 jam dan dinaikkan selama 12 jam

2

Dinaikkan (elevasi) selama 3 jam dan rata mendatar selama 1jam

3

Rata mendatar selama 3 jam dan dielevasikan selama 1jam

4

Dielevasikan menggunakan bantal secara terus menerus selama 24 sampai dengan 48 jam

5

Dielevasikan selama 12 jam dan mendatar sampai dengan 6 jam

28

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 56 tahun, dirawat diruang neurologi dengan keluhan sakit kepala. Hasil pengkajian didapatkan penglihatan kabur, kelemahan kaki dan tangan pada sisi kanan serta bicara tidak jelas. Untuk memastikan perawat akan melakukanpengkajian

pada nervus kranial XII


Apakah instruksi perawat kepada pasien dalam pengkajian tersebut?

1

Minta pasien mengucapkan suara “A”

2

Meletakkan gula pada lidah bagian belakang

3

Minta pasien untuk memoncongkan mulutnya

4

Minta pasien menggerakkan lidah kesatu sisi dan kesisi lainnya

5

Meletakkan garam pada lidah bagian depan

29

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 65 tahun dirawat diruang neurologi dengan keluhan penurunan kesadaran. Hasil pengkajian saat diberi rangsang nyeri kedua lengan tampak fleksi abnormal, membuka mata dan suara mengerang, pupil anisokor kanan, reflex cahaya lambat, TD 160/90 mmHg, frekuensi nadi 92 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit dan

suhu 36,8oC.


Berapakah nilai GCS pada kasus tersebut ?

1

5

2

6

3

7

4

8

5

9

30

Multiple Choice

Anak perempuan usia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena mengalami demam selama 3 hari. Hasil pengkajian : mengeluh sakit kepala, suhu 38,8oC. Perawat akan melakukan uji torniquet. Perawat menjelaskan prosedur dan meminta persetujuan kepada ibunya, mencuci tangan, memasang manset diatas fossa cubiti, mengukur tekanan darah dan diperoleh hasil 110/70 mmHg.


Apakah tindakan selanjutnya pada kasus tersebut ?

1

Melepas manset secara perlahan

2

Menahan tekanan manset selama 10 menit

3

Mencatat jumlah petekhie pada area yang ditandai

4

Menentukan tekanan tengah sistolik dan diastolik

5

Memompa manset sampai tekanan yang telah ditentukan

31

Multiple Choice

Seorang anak laki-laki berusia 1 tahun dibawa oleh ibunya ke poli thalasemia dengan keluhan mudah sakit, wajah pucat, lemah, dan konjungtiva anemis. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 4 gr/dl, diagnosa medis thalasemia.


Apakah implementasi utama yang dilakukan ?

1

Memberikan cairan infus

2

Memberikan tranfusi darah

3

Memberikan nutrisi yang adekuat

4

Memberikan informasi yang benar

5

Memberikan penyuluhan kesehatan tentang penyakit thalasemia

32

Multiple Choice

Anak T, Laki-laki 10 tahun, datang ke poli klinik anak dengan riwayat dua hari sebelum masuk RS pasien mengeluh sakit kepala disertai panas yang tinggi, terdapat perdarahan pada hidung. Pasien dibawa ke balai pengobatan kemudian dianjurkan untuk dirawat di RS. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan suhu tubuh 38,5 °C, frekuensi nadi 100x/menit, terdapat petekie pada ekstremitas, uji torniquet positif.


Berapakah derajat DHF yang dialami oleh anak T tersebut?

1

Derajat I

2

Derajat II

3

Derajat III

4

Derajat IV

5

Derajat V

33

Multiple Choice

Seorang anak laki- laki (10 tahun) dirawat di RS dengan DHF. Hasil pengkajian pasien mengeluh lemah, terdapat petekie pada kedua lengan, dan kedua ekstremitas terasa dingin, suhu 36,2° C, nadi 98x/ menit. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 14 mg/dl, hematokrit

45 %, trombosit 98.000/mm3


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

1

Risiko syok

2

Hipertermia

3

Risiko perdarahan

4

Intoleran aktivitas

5

Gangguan integritas kulit

34

Multiple Choice

Bayi laki- laki usia 1 hari dirawat dalam inkubator di RS dengan hiperbilirubnemia. Hasil pengkajian: kuning pada kulit, sklera, dan membran mukosa mulut, suhu 37,7° C, frekuensi napas 45x/menit, bilirubin serum 11,4 mg/dl.


Apakah diagnosa yang tepat untuk keadaan bayi tersebut ?

1

Ikterus derajat I

2

Ikterus derajat II

3

Ikterus derajat III

4

Ikterus derajat IV

5

Ikterus derajat V

35

Multiple Choice

Bayi laki- laki usia 1 hari dirawat dalam inkubator di RS dengan hiperbilirubinemia. Hasil pengkajian: BBL 2300 gr, BB saat ini 2280 gr, kuning pada kulit, sklera, dan membran mukosa mulut, reflek hisap lemah, suhu 37,7° C, frekuensi napas 45x/menit, bilirubin serum 15 mg/dl. Rencana akan dilakukan foto terapi.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

1

Hipertermia

2

Defisit nutrisi

3

Ikterik neonatus

4

Resiko tinggi cidera

5

Resiko tinggi gangguan integritas kulit

36

Multiple Choice

Seorang bayi laki-laki usia 2 bulan, dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan demam, dan batuk pilek sejak 5 hari yang lalu. Bayi belum pernah mendapatkan imunisasi. Perawat menganjurkan bayi untuk diimunisasi, namun ibu menolak karena keyakinan keluarganya imunisasi menyebabkan anak demam dan sakit. Perawat berupaya membujuk dan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang imunisasi secara lengkap.


Apakah prinsip etik yang dilakukan perawat pada kasus di atas?

1

Justice

2

Fidelity

3

Autonomy

4

Beneficience

5

Non-maleficience

37

Multiple Choice

Seorang balita perempuan usia 2 tahun di rawat di ruang anak dengan keluhan demamdan batuk berlendir. Riwayat kejang dengan frekuensi 2 kali sebelum masuk RS, nafsu makan berkurang. Hasil pemeriksaan terdengar suara ronchi kering yang kuat, frekuensinadi

120x/mnt, frekuensi nafas 48x/mnt suhu 37,8 C.


Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

1

Hipertermia

2

Defisit nutrisi

3

Pola nafas tidak efektif

4

Gangguan pertukaran gas

5

ersihan jalan nafas tidak efektif

38

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan diagnosis kolik renal. Hasil pengkajian pasien mengeluhkan nyeri diarea pinggang menyebar ke bagian atas simpisis pubis dengan skala 8 dari 10, terkadang nyeri saat berkemih dengan jumlah normal dan tampak kemerahan dalam urin. Pasien khawatir dan cemas karena nyerinya. Hasil ultrasonografi menunjukan ada batu di ureter.


Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

1

Nyeri akut

2

Ansietas

3

Gangguan eliminasi urin

4

Defisit volume cairan

5

Resiko perdarahan

39

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas dan bengkak diseluruh tubuh. Hasil pengkajian pasien mengeluh sesak dan badan terasa berat, gatal, piting edema+3, produksi urin 500 cc/24 jam, BB 60 kg, TD 160/90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/ menit, frekuensi napas 30 x/ menit. Hasil laboratorium ureum 180 mg/dl, kreatinin 7 mg/dl, Hb 8 g/dl.


Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

1

Kerusakan integritas kulit

2

Kelebihan volume cairan

3

Gangguan rasa nyaman

4

Ketidakefetifan perfusi jaringan perifer

5

Gangguan eliminasi urin

40

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan CKD. Hasil pengkajian : edema ekstremitas bawah +/+, intake cairan 1000cc/ 24 jam, urin output 100cc/24 jam, TD 150/90 mmHg, frekuensi nadi 88 x/ menit, frekuensi napas 24 x/ menit

dan suhu 37oC. Pasien direncanakan hemodialisa.


Apakah pengkajian keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?

1

Adanya bunyi napas tambahan

2

Kenaikan berat badan pasien

3

Nilai ureum dan kreatinin

4

Asupan cairan pasien

5

Kadar hemoglobin

41

Multiple Choice

Seorang anak, berusia 6 tahun diantar ke UGD setelah mengalami henti napas akibat tenggelam di kolam renang. Orang tuanya menyatakan anaknya masih bernapas dan masih teraba nadi sesaat sebelum sampai ke RS. Setelah 5 siklus RJP, dilakukan evaluasi dan masih belum teraba denyutan nadi karotis. Selanjutnya airway definitive dengan ETT telah berhasil dilakukan.


Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat selanjutnya?

1

Melakukan tindakan defibrilasi 2 Joule/Kg BB

2

Melanjutkan pemberian ventilasi saja setiap 3 detik

3

Melanjutkan pemberian kompresi & ventilasi (15:2)

4

Melanjutkan pemberian kompresi & ventilasi (30:2)

5

Melanjutkan kompresi 100-120x/ menit & ventilasi 20x/menit

42

Multiple Choice

Pasien perempuan usia 40 tahun diantar oleh keluarganya diruang IGD dengan kondisi penurunan kesadaran dialami sejak 15 menit yang lalu dengan skor GCS E2V1M1. Keluarga mengatakan pasien riwayat stroke. Hasil pengkajian, terdengar suara nafas snoring dan gelisah. Pemeriksaan TD 150/100 mmHg, frekuensi nadi 120x/menit, pernafasan x menit dan suhu 37 ˚C. Perawat melakukan head tilt chin lift.


Apakah tindakan selanjutnya pada kasus tersebut?

1

Melakukan suction

2

Memasang orofaringeal airway

3

Memasang endotracheal tube

4

Melakukan jaw trust

5

Melakukan pemasangan infus

43

Multiple Choice

Seorang klien datang ke IGD dengan riwayat 3 hari mual dan muntah. Klien mengalami hipoventilasi dan memiliki laju pernapasan 10x/menit. Monitor EKG menunjukkan takikardia dengan detak jantung 120x/menit. Gas darah arteri diambil dan perawat melihat hasil pH 7.51, PCO2 50 mmHg, HCO3 28 meq/l. Pemeriksaan darah lengkap menunjukkan ureum 150 mg/dl, Natrium 140 meq/l, Clorida 90 meq/l.


Manakah hasil yang menunjukkan kondisi alkalosis metabolik?

1

pH menurun dan CO2 meningkat

2

Peningkatan pH dan CO2 menurun

3

Penurunan pH dan HCO3- menurun

4

Peningkatan pH dengan HCO3- meningkat

5

Peningkatan pH dan HCO3- yang normal

44

Multiple Choice

Seorang petugas triase bencana menemukan korban dengan fraktur tertutup pada lengan serta vulnus laserasi dan perdarahan pada dahi akibat tertimpa reruntuhan rumah. Pasien masih sadar dan dapat berjalan sendiri.


Apakah kategori triase untuk korban tersebut?

1

Merah

2

Biru

3

Hijau

4

Hitam

5

Kuning

45

Multiple Choice

Seorang perawat UGD menerima 5 kunjungan pasien secara bersamaan. Pasien pertama, seorang nenek yang mengeluh sesak napas; Kedua, pasien laki-laki dengan riwayat ACS dan mengalami nyeri dada yang menyebar sampai ke leher dan lengan kiri; Ketiga, anak balita dengan suhu 40˚C dan mengalami kejang tonik-klonik; Pasien keempat dan kelima, suami istri yang mengalami kecelakaan dimana sang suami mengalami fraktur terbuka pada mid shaft tibia kanan, sedangkan sang istri mengalami trauma kepala dan tampak apatis.


Manakah pasien yang perlu mendapatkan pertolongan prioritas pertama?

1

Pasien pertama

2

Pasien kedua

3

Pasien ketiga

4

Pasien keempat

5

Pasien kelima

46

Multiple Choice

Seorang laki-laki 45 tahun di rawat di ICCU dengan Sindrom Koroner Akut (SKA). Pada saat perawat melakukan observasi TTV, pasien tiba-tiba mengeluh nyeri dada dan kemudian mengalami henti jantung. Perawat akan melakukan RJP namun keluarga keberatan dan menolak tindakan tersebut dilakukan meskipun sudah diberikan penjelasan, dengan alasan supaya pasien bisa meninggal dengan tenang.


Apakah prinsip etik yang dilaksanakan oleh perawat tersebut?

1

Authonomy dan beneficence

2

Beneficence dan justice

3

Justice dan nonmaleficence

4

Nonmaleficence dan fidelity

5

Fidelity dan authonomy

47

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 28 tahun diantar ke UGD dengan ambulance setelah mengalamai cedera kepala akibat kecelakaan bermotor. Keadaan umum pasien sadar tetapi mudah tertidur; membuka mata bila dipanggil, bicara meracau sendiri tapi masih dapat melokalisasi nyeri.


Berapakah nilai GCS maksimal untuk pasien tersebut?

1

9

2

10

3

11

4

12

5

13

48

Multiple Choice

Ditemukan korban laki-laki berusia 30 tahun, akibat kecelakaan lalu lintas. Pengkajian primer klien tidak sadar dan tampak luka laserasi dan perdarahan pada area hidung dan mulut. Klien tidak berespon terhadap nyeri, tidak bernafas dan tidak teraba nadi karotis.


Apakah tindakan prioritas pada kasus tersebut?

1

Tidak melakukan BHD

2

Melanjutkan BHD tanpa pemberian ventilasi

3

Menunggu bantuan tim kesehatan yang lebih kompeten

4

Membersihkan area mulut dan hidung lalu memberikan bantuan ventilasi

5

Menggunakan face shield untuk menghindari kontak langsung dengan sekresi klien

49

Multiple Choice

Seorang perawat prehospital menemukan korban dengan trauma multiple. Korban dalam kondisi tidak sadar, tampak darah keluar dari hidung dan mulut dan masih ada pergerakan dada dan usaha bernafas.


Apakah tindakan prioritas pada kasus tersebut?

1

Melakukan suction

2

Memanggil bantuan

3

Memasang semi-rigid cervical collar

4

Membuka airway dengan teknik jawtrust

5

Memasang Oro-Pharingeal airway (OPA)

50

Multiple Choice

Seorang wanita hamil mengalami sumbatan total saluran pernafasan akibat tersedak sebutir bakso. Korban masih sadar, tampak pucat dan cemas serta memegang lehernya.


Apakah teknik yang paling tepat untuk menolong korban tersebut ?

1

Back blow

2

Chest thrust

3

Abdominal thrust

4

Finger cross & sweep

5

Resusitasi jantung paru

51

Multiple Choice

Dalam keadaan bencana ditemukan korban laki-laki berusia 30 tahun. Pada saat pengkajian ditemukan jejas pada kepala dan paha kiri, tetapi korban tidak bernafas dan tidak teraba nadi karotis.


Apakah kategori triase untuk korban tersebut?

1

Merah

2

Biru

3

Hijau

4

Hitam

5

Kuning

52

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 40 tahun, dengan keluhan demam & flu marah-marah kepada perawat triase UGD karena merasa lambat mendapatkan pelayanan medis padahal sudah menunggu ± 30 menit dan melihat perawat lebih mendahulukan pasien yang baru datang. Perawat kemudian menjelaskan bahwa pasien yang masuk ke UGD akan di prioritaskan berdasarkan tingkat kegawatannya dan kondisi yang mengancam nyawa.


Apakah prinsip etik yang dilaksanakan oleh perawat tersebut ?

1

Justice

2

Veracity

3

Autonomy

4

Beneficence

5

Non-maleficence

53

Multiple Choice

Question image

Sorang permpuan berusia 50 tahun dirawat di ruang ICCU dengan STEMI. Terpasang monitor jantung dengan gambaran berikut :


Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan selanjutnya?

1

Memberikan injeksi IV. Amiodaron 300mg

2

Melakukanr RJP sampai 5 siklus

3

Melakukan flat line protocol

4

Memeriksa nadi karotis

5

Melakukan dc shok

54

Multiple Choice

Seorang anak laki laki berusia 5 tahun tampak pucat. Keluarga mengatakan anak cepat lelah tidak seperti anak-anak sebaya yang lain. Hasil pemeriksaan: kulit bersih, konjungtiva anemis dan perut datar. Nadi 60 x/mnt, Pernapasan 16 x/mnt, tekanan darah 95/60mmHg, Anak tampak agak pucat,Keluarga mengatakan anakm alas makan. Kebiasaan makan nasi dengan kecap, kerupuk dan jajan.


Manakah intervensi langsung pada kasus tersebut?

1

Sarankan keluarga membatasi aktifitas anak

2

Sarankan keluarga mendampingi saat bermain

3

Ajarkan cara menyajikan makanan yang menarik

4

Anjurkan untuk pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas

5

Ajarkan keluarga memberikan nutrisi yang kaya zat besi

55

Multiple Choice

Seorang perawat melakukan tindakan pada salah satu anggota keluarga klien yang menderita DM dengan memberikan pendidikan kesehatan terkait pentingnya menjaga kebersihan kaki dan kebersihan lantai di rumah. Klien di minta untuk menggunakan sandal untuk menjaga agar kaki tidak lecet. Keluarga juga di minta untuk menjaga kebersihan rumah terutama lantai agar tidak ada genangan air atau pecahan kaca yang beresiko menimbulkan cidera.


Berdasarkan kasus diatas, apakah jenis implementasi yang dilakukan oleh perawat?

1

Memodifikasi lingkungan fisik

2

Memodifikasi lingkungan sosial

3

Memodifikasi lingkungan psikologis

4

Memodifikasi adaptasi lingkungan

5

Melakukan upaya pemeliharaan kesehatan

56

Multiple Choice

Hasil pengkajian di desa: 35% Penduduk usia produktif mengalami hipertensi sedang- berat. Kader mengatakan 10% dari penderita hipertensi mengalami stroke dan 3% mengalami stroke berulang; Masyarakat terbiasa dengan makanan yang digoreng dan berlemak. 20% penderita hipertensi jarang memeriksakan kesehatan. 90% memiliki perilaku merokok. 30% penderita hipertensi mengatakan pasrah dengan keadaannya dan terbiasa dengan kehidupannya. Tidak ada kegiatan kesehatan di masyarakat yang dapat diikuti masyarakat.


Apakah intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut??

1

Berikan Pendidikan kesehatan pencegahan

2

Motivasi Peningkatan kesiapan pembelajaran pencegahan

3

Motivasi mengikuti pembelajaran kelompok

4

Mediasi sistem kesehatan bagi kelompok

5

Berikan dukungan dalam pengambilan keputusan mengikuti therapi

57

Multiple Choice

Hasil pengkajian di wilayah binaan didapatkan data: 35% Penduduk usia produktif mengalami hipertensi sedang-Berat. Kader kesehatan mengatakan 5% dari penderita hipertensi mengalami stroke dan 3% mengalami stroke berulang; masyarakat terbiasa dengan makanan yang digoreng dan berlemak. 20% penderita hipertensi jarang

memeriksakan kesehatan. 90% dari penderita hipertensi memiliki perilaku merokok.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

1

Defisiensi kesehatan komunitas

2

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan.

3

Perilaku cenderung berisiko dikomunitas

4

Ketidak efektifan manajemen kesehatan

5

Defisiensi pengetahuan

58

Multiple Choice

Seorang perawat melakukan pengkajian di satu Kelurahan, didapatkan data: 30% masyarakat mengalami hipertensi; 25% berusia produktif, 10% penderita pernah mengalami stroke ringan; Warung-warung banyak menyediakan ikan asin; 45% Pendidikan tidak lulus SD; 70% komunitas bekerja sebagai Petani; kader kesehatan mengatakan 70% masyarakat tidak pernah berolah raga.


Apakah data yang perlu dikaji lebih lanjut pada kasus tersebut ?

1

Budaya mengkonsumsi makanan tinggi natrium.

2

Sumberdaya dan penghasilan komunitas

3

Tingkat pendidikan dikomunitas

4

Kebiasaan komunitas menyajikan makanan.

5

Perilaku sehat dikomunitas.

59

Multiple Choice

Saat kunjungan rumah didapatkan seorang laki-laki berusia 25 tahun. Hasil pengkajian klien mengatakan sudah dua bulan minum OAT, sesak mulai berkurang, sering lupa minum obat dan tidak nyaman jika memakai masker. Klien tinggal bersama istri dan 2 anak dengan usia 3 tahun dan 5 tahun. Rumah terlihat lembab, jendela di ruaang tamu

tidak dapat dibuka, kamar tidur tidak berjendelaa.


Apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

1

Pemeliharaan kesehatan tidak efektif

2

Koping keluarga tidak efektif

3

Koping individu tidak efektif

4

Pola nafas tidak efektif

5

Ketidakpatuhan

60

Multiple Choice

Seorang perawat melakukan kunjungan pertama pada sebuah keluarga dengan suami yang sedang menjalani rawat jalan setelah terkena serangan stroke 2 bulan yang lalu. Ibu mengatakan saya mulai khawatir memikirkan masa depan keluarga sebab kalau kondisi suami saya seperti ini terus pasti akan diberhentikan dari pekerjaannya. Hasil pemeriksaan fisik klien : hemiplegia ekstremitas kanan, afasia, TD 140/90 mmhg.


Apakah pengkajian lanjutan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?

1

Struktur peran keluarga

2

Fungsi perawatan kesehatan keluarga

3

Stress adaptasi dan koping keluarga

4

Ketersediaan terapi alternative dan komplementer

5

Hubungan dan interaksi keluarga dengan komunitas

61

Multiple Choice

Seorang perawat melakukan kunjungan didesa A. hasil pengkajian didapatkan data 6% warga menderita penyakit HIV/AID, 15% menderita TB Paru dan 5% menderita penyakit menular lainnya yaitu kusta dan hepatitis, perawat rutin mengunjungi komunitas tersebut dan sudah memberikan pendidikan kesehatan mengenai bahaya penyakit HIB dan TB Paru.


Manakah evaluasi yang paling tepat dari tindakan perawat tersebut?

1

Angka penderita HIV dan TB Paru tidak bertambah

2

Warga mampu mempertahankan kesehatan komunitas

3

Warga dapat memahami pencegahan HIV dan TB Paru

4

Warga memeriksakan diri kepelayanan kesehatan terdekat

5

Warga antusias mengikuti pendidikan kesehatan dari pelayanan kesehatan

62

Multiple Choice

Hasil pengkajian pada sebuah kelompok karang taruna didapatkan data 85% remaja menyatakan pernah menonton film porno , 5% remaja menganggap seks bebas adalah hal yang wajar dilakukan 80% remaja belum pernah mendapatkan pendidikan seksual, dan

90% merasa malu meminta pendidikan kesehatan seksual dari orang tuanya.


Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

1

Manajemen stress

2

Pemberdayaan keluarga

3

Pendidikan perilaku seksual

4

Berkolaborasi dengan BKKBN

5

Pendidikan sekelompok sebaya

63

Multiple Choice

Hasil wienshield survey disebauh desa terpencil didapatkan data 65% penduduk membuang sampah rumah tangga disungai 40% warga menyatakan penanganan sampah yang tepat adalah dengan membakar sampah. dari hasil catatan kesehatan di puskesmas terdapat 5% warga mengeluh batuk pilek setiap bulan.


Apakah strategi intervensi pada kasus tersebut?

1

Kemitraan

2

Proses kelompok

3

Pendidikan kesehatan

4

Intervensi professional

5

Pemberdayaan masyarakat

64

Multiple Choice

Hasil pengkajian disuatu desa ditemukan data peningkatan 10% kasus baru tuberculosis, 70% keluarga prasejahtera, 60% merasakan adanya gejala penyakit 50% keluarga bekerja sebagai buruh dan 50% penderita sulit meluangkan waktu untuk memeriksakan kesehatannya.


Apakah diagnosis keperawatan pada kasus tersebut?

1

Defisiensi kesehatan komunitas

2

Ketidakefetifan managemen kesehatan

3

Perilaku kesehatan cenderung beresiko

4

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan

5

Kesiapan meningkatkan managemen kesehatan

65

Multiple Choice

Perawat komunitas melakukan pengkajian di suatu Desa X RW 01 dengan membuat peta lingkungan dan menggambarkan lokasi tempat berkumpulnya warga, fasilitas ibadah, tempat bermain anak, sekolah serta lingkungan yang beresiko menimbulkan masalah kesehatan dimasyarakat.


Apakah metode pengkajian yang dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut?

1

Kuesioner

2

Wawancara

3

Studi literarur

4

Wienshield survey

5

Focus group discussion

66

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak napas. Hasil pemeriksaan: TD 160/90 mmHg, frekuensi napas 27x/menit, frekuensi nadi 83x/menit, suara napas terdengar redup, klien bernapas menggunakan otot bantu napas, dan bernapas dengan mulut.


Apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

1

Pola napas tidak efektif

2

Kelebihan volume cairan

3

Perilaku kesehatan beresiko

4

Persihan jalan napas tidak efektif

5

Risiko penurunan fungsi kardiovaskuler

67

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 60 tahun dengan BB 78 Kg dan TB 158 cm datang ke puskesmas karena hipertensi. Hasil pengkajian didapat klien mengatakan tidak menyukai masakan bersantan dan asin, tidak merokok dan tidak minum kopi.


Apakah faktor risiko hipertensi yang tidak dapat diubah pada kasus tersebut?

1

Suku

2

Umur

3

Genetic

4

Obesitas

5

Diet tinggi garam dan lemak

68

Multiple Choice

Perawat melakukan kunjungan home care kepada salah satu lansia binaan di satu desa X. sampainya disana perawat mendapati perempuan paruh baya usia 70 tahun yang tinggal sendirian dirumah. Saat berinteraksi klien mengatakan sering merasa nyeri pada sendi terutama ketika bangun dari tempat tidur dan pada saat cuaca dingin.


Apakah intervensi pertama yang tepat pada kasus diatas?

1

Pentalaksanaan pemberian obatan algetik

2

Memberi pendidikan kesehatan

3

Melakukan pengkajian PQRST

4

Memberi kompres air dingin untuk mengurangi nyeri

5

Mengajarkan Relaksasi nafas dalam

69

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 64 tahun tinggal dipanti wreda sejak lima tahun yang lalu. Klien mengalami katarak dan gangguan gaya berjalan, sejak saat itu klien menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan. Klien menyatakan tidak berani berjalan jauh karena takut jatuh disebabkan lingkungan sekitar panti yang berundak dan lantai yang licin.


Apakah diagnosis keperawatan yang tepat untuk kasus diatas ?

1

Nyeri

2

Resiko jatuh

3

Resiko cedera

4

Gangguan mobilitas fisik

5

Koping individu tidak efektif

70

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 72 tahun, tinggal bersama anak dan cucunya. Saat berkunjung kerumah, klien tampak terbaring dikasur tanpa laken, tercium bau pesing, dan terdapat sisa makanan disela gigi dan sekitar mulut. Klien mengatakan jarang mandi karena tidak mau merepotkan menantunya untuk memandikan. Saat ini klien bersyukur dengan kondisinya dan menerima apa adanya.


Apakah diagnosis keperawatan yang sesuai untuk klien ?

1

Kesepian

2

Inkontinesia

3

Pengabaian diri

4

Sindrom lansia lemah

5

Deficit perawatan diri:mandi

71

Multiple Choice

Pengkajian di dalam suatu desa menunjukkan data: 33% masyarakat mengalami hipertensi 25% masih produktif, 20% mengalami stroke ringan 45% pendidikan tidak tamat SD masyarakat biasa menyediakan keseharian dengan makanan tinggi natrium dan masakan asin. Masyarakat belum pernah diberikan pendidikan ataupun informasi tentang kesehatan.


Apakah peran utama perawat pada kasus tersebut ?

1

Conselor

2

Educator

3

Motivator

4

Caregiver

5

Advocator

72

Multiple Choice

Seorang perawat melakukan kunjungan rumah untuk perawatan homecare ke kediaman Tn. Z ( 45 tahun) yang mengalami masalah luka gangren. Hari ini, perawat akan melakukan tindakan perawatan luka pada klien. Saat di lakukannya tindakan, ada tamu yang berkunjung ke rumah klien. Perawat tersebut lupa untuk menutup jendela gorden pintu sehingga tamu dapat melihat kondisi klien saat perawatan.


Berdasarkan kasus diatas, apakah aspek etik yang dilanggar oleh perawat?

1

Beneficence

2

Non-Maleficence

3

Autonomy

4

Confidentiality

5

Fidelity

73

Multiple Choice

Sebuah RW terdapat 5 ibu hamil. Terdapat 4 ibu hamil yang mengeluh lemah, letih dan lesu. 3 ibu hamil mengeluh mual dan muntah, 2 ibu hamil mengeluh pusing. 80% ibu hamil tidak mengetahui senam ibu hamil. Terdapat 3 ibu hamil 60% tidak mengetahui tanda dan bahaya kehamilan. Terdapat 1 ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran. Lebih dari setengah jumlah ibu hamil mengatakan tidak mengetahui tanda bahaya kehamilan, tidak mengetahui gizi yang baik untuk kehamilan. Perawat merencanakan kegiatan prevensi sekunder.


Apakah kegiatan pencegahan sekunder yang tepat dalam menyelesaikan masalah diatas?

1

Melatih senam hamil

2

Pemeriksaan ibu hamil

3

Pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil

4

Pendidikan kesehatan tentang bahaya kehamilan

5

Melakukan perawatan payudara

74

Multiple Choice

Klien Tn I usia 67 tahun menderita penyakit dememsia. Keluarga klien mengatakan bapaknya selalu lupa dengan kegiatan maupun apa saja yang baru dilakukannya. Keluarga klien mengeluh tentang komunitas yang digunakan kepada orangtua. Perawat lansia akan memberikan edukasi tentang komunikasi efektif terhadap lansia dengan penyakit demensia.


Manakah strategi komunikasi efektif yang akan disampaikan perawat kepada keluarga klien ?

1

Berbicara dengan volume suara yang keras

2

Melakukan interaksi berkali-kali dengan lansia

3

Membiarkan lansia melakukan apa yang diinginkan

4

Berikan petunjuk dan isyarat mengenai tindakan yang akan diberikan

5

Menggunakan distraksi-distraksi dalam berkomunikasi dengan lansia

75

Multiple Choice

Perawat A telah melakukan pengkajian pada keluarga Bp.S. Perawat A mendapatkan tiga masalah dan akan dibuatkan skoring prioritas. Sifat masalah yang pertama (ancaman kesehatan), kemungkinan masalah dapat diubah (sebagian), potensial masalah dicegah (cukup), menonjolnya masalah (masalah berat dan harus ditangani).


Berapa skoring yang didapatkan pada masalah yang pertama ini?

1

3 1/3

2

3

3

3 2/3

4

2 5/6

5

3 ½

76

Multiple Choice

Dalam suatu keluarga, seorang ibu berusia 40 tahun mengalami keluhan berat badannya turun drastis sejak dua bulan yang lalu akibat batuk berdarah yang tidak sembuh – sembuh, klien tampak kurus, nafsu makan turun, sedangkan suami bekerja sebagai buruh tani,rumahtampakpengap,dan jendela jarang dibuka. Kemungkinan ibu ini menderita TBC.


Dari kasus diatas manakah masalah yang sebaiknya didahulukan untuk diatasi ?

1

Merencanakan modifikasi lingkungan rumah agar lebih sehat.

2

Mencegah terjadinya penularan TBC dalam keluarga.

3

Merencanakan pengobatan DOTS pada ibu.

4

Mengatasi masalah gangguan nutrisi pada istri.

5

Memberikan penyuluhan kesehatan

77

Multiple Choice

Pada saat melakukan kujungan rumah kepada keluarga Tn. B didapatkan satu anggota keluarganya yaitu Ny. D usia 60 tahun mengalami bengkak pada ibu jari dan kaki sebelah kanan. Nyeri tidak kunjung sembuh walaupun keluarga sudah membawa untuk diperiksakan kepuskesmas terdekat. Ny. D mengatakan pembengkakan diakibatkan oleh benturan batu yang sangat keras,nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk,dengan skala

nyeri 5 (nyeri sedang), Ny. D mengatakan nyeri dirasakan terus menerus.


Tindakan keperawatan mana yang tepat untuk dilakukan oleh perawat ?

1

Memberikan kompres hangat

2

Memberikan obat analgesik

3

Memberikan penyuluhan kesehatan

4

Memberikan relaksasi nafas dalam

5

Memberikan pola makan yang baik

78

Multiple Choice

Perawat sedang melakukan kunjungan disebuah keluarga. Didalam keluarga tersebut terdapat Tn. Y berusia 50 tahun dan Ny. M berusia 42 tahun. Tn. Y mengatakan bahwa Ny. M istrinya mempunyai riwayat vertigo. Pada saat dilakukan kunjungan Tn. Y menyatakan bahwa vertigo Ny. M sering mengalami kekambuhan dan tidak mengetahui cara mengontrol vertigonya.


Instruksi kesehatan manakah yang tepat diberikan kepada keluarga ?

1

Meningkatkan sodium dalam makanan

2

Menghindari pergerakan kepala tiba-tiba

3

Terlentang dan melihat televisi

4

Meningkatkan mengkonsumsi cairan sampai 3000 mL/hari

5

Menghindari lampu yang terang

79

Multiple Choice

Pada saat perawat melakukan kunjungan rumah pada keluarga Tn. C didapatkan satu anggota keluarga yaitu Ny. S 40 tahun mengalami hipertensi, Ny. S mengatakan sudah mengkonsumsi obat anti hipertensi dari dokter pribadi keluarganya. Namun, tekanan darah masih belum stabil. Ny. S memberitahu perawat bahwa ingin mengkonsumsi herbal untuk membantu menurunkan tekanan darahnya.


Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan oleh perawat ?

1

Memberitahu klien bahwa herbal itu tidak aman dan seharusnya tidak digunakan sama sekali

2

Ajarkan klien bagaimana cara mengukur tekanan darah sehingga bisa memonitor tekanan darahnya mandiri

3

Dorong klien jika mereka mengonsumsi herbal maka mereka harus sering mengukur tekanandarahnya.

4

Beritahu klien jika mereka mengonsumsi herbal maka mereka harus sering mengukur darahnya.

5

Izinkan klien menggunakan herbal apapun sesuai keyakinan.

80

Multiple Choice

Perawat melakukan kunjungan rumah pada keluarga Bapak Y, dalam keluarga tersebut terdapat anak usia 2 tahun yang terkena penyakit cacar sejak 3 hari yang lalu. Ibu pasien mengatakan bahwa pada malam hari anaknya sering terbangun dari tidurnya karena merasa gatal dan terus menggaruk kulitnya. Ibu klien sangat khawatir dengan keadaan anaknya.


Apakah yang sebaiknya disarankan oleh perawat ?

1

Pentingnya mengoleskan cream kortison untuk mencegah gatal

2

Cara memakai sarung tangan yang terbuat dari kain yang lunak pada anak

3

Berilah anak minum susu hangat sebelum tidur untuk membantu tidur pulas

4

Anak ditidurkan pada kamar dengan kipas angin pada malam hari

5

Berikan bedak untuk mengurangi garukan

81

Multiple Choice

Perawat komunitas melakukan pengkajian dan diperoleh data dari masyarakat penyakit TB Paru 5%, ISPA 10%, Asma 5 % dan 30% penduduk perokok, 50 % masyarakat belum pernah ada kegiatan penyuluhan kesehatan tentang bahaya dan akibat dari perilaku merokok. Perawat komunitas sedang merancang program kesehatan untuk meningkatkan kesehatan pada masyarakat tersebut.


Apakah prioritas tindakan yang tepat pada kasus tersebut ?

1

Promosi kesehatan

2

Perawatan dirumah

3

Pendidikan kesehatan

4

Peningkatan kesehatan masyarakat.

5

Pemeriksaan kesehatan secara berkelanjutan

82

Multiple Choice

Perawat melakukan kunjungan rumah pada keluarga bapak T, bapak T mempunyai anak Ny M berusia 56 tahun, orang tua Ny. M mengatakan semenjak suaminya meninggal dunia Ny. M menjadi pendiam, tidak mau makan, putus asa dan tidak mau keluar rumah untuk bertemu temannya. Selama perawat kunjungan, Ny. M mengatakan “untuk apa saya hidup didunia ini suamiku sudah tidak ada dan saya pun tidak mempunyai temen hidup”


Apakah fase koping yang dialami oleh klien?

1

Marah

2

Menyangkal

3

Bargaining ( tawar menawar)

4

Depresi

5

Menerima

83

Multiple Choice

Perawat mengunjungi keluarga Ny. M yang memiliki anak usia 5 tahun dengan barat badan 14 kg. Keluarga ini termasuk ekonomi menengah ke bawah dan pendidikan rendah. Keluarga dan perawat sependapat bahwa anak mengalami kurang gizi.


Apakah rencana keperawatan utama pada kasus diatas ?

1

Menganjurkan untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah

2

Menganjurkan klien untuk berobat dan cek laboratorium

3

Penkes tentang makanan yang bergizi

4

Pemberian vitamin untuk usianya

5

Pemberian susu formula

84

Multiple Choice

Saat melakukan kunjungan didapatkan satu anggota keluarga yang menderita hipertensi. Perawat sedang memberikan pendidikan kesehatan tentang cara memilih makanan yang boleh dikonsumsi bagi penderita hipertensi dan mengajarkan sena


Apakah evaluasi hasil yang paling tepat pada kasus diatas ?

1

Mendemonstrasikan latihan senam hipertensi

2

Media yang digunakan penkes

3

Penderita hipertensi menyatakan setuju

4

Peningkatan pengetahuan tentang diet hipertensi

5

Strategi dalam pemilihan makanan

85

Multiple Choice

Seorang perawat melakukan pengkajian pada keluarga Tn. H di RW 4 desa Gemblong. Istri Tn. H sebagai ibu rumah tangga, memiliki satu anak berusia 3 tahun dan tinggal bersama di rumah orang tua. Tn. H bekerja sebagai buruh pabrik di perusahaan, makan 3 x sehari dan mampu mencukupi kehidupan sehari-harinya. Dan bila salah satu anggota keluarga ada yang sakit dibawa ke puskesmas terdekat.


Apakah tahapan keluarga sejahtera pada keluarga tersebut ?

1

Pra sejahtera

2

Sejahtera tahap 1

3

Sejahtera tahap 2

4

Sejahtera tahap 3

5

Sejahtera tahap 3 plus

86

Multiple Choice

Perawat melakukan kunjungan rumah pada keluarga Tn. A di desa Gemblong Kabupaten Tegal. Tn. A mengatakan berat badannya turun padahal sering makan dan sering buangair kecil pada malam hari. Klien sangat menyukai teh manis dan kue bolu yang hampir tiap

hari dikonsumsinya. Keluarga bingung dan tidak mengetahui apa yang harusdilakukan.


Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat pada kondisi tersebut?

1

Menjelaskan penyakit DM

2

Menganjurkan untuk kontrol

3

Menjelaskan mengenai diet DM

4

Melakukan pengecekan GDS

5

Mengukur tanda-tanda vital

87

Multiple Choice

Perawat melakukan kunjungan rumah pada keluarga Tn. A dan keluarganya tinggal disebuah perkampungan daerah pedalaman. Rumah Tn. A jauh dari fasilitas kesehatan sehingga jika sakit lebih memilih dibiarkan saja atau berobat ke dukun. Tn. A tinggal bersama istri dan anaknya yang berusia 5 bulan. Tamapak bayi sudah diberi makan pisang dan ibu hanya mengatakan “tidak apa-apa, sudah biasa”.


Pada kasus diatas, berada pada tahap keluarga yang mana kehidupan keluarga Tn. A menurut Duval dan Miller?

1

Keluarga pemula

2

Keluarga mengasuh anak

3

Keluarga dengan anak usia pra sekolah

4

Keluarga dengan anak usia sekolah

5

Keluarga dengan anak remaja

88

Multiple Choice

Ny. S warga desa Gemblong berusia 58 tahun mengeluh nyeri dan linu pada persendian. Rasa linu dan nyeri tersebut sangat terasa apabila setelah melakukan pekerjaan, terlebih saat cuaca dingin. Selain itu juga Ny. S sering mengkonsumsi makanan yang mengandung purin seperti jeroan dan kacang-kacangan. Keluhan akan berkurang dan hilang apabila dioels minyak kayu putih. Perawat kemudian memberikan informasi pada warga tentang diet asam urat dan bahan makanan yang boleh dikonsumsi.


Apakah peran perawat yang sedang dijalankan pada kasus tersebut ?

1

Pemberi asuhan

2

Pendidik

3

Pembela

4

Manajer kasus

5

Konselor

89

Multiple Choice

Perawat komunitas melakukan kegiatan di masyarakat berupa deteksi dini (early diagnosis) yaitu melakukan pemeriksaan tumor payudara pada remaja dan ibu-ibu disekitar lingkungan desa. Penanganan yang tepat dengan deteksi dini dan skrining kesehatan untuk mengetahui adanya gangguan kesehatan.


Pencegahan apakah yang dilakukan perawat komunitas pada kasus tersebut?

1

Pencegahan primer

2

Pencegahan sekunder

3

Pencegahan tersier

4

Pencegahan dan penanggulangan

5

Pencegahan dan pemberdayaan

90

Multiple Choice

Berdasarkan pengkajian lingkungan di desa Gemblong RT 10 RW 03 didapatkan data 53% hewan yang ada sekitar rumah seperti ayam, kucing, dan kambing merupakan sumber penyakit, 46% kondisi saluran pembuangan air tergenang, 78% masyarakat buang sampah di pekarangan dan jarak sumur warga dengan pembuangan limbah kurang dari 10 meter.


Apakah masalah keperawatan komunitas yang muncul?

1

Defisit pengetahuan keluarga

2

Perilaku kesehatan cenderung beresiko

3

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan

4

Defisiensi kesehatan keluarga

5

Kesiapan meningkatkan pengetahuan

91

Multiple Choice

Seorang lelaki usia 40 tahun, dating ke poli jiwa karena membanting-mbanting barang dirumah setelah pulang dari pekerjaqanya. Hasil pengkajian pasien mengatakan tidak dihargai di tempat kerjanya dan di pecat secara tiba-tiba. Tatapan mata tajam, mendominasi pembicaraan. Keluarga mengatakan pasien pernah dirawat di RSJ.


Apakah masalah keperawatan pada kasu tersebut?

1

Harga diri rendah

2

Perilaku kekerasan

3

Regimen terapi inefektif

4

Resiko perilaku kekeraan

5

Koping individu tidak efektif

92

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di RSJ dengan marah-marah. Hasil pengkajian pasien mengatakan : “ibu saya mau meracuni saya karena dia tidak suka dengan calon suami saya, pokoknya saya tidak mau makan yang di berikan oleh ibu saya” Afek labil, mondar-mandir dan gelisah.


Apakah tujuan tindakaan keperawtan pada kasus diatas?

1

Pasien meningkatkan harga dirinya

2

Pasien dapat merwat diri secara mandiri

3

Pasien dapat berorientasi pada realita secara bertahap

4

Pasien dapat beinteraksi dengan orang lain secara bertahap

5

Pasien dapat menyalurkan energy marahnya secara konstruktif

93

Multiple Choice

Perawat puskesmas melakaukan kunjungan rumah kepada seorang perempuan berusian 16 tahun. Keluarga mengatakan pasien tidak mau melakukan kegiatan apapun. Hasil pengkajian : klien mengatakan malu dengan bekas luka bakar diwajah, dan tampak sering menutupi wajah. Pasien tampak murung dn banyak merunduk. Perawat meranang asuhan keperawatan pada pasien.


Apakah kriteria evaluasi pada kasus tersebut?

1

Pasien menerima realita

2

Pasien menemukan makna hidup

3

Pasien mampu mengontrol keadaan

4

Pasien mengenal aspek poasitif yang dimiliki

5

Pasien mampu memulai interaksi dengan orang lain

94

Multiple Choice

Perawat puskesmas melakukan kunjungan rumah pada seorang perempuan brusia 28 tahun yang post di rawat RSJ 2 minggu lalu. Hasil pengkajian : klien sudah mampu berinteraksi dengan keluarga dan menyatakan keinginan bekerja kembali, tetapi takut melakukan

kesalahan. Pasien mengatakan suka membuat kerajinan tangan.


Apakah tindakan keperawatan selanjutnya pada kasus tersebut?

1

Mendiskusikan tentang kegiatan harian pasien

2

Melatih kemampuanj positif yang dimiliki pasien

3

Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien

4

Melibatkan pasien pada kegiatan rehabilitasi dimasyarakat

5

Melibatkan pasien dalam kegiatan kelompok dimasyarakat

95

Multiple Choice

Seorang perempuan usia 30 tahun dirawat di RSJ alasan masuk susah tidur, mondar- mandir, 3 bulan tidak minum obat. Pasien mengatakan suaminya sering melakukan KDRT dan saat ini sudah di cerai, malu dengan kondisinya. Hasil pengkajian: pakaian tidak rapi,bicara dan terenyum sendiri, malas berineraksi dengan orangl ain, dan mondar-

mandir.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus terebut?

1

Halusinasi

2

Isolasi social

3

Harga diri rendah

4

Deficit perawatan diri

5

Regiment terapi efektif

96

Multiple Choice

Perawat puskesmas melakukan kunjunga ruma kepada seorang perempuan berusia 16 tahun. Keluarga mengatakan klien tidk mau melakukan kegiatan apapun. Hasil pengkajian :klien mengatakan malu dengan bekas luka bakar pada wajah,tampak sering menutupi wajah, tampak murung dan banyak merunduk.


Apakah kriteria evaluasi pada kasus tersebut ?

1

Pasien menerima realita

2

Pasien menemukan makna hidup

3

Pasien mampu mengontrol keadaan

4

Pasien mengenal aspek positif yang dimiliki

5

Pasien mampu memulai interaksi dengan orang

97

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirawat di RSJ dua minggu yang lalu karena marah- marah, bicara dan tertawa sendiri, serta tidak mau merawat diri. Hasil pengkajian pasien mengatakan “ saya tidak lulus pramugari karena pendek dan kulit hitam, saya malu”, ekspresi murung, dan tidak mampu memulai percakapan.


Apakah evaluasi tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

1

Mandi, keramas dan gosok gigi secaa mandiri

2

Bercakap - cakap dengan pasien lain

3

Melakukan kemampuan positif

4

Halusinasi terkontrol

5

Marah terkontrol

98

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 34 tahun, di kunjungi oleh perawat puskesmas karena mengurung diri dikamar sejak 1 bulan, menolak mandi dan suka berbicara sendiri. Hasil pengkajian: kontak mata kurang, hanya mengangguk dan menggelengkan kepala saat ditanya. Keluarga mengatakan klien diberhentikan dari pekerjaanya.


Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

1

Pasien mampu melakukan interaksi

2

Pasien mampu menjaga kebersihan diri

3

Pasien mampu mengontrol halusinasinya

4

Pasien tetap mampu berorientasi pada realita

5

Pasien menunjukan perilaku mengkatnya harga diri

99

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 28 tahun, dirawat di RSJ alas an marah-marah dan menolak mnum obat. Hasil wawancara pasien mengatakan tidak mau bicara karena dirinya mempunyai ilmu suci yang bias menyembuhkan orang, bicara inkoheren dan fligt of idea. Keluarga mengatakan pasien gagal ujian CPNS enam bulan lalu.


Apakah masalah keperawatan utama yang tepat pada kasus diatas?

1

Waham

2

Harga diri rendah

3

Kerusakan komunikasi

4

Regimen terapi efektif

5

Risiko perilaku kekerasan

100

Multiple Choice

Seorang laki - laki berusia 17 tahun, dibawa ke UGD RSJ karena mengamuk dirumah. Hasil pengkajian tatapan mata pasien tajam, tangan mengepal sambil memukul – mukul tempat tidur. Perawat akan melakukan pengikatan pada pasien.


Apakah prinsip etik yang dilakuan pada kasus tersebut?

1

nonmaleficience

2

beneficience

3

autonomy

4

veracity

5

justice

101

Multiple Choice

Di ruang rawat kesehatan jiwa, perawat sedang berbicara kepada Ny. M usia 56 tahun. Perawat berkata “Apabila ibu mendengar suara-suara lagi, ibu bisa mencari saya untuk berbincang-bincang. Saya ada diruang jaga ya!”.


Apakah tujuan dari pernyataan perawat diatas?

1

Bersikap terbuka, agar percaya diri

2

Penegasan kepada pasien, perawat mempercayai pasien

3

Meningkatkan kepercayaan klien, perawat siap membantu

4

Menurunkan ketakutan pasien, perawat siap berjaga

5

Memberikan pendekatan agar pasien merasa lebih nyaman

102

Multiple Choice

Perawat yang sedang bertugas di ruang perawatan bangsal jiwa menghadapi pasien Tn. U usia 56 tahun. Pasien mengatakan dia khawatir meninggalkan kamarnya karena takut dikritik dan dicela. Pasien berkata “Hidung saya sangat besar. Aku tahu setiap orang melihat saya dan menertawai saya. Saya melakukan operasi plastik dan hasilnya terlihat aneh”.


Berdasarkan tanda dan gejala pada kasus tersebut, manakah gangguan yang sesuai dengan kasus diatas?

1

Gangguan kepribadian paranoid

2

Gangguan dismorphic tubuh

3

Schizophrenia paranoid

4

Gangguan anti social

5

Narsistik

103

Multiple Choice

Seorang pasien dengan diagnosis depresi berat yang telah melakukan percobaan bunuh diri. Pasien berkata kepada perawat, “Saya seharusnya mati. Saya selalu gagal. Tidak pernah ada hal yang baik bagi saya.”


Apakah respon perawat yang menunjukan komunikasi terapeutik?

1

“Anda memiliki segalanya untuk hidup.”

2

“Mengapa anda melihat diri anda sebagai suatu kegagalan.”

3

“Merasa seperti ini adalah bagian dari depresi.”

4

“Kamu sudah merasa gagal untuk berapa lama?.”

5

“Kamu tidak boleh mengatakan seperti itu.”

104

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 34 tahun dirawat di RSJ karena mengurung diri dikamar sejak 1 bulan lalu dan kadang marah tanpa sebab. Hasil pengkajian: pasien sering menyendiri, tertawa dan bicara sendiri, afek labil, dan penampilan tidak rapi. Keluarga mengatakan pasien di PHK setahun yang lalu.


Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

1

Pasien mampu melakukan interaksi dengan lingkungannya

2

Pasien menunjukkan perilaku meningkatnya harga diri

3

Pasien mampu mengontrol perilaku marahnya

4

Pasien mampu mengontrol halusinasinya

5

Pasien mampu melakukan kebersihan diri

105

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di RSJ ketiga kalinya karena sering marah- marah dirumah. Keluarga mengatakan pasien malas minum obat karena merasa mengantuk setelah minum obat. Hasil pengkajian pasien masih menolak minum obat karena menurut

pasien tidak membawa perbaikan pada dirinya.


Apakah tindakan keperawatan pada kasus tersebut ?

1

Menjelaskan fungsi obat

2

Memotivasi pasien agar mau minum obat

3

Mendiskusikan dengan keluarga fungsi minum obat

4

Melakukan kolaborasi untuk pemberian terapi injeksi

5

Menunda pemberian obat sampai pasien mau meminum

106

Multiple Choice

Seorang perempuan usia 30 tahun, dirawat di RSJ dengan marah-marah, menyendiri, tidak mau mandi dan kadang bicara sendiri. Hasil pengkajian: pasien mengatakan mempunyai 4 anak dan sudah bercerai satu bulan yang lalu, merasa sendiri dan mengatakan “Tolong sampaikan pada keluarga saya untuk menjaga anak-anak saya, mungkin saya tak akan bisa merawat mereka lagi”.


Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?

1

Isolasi sosial

2

Resiko bunuh diri

3

Perilaku kekerasan

4

Defisit perawatan diri

5

Halusinasi pendengaran

107

Multiple Choice

Seorang perempuan usia 31 tahun dirawat di RSJ karena menolak minum obat dan bicara sendiri. Menurut keluarga, ibunya meninggal 1 tahun yang lalu, pasien selalu dimarahi ayahnya, pernah tidak naik kelas dan pernah ditinggal menikah pacarnya 2 tahun yang lalu. Hasil pengkajian pasien mengatakan malu karena belum menikah.


Apakah faktor presipitasi pada kasus tersebut?

1

Gagal pendidikan

2

Gagal menikah

3

Putus obat

4

Pola asuh

5

Kehilangan orang yang dicintai

108

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 14 tahun, keliarga klien mengatakan klien sering dicemooh, klien sering di hinda pendek sehingga klien sering menangis dan tidak mau sekolah.


Apakah masalah keperawatan yang mungkin muncul berdasarkan data diatas?

1

Gangguan Body image

2

Menarik diri

3

Kerusakan interaksi sosial

4

Harga diri rendah situasional

5

Koping individu tidak efektif

109

Multiple Choice

Seorang laki-laki dibawa ke IGD rumah sakit jiwa. Saat dikaji oleh perawat pembicaraan klien suka beralih dari satu tpik ke topic yang lain tanpa terarah dan sulit difikuskan.


Apakah tanda gejala gangguan jiwa yang pasien alami?

1

Inkoheren

2

Sisip fikir

3

Tangensial

4

Sirkumtansial

5

Fliht of idea

110

Multiple Choice

Seorang laki-laki Tn.R datang ke poli psikiatri untuk kontrol setelah seminggu lalu dirawat di rumah sakit jiwa karena halusinasi. Sejak kecil klien tidak pernah mendapat kasih saying dari orang tuanya, klien selalu di beda-beda kan dengan kakak dan adiknya, serta selalu dikatakan bahwa klien adalah anak yang membawa sial bagi keluarga.


Berdasarkan data diatas, manakah yang merupakan faktor predisposisi klien R mengalami gangguan jiwa?

1

Genetik

2

Biologis

3

Psikologis

4

Neuro biologis

5

Neuro transmitter

111

Multiple Choice

Seorang mahasiswi di suatu kota mendapat kabar bahwa ayahnya telah meninggal dunia, sejak saat itu klien menjadi sangat murung, malas kuliah, tidak nafsi makan, tidak bergaul dengan temanya dan selalu mengatakan “apa yang terjadi dengan saya, kenapa saya jadi malas begini”


Apakah rentang respons yang dialami pada kasus diatas ?

1

Depresi

2

Responsive

3

Supresi

4

Reaksi kehilangan yang wajar

5

Reaksi kehilangan yang memanjang

112

Multiple Choice

klien H diantar keluarganya ke rumah sakit jiwa setelah dirumah klien berusaha menjatuhkan diri dari lantai dua. Perawat telah mengajarkan klien bagaimana cara kontrol keinginan bunuh diri sesuai SP 2.


Manakah yang termasuk dari sp 2?

1

Mengamankan benda-benda yang dapat membahayakan klien

2

berpikir aspek positif keluarga dan lingkungan

3

menilai pola koping yang biasa digunakan

4

berpikir aspek positif yang dimiliki

5

membuat rencana masa depan yang realistis bersama klien.

113

Multiple Choice

Seorang remaja sudah seminggu dirawat di rumah sakit jiwa. Keluarga klien mengatakan anaknya sering menjadi korban bullying disekolahnya, klien di bully dengan cara dikencingi oleh teman -temanya. Sejak saat itu klien menjadi sering menutup hidung, tidak keluar rumah, mandi berkali-kali, dan menggunakan parfum secara berlebihan. Klien mengatakan klien mencium bau urin dan feses dimana-mana termasuk di badanya.


Apakah penyebab halusinasi yang terjadi pada klien berdasarkan kasus diatas ?

1

Rangsangan lingkungan yang diterima

2

Stress, kondisi psikis

3

Kurangnya rangsang lingkungan

4

Perubahan penangkapan sensori, transmisi, dan atau integrasi

5

Perubaan persep sensori

114

Multiple Choice

Seorang klien laki – laki berusia 35 tahun dirawat di rumah sakit jiwa karena mengamuk dan membanting perabot rumah. Klien sebelumnya belum pernah dirawat di rumah sakit jiwa.


Berdasarkan kasus diatas, kontrol seperti apa yang sebaiknya diajarkan pada klien?

1

Farmakologis

2

Fisik

3

Verbal

4

Sosial

5

Spiritual

115

Multiple Choice

Seorang klien datang ke psikiatri. Klien mengatakan setiap apapun yang ia pegang itu kotor dan merasa sangat banyak kuman, sehingga klien harus berulang kali cuci tangan dan bahkan mandi berkal-kali dalam satu hari. Klien mengatakan merasa tidak nyaman dengan hal tersebut.


Apakah yang sebaiknya dilakukan perawat pada situasi tersebut?

1

Diskusikan bagaimana perolaku yang baru dapat dipelajari

2

Pastikan kamanan klien bahwa perawat sangat memperhatikan kebutuhanya

3

Ucapkan perkataan yang mengarah pada perubahan respons fisiologis

4

Bantu klien mengungkapkan kesadaran bahwa responya pada suatu objek atau situasi yang sangat berlebihan

5

Bantu klien mengenali pikiran dan bayangkan tidak rasional yang berhubungan

dengan obsesinya

116

Multiple Choice

Seorang anak berusia 10 tahun dibawa ke poliklinik psikiatri oleh orang tuanya dengan keluhan tidak bisa diatur. Oarng tua mengatakan anak selalu acuh tak acuh dan tidak peduli dengan sikapnya baik atau buruk.


Apakah masalah yang ditemukan pada anak tersebut?

1

Gangguan perkembangan pervasif

2

Reterdasi mental

3

ADHD

4

Autisme

5

Gangguan Moof

117

Multiple Choice

Gangguan kepribadian dan reterdasi mental merupakan salah satu dari 5 aksis dalam PPDGJ (Pedoman Penggolongan Diagnostik Gangguan Jiwa)


Manakah yang menunjukkan aksis dengan gangguan kepribadian dan reterdasi mental ?

1

Aksis 1

2

Aksis 2

3

Aksis 3

4

Aksis 4

5

Aksis 5

118

Multiple Choice

Seorang perempuan usia 30 tahun, dirawat di RS Jiwa dengan keluhan tidak bersemangat, sering dimarahi atasan karena hasil kerja tidak maksimal meskipun telah mengerjakan tugasnya dengan baik. Acuh terhadap penampilan. Pasien jadi bahan ejekan di tempat kerjanya.


Manakah konsep diri yang sesuai pada kasus tersebut?

1

Ideal diri

2

Harga diri

3

Identitas diri

4

Gambaran diri

5

Penampilan peran

119

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke poliklinik KB untuk konsultasi ingin mengatur jarak kelahiran anak. Hasil pengkajian pasien baru memiliki 1 anak yang berusia 7 bulan. Observasi tanda-tanda vital: TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, dan IMT 27


Apakah metode kontrasepsi yang tepat untuk pasien tersebut?

1

Pil

2

Implant

3

Suntik

4

Kontrasepsi mantap

5

Alat kontrasepsi dalam rahim

120

Multiple Choice

Seorang perawat homecare mengunjungi keluarga binaannya yang kepala keluarganya menderita gagal jantung. Pasien wajib mengkonsumsi 6 jenis obat yang berbedadan Diminum 4 kali sehari. Pasien bingung dengan intruksi tersebut.


Manakah berikut ini penjelasan perawat yang paling tepat?

1

Mengajarkan seorang anggota keuarga untuk mengisi jadwal minum obat sekali sepekan sehingga pasien dapat mandiri minum obat

2

Meminta anggota keluarga lain untuk pulang ke rumah setiap kali pasien akan meminum obat untukpendampingan

3

Mengajarkan pasien saja untuk minum obat untuk menghindari kesalahan keluarga

4

Datang ke rumah pasien setiap pagi untuk menyiapkan obat harian pasien

5

Meminta dokter agar pasien dapat minum obat sekaligus setiap hari

121

Multiple Choice

Seorang perawat dan asisten perawat sedang bekerja pada pelayanan kesehatan gratis disebuah daerah. Perawat mengatur obat dan perlu mengetahui hasil pemeriksaan GDS sebelum memberikan obat. Perawat meminta asistennya untuk memberitahukanya sesegera mungkin setelah mendapatkan hasil GDS pasien. Asisten mengatakan bahwa ia tidak punya ketrampilan yang layak untuk memeriksa GDS pasien, namun perawat telah melihatnya berulang kali melakukan hal tersebut dan melakukannya dengan baik.


Apa yang harus perawat itu lakukan?

1

Melakukan pemeriksaan GDS sendirian

2

Menghubungi puskesmas untuk memanggil asisten lain yang lebih ahli

3

Memberikan asisten perawat alat pemeriksaan GDS, dan membiarkannya melakukan hal itu

4

Menanyakan asisten perawat untuk menjelaskan prosedurnya sebelum melakukan pemeriksaan

5

Mengajak asisten perawat untuk menjelaskan prosedurnya sebelum melakukan

pemeriksaan

122

Multiple Choice

Saat kunjungan ke rumah, seorang perawat melakukan pemeriksaan neurologis terhadap warga, untuk melakukan pemeriksaan romberg‟s yang bertujuan untuk mengetahui gangguan sistem vestibular dan persarafan. Dari hasil pemeriksaan didapatkan beberapa warga romberg‟s positif.


Hasil pengamatan manakah yang digunakan perawat untuk hasil romberg‟s positif?

1

Gerakan bola mata yang tidak terkendali ritmis, cepat dan berkedut

2

Dorsofleksi pergelangan kaki dan ibu jari kaki, diikuti gerakan mengipas jari-jari kaki yang lain

3

Klien cenderung berayun dan limbung, tidak dapat berdiri tegak dengan tangan lurus disamping tubuh dan kedua mata tertutup.

4

Klien tampak kebingngan ketika diminta untuk mengarahkan lengan dan tangan ketitik yang ditunjukan perawat

5

Menekuk kedua kaki penuh sehingga panggul dan lutut mendekat kebadan,dan klien

mengeluh nyeri pada sepanjang area tulang belakang saat kedua kaki diluruskan

123

Multiple Choice

Sekelompok mahasiswa NERS di suatu universitas yang sedang praktek komunitas berencana untuk membuat program penyuluhan kepada remaja mengenai pencegahan karsinoma kulit.


Instruksi apakah yang sebaiknya ditekankan mahasiswa di penyuluhan tersebut?

1

Pakailah lotion setiap saat untuk kulit yang sensitif

2

Berjemurlah di bawah matahari antara pukul 13.00 hingga15.00

3

Pakailah sepatu kulit sesering mungkin untuk melindungi kaki

4

Cahaya matahari sangat aman, asalkan memakai pakaian yang cocok untuk melindungi kulit

5

Periksa kulit anda setiap bulan untuk memastikan tidak ada lesi yang mencurigakan ataupun benjolan

124

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 60 tahun tinggal di panti wreda semenjak suaminya meninggal sebulan yang lalu. Klien terlihat kurus dan lemah. BB 33 kg, TB 145 cm. Klien mengatakan sama sekali tidak nafsu makan, karena biasanya ada suaminya yang selalu makan bersamanya. Klien juga mengatakan malas minum, dalam sehari hanya menghabiskan 500 cc air.


Apakah tindakan yang tepat untuk kasus di atas?

1

Oral Hygiene

2

Terapi Nutrisi

3

Bantuan Makan

4

Manajemen Nutrisi

5

Monitoring Nutrisi

125

Multiple Choice

Seorang perawat sedang merawat pasien lansia laki-laki berusia 76 tahun dengan gagal jantung stadium akhir yang sedang menunggu transplantasi. Pasien memberitahukan perawat bahwa dia berpikir untuk mati saja sebelum mendapatkan transplantasi. Pasien juga memberitahukan perawat bahwa ia tidak ingin ke tempat ibadahnya dan ingin berbicara saja dengan guru spiritualnya.


Manakah berikut ini tindakan yang harus dilakukan oleh perawat?

1

Meyakinkan kembali pasien bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena donor selalu didapatkan tepat pada waktunya

2

Memberitahukan kepada pasien bahwa berbicara dengan guru spiritual tidak menunjang kesembuhan pasien

3

Memberitahukan pasien bahwa tidak apa-apa bila tidak beribadah

4

Menghubungi guru spiritual pasien untuk mengunjung pasien

5

Menghubungi bagian spiritual dari tim transplantasi

126

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 72 tahun tinggal di panti wreda sejak satu minggu yang lalu. Klien mengeluh sering terbangun malam hari dengan penyebab yang tidak jelas dan sulit untik tidur kembali. Klien juga mengeluh lemah dan tidak bisa berkonsentrasi. Klien tampak kusut, konjungtiva terlihat pucat.


Apa masalah keperawatan pada kasus di atas?

1

Keletihan

2

Risiko cidera

3

Intoleransi aktivitas

4

Gangguan pola tidur

5

Defisit perawatan diri

127

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 72 tahun tinggal di panti wreda sejak satu minggu yang lalu. Klien mengeluh sering terbangun malam hari dengan penyebab yang tidak jelas dan sulit untik tidur kembali. Klien juga mengeluh lemah dan tidak bisa berkonsentrasi. Klien tampak kusut, konjungtiva terlihat pucat.


Apa masalah keperawatan pada kasus di atas?

1

Keletihan

2

Risiko cidera

3

Intoleransi aktivitas

4

Gangguan pola tidur

5

Defisit perawatan diri

128

Multiple Choice

Seorang pasien depresi dan dibawa ke instalasi gawat darurat rumah sakit jiwa, Ny. K berusia 46 tahun diantar oleh keluarganya karena sering mengamuk dan selalu marah- marah dengan orang-orang yang ada disekitar pasien. Pasien mengatakan kepada perawat, “Keluarga saya akan lebih baik tanpa saya”.


Apakah respon terbaik dari perawat ?

1

“Sudahkah anda berbicara dengan keluarga anda tentang hal ini?”

2

“Semua orang merasakan ini ketika mereka tertekan.”

3

“Anda akan merasa lebih baik setelah obat anda mulai bekerja.”

4

“Kau terdengar sangat tertekan. Apakah anda berfikir untuk menyakiti diri sendiri?”

5

“Saya tau perasaanmu, tidak baik bicara sepertiitu.”

129

Multiple Choice

Seorang pasien Tn. H (51 tahun) didiagnosis delirium menjadi disorientasi dan bingung dimalam hari. Pasien sering kali mondar-mandir didepan tempat tidur. Pasien berbicara kepada perawat “Saya merasa ngantuk, tetapi saya tidak bisa tidur”.


Apakah intervensi yang harus dilakukan pertama kali oleh perawat?

1

Pindahkan pasien dekat dengan ruang perawatan

2

Gunakan sumber cahaya tidak langsung dan mematikan televisi

3

Jauhkan televisi dan cahaya yang lembut pada malam hari

4

Bermain musik lembut pada malam hari dan menjaga ruangan remang

5

Batasi waktu interaksi dengan klien

130

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 20 tahun P1A0 post SC hari ketiga, dirawat diruang nifas bersama bayinya. Hasil pengkajian pasien menyatakan ingin memberikan ASI ekslusif. Reflek hisap bayi baik, perlekatan ibu dan bayi saat menyusui sudah tepat dan terlihat gerakan menelan.


Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?

1

Kesiapan menyusui

2

Ketidakcukupan ASI

3

Terputusnya proses menyusui

4

Ketidakefektifan pemberian ASI

5

Kurang pengetahuan tentang menyusui.

131

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 23 tahun G1P0A0 datang ke poli KIA untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Hasil pengkajian diperoleh data HPHT tanggal 16 januari 2017, dan Observasi tanda-tanda vital TD: 110/70 mmHg, Frekuensi nafas: 20x/menit dan Frekuensi nadi: 8x/menit.


Kapankah taksiran persalinan pada kasus?

1

23 September 2017

2

23 Oktober 2017

3

23 November 2017

4

22 Oktober 2017

5

22 November 2017

132

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 23 tahun G1P0A0 datang ke poli KIA untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Hasil pengkajian diperoleh data HPHT tanggal 16 januari 2017, TFU 28 cm TD: 110/70 mmHg, Frekuensi nafas: 20x/menit dan Frekuensi nadi: 8x/menit.


Berapakah usia kehamilan pada kasus?

1

32 Minggu

2

30 Minggu

3

31 Minggu

4

28 Minggu

5

22 Minggu

133

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 22 tahun G1P0A0 hamil 38 minggu, datang ke poli KIA untuk pemeriksaan kehamilan. Hasil pengkajian pada daerah abdomen dengan palpasi Leopold diperoleh pada daerah fundus terdapat bokong, pada sisi kanan perut ibu teraba punggung

janin dan presentasi kepala belum masuk PAP.


Apakah tindakan selanjutnya pada kasus?

1

Melakukan pemeriksaan DJJ

2

Mencari daerah pungtum maksimum

3

Pastikan kembali posisi janin

4

Klarifikasi pada arteri radialis ibu

5

Menilai kontraksi rahim

134

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 32 tahun hamil 28 minggu datang ke poli KIA untuk konsultasi kehamilan. Hasil pengkajian diperoleh data pasien telah memiliki anak hidup dua dan riwayat mengalami keguguran pada anak ke tiga.


Apakah status obsetri pada kasus?

1

G3P2A1

2

G4P2A1

3

G3P2

4

G4P2

5

G5P2A1

135

Multiple Choice

Perawat mengumpulkan data selama pengkajian awal seorang klien yang hamil kembar. Klien mempunyai anak berusia 5 tahun yang dilahirkan pada usia kehamilan 38 minggu dan menceritakan kepada perawat bahwa dirinya tidak mempunyai riwayat abortus maupun kematian fetal yang lain.


Apa yang harus perawat tulis pada pendokumentasian catatan kesehatan klien dengan menggunakan GAPAH ( gravid, aterm, pematur, abortus, hidup)?

1

G3 A2 P0 A0 H1

2

G2 A1 P0 A0 H1

3

G1 A1 P1 A0 H1

4

G2 A0 P0 A0 H1

5

G3 A1 P1 A0 H1

136

Multiple Choice

Seorang ibu hamil G1P0A0 mendatangi fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan rutin kehamilan. Ibu tersebut menjelaskan kepada perawat bahwa dia mengalami kontraksi yang tidak teratur. Perawat menyatakan bahwa klien mengalami kontraksi Braxton Hicks.


Berdasarkan kasus diatas, apakah tindakan perawat yang tepat ?

1

Menghubungi dokter

2

Menganjurkan klien untuk istirahat ditempat tidur selama hamil

3

Mengatakan kepada klien bahwa itu hal biasa dan sering terjadi selama kehamilan

4

Menghubungi ruang bersalin dan menginformasikan bahwa klien akan masuk dalam kondisi pra melahirkan.

5

Menganjurkan klien untuk istirahat dan mengurangi aktivias.

137

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 30 tahun G3P2A0 hamil 32 minggu datang ke poliklinik KIA dengan keluhan sakit kepala dan pandangan kabur. Hasil pemeriksaan fisik TD 160/100 mmHg, TFU 34 cm, punggung kiri, presentasi kepala, DJJ 160x/menit, edema tungkai bawah +2, dan proteinuria + 1


Apakah masalah keperawatan yang tepat pada pasien tersebut?

1

Nyeri Akut

2

Kelebihan Volume cairan

3

Ketidakefektifan proses kehamilan

4

Resiko tinggi cedera pada ibu dan janin.

5

Kekurangan volume cairan

138

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 28 tahun G1P0A0 hamil 32 minggu datang ke poli KIA untuk periksa kehamilan. Hasil pengkajian tampak odema diwajah dan ekstermitas. TFU 30 cm, punggung kiri, presentasi kepala, DJJ 145x/menit. Perawat menjelaskan pada pasien cara menghitung gerakan janin.


Apakah hasil yang diharapkan dari intervensi tersebut?

1

Pasien mengatakan bayinya banyak bergerak.

2

Pasien menyampaikan jumlah gerakan janin.

3

Pasien mengatakan odema berkurang.

4

Pasien mengatakan kondisinya baik.

5

Pasien mengatakan bayinya sehat.

139

Multiple Choice

Seorang perempuan usia 25 tahun G1P0A0 hamil 10 minggu, dirawat dengan keluhan mual dan muntah. Hasil pengkajian pasien tampak lelah, mata terlihat agak cekung dan mukosa bibir kering, TD 100/60 mmHg, Frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi nafas 20x/menit dan suhu 37,40C


Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

1

Nyeri akut

2

Defisit volume cairan

3

Gangguan pola tidur

4

Intoleransi aktivitas

5

Ansietas

140

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 35 tahun G1P0A0 hamil 32 minggu datang ke IGD dengan keluhan keluar darah dari kemaluan. Hasil pengkajian: perdarahan tanpa rasa nyeri dan berwarna merah terang, TFU 32 cm, punggung kiri, presentasi kepala dan DJJ 144x/menit.


Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

1

Observasi pembukaan jalan lahir

2

Kolaborasi pemberian heparin

3

Anjurkan untuk tirah baring

4

Pantau intak outpute cairan

5

Pantau pergerakan janin

141

Multiple Choice

Saat kunjungan ke rumah warga perawat menjumpai perempuan berusia 76 tahun tinggal bersama keluarga. Keluarga mengatakan klien lebih banyak memilih diam di kamar, cenderung marah dan tidak ingin keluar kamar semenjak suaminya meninggal dunia. Keluarga sudah membantu membersihkan kamar dan tempat tidur klien agar tidak berbau.


Apakah pengkajian yang tepat pada kasus di atas ?

1

Tanda-tanda vital

2

Skala aktivitas sehari-hari

3

Kolaborasi untuk pemeriksaan urin

4

Tingkat depresi dengan Geriatric Depression Scale

5

Status kognitif dengan Mini Mental State Eximination

142

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 70 tahun tinggal di Panti Wreda. Sejak 4 hari yang lalu klien mengeluh mual dan muntah, porsi makan hanya dihabiskan ¼ porsi saja. Klien berbaring lemah di tempat tidur, tidak mampu melakukan aktivitas apapun.


Apakah data yang harus dikaji lebih lanjut pada kasus?

1

Pola istirahat

2

Koping Individu

3

Jenis dan pola makan

4

Kemampuan Mobilisasi

5

Aktivitas Kegiatan Sehari-hari

143

Multiple Choice

Saat kunjungan rumah perawat menemukan perempuan berusia 63 tahun mengeluh tidak bisa mengontrol BAK sejak 3 minggu yang lalu. Pada saat kunjungan rumah Sebelumnya perawat memberikan penyuluhan dan latihan otot-otot panggul serta menganjurkan

menggunakan diapers.


Apakah indikator keberhasilan jangka panjang pada kasus tersebut?

1

Ketersediaan toilet

2

Penurunan frekuensi mengompol

3

Kepatuhan menggunakan diapers

4

Kemampuan melakukan latihan oto-otot panggul

5

Pengetahuan tentang cara melatih otot-otot panggul

144

Multiple Choice

Seorang laki-laki berusia 73 tahun dirawat di rumah sakit selama 3 minggu di bangsal geriatri dengan kasus stroke. Klien mengalami paralisis pada ekstermitas bawah dan atas sebelah kanan serta gangguan bicara. Klien dibantu makan dan minum , klien akan kembali kerumahnya besok sore.


Apakah topik discharge planning yang harus diberikan?

1

Peningkatan koping

2

Perencanaan nutrisi

3

Monitoring pengobatan

4

Peningkatan perilaku kesehatan

5

Kemandirian activity daily living

145

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 63 tahun dirawat diklinik geriatri dengan keluhan rasa panas pada daerah bokong dan punggung. Klien lebih banyak berbaring - berbaring ditempat tidur sejak 1 minggu yang lalu, setelah ekstermitas atas dan bawah sebelah kiri tidak dapat digerakan lagi. Hasil pemeriksaan kulit disekitar area coccygeus dan scapula tampak kemerahan, klien tampak lemas TD 157/90 mmHg, Frekuensi nadi 70 x/ menit pernafasan 20 x/ mnt dan suhu 36,80C


Apakah implementasi utama yang dilakukan pada kasus tersebut ?

1

Melatih ROM

2

Melakukan massage

3

Mobilisasi/ tirah baring tiap 2 jam

4

Monitor kulit pasien

5

Memberikan kompres air hangat

146

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 70 tahun tinggal di panti wreda sejak satu tahun yang lalu. Klien mengeluh badannya terasa lemas dan susah menjangkau toilet sehingga sering ngopol di tempat duduk ataupun tempat tidur. Tercium bau pesing dari pakaian dan kamar klien. Hasil pengkajian fungsional berdasarkan indeks KATZ klien termasuk dalam kategori D.


Apa masalah keperawatan pada kasus di atas ?

1

keletihan

2

Inkontinensia urin

3

Defisit perawatan diri

4

Gangguan mobilitas fisik

5

Risiko intoleransi aktivitas

147

Multiple Choice

Sebuah RW terdapat 5 orang ibu hamil. Terdapat 4 ibu hamil yang mengeluh lemah, letih dan lesu. 3 ibu hamil mengalami mual dan muntah, 2 ibu hamil mengeluh pusing. 80 % ibu hamil tidak mengikuti senam ibu hamil. Terdapat 3 ibu hamil (60 %) tidak mengetahui tanda dan bahaya kehamilan. Terdapat 1 orang ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran. Lebih dari setengah jumlah ibu hamil mengatakan tidak mengetahui tanda bahaya kehamilan, tidak mengetahui gizi yang baik untuk kehamilan. Perawatan kehamilan lebih percaya pada dukun bayi daripada bidan. Sebagian besar suaminya bekerja sebagai buruh bangunan.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

1

Defisiensi kesehatan komunitas

2

Ketidakefektifan koping komunitas

3

Ketidakefektifan manajemen kesehatan

4

Perilaku kesehatan cenderung beresiko

5

Ketidakefektifan pemelihara kesehatan

148

Multiple Choice

Disuatu desa terjadi wabah diare. Hasil pengkajian didapatkan: 38 % keluarga tidak memiliki jamban, 20 % buang sampah disungai, 65 % BAB disungai dan 45% mandi di sungai. Masyarakat menganggap kebiasaan ini adalah hal biasa dan sudah berlangsung secara turun temurun. Perawat melakukan pendidikan kesehatan tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.


Apakah indikator evaluasi proses keberhasilan tindakan pada kasus tersebut ?

1

Angka kejadian diare menurun

2

Masyarakat bisa hidup lebih sehat

3

Adanya WC umum tiap RT minima l1

4

Masyarakat memahami tentang pentingnya BAB dijamban

5

Kepala desa berkomitmen untuk memperbaiki kesehatan lingkungan.

149

Multiple Choice

Hasil pengkajian pada sebuah desa didapatkan: 73,3 % keluarga tidak memiliki septictank 72,1 % tempat penampungan air sebagian besar terbuka. Sebagian wrga di desa itu mengatakan tidak memiliki bak mandi. Sebagian warga juga menggunakan ember yang terbuka yang digunakan sebagai tempat penampungan air. 65% kebiasaan warga yang BAB disungai.


Apakah diagnosis keperawatan pada kasus tersebut ?

1

Defisiensi kesehatan komunitas

2

Perilaku kesehatan cenderung berisiko

3

Ketidakefektifan managemen kesehatan

4

Kedidakefetktifan pemeliharaan kesehatan

5

Kesiapan meningkatkan managemen kesehatan

150

Multiple Choice

Hasil pengkajian disuatu wilayah dusun desa X kab. S didapatkan kejadian chikungunya sebanyak 2 orang dalam sebulan terakhir. Masyarakat memiliki kebiasaan menguras bak mandi setelah terlihat kotor, menggangtung baju dibelakang pintu dan terdapat kaleng bekas di sekitar lingkungan rumah yang terisi air. Selama ini masyarakat belum mempunyai kegiatan untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.


Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

1

Melakukan screening pada masyarakat yang beresiko

2

Membentuk tim jumantik yang terdiri dari kader semua RT

3

Melakukan pendataan pada keluarga yang terkena chikungunya

4

Memberikan penyuluhan kesehatan tentang penularan chikungunya

5

Pengobatan pada masyarakat yang terkena chikungunya dipuskesmas

151

Multiple Choice

Hasil pengkajian pada kelompok lansia di desa lebaksiu kab.Tegal dengan kencing manis di dapatkan data 70% lansia menghentikan obat terapi anti diabetes atas kemauan sendiri. Perawat kemudian memberikan pendidikan kesehatan tentang jenis-jenis, manfaat dari pengobatan diabetes. Klien mengatakan merasa lebih nyaman menggunakan terapi alternative untuk penyakit yang dideritanya, karena relative harganya bias dijangkau.


Apakah respon perawat pada kasus tersebut?

1

Merujuk penderita ke puskesmas

2

Mendukung pemanfaatan terapi alternative

3

Menjelaskan tentang resiko terapi alternative

4

Menjelaskan kembali efeksamping obt anti diabetes

5

Menghormati keputusan penggunaan terapi alternative

152

Multiple Choice

Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dirawat 2 hari yang lalu dengan keluhan BAB cair lebih dari 3x sehari anak sudah diberi obat pada orang tuanya. Dari hasil pengkajian yang didapat pasien mengeluh mual,tidak mau makan, tidak bisa tidur dan ingin pulang. HR 102 x/menit, RR 20x/menit, S 38,0c, BB10kg, CRT 2detik, Mukosa bibir kering kulit parineal tampak kemerahan. Hasil laboratorium Hematokrit = 30 %


Apa masakah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

1

Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit

2

Kerusakan intergritas kulit

3

Gangguan pola nafas

4

Gangguan Pola tidur

5

Mual

153

Multiple Choice

Anak perempuan usia 10 tahun dirawat diruang perawatan dengan diagnosis HIV. Hasil pengkajian : anak sering bertanya kepada perawat, mengapa harus selalu meninum obat dan anak ingin mengetahui penyakitnya. Namun nenek pasien melarang perawat untuk memberitahukan penyakitnya.


Apakah dilema etik yang terjadi pada kasus tersebut ?

1

Justice

2

Fidelity

3

Beneficence

4

Confidentiality

5

Nomaleficence

154

Multiple Choice

Seorang anak laki laki usia 5 tahun dirawat diruang anak dengan keluhan BAB encer 4X dalam 1 hari dari 3 hari yang lalu, hasil pengkajian didapatkan bahwa anak mengeluh nyeri dibagian perut, mukosa bibir pucat, turgor kulit lambat mata cekung anak mengeluh haus, BB 11kg, TB 95cm, perawat akan memberikan terapi dengan pemberian cairan


Berapakah cairan yang harus diberikan 1 jam pertama pada anak tersebut?

1

320 ml/jam

2

330 ml/jam

3

340 ml/jam

4

350 ml/jam

5

360 ml/jam

155

Multiple Choice

Bayi usia 8 hari dirawat diperinatologi dengan post operatif pemasangan kolostomi hari ke 3. Hasil pengkajian : stoma merah muda kantung stoma paten, feses lunak, skala nyeri ringan perut tidak distensi. Ibu belum dapat mengganti kantung stoma anaknya perawat telah melakukan perawatan pada stoma.


Apakah data utama yang perlu dievaluasi pada kasus tersebut ?

1

Skala nyeri

2

Lingkar perut

3

Karakteristik feses

4

Kondisi kulit sekitar stoma

5

Kemampuan ibu perawatan stoma

156

Multiple Choice

Anak laki-laki usia 7 tahun dirawat di rs dengan sindrom nefrotik. Hasil pengkajian : pitting edema di ekstremitas, asites, frekuensi nafas 32 x/menit. Hasil laboratorium : protein urine (+), albumin 1,9 gr/dl. Anak tersebut mendapatkan terapi steroid dan diuretik


Apakah intervensi utama untuk kasus tersebut?

1

Beri nutrisi TKTP

2

Pantau pola nafas

3

Beri terapi oksigen

4

Pantau nilai laboratorium

5

Pantau keseimbangan cairan

157

Multiple Choice

Anak perempuan usia 12 tahun dirawat dirumah sakit dengan keluhan sudah 3 hari mengeluh nyeri pada daerah perut bawah. Hasil pengkajian anak mengeluh nyeri saat buang air kecil, BAK tidak lancar, merasa tidak puas setelah BAK, ekspresi tampak meringis kesakitan, nafsu makan menurun dan susah tidur.


Apakah kriteria evaluasi yang diharapkan tercapai pada kasus tersebut?

1

Tidak terjadi nyeri kronis

2

Nyeri berangsur berkurang

3

Kebutuhan tidur terpenuhi

4

Kebutuhan nutrisi terpenuhi

5

Pola eliminasi dalam rentang normal

158

Multiple Choice

Seorang anak usia 5 tahun dirawat diruang anak dengan keluhan sianosis setelah bermain. Anak di diagnosis penyakit jantung bawaan. Saat ini anak diperbolehkan pulang. Ibu bertanya apa yang harus dilakukan jika anaknya mengalami kebiruan.


Apakah pendidikan kesehatan untuk orang tua pada kasus tersebut?

1

Beri minum

2

Batasi aktivitas

3

Beri istirahat cukup

4

Anjurkan nafas dalam

5

Ajarkan posisi jongkok

159

Multiple Choice

Anak perempuan usia 8 tahun dirawat diruang anak dengan keluhan nyeri saat buang air kencing hasil pengkajian suhu 37,8 0C warna kemerahan di sekitar labio mayor dan minor. Perawatan akan melakukan tindakan perawatan perineal, perawat sudah menyiapkan peralatan. Mencuci tangan,menarik tirai,dan menggunakan sarungt angan, melepaskan pakaian.


Tindakan apa yang tepat pada perawat dalam kasus ini?

1

Memposisikan pasien dalam posisi sim

2

Memposisikan pasien dalam posisi trendelenbrerg

3

Memposisikan pasien dalam posisi litotomi

4

Memposisikan pasien dalam posisi genu pectoral

5

Memposisikan pasien dalam posisi dorsal rekumben

160

Multiple Choice

Bayi perempuan usia 9 bulan dirawat diruang anak dengan keluhan demam sudah 2 hari yang lalu. Hasil pengkajian berkeringat banyak, kulit kemerahan didaerah pantat dan sudah 2 hari anak tidak dimandikan. Ibu menolak memandikan anaknya karena mempunyai kenyakinan anak demam tidak boleh dimandikan. Suhu 38,5o C


Apakah inplementasi yang diperlukan untuk kasus tersebut ?

1

Memandikan anak ditempat tidur

2

Bersama dengan ibu memandikan anak ditempat tidur

3

Menganjurkan ibu untuk memandikan anak ditempat tidur

4

Memberikan penjelasan kepada ibu mamfaat memandikan

5

Mengajarkan ibu cara memandikan anak ditempat tidur dengan air hangat

161

Multiple Choice

Seorang anak laki-laki usia 2 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan mengalami mencret 5x sehari dan anak tampak lemas. Hasil pengkajian : rewel, mata cekung dan mukosa bibir kering. Perawat akan menetukan derajat dehidrasi.


Apakah data yang perlu dikaji lebih lanjut pada kasus tersebut?

1

Capillary refill time

2

Cubitan kulit perut

3

Konsitensi feses

4

Berat badan

5

Suhu

162

Multiple Choice

Bayi perempuan usia 1 hari dirawat di NICU dengan riwayat persalinan normal dengan usia gestasi 32 minggu. Hasil pengkajian : bayi tampak lemah, refek hisap dan menelan lemah, frekuensi nafas 60x/menit. Ibu mengatakan ASI sudah keluar.


Bagaimana cara pemberian ASI yang tepat pada kasus tersebut?

1

Menyusu langsung pada ibu

2

Menggunakan sendok

3

Menggunakan pipet

4

Menggunakan OGT

5

Menggunakan dot

163

Multiple Choice

Anak laki-laki usia 3 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan panas mulai tadi malam. Hasil pengkajian ibu mengatakan demam mendadak dan terjadi kejang beberapa saat pada saat demam. Suhu 39o C, akral teraba hangat, anak tampak lemah, tidak nafsu makan dan merasa kedinginan.


Apakah implementasi utama pada kasus tersebut ?

1

Kolaborasi pemberian anti piretik

2

Memberikan ventilasi yang memadai

3

Melakukan kompres hangat

4

Menganjurkan banyak minum

5

Menyelimuti dengan selimut

164

Multiple Choice

Anak perempuan usia 6 tahun dirawat di PICU karena meningitis sudah 2 minggu. Hasil pengkajian : kesadaran menurun dan terpasang ventilator. Orang tua mengatakan tidak sanggup lagi untuk membiayai dan akan membawa pulang anaknya.


Apakah implementasi utama yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?

1

Membiarkan keluarga membawa anaknya pulang

2

Menghargai apapun yang menjadi keputusan keluarga

3

Memberikan motivasi orang tua untuk mencari bantuan

4

Meminta keluarga menandatangani surat pernyataan pulang paksa

5

Menjelaskan pada keluarga bahwa anak harus tetap menjalani perawatan.

165

Multiple Choice

Balita laki-laki usia 1 tahun dirawat di ruang anak dengan hidrosefalus. Hasil pengkajian : kesadaran menurun, LK 69 cm, terdapat sunset eyes sign, belum bisa duduk, hanya berbaring di tempat tidur.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

1

Intoleransi aktivitas

2

Gangguan mobilitas fisik

3

Gangguan pertumbuhan dan perkembang

4

Risiko gangguan perfusi jaringans selebral

5

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

166

Multiple Choice

Balita laki-laki usia 4 tahun dibawa ke rumah sakit karena kejang saat di rumah. Hasil pengkajian : anak memiliki riwayat demam, demam sudah 3 hari, batuk, pilek, anak tampak lemah, suhu tubuh 39 oC, frekuensi nafas 35x/menit.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

1

Ketidakefektifan pola napas

2

Intoleransi aktivitas

3

Risiko infeksi

4

Risiko cidera

5

Hipertermia

167

Multiple Choice

Bayi prematur usia 1 hari di rawat di ruang perinatology. Hasil pengkajian berat badan 2300 gr, frekuensi nadi 140x/menit, frekuensi nafas 56x/ menit, suhu 35,6 oC. Bayi sedang diganti popok yang diletakan diatas meja.


Apakah proses kehilangan panas yang terjadi pada kasus tersebut ?

1

Radiasi

2

Konveksi

3

Konduksi

4

Evaporasi

5

Adiksi

168

Multiple Choice

Seorang perawat sedang mempersiapkan penyuluhan tentang pentingnya orangtua mengetahui bahaya hidrosefalus yang terjadi pada balita. Saat diskusi dengan tim, ditemukan gambar atau foto seorang penderita yang terlihat jelas wajahnya. Kemudian salah satu anggota tim mengusulkan agar foto tersebut disamarkan.


Apakah prinsip etik yang diterapkan pada kasus tersebut ?

1

Veracity

2

Autonomy

3

Beneficence

4

Confidentiality

5

Nonmaleficence

169

Multiple Choice

Bayi perempuan baru lahir dengan usia gestasi 35 minggu dirawat di perinatology. Hasil pengkajian BB 2000 gr, frekuensi nadi 140x/menit, frekuensi nafas 56x/menit, suhu 35,6oC reflek hisap lemah, lanugo banyak, dan lemak subkutan tipis.


Apakah pendidikan kesehatan yang tepat pada kasus tersebut ?

1

Ajarkan metode kangguru

2

Anjurkan menjemur di pagi hari

3

Anjurkan tidak memandikan bayi

4

Ajarkan membedong (menyelimuti bayi)

5

Ajarkan untuk memakai sarung tangan dan sarung kaki

170

Multiple Choice

Balita laki-laki usia 4 bulan dibawa ibunya ke posyandu. Hasil pengkajian balita sudah diberikan imunisasi dasar Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT) sebanyak dua kali, dan akan melakukan imunisasi dasar Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT) yang ke tiga.


Berapakah dosis dan route pemberian imunisasi dasar Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT) pada balita tersebut ?

1

Dosis pemberian 0,5 ml dan route pemberian intrakutan

2

Dosis pemberian 0,05 ml dan route pemberian intrakutan

3

Dosis pemberian 0,5 ml dan route pemberian intramuskuler

4

Dosis pemberian 2 tetes secara oral dalam sekali pemberian

5

Dosis pemberian 0,05 ml dan route pemberian intramuskuler

171

Multiple Choice

Anak usia 2 tahun dibawa ibunya ke poliklinik tumbuh kembang. Ketika dilakukan Denver Development Screening Test (DDST) didapatkan hasil : Saat duduk anak belum mampu bangkit untuk berdiri, anak belum mampu berdiri selama 2 detik, dan anak belum mampu berdiri sendiri.


Pada aspek apakah gangguan perkembangan yang terjadi pada anak tersebut ?

1

Bahasa

2

Motorik kasar

3

Motorik halus

4

Personal sosial

5

Tumbuh kembang

172

Multiple Choice

Seorang perawat mendatangi ruangan pasien yang sedang dirawat di ruang perawatan anak. Sebelumnya perawat datang untuk menjelaskan tindakan pemasangan infus yang akan dilakukan pada pasien tersebut. Setelah berjumpa dengan pasien dan ibu pasien perawat berkata “sesuai dengan kesepakatan kita tadi yabu, saya akan melakukan pemasangan infus pada anak ibu”.


Apakah prinsip etik yang dilakukan oleh perawat ?

1

Nonmaleficence

2

Beneficence

3

Autonomy

4

Veracity

5

Fidelity

173

Multiple Choice

Perawat akan menyiapkan perawatan bayi dengan diagnosa hiperbilirubinemia yang sedang menerima fototerapi.


Apa intervensi yang harus dimasukkan pada rencana perawatan pada pasien?

1

Turunkan asupan cairan

2

Buka pakaian bayi seluruhnya

3

Monitor suhu tubuh secara teliti

4

Pastikan mata bayi tetap terbuka

5

Hindari stimulasi

174

Multiple Choice

Perawat menganalisis nilai laboratorium pasien dengan leukemia yang mendapatkan kemoterapi. Perawat mencatat bahwa jumlah trombosit 19.500 sel/mm3.


Apakah intervensi yang harus perawat dokumentasikan dalam rencana keperawatan berdasarkan hasil laboratorium?

1

Perhatikan adanya perdarahan

2

Monitor tanda- tanda infeksi

3

Monitor suhu tubuh setiap 4 jam

4

Memulai kewaspadaan isolasi pelindung

5

Pertahankan cuci tangan secara sering dan menyeluruh

175

Multiple Choice

Seorang ibu mendatangi perawat yang berada di nurse station melaporkan bahwa cairan infus anaknya sudah habis. Perawat mengatakan “ ya, saya akan datang, ibu tunggu saja di kamar anak ibu”. Ditunggu hingga menit perawat belum juga datang, sehingga ibu pasien harus mendatangi perawat tersebut lagi. Ternyata perawat lupa, setelah dicek, udara sudah masuk dalam selanginfus.


Apa prinsip etik yang dilanggar oleh perawat tersebut ?

1

Justice

2

Fidelity

3

Autonomy

4

Beneficience

5

Non maleficience

176

Multiple Choice

Bayi perempuan baru lahir dengan usia gestasi 35 minggu dirawat di perinatology. Hasil pengkajian BB 2000 gr, frekuensi nadi 140x/menit, frekuensi nafas 56x/menit, suhu 35,6oC reflek hisap lemah, lanugo banyak, dan lemak subkutan tipis.


Apakah pendidikan kesehatan yang tepat pada kasus tersebut ?

1

Ajarkan metode kangguru

2

Anjurkan menjemur di pagi hari

3

Anjurkan tidak memandikan bayi

4

Ajarkan membedong (menyelimuti bayi)

5

Ajarkan untuk memakai sarung tangan dan sarung kaki

177

Multiple Choice

Seorang perawat sedang mempersiapkan penyuluhan tentang pentingnya orangtua mengetahui bahaya hidrosefalus yang terjadi pada balita. Saat diskusi dengan tim, ditemukan gambar atau foto seorang penderita yang terlihat jelas wajahnya. Kemudian salah satu anggota tim mengusulkan agar foto tersebut disamarkan.


Apakah prinsip etik yang diterapkan pada kasus tersebut ?

1

Veracity

2

Autonomy

3

Beneficence

4

Confidentiality

5

Nonmaleficence

178

Multiple Choice

Pengkajian pada lansia di sebuah desa S menunjukan sebanyak 90% lansia memiliki tekanan darah normal. Setelah dilakukan pengkajian terkait pola makan, data menunjukan bahwa makanan lansia sudah memenuhi standar untuk penderita hipertensi. Kader mengatakan 80% lansia tersebut rutin mengontrol tekanan darahnya di puskesmas atau posyandu lansia.


Apakah diagnosis keperawatan pada kasus tersebut?

1

Perilaku kesehatan cenderung beresiko

2

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan

3

Kesiapan meningkatkan menejemen kesehatan

4

Ketidakefektifan manajemen kesehatan

5

Defisiensi kesehatan komunitas

179

Multiple Choice

Saat evaluasi program DOTS didapatkan data warga desa Talang Kab.Tegal : cakupan pengobatan klien (100%), kegagalan pengobatan klien (30%). Saat wawancara sebagian keluarga klien berkata,”kami sudah tidak batuk lagi sehingga obat tidak kami minum.”


Apakah data yang harus dikaji lebih detail pada kasus?

1

Lama minum obat

2

Cakupan pengobatan

3

Penyebab kegagalan pengobatan

4

Keyakinan klien terhadap pengobatan

5

Penyebab tidak melanjutkan pengobatan

180

Multiple Choice

Pada suatu wilayah X 20 % Masyarakatnya menderita penyakit berbasis lingkungan. Puskesmas X bermaksud melakukan pelayanan kesehatan dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat tersebut dengan cara selalu membersihkan lingkungan mereka dan sasarannya adalah semua masyarakat yang sehat.


Jenis pelayanan kesehatan apa yang sebiaknya dilakukan oleh perawat ?

1

Promotif

2

Kuratif

3

Preventif

4

Rehabilitatif

5

Kolaboratif

181

Multiple Choice

eorang perempuan berusia 65 tahun tinggal di panti werda mengalami stroke dan kelumpuhan sejak 3 bulan yang lalu. Klien hanya berbaring dan duduk dikursi roda. Semua aktivitas dan kebutuhan klien di bantu. Bokong terlihat kemerahan kemudian perawat melakukan perubahan posisi setiap 2 jam sekali. TD 170/90 mmHg


Apakah kriteria evaluasi yang tepat untuk kasus di atas ?

1

TD dalam batas normal

2

Peningkatan mobilitas fisik

3

Peningkatan personal hygiene

4

Tidak ada tanda-tanda dekubitus

5

Semua kebutuhan dasar terpenuhi

TRY OUT KBB INTENSIF BATCH 7

Belajar dari hati dan sungguh sungguh

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 181

SLIDE