Search Header Logo
Pertemuan 2 Sesi 3 Kelas 4

Pertemuan 2 Sesi 3 Kelas 4

Assessment

Presentation

Religious Studies

4th Grade

Easy

Created by

Rukaman Rukaman

Used 2+ times

FREE Resource

11 Slides • 5 Questions

1

Pertemuan 2 Sesi 3 Kelas 4

Slide image

2

Namo Sanghyang Adi Buddhaya

Namo Buddhaya


3

Delapan Anugerah

Delapan Anugrah yang diminta Pangeran Siddharta

Kepada Raja Suddhodana

4

Namaskara Gatha

Arahaṁ sammā sambuddho bhagavā. Buddhaṁ bhagavantaṁ abhivādemi.


Sang Bhagava, Yang Mahasuci, Yang telah mencapai Penerangan Sempurna. Aku bersujud di hadapan Sang Buddha, Sang Bhagava.


The Most Blessed Bhagava Who Has Achieved Perfect Enlightenment, I bow to the Buddha, the Blessed One


Svākkhāto bhagavatā dhammo. Dhammaṁ namassāmi.


Dhamma telah sempurna dibabarkan oleh Sang Bhagawa.

Aku bersujud di hadapan Dhamma.


Dhamma has been perfectly spoken by Bhagava, I bow to the Dhamma


Supaṭipanno bhagavato sāvakasaṅgho. Saṅghaṁ namāmi


Sanggha Siswa Sang Bhagawa telah bertindak sempurna.

Aku bersujud di hadapan Sanggha.


Sangha Bhagava Students have acted perfectly, I bow to the Sangha

5

Duduk Hening

Ayo kita melakukan duduk hening kurang lebih 5 sampai dengan 10 menit.

Mari kita duduk hening

Duduklah dengan santai, amati diri kita, atur pernapasan dan lakukan hal berikut.

“Napas masuk ....... semoga semua makhluk berbahagia”

“Napas keluar ........ semoga semua makhluk berbahagia”

“Napas masuk ....... tercapailah cita-citaku”

“Napas keluar ........ tercapailah cita-citaku”

6

Apakah anugerah yang diminta Pangeran?

Pernahkah kalian mendengar kata anugerah?

Berikut ini akan kita bahas anugerah yang diminta Pangeran Siddharta serta kepergian Pangeran Siddharta ke luar istana.



7

Delapan Permohonan Pangeran Siddharta

Keluarga kerajaan saat itu sedang dalam suasana gembira, terutama Raja Suddhodana karena telah lahir cucu yang sangat dinanti-nantikan. Untuk memberikan nama kepada cucunya, diadakanlah pesta menyambut kelahiran cucunya. Sesuai dengan kata-kata yang diucapkan Pangeran Siddharta, cucunya diberi nama Rāhula oleh Raja Suddhodana.

Pangeran Siddharta yang saat itu telah memiliki tekad yang kuat untuk menjadi petapa dengan hati-hati mendekati Raja Suddhodana. Pangeran meminta izin agar dapat pergi meninggalkan istana dan menjadi petapa untuk mengatasi usia tua, sakit, dan kematian. Raja yang menginginkan Pangeran

Siddharta menjadi raja tentu tidak mengizinkan-Nya pergi.

“Ayah, jika saya tidak diizinkan pergi, mohon Ayah berkenan memberikan delapan anugerah kepada-Ku.”

“Tentu saja, Anakku, aku akan memberikan apa pun permintaan-Mu. Apakah yang Kamu minta?

8

Delapan Anugrah yang diminta Pangeran Siddharta

“Ayah, karena Ayah tidak mengizinkan saya pergi untuk menjadi petapa agar dapat mengatasi usia tua, sakit, dan kematian, mohon Ayah memberikan

kepada-Ku delapan anugerah:

1. Agar saya tidak menjadi tua

2. Agar saya tidak menjadi sakit

3. Agar saya tidak mengalami kematian

4. Agar Ayah tetap bersama saya

5. Agar semua wanita di istana ini dan kerabatnya tetap hidup

6. Agar kerajaan ini tidak berubah dan tetap seperti sekarang

7. Agar semua yang hadir dalam pesta kelahiran-Ku dapat mengatasi semua nafsu keinginannya

8. Agar saya dapat mengatasi kelahiran, usia tua, dan kematian

9

8 anugrah

Mendengar permintaan tersebut, Raja Suddhodana terkejut dan tidak menduganya. Kemudian, Raja mencoba membujuk-Nya, “Anakku, usiaku sekarang sudah lanjut, tunggulah dan tangguhkan kepergian-Mu sampai aku sudah mangkat.”

“Ayah, izinkan Aku pergi selagi Ayah masih hidup karena dengan demikian kelak ketika Aku berhasil, Aku akan kembali ke kerajaan dan

mempersembahkannya kepada Ayah.

10

Pangeran Siddharta Pergi Meninggalkan Istana

Pada malam harinya, Pangeran pergi menuju istana-Nya yang megah, indah, dan nyaman, kemudian berbaring di depan istana-Nya. Saat Beliau berbaring, semua pelayan perempuan serta para gadis penari yang memiliki kecantikan bagaikan bidadari dan memiliki kulit yang bersih yang memiliki kemampuan menyanyi, menari, dan bermain musik, berkumpul di sekeliling-Nya dengan lima jenis alat musik di tangan. Mereka mulai bermain musik, menari serta menyanyi, untuk menghibur-Nya. Tetapi, karena letih, Ia tidak lagi dapat menikmati hiburan berupa nyanyian, tarian, dan musik. Beliau tertidur pada saat itu juga Pada saat bangun dari tidur-Nya, Beliau melihat para gadis penari yang tertidur. Beberapa menimpa alat musiknya di bawah tubuhnya. Air liur mengalir keluar dari mulutnya mengotori pipi serta tubuhnya. Beberapa menggemeretakkan giginya. Beberapa mendengkur. Beberapa mengoceh dalam tidurnya. Beberapa dengan mulut terbuka. Beberapa tidur tanpa mengenakan pakaian yang layak. Beberapa tertidur dengan rambut kusut berantakan. Semuanya terlihat seperti mayat yang menjijikkan di kuburan. menyaksikan perubahan yang menjijikkan dalam diri para gadis penari, Pangeran merenung dan menyadari bahaya dari kelahiran, usia tua, sakit, dan kematian.

Pangeran Siddharta kemudian mengungkapkan perasaanNya dengan mengucapkan: “Oh, betapa menyulitkan!” “Oh, betapa menekan!” Kejadian tersebut menyebabkan Pangeran Siddharta berkeinginan kuat untuk melepaskan keduniawian dan menjadi petapa. Beliau berpikir, “Sekarang adalah waktunya bagi-Ku untuk pergi meninggalkan kehidupan rumah tangga.”


Pada tengah malam, Pangeran Siddharta keluar dari istana. Senin malam purnama di bulan Asadha. Pangeran tiba di pintu gerbang utama kota. Beliau hendak berangkat meninggalkan istana dengan menunggangi kuda istana, Kanthaka, bersama kusirnya, Channa yang memegang ekor Kuda Kanthaka.

Adapun para dewa meletakkan tangan mereka di bawah kaki kuda itu pada setiap derapnya sehingga suara derapannya tidak terdengar oleh siapa pun.

11

Open Ended

Apa saja delapan anugerah yang diminta Pangeran Siddharta?

12

Open Ended

Mengapa Pangeran Siddharta meminta delapan anugerah?

13

Open Ended

Apa yang menyebabkan Pangeran Siddharta makin mantap untuk meninggalkan istana?

14

Open Ended

Apa pendapatmu tentang kepergian Pangeran Siddharta meninggalkan anak, istri, dan istananya?

15

Open Ended

Apa pesan moral yang dapat kamu petik dari cerita di atas?

16

sabbe satta bhavantu sukhitatta

semoga semua makhluk

hidup berbahagia

saddhu... saddhu... saddhu


Pertemuan 2 Sesi 3 Kelas 4

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 16

SLIDE