Search Header Logo
Katekese 1-2

Katekese 1-2

Assessment

Presentation

Religious Studies

University - Professional Development

Easy

Created by

Moderator K7

Used 4+ times

FREE Resource

23 Slides • 17 Questions

1

Misteri Iman Katolik &

Tradisi, KS, Magisterium

21 Oktober 2020

Slide image

2

Doa Persembahan Harian

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kami persembahkan hari ini.

Kami hunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka duka kami hari ini dalam kesatuan dengan Putera-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia.

Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi pembimbing dan kekuatan kami hari ini sehingga kami siap sedia menjadi saksi kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Gereja, secara khusus kami berdoa bagi ujud-ujud Bapa suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan Oktober ini:

3

Doa Persembahan Harian

Ujud Evangelisasi: Semoga dengan keutamaan sakramen baptis, para awam, terutama kaum perempuan, dapat semakin ikut berpartisipasi dalam berbagai bidang tanggung jawab gerejawi.


Ujud Gereja Indonesia: Semoga umat Katolik mau mengutamakan bahasa yang lembut sebagai upaya menciptakan persahabatan dan persudaraan di tengah kemelut komunikasi media sosial yang cenderung pedas, mengancam, dan merusak dewasa ini. 

4

Tritunggal Mahakudus

  • berbeda dengan Triteisme yang mempercayai 3 Tuhan karena terlalu menekankan perbedaan ketiganya. Dalam Tritunggal Mahakudus, kita mempercayai “Satu Allah” (Monoteisme). 

  • berbeda dengan Modalisme yang mempercayai Allah yang satu tapi beda tugasnya. Misalnya dalam PL: Allah Bapa (tugasnya mencipta); dalam PB: Allah Putra (tugasnya memelihara); dalam Kisah Para Rasul: Allah Roh Kudus (tugasnya menguduskan). Dalam Tritunggal Mahakudus, ketiganya bersama-sama dalam tugas untuk mencipta, memelihara, dan menguduskan. 


5

Tritunggal Mahakudus

  • Maka, pemahaman tentang Tritunggal Mahakudus adalah Allah yang memiliki satu kodrat (nature), namun mewujud dalam tiga pribadi (persons): Bapa, Putera, dan Roh Kudus.

  • Ketiganya dapat dibedakan dalam relasi namun tidak dapat dipisahkan dalam tugas.

  • Analogi sederhana yang membantu (walaupun tidak lengkap menjelaskan misteri ini) adalah Api. Dalam satu api (kodrat), ada tiga unsur (pribadi): nyala, cahaya, dan panas. 


6

Tritunggal Mahakudus

  • Kata “Trinitas” memang tidak tertulis langsung dlm KS. Tetapi maknanya dapat direfleksikan dalam KS.

  • Dasar KS yang bisa dijadikan renungan tentang Tritunggal Mahakudus: Yoh 1:1-14 karena di situ ditunjukkan secara reflektif bagaimana kasih Allah itu mewujud untuk ciptaan. Sumber lain: Mat 3:16-17; 28:19; 2 Kor 13:14; Yoh 14:16; 17:5, dll.

7

Tritunggal Mahakudus

  • Dengan paham Tritunggal ini ada dua poin pokok yang Gereja ingin sampaikan

  • a.     Pengalaman Iman akan “Allah yang Satu” yang bukan hanya pencipta, namun juga pemelihara dan pengudus. INILAH KASIH ALLAH BAGI UMATNYA.

  • b.     Menjelaskan arti “Communion” (Persekutuan) dan peran Gereja sebagai sakramen kehidupan.

8

Multiple Choice

Paham iman Katolik yang menjelaskan mengenai Allah yang memiliki satu kodrat (nature), dalam tiga pribadi (persons): Bapa, Putera, dan Roh Kudus disebut ….

1

Triteisme Mahakudus

2

Trigonometri

3

Trinimas

4

Tritunggalmahakudus

9

Multiple Choice

kata "Trinitas" tertulis dalam Kitab Suci

1

Benar

2

Salah

10

Multiple Choice

Pemahaman tentang Tritunggalmahakudus sama dengan Triteisme atau Trimurthi

1

benar

2

salah

11

Multiple Choice

Dengan pemahaman Tritunggal Mahakudus, Gereja ingin menyampaikan dua hal yaitu pertama, tentang Hakikat Ke-Allah-an yang Satu dalam tugas utk mencipta, memelihara, dan menguduskan, dan juga kedua, Peranan Gereja sebagai Sakramen Kehidupan

1

Benar

2

Salah

12

Multiple Choice

Tritunggal Mahakudus adalah Allah memiliki satu Pribadi dengan tiga kodrat

1

Benar

2

Salah

13

Wahyu dan Iman dlm Perspektif Katolik

  • Wahyu (revelation) dari kata latin “Revelare” (membuka tabir, menyingkap).

  • Apa yang disingkapkan? DiriNya dan RencanaNya. Maka WAHYU ALLAH adalah Tindakan Allah yang menyingkapkan dirinya dan rencana keselamatanNya untuk semua ciptaan.

  • Dgn kata lain, Revelation adalah God’s Self-communication to humanity.

14

Wahyu dan Iman dlm Perspektif Katolik

  • Bagaimana itu disampaikan dan diwujudnyatakan? 

  • Dalam Perjanjian Lama (PL), Wahyu Allah disampaikan lewat pewartaan para Nabi,

  • dalam Perjanjian Baru (PB), Wahyu Allah itu memuncak dalam Yesus Kristus sendiri (dalam sabda dan tindakan). Yesus sendiri menjadi Gambar Allah yang terlihat.

  • Maka, pewahyuan Yesus menggenapi (tidak menggantikan atau meniadakan) pewahyuan dari Para Nabi di PL. Ia justru melengkapi dan memperjelas siapa Allah dan rencanaNya. 

  • Dasar: Efesus 1:9; 2:18; 2 Petrus 1:4, Ibrani 1:1-2; Dei Verbum (DV) 2. 


15

Wahyu dan Iman dlm Perspektif Katolik

  • Bila Wahyu adalah Tindakan Tuhan untuk berkomunikasi dengan manusia sehingga manusia tahu siapa Allah dan apa rencana keselamatanNya bagi manusia. Maka, Iman adalah tanggapan manusia secara merdeka akan wahyu (dengan seluruh pikiran, hati, dan kehendak bebasnya). 

  • Mengapa kita perlu beriman? 

  • Karena Tuhan sudah mau datang kepada manusia untuk mewahyukan Diri-Nya dan mengangkat harkat manusia 

  • Karena manusia punya capax Dei (kemampuan utk mengetahui dan merasakan kehadiran Allah) – sensing the wonder, infinity

16


  • Ada 3 Gerak Iman

  • Believing: orang percaya akan Wahyu Allah karena daya akal budinya, karena mendengarkan atau membaca sesuatu. Namun gerak iman tidak hanya berhenti pada pikiran belaka, ia masuk dalam gerak yang kedua

  • Trusting: orang dengan hatinya menerima pewahyuan itu sebagai pengalaman diri yang membahagiakan dan memberi pembaruan hidup sehingga ia dengan pikiran dan hatinya “menyerahkan diri” menjadi muridNya

  • Doing: orang yang tertambat hati dan pikirannya, ia dengan kehendak bebasnya siap diutus untuk melaksanakan misi yang diemban Yesus: keselamatan seluruh ciptaan

17

Iman dan Wahyu dlm Perspektif Katolik

  • Teladan iman (dalam ketiga geraknya itu) dapat dilihat dari figur dalam PL: Abraham, dalam PB: Bunda Maria


  • Dasar KS ttg Iman: Rom 16: 26 ; Rom 1:5 ; 2Cor 10:5-6


18

Iman dan Wahyu dlm Perspektif Katolik

  • Ungkapan/rumusan

    iman yang jelas, padat dalam katolik ada dalam doa “Aku Percaya” (Credo). Ada dua rumusan syahadat: Syahadat Para Rasul (Pendek) dan Syahadat Nicea-Konstantinopel (panjang)

  • Syahadat Para Rasul (singkat) yang dirumuskan sekitar abad ke-2 sbg pedoman awal iman dan Syahadat Nikea-Konstantinopel (panjang) yang dihasilkan oleh konsili Nicea (thn 325) dan konsili Konstantinopel I (thn 381) untuk menanggapi beberapa ajaran sesat yang muncul. 


19

Iman dan Wahyu dlm Perspektif Katolik

  • Walau dalam rumusan sedikit berbeda, keduanya memiliki inti yang sama: 1). Percaya akan Allah Bapa; 2). Percaya akan Yesus Kristus; 3). Percaya akan Roh Kudus; 4). Percaya akan Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik; 5). Pengakuan akan baptis; 6). Pengakuan akan kebangkitan hidup dan harapan akan kebangkitan.

  • Setiap minggu sekali, umat katolik perlu utk memperbarui iman kepercayaannya, guna mengingatkan kembali mengenai apa yang menjadi rumusan yang ia yakini.

20

Multiple Choice

Tanggapan manusiawi secara merdeka akan wahyu Allah lewat Yesus Kristus untuk percaya dan menyerahkan diri seutuhnya (cf. DV 5) disebut ….

1

Agama

2

Wahyu

3

Iman

4

Pasrah

21

Multiple Choice

Ada 3 hal yang menjadi Gerak Iman. Di bawah ini, yang bukan termasuk Gerak Iman adalah

1

Doing

2

Believing

3

Trusting

4

Walking

22

Multiple Choice

Figur (tokoh) yang disebutkan dalam Kitab Perjanjian Baru (PB) yang menjadi teladan umat beriman dalam ketaatan pada kehendak Allah ialah ….

1

Petrus

2

Bunda Maria

3

Abraham

4

Paulus

23

Multiple Choice

Wahyu adalah Tindakan Allah hanya untuk menyingkapkan dirinya

1

Benar

2

Salah

24

Multiple Choice

Doa yang mengungkapkan rumusan iman katolik (syahadat) adalah …

1

Bapa Kami

2

Kemuliaan

3

Aku Percaya

4

Salam Maria

25

Multiple Choice

Hanya ada tiga unsur dalam syahadat (pengakuan iman) katolik: Percaya kepada Allah Bapa; Percaya kepada Yesus Kristus; Percaya kepada Roh Kudus

1

Benar

2

Salah

26

Multiple Choice

Syahadat Nicea-Konstantinopel hadir lebih awal daripada Syahadat Para Rasul

1

Benar

2

Salah

27

Tradisi Suci

  • Tradisi Suci adalah Tradisi (lisan) yang berasal dari para rasul yang meneruskan apa yang mereka terima dari ajaran dan contoh Yesus dan bimbingan dari Roh Kudus.

  • Isi dari Tradisi suci adalah pengalaman iman para rasul yang kemudian dilanjutkan oleh bapa-bapa Gereja dalam pendalamannya.

  • Oleh Tradisi, Sabda Allah yang dipercayakan Yesus kepada para rasul, disalurkan seutuhnya kepada para pengganti mereka, supaya dalam pewartaannya, mereka memelihara, menjelaskan dan menyebarkannya dengan setia

28

Dibedakan Tradisi (T besar) dan tradisi (t kecil)

  • Tradisi Suci dengan T besar lebih luas cakupannya karena menyangkut pengalaman iman dan tidak bisa diubah-ubah bagitu saja, termasuk di dalamnya yang tertulis yaitu KS atau dogma/doktrin yang dihasilkan oleh konsili. 

  • tradisi dengan t kecil lebih kepada kebiasaan-kebiasaan Gereja yang manusiawi, dan karenanya tidaklah hakiki, artinya bisa diganti dengan kebiasaan lain yang sesuai dengan zaman. 


29

Tradisi Suci

  • Maka Tradisi Suci (T Besar) ini bukan menunjuk pada tradisi biasa yang hanya merupakan ‘adat kebiasaan’ secara umum tetapi kebiasaan yang didasarkan pada pengalaman para rasul dengan Yesus dan pendalaman dari Bapa-Bapa Gereja yang berdasarkan pada KS. 

  • Contoh: Pengalaman lisan para Rasul yang berjumpa dengan Yesus, KS, Dogma yang diputuskan oleh Konsili ataupun Paus dlm ex cathedra-nya, Sakramen-Sakramen.

30

Kitab Suci

  • KS bukan buku sejarah atau kitab yang turun langsung dari surga, tetapi ungkapan/refleksi iman dari para penulis terhadap peristiwa Allah yang menyelamatkan umatNya.  

  • Karena ini adalah ungkapan iman, maka dalam membaca kitab suci, kita perlu tahu makna yang terkandung di dalam teks, berdasarkan konteks itu ditulis dan konteks dalam teksnya (perikop lengkap), serta menatapkannya pada realita sekarang.

    Maka, kebenaran KS ada pada makna (esensi) dari tulisan

31

Kitab Suci

  •  Jumlah total tulisan yang diterima oleh Gereja Katolik dalam Alkitab ada 73 tulisan.

  • 46 tulisan PL yang terdiri dari 39 kitab protokanonik dan 7 kitab deuterokanonika.  

  • 27 tulisan PB yang terdiri dari Injil, Kisah Para Rasul, Surat dan Kitab Wahyu.

32

Kitab Suci

  • Proses untuk menentukan tulisan mana yang bisa masuk dalam ALkitab disebut “Kanonisasi Alkitab”.

  • Istilah “Kanon” berasal dari Bahasa Yunan qane (batang gelagah atau tongkat pengukur) atau bisa diterjemahkan sebagai pedoman/norma. Maka kanon alkitab berarti daftar resmi kitab-kitab yang diakui sebagai Sabda Allah

  • Gereja Katolik menetapkan kanon Alkitab secara definitif sesuai yang kita kenal sekarang pada “KONSILI TRENTE” (8 April 1546) melalui dekrit “De Canonicis Scripturis”. Pada dasarnya ini hanyalah peneguhan dari yang sudah ada dalam gereja lokal 

33

Magisterium

  • Magisterium adalah Wewenang Mengajar Gereja, yang terdiri dari Bapa Paus (sebagai pengganti Rasul Petrus) dan para uskup (sebagai pengganti para rasul) dalam persekutuan dengannya, yang diberikan karisma “tidak dapat sesat” (infalibilitas) oleh Yesus, yaitu dalam hal pengajaran mengenai iman dan moral. 

  • Maka sifat infalibilitas (tak dapat salah) ini tidak berlaku dalam segala hal, namun hanya dalam hal iman dan moral, yaitu pada saat mereka mengajarkan dengan tindakan definitif, seperti yang tercantum dalam Dogma dan Doktrin resmi Gereja Katolik.

  • Selain itu, Magisterium memiliki wewenang untuk menafsirkan Alkitab dan membagikannya ke umat. Dasar KS: 2 Ptr 1:20-21; 3:16.  

34

Hubungan KS-Tradisi Suci-Magisterium

  • Tradisi Suci mengungkap pengalaman iman yang tertuang dan direfleksikan dalam KS kemudian dilanjutkan dengan pewartaan (lisan dan tertulis) dan diajarkan serta diuptodate oleh para pengganti para rasul (magisterium Gereja).

  • Oleh karena itu Alkitab harus ditafsirkan dalam konteks dan dalam kesatuan dengan Tradisi. Sulit membayangkan penafsiran Alkitab lepas dari Tradisi, sebab sebelum Alkitab ditulis, Sabda Allah itu sudah lebih dahulu dihayati dalam Tradisi. 

  • Sebaliknya, karena penulisan Alkitab itu ada di bawah pengaruh Roh Kudus sendiri, maka Tradisi yang dihayati Gereja di segala zaman itu harus dikontrol dalam terang Alkitab.

35

Hubungan KS, Tradisi Suci, Magisterium

  • Dalam menafsirkan Tradisi & Alkitab, wewenang (otoritas) untuk mengajar soal-soal iman dan moral (magisterium) ada di tangan para uskup sebagai pewaris sah para rasul dengan Paus sebagai pemimpin, yakni pengganti Petrus. mengapa? sebab dalam 2Pet 3:15-16 diingatkan bahwa Alkitab sangat sulit untuk dimengerti sehingga butuh wewenang khusus untuk menafsirkannya dan wewenang itu ada d itangan Gereja yang sudah diberi wewenang oleh Yesus sendiri

36

Multiple Choice

Jumlah tulisan dalam PB

1

46

2

27

3

73

4

4

37

Multiple Choice

Gereja Katolik memahami “Kitab Suci” sebagai ….

1

Buku Sejarah

2

Kitab yang turun dari Surga

3

Refleksi Iman

4

Sakramen

38

Multiple Choice

Magisterium adalah pengalaman iman dari para rasul yang meneruskan apa yang mereka terima dari ajaran dan contoh Yesus dan bimbingan dari Roh Kudus

1

Benar

2

Salah

39

Multiple Choice

Penggunaan organ dalam ibadat, penggunaan lonceng termasuk di dalam Tradisi Suci

1

Benar

2

Salah

40

Multiple Choice

Proses untuk menentukan tulisan mana yang bisa masuk dalam ALkitab adalah

1

Rehabilitasi

2

Revelasi

3

Kanonisasi

4

Tradisi

Misteri Iman Katolik &

Tradisi, KS, Magisterium

21 Oktober 2020

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 40

SLIDE